Berita Terkini

PCNU Indramayu Serukan Dialog Terkait Aksi Petambak, Hindari Reaksi Emosional

Indramayu, Sergaptarget.com Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Indramayu, KH Muhammad Mustofa, mengimbau semua pihak menyikapi pol...

Postingan Populer

Jumat, 03 April 2026

PCNU Indramayu Serukan Dialog Terkait Aksi Petambak, Hindari Reaksi Emosional






Indramayu, Sergaptarget.com Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Indramayu, KH Muhammad Mustofa, mengimbau semua pihak menyikapi polemik aksi para petambak dengan kepala dingin dan mengedepankan dialog sebagai solusi utama.

Menurut Mustofa, aspirasi yang disampaikan masyarakat merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi.

Karena itu, pendekatan dialog dan tabayun dinilai lebih tepat untuk mencapai kemaslahatan bersama.

"Dialog dan tabayun dengan kepala dingin, itu lebih maslahah. Insyaallah ada solusinya jika mau duduk bersama dan saling mendengarkan," ujar pria yang akrab disapa Kang Mus itu, Jumat (3/4/2026).

Ia menilai, aksi pengrusakan yang sempat terjadi dalam demonstrasi merupakan bentuk luapan kekecewaan sesaat dari massa.

Kekecewaan itu, kata dia, dipicu karena tidak adanya pertemuan langsung antara massa dan pemimpin daerah.

Meski demikian, Kang Mus menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak seharusnya direspons secara berlebihan, apalagi dengan ancaman terhadap masyarakat.

"Alangkah indahnya jika disikapi dengan bijak. Namanya juga anak yang sedang mengadu kepada bapaknya, itu wajar," katanya.

Lebih lanjut, Mustofa juga menyinggung peran ulama dalam menjaga kondusivitas daerah.

Ia berharap para pemimpin daerah dapat membuka ruang komunikasi yang lebih luas dengan para tokoh agama, termasuk KH Juhadi Muhammad yang diketahui sebagai pembina Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI).

"Umara dan ulama harus ada harmoni, saling menguatkan untuk kemaslahatan umat," ujarnya.

Terkait tuntutan massa aksi mengenai isu penggusuran lahan tambak yang dikaitkan dengan program nasional, Kang Mus menilai kebijakan tersebut tetap bisa dijalankan tanpa mengabaikan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat setempat.

"Program nasional sangat bisa diterapkan dengan tidak mengorbankan kearifan lokal," tuturnya.

Di akhir pernyataannya, Ketua PCNU Indramayu itu mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama (nahdiyin) di Indramayu untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh situasi yang berkembang.

Ia berharap semua pihak mampu menahan diri demi menjaga stabilitas dan ketertiban di tengah masyarakat.

"Semoga semua pihak bisa saling menahan diri agar tercipta suasana yang kondusif," pungkasnya. 

(Nana. S)

Warga Perumahan Candi Bugang Gelar Halal Bihalal, Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan

WONOSOBO — Dalam rangka mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, warga Puri Candi Bugang, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, menggelar kegiatan halal bihalal pada Sabtu (04/04/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Makan Sari Rasa dengan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan warga setempat, di antaranya Kepala Desa Kalierang, Sri Hartini, Ketua RT 03 RW 05 Puri Candi Bugang, Suwito, serta tokoh agama Kyai Komaludin yang akrab disapa Gus Cakep Simanjuntak. Kehadiran para tokoh tersebut semakin menambah khidmat dan makna dalam kegiatan halal bihalal yang digelar oleh warga.

Sejak awal acara, suasana keakraban begitu terasa. Warga tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari ramah tamah, sambutan, hingga doa bersama. Halal bihalal ini tidak hanya menjadi ajang saling bermaaf-maafan, tetapi juga momentum untuk mempererat hubungan sosial dan membangun komunikasi yang lebih baik antarwarga di lingkungan Perumahan Candi Bugang.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kalierang, Sri Hartini, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada para ibu-ibu yang dinilainya memiliki peran besar dalam kehidupan bermasyarakat.

"Terima kasih kepada seluruh warga Puri Candi Bugang, khususnya ibu-ibu yang merupakan ras terkuat di bumi, karena telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara ini," ujarnya, yang disambut tepuk tangan dari para hadirin.

Sementara itu, Ketua RT 03 RW 05 Puri Candi Bugang, Suwito, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan halal bihalal ini. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting untuk mempererat hubungan antarwarga yang selama ini mungkin hanya sebatas saling mengenal.

Ia menambahkan bahwa meskipun sebagian warga telah melaksanakan halal bihalal di lingkungan keluarga masing-masing, namun kegiatan bersama seperti ini memiliki nilai lebih dalam memperkuat kebersamaan.
"Dengan adanya kegiatan ini, warga bisa lebih saling mengenal satu sama lain. Tidak hanya sekadar bertemu, tetapi juga membangun kedekatan dan kekompakan," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kyai Komaludin atau yang akrab disapa Gus Cakep Simanjuntak turut memberikan tausiyah yang menyejukkan. Ia menekankan pentingnya menjaga silaturahmi di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.

Menurutnya, saat ini banyak orang yang hanya mengandalkan media sosial untuk menyampaikan ucapan maaf saat Idulfitri. Namun, silaturahmi secara langsung tetap memiliki makna yang jauh lebih dalam dan tidak dapat tergantikan.

"Kalau di rumah masing-masing tentu sudah mengadakan halal bihalal. Tapi dengan kegiatan seperti ini, silaturahmi menjadi lebih erat. Di zaman modern ini, jangan hanya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin lewat media sosial, alangkah baiknya tetap bersilaturahmi secara langsung," tuturnya.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kyai Komaludin, dengan harapan seluruh warga diberikan kesehatan, keberkahan, serta kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.

Dengan terselenggaranya kegiatan halal bihalal ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan Perumahan Candi Bugang dapat terus terjaga dan semakin kuat, seiring dengan perkembangan zaman yang terus berubah.

(Yudhi)

Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Sinergi dengan PKBM Pelita Riau untuk Pendidikan Kesetaraan Warga Binaan


Pekanbaru - Dalam upaya meningkatkan kualitas pembinaan, khususnya di bidang pendidikan bagi Warga Binaan, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan kunjungan sekaligus koordinasi ke PKBM Pelita Riau.



Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperkuat sinergi kedua pihak guna mendukung penyelenggaraan program pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C bagi Warga Binaan. Program ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk tetap memperoleh hak pendidikan selama menjalani masa pidana.

Kunjungan tersebut dilaksanakan oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja), Sunu Istiqomah Danu, bersama Kepala Sub Seksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Kasubsi Registrasi dan Bimkemas), Ega Saputra.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai aspek teknis terkait pelaksanaan pembelajaran, kurikulum, serta mekanisme pendampingan bagi Warga Binaan yang mengikuti program pendidikan kesetaraan.

Kasi Binadik dan Giatja, Sunu Istiqomah Danu, menyampaikan bahwa sinergi ini merupakan langkah strategis dalam mendukung proses pembinaan yang lebih optimal.

"Kami berkomitmen untuk terus memberikan hak pendidikan kepada Warga Binaan. Melalui kerja sama dengan PKBM Pelita Riau, diharapkan program Paket A, B, dan C dapat berjalan secara optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masa depan mereka setelah bebas nanti," ujar Danu.

Lebih lanjut, ia juga menekankan bahwa pendidikan merupakan salah satu kunci penting dalam proses reintegrasi sosial Warga Binaan ke tengah masyarakat.

Kegiatan ini juga sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya pada poin ke-11 yaitu penyelenggaraan pendidikan kesetaraan bagi narapidana dan anak binaan. Melalui implementasi program tersebut, diharapkan seluruh Warga Binaan memiliki akses yang lebih luas terhadap pendidikan sebagai bekal utama dalam proses reintegrasi sosial.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan pelaksanaan program pendidikan di Lapas Pasir Pangarayan dapat berjalan secara berkelanjutan dan berkualitas, sehingga mampu mencetak Warga Binaan yang lebih siap kembali ke masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata komitmen Lapas Pasir Pangarayan dalam meningkatkan kualitas pembinaan yang berfokus pada pendidikan dan kepribadian.

Dua Pria Ditangkap di Teluk Sono, Polsek Bonai Darussalam Amankan Sabu 2,3 Gram


Rokan Hulu — Polsek Bonai Darussalam berhasil mengungkap dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu di wilayah Desa Teluk Sono, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas transaksi narkotika di wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K., M.H. langsung memerintahkan Kanit Reskrim AIPDA Mirwan Agusman, SH bersama tim untuk melakukan penyelidikan.

Saat melakukan patroli dan penyelidikan di Jalan PT Andhika, Desa Teluk Sono, petugas mendapati dua pria yang gerak-geriknya mencurigakan. Keduanya kemudian diamankan dan diketahui berinisial JTY(26) dan inisial R (33).

"Ketika dilakukan interogasi awal, keduanya terlihat panik sehingga petugas melakukan penggeledahan," ujar Kapolsek Bonai Darussalam, IPTU Abdau.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan satu paket diduga narkotika jenis sabu seberat kotor 2,3 gram yang disimpan oleh tersangka JTY. Selain itu, polisi juga mengamankan satu unit handphone merek Infinix warna abu-abu beserta kartu SIM, serta satu unit sepeda motor Honda Beat Street warna biru tanpa nomor polisi yang digunakan para tersangka.

Dari hasil pemeriksaan awal, kedua tersangka mengakui bahwa barang haram tersebut merupakan milik mereka yang diperoleh dari seorang pria berinisial H yang saat ini masih dalam pencarian dan pengejaran.

Berdasarkan hasil tes urine, kedua tersangka dinyatakan positif mengandung zat narkotika.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 KUHP beserta ketentuan penyesuaian pidana yang berlaku.

Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Bonai Darussalam guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Polsek Bonai Darussalam juga terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas di wilayah hukumnya. *(Humas Polres Rohul)*

***Hobbi dan Friska***

Universitas Pancasakti Tegal Jalin Kerjasama Dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu


 

 



Indramayu,  Sergaptarget.com Pemerintah Kabupaten Indramayu melaksanakan rapat pembahasan draft Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan kesepakatan bersama antara Universitas Pancasakti Tegal dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu terkait pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu, Rabu (01/04/26).

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Indramayu, Ade Suharyati, serta dihadiri oleh jajaran perangkat daerah terkait. Sementara itu, perwakilan Universitas Pancasakti Tegal mengikuti rapat secara daring melalui Zoom Meeting sebagai bentuk dukungan terhadap rencana kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi.

Dalam pembahasan tersebut disepakati bahwa pelaksanaan kesepakatan bersama melibatkan tiga pihak, yaitu LPPM Universitas Pancasakti Tegal, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dalam mendukung pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Perwakilan Universitas Pancasakti Tegal, Sanday Jamaludin bersama Rizky Amaliyah Sholikhah selaku Sekretaris KKN, mengatakan, pihaknya telah melaksanakan survai awal di 10 desa di wilayah Kecamatan Gabuswetan. 

Menurut Sanday Jamaludin, Plt. Camat Gabuswetan, Nono Sugiono, menyampaikan, Desa Rancahan dan Desa Rancamulya merupakan bagian dari wilayah Kecamatan Gabuswetan.

"Desa Rancahan dan Desa Rancamulya merupakan bagian dari wilayah Kecamatan Gabuswetan yang turut menjadi perhatian dalam pelaksanaan KKN," ujarnya.

Oleh karena itu, ditetapkan rencana lokasi pelaksanaan KKN ini menjadi 9 desa dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta kesesuaian program yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa.

Dalam rencana pelaksanaannya, setiap desa akan ditempatkan sekitar 15 mahasiswa yang akan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat selama kurang lebih 90 hari. Program yang dijalankan akan difokuskan pada lima pilar, yakini bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, ekonomi, serta sosial budaya.

Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Universitas Pancasakti Tegal dalam mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. 

(Nana. S)

Ketua FPP Indramayu Bereaksi Keras Atas Tuduhan Ulama Sebagai Biang Kerusuhan Di Alun Alun







Indramayu, Sergaptarget.com Ketua Forum Pondok Pesantren Kabupaten Indramayu, KH Azun Mauzun, bereaksi keras atas tuduhan yang menyebut ulama sebagai pihak yang membuat kerusuhan dalam demonstrasi di Alun-alun Indramayu, Kamis (2/4/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah situasi yang masih memanas pasca-aksi yang berujung ricuh dan pengrusakan fasilitas di Alun-alun Indramayu.

Azun menilai tuduhan tersebut berpotensi menjadi "bola liar" di kalangan santri.

Ia menegaskan, saat ini para kiai justru dituding sebagai biang kerok kerusuhan dalam demonstrasi tersebut.

"Ini akan menjadi bola liar bagi para santri di Kabupaten Indramayu. Saatnya kita membela orang tua kita, saatnya kita membela kiai kita," ujarnya.

Menurut dia, kondisi yang terjadi saat ini dinilai serba salah bagi para ulama.

Ia menyebut, ketika ulama ingin ditemui tidak mendapatkan kesempatan, dan saat diundang pun tidak hadir, namun justru tiba-tiba dituduh sebagai penyebab kerusuhan.

Situasi ini dinilai tidak adil dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman yang lebih luas di tengah masyarakat.

Azun mengatakan, dalam kondisi tersebut para santri di Indramayu memiliki kewajiban moral untuk membela KH Juhadi Muhammad selaku pengasuh pondok pesantren.

Ia menegaskan bahwa dukungan dari para santri sangat penting di tengah berbagai tuduhan yang berkembang.

"Saya yakin tujuan ulama itu adalah baik, bukan merusak fasilitas umum. Tujuan ulama adalah membenarkan, menyampaikan aspirasi. Saya yakin tidak ada tujuan untuk merusak fasilitas umum, tapi mungkin ada hal-hal yang terjadi sehingga terjadi chaos," kata Azun.

Ia juga menekankan bahwa KH Juhadi Muhammad merupakan sosok penting bagi para santri di Indramayu, baik sebagai Ketua PWNU Jawa Barat maupun sebagai pengasuh pondok pesantren di Pasekan.

Karena itu, Azun mengimbau seluruh santri untuk tetap solid dan memberikan dukungan.

"Maka kami imbau kepada seluruh santri di Kabupaten Indramayu untuk tetap bersama beliau, untuk tetap membela beliau. Beliau adalah orang tua kita," ujarnya.

Azun menegaskan, Forum Pondok Pesantren Indramayu akan berdiri bersama para pengasuh pondok pesantren di daerah tersebut.

Ia juga mengajak seluruh santri untuk mendoakan dan mendukung para kiai agar tetap sehat dan kuat dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

"Maka dengan ini kami mengimbau kepada seluruh para santri pondok pesantren untuk mendoakan beliau, untuk bersama beliau tetap sehat, tetap kuat dalam melakukan perjuangan untuk membela warga yang tertindas di Indramayu," pungkasnya. 

(Nana. S)

Patroli Malam, Anggota Koramil Bulukerto Sempatkan Komsos Dengan Warga

Wonogiri - Untuk menjaga kamtibmas yang kondusif, Anggota koramil 21/Bulukerto Kodim 0728/Wonogiri secara rutin melaksanakan patroli kewilayahan .selain itu kegiatan patroli wilayah sekaligus dimanfaat untuk melakukan komunikasi Sosial, serta memberikan himbauan kepada warga masyarakat binaan agar tetap menjaga keamanan dan aktif menjalankan siskamling. 

Seperti halnya yang dilakukan oleh Pelda Heru bersama rekan Babinsa ,saat patroli malam sekaligus menjalin komunikasi sosial (komsos) bersama para pemuda di Kecamatan Bulukerto,Jumat (3/4/2026) Malam. 

Dalam kesempatan tersebut ,Babinsa memberikan himbauan agar para warga dapat ikut menjaga keamanan dan ketertiban
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa dapat memberikan himbauan agar para warga dapat ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat ,guna mewujudkan ketahanan wilayah yang kuat.

Pelda Heru mengajak warga, selain melaksanakan patroli untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, Babinsa juga melaksanakan komsos bersama masyarakat,guna mempererat tali silaturahmi dan kerja sama yang baik ,agar hubungan Babinsa makin erat.

Pelda Heru menambahkan, kegiatan patroli wilayah rutin di lakukan oleh anggota Koramil guna mengetahui perkembangan dan permasalah yang ada diwilayah binaan.

Penulis : Arda 72

Telah Lahir Bikers Journalist Indonesia Resmi Terbentuk di Cirebon Luar Biasa





Kabupaten Cirebon, Jumat (3/4/2026) — Organisasi Bikers Journalist Indonesia (BJI) resmi terbentuk dalam sebuah acara yang digelar di Kabupaten Cirebon. Kegiatan tersebut diawali dengan halal bihalal pasca Hari Raya Idul Fitri, yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama serta ramah tamah antar peserta. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk membentuk kepengurusan organisasi, termasuk penetapan struktur inti dan bidang-bidang pendukung.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) BJI, Arief Yolando, dalam sambutannya menyampaikan bahwa organisasi ini hadir sebagai wadah untuk menghimpun para jurnalis agar memiliki kesamaan visi dan misi.

"Di sini kita menghimpun wartawan agar berada dalam satu visi dan misi, serta dapat saling bersinergi dalam menjalankan tugas jurnalistik," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal BJI, Arif Prihatin, menambahkan bahwa organisasi ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme serta mempererat solidaritas antar jurnalis di berbagai daerah.

"BJI diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang positif serta mampu memperkuat peran jurnalis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang," ungkapnya.

Adapun struktur organisasi Bikers Journalist Indonesia (BJI) Cirebon Tahun 2026 adalah sebagai berikut:

**STRUKTUR ORGANISASI
BIKERS JOURNALIST INDONESIA (BJI) CIREBON 2026**

**Dewan Penasehat:**

1. M. Nolly Alamsyah
2. M. Alif Santosa, SH
3. Zeki Mulyadi
4. Koharrudin, SH

**Penasehat Hukum:**

1. Aditya, SH, MH
2. Jacky, SH, MH
3. Adv. Abdul Rohman, SH
4. Sunan Bendung, SH

**Ketua Umum:** Arief Yolando
**Wakil Ketua I:** Wawan Gunawan
**Wakil Ketua II:** Piryanto
**Sekretaris:** Arif Prihatin, Niko Andri Lesmana
**Bendahara:** Firda, Sugiarto

**Bidang Kebudayaan, Kesenian, dan Pariwisata:** Hedi, Suhendi
**Bidang Keagamaan:** M. Ali
**Bidang Kesehatan dan Olahraga:** Riko
**Bidang OKK:** Hadi, Jui,Moh Hasyirul Falah
**Bidang Humas dan Sosial:** Agustinar, Didi, Jakaria
**Bidang Advokasi Hukum:** Hakim Noor, ST, SH, Hendry Hidayat, SH
**Bidang Ekonomi, Akomodasi, dan Logistik:** H. Samsudin
**Bidang Publikasi dan Dokumentasi:** Palguna, Gunawan, Topik

Dengan terbentuknya kepengurusan ini, diharapkan Bikers Journalist Indonesia dapat menjadi wadah yang solid bagi para jurnalis, khususnya dalam mengembangkan profesionalisme serta memperluas jaringan di bidang otomotif dan komunitas bikers di Indonesia.

Dugaan Peredaran Obat Terlarang di Anjatan Jadi Sorotan, Penegakan Hukum Dipertanyakan



Indramayu – Dugaan peredaran obat-obatan golongan tertentu (tipe G) dan sejenisnya disebut-sebut terjadi di wilayah Jl. Cilandak (Pintu Air), Dusun Sawah Indah RT 05 / RW 01, Desa Anjatan, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, pada Jum'at, (27/03/2026).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran obat tipe G tersebut bukan hal baru. Sejumlah warga sekitar mengaku heran karena dugaan praktik itu disebut telah berlangsung cukup lama namun belum tersentuh penindakan hukum secara nyata.

Salah satu warga, yang enggan disebutkan namanya, sempat melontarkan dugaan adanya pihak yang membekingi aktivitas tersebut.

"Ang kaya e sih ana kang bekingin," ujarnya dalam bahasa daerah, yang jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia berarti adanya dugaan pihak yang melindungi atau membekingi.

Bahkan salah satu warga Dusun Sawah Indah 05/01 pun angkat bicara meski tampak terlihat takut-takut, Ang gage diberantas, kita e beli wani laporan e (terjemahan bahasa Indonesia (Bang cepat di berantas, aku gak berani lapornya)).

Kondisi ini pun memicu keresahan di tengah masyarakat. Warga khawatir, jika dibiarkan berlarut-larut, peredaran obat-obatan tersebut dapat merambah ke kalangan generasi muda dan berdampak buruk terhadap masa depan mereka.

klik dibawah ini untuk mengetahui lokasinya


Masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pihak terkait, termasuk Pemerintah Kabupaten Indramayu serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Nama Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, turut disebut oleh warga agar dapat turun langsung melihat kondisi di lapangan, bersama Bupati Indramayu, guna memastikan kebenaran informasi sekaligus mengambil langkah tegas apabila terbukti terjadi pelanggaran.

Selain itu, warga juga meminta aparat penegak hukum dan instansi kesehatan untuk segera melakukan penyelidikan mendalam. Hal ini dinilai penting untuk menjaga keamanan lingkungan serta mencegah meluasnya penyalahgunaan obat-obatan yang peredarannya dibatasi.

Perlu diketahui, peredaran obat keras tanpa izin atau tidak sesuai ketentuan merupakan pelanggaran hukum serius. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, setiap orang yang dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi tanpa izin edar dapat dikenakan sanksi pidana.

Ancaman hukuman bagi pelanggar tidak main-main, yakni pidana penjara hingga 15 tahun serta denda miliaran rupiah, tergantung pada jenis pelanggaran dan tingkat kesalahannya.

Dengan adanya laporan ke beberapa awak media dan keresahan warga ini, diharapkan pihak berwenang dapat segera mengambil langkah konkret demi menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari peredaran obat-obatan terlarang.

(Tim Wartawan Bersatu)



Babinsa Dampingi Pengerjaan Pembangunan KDKMP di Kelurahan Sangkrah

Surakarta - Dalam rangka mendukung pembangunan fasilitas masyarakat, kegiatan pembangunan KDKMP dilaksanakan di Kelurahan Sangkrah Kec. Pasar Kliwon ,Jumat (3/4/2026).
 
Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Sertu Eko selaku Babinsa Kelurahan Sangkrah Koramil 05 Pasar Kliwon Kodim Surakarta yang hadir langsung untuk memberikan semangat sekaligus memastikan proses pembangunan berjalan dengan lancar dan sesuai rencana. 

Sertu Eko menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat merupakan bentuk dukungan TNI dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah binaan. Selain itu, keterlibatan Babinsa juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
 
"Melalui kegiatan ini, kami berharap pembangunan KDKMP dapat segera selesai dan bisa dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan warga," ujarnya.
 
Warga setempat juga tampak antusias dan bergotong royong dalam proses pemasangan keramik tersebut. Kebersamaan antara aparat dan masyarakat menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
 
Dengan adanya pembangunan KDKMP ini, diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi warga Desa Sedayu, khususnya dalam mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Penulis : Arda 72