Sergap Target

Berita Terkini

Romdoni Anggota DPRD Indramayu Dari Fraksi Golkar Semarakan HUT RI Ke 81 Sediakan Berbagai Hadiah

  Indramayu, Sergaptarget.com  Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut diramaikan Anggota DPRD Kabupat...

Postingan Populer

Sabtu, 22 Agustus 2026

Romdoni Anggota DPRD Indramayu Dari Fraksi Golkar Semarakan HUT RI Ke 81 Sediakan Berbagai Hadiah



 
Indramayu, Sergaptarget.com  Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut diramaikan Anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Fraksi Partai Golkar, Romdoni, dengan menggelar undian Agustusan bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (22/8/2026) tersebut berlangsung meriah. Sejumlah hadiah menarik disiapkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya kulkas serta berbagai perlengkapan rumah tangga.

Antusiasme masyarakat terlihat saat pengundian hadiah berlangsung. Hadiah yang telah disiapkan menjadi daya tarik tersendiri sekaligus menambah kemeriahan suasana perayaan kemerdekaan.

Romdoni mengatakan, kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk kebersamaan dengan masyarakat sekaligus untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

«“Kami ingin momentum kemerdekaan ini dirasakan bersama masyarakat. Selain sebagai hiburan, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan,” ujar Romdoni.»

Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dengan membangun kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap masyarakat.

Ia berharap kegiatan Agustusan tersebut dapat memberikan kegembiraan bagi warga serta semakin mempererat hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat.

“Semoga hadiah yang diberikan bermanfaat bagi para penerima dan kegiatan ini bisa menjadi kenangan yang menyenangkan dalam memperingati Hari Kemerdekaan,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan pengundian sejumlah hadiah. Masyarakat yang mendapatkan hadiah tampak antusias dan bahagia menerima berbagai perlengkapan rumah tangga yang telah disediakan panitia.

(Nana. S)

Menteri LH Apresiasi Kebijakan Dekarbonisasi PTPN IV PalmCo




Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mengapresiasi inisiatif sub holding PTPN III (Persero), PTPN IV PalmCo dalam mempercepat dekarbonisasi melalui pemanfaatan limbah cair sawit atau palm oil mill effluent (POME) menjadi energi baru terbarukan.



Menteri Jumhur mengatakan langkah tersebut menjadi barometer bahwa industri sawit yang dikelola BUMN memiliki ruang yang besar untuk berkontribusi dalam pengurangan emisi gas rumah kaca sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru dari pengelolaan limbah.

"Saya harus endorse kebaikan-kebaikan yang dilakukan PTPN IV PalmCo. Jadi dunia saat ini sangat menghargai mereka yang mau menghilangkan emisi gas rumah kaca, seperti yang dilakukan PalmCo," kata Jumhur dalam kegiatan di PTPN IV Regional III, Pekanbaru, Riau, Jumat (21/8) lalu.

PTPN IV PalmCo saat ini telah mengelola 12 methane capture dan energi baru terbarukan di berbagai wilayah operasionalnya. Energi yang dihasilkan dimanfaatkan untuk pembangkit tenaga listrik, co-firing, hingga dikembangkan menjadi compressed biomethane gas (CBG). PalmCo juga tercatat sebagai perusahaan perkebunan pertama di Indonesia yang secara aktif dalam perdagangan karbon pada pasar bursa karbon IDXCarbon. 

Meski begitu, Menteri Jumhur mengatakan bahwa PTPN IV PalmCo perlu memperluas pemanfaatan energi baru terbarukan itu, sekaligus memperbesar kontribusi sektor perkebunan terhadap agenda transisi energi dan penurunan emisi Indonesia.

"PTPN juga bisa memperluas pemanfaatan carbon trading dengan bekerja sama dengan investor. Manfaat besar akan diterima PTPN, termasuk carbon offset-nya juga bisa didapat. Kita siap memfasilitasi," tuturnya.

Menurut dia, pengembangan perdagangan karbon tidak hanya memberikan manfaat dari sisi lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan daya saing produk sawit Indonesia di pasar global.

Ia menilai tren perdagangan global semakin memberikan penghargaan terhadap produk yang mampu menunjukkan jejak lingkungan yang lebih baik, termasuk produk minyak sawit berkelanjutan atau sustainable CPO. "Karena mereka betul-betul bisa mereduksi metan secara luar biasa," paparnya. 

Senada, Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa mengatakan pengembangan energi terbarukan dan perdagangan karbon merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam membangun bisnis perkebunan yang lebih berkelanjutan.

Ia mengatakan PalmCo terus mengembangkan pemanfaatan limbah sawit agar tidak hanya dipandang sebagai residu produksi, tetapi dapat diolah menjadi sumber energi sekaligus memberikan manfaat lingkungan dan ekonomi.

"Kami melihat limbah bukan hanya sebagai sesuatu yang harus dikelola, tetapi juga sebagai sumber daya yang bisa memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan lingkungan," ujar Jatmiko.

Jatmiko menambahkan pengoperasian PLTBG, PTBG co-firing, pemanfaatan CBG, serta perdagangan karbon menjadi bagian dari langkah PalmCo untuk menurunkan emisi dari kegiatan operasional sekaligus mendukung target dekarbonisasi nasional.

PTPN IV PalmCo sendiri telah menargetkan untuk mengoperasikan hingga 60 instalasi methane capture pada 2030 nanti yang diperkirakan akan mampu menekan emisi perusahaan secara business as usual sampai 71%. Target ini jauh di atas sasaran pemerintah sebesar 30 persen di periode yang sama.

Jatmiko juga menyebutkan tidak hanya mereduksi emisi gas rumah kaca, methane capture sekaligus EBT yang dikelola PalmCo juga memberikan nilai ekonomis baik melalui efisiensi hingga penjualan produk yang dihasilkannya.

“Ini wujud circular economy yang nyata. Mengolah limbah menjadi anugerah dan berkontribusi terhadap kemandirian energi negeri,” tutup Jatmiko.

***Hobbi Pargaulan***

Sebanyak 72 Mahasiswa D3 Tehnik Pendingin Tata Udara (TPTU) Polindra Selesaikan Tugas Ahir


 


Indramayu, Sergaptarget.com 
Sebanyak 72 Mahasiswa D3 Teknik Pendingin Tata Udara (TPTU) Politeknik Negeri Indramayu Selesaikan Tugas Akhir  Jumat 21 Agustus 2026  dan Sudah Memasuki tahap revisi, Kordinator Dosen D3 TPTU Politeknik Negeri Indramayu Optimis Lulus 100%.

Hal Tersebut disampaikannya oleh Kordinator Dosen D3 Teknik Pendingin Tata Udara (TPTU ) Tri Haryanti. S.T.,M.T., Kepada Awak Media Jumat 21 Agustus 2026 di Ruang kerjanya Kampus Politeknik Negeri Indramayu.

Tri Haryanti juga menjelaskan dalam pelaksanaan tugas Akhir 72 Mahasiswa D3 Teknik Pendingin Tata Udara (TPTU) Politeknik Negeri Indramayu  dilaksanakan selama 10 Hari sidang tugas Akhir dan telah selesai  Jumat 21 Agustus 2026 sudah memasuki tahap Revisi tugas Akhir dan revisinya diselesaikan hari ini.ucapnya

Tri Haryanti  Menambahkan Dalam melaksanakan tugas Akhir Mahasiswa mengerjakan tugas Akhir untuk judulnya macam-macam ada yang Perancangan Bangun,kendalisasi dan Ada yang monitoring Kontrolnya Tugas Akhir ini wajib dilaksanakan oleh Mahasiswa dari berbagi jurusan yang ada di Politeknik Negeri Indramayu.

Untuk pengumuman Yudisium kelulusan akan dilaksanakan setelah  revisi tugas akhir Pengumuman kelulusan 24 Agustus 2026 dan untuk i oil lYudisium kepusatnya tanggal 26 Agustus 2026 walupun ada kendala kami Optimistis mahasiswa D3 Teknik Pendingin Tata Udara (TPTU) bisa mengatasinya dan dapat Lulus 100% Ujar Tri Haryanti

Tri Haryanti Berpesan kepada mahasiswa Setelah selesai melaksanakan tugas Akhir mudah-mudahan ilmunya bermanfaat dan bisa lulus semua dan setelah lulus nanti ilmunya bisa dimanfaatkan ditempat kerja ataupun bisa lanjut lagi di jenjang program yang lebih tinggi agar  ilmunya bisa dimanfaatkan.Ucapnya

Harapan kami untuk tugas Akhir di tahun depan anak-anaknya bisa mengatur waktunya dan tidak keburu-buru harus konsisten kalau harus bimbingan ya bimbingan Anak-anak jangan kabur-kaburan, jadi kedepan para mahasiswa bisa mengatur waktunya.Ungkapnya

(Nana. S)

Antisipasi Kekeringan, Bupati Lucky Hakim Siapkan 63 Titik JIAT dan Beri Bantuan Pompa Air untuk Petani




Indramayu, Sergaptarget.com  Pemerintah Kabupaten Indramayu memperkuat upaya mitigasi dampak kekeringan melalui pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) dan penyaluran bantuan mesin pompa air bagi petani.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Serah Terima Aset Operasional JIAT Inpres Nomor 02 Tahun 2025 di Kabupaten Indramayu sekaligus penyaluran bantuan mesin pompa air, yang berlangsung di Balai Benih Tanaman Pangan Kecamatan Cikedung, Selasa (18/8/2026).

Hadir dalam serah terima tersebut Tenaga Ahli Menteri Pertanian Republik Indonesia Hermansyah, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, gabungan kelompok tani, serta undangan lainnya.

Bupati Indramayu Lucky Hakim mengatakan, Pemkab Indramayu terus melakukan langkah mitigasi untuk mengurangi dampak kekeringan terhadap pertanian. Di antaranya melalui bantuan pompa air, pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT), serta pengembangan program Listrik Masuk Sawah.

Bupati Lucky Hakim meminta camat dan pemerintah desa mengawal pemanfaatan bantuan agar dapat digunakan secara optimal oleh petani. Selain itu, ia juga mendorong para petani untuk memanfaatkan lahan pada musim kering dengan menanam komoditas yang sesuai seperti jagung, semangka, melon, dan palawija.

“Selagi para petani masih semangat menanam, kami akan optimistis,” katanya.

Bupati Lucky Hakim menegaskan, pemerintah terus memberikan motivasi bahwa bertani bisa membuat makmur.

“Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen mempertahankan Indramayu sebagai lumbung pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu Sugeng Heriyanto menyampaikan, dari usulan pembangunan JIAT kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, sebanyak 63 titik telah disetujui untuk dibangun. Sementara 47 titik tambahan masih dalam proses.

Pembangunan JIAT, imbuhnya, akan diprioritaskan di wilayah persawahan tadah hujan yang memiliki kerentanan terhadap kekeringan, di antaranya Gantar, Kroya, Terisi, sebagian Cikedung, dan sebagian Gabuswetan.

“Ini adalah upaya kami dalam memitigasi kekeringan yang ada di Kabupaten Indramayu. Tidak akan bisa berjalan tanpa dukungan semua pihak, terutama teman-teman petani. Saling bersinergi itu yang paling penting,” kata Sugeng.

Dukungan terhadap upaya tersebut juga disampaikan Tenaga Ahli Menteri Pertanian Republik Indonesia, Hermansyah. Ia menegaskan, ketersediaan air merupakan faktor utama dalam menjaga produktivitas pertanian.

“Pemerintah terus mendorong penguatan infrastruktur pengairan, termasuk JIAT dan program Listrik Masuk Sawah. Akses listrik untuk pertanian diharapkan dapat membantu petani memperoleh sumber energi untuk pompa dengan lebih mudah dan terjangkau,” ujarnya.

Bantuan dari pemerintah mendapat sambutan positif dari petani. Tawang, petani asal Desa Krasak, menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.

“Kami bersyukur dan merasa sangat terbantu dengan adanya alsintan dari pemerintah pusat maupun daerah. Ketersediaan air menjadi kebutuhan utama petani agar kegiatan tanam dapat terus berlangsung dan risiko gagal panen dapat ditekan,” ujarnya.

(Nana. S)

Satu Motor Terbakar, Satu Nyawa Melayang: Menguak Dugaan Pengeritan BBM di SPBU Selindung


PANGKALPINANG — Insiden kebakaran sebuah sepeda motor matic jenis Honda Vario di SPBU 24.331.69, Kelurahan Selindung Baru, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, menyisakan sejumlah pertanyaan serius terkait keamanan pengisian bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

Motor tersebut terbakar di tengah antrean panjang masyarakat yang hendak mengisi BBM subsidi jenis Pertalite. Situasi sontak berubah panik. Para pengantri dan petugas nozzle SPBU berhamburan menyelamatkan diri dari kobaran api.

Namun, di balik peristiwa tersebut, muncul dugaan yang perlu mendapat perhatian lebih serius. Motor matic yang terbakar disebut-sebut memiliki tangki modifikasi berkapasitas besar di bawah jok. Dugaan inilah yang kemudian memunculkan pertanyaan mengenai praktik pengisian BBM dalam jumlah tidak wajar serta kemungkinan adanya aktivitas pengeritan BBM subsidi di SPBU tersebut.
Insiden itu juga menelan korban jiwa.

Seorang pengawas harian SPBU bernama Taufan alias Ifan disebut memberanikan diri melakukan upaya pemadaman menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) ke arah motor yang terbakar.

Namun, upaya tersebut berujung tragis. Taufan meninggal dunia. Berdasarkan narasi yang diterima awak media, korban diduga mengalami gangguan akibat menghirup asap atau gas saat proses pemadaman.

Kematian korban menjadi titik penting yang seharusnya tidak berhenti pada penanganan kebakaran semata. Sebab, aspek keselamatan kerja, prosedur penggunaan APAR, kondisi kendaraan yang terbakar, hingga mekanisme pengawasan pengisian BBM di SPBU perlu ditelusuri secara menyeluruh.

Dugaan Pengerit dan Celah Pengawasan
Dari pantauan tim investigasi, fenomena pengerit BBM di sejumlah SPBU disebut masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian.

Pengerit biasanya membeli BBM dalam jumlah tertentu untuk kemudian dijual kembali secara eceran dengan harga lebih tinggi. Dalam narasi yang diterima awak media, harga Pertalite di tingkat eceran disebut dapat mencapai sekitar Rp13.000 per liter.

Selisih harga tersebut tentu menciptakan insentif ekonomi yang besar. Pertanyaannya kemudian, bagaimana BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat dapat berulang kali keluar dari jalur distribusi normal dan berakhir di tingkat pengecer?

Lebih jauh lagi, muncul dugaan adanya hubungan atau main mata antara pengerit dengan oknum pemegang nozzle. Narasi investigasi menyebut adanya dugaan aliran fee dalam praktik tersebut.

Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

Jika benar terjadi, persoalannya bukan sekadar pelanggaran antrean atau pembelian BBM berulang. Praktik tersebut berpotensi menyentuh persoalan lebih besar, yakni pengawasan distribusi BBM subsidi, kepatuhan terhadap prosedur keselamatan, serta dugaan penyalahgunaan fasilitas SPBU.

Kebakaran Membuka Pertanyaan Besar
Peristiwa terbakarnya Honda Vario di tengah antrean BBM tersebut semestinya menjadi momentum evaluasi menyeluruh.

Apakah kendaraan yang diduga menggunakan tangki modifikasi telah terdeteksi sebelumnya?
Bagaimana prosedur petugas ketika menghadapi kendaraan yang dicurigai memiliki kapasitas tangki tidak standar?

Apakah sistem pengawasan di SPBU mampu mendeteksi pembelian BBM secara berulang dalam jumlah tidak wajar?

Dan yang paling penting, apakah standar keselamatan kerja telah benar-benar diterapkan ketika terjadi kondisi darurat?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi semakin penting setelah insiden

 mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Pertamina Diminta Buka Hasil Investigasi
Publik pun mendesak Pertamina Patra Niaga selaku Subholding Commercial & Trading yang menangani distribusi dan pemasaran BBM retail agar melakukan investigasi secara menyeluruh terhadap insiden tersebut.

Investigasi tidak hanya perlu berfokus pada penyebab kebakaran, tetapi juga mencakup aspek keselamatan kerja, prosedur pengisian BBM, kondisi kendaraan yang terbakar, penerapan standar operasional prosedur (SOP), serta sistem mitigasi risiko di area SPBU.

Selain itu, dugaan praktik pengeritan BBM subsidi dan kemungkinan keterlibatan oknum petugas nozzle juga perlu ditelusuri secara objektif apabila terdapat bukti pendukung.
Sebab, satu kejadian kebakaran telah berujung pada hilangnya satu nyawa. Jangan sampai tragedi tersebut hanya menjadi catatan kecelakaan tanpa mengungkap persoalan yang mungkin berada di baliknya.

Untuk keberimbangan pemberitaan, awak media masih menunggu keterangan resmi dari pihak Pertamina Patra Niaga, khususnya Corporate Communications & CSR/Relations, mengenai insiden terbakarnya motor matic yang diduga berkaitan dengan aktivitas pengeritan BBM subsidi, dugaan keterlibatan petugas nozzle, serta meninggalnya seorang pengawas SPBU dalam peristiwa tersebut.
Klarifikasi dan hasil investigasi resmi dari pihak terkait menjadi penting agar publik mendapatkan gambaran yang utuh mengenai apa sebenarnya yang terjadi di SPBU tersebut.

(HR/TIM) 

Kuwu Dedi Karsono Gelar Sedekah Bumi dan Wayang Kulit di Desa Cikeusal Gempol Untuk Melestarikan Adat Istiadat Leluhur

Cirebon, – Dalam rangka melestarikan budaya leluhur, Kuwu Dedi Karsono, yang akrab disapa Kang Dedi Karsono (KDK) menggelar acara Sedekah Bumi di Desa Cikeusal, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon.
Acara puncak sedekah bumi ini diisi dengan pagelaran Wayang Kulit Wayang Purwa "Mangun Sari.
Dalang yang tampil adalah Dalang Anom Murana Baudi Putra, yang berasal dari Desa Tegalkarang, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon. Turut memeriahkan acara dengan sinden Hj. Iwi S.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari warga. Selain sebagai wujud syukur atas hasil bumi, sedekah bumi juga bertujuan untuk menjaga tradisi dan kebersamaan masyarakat Desa Cikeusal.

 UNDANGAN / PENGUMUMAN untuk masyarakat Cikeusal 

GEBYAR SEDEKAH BUMI DESA CIKEUSAL 2026

Dengan rahmat Allah SWT, 
Kuwu Dedi Karsono (KDK) mengajak seluruh warga Desa Cikeusal, Kec. Gempol, Kab. Cirebon 

Untuk bersama-sama menghadiri: 
ACARA SEDEKAH BUMI & WAYANG KULIT, Dalang Ki  Anom Murana Baudi Putra 
   Asal: Desa Tegalkarang, Kec. Palimanan 
Sinden Hj. Iwi S

Mari kita lestarikan budaya leluhur dan panjatkan syukur atas berkah bumi. 



Acara berjalan lancar dan aman.
Hadir dan ramaikan! 

((JURNALIST H. BABIL))

Dari Pendidikan ke Pengabdian, Siswa SIP Angkatan 56 Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan Sukabumi

Sukabumi. – Kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh Siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 56 Resimen Parakrama Pradhana. Kegiatan tersebut digelar di Yayasan Perawatan Yatim Piatu Panti Asuhan Muslimin, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), Jalan Bhayangkara Nomor 87, Kota Sukabumi, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan bakti sosial tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara insan Bhayangkara dengan masyarakat, khususnya anak-anak yang berada di lingkungan panti asuhan.

Dalam kegiatan tersebut, Siswa SIP Angkatan 56 Resimen Parakrama Pradhana hadir secara langsung untuk bersilaturahmi dengan pengurus serta anak-anak penghuni panti asuhan. Kehadiran para siswa disambut dengan penuh kehangatan dan kebersamaan.

Salah satu Siswa SIP Angkatan 56, Basuki, mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, keberadaan anggota Polri tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat.

“Bakti sosial ini merupakan wujud kepedulian kami kepada sesama. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan memberikan sedikit manfaat bagi anak-anak di panti asuhan. Semoga apa yang kami berikan dapat diterima dengan penuh kebahagiaan dan menjadi bagian dari kebersamaan antara Polri dengan masyarakat,” ujar Basuki.

Basuki menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi para Siswa SIP untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian dan keikhlasan. Menurutnya, menjadi seorang perwira Polri bukan hanya dituntut memiliki kemampuan dalam menjalankan tugas, tetapi juga harus memiliki kepekaan terhadap kondisi masyarakat.

“Harapan kami, kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga dapat terus dilakukan secara berkesinambungan dan semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan kehadiran serta kepedulian Polri. Kami juga berharap anak-anak di panti ini terus semangat belajar, meraih cita-cita dan menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kegiatan bakti sosial tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung sekaligus mempererat tali silaturahmi antara Siswa SIP Angkatan 56 Resimen Parakrama Pradhana dengan pengurus dan anak-anak Yayasan Perawatan Yatim Piatu Panti Asuhan Muslimin.
Melalui kegiatan tersebut, nilai-nilai kepedulian, gotong royong dan pengabdian kepada masyarakat diharapkan semakin melekat dalam diri para Siswa SIP Angkatan 56. Semangat berbagi dan hadir untuk masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun citra Polri yang humanis serta semakin dekat dengan masyarakat.

((Red.))

Dukung Program Unggulan Kapolda Riau, Ditpolairud dan Polres Kuansing Gelar JALUR di Desa Bandar Alai Kari




KUANTAN SINGINGI – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau bersama Satbinmas dan Si Dokkes Polres Kuantan Singingi (Kuansing) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat).
Kegiatan yang merupakan salah satu program unggulan Kapolda Riau tersebut digelar pada Jumat (21/8/2026) di Balai Kantor Desa Bandar Alai Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 10.30 WIB.



Kegiatan dihadiri PS. Kasubdit Patroliairud Ditpolairud Polda Riau Kompol Rahmat Hidayat, S.I.K., M.H., Kasat Binmas Polres Kuansing AKP Feriwardi, S.H., Kasi Dokkes Polres Kuansing Iptu Arpisman, Kasi PMD Kecamatan Kuantan Tengah Toni Aprizon, Ketua BPD Endriyanto, personel gabungan, serta perangkat Desa Bandar Alai Kari.



Dalam kegiatan tersebut, program JALUR diwujudkan melalui dua bentuk pelayanan utama kepada masyarakat.
Pertama, melalui kegiatan Peduli Ekonomi Masyarakat, dengan membagikan sebanyak 100 paket sembako berupa beras secara langsung kepada warga Desa Bandar Alai Kari. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pangan masyarakat.
Selain bantuan sosial, masyarakat juga mendapatkan pelayanan Klinik Terapung, berupa pemeriksaan dan konsultasi kesehatan secara gratis yang dilaksanakan oleh tim Si Dokkes Polres Kuansing.


Dalam kesempatan terpisah, Dirpolairud Polda Riau KBP Apri Fajar Hermanto menyampaikan bahwa program JALUR merupakan salah satu bentuk nyata implementasi program unggulan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dalam mendekatkan pelayanan Polri kepada masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi sosial dan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan perairan.
“Melalui program JALUR, Polri hadir secara langsung di tengah masyarakat untuk memberikan manfaat, baik melalui bantuan sosial maupun pelayanan kesehatan,” ujar Dirpolairud Polda Riau.


Kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga dapat menerima bantuan kebutuhan pokok sekaligus memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma.

Dengan adanya kegiatan JALUR, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat serta kehadiran Polri semakin dirasakan sebagai bagian dari masyarakat

**"Hobbi Pargaulan***

Lapas Kelas 2B Indramayu Terus Optimalkan Program Salah Satunya PKBM Bagi Warga Binaan




Indramayu, Sergaptarget.com  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2B  Indramayu terus optimalkan program pembinaan bagi Warga Binaan, salah satunya melalui penyelenggaraan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) bagi warga binaan.

Kegiatan ini merupakan program yang menjadi fasilitas pendidikan nonformal dan untuk memberi kesempatan bagi Warga Binaan yang belum menuntaskan pendidikan formal melalui program dengan  pendidikan kesetaraan Paket A, B dan C. serta dihadirkan dari kabid PNF, Aminah, S.Ag., M.Pd.I. dan Hj.Rutesih S.Pd., M.Pd., selaku Kabid Tingkat dasar. 

Kepala Lapas Indramayu Aramichi Renggalih, A.Md.IP., S.H., M.H., kepada awak media menyampaikan, pendidikan merupakan hak setiap warga negara, termasuk Warga Binaan. 
Program pembinaan melalui PKBM mendukung pendidikan menjadi bekal penting, Warga Binaan dapat memiliki kesempatan untuk belajar dan memperbaiki diri,” ujarnya.
Proses pembelajaran PKBM dilaksanakan secara terjadwal dengan bimbingan tutor yang kompeten. 

Bahkan, sebagian  tutor di Lapas Indramayu,yang memiliki keahlian dan disiplin ilmu sesuai dengan pembelajaran yang diajarkan dan sudah berpengalaman diantaranya, Fitriyah Jewellery F Roro Sekar Arum P, S.Pd dan Dodi Satyadhi, Sp., M.Pd.

Sementara Kadis Pendidikan Indramayu Dr. H. Caridin S. Pd. M.Si. berharap yang di lapas 2B Indramayu, melaksanakan kegiatan belajar ini sebelumnya sudah didata sesuai dengan pendidikan yang akan diambil, dan difokuskan sesuai dengan kesetaraan paket belajar.  

Salah satu Warga Binaan yang mengikuti program PKBM mengaku  merasa senang bisa mendapatkan pendidikan yang setara. 
Saya merasa sangat terbantu untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif serta termotivasi menyelesaikan pendidikan yang sempat terhenti,” ujarnya. 
Kepala sekolah SKB Indramayu  Nuroni, S.Ag., M.SI. dalam pertemuan ini baru berjalan minggu ke 3 di lapas kelas 2B indramayu dan memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilakukan Lapas Indramayu.

Ia menjelaskan program ini menjadi wujud komitmen Pemasyarakatan dalam memberikan pembinaan berkelanjutan.

Pelaksanaan  kegiatan ini mulai dari 1 Agustus 2026 sampai 31 Juli 2027 satu tahun pelajaran.

Kegiatan ini sebagai komitmen bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kualitas Warga Binaan selama menjalani masa pidana. 

Tujuan penyelenggaraan PKBM di Lapas,  untuk membentuk Warga Binaan yang berkepribadian baik serta produktif hingga tercapai optimal.

(Nana. S)

Program Ketapang Desa Puo Raya Panen Perdana 2 Ton Ikan Patin, Laskar RMRB Rohul Beri Apresiasi




ROKAN HULU — Sorak gembira masyarakat pecah di pinggir kolam RT 008/RW 004, Dusun II Sei Pungguh, Desa Puo Raya, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, Sabtu (22/8/2026).



Kegembiraan itu mewarnai kegiatan Panen Perdana Ikan Patin yang digelar Pemerintah Desa Puo Raya sebagai bagian dari program ketahanan pangan yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025.



Dalam panen perdana tersebut, sekitar 2 ton ikan patin berhasil dipanen. Kegiatan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan dihadiri jajaran Forkopimcam Tandun serta sejumlah pemangku kepentingan.



Hadir di antaranya Kepala Bidang DPMPD Kabupaten Rokan Hulu Ary Apriadi, S.Pi., MM., Camat Tandun Feriadi, S.IP., M.Si., Kanit Binmas Polsek Tandun Aiptu S. Rambe, S.H., Danpos Ramil 08 Tandun Serma Faisal Siregar, Kepala Desa Puo Raya Yasrijon, Ketua DPC Laskar RMRB Rohul Achiruddin S.Psi,pihak PT Graha Pis selaku pembimbing budidaya, para kepala dusun, Ketua RT/RW serta masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan panen ikan patin secara simbolis, penimbangan hasil panen, hingga makan bersama hasil budidaya.



Kepala Desa Puo Raya Yasrijon mengatakan, program budidaya ikan patin tersebut merupakan salah satu langkah konkret pemerintah desa dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.



«“Ini langkah nyata kita untuk memastikan pangan tersedia dari desa, oleh desa, untuk masyarakat desa,” ujar Yasrijon.»

Ia menjelaskan, program tersebut memiliki tiga tujuan utama, yakni mengurangi ketergantungan pangan dari luar desa, membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan warga.




«“Alhamdulillah hari ini kita panen sekitar 2 ton. Mudah-mudahan ini awal yang baik. Ke depan program ketahanan pangan melalui budidaya ikan patin ini akan terus kita kembangkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga Desa Puo Raya,” tambahnya.»

Sementara itu, Kepala Bidang DPMPD Kabupaten Rokan Hulu Ary Apriadi, S.Pi., MM., memberikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Desa Puo Raya yang dinilai mampu memanfaatkan Dana Desa secara tepat sasaran.

«“Kami dari DPMPD sangat mengapresiasi Pemerintah Desa Puo Raya. Dana Desa benar-benar digunakan tepat sasaran untuk ketahanan pangan. Panen 2 ton hari ini bukan angka kecil,” tegas Ary.»

Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa program desa yang dikelola dengan baik dan mendapat pendampingan dapat memberikan dampak terhadap perekonomian lokal sekaligus membantu menjaga stabilitas pangan.

Ary juga mengingatkan agar program budidaya ikan patin tersebut tidak berhenti pada panen perdana. Keberlanjutan program, kepastian pasar dan pembinaan harus menjadi perhatian ke depan.

Ia berharap pendampingan dari pihak ketiga, termasuk PT Graha Pis, dapat terus dilakukan sehingga budidaya ikan patin di Desa Puo Raya semakin berkembang.

Camat Tandun Feriadi, S.IP., M.Si., turut mengapresiasi keberhasilan Desa Puo Raya dalam menjalankan program ketahanan pangan tersebut.

Menurutnya, keberhasilan Desa Puo Raya dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Tandun untuk mengembangkan potensi pangan dan ekonomi sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah.

«“Kalau satu desa bisa, desa lain pasti bisa. Tinggal bagaimana kita serius dan konsisten,” kata Feriadi.»

*Laskar RMRB Rohul Beri Apresiasi*

Apresiasi juga disampaikan Ketua Laskar Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB) Kabupaten Rokan Hulu, Achiruddin, S.Psi.
Ia menilai program budidaya ikan patin yang dilakukan Pemerintah Desa Puo Raya merupakan contoh positif pemanfaatan Dana Desa yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

“Kami dari Laskar RMRB Kabupaten Rokan Hulu memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Puo Raya yang telah menjalankan program ketahanan pangan secara nyata. Panen sekitar 2 ton ikan patin ini menunjukkan bahwa Dana Desa dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat apabila dikelola dengan baik dan tepat sasaran,” ujar Achiruddin didampingi Humas DPC RMRB Rohul Elisman, Ketua PAC RMRB Tandun Erwinsyah, Ketua PAC RMRB Ujungbatu Samiono, Sekjen PAC Ujungbatu Hobbi.

Menurutnya, program seperti ini perlu terus dikembangkan dengan memperhatikan keberlanjutan usaha, pemasaran hasil panen, pendampingan teknis dan keterlibatan masyarakat.

“Harapan kami program ini jangan berhenti sampai panen perdana. Harus ada kesinambungan, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi pelaku ekonomi desa,” katanya.

Achiruddin juga berharap keberhasilan Desa Puo Raya dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Rokan Hulu untuk menggali potensi lokal dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau potensi desa dikelola bersama, tentu bisa menjadi kekuatan ekonomi masyarakat. Ini yang harus kita dorong bersama,” pungkasnya.

Kegiatan panen perdana tersebut selesai sekitar pukul 10.50 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan penuh suasana kekeluargaan.

Panen perdana sekitar 2 ton ikan patin ini menjadi bukti bahwa ketahanan pangan bukan sekadar jargon. Dari sebuah kolam, masyarakat Desa Puo Raya menunjukkan bahwa ketahanan pangan dapat diwujudkan melalui kerja nyata, kebersamaan dan pengelolaan potensi desa secara berkelanjutan.

***Hobbi Pargaulan***