Sergap Target

Berita Terkini

Dampingi Lansia dan Balita, Babinsa Gandekan Aktif Kawal Posyandu ILP Plus 6 SPM di Kelurahan Gandekan

Surakarta – Sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Babinsa Kelurahan Gandekan Sertu Teguh K dari Koramil 04/Jebres ...

Postingan Populer

Selasa, 11 Agustus 2026

Dampingi Lansia dan Balita, Babinsa Gandekan Aktif Kawal Posyandu ILP Plus 6 SPM di Kelurahan Gandekan


Uploaded Image

Surakarta – Sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Babinsa Kelurahan Gandekan Sertu Teguh K dari Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta mendampingi kegiatan Posyandu Flamboyan 1 Berbasis Pelayanan ILP Plus 6 SPM. Kegiatan berlangsung di Kadirejo RT 02/RW 01 Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Selasa (1/08/2026)

Posyandu kali ini melayani 40 lansia dan 50 balita. Layanan yang diberikan meliputi penimbangan berat badan, pengecekan tensi, gula darah, kolesterol, asam urat, serta penyuluhan pola makan sehat.

Dengan konsep ILP Plus 6 SPM, masyarakat khususnya para lansia lebih mudah mendapatkan informasi dan pelayanan kesehatan dasar secara terpadu. Selain pemeriksaan kesehatan, posyandu juga menjadi wadah saling berbagi informasi dan tukar pikiran antar warga lansia mengenai kesehatan yang dialami.

“Pentingnya Posyandu Lansia ini adalah untuk memantau perkembangan kesehatan, menjaga imunitas, dan meningkatkan kesadaran para lansia. Dengan berkegiatan bersama, para lansia juga bisa lebih bahagia karena bertemu sesama warga,” ujar Sertu Teguh K.

Diharapkan melalui kegiatan ini kesadaran masyarakat untuk rutin mengikuti posyandu semakin meningkat, sehingga kesehatan generasi penerus dan para lansia di wilayah binaan dapat terpantau dengan baik.

Penulis : Arda 72

Senin, 10 Agustus 2026

Jaga Keamanan Di Wilayah, Piket Koramil 04/Jebres Laksanakan Patroli Bersama Linmas

Surakarta - Piket Koramil 04/Jebres  Kodim 0735/Surakarta Koptu Devid Setyo W bersama Linmas  melaksanakan patroli malam di wilayah Kec Jebres Kota Surakarta, Senin (10/08/2026).

"Karena pada malam hari adalah saat rawan terhadap gangguan kamtibmas dan untuk pastikan wilayah dalam situasi kondusif,kami selaku Piket Koramil 04/Jebres Patroli bersama linmas di tempat tempat yang sering untuk berkumpulnya masyarakat pada malam hari di wilayah Kecamatan Jebres ."tegas Koptu Devid.

"Kegiatan patroli keamanan seperti ini akan terus kita lakukan secara rutin demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif."pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Rapat Koordinasi Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Indramayu




Rapat Koordinasi Dewan Pengurus Cabang  Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Indramayu
Indramayu,
Sergaptarget.com  Pemerintah Kabupaten Indramayu mendukung percepatan pendataan Education Management Information System (EMIS) Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT). Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat tata kelola pendidikan keagamaan dan mewujudkan data yang akurat, sekaligus sebagai dasar penyusunan kebijakan pemerintah.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Indramayu yang digelar di Aula Ki Tinggil Pendopo Indramayu, Rabu (5/8/2026), yang dihadiri unsur Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, Pemerintah Kabupaten Indramayu, serta pengurus FKDT.

Asisten Daerah I Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu, Iin Indrayati, mengatakan bahwa digitalisasi data melalui EMIS merupakan kebutuhan yang harus segera diwujudkan guna mendukung penyusunan berbagai kebijakan di bidang pendidikan keagamaan.

"Digitalisasi sudah menjadi kebutuhan. Karena itu, saya mendukung penuh percepatan EMIS sebagai basis data yang dibutuhkan pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan. Mari kita jadikan forum ini sebagai evaluasi sekaligus penguatan kolaborasi agar target 100 persen EMIS dapat tercapai tahun ini," ujarnya.

Senada dengan itu, Pelaksana Tugas Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Indramayu, Jafar Abdullah, menegaskan bahwa validitas data EMIS menjadi faktor penting dalam menentukan arah kebijakan pemerintah daerah.

"Data EMIS yang akurat akan memudahkan pemerintah dalam menyusun perencanaan, menetapkan program prioritas, hingga mengalokasikan dukungan bagi Madrasah Diniyah Takmiliyah," katanya.

Karena itu, ujar Jafar, pihaknya mengajak seluruh lembaga untuk bersama-sama menyelesaikan pendataan secara tertib dan tepat waktu.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, Aghuts Muhaimin, mengapresiasi dedikasi para kepala madrasah, guru, dan operator EMIS yang terus menjaga keberlangsungan pendidikan keagamaan.

Menurutnya, penguatan Madrasah Diniyah Takmiliyah hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi antara Kementerian Agama, Pemerintah Kabupaten Indramayu, FKDT, BAZNAS, dan seluruh pemangku kepentingan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPC FKDT Kabupaten Indramayu, Aspuri, mengatakan penyelesaian EMIS menjadi prioritas utama FKDT karena data yang valid merupakan fondasi dalam penyusunan program maupun penyaluran bantuan kepada madrasah diniyah.

"EMIS harus menjadi gerakan bersama. Semua Madrasah Diniyah Takmiliyah harus masuk ke dalam sistem karena ketika berbicara EMIS, kita sedang berbicara tentang data. Kami menargetkan capaian EMIS semester ini mencapai 100 persen," katanya.

Berdasarkan data Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, dari 1.138 Madrasah Diniyah Takmiliyah yang ada di Kabupaten Indramayu, sebanyak 580 lembaga atau sekitar 51 persen telah menyelesaikan Berita Acara Pendataan (BAP) EMIS. Oleh karena itu, seluruh FKDT tingkat kecamatan didorong untuk mempercepat pendataan terhadap lembaga yang masih aktif maupun yang sudah tidak beroperasi agar target 100 persen dapat segera tercapai.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Kementerian Agama dan FKDT menegaskan komitmen untuk memperkuat sinergi dalam penyelesaian pendataan EMIS sebagai fondasi peningkatan kualitas tata kelola Madrasah Diniyah Takmiliyah, sehingga berbagai program pembinaan, bantuan, dan pengembangan pendidikan keagamaan dapat dilaksanakan secara tepat sasaran.

(Nana. S)

Air Keruh Jadi Langganan, Alasan PDAM Pun Berulang: Publik Tagih Pembenahan Nyata



Air Keruh Jadi Langganan, Alasan PDAM Pun Berulang: Publik Tagih Pembenahan Nyata

Indramayu, Sergaptarget.com 
Persoalan air keruh dan kecilnya tekanan distribusi kembali menjadi sorotan pelanggan Perumdam Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Keluhan yang terus berulang membuat sebagian masyarakat mempertanyakan kualitas pelayanan perusahaan daerah tersebut, terlebih persoalan serupa dinilai telah terjadi dari waktu ke waktu dengan berbagai alasan teknis yang hampir selalu terdengar. Selasa (11/08/2026). 

Di tengah pergantian kepemimpinan di tingkat Pemerintah Kabupaten Indramayu, publik berharap adanya perubahan signifikan dalam tata kelola pelayanan air bersih. Namun, persoalan klasik seperti air keruh, tekanan air kecil hingga distribusi yang tidak stabil kembali dikeluhkan pelanggan.

Ironisnya, ketika kualitas layanan dipertanyakan, kewajiban pelanggan untuk membayar tagihan justru tetap berjalan sebagaimana mestinya. Bagi sebagian pelanggan, keterlambatan pembayaran bahkan dapat berujung pada pemutusan sambungan.

Kondisi tersebut kemudian memunculkan pertanyaan publik, ketika pelanggan dituntut disiplin membayar tagihan, seberapa serius perusahaan memberikan pelayanan yang sebanding dengan kewajiban tersebut. 

Pihak Perumdam Tirta Darma Ayu sendiri memberikan penjelasan mengenai penyebab air keruh yang terjadi saat ini.

Budi selaku Humas Perumdam Tirta Darma Ayu mengatakan, kondisi tersebut dipengaruhi oleh air baku dan tekanan air yang saat ini tidak stabil. Perubahan tekanan menyebabkan endapan yang berada di dalam jaringan pipa distribusi ikut terkikis dan terbawa bersama aliran air.

"Jadi terjadilah kekeruhan. Langkah kita biasa melakukan flushing atau pengurasan pipa," kata Budi.

Menurutnya, persoalan distribusi air yang kecil juga berkaitan dengan kondisi air baku yang mulai surut. Pihak Perumdam saat ini melakukan pemompaan dari Sungai Cimanuk Baru menuju Cimanuk Lama untuk memenuhi kebutuhan intake yang berada di sepanjang jalur tersebut agar air tetap dapat diolah dan didistribusikan kepada pelanggan.

"Terkait pendistribusian air kecil karena memang posisi air baku kita sudah surut dan kita sedang melakukan pemompaan dari Sungai Cimanuk Baru ke Cimanuk Lama untuk intake-intake yang ada di sepanjang jalur Cimanuk Baru, untuk bisa mengolah dan didistribusikan ke pelanggan," jelasnya.

Penjelasan tersebut menjadi jawaban resmi perusahaan atas keluhan pelanggan. Namun, di tengah masyarakat, alasan mengenai air baku dan kondisi jaringan pipa dinilai bukan sesuatu yang baru.

Sejumlah pengamat menilai persoalan air keruh dan distribusi yang tidak maksimal telah berulang dalam berbagai kondisi cuaca. Saat musim kemarau, persoalan kerap dikaitkan dengan keterbatasan air baku. Sementara ketika debit sungai meningkat atau terjadi banjir, tingginya material lumpur dan endapan disebut menjadi salah satu penyebab gangguan kualitas air.



*Alasan berganti, tetapi persoalan yang dirasakan pelanggan dinilai masih sama*

Kondisi itu kemudian memunculkan kritik terhadap manajemen Perumdam Tirta Darma Ayu. Publik tidak hanya mempertanyakan penyebab teknis air keruh, tetapi juga menuntut adanya langkah konkret dan berkelanjutan agar persoalan serupa tidak terus berulang.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPC PPWI) Kabupaten Indramayu, Ahmad Warjani, menilai perusahaan semestinya tidak berhenti pada penjelasan teknis setiap kali muncul keluhan pelanggan.

"Intinya pihak perusahaan selama ini belum berupaya untuk lebih baik dalam menyikapi keluhan dan kepuasan para konsumen, baik dari mutu kualitas air maupun penyaluran distribusi air yang terbatas," ujar Ahmad Warjani kepada awak media.

Menurutnya, persoalan pelayanan publik seharusnya tidak hanya dilihat dari kemampuan perusahaan menjelaskan penyebab gangguan, tetapi juga dari sejauh mana perusahaan mampu mencegah gangguan tersebut kembali terjadi.

Pergantian Direktur Utama (Dirut) maupun jajaran Dewan Pengawas (Dewas) juga menjadi sorotan. Publik mempertanyakan apakah perubahan pada struktur kepemimpinan benar-benar diikuti pembenahan sistem manajemen, pemeliharaan jaringan, pengendalian kualitas air, serta mekanisme pengaduan pelanggan.

Sebab, bagi pelanggan, yang dibutuhkan bukan sekadar penjelasan bahwa air keruh disebabkan endapan pipa atau tekanan air yang berubah.

Yang ditunggu adalah air yang layak, distribusi yang konsisten, serta pelayanan yang sebanding dengan kewajiban pelanggan membayar setiap bulan.

Persoalan ini juga membuka ruang evaluasi lebih luas bagi pemilik perusahaan daerah dan dewan pengawas. Jika gangguan kualitas dan distribusi terus berulang, perlu dipertanyakan apakah langkah flushing dan penanganan teknis yang dilakukan selama ini hanya bersifat reaktif atau benar-benar bagian dari sistem pemeliharaan jaringan yang terukur dan berkelanjutan.

Publik tentu tidak cukup hanya diberikan alasan ketika air keruh. Masyarakat juga berhak mengetahui berapa kali gangguan serupa terjadi, berapa lama penanganannya, bagaimana standar kualitas air setelah flushing, serta apa strategi jangka panjang perusahaan untuk mencegah air keruh kembali masuk ke jaringan pelanggan.

Pada akhirnya, pergantian kepemimpinan daerah maupun perubahan jajaran manajemen perusahaan tidak akan banyak berarti bagi pelanggan apabila persoalan pelayanan dasar masih berputar pada masalah yang sama.

Pelanggan membayar untuk mendapatkan air. Bukan untuk membeli alasan. 

(Nana. S)

AKBP Prianggo Kapolres Indramayu Beserta PJU Bersilaturahmi Kekediaman H.Juhadi Ketua PWNU Jawabarat




Indramayu, Sergaptarget. Kapolres Indramayu, AKBP Prianggo, menggelar kunjungan silaturahmi ke kediaman Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat, K.H. Juhadi, di Desa Karanganyar, Kecamatan Pasekan, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan ini bagian dari komitmen Polres Indramayu dalam mempererat komunikasi dan kemitraan dengan para tokoh agama. Langkah strategis tersebut ditujukan untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) agar tetap kondusif, aman, dan harmonis di wilayah Indramayu.

Dalam dialog hangat tersebut, AKBP Prianggo bersama K.H. Juhadi dan jajaran pengurus PWNU membahas pelbagai isu strategis terkait dinamika Kamtibmas. Beberapa poin utama yang menjadi perhatian antara lain penguatan toleransi antarumat beragama serta pentingnya pola komunikasi yang berkesinambungan antara kepolisian dan ulama.

AKBP Prianggo menegaskan bahwa silaturahmi dengan tokoh agama menjadi pilar penting untuk memperkuat sinergitas di lapangan. Menurutnya, institusi kepolisian memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan.

“Kami berkomitmen membangun komunikasi yang inklusif dengan seluruh tokoh agama dan masyarakat. Kepolisian tidak dapat bekerja sendirian dalam menjaga Harkamtibmas. Oleh karena itu, dukungan serta sinergi dari para ulama sangat krusial,” ujar AKBP Prianggo.

Ia menambahkan, tokoh agama memiliki peran sentral dalam mengedukasi masyarakat, terutama dalam menyampaikan pesan-pesan perdamaian, merawat kerukunan, serta membentengi warga dari provokasi maupun disinformasi yang berpotensi memecah belah.

“Kami berharap para tokoh agama terus menjadi mitra strategis kepolisian dalam mengedukasi Kamtibmas. Melalui koordinasi yang solid, kita dapat memastikan Indramayu tetap aman, damai, dan kondusif,” imbuhnya.

Menanggapi kunjungan tersebut, Ketua PWNU Jawa Barat, K.H. Juhadi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif Kapolres Indramayu beserta jajaran.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar PWNU, kami menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran Bapak Kapolres Indramayu AKBP Prianggo. Langkah ini merupakan wujud sinergi yang nyata antara kepolisian dan ulama. Kami siap mendukung penuh upaya Polres Indramayu dalam menjaga kondusivitas wilayah,” ungkap K.H. Juhadi.

Melalui kolaborasi berkesinambungan antara aparat penegak hukum, tokoh agama, dan seluruh komponen masyarakat, diharapkan situasi Kamtibmas di Kabupaten Indramayu terus terjaga dalam bingkai toleransi dan keharmonisan.

((EDI BABIL))

SALUT Majalengka Gelar OSMB Mahasiswa Baru 2026, Jumlah Pendaftar Mencapai 600 Orang

SALUT, Majalengka gelar kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) bagi mahasiswa  baru tahun 2026. 
Majalengkaka, Kegiatan ini berlangsung di Gedung Islamic Center Majalengka pada hari Minggu (09/08/2026).
 
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, H. Muhammad Umar Ma'ruf, S.Sos., M.Si., hadir mewakili Bupati Majalengka. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pencapaian jumlah calon mahasiswa yang mendaftar pada tahun ini, yang mencapai sekitar 600 orang.
 
Pemerintah Kabupaten Majalengka juga memberikan apresiasi atas keberadaan SALUT Majalengka yang selama ini turut berkontribusi memajukan dunia pendidikan di daerah dan telah menjadi bagian dari institusi pendidikan tinggi yang hadir di Kabupaten Majalengka. Hal ini terlebih lagi karena Universitas Terbuka merupakan perguruan tinggi negeri yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.
 
Umar juga menyampaikan catatan khusus terkait profil calon mahasiswa baru tahun ini, di mana rata-rata berusia pada usia produktif, yaitu berkisar antara 20 hingga 25 tahun. Dengan demikian, mereka memulai perkuliahan dengan semangat belajar yang penuh kemandirian, mengingat sebagian besar telah bekerja dan membiayai pendidikannya sendiri.
 
Oleh karena itu, Umar berharap seluruh mahasiswa baru dapat belajar dengan tekun, sungguh-sungguh, dan bertanggung jawab agar dapat mencapai cita-cita yang diharapkan, baik untuk pengembangan diri pribadi maupun untuk mendukung kemajuan karier yang sedang dijalani.
 
Sementara itu, Ketua SALUT Majalengka, Dr. Joko Setiyono, M.Kom., menjelaskan bahwa pelaksanaan OSMB ini bertujuan agar mahasiswa baru memahami sepenuhnya sistem dan tata cara belajar di Universitas Terbuka, sehingga mereka dapat menyelesaikan studi dengan baik dan lulus tepat waktu sesuai dengan masa studi yang ditetapkan.
 
Ia juga menyampaikan data perkembangan jumlah mahasiswa, yang menyebutkan bahwa hingga saat ini jumlah mahasiswa Universitas Terbuka UPBJJ-UT Bandung yang berdomisili di wilayah Kabupaten Majalengka telah mencapai 2.600 orang, yang tersebar di 24 program studi. Dari berbagai pilihan program studi yang tersedia, yang paling banyak diminati oleh calon mahasiswa adalah Program Studi Manajemen dan Program Studi Pendidikan.
 
Tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Majalengka, mahasiswa baru yang terdaftar di SALUT Majalengka juga datang dari daerah tetangga, yaitu Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Cirebon. Hal ini menunjukkan bahwa SALUT Majalengka menjadi pusat layanan pendidikan tinggi yang menjangkau wilayah yang lebih luas.
 
Di akhir penyampaiannya, Dr. Joko Setiyono berharap para mahasiswa baru dapat segera beradaptasi dengan sistem pembelajaran yang diterapkan serta mempersiapkan diri dengan baik, terutama dalam menerapkan cara belajar secara daring yang efektif dan efisien agar proses pendidikan dapat berjalan lancar hingga selesai.

Ketua DPC PPDI Sabar Sitanggang ,Sekretaris DPC PPDI Hobbi Pargaulan, WB Dan Bendahara DPC PPDI Mavdul SH Kabupaten Rokan Hulu staf beserta segenap Jajaranya mengucapkan Selamat Hari Jadi Provinsi Riau Ke 69 tahun




Ketua DPC PPDI Sabar Sitanggang ,Sekretaris DPC PPDI Hobbi Pargaulan, WB Dan Bendahara DPC PPDI Mavdul SH Kabupaten Rokan Hulu staf beserta segenap Jajaranya mengucapkan 

Selamat Hari Jadi Provinsi Riau Ke 69 tahun 

"Bersatu Dalam Keragaman , Maju Dalam Pembangunan"

SPBU Sawangan Leksono Wonosobo.Jadi Korban Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan



Wonosobo, Terjadi Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan terjadi di Sebuah SPBU Sawangan pada Minggu 9 Agustus 2026.

Berawal adanya mobil grandmax melaju pada pukul 23.30 Wib langsung berhenti di depan kantor management pengelolaan SPBU Sawangan.
Dalam kejadian tersebut menurut pengelola SPBU Sawangan yang tidak berkenan disebut namanya menjelaskan.
"Kejadian tersebut pada minggu malam pukul 23.30 Wib saat itu kantor ada dua orang pegawai dan tiba-tiba turun tiga orang satu orang menunggu dimobil.
Ketiga orang tersebut langsung masuk dan melakukan kekerasan dan menyekap satu personel yang jaga.kejadian memang sangat cepat lalu para pelaku langsung melarikan diri dalam kejadian tersebut pihak management SPBU Sawanganengali lerugian ratusan juta rupiah." Ucapnya

Dalam kejadian ini pengelola SPBU Sawangan langsung melaporkan ke Polres Wonosobo dan langsung di lakukan penyidikan dan olah terjadinya perkara hingga subuh dini hari.
Tim media pada pagi hari langsung ke lokasi dan melihat Unit Resmob Polres wonosobo melakukan penyidikan dan memantau cctv yang ada di sekitar lokasi kejadian dan sepanjang jalur lalu lintas para pelaku.
Sementara
Kasatreskrim Polres Wonosobo Akp Arif Kristiawan saat di hubungi sedang berada di lapangan dan sedang melakukan pengembangan atas kejadian tersebut.
" Kami sedang melakukan pengembangan atas kejadian perkara di SPBU Sawangan pada minggu malam kemarin dan terus melakukan penyidikan yang terjadi di SPBU tersebut." Ungkap

Kasatreskrim Polres Wonosobo melalu tilpon.
Pengembangan terus dilakukan dan hingga saat ini Unit Resmob Polres Wonosobo berusaha terus bergerak cepat dalam melakukan pengungkapan kasus tersebut.

Arifin /Tim KJN

Polsek Tambusai Utara Tangkap Dua Pengedar Narkotika di Mahato, Sita Barang Bukti 22 Paket Sabu




ROKAN HULU – Komitmen Polres Rokan Hulu dalam memberantas peredaran gelap narkotika kembali dibuktikan. Jajaran Polsek Tambusai Utara berhasil mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu dan mengamankan dua pria yang diduga terlibat sebagai pengedar di wilayah Dusun I Kuala Mahato, Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (6/8/2026).



Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas transaksi narkotika di kawasan perkebunan kelapa sawit Dusun I Kuala Mahato. Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Tambusai Utara AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H. memerintahkan personelnya untuk melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan seorang pria berinisial J.I.(35).

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sebuah kotak permen yang berisi 22 paket narkotika jenis sabu siap edar dengan berat kotor keseluruhan 6,12 gram. Selain itu, turut diamankan uang tunai sebesar Rp2.261.000 yang diduga hasil transaksi narkotika, satu unit telepon genggam, satu unit sepeda motor, alat hisap sabu (bong), kaca pireks, kartu ATM, dompet, serta sejumlah barang bukti lainnya.



Dari hasil interogasi awal, J.I. mengaku memperoleh sabu tersebut dari seorang pria berinisial A.R.P (39). Berbekal keterangan tersebut, personel Polsek Tambusai Utara segera melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan A.R.P. di depan kediamannya di wilayah Rantau Kasai, Kecamatan Tambusai Utara.

Pemeriksaan lanjutan menemukan adanya bukti transaksi berupa dua kali transfer dana dari rekening milik J.I. kepada rekening atas nama inisial I.S yang datanya ditemukan pada telepon genggam milik A.R.P. Temuan tersebut kini masih didalami penyidik untuk mengungkap keterlibatan pihak lain dalam jaringan peredaran narkotika tersebut.

Hasil tes urine menunjukkan J.I. positif mengandung amphetamine (AMP), sedangkan A.R.P. dinyatakan negatif.

Saat ini kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Rokan Hulu guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik menerapkan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Lampiran II Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Polsek Tambusai Utara mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari bahaya narkoba. 

***Hobbi Pargaulan***
*(Humas Polres Rohul)*

MPC Pemuda Pancasila Indramayu Gelar Muscablub Untuk Tentukan Ketua Baru




Indramayu, Sergaptarget.com  Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu menggelar Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) untuk menentukan ketua baru. Acara ini dilaksanakan karena ketua yang lama Daniel Mutaqien Syafiuddin, mengundurkan diri karena mendapat tugas  yang lebih besar, hingga terpaksa melepas sebagai ketua MPC agar fokus dalam menjalankan tugas pada Minggu 9/8/ 2026

Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jawa Barat, Dian Rahadian, mengatakan bahwa pihaknya mendukung  keputusan Daniel Mutaqien demi efektivitas dan fokus tata kelola organisasi di Indramayu.

“Mas Daniel adalah salah satu kebanggaan kita tapi Karena ada tugas yang lebih besar dan dikhawatirkan tidak fokus, beliau mengundurkan diri. Hari ini kita menggelar Muscablub untuk mencari pengganti beliau,” ujar Dian Rahadian.

Dian menjelaskan, proses pendaftaran calon ketua telah dibuka sebelum pelaksanaan Muscablub sesuai dengan mekanisme organisasi. Hingga batas waktu pendaftaran ditutup, hanya terdapat satu berkas calon yang memenuhi persyaratan.

“Sampai pendaftaran ditutup hanya ada satu calon, yaitu kanda Ramadhani Sugianto. Kemungkinan besar mekanisme yang berjalan adalah aklamasi untuk memimpin sisa masa jabatan satu tahun ke depan,” ungkapnya.

Muscablub  dihadiri oleh seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) se Indramayu serta jajaran Forkopimda, perwakilan Bupati, Ketua DPRD, unsur TNI-Polri, hingga tokoh organisasi kepemudaan (OKP) dan partai politik.

Perkuat Basis dan Tertib Administrasi

Dian berharap kepemimpinan baru dapat terus menjaga dan meningkatkan kejayaan Pemuda Pancasila di Indramayu. Menurutnya, Indramayu merupakan salah satu basis kekuatan terbesar Pemuda Pancasila di Jawa Barat sejak masa kepemimpinan almarhum Yance.

“Saat ini jumlah anggota terdata yang memiliki KTA resmi dan memenuhi persyaratan sudah menembus angka 10.000 orang dan terus bergerak naik. Ini tugas berat ketua baru untuk menjaga Indramayu tetap menjadi basis terkuat Pemuda Pancasila,Semoga ketua yang baru terpilih selalu diberi kesehatan dan kekuatan agar bisa menjalankan tugas dengan baik pungkasnya.

 (Nana. S)