Sergap Target

Berita Terkini

Tandatangani PKS Dengan Desa Binaan, Pimpasa Imigrasi Wonosobo Siap Beri Literasi Keimigrasian yang Aman dan Terpercaya

 Wonosobo - Guna menghadirkan literasi keimigrasian yang lebih pasti dan aman bagi masyarakat, Kantor Imigrasi Kelas II No...

Postingan Populer

Sabtu, 05 September 2026

Tandatangani PKS Dengan Desa Binaan, Pimpasa Imigrasi Wonosobo Siap Beri Literasi Keimigrasian yang Aman dan Terpercaya



 Wonosobo - Guna menghadirkan literasi keimigrasian yang lebih pasti dan aman bagi masyarakat, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo menerjunkan Petugas Imigrasi Pembina Desa (Pimpasa) melalui kerja sama resmi dengan empat desa di Kabupaten Wonosobo.  

Langkah strategis ini memperkuat upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM) yang ditandai lewat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Desa Binaan Imigrasi, sekaligus sosialisasi bertajuk "Kiat Bekerja di Luar Negeri Secara Prosedural, Bersama Mencegah TPPO/TPPM" di Dewani View Resto & Cafe, Wonosobo, Kamis (3/9/2026). 

 Melalui kerja sama ini, Kantor Imigrasi Wonosobo menghadirkan Petugas Imigrasi Pembina Desa (Pimpasa) sebagai garda terdepan dalam memberikan pemahaman serta literasi keimigrasian yang lebih pasti dan aman bagi masyarakat desa.

 Penandatangan PKS ini dilakukan secara langsung oleh Sulaiman selaku Kepala Desa Jlamprang, Samali selaku Kepala Desa Kledung, Ali selaku Kepala Desa Pakuncen, dan Kepala Desa Kuripan yg diwakili oleh perangkat desa, Misro. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo, Taufan, menegaskan komitmen pihaknya untuk membentengi masyarakat dari jeratan sindikat penyalur tenaga kerja ilegal maupun calo nakal melalui penguatan literasi keimigrasian. "Pembentukan Desa Binaan Imigrasi ini adalah langkah konkret kami untuk hadir langsung di tengah masyarakat. 

 Kami ingin memastikan warga desa, khususnya di Pakuncen, Kuripan, Jlamprang, dan Kledung, untuk dapat memahami prosedur resmi bekerja di luar negeri serta hak-hak keimigrasiannya, sehingga tidak ada lagi yang menjadi korban penipuan maupun perdagangan orang," ujar Taufan saat membuka acara. 

 Selain prosesi penandatanganan PKS, kegiatan ini turut menghadirkan paparan mendalam dari Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Suwandono, serta perwakilan Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Kabupaten Wonosobo, Dwi Sulistiyan

(Yudhi)

Tingkatkan Pelayanan Publik, Bagian Organisasi Setda Indramayu Serahkan Penghargaan Reformasi Birokrasi dan PEKPPP


Indramayu, Sergaptarget.com  Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu memberikan penghargaan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang berhasil meraih capaian terbaik dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) serta Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2025.

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Teguh Budiarso pada Kamis (27/8/2026) di Aula Ki Tinggil.

Apresiasi ini menjadi sarana penghormatan atas komitmen, inovasi, dan kerja keras seluruh jajaran dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin bersih, efektif, akuntabel, profesional, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Teguh Budiarso menegaskan pentingnya keberlanjutan dari semangat perbaikan pelayanan.

"Pemberian penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi atas capaian yang telah diraih, melainkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh Perangkat Daerah dan Kecamatan untuk terus berbenah," katanya.

"Keberhasilan Reformasi Birokrasi tidak berhenti pada penerimaan penghargaan hari ini, melainkan ditentukan oleh konsistensi kita dalam melakukan perbaikan berkelanjutan serta kemampuan menghadirkan pelayanan yang benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Pada kategori Perangkat Daerah (Badan/Dinas) terbaik dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi Tahun 2025, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) berhasil menduduki peringkat pertama. Posisi kedua diraih oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), disusul oleh Dinas Kesehatan di peringkat ketiga, Inspektorat di peringkat keempat, serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) pada peringkat kelima.

Sementara itu, untuk kategori Kecamatan dengan capaian Reformasi Birokrasi terbaik, Kecamatan Juntinyuat menempati peringkat pertama. Peringkat berikutnya secara berurutan diraih oleh Kecamatan Cikedung di posisi kedua, Kecamatan Balongan di posisi ketiga, Kecamatan Tukdana di posisi keempat, dan Kecamatan Gantar di posisi kelima.

Selain penilaian Reformasi Birokrasi, Pemkab Indramayu juga mengumumkan lima Perangkat Daerah dengan capaian Kinerja Pelayanan Publik (PEKPPP) Terbaik Tahun 2025.

RSUD Indramayu berhasil menempati peringkat teratas, diikuti oleh Dinas Sosial di peringkat kedua, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) di peringkat ketiga, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di peringkat keempat, serta Dinas Kesehatan di peringkat kelima.

Melalui penyerahan penghargaan yang berlandaskan semangat Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong), Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen untuk terus mendorong terbentuknya budaya kerja yang berorientasi pada hasil, kolaboratif, inovatif, serta senantiasa responsif terhadap berbagai kebutuhan masyarakat.

(Nana. S)

Jumat, 04 September 2026

Karhutla Cipondoh Cikawung Berhasil Dipadamkan Dengan Cepat Oleh TNI Dan Perhutani



 Indramayu, Sergaptarget.com  Kebakaran lahan hutan terjadi di Blok Cipondoh, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jumat (4/9/2026). Kobaran api dilaporkan mulai terlihat sekitar pukul 10.00 WIB dan membakar lahan hutan dengan luas kurang lebih 5 hektare.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum diketahui. Menyikapi kejadian tersebut, jajaran TNI melalui Koramil 1613/Terisi bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Cikawung, Perum Perhutani wilayah Cikawung serta Yonif TP 889/GW guna mempercepat upaya pemadaman dan mencegah api meluas.

Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan memanfaatkan mobil tangki air serta sarana pemadam kebakaran yang berada di lokasi pembangunan Yon TP. Berkat kesigapan dan sinergi seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.15 WIB atau kurang lebih satu setengah jam setelah kejadian diketahui.

Danramil 1613/Terisi menyampaikan bahwa kecepatan penanganan menjadi hal utama dalam menghadapi kebakaran lahan, mengingat kondisi lahan hutan yang berpotensi membuat api cepat meluas.

“Begitu menerima informasi adanya kebakaran, kami langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa, pihak Perhutani dan Yon TP untuk bersama-sama melakukan pemadaman. Alhamdulillah, berkat kerja sama dan respons cepat seluruh pihak, api dapat dipadamkan sehingga tidak meluas ke area lainnya,” ujar Danramil 1613/Terisi.

Dalam penanganan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari Danramil 1613/Terisi, Asper Cikawung beserta 6 anggota, 5 personel Babinsa Koramil Terisi, serta 20 anggota Yon TP yang dipimpin DPP Letda Inf Suparjo.

Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., mengapresiasi kesigapan personel di lapangan dan sinergi antara TNI, Perhutani, pemerintah desa serta unsur terkait dalam menangani kebakaran tersebut.

“Kami mengapresiasi respons cepat seluruh personel dan unsur terkait dalam menangani kebakaran lahan di Blok Cipondoh. Sinergi dan kecepatan bertindak sangat penting untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” tegas Dandim.

Dandim juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang dapat menyebabkan lahan dan vegetasi mudah terbakar.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama di kawasan hutan dan lahan kering. Apabila melihat adanya titik api, segera laporkan kepada aparat atau pihak terkait agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkasnya.

Berkat penanganan cepat dan kolaborasi lintas unsur, kebakaran lahan hutan di Blok Cipondoh dapat dikendalikan. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian tersebut. 

(Nana. S)

Curi Dua Sepeda Motor, Anak Berusia 16 Tahun Diamankan Polsek Bonai Darussalam




ROKAN HULU – Gerak cepat jajaran Polsek Bonai Darussalam membuahkan hasil. Seorang anak berinisial H (16) diamankan polisi setelah diduga terlibat dalam pencurian dua unit sepeda motor milik warga di Desa Kasang Padang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu.



Peristiwa pencurian tersebut diketahui terjadi pada Rabu, 2 September 2026, sekitar pukul 06.00 WIB. Korban yang baru bangun tidur mendapati dua sepeda motor yang sebelumnya terparkir di garasi rumahnya telah hilang.

Dua kendaraan yang dilaporkan hilang tersebut masing-masing satu unit sepeda motor Honda Vario 125 warna putih dan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam.

Menyadari kedua sepeda motornya telah raib, korban bersama istrinya kemudian memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sekitar rumah. Dari rekaman tersebut, terlihat dua orang yang tidak dikenal diduga melakukan aksi pencurian terhadap kedua kendaraan tersebut.

Atas kejadian itu, korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Bonai Darussalam. Menindaklanjuti laporan masyarakat, jajaran Unit Reskrim Polsek Bonai Darussalam langsung melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.

Hasilnya, pada Rabu dini hari, 3 September 2026, sekitar pukul 00.50 WIB, Kapolsek Bonai Darussalam menerima informasi dari masyarakat mengenai keberadaan salah seorang yang diduga terlibat dalam tindak pidana tersebut di wilayah Simpang SJI, Kecamatan Kepenuhan.

Mendapatkan informasi tersebut, Kanit Reskrim bersama personel Unit Reskrim Polsek Bonai Darussalam segera bergerak menuju lokasi. Sekitar pukul 02.00 WIB, petugas berhasil mengamankan seorang anak laki-laki yang diduga terlibat dalam pencurian tersebut.

Dalam pengamanan itu, polisi juga menemukan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam yang diduga merupakan salah satu kendaraan milik korban.

Selanjutnya, anak tersebut beserta barang bukti langsung dibawa ke Polsek Bonai Darussalam untuk menjalani proses hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain satu unit sepeda motor Honda Beat yang berhasil diamankan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti lainnya, di antaranya dokumen kendaraan, satu unit flashdisk berisi rekaman CCTV serta satu helai pakaian yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Kasus ini disangkakan berdasarkan Pasal 477 ayat (1) huruf g Kitab Undang-Undang Hukum Pidana juncto Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Polsek Bonai Darussalam masih terus melakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut, termasuk untuk mengungkap keberadaan satu unit sepeda motor lainnya serta pihak lain yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut.

Polres Rokan Hulu menegaskan komitmennya untuk terus memberikan rasa aman kepada masyarakat dan menindak setiap pelaku tindak pidana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

***Hobbi Pargaulan***
 *(Humas Polres Rohul)*

Pemasangan Plang Di Lahan Blok Lajem Desa Cikawung Yang Diklaim Milik Keraton Menimbulkan Pertanyaan Ditengah Masyarakat

Pemasangan Plang Di Lahan Blok Lajem Desa Cikawung Yang Diklaim Milik Keraton Menimbulkan Pertanyaan Ditengah Masyarakat

Pemasangan Plang Di Lahan Blok Lajem Desa Cikawung Yang Diklaim Milik Keraton Menimbulkan Pertanyaan Ditengah Masyarakat





Indramayu, Sergaptarget.com 
Suasana di Blok Lajem, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, sempat memanas menyusul pemasangan plang yang meng klaim bahwa kawasan tersebut merupakan tanah keraton.

Tindakan tersebut menimbulkaniu pertanyaan di tengah masyarakat. Pasalnya, warga selama ini mengenal kawasan tersebut sebagai lahan yang telah ditempati dan dimanfaatkan masyarakat, sementara sebagian wilayah juga  berada di kawasan Perhutani.

Warga mempertanyakan dasar pemasangan plang, dokumen kepemilikan  lahan, dasar hukum, serta proses yang melatarbelakangi munculnya klaim atas tanah di Blok Lajem.

Warga meminta agar status tanah tersebut dapat dijelaskan secara terbuka berdasarkan dokumen dan data administrasi yang sah, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun keresahan di masyarakat.

Sementara kuwu Desa Cikawung, Asep Rahayu, S.Pd., turut hadir dalam pembicaraan antara warga dengan pihak yang memasang plang. Situasi sempat berlangsung tegang, namun warga berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara tertib dan melalui mekanisme resmi.

Bagi warga, persoalan ini bukan sekadar  pemasangan  plang karena Status lahan tersebut berkaitan dengan tempat tinggal, mata pencaharian, serta sejarah penguasaan dan pemanfaatan tanah yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Warga menegaskan, apabila terdapat pihak yang mengklaim memiliki hak atas tanah tersebut, mereka meminta agar klaim tersebut dapat dibuktikan dengan dokumen yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan.

Begitu pula  persoalan  yang berkaitan dengan batas wilayah, status tanah, maupun hak penguasaan, warga berharap penyelesaiannya dilakukan melalui jalur resmi dengan melibatkan pemerintah desa serta instansi berwenang.

Warga juga meminta adanya penjelasan yang transparan mengenai status tanah di Blok Lajem, termasuk siapa yang memiliki hak atas lahan tersebut dan apa dasar hukum pemasangan plang yang menyebut kawasan itu sebagai tanah keraton.

Sampai dengan status dan dasar hukumnya dapat dipastikan melalui dokumen resmi, warga berharap semua pihak menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi.

 Masyarakat tidak menginginkan  keributan,akan tetapi kejelasan, transparansi, dan kepastian hukum mengenai status tanah di Blok Lajem, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu,agar persoalanya dapat diselesaikan dengan baik baik.

(Nana. S)

Tradisi Adat Tahunan Haul Setiap Panen ke 2 Desa Kalimati




Kuningan – Tradisi adat tahunan Haul Desa Kalimati dalam rangka sedekah bumi  tahun 2026 yang digelar di Desa Kalimati , Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan, pada Minggu baru lalu, berlangsung dengan khidmat dan tertib sebagai wujud pelestarian nilai budaya serta penghormatan kepada tokoh leluhur desa yang telah berjasa bagi masyarakat setempat.

Kegiatan tradisi adat tersebut dilaksanakan sejak pukul 07.00 WIB hingga sekitar pukul 14.30 WIB dengan pusat kegiatan bertempat di Area Makom Leluhur Desa Kalimati yang  diikuti oleh warga dengan antusias menghadiri rangkaian acara dari awal hingga selesai.

Haul  ini menjadi agenda budaya tahunan yang rutin dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Kalimati sebagai bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil bumi , sekaligus sebagai sarana mempererat silaturahmi antara warga, tokoh Sesepuh agama Ustad Udin Bahrudin, tokoh masyarakat Ali dan generasi muda agar tetap mengenal serta mencintai tradisi leluhur.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Kuwu Desa Kalimati Hasan Bahri beserta perangkat desa, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga Desa Kalimati dengan antusias yang turut memadati area kegiatan dan mengikuti setiap rangkaian acara dengan tertib.

Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan peserta sejak pagi hari, kemudian dilanjutkan  melintasi sejumlah ruas jalan di wilayah Desa Kalimati, sebelum akhirnya peserta kembali ke Area Makom Leluhur.

Dalam tradisi Haul Desa Kalimati ini menampilkan beragam unsur budaya lokal yang mencerminkan identitas serta kearifan lokal masyarakat Desa Kalimati, sehingga mampu menarik perhatian warga sekaligus menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda.

Kegiatan  yang berlangsung hingga siang hari, di mana seluruh rangkaian acara berjalan sesuai dengan susunan yang telah direncanakan oleh panitia penyelenggara.

Sepanjang pelaksanaan tradisi adat tahunan Haul Desa Kalimati tersebut, kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, mencerminkan tingginya kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban serta menghormati nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Selaku Kades (kuwu) Hasan Bahri menyampaikan kegiatan tradisi adat Haul Sedekah bumi merupakan bentuk dukungan  terhadap pelestarian budaya lokal. “Kami ,setiap kegiatan adat dan budaya masyarakat agar dapat berjalan dengan aman, tertib, dan penuh khidmat, sehingga nilai-nilai tradisi seperti Haul tersebut  terjaga dan lestari,” ujar  Kuwu

Ohim Ibrohim

Polres Cirebon Kota Kenalkan AI kepada Pelajar, Dorong Generasi Muda Bijak dan Cerdas Bermedia Digital

CIREBON KOTA – Polres Cirebon Kota terus berkomitmen menghadirkan edukasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus memberikan perlindungan kepada generasi muda. Salah satunya melalui Program Paham AI (Artificial Intelligence) yang menyasar para pelajar SMA/SMK se-Kota Cirebon.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, mulai pukul 09.30 hingga 15.00 WIB, bertempat di Aula SMA Negeri 2 Kota Cirebon, Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon. Program ini diikuti perwakilan siswa-siswi dari sejumlah SMA/SMK di Kota Cirebon.

Program Paham AI merupakan inisiatif Polres Cirebon Kota untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai perkembangan kecerdasan buatan, cara pemanfaatannya secara positif, serta pentingnya memahami risiko dan etika dalam penggunaan teknologi digital.

Dalam kegiatan tersebut, hadir KBO Satreskrim Polres Cirebon Kota IPTU Ahmad Rofik, S.H., Paur Subag Binkar Polres Cirebon Kota IPDA Dr. Asep Hermawan, S.H., M.H., M.Kn., Kanit II Satreskrim IPDA Novan S., S.H., KBO Satlantas IPDA Rian Marfiliyanto, S.H., serta Tim Trainer AI Polres Cirebon Kota.
Turut hadir Koordinator Pengawas Pembina jenjang SMA KCD Pendidikan Wilayah X Jawa Barat Susilawati, S.Pd., M.Pd., Ketua MKKS Kota Cirebon Drs. H. Maman Darmawan, Kepala SMA Negeri 2 Kota Cirebon Dr. H. Nendi, S.Pd., M.M., Kepala IT SMA Negeri 2 Kota Cirebon Tedi Bahtiar, S.Pd., personel Bagian Sumda Polres Cirebon Kota, serta para peserta dari berbagai sekolah.

Dalam sambutannya, Paur Subag Binkar Polres Cirebon Kota IPDA Dr. Asep Hermawan, S.H., M.H., M.Kn., menyampaikan bahwa perkembangan kecerdasan buatan merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari sehingga generasi muda harus mampu beradaptasi dengan perkembangan tersebut.

“Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence tidak bisa kita hindari. Karena itu, para pelajar harus siap untuk belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” ujar IPDA Dr. Asep Hermawan.

Menurutnya, kemampuan menggunakan teknologi juga harus diimbangi dengan kesadaran terhadap berbagai risiko yang dapat muncul di ruang digital. Pelajar diingatkan untuk mewaspadai kejahatan siber, termasuk penyebaran hoaks, manipulasi data, hingga pelanggaran privasi.

“Generasi muda harus memahami bahwa teknologi memiliki manfaat yang besar, tetapi juga memiliki risiko. Hoaks, manipulasi data dan pelanggaran privasi harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya.

Apresiasi terhadap Program Paham AI juga disampaikan Koordinator Pengawas Pembina jenjang SMA KCD Pendidikan Wilayah X Jawa Barat, Susilawati, S.Pd., M.Pd. Ia menyambut baik langkah Polres Cirebon Kota yang memberikan edukasi AI secara langsung kepada para pelajar.

“Kami dari pihak Kantor Cabang Dinas Pendidikan sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Cirebon Kota atas terselenggaranya Program Paham AI ini,” ungkap Susilawati.

Ia menilai pengenalan teknologi AI sejak dini di lingkungan sekolah merupakan langkah yang sangat tepat. Menurutnya, AI dapat diposisikan sebagai mitra belajar yang mampu membantu meningkatkan kreativitas, inovasi, dan efisiensi dalam proses pembelajaran.

“Teknologi ini harus kita posisikan sebagai mitra belajar, sebagai alat bantu untuk memicu kreativitas, inovasi, dan efisiensi belajar,” katanya.

Susilawati juga mengajak para pelajar untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi memahami cara kerja dan batas-batas penggunaannya, khususnya dari sisi etika digital.

“Pahami bagaimana AI bekerja, pelajari batas-batas etika digitalnya, dan bersiaplah menjadi talenta masa depan yang tidak hanya mahir menggunakan teknologi, tetapi juga bijak dalam mengendalikannya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Kota Cirebon Dr. H. Nendi, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi atas dipilihnya SMA Negeri 2 Kota Cirebon sebagai tempat pelaksanaan Program Paham AI Polres Cirebon Kota. Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan dunia pendidikan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelajar menghadapi perkembangan teknologi.

“Kami menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan Polres Cirebon Kota ini. Edukasi mengenai AI sangat relevan bagi siswa karena teknologi tersebut sudah menjadi bagian dari kehidupan dan proses pembelajaran,” ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Tim Trainer AI Polres Cirebon Kota. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai perkembangan Artificial Intelligence, pemanfaatan AI secara positif, serta pentingnya menjaga etika dan keamanan dalam menggunakan teknologi digital.

Adapun peserta berasal dari perwakilan SMK Wahidin, SMK Al Irsyad, SMK Presiden, SMK Al Hidayah, SMK Bina Insan Mandiri, SMKN 1 Kota Cirebon, SMAN 3 Kota Cirebon, dan SMAN 8 Kota Cirebon.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, Program Paham AI merupakan bentuk nyata komitmen Polres Cirebon Kota dalam menjalankan peran kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan edukasi dan pencegahan.

“Polres Cirebon Kota ingin hadir di tengah generasi muda, bukan hanya dalam konteks keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan edukasi agar para pelajar mampu mengikuti perkembangan teknologi secara cerdas, aman dan bertanggung jawab,” ujar AKP M. Aris Hermanto.

Ia menambahkan, pemanfaatan AI harus diarahkan untuk hal-hal yang produktif, terutama mendukung pendidikan, kreativitas dan pengembangan kemampuan generasi muda. Di sisi lain, pemahaman mengenai keamanan digital menjadi penting agar teknologi tidak disalahgunakan untuk merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Pesan kami kepada para pelajar, manfaatkan AI untuk belajar, berkarya dan berinovasi. Namun tetap kritis terhadap informasi yang diterima, jaga data pribadi dan jangan menggunakan teknologi untuk melakukan tindakan yang melanggar hukum,” pungkasnya.

Melalui Program Paham AI ini, Polres Cirebon Kota berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kecakapan digital, beretika, kreatif, serta mampu menggunakan perkembangan Artificial Intelligence sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan masa depan.
Kegiatan Program Paham AI Polres Cirebon Kota berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif. Program tersebut sekaligus menjadi wujud nyata Polri untuk masyarakat, khususnya dalam membangun generasi muda Kota Cirebon yang cerdas, adaptif dan bijak menghadapi perkembangan teknologi.

Kasus Kekerasan Pelajar Viral di Media Sosial, Polisi Cirebon Seltim Amankan Tiga Terduga Pelaku

Cirebon Kota - Kasus kekerasan terhadap seorang pelajar yang videonya viral di media sosial berhasil diungkap Unit Reskrim Polsek Cirebon Selatan Timur dengan mengamankan tiga terduga pelaku pada Jumat (04/09/2026), setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman video yang beredar luas di Instagram.
Peristiwa kekerasan tersebut terjadi pada Rabu (02/09/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Angkasa Raya, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, ketika korban T.F. diduga dikejar oleh tiga pelajar yang berboncengan menggunakan satu unit sepeda motor Honda PCX warna hitam.

Dalam pengejaran tersebut, para terduga pelaku kemudian mendekati korban dan salah seorang di antaranya diduga mengayunkan senjata tajam jenis celurit sebanyak tiga kali ke arah tubuh korban, sehingga pakaian korban mengalami robek dan korban mengalami luka yang kemudian mendapatkan penanganan medis berupa dua jahitan.

Perkara tersebut mulai dikembangkan polisi setelah video kejadian beredar dan menjadi viral di media sosial Instagram melalui akun @archives.baskot, yang memperlihatkan aksi kekerasan antarpelajar tersebut, sehingga informasi mengenai video dan dugaan kejadian tersebut menjadi petunjuk awal bagi Unit Reskrim Polsek Cirebon Selatan Timur untuk melakukan penyelidikan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Cirebon Selatan Timur yang dipimpin Panit I Reskrim Iptu Franciscus Heru P., S.H. melakukan pengecekan ke lokasi kejadian untuk memastikan tempat dan rangkaian peristiwa, sekaligus mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui maupun melihat kejadian tersebut.

Penyidik kemudian mencermati rekaman video yang viral, terutama ciri-ciri para pelajar, pakaian atau seragam yang digunakan serta kendaraan yang terlihat dalam video, sehingga petunjuk visual tersebut dapat dikembangkan untuk mencari identitas pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan.

Dari pencocokan ciri-ciri tersebut, penyidik selanjutnya berkoordinasi dengan pihak sekolah yang memiliki kesesuaian dengan seragam pelajar dalam video, kemudian melakukan pendalaman terhadap informasi yang diperoleh untuk memastikan identitas para pelajar yang diduga berkaitan dengan kejadian.

Petunjuk lain kemudian dikembangkan melalui penelusuran kendaraan yang digunakan dalam kejadian, dengan melakukan koordinasi bersama Samsat Polres Cirebon Kota untuk mencocokkan data kendaraan yang terlihat dalam rekaman dengan informasi hasil penyelidikan, sehingga rangkaian petunjuk mengenai identitas para terduga pelaku semakin mengerucut.

Hasil penyelidikan tersebut kemudian mengarah kepada tiga terduga pelaku yang masing-masing berinisial MA, ADB dan PFR, yang seluruhnya masih berstatus anak, dan pada Jumat (04/09/2026) ketiganya berhasil diamankan bersama satu unit sepeda motor Honda PCX warna hitam yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut.

Pengungkapan perkara dalam waktu sekitar dua hari sejak kejadian tersebut menunjukkan bahwa video yang viral di media sosial dapat menjadi petunjuk awal bagi kepolisian sepanjang dikembangkan melalui proses penyelidikan, sehingga informasi dari ruang digital dapat ditindaklanjuti dengan pengecekan lokasi, keterangan saksi, koordinasi dengan pihak sekolah dan penelusuran data kendaraan.

Karena para terduga pelaku masih berstatus anak, penanganan selanjutnya dilakukan dengan memperhatikan ketentuan peradilan pidana anak, dan ketiganya diserahkan kepada Sat Reskrim Polres Cirebon Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H. menegaskan bahwa video yang viral menjadi salah satu petunjuk awal yang segera dikembangkan melalui penyelidikan untuk mengungkap identitas pihak yang terlibat. “Kami menindaklanjuti informasi dari video yang viral dengan melakukan pengecekan lokasi, meminta keterangan saksi, mencocokkan ciri-ciri dalam video dengan pihak sekolah serta menelusuri kendaraan yang digunakan, hingga pada Jumat tiga terduga pelaku berhasil diamankan untuk proses lebih lanjut,” ujarnya.(BABIL)

ABH di Mentok Diciduk Bawa Sabu, Polisi Temukan Ganja hingga Buku Catatan Penjualan



Bangka barat, Tim Hantu Satresnarkoba Polres Bangka Barat mengamankan seorang Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) dalam pengungkapan dugaan tindak pidana narkotika di Kelurahan Sungai Daeng, Kecamatan Mentok.

ABH tersebut diamankan saat Tim Hantu Satresnarkoba melakukan patroli pada Kamis (3/9/2026) malam. Petugas mencurigai gerak-gerik seorang remaja yang sedang duduk di pinggir jalan.

Saat dilakukan pemeriksaan yang disaksikan perangkat desa setempat, polisi menemukan satu paket plastik klip kecil berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu di saku depan celana ABH.

Petugas kemudian melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah ABH di kawasan Kampung Air Terjun, Kelurahan Sungai Daeng, Mentok.

Hasilnya, polisi kembali menemukan satu paket plastik klip berisi diduga sabu serta tiga paket plastik klip berisi diduga ganja.

Tak berhenti di situ, polisi juga menemukan timbangan digital, plastik klip kosong, alat yang diduga digunakan untuk mengambil narkotika, hingga sebuah buku catatan penjualan narkotika.

Total barang bukti yang diamankan berupa diduga sabu dengan berat bruto 2,44 gram dan diduga ganja dengan berat bruto 12,46 gram.

Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso mengatakan, proses penanganan terhadap ABH dilakukan dengan tetap mengedepankan ketentuan peraturan perundang-undangan serta prinsip perlindungan terhadap anak.

"Dalam setiap penanganan perkara yang melibatkan anak, kami tetap mengedepankan prinsip perlindungan anak. Namun proses hukum terhadap dugaan tindak pidana tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Yos.

Menurutnya, temuan sejumlah barang bukti, termasuk timbangan digital dan buku catatan penjualan, masih didalami penyidik untuk mengetahui asal-usul narkotika serta dugaan peran ABH dalam perkara tersebut.

"Kami masih melakukan pendalaman terhadap barang bukti dan keterangan yang diperoleh. Kami juga memastikan hak-hak anak tetap diperhatikan selama proses penanganan perkara," katanya.

Polres Bangka Barat juga mengajak seluruh pihak, khususnya keluarga dan masyarakat, bersama-sama melakukan pengawasan terhadap lingkungan anak. Upaya pencegahan dinilai penting agar generasi muda tidak terjerumus dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

"Perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab kepolisian. Peran keluarga dan lingkungan sangat penting untuk mencegah anak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkotika," pungkasnya.

(HR)