Sergap Target

Berita Terkini

Polsek Rambah Hilir Ungkap Peredaran Sabu di Desa Pasir Jaya, Dua Pria Diamankan dengan Barang Bukti 5 Gram

ROKAN HULU — Tim gabungan Satresnarkoba Polres Rokan Hulu bersama Polsek Rambah Hilir mengungkap dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu d...

Postingan Populer

Kamis, 27 Agustus 2026

Polsek Rambah Hilir Ungkap Peredaran Sabu di Desa Pasir Jaya, Dua Pria Diamankan dengan Barang Bukti 5 Gram




ROKAN HULU — Tim gabungan Satresnarkoba Polres Rokan Hulu bersama Polsek Rambah Hilir mengungkap dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu di Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu. Dalam pengungkapan tersebut, dua pria, yakni WJ dan YS, diamankan bersama sejumlah barang bukti narkotika dengan berat kotor mencapai 5 gram.



Pengungkapan dilakukan pada Selasa, 25 Agustus 2026 sekitar pukul 19.45 WIB, di sebuah rumah yang berada di Dusun Tegal Rejo RT 007 RW 003, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Rambah Hilir. Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima petugas terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika jenis sabu di wilayah Desa Pasir Jaya.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Rambah Hilir berkoordinasi dengan Kasat Resnarkoba Polres Rokan Hulu dan memerintahkan personel melakukan penyelidikan. Setelah informasi dinyatakan mengarah pada adanya aktivitas narkotika, tim kemudian melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Dusun Tegal Rejo dan mengamankan tiga orang laki-laki.

Dari hasil penggeledahan yang disaksikan perangkat desa setempat, petugas menemukan sebuah kotak rokok Duta warna hitam yang berisi satu sendok dari pipet, satu plastik klip ukuran sedang yang diduga berisi sabu, serta enam plastik klip ukuran kecil yang juga diduga berisi sabu. Petugas turut menemukan kotak rokok DJI Sam Soe warna hitam berisi enam pipet, tiga kaca pirex dan satu sendok dari pipet, serta dua buah bong.

Dari hasil pemeriksaan awal, salah seorang yang diamankan, yakni WJ, mengakui bahwa paket-paket sabu tersebut merupakan miliknya dan diperoleh dari seseorang berinisial A yang berada di Desa Kepayang, Kecamatan Kepenuhan.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan lanjutan di rumah WJ yang berada di Desa Pasir Jaya. Dalam penggeledahan tersebut, polisi menemukan sebuah bantal yang di dalamnya terdapat plastik asoy warna biru. Di dalamnya ditemukan satu timbangan digital, satu bong, satu sendok yang terbuat dari kertas, serta sejumlah plastik klip yang diduga digunakan untuk menyimpan narkotika jenis sabu.

Secara keseluruhan, barang bukti yang diamankan berupa sejumlah paket sabu dengan berat kotor sekitar 5 gram, timbangan digital, bong, kaca pirex, pipet, sendok, plastik klip, kotak rokok, serta perlengkapan lain yang berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si. melalui jajaran Satresnarkoba Polres Rokan Hulu dan Polsek Rambah Hilir menegaskan bahwa kepolisian akan terus meningkatkan upaya pemberantasan peredaran narkotika hingga ke tingkat wilayah dan desa.

“Tidak ada ruang bagi pelaku peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Rokan Hulu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan setiap pelaku yang terbukti terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Selanjutnya, kedua pelaku beserta seluruh barang bukti diamankan di Polsek Rambah Hilir untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut. 

**"Hobbi pargaulan***
*(Humas Polres Rohul)*

Kokohkan Ketahanan Pangan, Kukuhkan Ekonomi Rakyat, Capaian Sektor Pertanian Indramayu Januari–Juli 2026 di Bawah Kepemimpinan Lucky Hakim–Syaefudin Menuju Indramayu REANG

 
INDRAMAYU — Sepanjang periode Januari hingga Juli 2026, Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim bersama Wakil Bupati Syaefudin terus memacu langkah pembangunan berlandaskan visi besar “Indramayu REANG”, yaitu mewujudkan daerah yang maju, sejahtera, adil, dan makmur bersama rakyat. Sebagai salah satu lumbung pangan terbesar di Provinsi Jawa Barat bahkan di tingkat nasional, sektor pertanian ditempatkan sebagai urat nadi perekonomian daerah dan prioritas utama pembangunan. Berbagai kebijakan serta langkah nyata telah dijalankan untuk menjaga kelestarian lahan pertanian, meningkatkan produktivitas, dan menaikkan taraf hidup para petani di seluruh pelosok Indramayu.
 
Landasan utama ketahanan pangan di Kabupaten Indramayu terletak pada luasnya lahan pertanian yang masih terjaga fungsinya. Data resmi menunjukkan bahwa luas total lahan baku sawah di wilayah Indramayu mencapai 124.517 hektar. Dari luasan tersebut, sebanyak 92.888 hektar telah ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Penetapan ini bukan sekadar angka administrasi, melainkan bentuk perlindungan tegas pemerintah daerah terhadap lahan pertanian agar tidak mudah dialihfungsikan ke penggunaan non-pertanian. Dengan adanya LP2B, keberadaan lahan sawah dijamin keberlangsungannya secara jangka panjang sebagai sarana produksi pangan rakyat, sehingga ketersediaan beras dan bahan pangan pokok dapat terjamin dari generasi ke generasi.
 
Berdasarkan potensi lahan yang luas dan terjaga tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu menetapkan target produksi padi yang ambisius namun realistis, yaitu mencapai produksi Padi Gabah Kering Giling (GKP) sebesar 1,7 juta ton. Angka ini sangat strategis dan bermakna ganda: di satu sisi untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indramayu sendiri secara mandiri, dan di sisi lain untuk berkontribusi besar dalam mendukung ketahanan pangan Provinsi Jawa Barat maupun ketahanan pangan nasional. Capaian produksi sebesar ini juga menjadi indikator kemajuan pertanian yang sekaligus berdampak langsung pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan puluhan ribu keluarga petani di daerah ini.
 
Agar target produksi padi tersebut dapat tercapai dan bahkan melampaui sasaran, pemerintahan Lucky Hakim–Syaefudin tidak hanya berharap pada kesuburan tanah semata, melainkan bergerak aktif menyentuh langsung urat nadi pertanian — yaitu ketersediaan air dan sarana prasarana yang memadai. Berbagai program dan intervensi strategis telah dilaksanakan secara terpadu, antara lain:
 
- Pemberian bantuan alat-alat pertanian kepada kelompok tani di seluruh kecamatan, termasuk penyediaan mesin pompa air guna menjamin pasokan air pengairan terutama di musim kemarau atau saat curah hujan rendah, sehingga lahan tetap bisa ditanami dan tidak terlantar;
- Normalisasi saluran irigasi yang meliputi pembersihan, pendalaman, dan perbaikan saluran air yang rusak atau tersumbat, agar aliran air dari sumber hingga ke petak sawah warga berjalan lancar tanpa hambatan;
- Pembangunan irigasi perpompaan di titik-titik strategis yang selama ini kesulitan mendapatkan aliran air secara gravitasi, sehingga lahan yang sebelumnya hanya bisa ditanam saat musim hujan kini dapat dipanen dua hingga tiga kali setahun;
- Pengembangan Jaringan Irigasi Air Tanah sebagai sumber air alternatif yang andal dan berkelanjutan, mengurangi ketergantungan petani pada curah hujan semata dan memberikan kepastian waktu tanam;
- Penerapan sistem pengaturan gilir-gilir air antar petani di wilayah pengairan yang sama, agar pembagian air menjadi adil, merata, dan efisien, sehingga tidak ada perselisihan antar warga sekaligus memastikan setiap petak sawah mendapat jatah air yang cukup.
 
Selain sebagai sentra produksi padi andalan, Indramayu juga telah lama dikenal luas sebagai daerah penghasil mangga berkualitas tinggi yang namanya telah mendunia. Di sektor hortikultura, capaian kinerja pemerintahan Lucky Hakim–Syaefudin juga sangat membanggakan, dengan produksi mangga mencapai angka 114.000 ton per tahun. Angka produksi ini membuktikan bahwa Indramayu tidak hanya unggul dalam padi, tetapi juga memiliki potensi besar di komoditas buah-buahan yang bernilai ekonomi tinggi. Hasil panen mangga ini tidak hanya dinikmati di pasar lokal dan nasional, tetapi juga dikirim hingga ke luar negeri, membawa nama baik Indramayu sekaligus menambah pendapatan petani dan daerah.
 
Kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin menegaskan bahwa pertanian adalah tulang punggung ekonomi rakyat di Indramayu, dan kemajuan pertanian adalah kemajuan rakyat itu sendiri. Perlindungan lahan sawah, perbaikan irigasi, bantuan sarana produksi, serta pengembangan komoditas unggulan seperti mangga akan terus dilanjutkan dan ditingkatkan. Tidak ada kompromi dalam menjaga kelestarian lahan pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.
 
Capaian-capaian yang telah diraih sepanjang Januari–Juli 2026 ini menjadi fondasi kuat sekaligus semangat untuk terus bekerja lebih keras. Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen menjaga keberlanjutan seluruh program pembangunan pertanian, melibatkan seluruh pemangku kepentingan, dan memastikan setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Langkah ini adalah bukti nyata bahwa visi Indramayu REANG bukan sekadar semboyan, melainkan diwujudkan lewat kerja nyata demi masa depan yang lebih cerah, mandiri, dan sejahtera bagi seluruh rakyat Indramayu.

Rabu, 26 Agustus 2026

Berantas Narkotika, Polsek Kabun Tangkap Pengedar Sabu, Satu Paket Seberat 1,39 Gram Diamankan




ROKAN HULU — Kepolisian Sektor (Polsek) Kabun mengungkap dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu-sabu di wilayah Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang laki-laki berinisial J alias IJEP beserta barang bukti satu paket sabu dengan berat kotor 1,39 gram.



Pengungkapan dilakukan pada Minggu, 23 Agustus 2026, sekitar pukul 16.00 WIB, di pinggir Jalan Poros Desa Koto Ranah, Kecamatan Kabun. Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya dugaan transaksi narkotika jenis sabu di lokasi tersebut.

Menindaklanjuti informasi itu, Kapolsek Kabun IPTU Jerri Paulus Sinaga, S.H. memerintahkan Unit Reskrim Polsek Kabun melakukan penyelidikan. Petugas kemudian menemukan seorang laki-laki dengan gerak-gerik mencurigakan dan langsung melakukan pemeriksaan.

Saat dilakukan penggeledahan terhadap J alias IJEP, petugas tidak menemukan narkotika pada tubuhnya. Namun, ketika petugas melakukan penggeledahan di sebuah pondok yang berada di ladang milik yang bersangkutan, ditemukan satu paket sabu yang disimpan di atas atap seng dan diselipkan dalam plastik klip bening.

Di hadapan petugas dan masyarakat yang menyaksikan penggeledahan, yang bersangkutan mengakui bahwa paket sabu tersebut merupakan miliknya. Ia juga mengaku memperoleh barang tersebut dari seseorang berinisial M yang berada di Desa Silam, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar.

Selain satu paket sabu dengan berat kotor 1,39 gram, polisi turut mengamankan satu buah mancis, satu buah pipet sendok, satu unit telepon seluler merek Oppo warna biru, satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi BM 5521 MAX, serta uang tunai Rp400 ribu yang diduga merupakan hasil penjualan narkotika.

Hasil pemeriksaan urine sementara terhadap J alias IJEP juga menunjukkan hasil positif mengandung amphetamine. Selanjutnya, tersangka bersama seluruh barang bukti dibawa ke Mapolsek Kabun untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Kabun IPTU Jerri Paulus Sinaga, S.H. menegaskan bahwa pihaknya akan terus menindak tegas setiap bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah hukum Polsek Kabun.

“Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberantas peredaran narkotika. Kami mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika,” tegasnya.

Atas perbuatannya, tersangka diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, di antaranya Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Lampiran II Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

***Hobbi Pargaulan***
 *(Humas Polres Rohul)*

Patroli Tim Hantu Polres Bangka Barat Temukan Sabu, Warga Kampung Jawa Mentok Diamankan.


Bangka Barat, Patroli malam yang dilakukan Tim Hantu Satresnarkoba Polres Bangka Barat kembali membuahkan hasil.

Seorang pria berinisial AH (37), warga Kampung Jawa Lama, Mentok, diamankan setelah petugas menemukan paket diduga sabu saat patroli di Jalan Pal II, Kelurahan Sungai Daeng, Rabu (26/8/2026) malam.

Penangkapan bermula saat Tim Hantu Satresnarkoba Polres Bangka Barat melihat AH dengan gerak-gerik mencurigakan sekitar pukul 21.00 WIB.

Saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan yang disaksikan perangkat desa setempat, petugas menemukan satu paket kecil berisi kristal bening yang diduga sabu.

Polisi kemudian melakukan pengembangan setelah AH mengaku masih menyimpan sabu di rumahnya.

Tim Hantu langsung bergerak ke rumah AH di Kampung Jawa Lama. Dari penggeledahan, petugas kembali menemukan tiga paket diduga sabu.

Total empat paket diduga sabu dengan berat bruto 1,38 gram diamankan dalam pengungkapan tersebut.

Selain sabu, polisi turut menyita timbangan digital, plastik klip, catatan penjualan, pipet sedotan, sepeda motor Honda Scoopy dan telepon seluler.

AH beserta barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Bangka Barat untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Kasus tersebut masih dalam penanganan Satresnarkoba Polres Bangka Barat.

(HR) 

Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Sinergi dengan Polres Rokan Hulu, Fokus Pengamanan dan Pencegahan Narkoba




Rokan Hulu - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus memperkuat sinergi dengan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu, khususnya dalam mendukung pengamanan dan pencegahan gangguan keamanan serta peredaran narkotika di lingkungan pemasyarakatan pada Rabu (26/8/2026).



Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi dan koordinasi ke Polres Rokan Hulu yang dilaksanakan oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Freddy Rinadi Siregar bersama Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib (Kasi Adm Kamtib) Moch. Subhan Zakaria serta sejumlah staf.

Dalam kunjungan tersebut, jajaran Lapas Pasir Pangarayan melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Rokan Hulu yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Tony Prawira, serta Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Rokan Hulu yang dipimpin Kasat Narkoba IPTU Dendy Gustianto.

Silaturahmi ini menjadi bagian dari langkah strategis Lapas Pasir Pangarayan dalam memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum, khususnya terkait aspek keamanan, penanganan potensi gangguan kamtib, serta pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

Ka. KPLP Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Freddy Rinadi Siregar, mengatakan bahwa sinergi dengan jajaran Polres Rokan Hulu sangat penting dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di lingkungan Lapas.

“Silaturahmi dan koordinasi ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memperkuat sinergi dengan Polres Rokan Hulu. Kami berharap komunikasi dan kerja sama yang sudah terjalin dapat semakin ditingkatkan, sehingga pengamanan di Lapas dapat berjalan semakin optimal serta berbagai potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini,” ujar Freddy.

Sementara itu, Kasi Adm Kamtib Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Moch. Subhan Zakaria, menegaskan bahwa koordinasi dengan jajaran kepolisian menjadi langkah penting dalam mendukung pelaksanaan tugas keamanan dan ketertiban, terutama dalam menghadapi berbagai potensi gangguan yang dapat terjadi di lingkungan Lapas.

“Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi dan komunikasi antara Lapas dengan Polres Rokan Hulu, khususnya Satreskrim dan Satresnarkoba. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan informasi dapat tersampaikan dengan cepat dan langkah-langkah pencegahan maupun penanganan gangguan keamanan dapat dilakukan secara lebih efektif,” ungkap Subhan.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi dengan aparat penegak hukum dan stakeholder terkait. Sinergi yang kuat diharapkan mampu menciptakan lingkungan Lapas yang aman, tertib, kondusif, sekaligus mendukung upaya bersama dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan gangguan keamanan.

Kegiatan silaturahmi dan koordinasi ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Lapas Pasir Pangarayan dalam mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan melalui penguatan kerja sama dengan jajaran Polres Rokan Hulu.

***Hobbi Pargaulan***

Capaian 7 Bulan Pemerintahan Lucky Hakim-Syaefudin: JKN Tembus 99,81%, 310 Rutilahu Dibangun



Indramayu,  - Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin mencatat sejumlah capaian kinerja selama periode Januari-Juli 2026.

Dalam bidang kesehatan, cakupan peserta JKN per Agustus 2026 mencapai 99,81% dengan tingkat keaktifan 78,57%. Sebanyak 541.445 jiwa peserta PBPU-BP didaftarkan melalui APBD sebesar Rp233,8 miliar.

Di sektor pertanian, luas Lahan Baku Sawah tercatat 124.517 hektar dengan LP2B 92.888 hektar. Target produksi padi GKP 1,7 juta ton. Produksi mangga mencapai 114.000 ton per tahun.

Untuk infrastruktur, telah dilakukan perbaikan jalan lingkungan 20.298 meter, jalan desa 31.200 meter, dan jalan kabupaten 23.160 meter. Normalisasi sungai 60.170 meter dan peningkatan irigasi 6.110 meter. Target PJU 3.199 titik hingga Desember 2026.

Bidang pendidikan, 322 sekolah mendapat revitalisasi dan rehab. Bantuan meubelair disalurkan 2.254 set untuk SD dan 1.856 set untuk SMP.

Sebanyak 310 unit Rutilahu dibangun, terdiri dari 22 unit APBD dan 288 unit BSPS. Di bidang perikanan, 1.000 nelayan kecil mendapat premi asuransi Rp201 juta.

Pemkab juga menyiapkan 6 Kawasan Peruntukan Industri seluas 14.110 hektar. Di bidang desa, 200 unit Koperasi Merah Putih sudah terbentuk dari target 317 unit. Sekolah Rakyat di Cikawung, Terisi, telah beroperasi dengan 370 siswa.

Pemkab Indramayu juga meraih peringkat ke-5 Nasional dan ke-3 Jabar dalam EPPD 2025. Penegakan Perda No. 15/2006 tentang Pelarangan Mihol terus dilakukan.

Seperti dikatakan Nasrudin warga desa Segeran kidul kecamatan Juntinyuat saya merasa senang karena jalan di segeran sudah di cor semua terkasuk gang gang bahkan jalan sawah sekalipun semoga Indramayu reang makin nyata dan berkelanjutan.

(Nana. S)

Capaian 7 Bulan Pemerintahan Lucky Hakim-Syaefudin: JKN Tembus 99,81%, 310 Rutilahu DibangunIndramayu, - Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin mencatat sejumlah capaian kinerja selama periode Januari-Juli 2026.Dalam bidang kesehatan, cakupan peserta JKN per Agustus 2026 mencapai 99,81% dengan tingkat keaktifan 78,57%. Sebanyak 541.445 jiwa peserta PBPU-BP didaftarkan melalui APBD sebesar Rp233,8 miliar.Di sektor pertanian, luas Lahan Baku Sawah tercatat 124.517 hektar dengan LP2B 92.888 hektar. Target produksi padi GKP 1,7 juta ton. Produksi mangga mencapai 114.000 ton per tahun.Untuk infrastruktur, telah dilakukan perbaikan jalan lingkungan 20.298 meter, jalan desa 31.200 meter, dan jalan kabupaten 23.160 meter. Normalisasi sungai 60.170 meter dan peningkatan irigasi 6.110 meter. Target PJU 3.199 titik hingga Desember 2026.Bidang pendidikan, 322 sekolah mendapat revitalisasi dan rehab. Bantuan meubelair disalurkan 2.254 set untuk SD dan 1.856 set untuk SMP.Sebanyak 310 unit Rutilahu dibangun, terdiri dari 22 unit APBD dan 288 unit BSPS. Di bidang perikanan, 1.000 nelayan kecil mendapat premi asuransi Rp201 juta.Pemkab juga menyiapkan 6 Kawasan Peruntukan Industri seluas 14.110 hektar. Di bidang desa, 200 unit Koperasi Merah Putih sudah terbentuk dari target 317 unit. Sekolah Rakyat di Cikawung, Terisi, telah beroperasi dengan 370 siswa.Pemkab Indramayu juga meraih peringkat ke-5 Nasional dan ke-3 Jabar dalam EPPD 2025. Penegakan Perda No. 15/2006 tentang Pelarangan Mihol terus dilakukan.Seperti dikatakan Nasrudin warga desa Segeran kidul kecamatan Juntinyuat saya merasa senang karena jalan di segeran sudah di cor semua terkasuk gang gang bahkan jalan sawah sekalipun semoga Indramayu reang makin nyata dan berkelanjutan.(Nana. S)

Capaian 7 Bulan Pemerintahan Lucky Hakim-Syaefudin: JKN Tembus 99,81%, 310 Rutilahu Dibangun


Indramayu,  - Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin mencatat sejumlah capaian kinerja selama periode Januari-Juli 2026.

Dalam bidang kesehatan, cakupan peserta JKN per Agustus 2026 mencapai 99,81% dengan tingkat keaktifan 78,57%. Sebanyak 541.445 jiwa peserta PBPU-BP didaftarkan melalui APBD sebesar Rp233,8 miliar.

Di sektor pertanian, luas Lahan Baku Sawah tercatat 124.517 hektar dengan LP2B 92.888 hektar. Target produksi padi GKP 1,7 juta ton. Produksi mangga mencapai 114.000 ton per tahun.

Untuk infrastruktur, telah dilakukan perbaikan jalan lingkungan 20.298 meter, jalan desa 31.200 meter, dan jalan kabupaten 23.160 meter. Normalisasi sungai 60.170 meter dan peningkatan irigasi 6.110 meter. Target PJU 3.199 titik hingga Desember 2026.

Bidang pendidikan, 322 sekolah mendapat revitalisasi dan rehab. Bantuan meubelair disalurkan 2.254 set untuk SD dan 1.856 set untuk SMP.

Sebanyak 310 unit Rutilahu dibangun, terdiri dari 22 unit APBD dan 288 unit BSPS. Di bidang perikanan, 1.000 nelayan kecil mendapat premi asuransi Rp201 juta.

Pemkab juga menyiapkan 6 Kawasan Peruntukan Industri seluas 14.110 hektar. Di bidang desa, 200 unit Koperasi Merah Putih sudah terbentuk dari target 317 unit. Sekolah Rakyat di Cikawung, Terisi, telah beroperasi dengan 370 siswa.

Pemkab Indramayu juga meraih peringkat ke-5 Nasional dan ke-3 Jabar dalam EPPD 2025. Penegakan Perda No. 15/2006 tentang Pelarangan Mihol terus dilakukan.

Seperti dikatakan Nasrudin warga desa Segeran kidul kecamatan Juntinyuat saya merasa senang karena jalan di segeran sudah di cor semua terkasuk gang gang bahkan jalan sawah sekalipun semoga Indramayu reang makin nyata dan berkelanjutan.

(Nana. S)

Apresiasi Kinerja Polsek Kepenuhan, Wabup Rohul Syafaruddin Poti Dukung Penuh Pemberantasan Narkoba




Rokan Hulu-Jajaran Polsek Kepenuhan Polres Rohul kembali melaksanakan silaturahmi sekaligus menghadiri acara Keluar Suluk Majelis ZikirTareqat Naqsabandi Baiturrahim, Iptu Jonnes SH memimpin langsung kegiatan ke rumah suluk yang terletak di RW 005 Usau Kelurahan Kepenuhan Tengah Kehadiran Kapolsek merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kegiatan keagamaan sekaligus mempererat sinergi dengan para ulama, tokoh agama, dan masyarakat khusunya di Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu Rabu (26/8/2026) Sore



Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Rohul H.Syafaruddin Poti S.H.M.M menyampaikan apresiasi atas langkah humanis yang dilakukan Kapolsek Kepenuhan dalam menangani persoalan penyalahgunaan narkoba melalui pendekatan yang mengedepankan pembinaan keagamaan dan penguatan mental yang menjadi salah satu ikhtiar penting dalam membantu para peserta meninggalkan penyalahgunaan narkoba dan kembali menjalani kehidupan yang lebih baik.

Selain itu Kapolsek Iptu Jonnes juga menghadirkan empat Peserta Program kegiatan Pembinaan dan Pemulihan terhadap Pecandu / Pengguna narkoba yang digagas oleh polsek Kepenuhan turut mengikuti Suluk 10 Hari di Suluk Baiturrahim Kota Tengah yakni Anto (33) Rahmad Kurnia (25) Erwandi Firmansyah (25) dan Aditya Setiawan (17) Keempatnya adalah Warga di Wilayah Hukum Kepenuhan

Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra S.IK SH M.Si saat dikonfirmasikan Reporter Media Ini mengatakan bahwa tujuan dari silaturahmi ke rumah suluk Tarekat Naqsabandiyah ini agar lebih mendekatkan hubungan Polri khususnya Polsek Kepenuhan kepada masyarakat.setempat

Tampak Hadir dalam kegiatan acara Keluar Suluk Majelis Zikir Tareqat Naqsabandi Baiturrahim Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti S.H., M.M, Kapolsek Kepenuhan IPTU Jonnes, S.H dan KUA Kecamatan Kepenuhan M. Darwis S.Ag., M.Sy serta Lurah Kepenuhan Tengah H. Muhammad Arif, S.KM, Mursyid Suluk Tareqat Naqsabandi Baiturrahim SYECKH H. Ridwan dab Ustadz H.DR Yulihesman, S.Ag., M.Pd didampingi Pimpinan Ponpes Basma Darul Ilmi Wassadah Buya H.Muhammad Fadli serta Para Jama'ah Tareqat Naqsabandi Baiturrahim acara diakhiri usai
Sholat Ashar berjamaah di Masjid Baiturrahman dan Berkhatam di Madrasah Suluk Baiturrahim dilanjutkan dengan Ceramah Agama lalu Perjamuan / makan bersama.

***Hobbi pargaulan ***

Polres Cirebon Kota dan Polsek Kapetakan Tangani Penemuan Jenazah di Aliran Sungai Suranenggala


Cirebon Kota – Polsek Kapetakan, Polres Cirebon Kota, menangani penemuan jenazah seorang laki-laki di aliran Sungai Anak Winong (Karangsambung), Desa Surakarta, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Korban diketahui berinisial H.H.D.S., 71 tahun, laki-laki, warga Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, yang sebelumnya berangkat mencari ikan menggunakan sepeda motor pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB dan tidak kunjung kembali ke rumah.

Penemuan bermula ketika Sutrisno, 39 tahun, buruh tani, beralamat di Blok Kamis RT 001 RW 004, Desa Surakulon, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, bersama Leman, 43 tahun, buruh, beralamat di Blok Kamis RT 001 RW 004, Desa Surakulon, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, hendak pulang setelah mengairi sawah dan melihat sepeda motor terparkir di pinggir tanggul Sungai Karangsambung.

Karena sepeda motor tersebut diketahui telah berada di lokasi sejak sehari sebelumnya, kedua saksi kemudian mencari di sekitar tanggul. Sutrisno selanjutnya melihat sesosok tubuh berada di aliran sungai dalam posisi telungkup dan segera menghubungi Layanan Polisi 110 untuk melaporkan penemuan tersebut.

Informasi dari masyarakat tersebut segera ditindaklanjuti personel Polsek Kapetakan dengan mendatangi lokasi. Petugas kemudian melakukan pengecekan TKP, meminta keterangan saksi, mengamankan lokasi serta berkoordinasi dengan unsur terkait untuk proses penanganan dan evakuasi jenazah.

Saksi Wawan alias Godeg, 40 tahun, perangkat Desa Surakulon/juragan, beralamat di Blok Sabtu RT 003 RW 006, Desa Suranenggala Kulon, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, turut memberikan keterangan kepada petugas mengenai informasi awal penemuan jenazah tersebut.

Kapolsek Kapetakan AKP Rudiana, S.H., M.H., C.P.H.R., bersama personel Polsek Kapetakan, Tim Inafis dan Pamapta 1 Polres Cirebon Kota kemudian melakukan pengecekan serta olah TKP. Jenazah dievakuasi dari aliran sungai dengan dibantu warga sekitar untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka.

Dari keterangan pihak keluarga, korban diketahui berangkat mencari ikan pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB dengan membawa jaring ikan menggunakan sepeda motor. Hingga sekitar pukul 19.00 WIB korban belum kembali, sehingga pihak keluarga melakukan pencarian di sejumlah lokasi sungai sebelum akhirnya menerima informasi bahwa korban telah ditemukan meninggal dunia.

Sekitar pukul 20.20 WIB, jenazah berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. Berdasarkan keterangan pihak Puskesmas Kapetakan, korban diduga meninggal dunia akibat terlalu banyak kemasukan air, sementara pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum luar maupun autopsi yang dituangkan dalam surat pernyataan.

Kapolsek Kapetakan mengatakan, penanganan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi masyarakat melalui Layanan Polisi 110 dan langsung menerjunkan personel untuk melakukan pengecekan serta penanganan di lokasi. “Kami mengapresiasi respons masyarakat yang segera menghubungi Layanan Polisi 110 sehingga informasi penemuan jenazah dapat dengan cepat diterima dan ditindaklanjuti oleh personel kepolisian,” ujar AKP Rudiana.

“Setiap informasi dari masyarakat sangat penting bagi kepolisian, terutama dalam kondisi darurat. Kami mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila menemukan kejadian yang membutuhkan kehadiran dan penanganan kepolisian,” tutupnya.

Capaian 7 Bulan Pemerintahan Lucky Hakim-Syaefudin: JKN Tembus 99,81%, 310 Rutilahu DibangunIndramayu, - Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin mencatat sejumlah capaian kinerja selama periode Januari-Juli 2026.Dalam bidang kesehatan, cakupan peserta JKN per Agustus 2026 mencapai 99,81% dengan tingkat keaktifan 78,57%. Sebanyak 541.445 jiwa peserta PBPU-BP didaftarkan melalui APBD sebesar Rp233,8 miliar.Di sektor pertanian, luas Lahan Baku Sawah tercatat 124.517 hektar dengan LP2B 92.888 hektar. Target produksi padi GKP 1,7 juta ton. Produksi mangga mencapai 114.000 ton per tahun.Untuk infrastruktur, telah dilakukan perbaikan jalan lingkungan 20.298 meter, jalan desa 31.200 meter, dan jalan kabupaten 23.160 meter. Normalisasi sungai 60.170 meter dan peningkatan irigasi 6.110 meter. Target PJU 3.199 titik hingga Desember 2026.Bidang pendidikan, 322 sekolah mendapat revitalisasi dan rehab. Bantuan meubelair disalurkan 2.254 set untuk SD dan 1.856 set untuk SMP.Sebanyak 310 unit Rutilahu dibangun, terdiri dari 22 unit APBD dan 288 unit BSPS. Di bidang perikanan, 1.000 nelayan kecil mendapat premi asuransi Rp201 juta.Pemkab juga menyiapkan 6 Kawasan Peruntukan Industri seluas 14.110 hektar. Di bidang desa, 200 unit Koperasi Merah Putih sudah terbentuk dari target 317 unit. Sekolah Rakyat di Cikawung, Terisi, telah beroperasi dengan 370 siswa.Pemkab Indramayu juga meraih peringkat ke-5 Nasional dan ke-3 Jabar dalam EPPD 2025. Penegakan Perda No. 15/2006 tentang Pelarangan Mihol terus dilakukan.Seperti yang dikatakan Nasrudi warga desa Segeran kidul kecamatan Juntinyuat saya merasa senang karena sekarang jalan di Segeran sudah di cor semua termasuk di gang gang bahkan jalan sawah sekalipun semoga Indramayu Reang makin nyata dan berkelanjutan.(Nana. S)

Capaian 7 Bulan Pemerintahan Lucky Hakim-Syaefudin: JKN Tembus 99,81%, 310 Rutilahu Dibangun

Indramayu,  - Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin mencatat sejumlah capaian kinerja selama periode Januari-Juli 2026.

Dalam bidang kesehatan, cakupan peserta JKN per Agustus 2026 mencapai 99,81% dengan tingkat keaktifan 78,57%. Sebanyak 541.445 jiwa peserta PBPU-BP didaftarkan melalui APBD sebesar Rp233,8 miliar.

Di sektor pertanian, luas Lahan Baku Sawah tercatat 124.517 hektar dengan LP2B 92.888 hektar. Target produksi padi GKP 1,7 juta ton. Produksi mangga mencapai 114.000 ton per tahun.

Untuk infrastruktur, telah dilakukan perbaikan jalan lingkungan 20.298 meter, jalan desa 31.200 meter, dan jalan kabupaten 23.160 meter. Normalisasi sungai 60.170 meter dan peningkatan irigasi 6.110 meter. Target PJU 3.199 titik hingga Desember 2026.

Bidang pendidikan, 322 sekolah mendapat revitalisasi dan rehab. Bantuan meubelair disalurkan 2.254 set untuk SD dan 1.856 set untuk SMP.

Sebanyak 310 unit Rutilahu dibangun, terdiri dari 22 unit APBD dan 288 unit BSPS. Di bidang perikanan, 1.000 nelayan kecil mendapat premi asuransi Rp201 juta.

Pemkab juga menyiapkan 6 Kawasan Peruntukan Industri seluas 14.110 hektar. Di bidang desa, 200 unit Koperasi Merah Putih sudah terbentuk dari target 317 unit. Sekolah Rakyat di Cikawung, Terisi, telah beroperasi dengan 370 siswa.

Pemkab Indramayu juga meraih peringkat ke-5 Nasional dan ke-3 Jabar dalam EPPD 2025. Penegakan Perda No. 15/2006 tentang Pelarangan Mihol terus dilakukan.

Seperti yang dikatakan  Nasrudi warga desa Segeran kidul kecamatan Juntinyuat   saya merasa senang karena sekarang jalan di Segeran sudah di cor semua termasuk di gang gang bahkan jalan sawah sekalipun  semoga Indramayu Reang makin nyata dan berkelanjutan.

(Nana. S)