Berita Terkini

Kasubag TU Gelar Sambung Rasa dengan Warga Binaan Lapas Pasir Pangarayan

www.sergaptarget.com Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menggelar kegiatan sambung rasa antara Kep...

Postingan Populer

Jumat, 15 Mei 2026

Kasubag TU Gelar Sambung Rasa dengan Warga Binaan Lapas Pasir Pangarayan



www.sergaptarget.com
Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menggelar kegiatan sambung rasa antara Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU), Denny Rio Sandy, dengan warga binaan pada Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan ini menjadi momen perkenalan Denny Rio Sandy kepada warga binaan di Lapas Pasir Pangarayan. Dalam suasana yang berlangsung tertib dan kondusif, kegiatan sambung rasa dilaksanakan secara sederhana dan penuh keakraban.

Melalui kegiatan ini, Denny Rio Sandy memperkenalkan diri secara langsung kepada warga binaan sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi yang baik di lingkungan Lapas. Kehadiran Kasubag TU di tengah warga binaan diharapkan dapat mempererat hubungan serta menciptakan suasana yang harmonis.

Diharapkan melalui kegiatan sambung rasa ini, dapat terbangun hubungan yang positif dan saling menghargai antara petugas dan warga binaan, sehingga mendukung terciptanya suasana yang kondusif serta proses pembinaan yang berjalan dengan baik di Lapas Pasir Pangarayan.

***Hobbi Pargaulan***

Subada Mantan Anggota DPRD Indramayu Kini Hidupnya Tak Mementu Kerja Serabutan



Indramayu, Sergaptarget.com Roda kehidupan terus berputar. Ungkapan itu tampaknya tepat menggambarkan kondisi yang kini dialami Subada, mantan anggota DPRD Kabupaten Indramayu periode 2014–2019.

Sosok yang dahulu dikenal aktif menyuarakan aspirasi masyarakat di kursi legislatif itu kini harus menjalani kehidupan penuh keterbatasan dengan mencari pekerjaan serabutan demi menyambung hidup.

Kini kehidup Subada menjadi perhatian publik setelah video dirinya viral di media sosial  yang diunggah akun TikTok milik Didi Sugali pada Jumat (15/5/2026).

Dalam video itu, Subada terlihat berjalan kaki berkeliling kampung untuk mencari pekerjaan.

Saat ini Subada tinggal menumpang di rumah saudaranya di Desa Krimun, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu.

Cobaan hidup yang ia alami  bermula ketika dirinya gagal karena tidak terpilih dalam pemilu legislatif berikutnya. Kondisi ekonominya perlahan terpuruk, usaha garam yang dimilikinya bangkrut.

Lalu rumah tangganya  kandas  tak hanya itu ujian hidup bertambah ketika istri keduanya meninggal dunia.

Di tengah kondisi tersebut, Subada  didiagnosis menderita stroke ringan yang membuat kondisi fisiknya melemah.

Meski demikian , ia tidak putus asa tetap berusaha menjalani hidup,Setiap hari Subada berkeliling kampung untuk mencari pekerjaan serabutan demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Namun karena keterbatasan fisik membuat dirinya cukup sulit mendapatkan pekerjaan. Untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari saja kerap mendapat bantuan dari tetangga maupun kerabat dekat.

“Kadang  minta ke tetangga, kadang ke saudara,” ujar Subada lirih dalam video yang diunggah Didi Sugali.

Di tengah kondisi hidup yang sulit Subada tetap menyampaikan pesan kepada masyarakat agar terus berbuat baik dalam kehidupan.

“Teruslah berbuat kebaikan walaupun langit esok akan runtuh. Ambil yang baik dan buang yang buruk,” katanya.

Video tentang kehidupan Subada yang viral menimbulkan rasa prihatin dari berbagai kalangan, termasuk sesama mantan anggota DPRD Kabupaten Indramayu.

Mantan anggota DPRD Kabupaten Indramayu periode 2014–2019, H Azun Mauzun, mengajak seluruh mantan anggota legislatif untuk bersama-sama menunjukkan kepedulian terhadap Subada.

Menurut Azun, bagaimanapun kondisi yang dialami Subada saat ini, ia tetap merupakan sosok yang pernah mengabdi dan berjasa bagi masyarakat Kabupaten Indramayu.

“Apapun dan bagaimanapun keadaan nya beliau adalah mantan anggota DPRD Kabupaten Indramayu,” dan pernah berperan aktif untuk Indramayu ujar H Azun Mauzun.

H. Azun mengajak seluruh mantan anggota DPRD  Indramayu untuk ikut membantu dan memberikan dukungan kepada Subada sebagai rekan sesama perjuangan sewaktu kita masih duduk di kursi legislatif ujar Azun. 

“Dengan ini saya atas nama mantan anggota DPRD Kabupaten Indramayu, mangga untuk peduli kepada saudara sahabat kami Bapak Subada. Apapun itu beliau pernah berjasa di Kabupaten Indramayu,” katanya.

Azun juga mengajak masyarakat maupun rekan-rekan sesama mantan anggota DPRD agar dapat berpartisipasi membantu sesuai kemampuan masing-masing.

“Dengan ini mangga kami bersama untuk berpartisipasi peduli terhadap beliau,” lanjutnya.

Selain itu, Azun turut mendoakan agar Subada selalu diberikan kesehatan dan perlindungan oleh Allah SWT di tengah cobaan hidup yang sedang dihadapi.

“Dan kami mendoakan agar beliau dalam keadaan sehat, dalam lindungan Allah SWT. Peduli kami adalah untuk kebaikan beliau,” ucapnya.

"Jangan lihat perbedaan partai, tapi ini demi kemanusiaan bersama. Jangan lihat pro kontra nya tapi ini sisi kemanusiaan yang kita dahulukan," tutup Azun.

Video yang diunggah Didi Sugali tersebut pun menuai beragam respons dari warganet. Banyak yang mengaku prihatin sekaligus mendoakan agar Subada diberikan kesehatan dan kemudahan rezeki.

Kisah hidup Subada menjadi pengingat bagi kita bahwa jabatan dan harta bukanlah sesuatu yang abadi. Kehidupan dapat berubah kapan saja yang mungkin dialami oleh setiap orang sebagai ujian dari Allah.

(Nana. S)

Tak Hanya Memberi Perintah Bupati Lucky Hakim Langsung Terjun Masuk Sungai Bersihkan Sampah Bersama Warga




Indramayu, Sergaptarget.com
Tak sekadar memberi perintah dari balik meja, Bupati Indramayu Lucky Hakim menunjukkan aksi nyata dengan turun langsung ke dalam air.

Bersama ratusan warga, orang nomor satu di Indramayu ini memimpin aksi gotong royong membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat Sungai Pamengkang, Desa/Kecamatan Krangkeng, Indramayu, Jawa Barat, Jumat (15/5/2026).

Sungai Pamengkang adalah saluran sekunder vital di wilayah tersebut sebelumnya dipenuhi hamparan sampah domestik. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga akan ancaman banjir akibat tersumbatnya arus air.

Melihat kondisi tersebut, Bupati Lucky Hakim tanpa ragu ikut terjun  kesungai untuk  memungut  sampah.

Kehadiran langsung orang nomor 1 di Indramayu dilapangan sontak membakar semangat dan antusiasme warga Krangkeng untuk bahu-membahu membersihkan lingkungan mereka.

 Bupati Respon keluhan warga dengan Turun Tangan Bersihkan Sampah Sungai Krangkeng
“Kegiatan ini adalah langkah taktis kita untuk mengembalikan fungsi sungai dan mencegah potensi banjir. Namun, yang paling krusial adalah membangun kesadaran bersama,” ujar pihak Pemerintah Kabupaten Indramayu di sela-sela aksi.

Pemerintah Kabupaten Indramayu juga mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh lapisan masyarakat agar menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan ke  sungai demi menjaga kelestarian ekosistem dan kelancaran pasokan air.

Aksi bersih-bersih ini dipastikan tidak akan menjadi gerakan seremonial satu kali ini saja tapi berkomitmen untuk menggelar agenda serupa secara berkala. Walau demikian, kunci utama keberhasilan program ini tetap berada di tangan masyarakat, di mana kesadaran menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri adalah benteng utama agar wilayah Krangkeng tetap bersih, sehat, dan nyaman dihuni.

(Nana. S)

Kepala MTsN 4 Indramayu Adi Mesya Memberikan Penghargaan Kepada Guru Tendik Dan Siswa


Indramayu,  Sergaptarget.com Manajemen Pendidikan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Indramayu, yang dimotori Adi Mesya selaku Kepala Madrasah, memberikan penghargaan kepada guru, tenaga kependidikan (tendik) dan sejumlah siswa.

Penyerahan penghargaan Inspiratif Teacher and Administrator (ITA) 2026, diberikan bersamaan  acara Ekspose dan Khotmil Qur’an, yang dilangsungkan di aula MTsN 4 Indramayu, Rabu, 13 Mei 2026.

Penerima penghargaan ITA 2026, untuk guru inspiratif diberikan kepada Kastawi, Muawanah dan Hadi Iswanto, adapun Jaenal Arifin, Amrulloh dan Mito, mendapat penghargaan Tendik/TU inspiratif dan untuk katagori kreatif, penghargaan diberikan kepada tiga guru, yakni Desi Fitriyani, Dwi Wahyuni Apriyanti dan Ghina Nuur Ihsani.

Sementara tiga siswa yang tergolong  inspiratif diantaranya, Siti Maesaroh, Cantika Mumtazah Rizqia dan Bintang Alif Imtiyaz.

“Penghargaan ini kami berikan atas dedikasi, inspirasi dan kontribusi terbaik dalam mendukung kemajuan pendidikan MTsN 4 Indramayu,” ujar Kepala MTsN 4 Indramayu, Adi Mesya, usai acara Ekspose dan Khotmil Qur’an.

 penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian kinerja secara personal maupun kelompok, yang dimaksudkan untuk memberikan motivasi kepada semua komponen baik guru, tenaga kependidikan/TU dan juga siswa.

“Penghargaan ini semata-mata diberikan untuk motivasi kinerja pegawai dan mendorong kreatifitas siswa,” terang Adi.

Sementara salah satu Tenaga Kependidik yang menerima penghargaan itu Jaenal Arifin, merasa kaget hal itu diluar dugaan jika dirinya masuk kriteria penilaian Inspiratif Teacher and Administrator (ITA).

“Alhamdulillah, awalnya benaran ga nyangka dapat penghargaan sebagai tenaga kependidikan inspiratif, ini kejutan banget Karen sebelumnya tidak dikasih info. 

(Nana. S)

Komitment Berantas Narkotika, Polsek Ujung Batu Tangkap Bandar Sabu di Sukadamai, Amankan Barang Bukti 30 Paket



ROKAN HULU – Komitmen Kepolisian Resor Rokan Hulu dalam memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan. Kali ini, jajaran Kepolisian Sektor Ujung Batu berhasil mengungkap tindak pidana narkotika golongan I jenis sabu di Desa Sukadamai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (12/5/2026).

Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang tersangka berinisial J (44), warga Desa Sukadamai, Kecamatan Ujung Batu. Dari tangan tersangka, polisi menyita sebanyak 30 paket sabu yang terdiri dari 29 paket kecil dan satu paket ukuran sedang, beserta sejumlah barang bukti lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Kapolsek Ujung Batu menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat mengenai maraknya transaksi narkoba di sebuah rumah di Jalan Lingkar, Desa Sukadamai. Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Ujung Batu segera melakukan penyelidikan dan bergerak menuju lokasi.

Setibanya di tempat kejadian perkara, petugas langsung mengamankan tersangka. Sebelum penggeledahan dilakukan, polisi menghadirkan Ketua RT setempat untuk menyaksikan proses tersebut sebagai bentuk transparansi dan sesuai prosedur hukum.

Hasil penggeledahan menemukan puluhan paket sabu yang disimpan di dalam tas selempang hitam, lengkap dengan alat hisap, bong, kaca pirek, korek api, kotak rokok, satu unit telepon seluler merek Realme C15 warna silver, serta uang tunai sebesar Rp580.000 yang diduga merupakan hasil transaksi narkotika.

Saat diinterogasi, tersangka mengakui seluruh barang bukti tersebut adalah miliknya. Hasil tes urine juga menunjukkan bahwa tersangka positif menggunakan narkotika.

Setelah proses penangkapan, tersangka beserta seluruh barang bukti diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hulu untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 609 ayat (1) huruf a UU RI No.1 Tahun 2023 tentang KUHP dan atau UU RI No.1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana Jo Pasal 114 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pengungkapan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba. Polres Rokan Hulu menegaskan akan terus meningkatkan upaya penindakan guna menjaga generasi muda dari ancaman narkotika. 

**"Hobbi Pargaulan***

Bupati Lucky Hakim Dukung Program PM-AAS Di Indramayu, Targetkan0 10 Ton Per Hektare




Indramayu,  Sergaptarget.com Kabupaten Indramayu kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Salah satu langkah mempertahankan predikat itu dengan melakukan gerakan Tanam Perdana Program PM-AAS (Pertanian Modern – Advanced Agriculture System) seluas 100 hektare yang dilakukan di Blok Suket Baju, Desa Plosokerep, Kecamatan Terisi, Rabu (13/5/26).
‎Program tersebut terdiri dari 70 hektare lahan Oplah (Optimalisasi Lahan) dan 30 hektare lahan reguler. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan produksi pertanian, memaksimalkan pemanfaatan lahan, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
‎Sekretaris Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian, Husnain mengatakan, PM-AAS merupakan sistem budidaya padi modern yang diadopsi dari Arkansas, Amerika Serikat. Program ini menjadi pilot project nasional yang dilaksanakan di 14 provinsi di Indonesia, termasuk Kabupaten Indramayu yang menjadi salah satu lokasi utama di Jawa Barat selain Kabupaten Subang.
‎Menurut Husnain, Program PM-AAS menerapkan teknologi modern pertanian melalui mekanisasi alat, efisiensi penggunaan pupuk dan air, serta pola tanam rapat untuk meningkatkan hasil produksi. Selain itu, penggunaan benih, pupuk, dan pengendalian hama juga harus diperhatikan sejak awal.
‎“Kita targetkan hasil panen bisa mencapai 10 ton per hektare. Kabupaten Indramayu memiliki luasan lahan sawah terbesar di Indonesia sehingga diharapkan dapat menjadi andalan pertanian nasional,” katanya. 
‎Sementara itu, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Barat, Dr. Detia Tri Yunandar menjelaskan, total lahan PM-AAS di Desa Plosokerep mencapai 100 hektare yang dibagi ke dalam empat titik kegiatan.
‎“Untuk 30 hektare lahan reguler dibagi menjadi tiga aktivitas, yaitu 5 hektare kegiatan tanam, kemudian di bagian utara dilakukan penyemprotan herbisida menggunakan drone sprayer, dan 20 hektare lainnya masih dalam proses pengolahan lahan,” jelasnya.
‎Dr. Detia mengatakan, program ini melibatkan 83 anggota kelompok tani yang tergabung dalam 10 poktan dan satu brigade pangan. Menurutnya, Indramayu menjadi satu-satunya lokasi PM-AAS yang melibatkan brigade pangan secara langsung.
‎Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian dan semua pihak atas berbagai bantuan serta dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Indramayu. 

Menurutnya, pertanian di Indramayu sudah menjadi budaya dan bagian dari denyut kehidupan masyarakat Indramayu.  Dengan luas sawah yang mencapai hampir 125 ribu hektare, tidak salah bila predikat lumbung padi nasional menjadi milik Indramayu.

‎Terkait dengan program PM-AAS, Bupati Lucky menyatakan, program ini membantu petani supaya tidak terlalu capek. 

"Proses tanam menjadi lebih cepat dan efisien. Kalau kita tidak melakukan modernisasi, pertanian kita bisa stagnan,” ujarnya.
‎Bupati Lucky juga menegaskan, Pemerintah Kabupaten Indramayu siap mendukung penuh modernisasi pertanian dan meminta seluruh kelompok tani menjaga bantuan yang diberikan dengan baik.
‎Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan pupuk petroganik secara simbolis dari PT. Pupuk Indonesia kepada Bupati Indramayu Lucky Hakim. Selain itu, Kementerian Pertanian turut memberikan bantuan benih, pupuk, alsintan, serta 100 unit pompa air untuk mendukung program PM-AAS.
‎Tanam perdana dilakukan bersama para petani, kelompok tani, brigade pangan, pemerintah daerah, Kementerian Pertanian, hingga berbagai stakeholder pertanian lainnya. 

Semangat kolaborasi terus dibangun untuk menciptakan pertanian yang lebih maju, efisien, dan berkelanjutan.
‎Melalui program PM-AAS, Kabupaten Indramayu terus bergerak mendukung swasembada pangan nasional sekaligus membawa pertanian menuju era yang lebih modern dan berdaya saing. 

(Nana. S)

Kades Sontang Zulfahrianto, SE Buktikan Desa Bisa Cepat Bergerak, SPPG Sontang Layani 1.000 Siswa Hanya Dalam 4 Hari



Rokan Hulu, Bonai Darussalam-- Sementara desa lain masih rapat dan wacana, Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), sudah membuktikan aksi nyata. Di bawah komando Kepala Desa Sontang Zulfahrianto, SE, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Sontang resmi beroperasi dan langsung melayani 1.000 siswa lewat program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam 4 hari pertama.


Fasilitas bernama “Pelita Pangan Nusantara” ini langsung jadi sorotan nasional. Bukan sekadar peresmian seremonial, program ini bergerak cepat dan nyata. Hanya dalam 4 hari sejak diresmikan, SPPG Desa Sontang sudah menjangkau lebih dari 1.000 siswa SD dan SMP di wilayahnya.

“Kecepatan eksekusi ini adalah bukti bahwa dengan dedikasi, perubahan besar bisa terjadi dalam hitungan hari, bukan tahunan,” ujar Zulfahrianto, Kamis (14/5/2026).

Kades Sontang Zulfahrianto, SE menegaskan bahwa kemandirian desa harus dimulai dari hal paling mendasar, yakni gizi anak-anak sekolah.

“Kami tidak ingin Desa  Sontang hanya sekadar nama di peta. Kami ingin Desa Sontang jadi standar kualitas hidup. Investasi paling berharga untuk masa depan bangsa dimulai dari meja makan anak-anak sekolah,” tegasnya.

Dukungan penuh dari Badan Gizi Nasional memastikan setiap menu yang diterima siswa memenuhi standar nutrisi tertinggi. Model ini menggabungkan empati sosial dengan tata kelola birokrasi yang profesional, menjadi contoh desa modern yang layak ditiru.

Peresmian SPPG Desa Sontang bukan hanya pencapaian internal. Ini adalah ajakan terbuka bagi desa-desa lain di Indonesia. Desa Sontang sudah menyalakan “Pelita Pangan Nusantara”. Kini saatnya cahaya itu menyebar, agar setiap desa mampu berdikari dalam memenuhi gizi warganya.

***Hobbi Pargaulan***


Sumber:kabarbaru.co

Kamis, 14 Mei 2026

Pemkab Indramayu Siapkan Program Desa Cantik Untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026




Indranayu,  Sergaptarget.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu menyiapkan program Desa Cinta Statistik (Cantik) untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.

Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, Suwenda, mengatakan, program Desa Cantik merupakan salah satu kampanye yang digaungkan Pemkab Indramayu saat Sensus Ekonomi 2026.

Menurut dia, program Desa Cantik bakal dilaksanakan di tiga desa di Kecamatan Sindang, di antaranya, Desa Dermayu, Desa Terusan, dan Desa Panyindangan Kulon.

"Program ini dilaksanakan secara kolaboratif antara Diskominfo, DPMD, serta  kata Suwenda saat ditemui di ruang kerjanya Rabu (13/5/2026).

Ia mengatakan, langkah pembinaan ke desa-desa dalam program Desa Cantik juga bakal berkolaborasi dengan jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indramayu.

Pasalnya, program Desa Cantik digagas untuk meningkatkan kompetensi para perangkat desa dalam pengelolaan dan pemanfaatan data, khususnya yang didapat dari Sensus Ekonomi 2026.


Pihaknya berharap, kolaborasi itu menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Indramayu dan menghasilkan data yang berkualitas untuk mendukung pembangunan daerah.

"Data yang akurat dari Sensus Ekonomi 2026 sangat penting sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan," ujar Suwenda.

Ia menyampaikan, sensus yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali oleh BPS itu di wilayah Kabupaten Indramayu telah dimulai pada bulan ini dan akan berlangsung hingga Agustus 2026.

Adapun responden Sensus Ekonomi 2026 ialah seluruh pelaku usaha di Kabupaten Indramayu dari mulai skala mikro hingga besar untuk memperoleh gambaran menyeluruh aktivitas perekonomian daerah.

"Kami mengimbau seluruh responden memberikan jawaban sejujur-jujurnya, karena akan menjadi modal untuk menyusun kebijakan pemerintah terhadap daerah yang disensus," kata Suwenda.

(Nana. S)

Dukung Program Presiden Prabowo, Polsek Rambah Samo Tanam Jagung Kuartal II di Marga Mulya



ROKAN HULU – Dalam upaya mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto, Polsek Rambah Samo melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil kuartal II tahun 2026 di Desa Marga Mulya, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu, Jumat (15/5/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di lahan seluas kurang lebih 2 hektare yang berada di RT 06 RW 02 Dusun Bukit Rindang, Desa Marga Mulya. Penanaman dilakukan sebagai bentuk sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan menuju kemandirian pangan daerah.


Kapolsek Rambah Samo Ipda Sarlose Mesra, SH, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama jajaran personel Polsek, didampingi Kanit Binmas Ipda Zulpendi, S.Pdi, Kepala Desa Marga Mulya Jasmani, SH, Direktur BUMDes Mitra Usaha Mulya Suryana, SE, PPL Desa Marga Mulya Santoso, serta masyarakat setempat.


Dalam kegiatan tersebut, bibit jagung varietas Pioner 32 Singa ditanam di lahan mineral tanah hitam dengan sumber air tadah hujan. Penanaman ini dijadwalkan panen pada 30 Agustus 2026 mendatang.

Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra SIK MSi melalui Kapolsek Rambah Samo Ipda Sarlose Mesra SH menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan serta meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap lahan produktif dapat terus dimanfaatkan secara optimal demi mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Jumat (15/5/26).

Selain menjadi langkah strategis menjaga ketersediaan pangan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kerja sama di sektor pertanian.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Program ini diharapkan menjadi contoh positif bagi wilayah lain dalam mengembangkan potensi pertanian lokal guna menyukseskan agenda besar swasembada pangan Indonesia.***

***Hobbi Pargaulan***

Kawal Program Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Bonai Darussalam Pantau Pertumbuhan Tanaman Jagung dan Pastikan Sukses hingga Panen



ROKAN HULU – Polsek Bonai Darussalam terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui pendampingan langsung terhadap kegiatan pertanian masyarakat di wilayah hukumnya.


Pada Jumat, 15 Mei 2026, sekitar pukul 10.30 WIB, Bhabinkamtibmas Desa Kasang Mungkal, Brigpol Eikin Sembiring, S.E., melaksanakan pengecekan pertumbuhan tanaman jagung pipil jenis hibrida di lahan seluas sekitar satu hektare yang berlokasi di RT 006 RW 004 Dusun II Desa Kasang Mungkal, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mengawal program pemerintah untuk mewujudkan kemandirian pangan nasional melalui pengembangan komoditas pertanian strategis, salah satunya jagung.

Dari hasil pengecekan, tanaman jagung yang ditanam pada 29 April 2026 dan telah berusia 17 hari menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. Meski demikian, di beberapa titik pertumbuhan tanaman belum merata akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan sebagian lahan tergenang air.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Brigpol Eikin Sembiring mengimbau koordinator ketahanan pangan desa agar lebih intensif melakukan perawatan, pemantauan, dan penanganan terhadap kondisi lahan sehingga pertumbuhan tanaman dapat berlangsung optimal hingga masa panen.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memastikan keberhasilan program ketahanan pangan, tetapi juga menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Dengan keterlibatan aktif di sektor pertanian, Polri berharap dapat memperkuat sinergi bersama masyarakat dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.

***Hobbi Pargaulan***