Berita Terkini

Kodim 0707/Wonosobo Bangun Lima Jembatan Perintis secara Bersamaan, Wujud Nyata Dukungan TNI untuk Kesejahteraan Masyarakat Terpencil

Wonosobo – Dalam upaya mendukung program pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat, Kodim 0707/Wonosobo terus melaksanakan pem...

Postingan Populer

Selasa, 07 Juli 2026

Kodim 0707/Wonosobo Bangun Lima Jembatan Perintis secara Bersamaan, Wujud Nyata Dukungan TNI untuk Kesejahteraan Masyarakat Terpencil


Wonosobo – Dalam upaya mendukung program pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat, Kodim 0707/Wonosobo terus melaksanakan pembangunan infrastruktur dasar di daerah terpencil. Komandan Kodim (Dandim) 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno S.Sos menegaskan bahwa pembangunan jembatan perintis menjadi salah satu prioritas TNI AD guna mempermudah aksesibilitas dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Program pemerintah adalah berupaya mensejahterakan rakyat. Banyak hal yang dilakukan, salah satunya menggandeng TNI untuk membuat jembatan perintis khususnya di daerah terpencil,” jelas Dandim Yoyok Suyitno.
Saat ini, Kodim 0707/Wonosobo sedang membangun jembatan perintis secara serentak di lima lokasi berbeda. Kelima titik pembangunan tersebut meliputi : Sumberwulan, Selomerto; Mangunan, Kalikajar ; Karangsambung, Kalibawang ; Kauman, Kaliwiro; Gunungtugel, Sukoharjo

Salah satu yang menjadi perhatian adalah Jembatan Perintis Garuda Beton Tahap VI di Desa Karangsambung, Kecamatan Kalibawang. Berbeda dengan beberapa jembatan gantung yang dibangun sebelumnya, jembatan ini menggunakan struktur cor beton yang lebih permanen dan kokoh. Jembatan ini memiliki panjang 17 meter dan lebar 2 meter, dirancang untuk menunjang mobilitas warga serta transportasi hasil bumi.

Pembangunan jembatan-jembatan perintis ini diharapkan dapat memutus isolasi wilayah, memperlancar arus distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, dan pasar. 

Dengan semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat, proyek ini menjadi bukti nyata komitmen Kodim 0707/Wonosobo dalam mendukung pembangunan infrastruktur pedesaan.

Dandim Yoyok Suyitno menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan pembangunan agar seluruh jembatan dapat diselesaikan sesuai target dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

 “Kesejahteraan masyarakat adalah tujuan utama. Jembatan ini bukan hanya infrastruktur, tapi juga harapan baru bagi warga di daerah pelosok,” pungkasnya. 
Pembangunan ini mendapat sambutan positif dari warga sekitar yang selama ini kesulitan melintasi sungai-sungai di wilayah tersebut, terutama saat musim hujan.

(Yudhi)

Pendim0707
Uploaded Image

Program Unggulan Satlantas Polres Rohul, Bagi Helm SNI Dan Sarapan Gratis Ke Pengguna Jalan





Rokan Hulu, Pasir Pengaraian-- Kasatlantas Polres Rohul AKP Suheri Sitorus,SH, MH kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap keselamatan warga. Melalui program unggulannya, jajaran Satlantas membagikan helm gratis berstandar SNI kepada pengendara roda dua.

Kegiatan ini terpantau, Selasa (07/07/2026) di dua titik, yakni Kawasan Ratik Togak depan Komplek Islamic Centre dan Kawasan Taman Kota Pasir Pengaraian.

Tampak di lapangan, Kanit Kamsel Polres Rohul Aipda Fitra Hadi bersama anggota membagikan sekaligus membantu memasangkan helm kepada pengendara yang belum menggunakannya. Selain helm, petugas juga membagikan sarapan gratis.

Aipda Fitra Hadi menyebut, pembagian helm gratis ini merupakan program rutin Satlantas Polres Rohul yang digagas langsung oleh.
"Satlantas Polres Rohul setiap bulannya membagikan helm gratis kepada pengendara. Program ini sudah dimulai sejak Januari 2026," papar pria yang akrab disapa Hadi ini.

Menurutnya, program ini bertujuan memberikan rasa aman bagi pengendara di jalan raya sekaligus menekan angka kecelakaan di Kabupaten Rokan Hulu.

Dalam berbagai kesempatan, Kasatlantas Polres Rohul AKP Suheri Sitorus, SH, MH terus mengimbau masyarakat agar tertib berlalu lintas. Khusus pengendara roda dua, beliau menekankan pentingnya memakai helm demi keselamatan diri sendiri.

"Bagi kami, polisi itu bukan hanya menindak. Tapi juga mengayomi dan melindungi masyarakat," tegas Kasatlantas Polres Rohul AKP Suheri Sitorus, SH, MH.

Aksi humanis Satlantas Polres Rohul ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Diharapkan budaya tertib berhelm dapat semakin tumbuh di Bumi Basa Senama.

Kegiatan berlangsung situasi terdapat aman, tertib dan kondusif.

***Hobbi Pargaulan***

Dua Remaja Diduga Geng Motor Hampir Diamuk Masa Diamankan Di Balai Desa Kaplongan





Indramayu,Sergaptarget.com
Dua remaja yang diduga merupakan anggota geng motor diamankan warga di Balai Desa Kaplongan, Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu.
Minggu, (5/07/2026).

Informasi tersebut dengan cepat menyebar dan mengundang perhatian masyarakat. Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat ratusan warga memadati area Balai Desa Kaplongan untuk menyaksikan langsung proses penanganan kedua remaja tersebut.
Massa mulai memadati kantor desa kaplongan, mereka mencoba merangsak masuk, namun aparat yang sudah berjaga tersebut berhasil menghalau.

Aparat gabungan dari Polsek Kedokan Bunder dan Polres Indramayu tampak bersiaga di lokasi guna mengamankan situasi. Petugas juga mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

Kesigapan aparat kepolisian dari polsek Kedokan Bunder dan Polres Indramayu berhasil mengurai kerumunan masa yang saat itu mulai memanas, dua remaja yang diduga sebagai geng akhirnya berhasil diamankan petugas gabungan selang beberapa jam hingga situasi mereda.

“Alhamdulillah, situasi terkendali dan aman, walaupun sebelum nya ada ratusan warga yang sebagian ingin merangsak masuk, namun berhasil kita halau. Sempat terjadi dorongan dari beberapa orang yang mencoba masuk, namun berhasil kita tahan, ” Ucap IPDA. Eryana Kapolsek Kedokan Bunder.

Setelah situasi terkendali dua pemuda tersebut kita bawa dalam mobil patroli, guna dimintai dan proses penyelidikan lebih lanjut. 

(Nana. S)

Gandeng 49 Puskesmas Guna Sukseskan Tranformasi Kesehatan Bersama Dinkes Indramayu





Indramayu,Sergaptarget.com  untuk mewujudkan masyarakat sehat tidak cukup  dengan mengandalkan pelayanan medis semata. Perubahan pola hiduplah  menjadi langkah awal yang krusial agar masyarakat mampu mencegah penyakit sejak dini dan menjaga kualitas hidup di masa depan.

Komitmen tersebut diwujudkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu melalui  Sosialisasi Peningkatan Tata Kelola Pembudayaan Hidup Sehat Tahun 2026  di Aula Kopsuka Indramayu pada Selasa (7/7/2026).

Acara ini menjadi bagian dari program strategis untuk memperkuat promosi kesehatan. Selain itu,  bertujuan membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara masif di tengah masyarakat.

Fokus Layanan Primer dan Gerakan Promotif-Preventif
Sekretaris Dinkes Indramayu, Dede Setiawan, yang hadir mewakili Kepala Dinas Kesehatan, menjelaskan bahwa peningkatan tata kelola ini sejalan dengan arah pembangunan kesehatan nasional dalam RPJMN 2025–2029.
 Program tersebut mengacu pada enam pilar Transformasi Kesehatan dengan fokus utama memperkuat layanan primer melalui upaya promotif dan preventif.

“Aparatur Sipil Negara (ASN) juga wajib menjadi teladan dalam menerapkan gaya hidup sehat. Tujuannya untuk menginspirasi masyarakat luas agar membiasakan hidup sehat sehari-hari,” tutur Dede.

Dede menambahkan, sosialisasi ini menjadi sarana penyegaran wawasan bagi para peserta,Dengan demikian edukasi kepada masyarakat—terutama kelompok yang memiliki faktor risiko penyakit—dapat berjalan lebih optimal.

Sinergi Lintas Sektor dan Dukungan Pemprov Jawa Barat
Dede memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran para peserta, khususnya perwakilan dari 49 Puskesmas se-Kabupaten Indramayu. Sinergi ini diharapkan membawa dampak nyata bagi masyarakat menuju Indramayu yang lebih sehat.

Di sisi lain, Tim Kerja Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Komunitas Dinkes Provinsi Jawa Barat, Rian Bayu, menjelaskan bahwa pembinaan berkala terus dilakukan, guna memastikan program promosi kesehatan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berjalan optimal di tingkat daerah.

“Promosi kesehatan memegang peran yang sangat penting. Melalui peningkatan tata Kelola pembudayaan hidup sehat, kita berharap masyarakat memiliki kemauan sekaligus kemampuan untuk melakukan pencegahan dini,” jelas Rian Bayu.

Melalui kegiatan ini, Dinkes Indramayu bersama Dinkes Jabar berharap kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, posyandu, hingga lintas sektor makin solid. Sinergi kuat ini menjadi pilar penting dalam menyukseskan transformasi kesehatan demi kesejahteraan warga Kabupaten Indramayu.

(Nana. S)

Lomba Tari Topeng Kreasi Nusantara Di Pantai Tirtamaya Indramayu Dari Tingkat TK Hingga SMA




 Indramayu
Indramayu,Sergaptarget. Pantai Tirtamaya menjadi saksi lestarinya seni tradisi di tengah arus modernisasi. Pada akhir pekan (4–5 Juli 2026), sebanyak 171 peserta dari tingkat TK hingga SMA unjuk kebolehan dalam ajang Lomba Tari Topeng Kreasi Nusantara, Tari Topeng Samba, dan Tari Topeng Kelana.

Acara yang diinisiasi oleh Diamond Management di bawah pimpinan Kak Poepoen ini, dinilai sebagai strategi komunikasi budaya yang cerdas.

Menampilkan seni adiluhung di ruang publik ikonik seperti Pantai Tirtamaya, tidak hanya mendekatkan tradisi kepada masyarakat. Tetapi juga mendongkrak sektor pariwisata daerah.

Acara dihadiri Plt Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispara) Indramayu, Runita, sekaligus membuka acara tersebut secara resmi.

"Kami sangat mengapresiasi langkah Diamond Management. Membawa tari topeng ke destinasi wisata di Pantai Tirtamaya ini adalah sinergi luar biasa yang efektif mendekatkan tradisi kepada wisatawan sekaligus menggeliatkan pariwisata kita," ujarnya.

Runita juga menambahkan pentingnya keterlibatan generasi muda sejak dini.

"Melihat anak-anak TK hingga SMA begitu bersemangat membuktikan bahwa mereka tidak melupakan akarnya. Di sini fondasi karakter dan identitas kedaerahan Indramayu dibentuk agar mereka menjadi benteng budaya yang kuat di masa depan," pungkasnya.

Kompetisi ini menjadi investasi jangka panjang bagi ketahanan budaya. Melalui karakter topeng Samba yang jenaka hingga topeng Kelana yang gagah, anak-anak dan remaja Indramayu diajak memahami filosofi tradisi, membentuk mereka menjadi generasi masa depan yang adaptif tanpa kehilangan jati diri.

(Nana. S)

Sebanyak 80 Mahasiswa IPB Selenggarakan KKN Di Indramayu Tersebar Di 5 Kecamatan



Indramayu,Sergaptarget.com  Pengabdian kepada masyarakat menjadi ruang penting bagi perguruan tinggi untuk menghadirkan inovasi yang berangkat dari kebutuhan riil daerah. Semangat kolaborasi tersebut kembali terwujud melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Institut Pertanian Bogor (IPB) Tahun 2026 di Kabupaten Indramayu.

Hari ini sebanyak 80 mahasiswa IPB akan mengabdi di 10 desa yang tersebar di 5 kecamatan, yakni Juntinyuat, Indramayu, Pasekan, Cantigi, dan Kandanghaur.

Selama lebih dari satu bulan, para mahasiswa akan tinggal dan berbaur dengan masyarakat untuk menggali potensi lokal, memetakan permasalahan, serta merumuskan solusi yang mendukung pembangunan desa.

Kegiatan tersebut diawali dengan Serah Terima Mahasiswa KKN Tematik IPB Tahun 2026 di Aula Bapperida Kabupaten Indramayu, Senin (6/7/2026), yang menjadi titik awal penguatan sinergi antara pemerintah daerah, IPB, dan masyarakat dalam pembangunan berbasis potensi wilayah.

Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Indramayu melalui Plt. Sekretaris Bapperida El Gharif Hajar Aswad menyampaikan apresiasi atas kepercayaan IPB yang kembali menjadikan Indramayu sebagai lokasi KKN Tematik.

Ia menilai kolaborasi ini menjadi ruang penting untuk mempertemukan gagasan akademik dengan kebutuhan nyata di lapangan.

“Selamat datang kepada seluruh mahasiswa dan dosen pembimbing. Kehadiran ini kami harapkan tidak hanya menjadi kegiatan akademik, tetapi juga benar-benar menyatu dengan masyarakat dan menghadirkan solusi bagi pembangunan desa,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pelaksanaan KKN Tematik yang berlangsung pada 6 Juli hingga 14 Agustus 2026 diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk cepat beradaptasi, memahami karakteristik wilayah, serta menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.

Menanggapi hal tersebut, Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB, Beginer Subhan, menegaskan KKN menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan daerah. Menurutnya, apa yang disampaikan pemerintah daerah sejalan dengan peran IPB dalam menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan di tengah masyarakat.

“Melalui KKN, mahasiswa kami ditempatkan langsung di tengah masyarakat agar tidak hanya memahami teori, tetapi juga melihat langsung persoalan dan potensi yang ada di lapangan,” katanya.

Subhan menambahkan, keterlibatan mahasiswa di daerah seperti Indramayu menjadi bagian penting dalam membangun kepekaan sosial sekaligus memperkuat kontribusi nyata perguruan tinggi terhadap pembangunan.

Dari sisi lapangan, semangat tersebut juga dirasakan para mahasiswa. Salah satunya, Faridatun Ainun Nisha dari Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, FPIK IPB, yang ditempatkan di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, wilayah pesisir yang kerap terdampak banjir rob.

“Saya ingin melihat langsung kondisi masyarakat saat banjir rob dan memahami berbagai upaya penanganan yang telah dilakukan. Harapannya, pengalaman ini bisa memberi manfaat, baik bagi masyarakat maupun bagi kami sebagai mahasiswa,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi yang terbangun antara pemerintah daerah, IPB, dan masyarakat, pelaksanaan KKN Tematik ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga melahirkan inovasi dan rekomendasi yang memperkuat pembangunan desa secara berkelanjutan di Kabupaten Indramayu.

(Nana.S)

Senin, 06 Juli 2026

Wahana Bermain Modern Siap Hadir di Pasar Modern Pasir Pengaraian November 2026




ROKAN HULU – Wajah Pasar Modern Pasir Pengaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dipastikan akan semakin memikat. PT Inovasi Wahana Anak (IWA) secara resmi memaparkan rencana (ekspose) pemasangan fasilitas Play Ground modern yang akan ditempatkan di lantai 3 pasar tersebut.


​Pemaparan rencana besar ini berlangsung di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati Rokan Hulu pada Senin (6/7/2026), dan dipimpin langsung oleh Bupati Rohul, Anton, ST, MM.

​Turut hadir dalam agenda penting tersebut Pj Sekretaris Daerah Drs. H. Yusmar, M.Si, Plt Kepala BPKAD Abdurrochim, SE, M.Si, Plt Kadis Perkim Desmadiana, S.Sos, MM, Kabag Ekonomi dan SDM, Kabag Adwil, serta jajaran Direktur dan Dewan Pengawas Perumda Rohul.

​Proyek strategis yang digerakkan oleh investor utama ini direncanakan berjalan dalam dua tahapan dengan total nilai investasi mencapai Rp10 Miliar:
​Tahap Awal: Kucuran dana sebesar Rp6,6 Miliar untuk pengelolaan area seluas 2.000 m².


​Tahap Lanjutan: Kucuran dana tambahan untuk memperluas area 2.000 m² berikutnya, sehingga total investasi genap menyentuh angka Rp10 Miliar.

​Target pemasangan wahana hiburan keluarga ini dijadwalkan mulai berjalan pada November 2026 mendatang.

​Owner PT Inovasi Wahana Anak (IWA), Jhoni Noharuddin, menjamin bahwa play ground ini tidak akan membosankan. Pihaknya berkomitmen untuk melakukan penyegaran dan pembaruan jenis permainan secara berkala.


​"Kami akan selalu melakukan upgrade ke bentuk permainan terbaru paling lama per 3 tahun sekali. Hal ini dilakukan demi menyesuaikan kebutuhan zaman dan memastikan permainan tetap inovatif bagi pengunjung," ujar Jhoni.

​Secara teknis, wahana bermain ini diperkirakan memiliki kapasitas yang sangat besar, yakni mampu menahan beban setara dengan 2.000 pengunjung dalam kurun waktu bersamaan.

​Merespons paparan matang dari PT IWA, Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, menyatakan dukungan penuhnya terhadap proyek ini. Kehadiran play ground dinilai mampu mendongkrak roda perekonomian dan menjadi magnet wisata baru di Rokan Hulu.

​Kendati mendukung penuh, Orang Nomor Satu di Rohul ini tetap memberikan catatan kritis demi keamanan masyarakat. Ia meminta dinas-dinas terkait untuk bergerak cepat memeriksa aspek legalitas dan kelaikan fisik bangunan.

​Ketahanan Bangunan: Dinas terkait diminta menguji kekuatan struktur lantai 3 Pasar Modern agar mampu menampung beban operasional wahana secara aman.
​Kelengkapan Izin: Segala urusan birokrasi dan perizinan harus diselesaikan secara clean and clear agar tidak menyalahi aturan hukum yang berlaku.

​"Saya minta dinas terkait segera melengkapi segala keperluan, termasuk perizinan dan ketahanan bangunan. Jangan sampai ada aturan yang dilanggar. Saya harap dalam waktu sesingkat-singkatnya semua dokumen clear, sehingga target pemasangan di bulan November nanti bisa langsung dilaksanakan," tegas Bupati Anton menutup arahannya. 

***Hobbi Pargaulan***

FPP Indramayu Menolak Keras Wacana Perubahan Nama Prov Jabar Menjadi Prov Sunda





Indramayu,Sergaptarget.com 
Kali ini, penolakan datang dari Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Indramayu. Ketua FPP, KH Azun Mauzun, menegaskan bahwa nama Jawa Barat bukan sekadar nama wilayah, tetapi sudah menjadi identitas yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan menjadi simbol persatuan masyarakat.

FPP menilai pergantian nama tidak boleh dilakukan secara sepihak tanpa kajian yang matang dan tanpa melibatkan aspirasi masyarakat luas.

Menurut FPP, pemerintah sebaiknya lebih fokus menyelesaikan persoalan yang benar-benar dirasakan masyarakat, seperti pendidikan, lapangan kerja, kesejahteraan warga, pelayanan kesehatan, hingga pemerataan pembangunan, daripada membahas perubahan nama provinsi.

Selain menyatakan penolakan, FPP juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan mengedepankan musyawarah dalam menyikapi isu yang berkaitan dengan identitas daerah

(Nana.S)

Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Laksanakan Patroli Malam Dan Pemantauan Wilayah

Surakarta - Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta, Serka Rofiq Priyono  melaksanakan kegiatan patroli malam dan pemantauan wilayah Kec. Pasar Kliwon, Senin (06/07/2026).

Disela-sela pelaksanaan kegiatan patroli Piket Koramil 05/Pasarkliwon menghimbau kepada Warga agar selalu menjaga keamanan lingkungan, dan keamanan wilayah dengan penuh seksama, dan  patut diwaspadai orang yang tidak dikenal yang bertamu di malam hari.

"Kegiatan patroli malam selain memberi  Himbauan kepada warga , juga untuk menjalin silahturahmi dengan mitra karib yang dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket Koramil 05/Pasar Kliwon, dan berharap agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan  menjaga lingkungan masing-masing agar situasi tetap Aman dan kondusif."tegas Serka Rofiq Priyono.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Disnaker Indramayu Mencatat Sebanyak 21.182 PMI Diberangkatkan Keberbagai Negara Tujuan Di Tahun 2025





Indramayu, Sergaptarget.com
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu mencatat sebanyak 21.182 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Indramayu telah diberangkatkan ke berbagai negara tujuan sepanjang tahun 2025.

Berdasarkan data Disnaker, Taiwan menjadi negara tujuan utama para PMI asal Indramayu. Selain itu, penempatan juga dilakukan ke Hong Kong, Singapura, serta sejumlah negara lainnya melalui berbagai skema penempatan resmi.

Kepala Disnaker Kabupaten Indramayu, Endang Ismiati, mengungkapkan data tersebut saat melaksanakan sosialisasi Surat Edaran Gubernur Jawa Barat mengenai larangan keberangkatan bekerja ke luar negeri bagi calon pekerja migran yang masih memiliki anak berusia di bawah lima tahun (balita).

Menurut Endang, Disnaker Kabupaten Indramayu saat ini terus menggencarkan sosialisasi surat edaran tersebut kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai kebijakan pemerintah yang bertujuan memberikan perlindungan kepada anak serta memperkuat ketahanan keluarga.

Melalui sosialisasi ini, Disnaker berharap seluruh calon PMI, perusahaan penempatan, dan pihak terkait dapat memahami serta mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan demi terciptanya penempatan pekerja migran yang lebih bertanggung jawab dan berorientasi pada perlindungan keluarga.

(Nana. S)