Berita Terkini

Kaffee Morning Kodim 0707/Wonosobo Bersama Wartawan, Bahas Program Strategis dan Kepedulian Sosial

Wonosobo — Kodim 0707/Wonosobo menggelar kegiatan Kaffee Morning bersama insan pers di Kabupaten Wonosobo pada Jumat, 30 Januari 2026. Kegia...

Postingan Populer

Kamis, 29 Januari 2026

Kaffee Morning Kodim 0707/Wonosobo Bersama Wartawan, Bahas Program Strategis dan Kepedulian Sosial


Wonosobo — Kodim 0707/Wonosobo menggelar kegiatan Kaffee Morning bersama insan pers di Kabupaten Wonosobo pada Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi terkait berbagai program strategis dan kondisi sosial di wilayah Wonosobo.

Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok, menyampaikan bahwa program MBG masih terus dipacu agar dapat ter-cover dengan baik dan seluruh masyarakat bisa menerima manfaat secara maksimal.

Ia juga menyinggung pembangunan infrastruktur, di antaranya Jembatan Gantung Sindupaten, Kecamatan Kretek, yang direncanakan akan diresmikan pada Februari 2026. Selain itu, pembangunan jalan di beberapa wilayah juga terus dikebut agar segera dapat digunakan oleh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim menegaskan kepada rekan-rekan media agar segera melaporkan apabila terdapat jalan atau jembatan yang benar-benar rusak. Kodim akan berupaya mengusulkan ke pemerintah pusat agar segera dilakukan perbaikan.

Terkait pemberdayaan ekonomi masyarakat, Letkol Yoyok menjelaskan pendirian Koperasi Merah Putih sebagai program strategis nasional yang bertujuan membantu kesejahteraan masyarakat. Koperasi ini akan mendapat dukungan dan pembinaan langsung dari pemerintah pusat.

"Dengan adanya Koperasi Merah Putih, diharapkan dapat mendongkrak sektor pertanian dan menjaga stabilitas harga gabah, sehingga tidak lagi dipermainkan oleh tengkulak dan pendapatan petani bisa lebih stabil," ujarnya.

Dandim juga menyampaikan keprihatinannya atas bencana banjir yang terjadi di beberapa wilayah. Ia menegaskan Kodim siap bersinergi dalam membantu penanganan dan penyampaian informasi kepada pihak terkait.

Selain itu, apabila terdapat laporan rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayah pedesaan, Kodim 0707/Wonosobo akan menyampaikannya kepada Pemerintah Daerah dan Bupati Wonosobo agar dapat segera ditindaklanjuti melalui program RTLH.

Perhatian khusus juga diberikan terhadap masalah stunting dan kekurangan gizi. Dandim meminta kepada insan pers agar segera menyampaikan informasi terkait wilayah yang masih banyak anak mengalami kekurangan gizi, sehingga dapat segera dilakukan pendataan dan penanganan.

"Kita ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak di Wonosobo yang mengalami kekurangan gizi," tegasnya.

Kodim 0707/Wonosobo menyatakan sangat mendukung kegiatan-kegiatan media dan menjadikan insan pers sebagai mitra strategis yang selama ini selalu mendukung, berkolaborasi, dan bersinergi dengan Kodim dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

(Yudhi)

Kakanwil Ditjenpas Riau Silaturahmi dengan Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu


Rokan Hulu - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Riau, Maizar, melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu pada Kamis (29/1/2026).

Kunjungan tersebut berlangsung di Kabupaten Rokan Hulu dan disambut langsung oleh Bupati Rokan Hulu Anton bersama Wakil Bupati H. Syafarudin Poti. Pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Kanwil Ditjenpas Riau dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.

Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Ditjenpas Riau didampingi oleh Kabag Tata Usaha dan Umum M. Lukman, Kabid Pengamanan dan Penegakan Disiplin (Patnal) Nimrot Sihotang, Kabid Pelayanan dan Pembinaan Suroto, Kalapas Pasir Pangarayan Efendi P. Purba, serta Kasubbag Tata Usaha Suharno.

Kakanwil Ditjenpas Riau, Maizar, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Melalui pertemuan tersebut, diharapkan terjalin komunikasi dan kerja sama yang baik antara Kanwil Ditjenpas Riau dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu ke depannya.

Bupati Rokan Hulu, Anton juga menyambut baik kunjungan tersebut dan terbuka untuk menjalin hubungan dan komunikasi yang baik dengan jajaran pemasyarakatan.

Senada dengan hal tersebut, Kalapas Pasir Pangarayan Efendi P. Purba menyampaikan kesiapan jajarannya untuk terus mendukung penguatan koordinasi dan sinergi dengan pemerintah daerah. Selain itu, Lapas Pasir Pangarayan juga terus berupaya berpartisipasi aktif dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Rokan Hulu sebagai wujud dukungan terhadap terwujudnya sinergi lintas sektor.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan sinergi dan kolaborasi antara Kanwil Ditjenpas Riau dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dapat terus terjalin dan semakin diperkuat. Kerja sama yang baik tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan koordinasi, efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Rokan Hulu.

Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam Dan Pemantauan Wilayah

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serka Sudiono bersama dengan Linmas melaksanakan kegiatan patroli malam dan pemantauan wilayah Kecamatan Serengan, Kamis (30/01/2026) tadi malam.

Dikatakan Serka Sudiono disela-sela pelaksanaan Patroli dirinya menghimbau kepada Warga agar selalu menjaga keamanan lingkungan, dan keamanan wilayah dengan penuh seksama, dan  patut diwaspadai orang yang tidak dikenal yang bertamu di malam hari.

"Kegiatan patroli malam selain memberi  Himbauan kepada warga , juga untuk menjalin silahturahmi dengan mitra karib yang dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket Koramil 03/Serengan."ujarnya.

"Harapan kami agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan  menjaga lingkungan masing-masing agar situasi tetap Aman dan kondusif."pungkas Serka Sudiono.

Monev Kakanwil Ditjenpas Riau di Lapas Pasir Pangarayan, Dorong Kinerja dan Disiplin Petugas


Pasir Pengaraian - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Maizar, melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan pada Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan berjalan sesuai dengan ketentuan serta meningkatkan kinerja jajaran pemasyarakatan.

Dalam kunjungan tersebut, Kakanwil Ditjenpas Riau didampingi oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum M. Lukman, Kepala Bidang Pengamanan dan Penegakan Disiplin (Patnal) Nimrot Sihotang, serta Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Suroto. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, bersama para pejabat struktural Lapas.

Pada sela-sela kegiatan monev, Kakanwil Maizar memberikan arahan kepada seluruh jajaran Lapas Pasir Pangarayan agar senantiasa menjaga integritas dan meneguhkan komitmen dalam melaksanakan tugas. Ia menegaskan pentingnya profesionalisme dan kepatuhan terhadap aturan agar tidak terlibat dalam pelanggaran.

"Saya mengingatkan seluruh jajaran agar terus menjaga integritas, bekerja sesuai aturan, dan tidak terlibat dalam bentuk pelanggaran apa pun. Komitmen dan tanggung jawab dalam bertugas adalah kunci utama mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas," tegas Maizar.

Sementara itu, Kepala Lapas Pasir Pangarayan Efendi Parlindungan Purba menjelaskan bahwa kegiatan monev ini menjadi sarana evaluasi sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan.

"Monitoring dan evaluasi ini sangat penting untuk meningkatkan kinerja jajaran Lapas Pasir Pangarayan, sekaligus sebagai penguatan komitmen kami dalam memberikan pelayanan pemasyarakatan yang optimal," ujar Efendi.

Di akhir kegiatan, Kakanwil Ditjenpas Riau bersama Ketua PIPAS Riau, Ny. Dian Hariani Maizar, berkesempatan meninjau dan melaksanakan panen telur ayam serta sayur kangkung di kebun ketahanan pangan yang dikelola oleh warga binaan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan.

Selain itu, rombongan juga melakukan penanaman benih kangkung dan semangka, serta menanam pohon mangga di area depan Lapas sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam rangka memperkuat pengawasan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta meningkatkan kepatuhan internal dan Program Ketahanan  Pangan di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan.

Dirkeswat Ditjenpas Tinjau Layanan Kesehatan dan Dapur Lapas Indramayu







Indramayu,  Sergaptarget Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi (Dirkeswat) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Adhayani Lubis, melaksanakan kunjungan kerja strategis ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu pada Rabu (28/01/2026).Kunjungan ini bertujuan untuk memantau secara langsung kesiapan infrastruktur serta standarisasi layanan perawatan kesehatan dan pengolahan makanan bagi Warga Binaan.

​Dalam arahannya, Adhayani menekankan pentingnya transformasi tata kelola dapur yang kini wajib mengacu pada Peraturan Menteri Nomor 1 Tahun 2025 dengan menerapkan alur kerja satu arah. Sistem ini dirancang untuk menjamin higienitas maksimal, mulai dari tahap penerimaan bahan, proses pencucian di area steril, hingga ketepatan gramasi porsi makanan yang wajib dipastikan melalui kalibrasi alat timbang secara berkala.

​Sektor kesehatan juga menjadi perhatian serius dalam peninjauan ini. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Direktur mendorong akselerasi kepesertaan BPJS Kesehatan bagi seluruh warga binaan agar mereka mendapatkan jaminan perlindungan medis yang menyeluruh. Hal ini dibarengi dengan rencana pembangunan loket khusus pembagian obat guna meningkatkan keamanan dan ketertiban petugas dalam memberikan pelayanan kesehatan harian.

​Lebih lanjut, Lapas Indramayu didorong untuk mengimplementasikan Program Pemasyarakatan Sehat secara menyeluruh, yang mencakup : pertama Manajemen Bahan makan yang meastikan kualitas, keberaihan dan pemenuhan gizi. Kedua Standarisasi Kamar Sehat dan kesehatan lingkungan, aturan ini meliputi pembatasan barang pribadi maksimal 6 potong pakaian per orang untuk menjaga sirkulasi udara, serta kewajiban pengecatan dinding kamar menjadi warna putih bersih agar suasana lebih terang dan higienis. Selain itu, pengawasan rutin terhadap sanitasi, saluran air, dan kebersihan seluruh blok hunian menjadi langkah krusial dalam mencegah timbulnya penyakit menular.

​Sebagai penutup, modernisasi sistem administrasi turut diperkuat melalui digitalisasi kompilasi surat-menyurat di bagian Tata Usaha agar pimpinan dapat memantau perkembangan informasi secara transparan dan real-time. Keberhasilan implementasi standar baru di Lapas Indramayu ini diproyeksikan akan menjadi percontohan bagi Unit Pelaksana Teknis lainnya di seluruh Indonesia dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih modern dan humanis.

(Nana.  S)

Wahyu Alamsyah, Ketua PAC Terpilih PDI-Perjuangan Kecamatan Klangenan, Mengucapkan Terimakasih Atas Kepercayaan Yang Diberikan Dan Akan Melakukan Pembenahan Dan Menjaga Soliditas Untuk Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat Terhadap PDI Perjuangan




Kabupaten Cirebon,Sergap Target– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kecamatan Klangenan untuk periode 2026–2031. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Desa Klangenan, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, Kamis (29/1/2025).





Musancab ini menjadi forum konsolidasi partai di tingkat kecamatan yang bertujuan melakukan peremajaan kepengurusan Pengurus Anak Cabang (PAC). Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pendidikan politik kader dalam rangka memperkuat struktur organisasi PDI Perjuangan di masing-masing wilayah.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon, pengurus PAC Kecamatan Klangenan, serta perwakilan pengurus ranting se-Kecamatan Klangenan.


Wahyu Alamsyah, ketua PAC terpilih PDIP Kecamatan Klangenan, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Dia berjanji akan melakukan pembenahan dan menjaga soliditas untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap PDIP. Wahyu juga meminta bimbingan senior dan kerja sama dengan pengurus PAC dan ranting untuk meningkatkan suara PDIP di masa depan.




Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Klangenan, Wahyu Alamsyah, mengatakan bahwa Musancab dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip musyawarah dan kekeluargaan sebagai bagian dari mekanisme demokrasi internal partai.

"Musancab ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus forum musyawarah untuk menentukan kepengurusan yang baru. Harapannya, kepengurusan yang terbentuk nantinya mampu membesarkan partai di wilayah Kecamatan Klangenan," ujar Wahyu.

Lebih lanjut, Wahyu Alamsyah menyampaikan optimismenya terhadap soliditas para pengurus ke depan. Ia menilai, melalui Musancab ini, semangat perjuangan kader akan semakin menguat.

"Kami optimistis, dengan kekompakan dan kerja kolektif para pengurus, Kecamatan Klangenan dapat kembali menjadi basis suara PDI Perjuangan, sekaligus mendorong lahirnya kembali wakil rakyat dari wilayah ini," pungkasnya. ((Babil))

Polres Kuningan Tanam Jagung Serentak di 27 Lokasi Capai 22 Ha


KUNINGAN – Polres Kuningan melaksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang digelar serempak di 27 titik lokasi lahan di wilayah Kabupaten Kuningan, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang dilaksanakan secara berjenjang hingga tingkat Polda Jawa Barat.

Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar. turut mengikuti penanaman jagung di Desa Gunungkeling, Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan dengan luasan lahan mencapai 0,42 hektare. Kegiatan tersebut juga terhubung secara serentak dengan jajaran Polda Jabar.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kuningan Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS), perwakilan Perum Perhutani KPH Kuningan, jajaran Bulog Bandorasa dan Sidaraja, unsur TNI, pemerintah kecamatan dan desa, kelompok tani, serta personel Polres Kuningan.

Penanaman jagung serentak ini dilaksanakan oleh seluruh jajaran Polsek dan satuan fungsi Polres Kuningan di berbagai kecamatan, dengan luasan lahan yang bervariasi. Total luas lahan yang ditanami jagung pada kegiatan ini mencapai 22,51 hektare.

Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi Polri dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya komoditas jagung yang menjadi salah satu bahan pangan strategis nasional.

"Melalui penanaman jagung serentak ini, kami ingin mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas pangan. Kegiatan ini adalah bentuk nyata keterlibatan Polri bersama pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan. Kami berharap hasilnya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di Kabupaten Kuningan," ujar AKBP Muhammad Ali Akbar.




Kapolres berharap masyarakat Kabupaten Kuningan untuk bersama-sama mendukung program Bapak Presiden dalam swasembada pangan. Jangan biarkan lahan-lahan kosong terbengkalai karena negara Indonsia merupakan negara agraris.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kuningan Dr. Wahyu Hidayah mengapresiasi keterlibatan Polres Kuningan yang aktif mendukung program pertanian dan pemberdayaan petani di daerah.

Kegiatan penanaman jagung serentak ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan produksi jagung di Kabupaten Kuningan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional.

(Babil)

Desa Majakerta Lakukan Lokaksrya Dan Pengukuhan Forum Pengurangan Risiko Bencana








Indramayu, Sergaptarget Desa Majakerta sukses menyelenggarakan lokarya dan pengukuhan Forum Pengurangan Risiko Bencana (F.PRB) yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Pada Kamis 29/01/2026.

Lokakarya ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana, serta memperkuat kapasitas F.PRB dalam mengurangi risiko bencana di desa. Dalam lokakarya ini, peserta diberikan pengetahuan dan keterampilan tentang penanggulangan bencana, serta strategi untuk mengurangi risiko bencana.

Pengukuhan F.PRB ini dihadiri oleh Forkopimcam Kecamatan Balongan, Tim BPBD Kabuten Indramayu, PT KPI RU VI Balongan, KKN Mahasiswa UNPAD,  pemdes Majakerta, BPD Majakerta, tokoh masyarakat, dan warga desa serta tim dari relawan PETA yang akan di kukuhkan dari sejumlah 40 anggota, dan penyelenggara dari Human Initiative (HI) yang di dukung oleh PT KPI RU VI Balongan.

Dalam sambutannya, Renda Kuwu Desa Majakerta menyampaikan bahwa F.PRB ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.
"F.PRB ini akan menjadi wadah bagi masyarakat untuk berbagi informasi dan pengalaman dalam menghadapi bencana. Kami berharap F.PRB ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana," Kata Renda Kuwu Desa Majakerta.

F.PRB Desa Majakerta akan melakukan berbagai kegiatan, seperti pelatihan penanggulangan bencana, simulasi bencana, dan kampanye kesadaran bencana. F.PRB juga akan bekerja sama dengan instansi terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di desa.

"Kami berharap F.PRB ini dapat menjadi mitra yang efektif bagi pemerintah desa dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana dan mengurangi risiko bencana di desa," kata Nuryono selaku Ketua F.PRB Desa Majakerta.

Dengan adanya F.PRB ini, masyarakat Desa Majakerta berharap dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, serta mengurangi risiko bencana di desa.

Terpisah, Camat Balongan Ade Sukma Wibowo saat dimintai keterangan terkait terbentuk F.PRB dan di beberapa desa penyanggah yang berada di kecamatan Balongan, mengekpresi serta berharap bisa memprediksi adanya indikasi bencana-bencana baik yang disebabkan alam maupun kelalaian dari manusia.

"Alhamdulillah dengan terbentuknya pemuda tanggap bencana bisa memberikan edukasi kepada masyarakat agar saling waspada dan selalu berkoordinasi meminimalisir insiden-insiden sejak awal, serta seluruh elemen baik dari kepemerintahan bisa berkontribusi menyebarkan informasi", Ujarnya.

Deni Kurniawan Manager Disaster Risk Management Human Initiative, Berharap dengan dikukuhkannya pemuda tanggap bencana yang berada dikawasan daerah penyangga dapat menjadi pelopor untuk sarana komunikasi mendeteksi resiko apapun yang berdampak dilingkungan masing-masing serta dapat menjadi petunjuk arah ketika ada bencana apapun ke titik aman melalui (F.PRB).

"Terimakasih kami ucapkan kepada jajaran yang telah menghadiri kegiatan pengukuhan dan PT KPI RU VI yang selalu mendukung kegiatan didesa kami dan ini baru 2 dess yaituh desa kami Majakerta dan desa Sukaurip dan Insya Allah dalam waktu dekat didesa Balongan (Nana)

Akibat Curah Hujan Tinggi, Kawasan Kota  Indramayu Dikepung Banjir Hingga Setinggi Paha Orang Dewasa







Indramayu, Sergaptarget  Banjir parah pada awal tahun 2026 mengakibatkan sejumlah jalan di jantung kota lumpuh. Di jalan-jalan strategis yang selama ini terjadi kepadatan lalu lintas kendaraan, sepanjang Selasa (27/1) kemarin sepi akibat dikepung banjir di mana-mana.

Tak sedikit dalam unggahan media sosial warganet yang nyinyir dan memberikan imbauan ke publik, jika tidak penting dan mendesak agar memilih tidak keluar rumah.

"Jalan Jenderal Sudirman, Ahmad Yani, Suprapto, Pandjaitan, Mayor Sasta Atmaja, termasuk Jalan Gatot Subroto, Pahlawan, dan jalan depan GOR Singalodra semuanya banjir. Hindari lewat situ, Indramayu sudah dikepung banjir," jelas Tasjudin, warga asal Kecamatan Krangkeng yang mengaku terjebak macet pada Selasa (27/1/2026) kemarin.

Begitu pun unggahan dari media sosial atas nama Sudiryo. Ia mengunggah dalam status WhatsApp-nya berbunyi, "Aja meng kota-kota lur sedengkul (Jangan ke kota, saudara, airnya sudah selutut,-red)," unggah Sudiryo yang diunggah pada Selasa (27/1) sore sambil memasang kondisi jalan banjir di jalur Paoman–Karangturi.

Banjir juga bukan hanya menggenangi jalan utama perkotaan, termasuk rumah penduduk. Selain itu, banjir parah pada awal tahun 2026 ini juga merendam sejumlah sekolah di jantung Kota Indramayu.

Salah satu unggahan media sosial Tasjudin, warga asal Kecamatan Krangkeng yang terjebak di jalanan kota Indramayu.
Pantauan di lapangan sepanjang Selasa (27/1), sekolah yang terletak di jantung kota yang kebanjiran di antaranya Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Indramayu, SMKN 1 Indramayu atau biasa disebut SMKN Gatot Subroto yang berada di Jalan Jenderal Gatot Subroto, serta SDN 2 Karanganyar.

Sekolah SMAN 2 Indramayu yang terletak di Jalan Pahlawan Nomor 37, Kelurahan Lemahmekar, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terpaksa meliburkan anak didiknya selama dua hari.

"Akibat banjir, SMAN 2 Indramayu meliburkan sementara selama dua hari. Siswa-siswi dianjurkan untuk belajar dengan sistem PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh). Terkait waktu libur melihat perkembangan kondisi cuaca," jelas Kepala SMAN 2 Indramayu, Erna Setyawati, M.Pd., didampingi Hermawan, guru olahraga, kepada Awak Media, Rabu (28/1).

Menurutnya, banjir tahun ini dinilai parah karena airnya sudah masuk ruang kelas dan lapangan terbuka untuk olahraga siswa, sehingga mengakibatkan terganggunya proses belajar mengajar. Banjir parah ini diduga akibat mampetnya saluran air sepanjang Jalan Pahlawan, termasuk di area SMAN 2 Indramayu dan Kantor Dinas PUPR Indramayu yang posisinya bersebelahan.

"Saya langsung kirimkan ke Pak Gubernur videonya (banjir). Dan alhamdulillah langsung ditindaklanjuti oleh Disdik Jabar. Sudah diukur dan sudah oke mau dibangun. Provinsi gercep melakukan tindakan dan bantuan agar sekolah tidak lagi kebanjiran. Mohon dukungan teman-teman pers juga, ya," jelas Erna.
Erna juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang sudah langsung tanggap membantu mengatasi kebanjiran."Alhamdulillah, bantuan sudah dihitung oleh konsultan," kata Erna.

"Ini banjir parah, Kang. Miris, dekat kantor PUPR tetapi saluran air tidak dibenahi secara maksimal," tambah Hermawan.

Banjir juga menimpa SDN Karanganyar 2 yang berada di sekitar area Sport Center dan SMKN Gatot Subroto. Di sini, pihak sekolah juga meliburkan muridnya dan diarahkan untuk belajar di rumah."Anak saya tidak berangkat sekolah karena diliburkan. Di SDN 2 Karanganyar air sudah masuk ruang kelas. Di SMKN Gatot Subroto lebih parah, airnya sudah selutut," kata wali murid SDN Karanganyar 2, Ida Farida pada awak media selasa 27/1/2026 Ida juga menghimbau kepada warga masyarakat kota Indramayu agar jangan keluar rumah kalau tidak ada kepentingan.

Banjir kali inih benar benar parah sehingga hampir melumpuhkan lalu lintas Di kota pungkasnya. 

(Nana. S)

Kapolresta Cirebon Pimpin Penanaman Jagung Serentak, Polresta Cirebon Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Nasional






Polresta Cirebon menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung Program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2026 dengan melaksanakan Zoom Meeting Penanaman Jagung Serentak di Polres Jajaran Polda Jawa Barat, Penyerahan Bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), serta Bantuan Sembako kepada Kelompok Tani pada Kamis (29/1/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Blok Kedempatan, Desa Cempaka, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., bersama jajaran Pejabat Utama Polresta Cirebon, serta diikuti oleh unsur Forkopimda, instansi terkait, kelompok tani, dan masyarakat setempat.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan serentak jajaran Polda Jawa Barat yang dilaksanakan melalui sarana Zoom Meeting dan dipimpin oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., dari lokasi terpusat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Cirebon menegaskan bahwa Polresta Cirebon berkomitmen untuk tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga hadir secara aktif mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

"Polresta Cirebon secara nyata mendukung Program Swasembada Pangan Presiden Republik Indonesia Tahun 2026. Penanaman jagung pipil ini merupakan langkah konkret kami bersama kelompok tani untuk mengoptimalkan lahan yang ada agar lebih produktif serta memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat," tegas Kombes Pol. Imara Utama.

Kapolresta Cirebon menambahkan, Polresta Cirebon berperan aktif sebagai fasilitator dan pendamping kelompok tani, mulai dari tahap penanaman hingga panen, melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait.

"Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga kamtibmas, tetapi juga sebagai mitra masyarakat. Kami mendorong kolaborasi lintas sektor agar hasil pertanian meningkat, ketahanan pangan semakin kuat, dan taraf hidup petani di wilayah hukum Polresta Cirebon terus meningkat," tambahnya.

Selain melaksanakan penanaman jagung secara simbolis, Polresta Cirebon juga menyerahkan bantuan paket sembako berupa beras, mi instan, dan minyak goreng kepada kelompok tani dan masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan nyata Polri di tengah masyarakat.

Kapolresta Cirebon juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kelompok tani dan pihak terkait yang telah bersinergi dengan Polresta Cirebon dalam menyukseskan program ketahanan pangan tersebut.

"Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari peran serta kelompok tani dan dukungan seluruh pihak. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kerja samanya. Semoga sinergi ini terus berlanjut dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Cirebon," ujarnya.

Secara keseluruhan, Polresta Cirebon melaksanakan penanaman jagung pipil secara serentak di 27 Polsek jajaran Polresta Cirebon dengan total luas lahan mencapai 29 hektare. Kegiatan ini menjadi wujud konkret kontribusi Polresta Cirebon dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat kemitraan Polri dengan masyarakat.