Berita Terkini

Polsek Balongan Gagalkan Tawuran Remaja Di Sudimampir, Tiga Pelajar Diamankan

Indramayu, Sergaptarget.com  Polsek Balongan Polres Indramayu berhasil menggagalkan rencana aksi tawuran antar kelompok pemuda d...

Postingan Populer

Minggu, 10 Mei 2026

Polsek Balongan Gagalkan Tawuran Remaja Di Sudimampir, Tiga Pelajar Diamankan



Indramayu, Sergaptarget.com 
Polsek Balongan Polres Indramayu berhasil menggagalkan rencana aksi tawuran antar kelompok pemuda di wilayah Desa Sudimampir, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Minggu dini hari (10/5/2026).

Tindakan cepat tersebut dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan masyarakat melalui layanan Dumas 110 terkait video tawuran pemuda yang meresahkan warga setempat.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Balongan AKP Dedi Wahyudi mengatakan, setelah menerima laporan, dirinya langsung memimpin kegiatan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) bersama personel piket jaga dan Unit Reskrim.

Sekitar pukul 04.00 WIB, saat melakukan patroli di Jalan Raya Sudimampir Lor, petugas menemukan sekelompok remaja dengan gerak-gerik mencurigakan yang diduga hendak melakukan aksi tawuran.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan tiga orang pelajar berinisial AF (16), IAM (14), dan MB (16).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, para remaja tersebut diketahui terafiliasi dengan kelompok tertentu. AF teridentifikasi sebagai admin kelompok “Organisasi Sudimampir Lor” setelah polisi memeriksa telepon genggam miliknya. Sementara IAM mengaku sebagai anggota kelompok “PERUJI” dan mengenakan pakaian bertuliskan nama kelompok tersebut.

Sementara itu, MB mengaku bergabung bersama rekan-rekannya dengan berjalan kaki menuju sebuah SPBU mini yang diduga menjadi titik kumpul sebelum tawuran berlangsung. Saat patroli dilakukan, MB sempat melarikan diri, namun akhirnya berhasil diamankan petugas.

Selain mengamankan para remaja, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa tiga unit sepeda motor, dua unit telepon genggam, serta dua buah kunci sepeda motor.

“Kami telah melakukan pendataan terhadap saksi-saksi dan terus mendalami informasi guna memutus mata rantai perselisihan antar kelompok remaja di wilayah tersebut,” ujar AKP Dedi Wahyudi.

Kapolsek menegaskan pihak kepolisian tidak akan memberikan toleransi terhadap aksi yang mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan masyarakat.

Ia juga mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas dan pergaulan anak-anak mereka, khususnya pada malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi kriminalitas maupun tawuran yang dapat merusak masa depan generasi muda.

(Nana. S)

Peluang Emas Bagi Pelaku UMKM, Bupati Lucky Hakim Perpanjang Area CFN Sampai ke Jalan Ahmad Yani




Indramayu,  Sergaprarget.com Kegiatan _Car Free Night_ (CFN) yang rutin digelar setiap akhir pekan di kawasan Alun-alun Kabupaten Indramayu, akan mengalami perubahan rute.

Dari yang semula start UMKM  CFN dimulai di titik 0 (Nol) Kilometer di Jalan S. Parman atau depan gerbang Masjid Agung Indramayu sampai dengan Jalan R.A. Kartini, kini titik start awal CFN  berubah di depan Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu sampai dengan Jl. Ahmad Yani dan terakhir di Lampu Merah Waiki.

Demikian disampaikan Pj. Sekretaris Daerah Indramayu Ahmad Syadali saat rapat koordinasi persiapan CFN beserta jajarannya beberapa waktu yang lalu.

Syadali mengatakan, perubahan tersebut mulai diberlakukan pada  *Jumat, 8 Mei 2026* dengan waktu pelaksanaan pukul *18.00 WIB* sampai dengan  pukul *22.00*. 

"Penyesuaian rute ini dilakukan sebagai bagian dari pengaturan kawasan agar lebih tertib, aman, serta mendukung kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di area CFN," katanya.

Syadali mengaku, ide perluasan CFN bermula dari Bupati Indramayu Lucky Hakim, 

"Saat itu Pak Bupati ingin agar pelalu UMKM di Kabupaten Indramayu tumbuh, perlu tempat untuk menjajakan produknya. Nah di area CFN ini mereka boleh menjajakan produknya," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan, Ali Fikri, mengatakan, pihaknya siap menambah Rute CFN menjadi lebih panjang, agar masyarakat lebih nyaman menikmati CFN.

Di tempat yang sama, Plt. Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Industri (Diskopdagin) Kabupaten Indramayu, Mardono mengatakan, kesiapan pemindahan para pelaku Usaha Mikiro Kecil Menengah (UMKM) yang tadinya berjualan di depan Alun-Alun Indramayu.

"Nantinya tidak ada lagi pedagang yang berjualan di Jalan S. Parman atau depan  Alun-Alun Indramayu," katanya.

Adapun ruas jalan yang akan ditutup selama berlangsungnya CFN sebagai berikut:

1. Jalan RA Kartini (depan Kantor Diskominfo – Taman Aspirasi)
2. Jalan RA Kartini (lampu merah Bundaran Adipura)
3. Jalan Kopral Dali
4. Jalan Jenderal A. Yani (lampu merah depan Mutiara Optik)
5. Jalan Subdibyo (samping Toko Sinar)
6. Jalan Letnan Wargana (depan Apotek Mitra)
7. Jalan Lingkungan Sol Sepatu / DIY
8. Jalan A. Yani (Perempatan Cuteng)
9. Jalan Lemahabang (Perempatan Cuteng)
10. Jalan Wiralodra (Perempatan Cuteng)
11. Jalan A. Yani (lampu merah Perempatan Waiki)

Untuk menunjang kelancaran kegiatan, disediakan juga kantung parkir di beberapa titik, yaitu:

1. Jalan Kopral Dali
2. Jalan Subdibyo
3. Jalan Letnan Wargana
4. Jalan Lingkungan Sol Sepatu / DIY
5. Belakang Pasar Mambo
6. Jalan Wiralodra Cuteng
7. Jalan Lemahabang Cuteng
8. Jalan A. Yani sekitar 50 meter dari lampu merah Perempatan Waiki

Pemerintah Kabupaten Indramayu mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan rute perjalanan selama kegiatan berlangsung serta memanfaatkan area parkir yang telah disediakan. Diharapkan kegiatan CFN dan CFD dapat terus menjadi ruang publik yang aman, nyaman, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal. 

(Nana. S)

Pembagian Beras Dan Minyak Gratis Di Desa Juntiweden Dipungut Rp.15.000 - Rp. 25000 Per KPM




 Indramayu, Sergaptarget.com Diduga praktik pungutan liar (pungli) kembali mencuat dalam penyaluran bantuan pangan pemerintah. Kali ini sejumlah warga di desa Juntiweden, Kecamatan Juntinyuat, kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Diduga dimintai uang anatara Rp.15.000 sampai Rp.25.000 per penerima manfaat.

Informasi yang berhasil dihimpun awak media, pungutan tersebut diduga terjadi saat pembagian bantuan beras dan minyak goreng Bantuan Sosial (Bansos) Pangan dari Kementerian Sosial ke keluarga Penerima manfaat (KPM) .

Bantuan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter yang seharusnya diterima gratis,  oleh oknum perangkat desa dan oknum RT RW di pungut biaya. 

Salah satu warga yang tidak mau namanya disebutkan  mengatakan bahwa ratusan warga menerima 4 liter minyak goreng dan 20 kg beras, namun katanya bantuan tersebut geratis tetapi nyatanya dimintai uang senilai Rp.15.000 sampai Rp25.000.

​Oknum pegawai Pemerintah Desa dan oknum RT RW desa Juntiweden Kecamatan Juntinyuat tersebut diduga yang mengambil keuntungan pribadi dari Bantuan Sosial tersebut.

​Saat awak media mengonfirmasi  melalui pesan WhatsApp dan telepon, Kuwu Juntiweden Carsudi, tidak merespons. Dan saat awak media mendatangi kantor Kuwu Juntiweden Kuwu Carsudi tidak ada ditempat.

Warga berharap pihak berwenang segera mengusut tuntas dugaan pungutan liar ini harapnya. 

(Nana. S)

Batik Buana Sekar Kedaton Jadi Primadona di Pameran UMKM Persit Bisa 2 Kartini Expo, Balai Kartini, Jakarta


Uploaded Image

Jakarta – Suasana semarak menyelimuti gelaran Pameran UMKM Persit Bisa 2 Tahun 2026 yang berlangsung di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta.

Di antara deretan stand produk unggulan Nusantara, booth Batik Buana Sekar Kedaton milik Persit KCK Cabang L Koorcab Rem 074 PD IV/Diponegoro terpantau terus dibanjiri pengunjung yang dengan antusias di lokasi Booth No.12.
‎​Sejak pintu pameran dibuka untuk umum, booth ini tidak hanya sekadar menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga ruang edukasi budaya. 

Pengunjung tampak berkerumun, terlibat dalam perbincangan hangat untuk menggali lebih dalam mengenai filosofi serta proses kreatif di balik terciptanya sehelai kain Batik Buana Sekar Kedaton.
Saat dikonfirmasi awak media pada Sabtu (09/05/2026) Ny.Cita Putri Kharisma Sari Istri dari Peltu I Dewa Made Kasamabi Putra selaku pemilik dari Batik Buana Sekar Kedaton menegaskan bahwa ‎​edukasi di balik keindahan motif
‎​kekuatan utama yang menarik minat publik adalah transparansi dari  proses produksinya.

Uploaded Image

"Banyak pengunjung yang terpikat setelah mengetahui detail pembuatan batik ini, mulai dari pemilihan bahan, kerumitan pola, hingga teknik pewarnaan yang menjaga warisan budaya khas wilayah Koorcab Rem 074/Wrt ini."tuturnya.
‎​"Kami tidak hanya ingin menjual produk, tetapi juga berbagi cerita tentang nilai seni dan dedikasi anggota Persit dalam melestarikan batik. Antusiasme pengunjung hari ini membuktikan bahwa produk lokal memiliki daya saing yang luar biasa,"terangnya.
Daya tarik Batik Buana Sekar Kedaton terbukti mampu menggaet pembeli dari berbagai daerah. Ibu Indah, seorang pengunjung asal Bekasi, mengaku langsung jatuh hati begitu melihat koleksi yang dipamerkan. Tanpa ragu, ia memborong beberapa potong baju dan mukena batik untuk dibawa pulang.
‎​"Motifnya sangat elegan dan kualitas kainnya terasa premium. Begitu tahu proses pembuatannya yang sedemikian rupa, saya merasa produk ini punya nilai lebih. Sangat layak untuk dikoleksi," ungkap Ibu Indah.
‎​Pameran ini merupakan wadah bagi para anggota Persit dari seluruh penjuru Indonesia untuk memamerkan kreativitas dan kemandirian ekonomi melalui produk-produk UMKM unggulan. Dengan kehadiran produk seperti Batik Buana Sekar Kedaton, pameran ini sukses memperkuat posisi UMKM Persit sebagai salah satu pilar pelestari budaya dan penggerak ekonomi kreatif nasional.

Penulis : Arda 72

Wujudkan Kondusifitas Wilayah, Piket Koramil 04/Jebres Bersama Linmas Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 04 /Jebres Kodim Surakarta Serda Winarno bersama dengan Anggota Linmas melaksanakan patroli Kamtibmas di wilayah kecamatan Jebres, Sabtu (09/05/2026).

"Dalam pelaksanaan patroli kami selalu memberikan himbauan kepada warga dan seluruh komponen masyarakat wilayah Kecamatan Jebres untuk ikut bersama-sama peduli dan aktif  dalam menjaga kondisi kamtibmas dan mencegah terjadinya tindakan kriminal di wilayah lingkungannya masing-masing."tegas Serda Winarno disela-sela kegiatan Patroli.

"Pelaksanaan patroli bersama linmas untuk melakukan pengawasan dan pemantauan wilayah dan memberikan rasa aman kepada warga masyarakat,"Imbuhnya .

"Kami setiap saat selalu siap dan peduli menjaga dan mengawasi wilayah. Semoga  dengan adanya patroli rutin dari Koramil dapat mencegah rencana kejahatan yang mungkin bisa timbul di masyarakat."pungkas Serda Winarno.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Gandeng Linmas, Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam, Wujudkan Situasi Aman Dan Kondusif

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka Rochani bersama dengan Linmas melaksanakan Patroli malam hari di wilayah kecamatan Serengan, Jum'at (08/05/2026) tadi malam.

Serka Rochani menegaskan Patroli malam dilaksanakan secara rutin untuk monitoring  warga pada malam hari serta untuk meminimalisir dan mencegah tindak kejahatan ataupun gangguan kamtibmas di wilayah.

"Adapun sasaran dalam patroli yaitu tempat - tempat rawan dari gangguan  kamtibmas yang ada di wilayah kecamatan Serengan serta untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif."ujarnya.

"Patroli malam ini rutin dilakukan untuk menciptakan keamanan di waktu rawan seperti saat masyarakat melaksanakan istirahat malam hari ataupun menjelang dini hari."pungkas Serka Rochani.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Sabtu, 09 Mei 2026

Kades Garung Lor Sukoharjo Diduga Selewengkan Dana Desa untuk Kepentingan Pribadi



Wonosobo – Kepala Desa Garung Lor, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo, diduga melakukan penyelewengan dana desa yang dialokasikan untuk program RTLH 
( 10/05/2026 )

Dugaan tersebut mencuat setelah sejumlah warga menilai penggunaan anggaran tidak sesuai dengan peruntukannya.

Anggaran Desa yang seharusnya dimanfaatkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, maupun pemberdayaan ekonomi warga, diduga justru digunakan untuk kepentingan pribadi oknum kepala desa.

Sejumlah warga menyampaikan bahwa realisasi kegiatan di lapangan tidak sesuai dengan laporan yang disampaikan. Bahkan, beberapa proyek yang disebut dalam anggaran diduga tidak terlihat wujudnya atau tidak berjalan maksimal.
Kasus dugaan penyalahgunaan dana ketahanan pangan
sendiri bukan hal baru.

Sejumlah laporan
Sebelumnya juga pernah mengungkap adanya indikasi dana desa yang tidak digunakan sesuai aturan, bahkan diduga dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi oleh oknum pejabat desa


Warga pun mendesak agar pihak terkait, baik Inspektorat maupun aparat penegak hukum, segera turun tangan untuk melakukan audit dan penyelidikan secara menyeluruh. Transparansi penggunaan dana desa dinilai sangat penting guna menjaga kepercayaan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Desa Garung Lor menyampaikan kalau anggaran tersebut sudah di kembalikan ke kas Desa,Namun sampai saat ini belum ada jawaban dari perangkat desa berkaitan dengan pengembalian anggaran.

www,Sergap Target




DPRD lndramayu Gelar Paripurna Penyampaian Raperda Peraturan Perangkat Daerah




 Indramayu, Sergaptarget.com DPRD Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, di Ruang Sidang Utama, mengadakan Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Nota Penjelasan Bupati terhadap Raperda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Indramayu, Jumat 8 Mei 2026.

Rapat paripurna dihadiri Bupati Indramayu Lucky Hakim, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Indramayu, Forkopimda serta Stakeholder dengan agenda utama penyampaian nota penjelasan Bupati sekaligus penyerahan Raperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Indramayu.

Sementara itu Bupati Lucky Hakim menjelaskan, kelembagaan Perangkat Daerah memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan Urusan Pemerintahan Daerah.

Menurutnya, pembentukan Perangkat Daerah harus disesuaikan dengan kebutuhan riil daerah, karakteristik wilayah, beban kerja, serta kemampuan keuangan daerah agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan efektif dan efisien.

“Penataan Perangkat Daerah pun pada dasarnya mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Regulasi tersebut menekankan pentingnya pengelolaan keuangan daerah yang sehat serta pengendalian belanja pegawai agar tetap sesuai dengan kemampuan fiskal daerah,” ujarnya.

Selain itu Raperda memuat pula pengaturan mengenai jenis Perangkat Daerah, Tipologi Perangkat Daerah, serta susunan organisasi Perangkat Daerah yang berdasarkan pembagian Urusan Pemerintahan, beban kerja, dan kemampuan keuangan daerah. Dalam penataan ini, jumlah Perangkat Daerah direncanakan berubah dari sebelumnya 28 Perangkat Daerah menjadi 26 Perangkat Daerah.

“Penyesuaian dilakukan melalui penggabungan beberapa perangkat daerah dalam satu rumpun urusan, penyesuaian nomenklatur, serta perampingan struktur organisasi pada sejumlah Perangkat Daerah dan Kecamatan. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan pemerintahan tanpa mengurangi pelaksanaan tugas dan fungsi Pemerintahan Daerah,” katanya.

Sedangkan pada sesi akhir Rapat Paripurna dilakukan penyerahan Raperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Indramayu dari pihak DPRD kepada Bupati Indramayu untuk selanjutnya dibahas lebih lanjut oleh panitia khusus. 

(Nana. S)

Toserba Surya Jatibarang Selenggarakan Lomba Tari Topeng Kelana Dan Tari Kreasi Nusantara




Indramayu,  Sergaptarget.com Suasana penuh ceria mewarnai gelaran Lomba Tari Topeng Kelana/Udheng/Samba serta Lomba Tari Kreasi Nusantara yang digelar di Toserba Surya Jatibarang, Sabtu (9/5/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh  berbagai sanggar dan sekolah membawakan tarian tradisional maupun kreasi nusantara dengan penuh semangat dan kreativitas. Penampilan para peserta berhasil menghibur para pengunjung yang memadati area acara.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang di wakili Evi selaku Kasi  budaya dan kreasi  apresiasi terhadap pelaksanaan lomba tari sebagai upaya melestarikan budaya daerah sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terhadap seni tradisional.

Owner sekaligus pelaksana kegiatan  Kak Poepoen, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi wadah bagi anak-anak dan generasi muda untuk menampilkan bakat serta kecintaan terhadap budaya nusantara. “Melalui lomba  ini kami ingin memberikan ruang kreativitas bagi para penari muda sekaligus ikut menjaga dan melestarikan seni budaya Indonesia,” ujarnya.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi antar sanggar tari serta hiburan masyarakat di wilayah Jatibarang dan sekitarnya.

Selain itu, Tina orang tua dari peserta mangatakan, kegiatan tari ini sangat positif kepada anak - anak, terutama menguji mental juga kelincahan. Semoga Bupati Lucky Hakim mensuport dalam kegiatan - kegiatan selanjutnya. 

(Nana. S)

TK Nampa Subaya Desa Sudimampir Kec. Balongan Gelar Kegiatan Market Day




Indramayu,  Sergaptarget.com TK Nampa Subaya yang berada di desa Sudimampir lor Kec. Balongan Indramayu menggelar kegiatan tahunan Market Day yang berlangsung meriah Sabtu (9/5/2026) pagi.

Kegiatan edukatif tersebut menjadi bagian dari pembelajaran praktik bagi anak-anak untuk mengenal dunia usaha dan transaksi jual beli sejak usia dini.

Suasana penuh keceriaan tampak saat para siswa dengan antusias melayani pembeli di stan masing-masing.

Dalam kegiatan itu, terdapat lima kelompok yang mendirikan stan jajanan, yakni Kelompok Anggur, Kelompok Stroberi, Kelompok Mangga, Kelompok Nanas, dan Kelompok Apel.

Beragam makanan dan jajanan dijual dengan harga terjangkau, yakni serba Rp1000, sehingga menarik minat para pembeli yang hadir.

Kepala TK Nampa Subaya, Murdiyanti mengatakan, kegiatan Market Day merupakan agenda rutin sekolah yang  dilaksanakan setiap tahun sekali pada bulan Mei sebagai bagian dari metode pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengalaman belajar secara langsung, tetapi juga melatih anak untuk lebih mandiri, kreatif, dan percaya diri.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak dapat belajar berinteraksi, mengenal jual beli, serta menumbuhkan rasa percaya diri dan tanggung jawab sejak dini,” ujar Murdiyanti.

Ia menambahkan, Market Day juga menjadi sarana untuk menanamkan jiwa kewirausahaan kepada anak-anak sejak kecil.

Selain belajar mengenal uang dan proses transaksi, anak anak juga diajak untuk meningkatkan kemampuan bersosialisasi dengan teman, guru, maupun masyarakat sekitar.

Kegiatan tahunan ini mendapat sambutan positif dari para orang tua dan masyarakat yang hadir.

Mereka menilai kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dalam membentuk karakter anak agar lebih aktif, mandiri, dan berani tampil di depan umum.

(Nana. S)