Sergap Target

Berita Terkini

Rotasi Pejabat Polres Wonosobo, Kapolres Minta Kinerja Satuan Ditingkatkan

WONOSOBO – Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H., memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kasatres...

Postingan Populer

Sabtu, 17 Oktober 2026

Rotasi Pejabat Polres Wonosobo, Kapolres Minta Kinerja Satuan Ditingkatkan



WONOSOBO – Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H., memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kasatreskrim, Kasatintelkam, dan Kapolsek Kertek, serta pelantikan Kasiwas Polres Wonosobo, Sabtu pagi (17/10/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Mapolres Wonosobo sebagai bagian dari pembinaan karier personel dan regenerasi kepemimpinan di lingkungan Polri.

Dalam amanatnya, AKBP Ricky menyampaikan bahwa serah terima dan pelantikan jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Kegiatan tersebut juga menindaklanjuti surat telegram Kapolda Jawa Tengah tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan perwira di lingkungan Polda Jawa Tengah.

Kapolres menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pejabat lama Kasatreskrim Polres Wonosobo AKP Arif Kristiawan, S.H., M.H., dan Kasatintelkam AKP M. Nurhasan, S.H., atas dedikasi serta kontribusi selama bertugas. AKP Arif Kristiawan selanjutnya mengemban jabatan sebagai Kasatresnarkoba Polres Rembang, sedangkan AKP M. Nurhasan menjabat sebagai Kasatintelkam Polres Purworejo.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga mengucapkan selamat kepada pejabat baru, yakni AKP Rachmat Wibowo Budi Pratama, S.Tr.K., S.I.K., sebagai Kasatreskrim Polres Wonosobo; AKP Agung Hartanto, S.H., sebagai Kasatintelkam; AKP Samsudin, S.H., sebagai Kasiwas; serta IPTU Nesia Leony Prameswari Hartono, S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., sebagai Kapolsek Kertek.

Kepada para pejabat baru, AKBP Ricky berpesan agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, melanjutkan program positif yang telah dijalankan pejabat sebelumnya, serta menghadirkan terobosan kreatif dan inovatif untuk meningkatkan kinerja satuan. Ia juga menekankan pentingnya keteladanan pimpinan dalam membangun suasana kerja yang kondusif dan berlandaskan kebersamaan.
Menutup amanatnya, Kapolres mengingatkan seluruh personel agar memahami dan melaksanakan program prioritas Kapolri, menghindari segala bentuk pelanggaran, serta mengikuti perkembangan situasi keamanan di tingkat lokal maupun nasional. Ia juga meminta setiap anggota menjalankan tugas dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara melalui institusi Polri.

Arifin/ Tim KJN

Lewat Sholat Jumat Keliling, Kapolresta Cirebon Rajut Kedekatan dengan Ulama dan Masyarakat


CIREBON – Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan Sholat Jumat Keliling di Masjid Shirothol Mustakim, Kompleks Perkantoran Jasa Marga, Jalan Jenderal Sudirman, Desa Ciperna, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polri, ulama, tokoh agama, dan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.

Kedatangan Kapolresta Cirebon bersama rombongan disambut hangat oleh Ketua DKM Masjid Shirothol Mustakim, Ustadz Shihab, Kuwu Desa Ciperna Gunawan, serta sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.

Turut mendampingi Kapolresta Cirebon dalam kegiatan tersebut, Kabag Ren Polresta Cirebon Kompol Acep Anda, S.H., M.H., Kasat Lantas AKP Yudha Satyo Rahardjo, S.T.K., S.I.K., M.H., Kapolsek Talun AKP Ngatija, S.H., Wakasat Lantas AKP Riki Kustiawan, S.IP., Kasi Propam Iptu Heri Wardoyo, Kasi Keu Iptu Dr. Sumanto, S.E., M.M., serta Kasi Humas Ipda Toga Marolop, S.Sos., C.P.H.R.

Usai melaksanakan Sholat Jumat berjamaah, Kapolresta Cirebon melanjutkan silaturahmi bersama Ketua DKM dan para tokoh yang hadir. Suasana penuh keakraban tersebut menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang baik serta memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menegaskan bahwa terciptanya keamanan dan ketertiban membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, sinergi antara Polri, ulama, tokoh masyarakat, dan warga menjadi salah satu kunci dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi juga tanggung jawab kita bersama. Melalui kerja sama, kepedulian, dan komunikasi yang baik, kita dapat terus menjaga situasi yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan Sholat Jumat Keliling tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga wadah untuk menyerap aspirasi, mempererat hubungan emosional, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Polresta Cirebon dalam mendukung program Jawa Barat Aman, melalui pendekatan yang humanis, penguatan kemitraan dengan tokoh agama, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kamtibmas.

Pelaksanaan Sholat Jumat Keliling tersebut juga dilakukan secara serentak oleh para pejabat utama (PJU) dan 27 Kapolsek jajaran Polresta Cirebon di wilayah hukum masing-masing.

Melalui kegiatan ini, Polresta Cirebon berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat sehingga persatuan, kerukunan, serta keamanan dan ketertiban di Kabupaten Cirebon senantiasa terjaga.((BABIL))

Jumat, 16 Oktober 2026

Kurang Dari 24 Jam, Tim URC Resmob Satreskrim Polres Indramayu Ringkus 5 Terduga Pelaku Pengeroyokan Maut di Juntinyuat



Indramayu, Sergaptarget.com  Polisi mengungkap kasus pengeroyokan yang menewaskan Sanudin (44), seorang petani di Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. 

Lima orang ditangkap Tim URC Resmob Satreskrim Polres Indramayu Polda Jabar dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Kasus tersebut bermula dari pertengkaran dua pria bersaudara yang dipicu persoalan ajakan memanen padi. Korban yang berusaha melerai justru menjadi sasaran pengeroyokan hingga meninggal dunia. Peristiwa itu terjadi di jalan dekat Tempat Pemakaman Umum (TPU) Buyut Rendani, Desa Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat, Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

Kelima tersangka masing-masing berinisial FHF alias A (20), R alias D (39), S alias K (36), AAA alias A (18), dan NS alias N (22).

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar menjelaskan, kelima tersangka berhasil diamankan setelah tim gabungan melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi.

AKP Muchammad Arwin Bachar menyampaikan, peristiwa bermula dari perselisihan antara dua kakak beradik berinisial R dan S. Keduanya terlibat cekcok di jalan dekat area pemakaman sekitar pukul 03.30 WIB.

"Awalnya terjadi cekcok dan perkelahian di jalan dekat kuburan antara tersangka R yang merupakan kakak dan tersangka S selaku adiknya. Pemicunya karena sang kakak mengajak adiknya untuk memanen sawah esok pagi, namun adiknya menolak karena sedang pusing dan capek," ungkap AKP Muchammad Arwin Bachar didampingi Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kepada awak media, Kamis (15/10/2026)

Saat pertengkaran berlangsung, Sanudin yang berada tidak jauh dari lokasi melihat keributan tersebut. Korban kemudian menghampiri kedua pria itu dengan maksud menghentikan perkelahian.

Karena keduanya tidak menghiraukan upayanya, korban kemudian memukul R dengan maksud menghentikan pertengkaran. Tindakan itu justru memicu kemarahan R yang kemudian menyerang balik korban.

Sejumlah orang yang berada di lokasi diduga ikut melakukan kekerasan terhadap Sanudin. Berdasarkan hasil penyidikan, beberapa orang yang terlibat saat kejadian juga diduga berada di bawah pengaruh minuman keras jenis ciu.

Dalam pengeroyokan tersebut, tersangka FHF alias A disebut sempat terkena pukulan korban. FHF kemudian diduga pulang untuk mengambil sebilah pisau sebelum kembali mendatangi lokasi kejadian.

"Tersangka FHF yang sempat terkena pukulan korban kemudian berlari pulang mengambil sebilah pisau. Setelah kembali ke lokasi, tersangka diduga menusuk bagian punggung korban sebanyak tiga kali," jelas AKP Arwin.

Akibat peristiwa tersebut, Sanudin mengalami luka serius. Para tersangka kemudian meninggalkan lokasi kejadian. Sementara korban yang masih terluka sempat berusaha bangkit dan berjalan menjauhi tempat pengeroyokan.

Namun, setelah berjalan sempoyongan sekitar 10 meter, Sanudin terjatuh ke saluran irigasi di sekitar area persawahan. Salah seorang rekannya kemudian turun ke saluran irigasi untuk memberikan pertolongan dan mengangkat korban ke daratan.

Saat diperiksa, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Selanjutnya peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Mendapat laporan kejadian, jajaran Polsek Juntinyuat bersama Satreskrim Polres Indramayu langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim Inafis dikerahkan untuk melakukan identifikasi dan pemeriksaan awal terhadap korban, sementara penyidik meminta keterangan sejumlah saksi.

Jenazah Sanudin kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Losarang untuk menjalani autopsi.

Dari rangkaian penyelidikan tersebut, Tim URC Resmob Satreskrim Polres Indramayu berhasil mengamankan lima orang yang diduga terlibat. Kelima orang itu selanjutnya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Berdasarkan hasil penyidikan, FHF diduga berperan melakukan penusukan terhadap korban. Sementara empat tersangka lainnya diduga terlibat dalam kekerasan fisik berupa pemukulan, tendangan, maupun dorongan terhadap korban.

Ditempat yang sama, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno turut mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya. Singkatnya.

(Nana. S)

Dari Masjid untuk Kebersamaan, Kapolres dan Bupati Majalengka Sholat Subuh Berjamaah Bersama Warga


MAJALENGKA – Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., bersama Bupati Majalengka menghadiri kegiatan sholat Subuh berjamaah di Masjid Agung Al-Iman, kawasan Alun-alun Majalengka, Kabupaten Majalengka, Sabtu (17 Oktober 2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan nilai-nilai spiritual, serta memperkuat kebersamaan antara unsur pemerintah, kepolisian, dan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Majalengka, para Pejabat Utama (PJU) Polres Majalengka, serta Kapolsek Majalengka Kota. Kehadiran jajaran kepolisian bersama Bupati Majalengka menunjukkan semangat kebersamaan dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

Sholat Subuh berjamaah ini tidak hanya menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat komunikasi dan membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis.

Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat. Hubungan yang baik antara kepolisian, pemerintah daerah, dan warga diharapkan dapat mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman serta kondusif.

Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, Polres Majalengka terus berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas menjaga keamanan, tetapi juga dalam membangun kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai positif di lingkungan masyarakat.

Diharapkan, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin erat sehingga tercipta lingkungan yang damai, harmonis, dan nyaman bagi seluruh warga Kabupaten Majalengka.

Polisi Periksa 7 Saksi dan 5 Orang Diduga Terlibat Kematian Pria di Juntinyuat Indramayu




Indramayu, Sergaptarget.com  Polisi terus mengusut kematian Sanudin (44), pria yang ditemukan tewas dengan sejumlah luka di kawasan Buyut Rendani, Desa Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Rabu (14/10/2026) pagi.

Dalam perkembangan penyelidikan, Satreskrim Polres Indramayu telah memeriksa tujuh saksi dan meminta keterangan lima orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Kelima orang itu masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami dugaan peran masing-masing dalam pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Berdasarkan informasi awal yang diperoleh, lima orang tersebut masing-masing berinisial FHF alias A (20), R alias D (39), S alias K (36), AAA alias A (18), dan NS alias N (22).

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno membenarkan adanya sejumlah orang yang diamankan terkait penanganan kasus tersebut.

"Benar, setelah kejadian tadi pagi, Satreskrim Polres Indramayu bersama Polsek Juntinyuat langsung melakukan pengecekan dan olah TKP. Saat ini sudah ada beberapa orang yang diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," ujar AKP Tarno.

AKP Tarno menyebut saat ini penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi – saksi guna memastikan rangkaian kejadian serta peran masing-masing pihak.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, sebelum kejadian Sanudin sempat menyaksikan pertunjukan sandiwara bersama sejumlah rekannya di Desa Juntiweden, Kecamatan Juntinyuat.

Sekitar pukul 03.30 WIB, korban bersama sejumlah saksi melihat keributan di jalan dekat pemakaman Buyut Rendani.

Keributan itu diduga melibatkan dua pria bersaudara, yakni R alias D (39) dan S alias K (36), warga Kecamatan Juntinyuat. Melihat pertengkaran tersebut, korban Sanudin disebut menghampiri keduanya dengan maksud melerai.

Namun, berdasarkan keterangan awal yang dihimpun, R alias D diduga tidak menerima tindakan korban yang berusaha menghentikan keributan. Situasi kemudian berkembang menjadi perselisihan hingga korban diduga mengalami pengeroyokan.

Sanudin sempat terjatuh dalam posisi telentang sebelum berusaha bangkit. Sejumlah saksi melihat korban dalam kondisi terluka.

Salah seorang saksi, Dulyani (31) dan 3 orang rekannya, yang melihat kejadian itu langsung turun ke saluran irigasi untuk memberikan pertolongan.

Dulyani membantu mengangkat tubuh Sanudin ke daratan. Namun, saat diperiksa, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Juntinyuat bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Indramayu mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas memeriksa lokasi dan mengumpulkan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kematian korban.

AKP Tarno menegaskan, kepolisian akan menangani perkara tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.

(Nana. S)

Lewat Jumling di Desa Rawa, Kapolres Majalengka Ajak Warga Aktifkan Satkamling dan Siaga Bencana

Majalengka — Mempererat tali silaturahmi sekaligus menyerap langsung aspirasi dan keluhan masyarakat terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kepolisian Resor (Polres) Majalengka kembali menggelar program Jumat Keliling (Jumling) yang dirangkaikan dengan Jumat Curhat.

Kali ini, kegiatan dipusatkan di Masjid Jami Al-Hikmah, Desa Rawa, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, Jumat (16/10/2026) mulai pukul 11.45 WIB.

Kegiatan silaturahmi dan dialog Kamtibmas tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., dengan didampingi Wakapolres Majalengka Kompol Ngadiman, S.Kom., Kabag Ops Kompol Iwan Setiawan, S.H., Kabag Log Kompol Endoy Sahru Ramdan, S.Sos., M.H., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Majalengka.

Turut hadir Camat Cingambul Nono Heryano, S.I.P., K.P., Kapolsek Cingambul AKP Zenal Abidin, S.H., M.H., Kepala Desa Rawa Ir. Surisno beserta perangkat desa, para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jamaah warga Desa Rawa.

Dalam tatap muka dan dialog hangat bersama para jamaah usai pelaksanaan Sholat Jumat, Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat warga Desa Rawa.

AKBP M Aldy Sulaiman membeberkan komitmen serta ketegasan Polres Majalengka dalam memberantas segala bentuk tindak pidana, mulai dari kejahatan C3 (Curat, Curas, Curanmor), peredaran gelap narkoba, obat-obatan terlarang, hingga minuman keras (miras) yang hasil sitaannya telah dimusnahkan bersama unsur Forkopimda.

"Dalam kurun waktu dua bulan terakhir, Polres Majalengka berhasil menangkap sebanyak 40 pelaku kasus kejahatan. Langkah tegas ini merupakan komitmen kami bersama Forkopimda demi menciptakan situasi Majalengka yang aman dan kondusif. Namun, keberhasilan menekan angka kriminalitas ini tidak lepas dari dukungan serta kerja sama seluruh elemen masyarakat," tegas AKBP M Aldy Sulaiman, Jumat (16/10/2026).

AKBP M Aldy Sulaiman menambahkan bahwa kejahatan dapat dicegah sejak dini apabila masyarakat saling mengingatkan dan mengaktifkan kembali Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di RT/RW masing-masing.

Selain memaparkan situasi kamtibmas, Kapolres Majalengka juga memberikan imbauan khusus menghadapi perubahan cuaca yang mulai memasuki musim penghujan. Pihaknya mengajak masyarakat Desa Rawa dan sekitarnya untuk melakukan upaya mitigasi dan pencegahan dini bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

"Mengingat sebentar lagi memasuki musim hujan, mari kita lakukan mitigasi bencana alam secara bersama-sama. Pencegahan dini bisa dimulai dari hal sederhana, seperti aksi gotong royong membersihkan sampah di selokan dan aliran sungai agar tidak memicu penyumbatan dan banjir," ujar AKBP M Aldy Sulaiman.

'Polantas Menyapa', Kapolres Majalengka Turun ke Jalan Bagikan 81 Helm SNI Gratis di Bundaran Cigasong


Majalengka — Menumbuhkan kesadaran tertib lalu lintas sekaligus menekan angka fatalitas kecelakaan jalan raya, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) menggelar aksi humanis bertajuk "Polantas Menyapa: Peduli Keselamatan, Berbagi Helm SNI", Jumat (16/10/2026).

Aksi edukatif dan peduli keselamatan berkendara tersebut dipusatkan di kawasan padat lalu lintas Bundaran Cigasong, Kabupaten Majalengka.

Kegiatan turun ke jalan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., dengan didampingi Wakapolres Majalengka Kompol Ngadiman, S.Kom., Pejabat Utama (PJU) Polres Majalengka, Kasat Lantas Polres Majalengka AKP Pandu Renata Surya, S.T.K., S.I.K., M.H., KBO Satlantas, serta personel Satlantas Polres Majalengka.

Dalam aksi simpatik tersebut, Kapolres Majalengka bersama jajaran Polantas memberhentikan para pengendara roda dua yang kedapatan tidak menggunakan helm pelindung kepala secara benar. Bukan untuk menilang, petugas justru memberikan edukasi keselamatan lalu lintas sekaligus menghadiahkan helm berstandar Standar Nasional Indonesia (SNI) secara gratis.

Tak kurang dari 81 unit helm SNI dibagikan langsung kepada para pengguna jalan yang melintas di Bundaran Cigasong.

"Melalui program 'Polantas Menyapa' ini, kami ingin mengedukasi masyarakat secara humanis dan simpatik. Penggunaan helm SNI bukan sekadar pemenuhan aturan hukum, melainkan kebutuhan utama demi perlindungan keselamatan jiwa para pengendara sepeda motor di jalan raya," ujar AKBP M Aldy Sulaiman di Bundaran Cigasong, Jumat (16/10/2026).

Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman menambahkan bahwa sebagian besar fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dipicu oleh minimnya perlindungan pada bagian kepala.

Oleh karena itu, aksi pembagian helm ini diharapkan dapat membangun budaya tertib berlalu lintas serta menanamkan kesadaran para orang tua dan pengemudi untuk senantiasa mengedepankan keselamatan (safety riding).

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Majalengka untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi kelengkapan berkendara, serta mengutamakan keselamatan bersama di jalan raya. Ingat, ada keluarga tercinta yang menunggu kita di rumah," tegas AKBP M Aldy Sulaiman.

Polindra Serahkan Bantuan Mesin Pecacah Rumput Gajah Pada UMKM Desa Sukaperna Kec. Tukdana.




Indramayu, Sergaptarget.com Tim Dosen Polindra Serah terimakan Alat PkM Pengembangan dan Implementasi Mesin Pencacah Rumput Gajah Sebagai Upaya Peningkatan Efesiensi Pakan Ternak pada UMKM desa Sukaperna kecamatan Tukdana kabupaten Indramayu, Jawabarat.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini didanai oleh Politeknik Negeri Indramayu melalui Program Hibah ADMISI sebagai bentuk dukungan terhadap penerapan teknologi tepat guna bagi masyarakat dan UMKM.

Adapun Tim Pelaksana PkM yang di Ketuai oleh Pengusul:
Muhamad Ghozali, S.T., M.T.

Anggota:
Yusup Nur Rohmat, S.T., M.T.
Fery Sugara, S.T., M.Eng.
Mahasiswa Pendamping:
Muhammad Gholib
Amar Malik Ilafi

 Muhamad Ghozali, S.T.,M.T., kepada Awak media Jumat 16 Oktober 2026, menjelaskan, Tim PkM menyerahkan Mesin Pencacah Rumput Gajah kepada mitra UMKM di Desa Sukaperna, kecamatan Tukdana kabupaten Indramayu.

Mesin tersebut dirancang sebagai teknologi tepat guna untuk membantu mitra dalam mempercepat proses pencacahan rumput gajah sebagai bahan pakan ternak.

Serah terima langsung oleh Tim PkM Politeknik Negeri Indramayu pada Tanggal 10 September 2026 di Desa Sukaperna kecamatan Tukdana kabupaten Indramayu.Ujar Muhamad Ghozali.

Muhamad Ghozali menambahkan
Setelah serah terima, tim memberikan demonstrasi dan pelatihan penggunaan mesin, meliputi:
Pengenalan komponen mesin
Cara pengoperasian mesin
Prosedur keselamatan kerja
Teknik pencacahan rumput gajah
Perawatan dan pemeliharaan mesin
PARTISIPASI MITRA
Mitra UMKM terlibat secara langsung dalam praktik penggunaan mesin.

Kegiatan ini bertujuan agar mitra mampu mengoperasikan dan merawat mesin secara Optimal dan Berkelanjutan.

Manfaat Yang diharapkan
Mesin Pencacah Rumput Gajah Proses Pencacahan Lebih Efisien Pengolahan Pakan Lebih Cepat Produktivitas Mitra Meningkat.Ucapnya

Dampak kegiatanya Implementasi mesin diharapkan dapat mendukung:

Efisiensi waktu dan tenaga Peningkatan kapasitas pengolahan rumput
Ketersediaan pakan ternak yang lebih efektif

Peningkatan produktivitas UMKM Desa Sukaperna

Untuk selanjutnya, Tim PkM melakukan pendampingan dan evaluasi terhadap pemanfaatan mesin agar teknologi yang diberikan dapat digunakan secara optimal dan berkelanjutan oleh UMKM. Ungkapnya.

Melalui Program Hibah ADMISI Politeknik Negeri Indramayu, penerapan Mesin Pencacah Rumput Gajah diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat pemanfaatan teknologi tepat guna, meningkatkan efisiensi penyediaan pakan ternak, serta mendukung produktivitas UMKM di Desa Sukaperna, kecamatan Tukdana kabupaten Indramayu.

(Nana. S)

Ribuan Botol Minuman Ber Alkohol Dimusnahkan Oleh Satpol PP Indramayu



Indramayu, Sergaptarget.com Hampir 10.000 botol minunam beralkohol berbagai jenis dan merek hasil dari operasi gabungan Satpol PP,TNI dan Kepolisian di berbagai tempat di i Indramayu dimusnahkan kamis 15/10/2026 dihalaman Asrama Haji Indramayu.

Acara dihadiri oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim,Kapolres Indramayu,Kajari Indramayu,Dandim 0616 Indramayu,Dan POM Indramayu,Ketua FKUB Indramayu,Kasatpol PP Indramayu serta sejumlah undangan.

Dalam sambutanya bupati Indramayu Lucky Hakim ribuan botol mihol yang berjumlah hampir 10.000 botol ini tidak seberapa karena mungkin masih banyak bahkan puluhan ribu botol lagi yang masih beredar di tengah masyarakat dan ini bukan hanya tanggung jawab Satpol PP Kepolisian atau petugas saja tapi juga tanggung jawab kita semua termasuk masyarakat ujarnya.

Banyak hal negatif yang terjadi gara gara mihol misal kebut kebutan dijalan raya,perkelahian bahkan sampai pembunuhan,Tindakan kekerasan dan banyak hal lain.

Di Indramayu Sendiri kata Lucky sebenarnya sudah ada Perdanya sejak jamanya bupati Yance tapi tidak maksimal dalam pelaksanaanya dan sekarang di bawah kepemimpinan saya saat ini kita hidupkan dan kita tegakan lagi agar Indramayu ini zero Alkohol.

Masih kata Lucky hal ini memang tidak mudah tapi ketegasan kita tanpa kompromi sedikit demi sedikit Insya  Alallah akan berhasil tentunya semua tidak lepas dari kerja sama kita semua termasuk masyarakat.

Untuk ituh saya minta dukungan dan doa keda semuanya agar cita cita kita membebaskan Indranay dari mihol dan terwujud dengan sempurna Indramayu Reang pungkasnya 

(Nana. S)

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Depan TPU Buyut Rendani Juntikebon Juntinyuat Indramayu,




Indramayu, Sergaptarget.com  Seorang pria ditemukan tewas dengan luka di bagian leher di depan gerbang Tempat Pemakaman Umum (TPU) Buyut Rendani, Desa Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (14/10/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Sanudin (44), seorang petani asal Desa Juntikedokan, Kecamatan Juntinyuat. Saat ditemukan sekitar pukul 05.15 WIB, korban dalam kondisi tergeletak di pinggir jalan dengan sejumlah luka pada tubuhnya.

Polisi menemukan luka robek di bagian kanan leher korban yang diduga akibat benda tajam. Selain itu, terdapat luka lecet pada siku tangan kanan dan betis kanan, serta bercak darah di sekitar lokasi kejadian.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno membenarkan penemuan jenazah tersebut.

"Benar, kami menerima laporan sekitar pukul 06.00 WIB dan langsung menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara," ujar AKP Tarno.

Petugas Polsek Juntinyuat yang dipimpin Kapolsek kemudian melakukan pengamanan lokasi dan memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Tim Inafis Satreskrim Polres Indramayu juga diterjunkan guna melakukan identifikasi, pemeriksaan awal jenazah, serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Kami berkoordinasi dengan Tim Inafis Satreskrim Polres Indramayu untuk melakukan identifikasi dan olah TKP. Jenazah korban sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Losarang untuk dilakukan autopsi," katanya.

AKP Tarno menjelaskan, penemuan jenazah bermula ketika seorang pedagang bernama Danirih (55) melintas di sekitar TPU Buyut Rendani pada pagi hari.

Saat melintas, saksi melihat seorang pria tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi tidak bergerak.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Ketua RW 06, Joharudin (51), dan perangkat desa, Uben Susanto (51).

Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada pihak Polsek Juntinyuat untuk mendapatkan penanganan kepolisian.

Setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi guna melakukan pengecekan dan mengamankan area sekitar penemuan korban.

Dari hasil pemeriksaan awal di sekitar lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Barang yang diamankan di antaranya dua batang bambu masing-masing berukuran sekitar satu meter dan sebuah batu nisan yang terdapat bercak menyerupai darah.

Petugas juga menemukan dua pasang sandal, sebuah topi berbahan denim berwarna biru, korek api, dua botol bekas minuman keras jenis ciu, serta satu botol kecil bekas minuman bir hitam.

"Di lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang, di antaranya dua batang bambu, batu nisan yang terdapat bercak darah, sandal, topi, korek api, dan beberapa botol bekas minuman," jelas AKP Tarno.

Seluruh barang tersebut diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab kematian korban. Hasil autopsi nantinya diharapkan dapat membantu penyidik memastikan penyebab kematian serta menentukan langkah penyelidikan berikutnya.

AKP Tarno menegaskan, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti untuk mengungkap peristiwa tersebut.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Indramayu. Kami terus mendalami keterangan saksi dan barang bukti yang ditemukan di lokasi," ujarnya.

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.

(Nana. S)