Sergap Target

Berita Terkini

Kapolres Indramayu Duduk Bersama Warga, Awali Penanaman Jagung Dengan Syukuran dan Doa Bersama

Indramayu, Sergaptarget. com  Suasana kebersamaan mewarnai pelaksanaan penanaman jagung serentak Kuartal III Tahun Anggaran 2026...

Postingan Populer

Kamis, 17 September 2026

Kapolres Indramayu Duduk Bersama Warga, Awali Penanaman Jagung Dengan Syukuran dan Doa Bersama




Indramayu, Sergaptarget. com  Suasana kebersamaan mewarnai pelaksanaan penanaman jagung serentak Kuartal III Tahun Anggaran 2026 di Petak 20B Blok Bangke, Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Rabu (16/9/2026).

Sebelum penanaman dimulai, Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., S.I.K., M.Si., duduk bersama warga, kelompok tani, dan unsur terkait mengikuti syukuran serta doa bersama sebagai bagian dari tradisi masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memohon keselamatan, kelancaran, serta keberhasilan dalam proses penanaman hingga masa panen jagung nantinya.

Dalam kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut, Kapolres Indramayu turut didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu Drs. H. Sugeng Heryanto, M.Si., para Pejabat Utama Polres Indramayu, Kapolsek Gantar IPTU Sutarko, S.H., unsur Pemerintah Desa Mekarwaru, serta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Gantar.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. mengatakan, syukuran dan doa bersama bukan hanya menjadi bagian dari tradisi masyarakat, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dan rasa syukur sebelum memulai kegiatan pertanian.

“Melalui doa bersama ini, kita memohon agar seluruh proses penanaman jagung diberikan keselamatan, kelancaran, dan hasil yang baik serta dapat memberikan manfaat bagi para petani dan masyarakat,” kata AKBP Prianggo.

Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus menunjukkan dukungan terhadap para petani dalam mengembangkan sektor pertanian.

Kapolres menilai semangat gotong royong, kebersamaan, serta kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, dinas terkait, kelompok tani, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita terus menjaga kebersamaan. Petani memiliki peran yang sangat besar dalam ketahanan pangan, sehingga perlu didukung bersama agar setiap proses pertanian dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Usai syukuran, kegiatan dilanjutkan dengan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2026 sebagai bagian dari dukungan Polres Indramayu terhadap program swasembada jagung dan ketahanan pangan.

(Nana. S)

Pantai Rebo dalam Sorotan: Ketika Kawasan Mangrove Disebut Berubah Menjadi Area Tambang.

BANGKA — Aktivitas pertambangan pasir timah menggunakan Ponton Isap Produksi (PIP) di kawasan pesisir Desa Rebo, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, menjadi sorotan. Berdasarkan pantauan tim investigasi awak media, aktivitas PIP terpantau bekerja di kawasan pesisir yang disebut berada pada titik koordinat S 1°56'9.9888" E 106°9'37.0728".

Lokasi tersebut disebut merupakan kawasan konversi bakau yang dikelola Yayasan Ikebana dengan luasan sekitar 27 hingga 30 hektare. Dalam narasi yang diperoleh tim investigasi, kawasan tersebut juga disebut masuk dalam wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah.

Temuan di lapangan ini menimbulkan pertanyaan karena kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai lokasi revitalisasi mangrove tersebut kini disebut telah dimanfaatkan untuk aktivitas pertambangan pasir timah.

Dari pantauan tim investigasi serta berdasarkan keterangan salah satu sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, aktivitas pertambangan di lokasi tersebut disebut dikerjakan oleh CV Pelangi Berkah, yang disebut sebagai mitra PT Timah.

Sumber tersebut juga menyebut adanya dugaan keterlibatan seorang pengusaha yang dikenal dengan nama Big Bos APO, warga Desa Rebo. Namun, informasi mengenai pihak yang disebut tersebut masih memerlukan konfirmasi dan pendalaman lebih lanjut.

Yang menjadi perhatian tim investigasi adalah hasil pengamatan di lapangan yang menemukan aktivitas pengambilan material pasir timah. Bahkan, dari pantauan tersebut disebut terdapat pasir timah yang jumlahnya mencapai ratusan kilogram yang diangkat dari lokasi.
Ironi Kawasan Mangrove. 

Persoalan semakin menarik perhatian ketika menelusuri rekam digital mengenai kawasan tersebut.

Pada 8 Maret 2022, kawasan revitalisasi mangrove Yayasan Ikebana Kenanga di Pantai Rebo, Sungailiat, pernah menjadi lokasi kunjungan kerja Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Kunjungan tersebut mengusung tema “Pertambangan Inklusif PT Timah Tbk untuk Mewujudkan Implementasi Ekonomi Biru dan Pemulihan Kesejahteraan Masyarakat.”

Dalam kunjungan itu, Menteri KKP disambut Direktur Utama PT Timah Achmad Ardianto, Pj Gubernur Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin serta jajaran Forkopimda. Salah satu agenda kunjungan adalah melihat langsung kawasan revitalisasi mangrove Yayasan Ikebana Kenanga di Pantai Rebo.

Program revitalisasi mangrove tersebut diketahui mendapat dukungan PT Timah sejak 2010.

Pada kesempatan yang sama, Menteri KKP juga menyaksikan penyerahan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) kepada PT Timah Tbk. Dokumen tersebut diserahkan oleh Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Victor Gustaf kepada Direktur Utama PT Timah Achmad Ardianto.
Dari Kawasan Revitalisasi Menjadi Area Tambang?

Perubahan fungsi kawasan inilah yang menjadi salah satu pertanyaan utama dalam penelusuran tim investigasi.

Narasi yang dihimpun menyebutkan, kawasan yang sebelumnya merupakan lokasi revitalisasi mangrove kini terlihat dimanfaatkan sebagai area pertambangan pasir timah oleh mitra PT Timah.

Di lokasi juga disebut terdapat camp penimbangan bijih timah yang menampilkan nama CV mitra serta Surat Perintah Kerja (SPK). Temuan tersebut menjadi penting untuk ditelusuri guna mengetahui status legalitas kegiatan, dasar kerja sama, serta hubungan antara aktivitas pertambangan dengan kawasan mangrove yang sebelumnya direvitalisasi.

Pertanyaan berikutnya adalah: apakah seluruh aktivitas pertambangan tersebut telah memiliki dasar perizinan dan persetujuan yang sesuai dengan peruntukan ruang kawasan pesisir dan lingkungan?

Selain itu, perlu dipastikan pula apakah kegiatan yang dilakukan CV Pelangi Berkah benar merupakan bagian dari kegiatan kemitraan resmi PT Timah, termasuk mengenai SPK, batas wilayah kerja, serta ketentuan lingkungan yang berlaku.

Menunggu Klarifikasi Para Pihak
Tim investigasi awak media telah berupaya membuka ruang konfirmasi kepada pihak-pihak yang disebut dalam informasi tersebut, termasuk CV Pelangi Berkah dan PT Timah Tbk.

Konfirmasi diperlukan untuk memperoleh penjelasan mengenai status kegiatan pertambangan, legalitas operasional PIP, status kawasan mangrove, serta keberadaan dan fungsi camp penimbangan bijih timah di lokasi.

Hingga berita ini disusun, informasi mengenai dugaan pengelolaan aktivitas oleh pihak yang disebut sebagai Big Bos APO juga masih membutuhkan klarifikasi langsung dari pihak bersangkutan.

Media tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini. Upaya konfirmasi tersebut merupakan bagian dari prinsip keberimbangan dan penerapan Kode Etik Jurnalistik serta Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

(HR/TIM) 

Rabu, 16 September 2026

Pelopori Gotong Royong, Koramil 04/Jebres Bersama Warga Kebut KBD Tahap III di Gandekan


Uploaded Image

Surakarta - Anggota Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta bersama warga masyarakat dan instansi terkait menggelar apel pagi dalam rangka Karya Bakti Daerah (KBD) Tahap III Tahun 2026 di Ds. Karangasem RT 02 RW 02, Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Rabu (16/09/2026)

KBD merupakan program sinergi TNI dengan Pemerintah Daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik melalui pembangunan fisik maupun non-fisik. Pengerjaannya dilakukan secara bersama-sama dengan semangat gotong royong.

Sebelum memulai kegiatan, apel pengecekan dan pembagian sektor dipimpin oleh Bati Bakti TNI Koramil 04/Jebres Pelda Samsuri. Hal ini dilakukan agar pengerjaan berjalan tertib, efektif, dan tepat sasaran sesuai waktu yang telah ditentukan.

Dalam pengarahannya, Pelda Samsuri memberikan motivasi kepada seluruh personel KBD dan warga untuk bekerja dengan semangat, tidak melupakan faktor kesehatan dan keselamatan kerja.

"Melalui kegiatan ini diharapkan terciptanya kemanunggalan TNI dengan Rakyat yang solid. Mari kita kerjakan bersama-sama dengan ikhlas dan penuh semangat," ujarnya.

Dengan adanya KBD Tahap III di Kelurahan Gandekan ini, diharapkan pembangunan yang dilakukan dapat segera selesai dan manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

Kegiatan apel dilanjutkan dengan pengerjaan sasaran berjalan aman, lancar, dan penuh kekompakan.

Penulis : Arda 72

Wujudkan Wilayah Tetap Aman Dan Kodisif Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam Dan Himbauan Kamtibmas


Uploaded Image

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Serka Dominggus melaksanakan Patroli malam dan Komsos himbaukan Kamtibmas di seputaran wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta.Rabu ( 16/09/2026 ) Pkl 21.00 Wib s.d selesai.

Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket Koramil dengan sasaran tempat-tempat berkumpulnya warga di wilayah kecamatan Jebres.

Dalam patroli tersebut, Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah.

"Kami akan terus melaksanakan kegiatan patroli keamanan seperti ini secara rutin demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif."tegas Serka Dominggus.

Penulis : Arda 72

Polisi Ikut Program Ketahanan Pangan, Karo SDM Polda Jawa Barat Jelaskan Alasannya



Indramayu, Sergaptarget.com  Keterlibatan Polri dalam program penanaman jagung dan ketahanan pangan kerap memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Mengapa polisi ikut terlibat dalam kegiatan pertanian yang selama ini identik dengan petani dan instansi pertanian?

Karo SDM Polda Jawa Barat Kombes Pol Dr. Fadly Samad, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., menjelaskan bahwa keterlibatan kepolisian bukan untuk mengambil alih pekerjaan petani, melainkan mendukung dan memastikan program pemerintah di bidang ketahanan pangan dapat berjalan secara optimal.

Penjelasan itu disampaikan saat menghadiri Penanaman Jagung Serentak Polda Jawa Barat Kuartal III Tahun 2026 dalam rangka mendukung swasembada jagung di Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Rabu (16/9/2026).

Menurut Kombes Pol Fadly, dalam perspektif pemeliharaan keamanan modern, stabilitas keamanan tidak hanya berkaitan dengan penindakan terhadap tindak kriminal, tetapi juga memiliki kaitan dengan kondisi sosial dan kesejahteraan masyarakat.

Ia menilai kebutuhan dasar, ketersediaan pangan, kesempatan bekerja, dan kesejahteraan masyarakat merupakan faktor yang perlu diperhatikan dalam upaya menjaga stabilitas lingkungan.

“Polisi bukan tugasnya menanam jagung, tetapi kehadiran kita untuk memastikan program pemerintah berjalan dan masyarakat, khususnya para petani, memiliki kepastian dalam melaksanakan kegiatan pertanian,” jelas Kombes Pol Fadly.

Menurutnya, peran kepolisian dalam program tersebut lebih diarahkan pada pendampingan, koordinasi, dan pengawasan. Mulai dari membantu pemetaan dan pemanfaatan lahan produktif, mendorong terbukanya akses permodalan, hingga mengoordinasikan kebutuhan petani dengan instansi yang memiliki kewenangan.

Ketersediaan pupuk dan benih, misalnya, membutuhkan kolaborasi dengan dinas pertanian dan pihak terkait. Sementara untuk meningkatkan kemampuan petani, kepolisian mendorong keterlibatan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) agar masyarakat memperoleh pendampingan teknis yang tepat.

Kombes Pol Fadly juga menyoroti pemanfaatan lahan yang belum optimal. Menurutnya, lahan yang memungkinkan untuk ditanami pada musim kemarau dapat dipetakan dan disesuaikan dengan komoditas yang cocok, salah satunya jagung.

Selain persoalan lahan dan sarana produksi, menurut dia, akses pembiayaan juga menjadi bagian yang perlu mendapat perhatian. Kepolisian dapat berperan dalam membangun koordinasi dengan lembaga keuangan agar kelompok tani yang layak mendapatkan akses pembiayaan, sekaligus memastikan dana tersebut digunakan sesuai tujuan produktif.

Pendampingan, lanjutnya, tidak berhenti pada proses penanaman. Kepastian setelah panen juga diperlukan sehingga petani tidak mengalami kesulitan ketika akan menjual hasil pertaniannya.

Karena itu, koordinasi dengan pemerintah, dinas terkait, kelompok tani, lembaga keuangan, penyuluh pertanian hingga pihak yang dapat menyerap hasil panen dinilai menjadi bagian penting dari ekosistem ketahanan pangan.

“Tugas kita mendampingi dan memastikan program berjalan sehingga masyarakat semakin sejahtera,” ujarnya.

Ia menegaskan, kehadiran Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk kolaborasi untuk mendukung kebijakan pemerintah, sementara kegiatan teknis pertanian tetap dilaksanakan oleh petani dengan pendampingan instansi yang memiliki kompetensi di bidangnya.

Kombes Pol Fadly berharap potensi pertanian Kabupaten Indramayu dapat terus dikembangkan melalui sinergi pemerintah daerah, TNI-Polri, dinas pertanian, penyuluh, kelompok tani, pelaku usaha, dan masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, produktivitas pertanian diharapkan terus meningkat dan para petani memperoleh kepastian mulai dari proses produksi hingga pemasaran hasil panen, sekaligus mendukung swasembada jagung dan ketahanan pangan nasional.

(Nana. S)

Dipukuli Bergantian hingga Tumbang, Pria di Bonai Darussalam Tewas, Polsek Bonai Darussalam Tangkap Pelaku




ROKAN HULU — Aksi kekerasan berujung maut terjadi di kawasan Barak XII PT Anugerah Tua Mulya Perkasa (ATMP), Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu. Seorang pria berinisial FD meninggal dunia setelah diduga menjadi korban kekerasan secara bersama-sama.



Peristiwa tragis itu terjadi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan seorang pria berinisial AH alias AG (20), pada Senin (14/9/2026) pagi.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K., M.H., membenarkan adanya pengungkapan perkara tersebut.

“Benar, satu orang yang diduga terlibat telah diamankan. Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar IPTU Abdau Wardiyoso.

Peristiwa bermula ketika seorang saksi melihat korban FD terlibat perkelahian dengan AH di depan rumah warga. Saksi kemudian meminta bantuan warga lainnya untuk melerai.

Namun, situasi justru memanas. Berdasarkan keterangan saksi, saat upaya melerai dilakukan, seorang pria berinisial DH berada di lokasi dan meminta saksi agar tidak ikut campur.

Tak lama kemudian, seorang saksi perempuan datang ke lokasi dan melihat korban sudah terbaring di pinggir jalan. Dalam kondisi tersebut, korban diduga dipukuli secara bergantian oleh AH dan DH.

Korban disebut sempat berupaya melindungi kepalanya dari pukulan. Saksi kemudian nekat melerai dengan menarik pakaian kedua pria tersebut hingga aksi kekerasan berhenti.

Setelah itu, korban dibantu untuk berdiri dan berjalan menuju sepeda motornya yang berjarak sekitar empat meter dari lokasi. Namun, langkah korban tak berlangsung jauh. Korban tiba-tiba tumbang. Saat korban terjatuh, saksi melihat adanya luka pada bagian dada dan perut korban. Korban kemudian segera dibawa menggunakan sepeda motor menuju Klinik Elfrida Sianturi di KM 24, Desa Pauh, untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sekitar 10 menit mendapatkan perawatan dan bantuan oksigen, kondisi korban semakin kritis. Korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Jenazah korban kemudian dibawa oleh personel Polsek Bonai Darussalam ke Puskesmas Kandis untuk dilakukan Visum et Repertum. Setelah pemeriksaan selesai, jenazah korban dibawa kembali ke kediamannya di kawasan PT ATMP.

Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan dan memburu pihak yang diduga terlibat. Senin (14/9/2026) sekitar pukul 06.30 WIB, Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa salah seorang yang diduga terlibat masih berada di sekitar kawasan PT ATMP.

Tanpa menunggu lama, Kapolsek memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Ade Eki Saputra, S.H., CPHR, bersama tim untuk bergerak melakukan pencarian.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Polisi berhasil mengamankan AH alias AG di sekitar kawasan PT ATMP. Tersangka kemudian dibawa ke Mapolsek Bonai Darussalam untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Dari tangan tersangka, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu bilah pisau beserta sarungnya dan satu helai celana pendek berwarna biru.

Polisi masih mendalami peran pihak lain yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut, termasuk mencocokkan keterangan para saksi dengan alat bukti yang telah diamankan.

“Perkara ini masih kami dalami. Kami akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap tersangka maupun saksi-saksi untuk mengungkap secara terang seluruh rangkaian kejadian dan memastikan pertanggungjawaban hukum masing-masing pihak,” tegas IPTU Abdau Wardiyoso.

Atas perkara tersebut, tersangka dipersangkakan dengan Pasal 262 Ayat (4) atau Pasal 466 Ayat (3) KUHP tentang tindak pidana kekerasan secara bersama-sama yang mengakibatkan matinya orang atau penganiayaan yang mengakibatkan kematian. 

***Hobbi pargaulan***
*(Humas Polres Rohul)*

Polsek Tambusai Utara Gerebek Rumah Kontrakan, Seorang Pengedar Diamankan dengan Barang Bukti 4,16 Gram Sabu




ROKAN HULU — Polsek Tambusai Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial A (29), yang diduga berperan sebagai pengedar narkotika jenis sabu, diamankan dalam penggerebekan di sebuah rumah kontrakan di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu.




Penangkapan tersebut dilakukan pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 18.50 WIB, setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika yang kerap berlangsung di rumah kontrakan tersebut.

Kapolsek Tambusai Utara AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H., kemudian memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Rezi Fahmi, S.H., bersama Unit Reskrim Polsek Tambusai Utara untuk melakukan penyelidikan.

Setelah dilakukan penyelidikan selama beberapa hari, petugas memperoleh informasi yang semakin menguatkan dugaan adanya aktivitas peredaran narkotika di rumah kontrakan yang ditempati A alias Bram di Bangun Jaya RT 001 RW 001, Desa Bangun Jaya.

Sekitar pukul 18.50 WIB, setelah memastikan keberadaan terduga pelaku di lokasi, tim bergerak melakukan penyergapan. Petugas berhasil mengamankan A yang berada di dalam rumah kontrakan tersebut.

Penggeledahan kemudian dilakukan dengan didampingi Ketua RT setempat. Dari dalam rumah, petugas menemukan dua paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor keseluruhan 4,161 gram.

Selain sabu, polisi turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan dan peredaran narkotika, yakni satu plastik jajan Stick Roll, satu bungkus kartu Simpati, satu pipet tetes, satu plastik klip kecil, satu unit handphone Vivo Y21 warna biru dongker, serta satu buah pipa paralon.

Seluruh barang bukti bersama A kemudian dibawa ke Polsek Tambusai Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, A juga diketahui menjalani tes urine dengan hasil positif (+) Amphetamine (AMP) dan positif (+) Methamphetamine (MET).

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana jo Lampiran II Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana jo Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolsek Tambusai Utara AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya pemberantasan narkotika, khususnya di wilayah hukum Polsek Tambusai Utara.

“Pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam memberantas peredaran narkotika. Kami tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku yang mencoba menjadikan wilayah Tambusai Utara sebagai tempat transaksi maupun peredaran narkotika,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan aktivitas peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.

“Peran masyarakat sangat penting. Setiap informasi akan kami tindak lanjuti dan kami pastikan penanganannya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya.

***Hobbi Pargaulan Manurung***
 *(Humas Polres Rohul)*

Polsek Rambah Hilir Tangkap Pelaku Pencurian Sapi di Dusun Kerta Mukti, Amankan 4 Ekor Ternak




ROKAN HULU — Polsek Rambah Hilir mengungkap kasus dugaan pencurian hewan ternak berupa sapi yang terjadi di areal kebun kelapa sawit milik Putra Muria, Dusun Kerta Mukti, Desa Lubuk Kerapat, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu.



Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial DS alias D (33), yang diduga terlibat dalam pencurian empat ekor sapi milik warga. Polisi juga mengamankan empat ekor sapi yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Kasus ini diketahui pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, korban hendak memindahkan sapi miliknya yang berada di areal kebun sawit. Namun, korban mendapati sapi tersebut sudah tidak berada di lokasi.

Korban kemudian berusaha mencari sapi tersebut di sekitar areal perkebunan. Saat pencarian berlangsung, seorang warga bernama Sulaeman datang dan menyampaikan bahwa sapi miliknya juga hilang dari lokasi yang sama.

Keduanya kemudian melakukan pencarian hingga ke arah Dusun Teluk Riti. Dalam pencarian tersebut, Sulaeman berhasil menemukan sapi miliknya. Namun, sapi milik korban belum ditemukan.

Atas kejadian tersebut, korban kemudian melaporkannya ke Polsek Rambah Hilir untuk dilakukan penyelidikan.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Rambah Hilir IPTU Okto Wahyudi, membenarkan adanya pengungkapan perkara tersebut.

“Benar, satu orang yang diduga sebagai pelaku telah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar IPTU Okto Wahyudi.

Pengungkapan kasus tersebut berawal ketika tersangka DS alias D diamankan oleh masyarakat di Dusun Teluk Riti, Kecamatan Rambah Hilir. Selanjutnya, tersangka diserahkan dan diamankan di Polsek Rambah Hilir.

Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui telah melakukan pencurian hewan ternak berupa sapi sebanyak empat ekor di Dusun Kerta Mukti, Desa Lubuk Kerapat, Kecamatan Rambah Hilir.

Dalam keterangannya, tersangka juga mengaku melakukan pencurian tersebut bersama seorang rekannya berinisial TZ.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu ekor sapi indukan betina jenis limosin, satu ekor anak sapi jantan jenis limosin, satu ekor sapi indukan betina jenis Bali, serta satu ekor anak sapi jantan jenis Bali.

Polsek Rambah Hilir masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut, termasuk mendalami keterlibatan pihak lain yang disebut oleh tersangka serta rangkaian pemindahan dan penguasaan sapi yang diduga hasil pencurian.

“Penyidik masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk mengungkap seluruh rangkaian perkara ini, termasuk peran pihak lain. Kami akan memproses perkara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas IPTU Okto Wahyudi. 

*""Hobbi Pargaulan***
*(Humas Polres Rohul)*

TNI Dan Unsur Gabungan Padamkan Karhutla Di Gunung Mah Gemplah


Uploaded Image

Wonogiri  — TNI bersama unsur gabungan melaksanakan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di gunung Mah Gemplah Lingkungan  Pendem Kelurahan Selopuro Kecamatan Batuwarno, Rabu (16/9/2026). Upaya tersebut dilakukan melalui pengerahan personel, pemadaman titik api, pendinginan, serta pemantauan untuk mencegah kebakaran meluas.

Personel TNI dari Koramil 06/Batuwarno Kodim 0728/Wonogiri bersama Polsek,BPBD,SAR dan Relawan bergerak secara terpadu sesuai kondisi di lapangan. Selain memadamkan api, tim melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada bara yang berpotensi menimbulkan kebakaran kembali.

Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melakui Pasiops Kapten Inf Suraji menyampaikan bahwa penanganan karhutla memerlukan koordinasi lintas instansi dan partisipasi masyarakat.

“Penanganan karhutla tidak hanya dilakukan melalui pemadaman, tetapi juga pencegahan dan pemantauan secara berkelanjutan. Koordinasi antarinstansi diperlukan agar kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” ujarnya.

Personel gabungan juga memantau kawasan yang berpotensi mengalami kebakaran. Masyarakat diimbau tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan setiap titik api kepada aparat atau instansi terkait.

TNI dan unsur gabungan berkomitmen melanjutkan upaya penanggulangan karhutla untuk melindungi masyarakat, lingkungan, dan wilayah terdampak.

Melalui koordinasi dan kepedulian seluruh pihak, penanganan karhutla diharapkan berlangsung cepat, terpadu, dan efektif.

Penulis : Arda 72

Selasa, 15 September 2026

SEBUSEPRO, Upaya Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Menjaga Kesehatan dan Kebugaran Pekerja

Indramayu, Sergaptarget.com  Sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan pekerja, Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan kembali menggelar kegiatan Wellness Program SeBuSePro (Sehat Bugar Senang produktif) 2026 bertema Move Happier And Work Better.

Kegiatan Sebusepro 2026 ini digelar di Komplek Pertamina Bumi Patra Indramayu, Jum’at (11/9/2026) yang diawali dengan  jalan sehat yang diikuti keluarga besar Kilang Pertamina Balongan.

Manager HSSE Pertamina RU Balongan, Moch. Arifin, menyampaikan program Sebusepro ini adalah agenda tahunan sebagai bentuk promotif preventif untuk meningkatkan derajat kesehatan pekerja, keluarga, hingga mitra kerja perusahaan.

Disampaikan Arifin, Sebusepro 2026 akan berlangsung selama 13 minggu, mulai 14 September hingga 14 Desember 2026, dengan target lebih dari 500 peserta. Program ini terdiri dari tiga kegiatan utama, yaitu Happy Walking, Happy Run, dan Happy Fitness, serta Happy Move yang dikhususkan bagi tim manajemen.

Berdasarkan hasil Medical Check Up (MCU) tahun 2026, ungkap Arifin, masih terdapat beberapa faktor risiko kesehatan yang perlu menjadi perhatian, seperti pekerja dengan temuan kolesterol tinggi, obesitas, pekerja dengan perlemakan hati dan penyakit lainnya yang merupakan faktor risiko terjadinya penyakit jantung dan stroke sehingga butuh aktivitas olahraga dan pola makan yang sehat.

“Penyakit tersebut bisa terkontrol bahkan normal dengan melakukan pola hidup sehat yaitu nutrisi seimbang dan aktifitas fisik secara rutin dan terukur,” tuturnya.

Arifin juga menegaskan, tujuan utama Sebusepro bukan sekadar berolahraga selama 13 minggu, tetapi membangun kebiasaan hidup sehat yang dapat terus kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Executive General Manager Kilang RU Balongan, Yulianto Triwibowo, menyambut baik digelarnya kembali Sebusepro 2026, sebuah program yang melibatkan pekerja dan pasangan hingga mitra kerja untuk membangun kebiasaan hidup aktif, sehat, dan bugar secara konsisten. Kesehatan dan kebugaran, merupakan bagian penting dalam mendukung produktivitas dan keberlanjutan kinerja.

“Sebagai insan Pertamina, kita tidak hanya dituntut untuk bekerja dengan profesional dan memberikan kinerja terbaik, tetapi juga perlu menjaga kesehatan dan kebugaran agar dapat terus memberikan kontribusi secara optimal,” tegas EGM kepada perwira Kilang Pertamina Balongan.

Pada opening Sebusepro 2026 kali ini, Health RU Balongan selaku penyelenggara kegiatan menghadirkan dr. Shiela Stefani, M.Gizi, Sp.GK, AIFO-K, FINEM selaku dokter spesialis gizi klinik yang menyampaikan materi berjudul The Happy Plate Project : Nutrisi Tepat untuk Energi, Mood, dan Produktivitas Optimal.

Kemudian, dihadirkan juga health influencer, Didik Mulato, yang menyampaikan sukses story menurunkan berat badan dari 124 kg menjadi 64 kg. Perwira RU Balongan Wellness Inspirator, Surur. Serta coaching clinic mini soccer bersama atlet sepak bola, Atep.

“Semoga para narasumber yang dihadirkan ini dapat merubah pola pikir kita kalau sehat bukan untuk induvidu saja tetapi merupakan budaya perusahaan yang berdampak posistif bagi pekerja dan perusahaan,” ungkap Yulianto.


(Nana. S)