Sergap Target

Berita Terkini

Polresta Cirebon Ungkap Dugaan Peredaran Tembakau Sintetis di Palimanan, 15 Paket Seberat 10,10 Gram Diamankan

CIREBON – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Cirebon mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis tembakau sin...

Postingan Populer

Selasa, 27 Oktober 2026

Polresta Cirebon Ungkap Dugaan Peredaran Tembakau Sintetis di Palimanan, 15 Paket Seberat 10,10 Gram Diamankan

CIREBON – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Cirebon mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis tembakau sintetis di Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial SM alias S (18) beserta 15 paket tembakau sintetis dengan berat bruto 10,10 gram.

Pengungkapan kasus itu berlangsung pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 20.30 WIB, di sebuah rumah di Blok Napi, Desa Ciawi, Kecamatan Palimanan. Saat melakukan penggeledahan, petugas menemukan belasan paket tembakau sintetis yang dikemas dalam plastik klip bening.

Selain 15 paket tembakau sintetis, polisi turut mengamankan dua bungkus rokok merek HS Matcha, satu bungkus rokok merek Nestlite, satu bungkus plastik klip bening, serta satu unit telepon genggam merek Infinix HOT 11S warna hijau berikut kartu SIM.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pemberantasan narkotika menjadi salah satu upaya kepolisian untuk menjaga keamanan masyarakat sekaligus melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

“Polresta Cirebon berkomitmen untuk terus memberantas peredaran gelap narkotika. Kami tidak ingin generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak kesehatan, masa depan, dan kehidupan sosial mereka,” tegasnya.

Berdasarkan keterangan awal dalam laporan kepolisian, tersangka mengakui bahwa tembakau sintetis tersebut merupakan miliknya dan rencananya akan diperjualbelikan. Petugas kemudian membawa tersangka beserta seluruh barang bukti ke Mapolresta Cirebon untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Dalam perkara tersebut, tersangka disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, sebagaimana tercantum dalam laporan kepolisian.

Saat ini, penyidik masih mendalami kasus tersebut, termasuk menelusuri asal-usul tembakau sintetis dan kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam peredarannya.

“Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk menelusuri asal-usul barang bukti serta mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika di lingkungannya,” ungkapnya.

Kapolresta Cirebon turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan tidak ragu melaporkan aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.

Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui layanan Call Center Polri 110 agar informasi yang diterima dapat ditindaklanjuti oleh petugas sesuai prosedur.

Melalui penegakan hukum dan dukungan masyarakat, Polresta Cirebon terus berupaya menekan peredaran narkotika serta menciptakan lingkungan yang aman dan melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.((BABIL))

Senin, 26 Oktober 2026

Lapas Pasir Pangarayan Sambut Audit Kinerja Inspektorat Jenderal Terkait Penanganan Overcapacity dan Overcrowding




Pasir Pangarayan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menyambut kedatangan Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam rangka pelaksanaan Audit Kinerja atas Penanganan Overcapacity dan Overcrowding, Selasa (27/10/2026).



Kegiatan audit yang berlangsung di Lapas Pasir Pangarayan tersebut dipimpin oleh Pengendali Teknis R. Eri Irawan dan Ketua Tim Firman Septa Firdaus bersama anggota tim Inspektorat Jenderal.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, menyambut baik kedatangan tim audit dan menyatakan kesiapan jajaran Lapas Pasir Pangarayan dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, audit kinerja merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan, khususnya dalam penanganan permasalahan kapasitas hunian yang menjadi tantangan di berbagai lapas dan rumah tahanan.

“ Kami menyambut baik pelaksanaan audit kinerja ini sebagai bentuk evaluasi dan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan. Kami berharap melalui kegiatan ini, dapat diperoleh masukan dan rekomendasi yang konstruktif untuk meningkatkan kinerja serta mengoptimalkan penanganan overcapacity dan overcrowding di Lapas Pasir Pangarayan,” ujar Efendi P. Purba.

Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan secara profesional, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pelaksanaan audit kinerja ini diharapkan dapat menjadi sarana evaluasi terhadap langkah-langkah penanganan overcapacity dan overcrowding sekaligus mendorong peningkatan efektivitas tata kelola pemasyarakatan.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Pasir Pangarayan terus berupaya memperkuat komitmen dalam mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang semakin baik, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan.

Hobbi Pargaulan 

Curi Uang Rp 97 Juta dan Puluhan Bungkus Rokok, Seorang Pemuda di Rambah Ditangkap Polres Rohul




ROKAN HULU – Tim Resmob Polres Rokan Hulu bersama Tim Raga mengamankan seorang pemuda berinisial PN (19), yang diduga terlibat dalam kasus pencurian dengan pemberatan di sebuah warung di Desa Babussalam, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.



Penangkapan dilakukan pada Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 00.50 WIB di Jalan Lingkar Kilometer 4, Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah.

Kasus tersebut bermula ketika pemilik warung berinisial Z (54) hendak membuka usahanya pada Senin (26/10/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Saat tiba di warung, korban mendapati pintu dalam keadaan tidak terkunci dan gembok pintu belakang telah dirusak.

Setelah memeriksa kondisi warung, korban mengetahui sejumlah barang miliknya telah hilang. Kerugian yang dilaporkan meliputi uang tunai sebesar Rp 97 juta, sekitar 60 bungkus rokok, serta satu unit telepon genggam merek Oppo A37f.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkannya ke Polres Rokan Hulu untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Resmob dan Tim Raga Polres Rokan Hulu melakukan penyelidikan pada Senin malam. Dari hasil penyelidikan, petugas memperoleh informasi mengenai pihak yang diduga terlibat dalam pencurian tersebut.

Petugas kemudian mendapatkan informasi bahwa salah seorang terduga pelaku berinisial PN berada di sekitar Jalan Lingkar Kilometer 4, Desa Koto Tinggi. Tim Resmob selanjutnya mengamankan PN di lokasi tersebut.

Berdasarkan hasil interogasi awal, PN mengakui dugaan keterlibatannya dalam pencurian tersebut bersama dua orang lainnya berinisial K dan R. Keduanya saat ini berstatus daftar pencarian orang (DPO), berdasarkan laporan kepolisian.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain uang tunai Rp 1,2 juta, dua unit telepon genggam merek iPhone 14 Pro Max dan iPhone 11 Pro Max, serta sejumlah bungkus rokok dari berbagai merek.

Selanjutnya, tersangka beserta barang bukti dibawa ke Polres Rokan Hulu untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim Polres Rokan Hulu AKP Tony Prawira, S.Tr.K, S.I.K, M.H menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penegakan hukum terhadap tindak pidana yang meresahkan masyarakat.

Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan rumah maupun tempat usaha, serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana.

Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut, termasuk menelusuri keberadaan dua orang lainnya yang diduga terlibat dan mencari kemungkinan keterkaitan barang bukti dengan hasil pencurian.

Polres Rokan Hulu mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan masing-masing. 

***Hobbi Pargaulan***
*(Humas Polres Rohul)*

Lapas Pasir Pangarayan Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026




Pasir Pangarayan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 yang dilaksanakan di halaman Polres Rokan Hulu, Senin (26/10/2026).



Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, diwakili oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm. Kamtib), Moch. Subhan Zakaria, untuk mengikuti kegiatan apel tersebut.

Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 dalam rangka mendukung terciptanya ketertiban dan keselamatan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Rokan Hulu.

Kehadiran perwakilan Lapas Pasir Pangarayan merupakan bentuk dukungan terhadap sinergi antarinstansi, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing instansi di Kabupaten Rokan Hulu.

Kalapas Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, melalui Kasi Adm. Kamtib Moch. Subhan Zakaria, menyampaikan bahwa koordinasi dan sinergi antarinstansi merupakan hal penting dalam mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap sinergi dan koordinasi antarinstansi semakin kuat. Lapas Pasir Pangarayan mendukung upaya bersama dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas,” ujarnya.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait demi mendukung terciptanya kondisi wilayah Rokan Hulu yang aman dan kondusif.

***Hobbi Pargaulan ***

Polisi Peduli Pengangguran, Polres Indramayu Buka Jalan Bagi Warga Korban PHK Kembali Bekerja





Indramayu, Sergaptarget.com  Kehilangan pekerjaan bukan berarti kehilangan masa depan. Semangat untuk kembali bangkit dan memperoleh kesempatan kerja menjadi pesan utama dalam pembukaan pelatihan vokasi bagi pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) melalui Program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN) Polres Indramayu.

Sebanyak 100 peserta mendapat kesempatan mengikuti program peningkatan keterampilan yang diharapkan dapat menjadi bekal untuk kembali memasuki dunia kerja maupun merintis usaha mandiri.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P.M., S.I.K., M.Si., di Aula Atmaniwedhana Polres Indramayu, Senin (26/10/2026).

Tak hanya membuka pelatihan, Kapolres juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kompetensi dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, AKBP Prianggo menyampaikan kehilangan pekerjaan merupakan tantangan yang tidak mudah bagi seseorang maupun keluarganya.

Namun, kondisi tersebut diharapkan tidak mematahkan semangat para pekerja untuk kembali bangkit dan menata masa depan.

Kapolres menekankan bahwa pengalaman menghadapi PHK dapat dijadikan momentum untuk meningkatkan kemampuan, mempelajari keterampilan baru, dan membuka peluang yang sebelumnya belum pernah dicoba.

Menurutnya, pelatihan vokasi bukan sekadar kegiatan memberikan keterampilan teknis, tetapi merupakan investasi sumber daya manusia agar masyarakat memiliki kompetensi, produktivitas, dan daya saing sesuai kebutuhan dunia kerja.

Kapolres juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan disiplin, sungguh-sungguh, dan penuh semangat.

Para peserta diharapkan tidak merasa rendah diri karena pernah mengalami PHK, melainkan menjadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

Melalui Program POLIRAN, peserta disiapkan untuk memperoleh keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan sebagai modal mencari pekerjaan atau mengembangkan usaha.

Bidang pelatihan yang tercantum dalam rencana pelaksanaan meliputi pembuatan espresso dan latte art, menjahit menggunakan mesin single needle, digital marketing dasar, serta penanganan refrigeran atau keterampilan teknisi AC.

Keempat bidang tersebut dipilih sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan peserta agar lebih siap menghadapi kebutuhan dunia usaha dan industri.

Program ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada pekerja terdampak PHK untuk memulai langkah baru sesuai minat dan keterampilan yang dikembangkan.

Sementara Kasat Binmas Polres Indramayu Iptu Tasim menjelaskan, Program POLIRAN merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat, khususnya pengangguran akibat PHK.

Menurutnya, tugas Polri tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga membangun kemitraan untuk mendukung program pemberdayaan masyarakat.

Karena itu, Polres Indramayu menggandeng Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu serta memperoleh dukungan dari Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bandung Barat dan Balai Besar Perluasan Kesempatan Kerja (BBPKK) Bandung Barat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu Drs. Aan Hendrajana, M.Si., yang mewakili Bupati Indramayu, Kepala BBPKK Bandung Barat Aris Budiyanto, S.ST., M.Si., Kepala Dinas Tenaga Kerja Indramayu Endang Ismiati, S.STP., M.Si., serta Kepala BPVP Bandung Barat Iman Riswandi, S.T., M.T.

Dalam rangkaian acara, Kapolres menyerahkan pakaian pelatihan secara simbolis kepada perwakilan peserta dan melepas mereka untuk mengikuti tahapan pelatihan vokasi.

AKBP Prianggo menekankan pentingnya keberlanjutan Program POLIRAN agar manfaatnya tidak berhenti setelah peserta menyelesaikan pelatihan.

Beliau berharap kerja sama lintas instansi dapat dilanjutkan melalui penyediaan informasi lowongan kerja, fasilitasi pemagangan, peluang penempatan tenaga kerja, hingga pendampingan bagi peserta yang ingin membangun usaha sendiri.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menjelaskan, pelatihan vokasi tersebut diharapkan menjadi bekal bagi masyarakat untuk memperoleh keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

Melalui peningkatan kompetensi, peserta diharapkan mempunyai kesempatan lebih luas untuk kembali bekerja, meningkatkan produktivitas, maupun mengembangkan usaha mandiri.

Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari semangat "Polisi Bersama Masyarakat”.

Bagi para pekerja yang pernah kehilangan mata pencaharian, kesempatan belajar keterampilan baru diharapkan menjadi awal untuk kembali melangkah.

Sebab, di balik setiap kehilangan pekerjaan, masih ada peluang untuk bangkit, mengembangkan kemampuan, dan membangun masa depan yang lebih baik. Pungkasnya.
((BABIL))

Satgas TMMD Percepat Pengecatan Musala At-Taufik agar Segera Digunakan Warga


Sergap Target (Subang) - Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus mempercepat pengecatan Musala At-Taufik di Kampung Cinaga, RT 02/RW 03, Dusun 1, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Selasa (27/10/2026). Pekerjaan ini menjadi bagian dari rehabilitasi musala yang termasuk sasaran tambahan TMMD, agar fasilitas ibadah tersebut segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Pengecatan dilakukan untuk menyempurnakan kondisi bangunan setelah melalui tahapan rehabilitasi. Anggota Satgas terus melanjutkan pekerjaan agar musala dapat segera digunakan warga untuk beribadah dan melaksanakan kegiatan keagamaan.

Komandan Kompi Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa anggota Satgas terus mengupayakan penyelesaian pekerjaan sesuai tahapan yang berjalan. Percepatan dilakukan agar sasaran rehabilitasi dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami terus mengejar penyelesaian pengecatan Musala At-Taufik agar pekerjaan rehabilitasi ini segera rampung. Harapannya, musala dapat segera digunakan warga untuk beribadah dengan nyaman,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Bagi masyarakat Kampung Cinaga, keberadaan musala memiliki peran penting sebagai tempat beribadah sekaligus pusat kegiatan keagamaan warga. Marbot Musala At-Taufik, Bapak A. Makmur, menyambut baik rehabilitasi tersebut dan berharap penyelesaian pekerjaan dapat segera membuat musala kembali dimanfaatkan secara optimal.

“Kami bersyukur musala ini mendapat bantuan rehabilitasi melalui program TMMD. Kami berharap pengecatan segera selesai sehingga masyarakat bisa beribadah dengan lebih nyaman dan musala dapat kembali digunakan untuk kegiatan keagamaan,” tutur Bapak A. Makmur.

Rehabilitasi Musala At-Taufik menjadi salah satu bentuk perhatian TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terhadap kebutuhan fasilitas ibadah masyarakat. Melalui penyelesaian sasaran ini, Satgas TMMD berharap warga dapat menikmati tempat ibadah yang lebih baik sekaligus menjaga semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Pembukaan Jalan TMMD ke-130 Mendekati Permukiman Dusun 1 Cupunagara


Sergap Target (Subang) - Pembukaan jalan penghubung antar-dusun melalui program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berlanjut. Dengan dukungan alat berat, pengerjaan badan jalan kini mendekati kawasan permukiman Dusun 1 Desa Cupunagara, Selasa (27/10/2026).

Dalam dokumentasi di lapangan, alat berat tampak bekerja membuka badan jalan di tengah kawasan yang masih dikelilingi vegetasi. Pekerjaan ini menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD untuk membuka akses jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter di Desa Cupunagara.

Komandan Kompi Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa pembukaan jalan terus dilakukan secara bertahap untuk mencapai sasaran yang telah direncanakan. Dukungan alat berat membantu proses pembukaan badan jalan, terutama pada bagian yang masih memerlukan pengerjaan tanah.

“Pembukaan jalan ini terus kami kerjakan secara bertahap. Dengan dukungan alat berat, kami berupaya melanjutkan pembukaan badan jalan sesuai rencana agar akses penghubung antar-dusun dapat terwujud dan nantinya memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Bagi pemerintah desa, pembangunan jalan penghubung ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah di Cupunagara. Akses yang lebih baik diharapkan dapat mendukung mobilitas warga serta mempermudah aktivitas sehari-hari, termasuk ketika masyarakat menuju kebun maupun mengangkut hasil pertanian.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, menyampaikan bahwa pembangunan jalan tersebut diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Kami berharap jalan penghubung ini dapat mempermudah mobilitas warga dan mendukung aktivitas perekonomian masyarakat. Semoga pengerjaannya berjalan lancar sehingga nantinya akses ini bisa dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan warga,” ungkapnya.

Melalui sasaran pembukaan jalan ini, TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus mendorong peningkatan aksesibilitas di wilayah pedesaan. Pembangunan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya pemerataan infrastruktur sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Desa Cupunagara.

Satgas TMMD Angkut Material untuk Pembangunan Bak Air Bersih Titik 5


Sergap Target (Subang) - Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang melaksanakan pengangkutan material untuk pembangunan bak tampungan air bersih pada sasaran sarana air bersih (SAB) titik 5 di Kampung Cupunagara, Dusun 2, RW 04, RT 02, Desa Cupunagara, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan pembangunan fasilitas air bersih bagi masyarakat setempat.

Komandan Kompi Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa ketersediaan material di lokasi sasaran diperlukan agar pengerjaan SAB titik 5 berjalan sesuai rencana. Pengangkutan material tersebut menjadi bagian dari upaya Satgas dalam mendukung pembangunan bak tampungan air bersih bagi masyarakat.

“Pengangkutan material ini merupakan bagian dari persiapan pembangunan bak tampungan air bersih di titik 5. Kami berupaya memastikan material yang dibutuhkan tersedia sehingga pengerjaan dapat berjalan lancar dan sasaran pembangunan bisa diselesaikan sesuai rencana,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Pembangunan SAB titik 5 diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat. Bagi warga, ketersediaan sarana penampungan air menjadi hal penting untuk menunjang kebutuhan sehari-hari.

Ketua RW setempat, Pak RK Tana, menyampaikan harapan masyarakat terhadap pembangunan fasilitas tersebut. Menurutnya, pembangunan bak tampungan air bersih diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga di lingkungan setempat.

“Kami berharap pembangunan bak tampungan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga. Mudah-mudahan setelah selesai, fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Pak RK Tana.

Pengangkutan material ini menjadi bagian dari upaya Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang dalam merealisasikan sasaran fisik di Desa Cupunagara. Melalui pembangunan sarana air bersih, program TMMD diharapkan dapat mendukung peningkatan fasilitas dasar sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dari Dapur Warga, Kebersamaan Satgas TMMD dan Masyarakat Cupunagara Terjalin


Sergap Target (Subang) - Kebersamaan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang dengan masyarakat terlihat hingga ke dapur warga. Setelah menjalankan aktivitas pekerjaan di lapangan, anggota Satgas turut membantu ibu-ibu memasak untuk menyiapkan makan siang di rumah Abah Tahyat dan Mak Tini, Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RW 02, RT 02, Desa Cupunagara, Selasa (27/10/2026).

Anggota Satgas dan warga bekerja bersama menyiapkan hidangan bagi personel yang telah menyelesaikan pekerjaan. Kegiatan ini memperlihatkan kedekatan yang terbangun melalui interaksi sehari-hari selama pelaksanaan TMMD, sekaligus menunjukkan semangat gotong royong di lingkungan masyarakat.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letkol Czi Deny Widi Anggoro, menjelaskan bahwa skema tersebut memang dirancang agar kebutuhan konsumsi Satgas turut memberi manfaat kepada masyarakat.

“Kodim 0605/Subang memberikan dalam bentuk uang kepada warga, untuk mengelola rangsum. Sehingga dapur warga bisa ngebul, dan perputaran roda perekonomian masyarakat bisa jalan,” jelasnya.

Pelibatan masyarakat dalam penyediaan konsumsi memberikan kesempatan bagi warga untuk memperoleh manfaat ekonomi selama program berlangsung. Bahan pangan dari kebun setempat juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan memasak, sehingga potensi yang tersedia di lingkungan desa ikut mendukung kegiatan tersebut.

Bagi Abah Tahyat dan Mak Tini, keterlibatan dalam penyediaan konsumsi menjadi kesempatan untuk memperoleh manfaat ekonomi selama TMMD berlangsung. Uang ransum yang dikelola warga digunakan untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan, sehingga kegiatan tersebut turut menggerakkan aktivitas ekonomi rumah tangga.

Melalui pendekatan tersebut, TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang mendorong pembangunan desa yang melibatkan masyarakat, baik dalam pekerjaan fisik maupun aktivitas pendukung yang memberi manfaat bagi kehidupan warga.

Acara Adat Sedekah Bumi Desa Rawa Dalem Sebagai Ungkapan Rasa Syukur Warga Kepada Allah




Indramayu, Sergaptarget.com 
Pemerintah Desa Rawa Dalem, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, gelar acara adat Sedekah Bumi yang dihiasi  dengan  ratusan tumpeng di halaman kantor desa, Senin (26/10/2026).

 Ini  sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat, rezeki, serta kekayaan alam yang telah diberikan kepada masyarakat.

Acara ini  mencerminkan  gotong royong dan kebersamaan yang masih terjaga di tengah  masyarakat Desa Rawa Dalem. Dengan acara seperti ini masyarakat    menghargai hasil bumi sekaligus menjaga hubungan harmonis dengan sesama.

Kuwu Desa Rawa Dalem, Mukmin kepada awak media mengatakan  Sedekah Bumi bukan sekadar tradisi yang  turun-temurun, tapi memiliki makna penting  memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat.

Acara Sedekah Bumi merupakan   kesempatan bagi seluruh elemen masyarakat untuk berkumpul, menjalin silaturahmi, serta memperkuat semangat kebersaman.

Bukan hanya menjaga adat dan tradisi tapi  juga  mempererat tali silaturahmi antarwarga dan pemerintah desa terang Mukmin.

Mukmin juga
 mengajak seluruh masyarakat  menjaga kerukunan serta kebersamaan dan  berpartisipasi aktif  memajukan desa.
Mari kita  guyub rukun membangun Desa Rawa Dalem,” tuturnya.

Camat Balongan, Ade Sukma Wibowo, yang diwakili  Sekmat Balongan, Dasuki, menyampaikan  tradisi Sedekah Bumi adalah bagian dari kearifan lokal yang perlu  dilestarikan.

 Dari kegiatan ini tumbuh rasa syukur kepada Allah, atas hasil bumi yang melimpah,” kata Dasuki.

Selain ber pesan pelestarian budaya, Dasuki juga berpesan   pada masyarakat agar menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas lingkungan, terutama di tengah kondisi cuaca yang panas dimusim kemarau ini.

 Agar tidak membakar sampah sembarangan karena berpotensi menimbulkan kebakaran jika api ditinggalkan tanpa pengawasan.
Cuaca yang ekstrem di musim kemarau bisa membuat lingkungan lebih mudah terbakar. 

(Nana. S)