Berita Terkini

Pemdes Junti weden Laksanakan Pelantikan Perangkat Desa Yang Baru

Indramayu, Sergaptarget.com Pemerintah desa (Pemdes) Juntiweden kecamatan Juntinyuat Indramayu Melaksanakan Pelantikan Perangkat...

Postingan Populer

Senin, 11 Mei 2026

Pemdes Junti weden Laksanakan Pelantikan Perangkat Desa Yang Baru



Indramayu, Sergaptarget.com Pemerintah desa (Pemdes) Juntiweden kecamatan Juntinyuat Indramayu Melaksanakan Pelantikan Perangkat Desa yang baru senin 11/5/2026 bertempat di aula kantor kuwu desa Juntiweden. 

Acara dihadiri oleh kuwu Juntiweden Carsudi,ketua BPD, Karang taruna, Camat Juntinyuat,Danramil Juntinyuat, Kapolsek Juntintuat, Ketua RW/Rt se desa Juntiweden serta tokoh masyarakat. 

Dalam sambutannya kuwu Juntiweden Carsudi menekankan kepada perangkat desa yang baru dilantik agar menjalankan tugas sebaik baiknya dan mengabdi kepada masyarakat.

Carsudi juga menambahkan untuk semua masyarakat desa Juntiweden hendaklah membantu atau berkolabirasi dengan kami pemerintah desa agar progra program yang akan diterapkan bisa berjalan dengan baik. 

Sementara Camat Juntinyuat dalam sambutanya bepesan kepada perangkat desa yang baru benar benar menjadi perangkat desa yang amanah agar situasi dan kondisi tetap kondusif dan pemerintahan berjalan lancar ucspnya. 

Acara berjalan lancar dari awal sampai dengan selesai dan diahiri dengan ramah tamah dan foro bersama. 

(Nana. S)

Wabup Majalengka Hadiri Pengukuhan Rektor Baru UNMA

MAJALENGKA,
Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan menghadiri pengukuhan Rektor Universitas Majalengka (Unma) periode 2026–2030 di Auditorium Unma, Senin (11/5/2026). 

Dalam momentum tersebut, Yayasan Pembina Pendidikan Majalengka (YPPM) secara resmi menetapkan Dr. H. Otong Syuhada, SH., MH. sebagai Rektor Unma untuk masa bakti 2026–2030. Acara pengukuhan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur yayasan, civitas akademika, tokoh masyarakat, mahasiswa, serta sejumlah pejabat daerah.

Momentum pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi awal baru bagi kemajuan Universitas Majalengka di tengah tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan  menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan besar kepada kepemimpinan baru Unma agar mampu membawa perubahan positif dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Kabupaten Majalengka.

“Di balik sebuah pelantikan, ada tanggung jawab besar untuk menciptakan perubahan yang berarti. Semoga kepemimpinan baru membawa semangat kolaborasi, inovasi, dan kemajuan bersama,” ujar Wakil Bupati.

Ia juga berharap Unma terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang mampu melahirkan generasi unggul serta berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Selamat atas pelantikan rektor baru. Semoga mampu membawa Universitas Majalengka semakin berkembang dan Langkung Sae,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Unma yang baru dilantik, Dr. H. Otong Syuhada, SH., MH., menyampaikan sejumlah pandangan mengenai arah kepemimpinannya ke depan. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan bukan ditentukan oleh usia, lamanya mengabdi, maupun latar belakang tertentu, melainkan kemampuan menciptakan keberlanjutan prestasi di tengah tantangan zaman.

“Kepemimpinan adalah tentang keberlanjutan mengukir prestasi yang lebih besar di tengah tantangan yang semakin kompleks. Sosok pemimpin yang dibutuhkan saat ini bukan hanya primus interpares, tetapi juga pemimpin yang cerdas, bijaksana, dan berintegritas,” tegas Otong.

Dalam pidatonya, ia juga mengajak seluruh unsur kampus untuk menjalankan prinsip Value for Values, No Conspiracy and Defender Integrity demi mewujudkan tata kelola kampus yang lebih baik. Beliau menegaskan komitmennya untuk menerapkan prinsip transparansi, baik dalam pengelolaan keuangan maupun pelaksanaan program kerja dan capaian institusi. Bahkan, dirinya bersama jajaran wakil rektor hingga para dekan telah menandatangani fakta integritas sebagai bentuk keseriusan dalam menjalankan amanah.

“Tugas berat menanti ke depan. Saya berkomitmen siap mundur apabila tidak mampu menjalankan amanah ini. Jabatan ini bukan sesuatu yang membanggakan, melainkan tanggung jawab besar,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut mendapat perhatian dan respons positif dari kalangan mahasiswa. Salah seorang mahasiswa Fakultas Hukum Unma, Ridwan Maulana, mengaku optimistis terhadap kepemimpinan baru yang dinilai membawa semangat perubahan dan keterbukaan.

“Kami berharap kepemimpinan baru benar-benar mampu menghadirkan perubahan nyata, terutama dalam peningkatan kualitas akademik, fasilitas kampus, dan transparansi kebijakan. Pernyataan rektor yang siap dievaluasi bahkan mundur jika tidak amanah menjadi harapan baru bagi mahasiswa,” ujarnya.

Dengan kepemimpinan baru tersebut, Universitas Majalengka diharapkan mampu terus tumbuh menjadi perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan di era modern.

Polsek Ujung Batu Bersama Upika dan Petani Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan Nasional



ROKAN HULU – Polsek Ujung Batu bersama Upika Kecamatan Ujung Batu dan petani melaksanakan panen jagung di ladang atau kebun pak Baim di Desa Ujung Batu Timur, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Sabtu (9/5/2026).


Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Ujung Batu Kompol Jusup Purba, S.H., M.H. sebagai wujud sinergi Polri, pemerintah kecamatan, dan masyarakat dalam mendorong sektor pertanian demi stabilitas pangan daerah.

“Polri tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga mendukung program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan. Kami ingin memotivasi masyarakat agar terus memanfaatkan lahan produktif. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama,” ujar Kompol Jusup Purba. Ia menambahkan, keterlibatan Polri dalam pertanian merupakan wujud kedekatan dengan masyarakat dan dukungan terhadap ekonomi warga.


Camat Ujung Batu melalui Sekretaris Camat Ujung Batu, Nurmi Aisyah, S.E. mengapresiasi keterlibatan Polsek Ujung Batu. “Sinergi ini sangat positif untuk meningkatkan semangat petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” ungkapnya.


Di tempat yang sama pak Baim juga sangat mengapresiasi jajaran Polsek ujung batu ,terutama kepada Jusup purba selaku Kapolsek ujung batu ,harapan nya kerja sama ini tetap berlangsung .

Kegiatan panen berlangsung dengan gotong royong. Personel kepolisian turut turun ke lahan membantu proses panen di kebun pak Baim . Diharapkan kegiatan ini meningkatkan semangat petani mengembangkan tanaman pangan, khususnya jagung yang bernilai ekonomi dan strategis bagi kebutuhan masyarakat.

***Hobbi Pargaulan***

Desa Sukareja Kec. Balongan Gelar Acara Adat Mapag Sri Lestarikan Adat





Indramayu, Sergaptarget.com Forkopimcam Balongan menghadiri kegiatan tradisi Mapag Sri yang digelar di desa Sukareja, sebagai bentuk rasa syukur masyarakat menyambut musim panen padi.

Acara diawali dengan doa bersama dan ditutup dengan pergelaran wayang kulit karya budaya dari desa cipaat kecamatan Bongas, Indramayu. Acara ini di laksanakan gunabmelestrikan adat dan .budaya dipusatkan di halaman kantor balai desa Sukareja, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu Jawa Barat

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri Camat Balongan yang diwakili Sekmat Balongan, Kapolsek Balongan, Danramil 1601 Indramayu, Babinsa Sukareja, Bhabinkamtibmas Sukareja, UPTD Pertanian Indramayu, BPP Balongan, perangkat desa Sukareja, tokoh masyarakat, tokoh agama, kelompok tani hingga warga setempat yang antusias mengikuti jrangkaian acara adat dan doa bersama.

Dalam sambutannya, Camat Balongan Ade Sukma Wibowo yang diwakili Sekmat  Dasuki menyampaikan bahwa tradisi Mapag Sri merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga karena mengandung nilai kebersamaan, gotong royong, serta ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil pertanian yang diperoleh masyarakat.

“Sambut panen dengan bersyukur. Tradisi seperti ini menjadi bentuk rasa syukur masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga,” ujarnya

Selain sebagai tradisi budaya, kegiatan Mapag Sri juga diharapkan mampu menjadi motivasi bagi para petani agar terus meningkatkan hasil pertanian serta menjaga persatuan dan kesatuan dalam membangun desa.

Pemerintah kecamatan Balongan memberikan apresiasi setingi tinginya kepada masyarakat dan pemerintah desa yang masih melestarikan budaya lokal di tengah perkembangan zaman. Acara ditutup dengan doa bersama dan hiburan rakyat yang menambah semarak suasana menjelang musim panen.

Terpisah, Yanto selaku kuwu deda Sukareja pria yang akrab disapa Jepang  menambahkan, Alhamdulillah ini bentuk wujud syukur kami para petani saat melakukan pemanenan padi dimusim pertama (rendeng), meski kami hanya mempunyai lahan yang sedikit namun tidak menyurutkan para petani untuk terus berkonsentrasi terhadap pertanian di kabupaten Indramayu.

“Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Allah SWT atas datangnya musim panen pertama tahun ini. Tradisi Mapag Sri yang diselenggarakan menjadi bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil pertanian yang diberikan, sekaligus doa bersama agar para petani diberikan hasil panen yang melimpah, dijauhkan dari hama, serta diberikan keberkahan dan keselamatan,” ujar Yanto. 

Yanto juga berharap melalui kegiatan Mapag Sri, kebersamaan dan budaya gotong royong masyarakat desa Sukareja tetap terjaga, serta menjadi motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan hasil pertanian demi kesejahteraan bersama.

(Nana. S)

DPRD Indramayu Gelar Paripurna Terkait Pandangan Umum Fraksi Dua Raperda


Indramayu, Sergaptarget.com Senin (11 Mei 2026) DPRD Kabupaten Indramayu menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nota Penjelasan Bupati atas dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni Raperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Indramayu serta Raperda tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah. Rapat berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Indramayu.

Rapat Paripurna tersebut dihadiri oleh Bupati Indramayu yang diwakili oleh Asisten Daerah II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Indramayu, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tamu undangan lainnya. Agenda ini menjadi bagian dari proses pembahasan awal sebelum kedua Raperda dibahas lebih lanjut di tingkat panitia khusus DPRD Kab. Indramayu. 

Fraksi Partai Golkar melalui juru bicaranya, yaitu Wardah, menyoroti sejumlah poin dalam Raperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah. Fraksi Golkar menilai adanya penggabungan beberapa urusan pemerintahan yang dinilai kurang tepat secara substansi dan berpotensi menimbulkan ketidakefektifan koordinasi di lapangan, salah satunya penggabungan urusan pemadam kebakaran dengan Satpol PP. Karena itu, Fraksi Golkar meminta agar Raperda tersebut dikaji kembali secara komprehensif dengan mempertimbangkan efektivitas kelembagaan, efisiensi anggaran, kualitas pelayanan publik, serta kepentingan masyarakat.

Selain itu, Fraksi Golkar juga memberikan perhatian terhadap Raperda tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah. Menurut Fraksi Golkar regulasi tersebut harus diarahkan untuk menciptakan tata kelola aset daerah yang transparan, akuntabel, efisien, dan bebas dari penyalahgunaan kewenangan. Fraksi Golkar mendorong pemerintah daerah agar lebih serius melakukan inventarisasi, pengamanan, pemanfaatan, dan kerja sama pengelolaan aset daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, Fraksi PDI Perjuangan yang disampaikan oleh Suhendri, SH., mengingatkan adanya dampak dari penggabungan dan restrukturisasi perangkat daerah, diantaranya seperti meningkatnya beban kerja akibat terlalu banyak urusan yang digabung dalam satu perangkat daerah sehingga berpotensi menurunkan kualitas pelayanan publik. Meski demikian, Fraksi PDI Perjuangan mengapresiasi langkah pemerintah daerah sepanjang bertujuan meningkatkan efisiensi, efektivitas kinerja, dan penghematan anggaran. Fraksi tersebut juga mendorong agar pembahasan risiko kebijakan dilakukan lebih komprehensif melalui panitia khusus.

Terkait Raperda tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah, Fraksi PDI Perjuangan menilai pemerintah daerah perlu memiliki strategi perencanaan yang baik dan tepat sasaran agar aset daerah dapat menjadi salah satu sumber penggerak ekonomi dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Fraksi PKB yang disampaikan oleh Sadar, S.PD., menilai rencana penggabungan Badan Pendapatan Daerah dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah dinilai kurang efektif karena dikhawatirkan dapat mengurangi fokus terhadap optimalisasi PAD. Fraksi PKB menegaskan bahwa penggabungan perangkat daerah tidak hanya dinilai dari aspek efisiensi anggaran, tetapi juga harus mempertimbangkan tipologi perangkat daerah, beban kerja, dan kompleksitas tugas agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal. 

Sementara itu, Fraksi Gerindra melalui Dullah berharap perubahan susunan organisasi perangkat daerah tidak sekadar menjadi penataan kelembagaan, tetapi juga mampu mempercepat pelayanan publik dan didasarkan pada analisis yang cermat demi memaksimalkan kinerja pemerintahan.

Pandangan serupa juga disampaikan Fraksi PKS-Perindo dan Fraksi Demokrat-NasDem. Fraksi PKS-Perindo melalui H. Rudin menekankan bahwa penyesuaian kelembagaan harus dilakukan secara hati-hati dengan memperhatikan kebutuhan pelayanan publik dan kesinambungan urusan pemerintahan. Sedangkan Fraksi Demokrat-NasDem melalui Taufiq Hadi Sutrisno berharap perubahan susunan perangkat daerah dapat menciptakan tata kelola yang lebih efektif dan efisien serta memudahkan koordinasi dengan pemerintah pusat maupun provinsi. 

Seluruh fraksi pada prinsipnya mendukung agar kedua Raperda segera dibahas lebih lanjut di tingkat panitia khusus DPRD Kabupaten Indramayu.

(Nana. S)

Tender Infrastruktur Indramayu 2026 Makin Terbuka, Kontraktor Nilai Persaingan Lelang Lebih Sehat



Uploaded Image

INDRAMAYU – Iklim pengadaan proyek infrastruktur di Kabupaten Indramayu pada Tahun Anggaran 2026 mulai menunjukkan wajah baru. Proses tender yang berlangsung melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) dinilai semakin kompetitif, transparan, dan memberi peluang yang sama bagi seluruh penyedia jasa konstruksi.

Hingga Jumat (8/5/2026), tercatat sebanyak 24 paket proyek konstruksi di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu telah memasuki tahap pelelangan di bawah koordinasi Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ).

Ketua DPD II Asosiasi Kontraktor Seluruh Daerah Indonesia (AKSDAI) Kabupaten Indramayu, Muhammad Royani, mengatakan sistem lelang saat ini jauh lebih terbuka dibanding sebelumnya. Menurutnya, seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing secara sehat.

“Proses tender sekarang berjalan cukup kompetitif. Paket-paket yang sudah tayang mulai diperebutkan secara terbuka dan semua penyedia jasa punya peluang yang sama,” ujar Royani, Jumat (8/5/2026).

Pria yang akrab disapa Bang Roy itu menilai penerapan SPSE menjadi langkah penting dalam menciptakan transparansi pengadaan proyek pemerintah, baik bagi kontraktor lokal maupun luar daerah. Ia berharap Pokja UKPBJ tetap menjaga profesionalisme serta konsisten menjalankan tahapan lelang sesuai aturan yang berlaku.

Menurutnya, sistem tender yang bersih dan profesional akan berdampak langsung terhadap kualitas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Indramayu.

“Kalau prosesnya fair dan transparan, hasil pembangunan juga akan lebih baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Royani juga mengingatkan seluruh peserta tender agar menjaga etika persaingan usaha dan menghindari praktik-praktik yang dapat merusak integritas pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Senada dengan itu, sejumlah kontraktor lain mengaku optimistis dengan pola seleksi yang diterapkan UKPBJ Indramayu. Mereka menilai proses evaluasi administrasi maupun teknis dilakukan secara ketat dan profesional.

Sementara itu, berdasarkan data portal pengadaan nasional, total anggaran pengadaan Pemkab Indramayu tahun 2026 mencapai Rp862,26 miliar. Dari jumlah tersebut, sektor tender menjadi yang terbesar dengan nilai Rp380,68 miliar untuk 93 paket pekerjaan.

Adapun pengadaan langsung tercatat paling banyak dari sisi jumlah paket, yakni 958 paket dengan nilai Rp271,26 miliar. Sedangkan skema e-purchasing mencapai Rp203,74 miliar untuk 387 paket kegiatan.

Dengan besarnya nilai proyek yang digulirkan tahun ini, pelaku jasa konstruksi berharap proses pengadaan tetap mengedepankan asas keterbukaan dan akuntabilitas agar pembangunan di Indramayu berjalan optimal dan tepat sasaran.

(Asep Yana Supriadi)

Tender Infrastruktur Indramayu 2026 Makin Terbuka, Kontraktor Nilai Persaingan Lelang Lebih Sehat



INDRAMAYU – Iklim pengadaan proyek infrastruktur di Kabupaten Indramayu pada Tahun Anggaran 2026 mulai menunjukkan wajah baru. Proses tender yang berlangsung melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) dinilai semakin kompetitif, transparan, dan memberi peluang yang sama bagi seluruh penyedia jasa konstruksi.

Hingga Jumat (8/5/2026), tercatat sebanyak 24 paket proyek konstruksi di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu telah memasuki tahap pelelangan di bawah koordinasi Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ).

Ketua DPD II Asosiasi Kontraktor Seluruh Daerah Indonesia (AKSDAI) Kabupaten Indramayu, Muhammad Royani, mengatakan sistem lelang saat ini jauh lebih terbuka dibanding sebelumnya. Menurutnya, seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing secara sehat.

“Proses tender sekarang berjalan cukup kompetitif. Paket-paket yang sudah tayang mulai diperebutkan secara terbuka dan semua penyedia jasa punya peluang yang sama,” ujar Royani, Jumat (8/5/2026).

Pria yang akrab disapa Bang Roy itu menilai penerapan SPSE menjadi langkah penting dalam menciptakan transparansi pengadaan proyek pemerintah, baik bagi kontraktor lokal maupun luar daerah. Ia berharap Pokja UKPBJ tetap menjaga profesionalisme serta konsisten menjalankan tahapan lelang sesuai aturan yang berlaku.

Menurutnya, sistem tender yang bersih dan profesional akan berdampak langsung terhadap kualitas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Indramayu.

“Kalau prosesnya fair dan transparan, hasil pembangunan juga akan lebih baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Royani juga mengingatkan seluruh peserta tender agar menjaga etika persaingan usaha dan menghindari praktik-praktik yang dapat merusak integritas pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Senada dengan itu, sejumlah kontraktor lain mengaku optimistis dengan pola seleksi yang diterapkan UKPBJ Indramayu. Mereka menilai proses evaluasi administrasi maupun teknis dilakukan secara ketat dan profesional.

Sementara itu, berdasarkan data portal pengadaan nasional, total anggaran pengadaan Pemkab Indramayu tahun 2026 mencapai Rp862,26 miliar. Dari jumlah tersebut, sektor tender menjadi yang terbesar dengan nilai Rp380,68 miliar untuk 93 paket pekerjaan.

Adapun pengadaan langsung tercatat paling banyak dari sisi jumlah paket, yakni 958 paket dengan nilai Rp271,26 miliar. Sedangkan skema e-purchasing mencapai Rp203,74 miliar untuk 387 paket kegiatan.

Dengan besarnya nilai proyek yang digulirkan tahun ini, pelaku jasa konstruksi berharap proses pengadaan tetap mengedepankan asas keterbukaan dan akuntabilitas agar pembangunan di Indramayu berjalan optimal dan tepat sasaran.

(Asep Yana Supriadi)


Jaga Kondisi Satgas Tetap Prima, Tim Kesehatan TMMD Sengkuyung Kodim 0735/Surakarta Layani Pemeriksaan & Pelayanan Kesehatan

Surakarta- Kepedulian terhadap kesehatan personel dan masyarakat terus ditunjukkan dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Ta. 2026 Kodim 0735/Surakarta.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Satgas TMMD menerjunkan tim kesehatan yang bertugas melakukan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan bagi anggota Satgas maupun warga di Desa Krajan, Kecamatan Jebres,  Minggu ( 10/05/2026 ).

Tim kesehatan tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD, terutama untuk memastikan kondisi fisik personel tetap prima selama menjalankan berbagai pekerjaan pembangunan fisik seperti pengecoran talud beton, pengurukan tanah dan kegiatan lainnya.

Selain memberikan pelayanan kesehatan kepada anggota Satgas, tim kesehatan juga aktif membantu masyarakat melalui pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, baik di posko kesehatan TMMD maupun dengan mendatangi langsung rumah warga.

Dansatgas TMMD Sengkuyung tahap II Letkol Inf Arie Handoko Usman, S.H Dandim 0735/Surakarta menjelaskan bahwa pihaknya memiliki tanggung jawab menjaga kesehatan seluruh personel dan masyarakat di lokasi TMMD.

“Kami bertanggung jawab terhadap kesehatan anggota Satgas dan masyarakat di lokasi TMMD. Pemeriksaan kesehatan dan pengobatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan rasa kekeluargaan antara Satgas dan warga,” ujarnya.

Menurutnya, kesehatan menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program TMMD. Karena itu, sebelum pekerjaan dimulai, tim kesehatan rutin melakukan pengecekan kondisi personel agar seluruh kegiatan berjalan aman dan optimal.

“Kalau badan sehat, pekerjaan juga lancar dan target pembangunan bisa selesai dengan baik,” tambahnya.

Pelayanan kesehatan gratis yang diberikan pun disambut positif oleh masyarakat. Warga merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan langsung dari tim medis Satgas TMMD, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan akses pelayanan kesehatan.

Melalui kegiatan ini, TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesehatan masyarakat.

Program tersebut menjadi bukti bahwa TMMD hadir untuk membangun desa secara menyeluruh, baik dari sisi infrastruktur maupun kesejahteraan warganya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Fenomena Batik Buana Sekar Kedaton : Ludes di Hari Penutupan Pameran UMKM Persit Bisa 2 Kartini Expo, Balai Kartini, Jakarta


Uploaded Image

Jakarta – Pameran UMKM Persit Bisa 2 resmi memasuki hari terakhirnya hari ini di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta. Namun, ada satu pemandangan mencolok yang menarik perhatian ribuan pasang mata: Booth No. 12 milik UMKM Batik Buana Sekar Kedaton.

‎Sejak pintu pameran dibuka pada pukul 09.00 WIB, antusiasme pengunjung terhadap koleksi Batik Buana Sekar Kedaton seolah tak terbendung. Puncaknya, sebelum matahari mencapai titik tertinggi, produk-produk unggulan mereka diserbu oleh para pengunjung yang hadir.

‎​Meskipun pameran ini diikuti oleh berbagai UMKM unggulan dari seluruh penjuru negeri, Batik Buana Sekar Kedaton berhasil menjadi primadona. Keberhasilan ini bukan tanpa alasan. Kombinasi motif yang autentik dengan sentuhan modernitas menjadi daya tarik utama bagi pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari anggota Persit hingga masyarakat umum.

Uploaded Image

‎‎​Booth No. 12 menjadi salah satu titik tersibuk dengan volume pengunjung yang konsisten sejak hari pertama hingga hari penutupan. Tingginya angka penjualan membuktikan bahwa kualitas kain dan desain Batik Buana Sekar Kedaton mampu bersaing di pasar premium Jakarta.

‎"Kami benar-benar terkejut dengan animo masyarakat. Hari ini adalah hari terakhir, dan niatnya kami ingin memaksimalkan stok yang tersisa. Namun, dalam hitungan jam, rak-rak kami sudah kosong," ujar Ny. Cita Putri Kharisma Sari Istri dari Peltu I Dewa Made Kasamabi Putra selaku pemilik UMKM dari Batik Buana Sekar Kedaton di lokasi pameran, Minggu (10/05/2026)

‎​"Pameran UMKM Persit Bisa 2 merupakan ajang prestisius yang mewadahi kreativitas dan kemandirian ekonomi keluarga prajurit. Penyelenggaraan tahun ini di Balai Kartini mencatat sukses besar dalam mempromosikan produk lokal ke level yang lebih tinggi."tuturnya.

‎"Kesuksesan Batik Buana Sekar Kedaton di pameran ini menjadi bukti nyata bahwa Batik lokal memiliki tempat istimewa di hati masyarakat dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kreatif yang tangguh."Ny. Cita Putri Kharisma Sari.

Penulis : Arda 72

43 Warga Binaan Lapas Pasir Pangarayan Jalani Sidang TPP



Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) terhadap 43 warga binaan yang diusulkan sebagai tamping serta peserta kegiatan pramuka warga binaan, bertempat di Aula Lapas Pasir Pangarayan, Senin (11/5/2026). 

Kegiatan sidang TPP ini dilaksanakan sebagai bagian dari proses evaluasi dan penilaian terhadap warga binaan yang dinilai memenuhi syarat administratif maupun substantif untuk mengikuti kegiatan pembinaan dan membantu pelaksanaan kegiatan di dalam lapas sesuai ketentuan yang berlaku. 

Sidang dipimpin oleh Ketua Tim Sidang TPP yang juga Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja), Andi Rahman, serta diikuti oleh anggota TPP dan petugas terkait. Dalam pelaksanaannya, tim melakukan penilaian terhadap perilaku, kedisiplinan, serta aspek keamanan dari masing-masing warga binaan yang diusulkan. 

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba melalui Ketua Tim Sidang TPP, Andi Rahman, menyampaikan bahwa pelaksanaan sidang TPP merupakan bagian dari mekanisme pembinaan yang dilaksanakan secara objektif dan sesuai prosedur. 

“Sidang TPP ini merupakan salah satu bentuk evaluasi terhadap warga binaan dalam mengikuti program pembinaan di lingkungan lapas. Seluruh proses dilaksanakan secara selektif, objektif, dan berdasarkan hasil pengamatan serta penilaian tim. Warga binaan yang diusulkan diharapkan dapat mengikuti kegiatan pembinaan dan membantu pelaksanaan kegiatan di dalam lapas dengan tetap mematuhi aturan yang berlaku,” ujar Andi Rahman. 

Kegiatan sidang TPP berlangsung dengan tertib dan lancar serta menjadi bagian dari pelaksanaan program pembinaan bagi warga binaan di Lapas Pasir Pangarayan sesuai ketentuan yang berlaku.

***Hobbi Pargaulan***