Berita Terkini

Wujudkan Wilayah Tetap Aman, Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta  - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Pelda Samsuri melaksa...

Postingan Populer

Kamis, 11 Juni 2026

Wujudkan Wilayah Tetap Aman, Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta  - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Pelda Samsuri melaksanakan Patroli malam bersama Linmas di seputaran wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Kamis,(11/06/2026).

Ditegaskan Pelda Samsuri Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket Koramil dengan sasaran tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal di wilayah kecamatan Jebres.

Dalam patroli tersebut, Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah.

"Semoga dengan adanya kegiatan patroli secara rutin seperti ini dapat mencegah tindak kejahatan serta memelihara situasi tetap aman dan kondusif.,"pungkas Pelda Samsuri.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Proyek Jalan Rp2,9 Miliar di Indramayu Jadi Sorotan, Dugaan Penyimpangan Teknis Muncul Sejak Tahap Awal

Uploaded Image


INDRAMAYU–sergaptarget.com Proyek rekonstruksi Jalan Sindang–Pecuk di Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, yang menelan anggaran APBD 2026 sebesar Rp2,9 miliar, kini menjadi perhatian publik. Sejumlah temuan di lapangan memunculkan dugaan adanya ketidaksesuaian antara pelaksanaan pekerjaan dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam dokumen proyek.

Pantauan di lokasi pada Rabu (10/6/2026) menunjukkan beberapa tahapan pekerjaan awal, khususnya pada pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT), diduga tidak dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Berdasarkan gambar teknis proyek, pemasangan pondasi TPT seharusnya diawali dengan pemasangan cerucuk bambu berdiameter 8–10 sentimeter dengan panjang satu meter, dilanjutkan urugan pasir setebal 10 sentimeter, serta pengeringan area galian sebelum batu pondasi dipasang.

Namun, sejumlah tahapan tersebut diduga tidak terlihat dalam proses pelaksanaan di lapangan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan terkait kualitas konstruksi dan potensi berkurangnya volume pekerjaan yang dikhawatirkan berdampak pada ketahanan bangunan dalam jangka panjang.

Tidak hanya aspek teknis yang menjadi sorotan. Pengawasan proyek juga dinilai belum optimal. Selama proses pemantauan, tidak terlihat keberadaan konsultan pengawas maupun petugas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang lazimnya hadir untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai standar.

Para pekerja pun tampak melakukan aktivitas tanpa perlengkapan keselamatan dasar seperti helm proyek. Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran mengenai penerapan standar K3 di lokasi pekerjaan.

Saat dimintai keterangan, pelaksana lapangan bernama Ichang tidak memberikan penjelasan terkait aspek teknis pekerjaan. Ia justru mengarahkan awak media untuk menghubungi pihak lain yang disebut sebagai penanggung jawab proyek.

Untuk yang bertanggung jawab proyek ini Pak B. Sebaiknya langsung komunikasi dengan beliau, sekarang sedang berada di Cirebon," ujarnya.

Upaya konfirmasi kepada pihak yang dimaksud melalui pesan WhatsApp pada Kamis (11/6/2026) belum menghasilkan penjelasan. Pihak tersebut justru meminta awak media kembali berkoordinasi dengan pelaksana lapangan. Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Wimbanu, belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi yang telah dikirimkan.

Pakar hukum konstruksi, Hasto Kristianto, S.H., menilai setiap pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi kontrak berpotensi menimbulkan persoalan hukum, terutama apabila berdampak pada kualitas hasil pekerjaan dan penggunaan anggaran negara.

Menurutnya, penyedia jasa konstruksi wajib melaksanakan pekerjaan sesuai dokumen kontrak dan spesifikasi teknis yang telah disepakati.

Apabila terdapat perbedaan antara spesifikasi yang direncanakan dan yang dilaksanakan di lapangan, maka hal tersebut harus segera dievaluasi. Pengawasan yang tidak berjalan juga perlu menjadi perhatian karena berkaitan dengan mutu pekerjaan dan akuntabilitas penggunaan anggaran, ujarnya.

Ia menambahkan bahwa konsultan pengawas memiliki tanggung jawab penting dalam memastikan setiap tahapan pekerjaan memenuhi standar mutu, volume, dan ketentuan teknis yang berlaku.

Proyek rekonstruksi jalan sepanjang 1.125 meter dengan lebar 5 meter tersebut merupakan salah satu infrastruktur strategis yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas masyarakat.

Karena itu, berbagai pihak mendorong Dinas PUPR Kabupaten Indramayu untuk melakukan pemeriksaan dan evaluasi teknis secara menyeluruh sebelum pekerjaan memasuki tahap utama, termasuk pengecoran beton mutu fc' 25 MPa dan pemasangan besi dowel.

Transparansi dan pengawasan yang ketat dinilai menjadi kunci agar pembangunan infrastruktur publik benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat serta terhindar dari potensi permasalahan di kemudian hari.
(Asep Yana Supriadi)

Polsek Tandun Gelar Apel Siaga, Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan




ROKAN HULU – Pemerintah Kecamatan Tandun bersama unsur TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah desa, serta pihak perusahaan menggelar Apel Bersama Siaga Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tingkat Kecamatan Tandun, Jumat (12/6/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Kantor Camat Tandun tersebut dipimpin langsung oleh Camat Tandun, Feriadi, S.IP., M.Si, dan dihadiri Kapolsek Tandun AKP Mike Kurniawan, SH, MH, perwakilan Koramil 08 Tandun, para kepala desa, unsur perusahaan, serta berbagai elemen terkait penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.


Apel siaga ini digelar sebagai bentuk kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan yang kerap meningkat saat musim kemarau.

Kapolsek Tandun AKP Mike Kurniawan mengatakan pihaknya siap bersinergi dengan seluruh stakeholder dalam upaya pencegahan maupun penanganan Karhutla.

"Kesiapsiagaan dan koordinasi yang baik menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api," ujarnya.

Camat Tandun Feriadi SIP MSi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan komitmen dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Kecamatan Tandun.

"Terima kasih kepada seluruh unsur yang telah berkomitmen dalam upaya antisipasi kebakaran hutan dan lahan. Sinergi yang telah terjalin harus terus dipertahankan dan ditingkatkan," ujar Feriadi.

Ia menegaskan pentingnya pemetaan wilayah rawan Karhutla serta memperkuat koordinasi lintas sektor guna meminimalisir potensi kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat maupun lingkungan.

Selain itu, seluruh pihak diminta untuk terus melakukan deteksi dini terhadap potensi kebakaran, meningkatkan langkah-langkah pencegahan, serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait seperti BMKG dan BPBD Kabupaten Rokan Hulu.

Dalam apel tersebut juga dilakukan pengecekan kesiapan personel dan peralatan pemadam kebakaran yang dimiliki oleh Polsek Tandun, Manggala Agni, maupun perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Tandun. 

Berbagai sarana pendukung seperti kendaraan operasional, mesin pemadam, selang, jet shooter, hingga peralatan manual pemadam turut ditampilkan sebagai bentuk kesiapan menghadapi situasi darurat.

***Hobbi Pargaulan***

Majalengka Raih Opini WTP ke-13 Berturut-turut

Lkembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-13 kalinya secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Majalengka, Eman Suherman, bersama Ketua DPRD Kabupaten Majalengka, Didi Supriadi, di kantor Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Selasa (9/6/2026).

Turut mendampingi dalam penerimaan hasil pemeriksaan tersebut Kepala BKAD Kabupaten Majalengka, Yayan Sumantri, serta Inspektur Kabupaten Majalengka, Hendra Krisniawan.

Pencapaian opini WTP ke-13 secara berturut-turut ini menjadi bukti konsistensi Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, serta sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan yang berlaku.

Bupati Majalengka, Eman Suherman, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan mempertahankan opini WTP tidak terlepas dari kerja sama seluruh perangkat daerah, DPRD, serta dukungan masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah.

"Alhamdulillah, Kabupaten Majalengka kembali meraih opini WTP untuk yang ke-13 kalinya secara berturut-turut. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Majalengka yang terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah secara transparan dan akuntabel," ujar Eman.

Bupati menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

"Prestasi ini harus menjadi penyemangat bagi seluruh aparatur pemerintah daerah untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kinerja, serta memastikan setiap rupiah anggaran yang dikelola benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Ke depan, kami akan terus memperkuat pengawasan dan akuntabilitas demi mewujudkan Majalengka Langkung Sae," katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Majalengka, Didi Supriadi, mengapresiasi capaian yang berhasil dipertahankan oleh Pemerintah Kabupaten Majalengka. Menurutnya, opini WTP merupakan hasil sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menjalankan fungsi pemerintahan dan pengawasan.

"Atas nama DPRD Kabupaten Majalengka, kami mengucapkan selamat atas diraihnya kembali opini WTP ke-13 secara berturut-turut. Ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan daerah berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Didi.

Ia menambahkan, DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara optimal agar tata kelola keuangan daerah semakin berkualitas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

"Kami berharap capaian ini dapat terus dipertahankan sekaligus menjadi dorongan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat Kabupaten Majalengka," tambahnya.

Dengan diraihnya opini WTP ke-13 secara berturut-turut, Kabupaten Majalengka kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), transparan, dan bertanggung jawab sebagai fondasi dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan serta kesejahteraan masyarakat.

Sinergi Lapas Pasir Pengaraian dan DPD SIJI Rohul Diperkuat Lewat Pertemuan Silaturahmi

 




Rokan Hulu – Kunjungan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Suara Independen Jurnalis Indonesia (SIJI) Kabupaten Rokan Hulu ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian berlangsung singkat namun penuh keakraban. Pertemuan itu digelar di ruang kerja Kepala Lapas, Kamis, ( 11/6/2026 ).

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Efendi Parlindungan Purba,A.Md.IP., S.H., M.H., menyambut langsung kedatangan pengurus DPD SIJI Rohul. Momen ini menjadi ajang mempererat hubungan serta membangun sinergi antara Lapas Pasir Pengaraian dengan insan pers yang tergabung dalam organisasi tersebut.


Dalam pertemuan tersebut, Kalapas Efendi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan pengurus DPD SIJI Rohul. Ia menegaskan media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara objektif dan berimbang.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan rekan-rekan pengurus DPD SIJI Rohul yang telah hadir di Lapas Pasir Pengaraian. Kami berkomitmen untuk terus memberikan transparansi dan keterbukaan informasi kepada publik seputar Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian ini,” ujar Efendi.

Ia berharap hubungan baik ini terus ditingkatkan melalui komunikasi dan koordinasi yang positif. Dengan begitu, informasi mengenai program pembinaan, pelayanan, serta berbagai kegiatan di Lapas Pasir Pengaraian dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPD SIJI Rohul Esra HMT Simbolon yang didampingi Sekretaris Yasonuri Laia dari http://Cakrawalanews.com beserta jajaran mengucapkan terima kasih atas waktu yang diberikan Kalapas.

“Di tengah kesibukan Kalapas Pasir Pengaraian, Pak Purba masih membuka ruang bagi SIJI Rohul untuk berdiskusi dan berkoordinasi seputar situasi dan kondisi di lapas yang beliau pimpin,” ujar Esra.

Wartawan http://Suararakyat62.com itu juga mengapresiasi visi dan misi Kalapas untuk 1.260 warga binaan. Salah satunya upaya memperluas lokasi lapas saat ini atau membangun lapas baru agar pelayanan pembinaan semakin optimal.

Pengurus DPD SIJI Rohul menyambut baik komitmen Lapas Pasir Pengaraian dalam mendukung keterbukaan informasi publik. Mereka berharap sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan media terus terjalin guna menghadirkan informasi yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Hal senada disampaikan Humas DPD SIJI Ririn Palentine yang juga Pimpinan Redaksi http://Sorotnasional.com. Ia berharap sinergitas antara Lapas Pasir Pengaraian dan DPD SIJI Rohul terus terjalin dan saling berkontribusi dalam memberikan informasi kepada publik.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Maya dari http://PotretPeristiwa.com dan Aladin Harianja dari http://Rajainformasi.com, yang menambah suasana pertemuan semakin hangat dan elegan.

Meski berlangsung singkat, pertemuan ini menjadi momentum memperkenalkan keberadaan DPD SIJI yang kini telah hadir dan aktif di Kabupaten Rokan Hulu.

***Hobbi Pargaulan***

Polsek Bonai Darussalam Intensifkan Patroli Karhutla, Pastikan Wilayah Bebas Titik Api di Tengah Musim Kemarau




ROKAN HULU – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Polsek Bonai Darussalam terus meningkatkan kegiatan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat. Kegiatan patroli karhutla dilaksanakan pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIB di wilayah perkebunan masyarakat Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam.

Patroli yang dipimpin personel Polsek Bonai Darussalam, yakni Aipda Suwanto dan Aipda A. Yones, S.H., menyasar sejumlah kawasan perkebunan dan lahan masyarakat yang berpotensi rawan terjadinya kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan musim kemarau yang mulai berlangsung.

Selain melakukan pemantauan langsung di lapangan, petugas juga memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat yang ditemui di area perkebunan terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya karhutla.

Kapolsek Bonai Darussalam Iptu abdau menegaskan bahwa patroli rutin merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan lingkungan dan mengantisipasi potensi kebakaran sejak dini. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang dampak hukum maupun kerugian lingkungan akibat pembakaran hutan dan lahan.

Dari hasil patroli yang dilaksanakan, petugas tidak menemukan adanya titik panas (hotspot) maupun titik api di wilayah yang dipantau. Tidak terdapat lahan yang terbakar ataupun kegiatan pemadaman yang harus dilakukan. Situasi secara umum terpantau aman, kondusif, dan terkendali.

Polsek Bonai Darussalam mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada serta tidak melakukan pembakaran saat membersihkan atau membuka lahan. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga wilayah Bonai Darussalam tetap bebas dari kebakaran hutan dan lahan.

***Hobbi Pargaulan**"
 *(Humas Polres Rohul)*

Komitmen Keselamatan, Lapas Pasir Pangaraian Pastikan APAR Siap Pakai.




Rokan Hulu - Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan melalui Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adm. Kamtib) bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Rokan Hulu melaksanakan pemeriksaan dan perawatan rutin Alat Pemadam Api Ringan (APAR).Kamis, ( 11/6/2026 ).


Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh APAR dalam kondisi baik, berfungsi optimal, dan siap digunakan dalam keadaan darurat. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik tabung, tekanan isi, segel pengaman, hingga masa berlaku APAR.

Melalui sinergi dengan Damkar Rohul, Lapas Pasir Pangarayan terus berkomitmen memperkuat budaya keselamatan kerja serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi keadaan darurat.

Keselamatan bukan hanya tanggung jawab, tetapi juga komitmen bersama.


***Hobbi Pargaulan***

Rabu, 10 Juni 2026

Hadapi Musim Kemarau, Polsek Rambah Samo Perkuat Sinergi Karhutla: Targetkan Zero Titik Api di 2026



ROKAN HULU – Polsek Rambah Samo bersama unsur Forkopimcam, pemerintah desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta perwakilan perusahaan menggelar Apel Kesiapsiagaan Antisipasi dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tingkat Kecamatan Rambah Samo Tahun 2026 di Lapangan Kantor Camat Rambah Samo, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang dipimpin oleh Plt. Camat Rambah Samo, Sulaiman, S.H., M.IP., tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan menghadapi potensi Karhutla selama musim kemarau. Apel diikuti oleh personel Polsek Rambah Samo, perangkat desa, kepala desa se-Kecamatan Rambah Samo, Masyarakat Peduli Api (MPA), unsur TNI, tokoh masyarakat, serta perwakilan perusahaan dan Manggala Agni.


Dalam amanatnya, Plt. Camat Rambah Samo mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 wilayah Kecamatan Rambah Samo tercatat mengalami sekitar 300 titik hotspot, dengan puncak kejadian terjadi pada bulan Juli. Kondisi tersebut menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat langkah-langkah pencegahan sejak dini.

"Target kita tahun 2026 adalah tidak ada lagi kebakaran lahan di 14 desa yang ada di Kecamatan Rambah Samo. Apa yang terjadi tahun lalu harus menjadi evaluasi bersama agar tahun ini kita mampu mewujudkan zero titik api," tegasnya.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi lintas sektoral guna menyamakan langkah dan strategi pencegahan Karhutla. Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Rambah Samo IPDA Sarlose Mesra, S.H., menegaskan bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

Kapolsek Rambah Samo IPDA Sarlose Mesra, S.H menjelaskan bahwa terdapat beberapa wilayah yang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi terhadap munculnya titik api, yakni Desa Rambah Samo Barat, Desa Sungai Salak, Desa Marga Mulya, dan Desa Lubuk Bilang. Meski demikian, seluruh desa di Kecamatan Rambah Samo tetap harus meningkatkan kewaspadaan karena potensi kebakaran dapat terjadi di mana saja.

Untuk itu, Polsek Rambah Samo mendorong seluruh kepala desa agar segera melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla serta larangan membuka lahan dengan cara membakar. Selain itu, pemasangan spanduk imbauan di lokasi strategis juga menjadi bagian dari upaya preventif yang akan terus digencarkan.

"Kami mengajak seluruh kepala desa dan masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla. Jangan membuka lahan dengan cara membakar karena selain membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat, tindakan tersebut juga memiliki konsekuensi hukum yang tegas," ujar IPDA Sarlose Mesra.

Kapolsek juga menegaskan bahwa Polsek Rambah Samo tidak akan ragu mengambil tindakan hukum terhadap siapa pun yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Melalui apel dan rapat koordinasi ini, Polsek Rambah Samo berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga wilayah Kecamatan Rambah Samo tetap aman dari ancaman Karhutla sepanjang tahun 2026. 

***Hobbi Pargaulan***
*(Humas Polres Rohul)*

Kapolsek Ujungbatu Kompol Jusup Purba SH MH Turun Langsung Siram Jagung Binaan Polri, Dukung Ketahanan Pangan




Rokan Hulu,Ujung Batu – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan kembali ditunjukkan Kapolsek Ujungbatu, Kompol Jusup Purba, S.H., M.H.. Beliau turun langsung membantu petani melakukan penyiraman tanaman jagung di lahan binaan Polri.

Kegiatan penyiraman dilaksanakan pada hari Selasa, 11 Juni 2026 di ladang milik Pak Manurung, Desa Ngaso, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu.Selasa,( 9/6/2026 ).

Penyiraman dilakukan karena sudah beberapa hari tidak turun hujan dan cuaca panas terik. Langkah ini diambil agar tanaman jagung dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen sesuai harapan.

“Cuaca panas beberapa hari ini bisa ganggu pertumbuhan jagung. Kami hadir bersama petani untuk memastikan tanaman tetap terawat. Ini wujud nyata Polri mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan mensejahterakan petani,” ujar Kompol Jusup Purba di lokasi.

Melalui kegiatan ini, Polsek Ujungbatu berharap sinergi dengan petani terus terjalin. Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tapi juga aktif membantu meningkatkan produktivitas pertanian warga.

***Hobbi Pargaulan***

Polsek Kunto Darussalam Salurkan Bantuan Sosial Lewat Program JALUR, Wujud Nyata Kehadiran Polri untuk Masyarakat




ROKAN HULU – Kepedulian Polri terhadap masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Salah satunya melalui kegiatan Imbangan Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat) yang dilaksanakan Polsek Kunto Darussalam sebagai bagian dari Program Unggulan Kapolda Riau.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di RT 004 RW 002, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu. Kegiatan dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Kunto Darussalam IPDA Juliar bersama para Bhabinkamtibmas yang turun langsung menyambangi masyarakat dan menyerahkan bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan.


Dalam kegiatan tersebut, bantuan sosial diserahkan kepada Hamdayani (25), warga Kelurahan Kota Lama. Paket bantuan yang diberikan berupa beras 5 kilogram, satu dus mi instan, minyak goreng satu liter, gula, serta satu papan telur.

Kapolsek Kunto Darussalam melalui personelnya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap Program JALUR yang digagas Kapolda Riau. Program tersebut bertujuan menghadirkan pelayanan terpadu bagi masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang membutuhkan perhatian dan pelayanan langsung dari pemerintah maupun kepolisian.

Program JALUR sendiri merupakan inisiatif unggulan Polda Riau yang melibatkan berbagai satuan kerja, mulai dari Ditpolairud, Ditbinmas, Biddokkes, Bidhumas hingga seluruh Polres jajaran. Program ini dirancang untuk menghadirkan pelayanan yang humanis, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat sebagai implementasi Polri Presisi.

Melalui kegiatan imbangan yang dilaksanakan Polres Rokan Hulu dan Polsek Kunto Darussalam, diharapkan kehadiran Polri dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain membantu meringankan beban warga, kegiatan sosial tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.45 WIB. 

***Hobbi Pargaulan , WM.***
*(Sumber Humas Polres Rohul)*