Berita Terkini

Alhamdulillah, Acara doa Bersama Al Atosan Berjalan Lancar Sampai Selesai. Semoga keberkahan dan Rahmat Allah SWT Selalu Menyertai Kita Semua Pungkas kaji nyante.

Kuningan, SERGAP TARGET pengajian rutin malam minggu Wage   di Rumah Ayah Sudes, Dusun Manis, Desa Sampora, Cilimus, Kuningan, Sabtu 31 Janu...

Postingan Populer

Sabtu, 31 Januari 2026

Alhamdulillah, Acara doa Bersama Al Atosan Berjalan Lancar Sampai Selesai. Semoga keberkahan dan Rahmat Allah SWT Selalu Menyertai Kita Semua Pungkas kaji nyante.




Kuningan, SERGAP TARGET pengajian rutin malam minggu Wage   di Rumah Ayah Sudes, Dusun Manis, Desa Sampora, Cilimus, Kuningan, Sabtu 31 Januari 2026, pukul 19.30 WIB. Ngaji Rotibul Al Attos, mari kita isi malam dengan keberkahan ujar Kaji yante Aya Sundes pada awak media.





Acara doa bersama Al Atosan dipimpin langsung oleh Ustadz Khaerul Fahmi dari Lungbenda, Cirebon, Jawa Barat yang sangat kondang di Jawa Barat, acaranya berjalan lancar dan penuh keberkahan.



Hadirnya Ketua Umum DPP AMPAR CIREBON, Maulana, dan Ketua SATGASUS Ampar, Babil, menambah kesakralan acara doa bersama Al Atosan.  acaranya lancar dan penuh keberkahan.



Hadirnya tamu dari Indramayu dan Cirebon menambah keberagaman dan keberkahan acara doa bersama Al Atosan. Semoga kita semua bisa mengambil hikmah dan kebaikan dari acara ini Aamiin.



Alhamdulillah, acara doa bersama Al Atosan berjalan lancar sampai selesai. Semoga keberkahan dan rahmat Allah SWT selalu menyertai kita semua pungkas kaji nyante.


Setelah acara selesai, dilanjutkan dengan makan bersama dan ngopi bareng, sambil berbincang santai dan mempererat ukhuwah. Semoga momen kebersamaan ini membawa kebahagiaan dan keberkahan. 

Setelah makan bersama, rencana selanjutnya adalah ziarah ke makam Syech Abdurrochman di Tajug Lawang Kidul, Desa Suka Mukti. Semoga kita bisa mengambil berkah dan hikmah dari ziarah tersebut.((Babil))

Haji 2026 Indramayu Disorot Komisi II, DPRD Karena Berangkat Tanpa Pendamping Daerah








Indramayu, Sergaptarget Keberangkatan kurang lebih 2.884 jamaah haji asal Kabupaten Indramayu tahun 2026 menuai sorotan.

Pasalnya, ribuan jamaah tersebut dipastikan tidak didampingi Pendamping Haji Daerah (PHD), padahal jumlah jamaah tahun ini menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah pelaksanaan ibadah haji di Indramayu.

Ketua Komisi II DPRD Indramayu, Imron Rosadi, mengaku heran dengan keputusan tersebut.

Sebab, DPRD bersama pemerintah daerah telah menyepakati alokasi anggaran untuk Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dalam APBD dengan nilai mencapai Rp 2 miliar.

"Saya tidak paham alasannya kenapa. Tapi di APBD kami sudah menyepakati anggaran untuk TPHD atau PPIH sebesar Rp 2 miliar. Mestinya, dengan jumlah jamaah yang sampai sekitar 2.884 orang atau sekitar tujuh kloter, minimal ada pendamping dari daerah," kata Imron, Sabtu (31/01/2026).

Menurutnya, absennya pendamping daerah berpotensi berdampak besar terhadap kenyamanan, kekhusyukan ibadah, hingga aspek kesehatan jamaah di Tanah Suci.

Terlebih, tahun ini Provinsi Jawa Barat juga tidak mengirim pendamping haji, sementara Kanwil Kemenhaj telah memberikan mandat sepenuhnya kepada pemerintah kabupaten/kota untuk menugaskan pendamping masing-masing.

"Sekarang malah tidak ada. Jadi, aduh, sudah bisa kita bayangkan nanti jamaah haji dari Indramayu seperti apa tingkat kekhusyukannya, kemudian kesehatannya, dan lain-lain," ujarnya.

Imron mengungkapkan, pihaknya sudah beberapa kali berkomunikasi dengan pejabat Kementerian Haji & Umroh hingga Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), termasuk mengundang mereka dalam rapat kerja Komisi II DPRD.

Dalam forum tersebut, disampaikan bahwa hingga batas akhir rekomendasi, Bupati Indramayu tidak mengusulkan nama-nama TPHD sehingga pendaftaran akhirnya ditutup. Sesuai arahan Bupati Kabag Kesra diminta berkordinasi dengan staf sus.

"Kami juga mengundang staf khusus Pak Salman dalam rapat. Beliau menyampaikan bahwa tahun ini Indramayu diputuskan tidak mengirim TPHD, dan katanya baru akan dipersiapkan tahun depan. Padahal, tahun depan jamaah hajinya tidak sebanyak tahun ini," tegas Imron.

Ia menekankan, kebijakan tersebut sangat disayangkan mengingat tahun 2026 menjadi momentum dengan jumlah jamaah haji terbanyak sepanjang sejarah Indramayu.

Imron pun mendorong pemerintah daerah agar melakukan evaluasi serius agar pelayanan jamaah haji lebih maksimal.

"Ini jamaah haji terbanyak sepanjang sejarah pelaksanaan ibadah haji di Kabupaten Indramayu. Harusnya justru pelayanan diperkuat, bukan malah dikurangi," jelasnya.

Menurutnya, setiap kloter seharusnya didampingi dua petugas agar pelayanan terhadap jamaah dapat berjalan maksimal, baik dari sisi kesehatan maupun pembinaan keagamaan.

"7 kloter masing-masing, dua pendamping itu sangat ideal agar para jamaah haji bisa terlayani. Pendamping dari kesehatan dan dari tokoh agama serta unsur lain," ungkap Imron.

Ia juga menekankan pentingnya pendamping berasal dari daerah yang sama dengan jamaah.

"Karena kalau yang mendampingi petugas dari luar daerah Indramayu, nanti komunikasinya terhambat dan rasa tanggung jawabnya mungkin berkurang karena beda daerah," tandasnya. 

(Nana.  S)

Korwil Biddik Jatisrono Gandeng Koramil Jatisrono Berikan Pelatihan Kepada Perwakilan Guru SD

Wonogiri - Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan dan kemampuan dasar baris-berbaris di lingkungan sekolah, personil TNI dari Koramil 14/Jatisrono Kodim 0728/Wonogiri Pelda Ariyanto beserta tiga orang anggota Babinsa yakni Sertu Mianto,Sertu Agus Guridno dan Serda Miftahul memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) serta tata upacara bendera (TUB) kepada perwakilan guru sekolah dadar (SD) se-Kecamatan Jatisrono. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan teritorial sekaligus meningkatkan rasa cinta Tanah Air, menyamakan TUB di sekolah dan penguatan karakter bagi peserta didik melalui tenaga pendidik.

Pelatihan tersebut dilaksanakan pada, Sabtu (31/1/2026) bertempat di Pendopo Kecamatan Jatisrono dan di lapangan tenis Kecamatan Jatisrono dengan melibatkan perwakilan guru sekolah dasar (SD) se-Kecamatan Jatisrono sebagai peserta utama. 



Pelda Ariyanto memimpin langsung jalannya pelatihan, mulai dari teori dasar PBB hingga praktik di lapangan. Materi yang diberikan meliputi sikap sempurna, penghormatan, hadap kiri-kanan, langkah tegap, serta teknik memberi aba-aba yang benar. Para guru juga dilatih bagaimana cara melatih murid dengan metode yang mudah dipahami dan sesuai usia siswa sekolah dasar.

Selain materi PBB, para pelatih juga memberikan pembekalan mengenai tata upacara bendera yang baik dan benar. Penjelasan meliputi susunan petugas upacara, pengibaran bendera yang sesuai aturan, pengaturan barisan peserta upacara, hingga etika dan prosedur pelaksanaan upacara setiap hari Senin maupun pada hari-hari peringatan nasional.

Pelda Ariyanto menyampaikan bahwa kemampuan guru dalam melatih PBB dan tata upacara bendera sangat penting, karena merekalah yang akan menjadi pembimbing langsung bagi para siswa. Dengan pelatihan ini, diharapkan upacara di sekolah-sekolah dapat berjalan lebih khidmat dan tertib, sekaligus mengajarkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air kepada generasi muda.

Bapak Kalis selaku ketua panitia didampingin Korwil Biddik Jatisrono ibu Lestari Ning Purwanti dan Ketua KKS Jatisrono Bapak Mulyadi menyambut baik program ini dan merasa terbantu dengan materi yang diberikan TNI dari Koramil 14/Jatisrono. Mereka menilai pelatihan ini menambah wawasan serta meningkatkan keterampilan mereka dalam membina siswa di sekolah masing-masing.

Penulis : Arda 72

Babinsa Laksanakan Patroli Dan Sambangi Warga Bersama Linmas di Wilayah Binaan

Surakarta - Kegiatan Patroli Wilayah dan Komunikasi Sosial  selain silaturahmi untuk mempererat hubungan TNI dan rakyat juga untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan.

Hal ini ditegaskan Babinsa Laweyan Koramil 01/Laweyan Kodim 0735/Surakarta, Serma Giminanto dan sertu Toni H saat melaksanakan Patroli dan Komsos dengan Warga di kampung setono Rt 2/ Rw 2 Kelurahan Laweyan Kec Laweyan Kota Surakarta, Sabtu 31 Januari 2026.

Menurutnya, keakraban dan kebersamaan akan tercipta dalam kegiatan Patroli dan  Komsos dengan warga binaannya Kegiatan Komsos merupakan cerminan kemanunggalan TNI dengan rakyat khususnya Babinsa kepada masyarakat wilayah binaannya. 
Dikatakan, keberadaan Babinsa di tengah tengah masyarakat dapat memberi manfaat dan berdaya guna langsung maupun tidak langsung dan kehadirannya dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

"Dengan Babinsa yang selalu memantau wilayah  binaannya, maka akan tahu permasalahan di wilayah binaannya. Sehingga jika ada permasalahan dapat dengan cepat diatasi dan diselesaikan. Karena Komsos merupakan tugas yang dilaksanakan sehari-hari oleh setiap Babinsa sebagai sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat."tegas Sertu Toni.

Penulis : Arda 72

Melayu Rantau Kasai: Tolak PT Agrinas dan Adu Domba Antar Adat


Rokan Hulu - Persukuan Melayu Rantau Kasai (PMRK) menyatakan sikap tegas menolak segala bentuk upaya adu domba yang diduga dilakukan oleh PT Agrinas Palma Nusantara terhadap sesama masyarakat adat Melayu, khususnya antara Melayu Rantau Kasai dengan Luhak Tambusai.



Sikap tersebut ditegaskan dalam pertemuan masyarakat adat yang digelar di Pintu Gerbang Simpang Torganda, Kecamatan Tambusai Utara, Sabtu (31/1/2026).

Pernyataan sikap itu disampaikan langsung oleh M. Jamil S., Dubalang Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Rantau Kasai, yang menegaskan bahwa Persukuan Melayu Rantau Kasai tetap mengakui berada di bawah naungan Luhak, namun menolak keras jika lembaga adat dijadikan alat untuk menguasai atau mengatur wilayah adat yang memiliki struktur, batas wilayah, dan pemerintahan adatnya sendiri.

"LKA Luhak itu adalah lembaga adat, bukan penguasa wilayah. Setiap wilayah adat punya hak, struktur, dan kedaulatannya masing-masing. Itu harus dihormati," tegas M. Jamil.
Ia menambahkan, Persukuan Melayu Rantau Kasai secara tegas menolak segala aktivitas atau klaim yang mengatasnamakan PT Agrinas Palma Nusantara di atas wilayah adat mereka.

Menurutnya, dugaan keterlibatan korporasi dalam memecah belah persaudaraan adat Melayu merupakan tindakan yang sangat merugikan dan berpotensi menimbulkan konflik horizontal.

Sekitar 5.000 anak kemenakan Melayu Rantau Kasai bersama para datuk adat dan tokoh masyarakat hadir menyuarakan satu sikap bersama, yakni menjaga persatuan masyarakat adat Melayu Riau dan menolak segala bentuk provokasi.

"Hak ulayat kami seluas 11.000 hektare adalah harga mati. Tidak bisa ditawar, tidak bisa diganggu gugat oleh siapa pun," ujar Tomy Brian, selaku Pagar Nogoi anak kemenakan Melayu Rantau Kasai.

Masyarakat adat juga menilai bahwa aktivitas perusahaan tersebut telah berdampak terhadap kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Rokan Hulu dan Provinsi Riau secara umum, sehingga perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pihak terkait.

Di sisi lain, Persukuan Melayu Rantau Kasai menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia yang dinilai telah bertindak profesional, presisi, dan tidak berpihak kepada kepentingan mana pun.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada Kapolsek Tambusai Utara, Kapolsek Tambusai, Kapolres Rokan Hulu beserta jajaran, hingga Kapolda Riau, yang dinilai konsisten menjaga stabilitas keamanan dan menjadi pengayom masyarakat.

"Kami berterima kasih kepada Polri yang telah menjaga kamtibmas secara adil dan profesional. Bravo Polri," tutup pernyataan masyarakat adat.

Jumat, 30 Januari 2026

Indramayu Perkuat Status Lumbung Pangan Nasional di Tengah Modernisasi Infrastruktur Jawa Barat  


 




Indramayu,  Sergaptarget Kabupaten Indramayu terus mengukuhkan posisinya sebagai tulang punggung ketahanan pangan nasional. Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, pada Selasa (27/1/26), Indramayu ditegaskan kembali sebagai penghasil padi terbesar di Jawa Barat yang berperan vital dalam menjaga stabilitas pasokan pangan nasional.

Hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Indramayu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asep Abdul Mukti, beserta jajaran mengikuti jalannya rapat melalui zoom meeting yang menekankan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah dalam mengawal pertumbuhan ekonomi.

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya stabilitas harga pangan sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat. Tito mengapresiasi daerah-daerah yang berhasil menjaga ketersediaan pasokan.

"Kita harus terus menjaga momentum swasembada pangan yang telah dicanangkan Presiden. Daerah seperti Indramayu memiliki peran strategis sebagai lumbung pangan. Saya minta seluruh kepala daerah memastikan distribusi lancar dan pasar-pasar tetap terpantau agar inflasi tetap terkendali, terutama menjelang hari besar keagamaan," ujar Tito Karnavian dalam pemaparannya.

Aksesibilitas dan Konektivitas Strategis Modernisasi infrastruktur di Jawa Barat menjadi salah satu poin utama dalam Rakor tersebut. Kehadiran Bandara Internasional Kertajati (BIJB) di Majalengka kini menjadi pintu gerbang udara utama yang memberikan kemudahan akses bagi masyarakat Indramayu dan sekitarnya. Selain itu, operasional Jalan Tol Cisumdawu secara signifikan mempermudah mobilitas dari Bandung menuju wilayah utara Jawa Barat.

Kondisi Inflasi dan Stabilitas Harga Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 23 Januari 2026, Provinsi Jawa Barat secara umum mencatatkan penurunan Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebesar -1,90%. Meski demikian, pemerintah daerah diminta tetap waspada terhadap komoditas tertentu seperti daging ayam ras dan telur yang masih fluktuatif.

Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen menindaklanjuti arahan Mendagri dengan terus melakukan pemantauan harga di pasar-pasar lokal dan memperkuat kerja sama antardaerah guna memastikan pasokan pangan tetap aman bagi masyarakat.

(Nana.  S)

Tangani Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Indramayu Lakukan Antisipasi, Di antaranya Buat Sodetan Dan Evakuasi Pohon Tumbang  







Indramayu,  Sergaptarget Pemerintah Kabupaten Indramayu terus menunjukkan komitmen serius dalam menangani persoalan bencana hidrometeorologi di sejumlah titik strategis kota, termasuk kawasan Sport Center dan permukiman warga. Langkah konkret diambil mulai dari monitoring titik-titik genangan air yang tinggi, pengecekan saluran pembuangan, hingga penanganan dampak sosial, pada Rabu (28/01/26).

Berdasarkan hasil Patroli yang dipimpin oleh Satpol PP Kabupaten Indramayu, ditemukan penyumbatan masif pada saluran utama di Jalan Jenderal Sudirman. Saluran air berdimensi besar yang seharusnya menjadi urat nadi drainase kota tertutup oleh bangunan kios permanen. Kondisi ini disinyalir menjadi dalah satu penyebab terhambatnya aliran air selama bertahun-tahun.

Tak hanya fokus pada saluran air, Satpol PP Kabupaten Indramayu juga bergerak cepat mengevakuasi pohon tumbang di beberapa ruas jalan protokol akibat cuaca ekstrem, seperti di Jalan Tembaga Kecamatan Indramayu.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu, Teguh Budiarso mengatkan, personel diterjunkan untuk melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon yang sempat menghambat akses lalu lintas, guna memastikan keselamatan pengguna jalan dan mencegah kerusakan infrastruktur lebih lanjut.

Di saat yang sama, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu melaksanakan normalisasi dengan membuat Sodetan Kali Ceblok di kawasan Pantai Pataya. Dengan mengerahkan alat berat excavator, pembuatan sodetan ini bertujuan untuk memperlancar pembuangan air menuju laut.

Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, memantau langsung pengerjaan di lapangan dengan didampingi perangkat desa dan masyarakat setempat. Upaya ini diharapkan secara signifikan dapat mengurangi dampak banjir yang kerap merendam wilayah Jalan Pahlawan, Jalan Samsu, hingga kawasan Tambak.

Maulana Malik menegaskan, rangkaian penanganan bencana hidrometeorologi ini dilakukan secara terintegrasi antarlembaga. Pihaknya melakukan pengecekan dan pembersihan di simpul-simpul saluran, terutama di Sungai Ceblok, melakukan mitigasi dan menindaklanjuti aduan-aduan masyarakat, serta berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan Cimanuk manakala bencana hidrometeorologi itu menjadi berada dalam kewenangan BBWS.

"Kami tidak hanya fokus pada pembersihan rutin, tetapi juga melakukan tindakan korektif terhadap infrastruktur yang terhambat. Pembuatan Sodetan dan normalisasi ini krusial agar kapasitas tampung serta aliran drainase kembali optimal. Kami memohon dukungan masyarakat untuk tidak mendirikan bangunan di atas saluran air demi kepentingan bersama, menuju Indramayu yang bebas genangan," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Drs. Dadang Oce Iskandar mengatakan, pihaknya mendirikan Posko Pengungsian bagi warga yang terdampak genangan air seperti di kompleks perumahan.

"Kami membantu mengevakusi warga yang terdampak, juga mendirikan Posko Pengungsian," katanya.

Baik Teguh, Maulana, Oce berharap, air segera surut, dan warga dapat kembali ke  rumahnya dengan nyaman.

(Nana.  S)

Bupati Lucky Hakim Tinjau Langsung Sejumlah Lokasi Banjir di Indramayu  






‎Indramayu,  Sergaptarget Upaya serta komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk mempercepat penanganan agar kondisi segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman terus dilakukan. 
‎Hal tersebut disampaikan saat Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali meninjau langsung ke sejumlah wilayah terdampak banjir di beberapa kecamatan. Peninjauan dipimpin Bupati Indramayu Lucky Hakim sebagai upaya memastikan penanganan banjir berjalan cepat dan menyeluruh pada Rabu (28/1/26) kemarin.
‎Lokasi yang ditinjau meliputi Kecamatan Indramayu, yakni Perumahan BDI 2, Perumahan Cidhayu, Margamekar, Spot Center, serta Desa Pekandangan Blok Sutajaya. Peninjauan juga dilakukan di Desa Arahan Lor Kecamatan Arahan dan Desa Lamarantarung Kecamatan Cantigi.
Bupati Lucky Hakim menjelaskan, peninjauan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi lapangan sekaligus menilai langkah-langkah yang dapat dilakukan pemerintah daerah secara menyeluruh.
‎"Hari ini kita melihat langsung lokasi banjir dan menilai apa yang bisa dilakukan Pemda secara garis besar dan komprehensif. Jika sudah ada genangan, kita lakukan penyedotan dengan pompa air dan normalisasi saluran. Namun di lapangan masih ditemukan titik-titik banjir baru akibat meningkatnya debit air serta pembangunan saluran air oleh BBWS yang belum selesai, sehingga aliran air tidak berjalan optimal," jelas Bupati Lucky. 
‎Selain itu, sejumlah kawasan permukiman baru belum memiliki sistem drainase yang memadai, sehingga akan dilakukan evaluasi menyeluruh. BPBD Kabupaten Indramayu turut menyiagakan dapur umum dan kebutuhan dasar bagi warga apabila diperlukan pengungsian. 
Salah satu warga perumahan, Sofi Riyanti, mengatakan banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang tidak diimbangi kapasitas saluran air yang memadai. Ketinggian air mencapai 40–50 sentimeter, menyebabkan sejumlah warga mengungsi ke masjid kompleks serta ke rumah orang tua dan kerabat di luar perumahan.
‎Di wilayah Margamekar, banjir telah berlangsung selama beberapa minggu dengan sisa genangan sekitar 10 sentimeter. Penanganan sementara dilakukan melalui pompanisasi serta rencana normalisasi bersama BBWS, BPBD, Dinas PUPR, dan Dinas Perkim. Sementara di Desa Pekandangan Blok Sutajaya, banjir disebabkan saluran yang kurang dalam, sehingga satu blok terendam hingga setinggi lutut orang dewasa.
‎Banjir di Kecamatan Cantigi juga berdampak pada tambak warga, menyebabkan udang dan ikan lepas akibat saluran air yang tidak berfungsi optimal. Sedangkan di Desa Arahan Lor, warga meminta pengaktifan kembali gorong-gorong yang tersumbat agar aliran air kembali lancar.
‎Salah seorang warga Desa Lamarantarung, Castinah, Blok Waledan, menyampaikan, banjir merendam RT 24 hingga RT 27 sejak Jumat dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Air masuk ke rumah warga dan sebagian terpaksa mengungsi.
‎Bupati Lucky Hakim mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap bahaya listrik saat banjir serta menegaskan komitmen Pemkab Indramayu melakukan pengurasan dan normalisasi saluran air agar aliran lebih lancar. Dalam beberapa bulan ke depan, normalisasi sungai dari hulu hingga hilir serta pembenahan tempat penampungan air akan dilakukan untuk mencegah luapan akibat sampah dan sedimentasi, dengan seluruh aspirasi warga menjadi bahan pembahasan bersama pihak terkait.
‎"Kita tangani sebisa mungkin, secepat mungkin, dan semaksimal mungkin. Aliran air yang terhambat akan kita atasi," tegasnya. 
‎Menutup peninjauan, Bupati Lucky Hakim menyampaikan keprihatinan kepada seluruh warga terdampak banjir. Diberikan juga bantuan berupa sembako secara simbolis kepada masyarakat yang terdampak.
(Nana.  S)

Dandim 0735/Surakarta Dukung Aktivitas Prajurit Lewat Sepatu Aerobik

Surakarta - Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., membagikan Sepatu Aerobik dan kaos kaki kepada seluruh Anggota baik Militer maupun ASN.

Pembagian sepatu aerobik tersebut dilakukan secara simbolis bertempat di Lapangan Upacara Makodim 0735/Surakarta Jln. A Yani No.349, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Jum'at (30/01/2026).

Dalam arahannya kepada seluruh prajuritnya, Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., menegaskan bahwa pembagian perlengkapan sepatu aerobik dan kaos kaki ini dari Koperasi D-02 Kodim 0735/Surakarta untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebugaran Anggota.

"Pemberian sepatu aerobik ini bertujuan untuk menunjang aktivitas fisik seperti berlari ataupun aktivitas olahraga lainnya, serta menjaga kebugaran prajurit dalam pelaksanaan tugas sehari-hari."tuturnya.

"Gunakan Sepatu Aerobik ini dengan sebaik-baiknya dan jadikan sebagai motivasi dalam berdinas, tetap semangat, tetap berolahraga, dan tetap sehat."pungkas Dandim.

Kegiatan ini disambut antusias oleh seluruh anggota, para prajurit menilai langkah ini sebagai wujud nyata kepedulian pimpinan terhadap kebutuhan prajurit dilapangan.

Penulis : Arda 72

Gandeng Tim Saberling, Babinsa Manahan Laksanakan Kerja bakti Wujudkan Lingkungan Bersih Dan Sehat

Surakarta - Babinsa Kelurahan Manahan Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serma Saring dan Sertu Supriyadi melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan lingkungan bersama Warga  RT 02 RW 09 dan Team Saberling Kelurahan Manahan bertempat di Jln. Samratulangi Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Jum'at (30/01/2026).

Ditegaskan Serma Saring kegiatan kerja bakti bersama warga dan Team Saberling ini dengan melaksanakan pemotongan rumput dan pembersihan kanan kiri sepanjang Jl. Sam Ratulangi, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari.

"Kegiatan kerja bakti tersebut merupakan upaya bersama, dalam menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan."ujarnya.

"Selain ini kegiatan ini juga merupakan sarana untuk memperkuat hubungan silaturahmi antar babinsa dengan warga binaan."imbuhnya .

"Semangat gotong royong ini diharapkan terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi kegiatan-kegiatan positif lainnya."pungkas Serma Saring.

Penulis : Arda 72