Sergap Target

Berita Terkini

Polsek Rambah Hilir Tangkap Pelaku Pencurian Sapi di Dusun Kerta Mukti, Amankan 4 Ekor Ternak

ROKAN HULU — Polsek Rambah Hilir mengungkap kasus dugaan pencurian hewan ternak berupa sapi yang terjadi di areal kebun kelapa sawit milik P...

Postingan Populer

Rabu, 16 September 2026

Polsek Rambah Hilir Tangkap Pelaku Pencurian Sapi di Dusun Kerta Mukti, Amankan 4 Ekor Ternak




ROKAN HULU — Polsek Rambah Hilir mengungkap kasus dugaan pencurian hewan ternak berupa sapi yang terjadi di areal kebun kelapa sawit milik Putra Muria, Dusun Kerta Mukti, Desa Lubuk Kerapat, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu.



Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial DS alias D (33), yang diduga terlibat dalam pencurian empat ekor sapi milik warga. Polisi juga mengamankan empat ekor sapi yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Kasus ini diketahui pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, korban hendak memindahkan sapi miliknya yang berada di areal kebun sawit. Namun, korban mendapati sapi tersebut sudah tidak berada di lokasi.

Korban kemudian berusaha mencari sapi tersebut di sekitar areal perkebunan. Saat pencarian berlangsung, seorang warga bernama Sulaeman datang dan menyampaikan bahwa sapi miliknya juga hilang dari lokasi yang sama.

Keduanya kemudian melakukan pencarian hingga ke arah Dusun Teluk Riti. Dalam pencarian tersebut, Sulaeman berhasil menemukan sapi miliknya. Namun, sapi milik korban belum ditemukan.

Atas kejadian tersebut, korban kemudian melaporkannya ke Polsek Rambah Hilir untuk dilakukan penyelidikan.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Rambah Hilir IPTU Okto Wahyudi, membenarkan adanya pengungkapan perkara tersebut.

“Benar, satu orang yang diduga sebagai pelaku telah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar IPTU Okto Wahyudi.

Pengungkapan kasus tersebut berawal ketika tersangka DS alias D diamankan oleh masyarakat di Dusun Teluk Riti, Kecamatan Rambah Hilir. Selanjutnya, tersangka diserahkan dan diamankan di Polsek Rambah Hilir.

Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui telah melakukan pencurian hewan ternak berupa sapi sebanyak empat ekor di Dusun Kerta Mukti, Desa Lubuk Kerapat, Kecamatan Rambah Hilir.

Dalam keterangannya, tersangka juga mengaku melakukan pencurian tersebut bersama seorang rekannya berinisial TZ.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu ekor sapi indukan betina jenis limosin, satu ekor anak sapi jantan jenis limosin, satu ekor sapi indukan betina jenis Bali, serta satu ekor anak sapi jantan jenis Bali.

Polsek Rambah Hilir masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut, termasuk mendalami keterlibatan pihak lain yang disebut oleh tersangka serta rangkaian pemindahan dan penguasaan sapi yang diduga hasil pencurian.

“Penyidik masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk mengungkap seluruh rangkaian perkara ini, termasuk peran pihak lain. Kami akan memproses perkara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas IPTU Okto Wahyudi. 

*""Hobbi Pargaulan***
*(Humas Polres Rohul)*

TNI Dan Unsur Gabungan Padamkan Karhutla Di Gunung Mah Gemplah


Uploaded Image

Wonogiri  — TNI bersama unsur gabungan melaksanakan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di gunung Mah Gemplah Lingkungan  Pendem Kelurahan Selopuro Kecamatan Batuwarno, Rabu (16/9/2026). Upaya tersebut dilakukan melalui pengerahan personel, pemadaman titik api, pendinginan, serta pemantauan untuk mencegah kebakaran meluas.

Personel TNI dari Koramil 06/Batuwarno Kodim 0728/Wonogiri bersama Polsek,BPBD,SAR dan Relawan bergerak secara terpadu sesuai kondisi di lapangan. Selain memadamkan api, tim melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada bara yang berpotensi menimbulkan kebakaran kembali.

Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melakui Pasiops Kapten Inf Suraji menyampaikan bahwa penanganan karhutla memerlukan koordinasi lintas instansi dan partisipasi masyarakat.

“Penanganan karhutla tidak hanya dilakukan melalui pemadaman, tetapi juga pencegahan dan pemantauan secara berkelanjutan. Koordinasi antarinstansi diperlukan agar kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” ujarnya.

Personel gabungan juga memantau kawasan yang berpotensi mengalami kebakaran. Masyarakat diimbau tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan setiap titik api kepada aparat atau instansi terkait.

TNI dan unsur gabungan berkomitmen melanjutkan upaya penanggulangan karhutla untuk melindungi masyarakat, lingkungan, dan wilayah terdampak.

Melalui koordinasi dan kepedulian seluruh pihak, penanganan karhutla diharapkan berlangsung cepat, terpadu, dan efektif.

Penulis : Arda 72

Selasa, 15 September 2026

SEBUSEPRO, Upaya Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Menjaga Kesehatan dan Kebugaran Pekerja

Indramayu, Sergaptarget.com  Sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan pekerja, Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan kembali menggelar kegiatan Wellness Program SeBuSePro (Sehat Bugar Senang produktif) 2026 bertema Move Happier And Work Better.

Kegiatan Sebusepro 2026 ini digelar di Komplek Pertamina Bumi Patra Indramayu, Jum’at (11/9/2026) yang diawali dengan  jalan sehat yang diikuti keluarga besar Kilang Pertamina Balongan.

Manager HSSE Pertamina RU Balongan, Moch. Arifin, menyampaikan program Sebusepro ini adalah agenda tahunan sebagai bentuk promotif preventif untuk meningkatkan derajat kesehatan pekerja, keluarga, hingga mitra kerja perusahaan.

Disampaikan Arifin, Sebusepro 2026 akan berlangsung selama 13 minggu, mulai 14 September hingga 14 Desember 2026, dengan target lebih dari 500 peserta. Program ini terdiri dari tiga kegiatan utama, yaitu Happy Walking, Happy Run, dan Happy Fitness, serta Happy Move yang dikhususkan bagi tim manajemen.

Berdasarkan hasil Medical Check Up (MCU) tahun 2026, ungkap Arifin, masih terdapat beberapa faktor risiko kesehatan yang perlu menjadi perhatian, seperti pekerja dengan temuan kolesterol tinggi, obesitas, pekerja dengan perlemakan hati dan penyakit lainnya yang merupakan faktor risiko terjadinya penyakit jantung dan stroke sehingga butuh aktivitas olahraga dan pola makan yang sehat.

“Penyakit tersebut bisa terkontrol bahkan normal dengan melakukan pola hidup sehat yaitu nutrisi seimbang dan aktifitas fisik secara rutin dan terukur,” tuturnya.

Arifin juga menegaskan, tujuan utama Sebusepro bukan sekadar berolahraga selama 13 minggu, tetapi membangun kebiasaan hidup sehat yang dapat terus kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Executive General Manager Kilang RU Balongan, Yulianto Triwibowo, menyambut baik digelarnya kembali Sebusepro 2026, sebuah program yang melibatkan pekerja dan pasangan hingga mitra kerja untuk membangun kebiasaan hidup aktif, sehat, dan bugar secara konsisten. Kesehatan dan kebugaran, merupakan bagian penting dalam mendukung produktivitas dan keberlanjutan kinerja.

“Sebagai insan Pertamina, kita tidak hanya dituntut untuk bekerja dengan profesional dan memberikan kinerja terbaik, tetapi juga perlu menjaga kesehatan dan kebugaran agar dapat terus memberikan kontribusi secara optimal,” tegas EGM kepada perwira Kilang Pertamina Balongan.

Pada opening Sebusepro 2026 kali ini, Health RU Balongan selaku penyelenggara kegiatan menghadirkan dr. Shiela Stefani, M.Gizi, Sp.GK, AIFO-K, FINEM selaku dokter spesialis gizi klinik yang menyampaikan materi berjudul The Happy Plate Project : Nutrisi Tepat untuk Energi, Mood, dan Produktivitas Optimal.

Kemudian, dihadirkan juga health influencer, Didik Mulato, yang menyampaikan sukses story menurunkan berat badan dari 124 kg menjadi 64 kg. Perwira RU Balongan Wellness Inspirator, Surur. Serta coaching clinic mini soccer bersama atlet sepak bola, Atep.

“Semoga para narasumber yang dihadirkan ini dapat merubah pola pikir kita kalau sehat bukan untuk induvidu saja tetapi merupakan budaya perusahaan yang berdampak posistif bagi pekerja dan perusahaan,” ungkap Yulianto.


(Nana. S)

Raya, Mahasiswa Asal Indramayu, Borong 3 Penghargaan di Ajang Internasional Malaysia





Indramayu, Indramayu, Sergaptarget.com  Prestasi membanggakan ditorehkan Raya Samudra Bening, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) asal Indramayu, Jawa Barat, dalam ajang 3rd International Student Summit yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia.

Mahasiswa berusia 20 tahun itu bersama dua rekan satu timnya, Asy’ari Faza Fauzan asal Semarang dan Muhammad Ahdi asal Banjarmasin, berhasil membawa pulang tiga penghargaan sekaligus.

Ketiganya meraih Juara 2 Kategori Umum, Best Paper Essay, serta Gold Medal untuk tema Tourism & Culture atau juara pertama kategori tersebut.

Prestasi itu diraih melalui karya inovasi berjudul “PUNCAK WATCH: Development A LoRa GPS Based Smartwatch as a Trail Navigation and Emergency Position Detection for Mountain Hikings Tourists in Indonesia.”

Upaya Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Menjaga Kesehatan dan Kebugaran PekerjaPemdes Sukarame Garut Salurkan 30 Kg Beras Bulog Sekaligus kepada 915 KPM
Karya tersebut mengangkat gagasan pengembangan smartwatch berbasis teknologi LoRa dan GPS yang dirancang untuk membantu navigasi jalur pendakian sekaligus mendeteksi posisi dalam kondisi darurat bagi wisatawan yang melakukan pendakian gunung di Indonesia.

Bagi Raya, capaian tersebut bukan sekadar penghargaan dalam sebuah kompetisi internasional. Prestasi itu menjadi kesempatan untuk membawa nama daerah asalnya, Indramayu, ke panggung internasional melalui inovasi yang dikembangkan bersama tim.

“Saya tentu sangat bangga bisa membawa nama Universitas Muhammadiyah Semarang sekaligus nama Indramayu di ajang internasional. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya dan tim,” kata Raya, Senin (14/09/2026).

Menurut Raya, gagasan PUNCAK WATCH berangkat dari perhatian terhadap aspek keselamatan wisatawan, khususnya mereka yang melakukan aktivitas pendakian gunung.

Teknologi LoRa dan GPS dalam inovasi tersebut dikembangkan untuk mendukung navigasi serta membantu mengetahui posisi pendaki ketika menghadapi situasi darurat.

“Yang kami angkat adalah bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memberikan rasa aman bagi wisatawan, terutama pendaki gunung. Kami berharap inovasi ini nantinya tidak hanya berhenti sebagai karya lomba, tetapi bisa terus dikembangkan,” ujar Raya.

Ajang 3rd International Student Summit mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara. Kompetisi tersebut melibatkan peserta dari sejumlah negara, di antaranya Indonesia, Timor Leste, Gambia, Singapura, Malaysia, Myanmar, Thailand, Filipina, Vietnam, Suriah, China, Kenya, dan Turkmenistan.

Terdapat sekitar 100 tim dari berbagai perguruan tinggi yang mengikuti kompetisi tersebut.

Kegiatan berlangsung pada 12 September 2026 di Alamis City Kuala Lumpur, Malaysia, yang sebelumnya dikenal sebagai EDC Hotel Kuala Lumpur. Kegiatan diselenggarakan oleh Sentosa Foundation bersama UPM.

Raya dan tim harus bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi dan negara dalam mempresentasikan gagasan inovasi mereka.

Ia mengatakan proses mengikuti kompetisi internasional tersebut memberikan pengalaman baru, terutama dalam menyampaikan gagasan di hadapan peserta dan penilai dari latar belakang yang beragam.

“Bersaing di tingkat internasional tentu berbeda. Kami harus mempersiapkan karya, presentasi, dan menjelaskan inovasi yang kami buat agar dapat dipahami oleh juri,” katanya.

Raya berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa dan pelajar asal Indramayu lainnya untuk berani mengembangkan potensi dan mengikuti berbagai kompetisi hingga tingkat internasional.

Menurut dia, keterbatasan daerah asal bukan alasan untuk berhenti bermimpi dan berprestasi.

“Semoga prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi teman-teman pelajar dan mahasiswa di Indramayu. Jangan takut mencoba dan jangan merasa minder untuk bersaing. Kita juga punya kesempatan untuk membawa nama Indramayu ke tingkat nasional maupun internasional,” tutur Raya.

(Nana. S)

Giat Kemanusiaan, Oemah Alam Wonosobo Buka Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan Bukan Penerima Upah


Wonosobo — Sebagai bentuk kepedulian terhadap perlindungan dan kesejahteraan masyarakat, Oemah Alam Wonosobo menggelar giat kemanusiaan dengan membuka pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan bagi peserta Bukan Penerima Upah (BPU). ( 15/09/2026 )

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat, khususnya pekerja mandiri dan sektor informal, agar dapat memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Hadir dalam kegiatan ini ketua BPJS ketenagakerjaan kabupaten Wonosobo,setiap peserta bisa mendaftar 2 kegiatan kerja sekaligus,dan berharap setiap organisasi bisa bermitra bersama,ungkapnya.
Perwakilan korcam dari DPR RI juga ikut mendampingi kegiatan di ini yang berlangsung hingga sore hari.
Melalui program pendaftaran ini, masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan mendapatkan kesempatan untuk memperoleh informasi sekaligus melakukan proses pendaftaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Oemah Alam Wonosobo berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi pekerja, terutama dalam menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun risiko sosial lainnya.

Giat kemanusiaan ini juga menjadi wujud kepedulian Oemah Alam Wonosobo dalam mendorong masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan semakin banyak pekerja bukan penerima upah di Wonosobo yang mendapatkan akses terhadap perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Arifin /Tim KJN

DPUPR Wonosobo Respons Viral Jalan Rusak Lancar: Usulan IJD Masih Menunggu Persetujuan Pusat



WONOSOBO — Viral terkait kondisi jalan rusak di wilayah Desa Lancar, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, mendapat tanggapan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Wonosobo.

Kepala Dinas PUPR Nurudin Ardiyanto.ST,
MT. Wonosobo menyampaikan bahwa pihaknya memahami keluhan dan keresahan masyarakat terkait kondisi ruas jalan Wadaslintang–Lancar, yang selama ini menjadi salah satu akses penting bagi aktivitas warga, mulai dari mobilitas sehari-hari, kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan masyarakat.

Menurut DPUPR, ruas jalan Wadaslintang–Lancar telah dilakukan perencanaan dan diusulkan untuk mendapatkan peningkatan melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD) kepada Pemerintah Pusat.
Namun demikian, realisasi peningkatan jalan tersebut masih bergantung pada persetujuan serta alokasi anggaran dari Pemerintah Pusat.

Di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah, DPUPR menyatakan anggaran yang tersedia saat ini diarahkan untuk pemeliharaan rutin dan berkala serta penanganan titik-titik kerusakan yang dinilai menjadi prioritas.

DPUPR juga mengapresiasi langkah masyarakat Desa Lancar yang selama ini turut melakukan perbaikan jalan secara swadaya dan gotong royong.

Menurut DPUPR, partisipasi masyarakat tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap akses bersama. Namun, gotong royong masyarakat tidak berarti menghilangkan tanggung jawab pemerintah dalam penyediaan dan peningkatan infrastruktur jalan.

JALAN 958 KM, 35 PERSEN DISEBUT BELUM MANTAP
DPUPR memberikan gambaran bahwa panjang jalan kabupaten di Wonosobo mencapai sekitar 958 kilometer, dengan sekitar 35 persen masih dalam kondisi belum mantap.

Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan pemerintah daerah dalam menentukan skala prioritas penanganan jalan, mengingat kebutuhan perbaikan yang cukup besar harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.

DPUPR menyebut selama periode lima tahun terakhir, salah satu fokus pemerintah daerah adalah penanganan akses menuju kawasan pariwisata Dieng. Perbaikan akses tersebut dinilai telah memberikan dampak terhadap kunjungan wisatawan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Namun, masyarakat di wilayah lain juga memiliki kebutuhan infrastruktur yang sama pentingnya, termasuk jalan yang menjadi akses utama menuju permukiman, pertanian, perdagangan, sekolah, serta fasilitas kesehatan.

MASYARAKAT MENUNGGU REALISASI, BUKAN SEKADAR USULAN
Atas penjelasan tersebut, masyarakat tentu dapat memahami bahwa pemerintah memiliki keterbatasan anggaran dan harus menentukan skala prioritas.

Namun, di sisi lain, masyarakat Desa Lancar juga berharap agar usulan peningkatan ruas Wadaslintang–Lancar tidak berhenti sebatas usulan administratif.

Kerusakan jalan yang telah lama dikeluhkan masyarakat menyangkut keselamatan pengguna jalan dan kelancaran aktivitas warga.

Karena itu, masyarakat berharap adanya kejelasan mengenai tindak lanjut usulan IJD, prioritas penanganan titik-titik kerusakan, serta langkah konkret sementara sebelum peningkatan jalan secara menyeluruh dapat direalisasikan.

Masyarakat juga berharap adanya keterbukaan mengenai perkembangan usulan tersebut sehingga warga dapat mengetahui sejauh mana proses pengajuan peningkatan jalan Wadaslintang–Lancar telah berjalan.

APRESIASI GOTONG ROYONG, TETAPI TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH TETAP BERJALAN
Semangat gotong royong masyarakat Desa Lancar patut diapresiasi. Warga yang secara swadaya ikut menjaga dan memperbaiki akses jalan menunjukkan bahwa persoalan infrastruktur merupakan kepentingan bersama.

Namun demikian, gotong royong masyarakat seharusnya menjadi bentuk partisipasi warga, bukan menjadi alasan untuk mengesampingkan kebutuhan pembangunan infrastruktur yang menjadi tanggung jawab pemerintah.

Masyarakat membutuhkan jalan yang aman, layak, dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

Untuk itu, tanggapan DPUPR mengenai telah diusulkannya peningkatan jalan Wadaslintang–Lancar melalui Inpres Jalan Daerah diharapkan dapat menjadi awal dari penyelesaian persoalan, bukan akhir dari perhatian terhadap keluhan warga.

Kini masyarakat menunggu bagaimana tindak lanjut dan realisasi dari usulan tersebut.

Sebab bagi masyarakat Desa Lancar, jalan bukan hanya persoalan infrastruktur, tetapi merupakan urat nadi kehidupan, perekonomian, pendidikan, dan akses pelayanan masyarakat.

Arifin/Tim KJN

Tanamkan Cinta Lingkungan, Bati Komsos Koramil 04/Jebres Jadi Narasumber OXYGENE 2026 FMIPA UNS


Uploaded Image

Surakarta – Sinergi TNI dengan dunia kampus kembali terjalin, Bati Komsos Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Pelda Rudi Hariyono dipercaya menjadi narasumber pada kegiatan _Day 2 OXYGENE 2026_ yang diselenggarakan FMIPA Universitas Sebelas Maret, Minggu (13/09/2026) pukul 08.00 WIB s.d selesai.

Pelaksanaan kegiatan tersebut bertempat di Ruang C5.03 dan C5.02 Lantai 5 Gedung C FMIPA UNS, Jl. Ir. Sutami No. 36 A, Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.

Ditegaskan Pelda Rudy OXYGENE 2026 merupakan kegiatan pengenalan dan kaderisasi mahasiswa baru Program Studi Ilmu Lingkungan FMIPA UNS yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa / Keluarga Mahasiswa FMIPA dengan mengusung tema _“Samsara Artha”_. 

Dalam pemaparannya, Pelda Rudi Hariyono menyampaikan materi terkait peran serta masyarakat dan TNI dalam menjaga kelestarian lingkungan, pencegahan karhutla, serta pentingnya gotong royong dalam mengatasi permasalahan lingkungan di wilayah perkotaan.

Kehadiran TNI sebagai narasumber diharapkan dapat memberikan wawasan kepada mahasiswa baru tentang pentingnya kepedulian lingkungan dan sinergi antara akademisi, masyarakat, dan aparat dalam menjaga bumi tetap lestari.

Kegiatan berjalan lancar, aman, dan penuh antusiasme dari para mahasiswa baru Ilmu Lingkungan FMIPA UNS.

Penulis : Arda 72

Senin, 14 September 2026

Pisah Sambut Kapolsek dan Danramil Balongan Digelar Di Aula Kantor Kecamatan Balongan

 Indranayu, Sergaptarget.com 
Suasana haru mewarnai acara pisah sambut Kapolsek Balongan  dan Danramil 1601  Balongan Kabupaten Indramayu Kegiatan dilakasanakan di aula kantor Kecamatan Balongan senin 14/9/2026.

Acara  Dihadiri  Forkopimcam kecamatan Balongan, jajaran TNI-Polri, Kuwu sekecamatan Balongan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta sejumlah undangan lainnya.

Acara dipimpin oleh Camat Balongan H. Ade Sukma Wibowo yang didampingi  Sekmat Balongan Dasuki.

Suasana haru ketika pejabat lama menyampaikan pesan dan kesan selama menjalankan tugas. Sejumlah pihak turut memberikan apresiasi atas dedikasi dan kerja sama yang telah dibangun selama masa pengabdian.

Kapolsek lama Dedi Wahyudi menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat yang selama ini telah mendukung pelaksanaan tugas. Ia juga berharap komunikasi serta hubungan baik yang telah terjalin dapat terus dipertahankan.

“Terima kasih atas dukungan dan kerja sama seluruh pihak selama saya menjalankan tugas. Banyak hal yang telah kita lalui bersama, dan tentunya semua menjadi pengalaman yang sangat berarti,” ujar AKP Dedi.

Sementara  Kapolsek  yang baru AKP Asep Suryana menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program dan menjaga sinergitas dengan seluruh unsur pemerintahan maupun masyarakat.
Menurutnya, koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan suasana yang kondusif di wilayah.

“Kami mohon dukungan dan kerja sama dari semua pihak. Sinergitas yang sudah terjalin akan terus kami lanjutkan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” Tambahnya.

aAcara tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi. Kebersamaan antara aparat keamanan dan masyarakat diharapkan tetap terjaga meskipun terjadi pergantian  pimpinan.

Dengan adanya pergantian tersebut, seluruh pihak berharap Kapolsek dan Danramil yang baru dapat segera beradaptasi dengan wilayah serta melanjutkan berbagai program yang telah berjalan.

Ketua AKSI Kecamatan Balongan Abdul Kholik pada kesempatan itu mengatakan perpisahan bukan berarti berhenti komunikasi namun menambah dan memperat tali silaturrahmi bagi kita semua.

“Kami Kuwu sekecamatan Balongan mengucapkan selamat datang untuk Kapolsek Balongan yang baru dan Danramil 1601 Indramayu serta untuk kapolsek dan Danramil yang lama selamat bertugas ditempat yang baru”, Tukasnya.

Acara ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama. Momen tersebut sekaligus menjadi tanda dimulainya lembaran baru bagi pejabat yang menerima amanah untuk melanjutkan pengabdian kepada masyarakat.
 Kapolsek Balongan yang lama  AKP Dedi Wahyudi digantikan oleh  AKP Asep Suryana Sedangkan  Danramil 1601 Indramayu yang lama Kapten Kav Daniel Ronge yang digantikan Lettu Cke Anton Susilo.

(Nana. S)

Agar Wilayah Tetap Aman Dan Kondusif Piket Koramil 01/Laweyan Melaksanakan Patroli Malam


Uploaded Image

Surakarta - Piket Koramil 01/Laweyan Kodim 0735/Surakarta Sertu Eko bersama Linmas melaksanakan kegiatan patroli menyisir tempat maupun jalan yang rawan tindak kejahatan di Wilayah kecamatan Laweyan, Senin (14/09/2026).

Selain melaksanakan patroli, Piket Koramil 01/Laweyan juga mengingatkan kepada warga agar selalu siap siaga dalam menjaga keamanan lingkungan dengan penuh rasa tanggung jawab serta senantiasa mewaspadai orang yang tidak dikenal serta mencurigakan guna meminimalisir pergerakan orang yang akan berbuat kejahatan.

"Kegiatan patroli malam menyisir jalan yang rawan kejahatan tidak hanya menghimbauan kepada warga untuk meningkatkan keamanan dan kesadaran masyarakat tetapi serta menjalin silahturahmi dengan mitra karib dengan harapan agar dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket dan berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga lingkungan masing-masing agar terhindar dari berbagai bahaya termasuk bahaya kebakaran yang saat ini sering terjadi."tegas Sertu Eko disela-sela pelaksanaan kegiatan patroli.

Penulis : Arda 72

Bupati Lucky Hakim Tinjau Rehabilitasi Jembatan Kali Perak Jatimunggul


Indramayu, Sergaptarget.com  Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tengah melaksanakan rehabilitasi Jembatan Desa 1 yang berada di Desa Jatimunggul, Kecamatan Terisi, atau yang dikenal masyarakat sebagai Jembatan Kali Perak.

Pembangunan jembatan tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan ini ditargetkan selesai dalam waktu 90 hari kalender, terhitung mulai 14 Juli hingga 11 Oktober 2026.

Bupati Indramayu Lucky Hakim meninjau langsung proses rehabilitasi jembatan tersebut. Dalam peninjauan itu, ia didampingi Camat Terisi Boy Billy Prima dan Kuwu Desa Jatimunggul Ro'up, Senin (7/9/2026).

Di hadapan Bupati Lucky Hakim, Kuwu Jatimunggul Ro'up menjelaskan kondisi jembatan yang selama ini menjadi salah satu akses penting masyarakat. Kondisi jembatan sebelumnya mengalami kerusakan yang cukup parah, hingga bagian konstruksinya banyak yang keropos.

"Jembatannya sudah keropos. Dari 2014 sudah rusak dan baru ini dibetulkan. Selama dibangun, lewatnya jalan darurat dulu," jelas Ro'up.

Mendengar kondisi tersebut, Bupati Lucky Hakim menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya rehabilitasi jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.

"Alhamdulillah ini kewajiban kita membangun jembatan ini, semoga menjadi pahala untuk semua pihak yang terlibat," ujar Lucky.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lucky Hakim juga berdialog langsung dengan masyarakat sekitar. Warga menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Indramayu terhadap perbaikan infrastruktur di wilayah mereka.

Selama jembatan rusak, akses petani menuju lahan dan mengangkut hasil pertanian menjadi sulit, sehingga turut memengaruhi harga gabah. Kondisi ini semakin terasa karena sebagian besar lahan pertanian merupakan sawah tadah hujan yang hanya dapat dipanen sekali setahun saat musim kemarau.

Warga berharap rehabilitasi jembatan dapat mempermudah akses pertanian dan pemasaran hasil panen sehingga produk pertanian dan perkebunan dapat dijual dengan harga yang lebih baik.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Jatimunggul Blok Weringin, Rakim, mengatakan, pembangunan jembatan tersebut akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, mayoritas warga di wilayah tersebut berprofesi sebagai petani dan pekebun sehingga keberadaan akses jalan yang baik sangat dibutuhkan.

Rakim menjelaskan, selama akses menuju wilayah pertanian sulit, harga hasil produksi masyarakat, termasuk gabah, cenderung berbeda dibandingkan wilayah yang memiliki akses jalan lebih mudah.

"Terima kasih kepada Bapak Bupati Lucky Hakim atas pembangunan jembatan ini. Semoga membawa Indramayu lebih baik. Kami berharap semua yang dilaksanakan hari ini akan bermanfaat untuk ke depannya," tutur Rakim.

Rehabilitasi Jembatan Kali Perak Jatimunggul diharapkan tidak hanya memperbaiki konektivitas antarwilayah, tetapi juga memberikan dampak terhadap aktivitas masyarakat, khususnya memperlancar mobilitas petani serta pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan.

(Nana. S)