Sergap Target

Berita Terkini

Video Remaja Bawa Sajam Viral di Pantura Indramayu, Polisi Amankan 9 OrangIndramayu, Sergaptarget.com Polres Indramayu Polda Jawa Barat, mengamankan sembilan remaja terkait video viral yang memperlihatkan dugaan aksi geng motor membawa senjata tajam di jalur Pantura, Kabupaten Indramayu.Kesembilan remaja yang berusia 15 hingga 17 tahun itu diamankan setelah Tim Resmob Satreskrim Polres Indramayu bersama Unit Reskrim Polsek Widasari dan Polsek Jatibarang melakukan penyelidikan terhadap rekaman yang beredar di media sosial.Video tersebut sebelumnya menjadi perhatian masyarakat karena memperlihatkan sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan tawuran di Jalan Pantura Baru, Desa Ujungpendok, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu.Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menjelaskan, penyelidikan dilakukan setelah kepolisian memperoleh informasi mengenai video tersebut pada Sabtu (24/10/2026).Dari hasil penelusuran, polisi mengidentifikasi sejumlah remaja yang diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa dalam rekaman tersebut.Tim gabungan kemudian mendatangi lokasi keberadaan sejumlah remaja dan mengamankan sembilan orang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.Dalam pengungkapan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu senjata tajam jenis golok, satu celurit, enam telepon genggam, serta satu unit sepeda motor Honda Beat Deluxe warna hitam beserta kuncinya.AKP Tarno menjelaskan, berdasarkan keterangan awal yang diperoleh penyidik, peristiwa tersebut diduga bermula dari komunikasi antara dua kelompok remaja melalui media sosial Instagram.Komunikasi itu kemudian berkembang menjadi rencana pertemuan di Jalan Pantura Baru, Desa Ujungpendok, Kecamatan Widasari, pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.Sejumlah remaja diduga datang ke lokasi dengan membawa senjata tajam.Namun, berdasarkan keterangan awal yang diperoleh polisi, kedua kelompok belum sempat terlibat bentrokan fisik.Salah satu kelompok disebut memilih berbalik arah dan meninggalkan lokasi setelah melihat jumlah anggota kelompok lain yang lebih banyak.Kepolisian masih mendalami kronologi kejadian, kepemilikan senjata tajam, serta peran masing-masing remaja yang telah dimintai keterangan.Setelah diamankan, kesembilan remaja dibawa ke Mapolres Indramayu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.Penanganan selanjutnya diserahkan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Indramayu mengingat seluruh remaja yang diamankan masih berusia di bawah 18 tahun.AKP Tarno menjelaskan, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan keterlibatan masing-masing anak berdasarkan fakta dan alat bukti yang ditemukan.Langkah tersebut juga dilakukan untuk mengantisipasi terulangnya aksi serupa yang dapat membahayakan keselamatan remaja maupun masyarakat pengguna jalan.Selain melakukan penyelidikan, kepolisian mengingatkan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam mencegah keterlibatan anak-anak dalam kekerasan jalanan.Orang tua diharapkan meningkatkan komunikasi dan pengawasan terhadap aktivitas anak, termasuk pergaulan serta penggunaan media sosial, kata AKP Tarno, Minggu (25/10/2026)Perselisihan yang bermula dari komunikasi di dunia maya tidak seharusnya berkembang menjadi tindakan yang membahayakan keselamatan.Pihaknya juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila mengetahui adanya kelompok remaja yang berpotensi melakukan tawuran atau membawa senjata tajam.Laporan dapat disampaikan melalui Call Center Polri 110 maupun layanan kepolisian "Lapor Pak Polisi Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110.Melalui langkah penyelidikan dan pencegahan, kepolisian berupaya menjaga keamanan wilayah sekaligus melindungi masa depan generasi muda agar tidak terjerumus dalam tindakan kekerasan.Perkara tersebut masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik. Jelas AKP Tarno. (BABIL)

Kapolresta Cirebon Turun Langsung Pantau Gatur Lalu Lintas, 979 Personel Siaga di 166 Titik ((BABIL))

Postingan Populer

Senin, 26 Oktober 2026

Video Remaja Bawa Sajam Viral di Pantura Indramayu, Polisi Amankan 9 OrangIndramayu, Sergaptarget.com Polres Indramayu Polda Jawa Barat, mengamankan sembilan remaja terkait video viral yang memperlihatkan dugaan aksi geng motor membawa senjata tajam di jalur Pantura, Kabupaten Indramayu.Kesembilan remaja yang berusia 15 hingga 17 tahun itu diamankan setelah Tim Resmob Satreskrim Polres Indramayu bersama Unit Reskrim Polsek Widasari dan Polsek Jatibarang melakukan penyelidikan terhadap rekaman yang beredar di media sosial.Video tersebut sebelumnya menjadi perhatian masyarakat karena memperlihatkan sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan tawuran di Jalan Pantura Baru, Desa Ujungpendok, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu.Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menjelaskan, penyelidikan dilakukan setelah kepolisian memperoleh informasi mengenai video tersebut pada Sabtu (24/10/2026).Dari hasil penelusuran, polisi mengidentifikasi sejumlah remaja yang diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa dalam rekaman tersebut.Tim gabungan kemudian mendatangi lokasi keberadaan sejumlah remaja dan mengamankan sembilan orang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.Dalam pengungkapan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu senjata tajam jenis golok, satu celurit, enam telepon genggam, serta satu unit sepeda motor Honda Beat Deluxe warna hitam beserta kuncinya.AKP Tarno menjelaskan, berdasarkan keterangan awal yang diperoleh penyidik, peristiwa tersebut diduga bermula dari komunikasi antara dua kelompok remaja melalui media sosial Instagram.Komunikasi itu kemudian berkembang menjadi rencana pertemuan di Jalan Pantura Baru, Desa Ujungpendok, Kecamatan Widasari, pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.Sejumlah remaja diduga datang ke lokasi dengan membawa senjata tajam.Namun, berdasarkan keterangan awal yang diperoleh polisi, kedua kelompok belum sempat terlibat bentrokan fisik.Salah satu kelompok disebut memilih berbalik arah dan meninggalkan lokasi setelah melihat jumlah anggota kelompok lain yang lebih banyak.Kepolisian masih mendalami kronologi kejadian, kepemilikan senjata tajam, serta peran masing-masing remaja yang telah dimintai keterangan.Setelah diamankan, kesembilan remaja dibawa ke Mapolres Indramayu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.Penanganan selanjutnya diserahkan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Indramayu mengingat seluruh remaja yang diamankan masih berusia di bawah 18 tahun.AKP Tarno menjelaskan, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan keterlibatan masing-masing anak berdasarkan fakta dan alat bukti yang ditemukan.Langkah tersebut juga dilakukan untuk mengantisipasi terulangnya aksi serupa yang dapat membahayakan keselamatan remaja maupun masyarakat pengguna jalan.Selain melakukan penyelidikan, kepolisian mengingatkan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam mencegah keterlibatan anak-anak dalam kekerasan jalanan.Orang tua diharapkan meningkatkan komunikasi dan pengawasan terhadap aktivitas anak, termasuk pergaulan serta penggunaan media sosial, kata AKP Tarno, Minggu (25/10/2026)Perselisihan yang bermula dari komunikasi di dunia maya tidak seharusnya berkembang menjadi tindakan yang membahayakan keselamatan.Pihaknya juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila mengetahui adanya kelompok remaja yang berpotensi melakukan tawuran atau membawa senjata tajam.Laporan dapat disampaikan melalui Call Center Polri 110 maupun layanan kepolisian "Lapor Pak Polisi Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110.Melalui langkah penyelidikan dan pencegahan, kepolisian berupaya menjaga keamanan wilayah sekaligus melindungi masa depan generasi muda agar tidak terjerumus dalam tindakan kekerasan.Perkara tersebut masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik. Jelas AKP Tarno. (BABIL)

Kapolresta Cirebon Turun Langsung Pantau Gatur Lalu Lintas, 979 Personel Siaga di 166 Titik ((BABIL))

Lapas Pasir Pangarayan Turut Meriahkan Jelajah Rimba Rohul ke-14 dalam Rangka HUT ke-27 Rohul




ROKAN HULU – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, yang diwakili oleh Kasubsi Portatib, Assaufi Mubarokh, turut menghadiri sekaligus mengikuti pelepasan ratusan rider dalam ajang Jelajah Rimba Rohul (JRR) ke-14, Minggu (25/10/2026).



Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Rokan Hulu tahun 2026. Pembukaan dan pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Bupati Rokan Hulu, Anton, serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Rokan Hulu.

Ajang Jelajah Rimba Rohul ke-14 menjadi salah satu kegiatan yang turut menyemarakkan peringatan hari jadi Kabupaten Rokan Hulu. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para pecinta olahraga petualangan untuk menyalurkan hobi, menjunjung tinggi sportivitas, serta mempererat tali silaturahmi antarpeserta.

Kehadiran perwakilan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan positif yang diselenggarakan pemerintah daerah sekaligus memperkuat sinergi antara jajaran pemasyarakatan, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda.

Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, melalui Kasubsi Portatib, Assaufi Mubarokh, menyampaikan bahwa partisipasi dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai agenda positif dalam memeriahkan HUT Kabupaten Rokan Hulu.

“Melalui kegiatan Jelajah Rimba Rohul ke-14 ini, kita berharap semangat kebersamaan, sportivitas, dan persaudaraan semakin kuat. Kami dari Lapas Pasir Pangarayan mendukung kegiatan positif yang mampu mempererat silaturahmi serta menyemarakkan peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan Hulu,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya Jelajah Rimba Rohul ke-14, diharapkan peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan Hulu tahun 2026 semakin meriah serta mampu memperkuat kebersamaan dan sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung kemajuan daerah.

***Hobbi Pargaulan***

Kapolresta Cirebon Turun Langsung Pantau Gatur Lalu Lintas, 979 Personel Siaga di 166 Titik


CIREBON – Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung ke lapangan untuk memantau pelaksanaan penjagaan dan pengaturan (Gatur) lalu lintas pagi dan sore secara serentak di wilayah hukum Polresta Cirebon, Senin (26/10/2026).

Kehadiran Kapolresta Cirebon di lapangan menjadi bentuk pengawasan langsung sekaligus penegasan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tidak hanya memastikan personel hadir di titik-titik pengaturan, Kapolresta juga mendorong agar setiap anggota menjalankan tugas secara optimal, responsif, dan humanis dalam membantu kelancaran aktivitas pengguna jalan.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 979 personel Polresta Cirebon diterjunkan untuk melaksanakan Gatur lalu lintas di 166 titik strategis, meliputi persimpangan, lampu lalu lintas, kawasan sekolah, perkantoran, pasar tradisional, pabrik, putaran balik kendaraan (U-turn), serta lokasi lain yang membutuhkan kehadiran petugas.

Pengaturan dilaksanakan pada pagi dan sore hari, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat. Personel ditempatkan untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan, memberikan rasa aman kepada pengguna jalan, serta mengantisipasi potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Pelayanan tetap dilakukan dengan memperhatikan keselamatan petugas dan masyarakat.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menegaskan bahwa kehadiran anggota di jalan raya merupakan wujud nyata pelayanan kepolisian yang harus dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Pengaturan lalu lintas ini merupakan bentuk kehadiran Polri untuk membantu masyarakat agar dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar. Saya tekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan sikap humanis, serta selalu siap membantu masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kelancaran lalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan kesadaran dan kedisiplinan seluruh pengguna jalan. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak hanya mengandalkan kehadiran petugas, tetapi juga membangun kebiasaan berkendara yang tertib dan mengutamakan keselamatan.

“Jangan terburu-buru di jalan dan jangan memaksakan diri saat berkendara. Patuhi rambu lalu lintas, gunakan helm berstandar bagi pengendara sepeda motor, kenakan sabuk keselamatan bagi pengemudi mobil, hindari penggunaan telepon seluler saat mengemudi, dan jangan melawan arus. Ingat, ada keluarga yang menunggu kita pulang dengan selamat,” pesannya.

Kapolresta juga mengajak masyarakat untuk saling menghormati sesama pengguna jalan, memberikan prioritas sesuai ketentuan, menjaga jarak aman, serta mengurangi kecepatan saat hujan karena kondisi jalan dapat menjadi licin dan jarak pandang berkurang.

Pengawasan pelaksanaan Gatur lalu lintas turut dilakukan oleh pejabat utama, para Kapolsek, dan perwira jajaran Polresta Cirebon guna memastikan seluruh personel menjalankan tugas sesuai penempatan dan kebutuhan di lapangan.

Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap Senin hingga Jumat pada pagi dan sore hari ini, Polresta Cirebon berharap angka kemacetan dan risiko kecelakaan dapat ditekan, sekaligus meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.

Polresta Cirebon mengajak seluruh masyarakat menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan. Tertib berlalu lintas bukan sekadar menghindari pelanggaran, melainkan bentuk kepedulian terhadap nyawa diri sendiri dan orang lain. Mari bersama-sama mewujudkan jalan raya yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua.((Babil))

Minggu, 25 Oktober 2026

Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026



WONOSOBO – Polres Wonosobo menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2026 pada Senin (26/10/2026). Kegiatan dipimpin Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H., dengan melibatkan personel terkait untuk memastikan kesiapan pelaksanaan operasi, baik dari sisi personel maupun sarana dan prasarana pendukung.

Operasi Patuh Candi 2026 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, di seluruh wilayah hukum Polda Jawa Tengah. Operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran, kepatuhan, dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Dalam amanat Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan, S.I.K., S.H., M.H., yang disampaikan Kapolres Wonosobo, ditekankan bahwa perkembangan transportasi di era digital dan modernisasi menuntut peningkatan inovasi serta kinerja Polri, khususnya fungsi lalu lintas, untuk mengantisipasi berbagai dampak yang ditimbulkan.

“Perlu adanya inovasi dan peningkatan kinerja Polri, khususnya fungsi lalu lintas, sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang timbul dari modernisasi transportasi,” demikian amanat Kapolda Jawa Tengah.

Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah yang disampaikan dalam amanat tersebut, angka kecelakaan lalu lintas selama Januari hingga September 2026 mengalami kenaikan sebesar 28 persen atau mencapai 6.935 kejadian dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Menyikapi kondisi tersebut, Kapolda Jawa Tengah menekankan pentingnya penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

“Diperlukan adanya penindakan yang tegas dan terukur terhadap pelanggar yang berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan guna menekan angka kecelakaan serta memberikan efek jera kepada para pelanggar,” demikian kutipan amanat Kapolda Jawa Tengah.

Operasi Patuh Candi 2026 diharapkan dapat meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menurunkan angka kecelakaan dan pelanggaran, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya.

Polres Wonosobo mengimbau masyarakat untuk senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi persyaratan berkendara, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Melalui operasi ini, Polres Wonosobo bersama instansi terkait berupaya mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman, selamat, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Wonosobo.

Arifin/ Tim KJN

Motor Warga Mogok di Tanjakan, Satgas TMMD Turun Tangan Membantu


Sergap Target (Subang) - Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang membantu seorang warga yang sepeda motornya mogok saat melewati jalan menanjak di Kampung Cisegel, RT 03/RW 05, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Senin (26/10/2026).

Melihat warga mengalami kesulitan, Pratu M. Refky Hernando bersama anggota Satgas lainnya secara spontan turun tangan mendorong sepeda motor tersebut. Bantuan itu diberikan agar warga dapat melanjutkan perjalanannya.

Kondisi jalan di wilayah Cupunagara yang memiliki sejumlah tanjakan terjal menjadi tantangan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Situasi tersebut membuat kepedulian dan bantuan langsung di lapangan menjadi berarti bagi warga yang mengalami kendala.

Pratu M. Refky Hernando mengatakan, membantu masyarakat merupakan bentuk kepedulian yang dapat dilakukan kapan saja, termasuk ketika anggota Satgas menjumpai warga yang mengalami kesulitan dalam perjalanan.

“Ketika melihat warga mengalami kesulitan, kami langsung berinisiatif membantu. Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, terlebih saat mereka menghadapi kendala dalam aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Peristiwa tersebut terjadi tidak jauh dari lokasi sasaran pembangunan sarana air bersih (SAB) titik 4 dalam program TMMD ke-130. Di sela pelaksanaan tugas pembangunan, anggota Satgas tetap berinteraksi dengan masyarakat dan memberikan bantuan ketika dibutuhkan.

Tindakan sederhana tersebut mencerminkan kepedulian anggota Satgas terhadap masyarakat di wilayah penugasan. Melalui interaksi langsung seperti ini, kedekatan TNI dan rakyat terus dibangun seiring pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara.

Karnaval Unjungan Butut Jaka Dolog Kapringan Dimeriahkan Puluhan Ogo Ogo Dan Sound



Indramayu, Sergaptarget.com Unjungan Mbah Buyut Jaka Dolog desa Kapringan Kecamatan Krangkeng Indramayu dimeriahkan oleh puluhan ogo ogo dan sound yang diselenggarakan pada minggu 25/10/2026.

Seluruh masyarakat Kapringan tumpah ruah kejalan untuk mengikuti karnaval terutama kaula muda sambil berjoged ria diiringi sound dan penyanyi ada pula yang menyaksikan jalanya karnaval didepan rumahnya masing masing dan disepanjang jalan desa yang dilalui oleh karnaval berbaur dengan masyarakat dari luar desa yang ingin menyaksikan karnaval 

Acara terlihat meriah berkat kekompakan seluruh masyarakat yang saling bahu membahu demi untuk suksesnya acara tersebut yang sudah dirancang dari setahun yang lalu.

Sementara di pendopo mbah buyut Jaka Dolog panitia terlihat mondar mandir ada ysng mengatur ditempat untuk acara do'a bersama yang mana para ibu ibu  membawa nasi tumpeng untuk kemudian nanti dimaksn bersama dan sebagian lagi ikut mengiringi atau mengawal jalanya karnaval.

Durma selaku kuwu Kapringan menjelaskan kepada awak media bahwa acara ini adalah acara adat yang sudah dilaksanakan turun temurun dari generasi ke generasi jauh sebelum saya menjadi kuwu saya hanya meneruskan dan nantipun akan diteruskan oleh kuwu yang menjabat setelah masa jabatan saya habis.

Karena ini acara adat kang jadi tidak bisa dihilangkan tapi akan berlanjut terus setiap tahun sekali oleh generasi yang akan datang masyarakat desa Kapringan dan siapapun yang menjadi kuwunya terang Durma 

Masih kata Durma disela sela kesibukanya menerima tamu dari forkopimcam di pendopo mbah buyut Jaka dolog masalah anggara ini murni dari swadaya masyarakat dari beberapa bulan sebelum hari H.

Acara ditutup dengan hiburan pagelaran wayang kulit dari siang hingga semalam suntuk bertempat di didepan pendopo mbah buyut Jaka dolog guna untuk menghibur masyarakat desa Kapringan dalam rangka pesta adat yang dilaksanakan setahun sekali semoga dengan adanya acara ini akan membawa keberkahan bagi masyarakat Kapringan.

(Nana. S)

Di Sela Istirahat, Satgas TMMD dan Warga Cihaur Wetan Pererat Keakraban


Sergap Target (Subang) - Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang memanfaatkan waktu istirahat untuk menjalin komunikasi sosial (komsos) bersama masyarakat di Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RT 03/RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Senin (26/10/2026). Dalam suasana santai, para prajurit duduk bersama warga, Bapak Dandi dan Bapak Nana, sambil menikmati mangga yang disuguhkan sebagai bentuk keramahan tuan rumah.

Pertemuan sederhana tersebut menjadi kesempatan bagi anggota Satgas dan masyarakat untuk saling mengenal serta bertukar cerita di luar aktivitas pekerjaan. Interaksi yang berlangsung secara santai ini turut membangun suasana kekeluargaan selama pelaksanaan TMMD ke-130 di Desa Cupunagara.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa komunikasi dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas di wilayah. Kedekatan tersebut dibangun melalui interaksi sehari-hari, termasuk saat anggota Satgas beristirahat setelah menjalankan kegiatan.

“Melalui komunikasi seperti ini, kami bisa lebih dekat dengan masyarakat. Kami ingin kehadiran Satgas TMMD tidak hanya dirasakan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui kebersamaan dan hubungan baik yang terjalin dengan warga,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Bapak Dandi, salah seorang warga yang turut berbincang bersama anggota Satgas, menyambut baik kebersamaan tersebut. Menurutnya, kesempatan duduk bersama dan berbincang dalam suasana santai membuat hubungan antara masyarakat dan prajurit terasa lebih dekat.

“Kami senang bisa duduk dan berbincang bersama anggota Satgas. Suasananya akrab, seperti sedang berkumpul dengan keluarga sendiri. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjalin selama kegiatan TMMD berlangsung,” ungkap Bapak Dandi.

Suguhan mangga dari warga menjadi pelengkap momen kebersamaan tersebut. Melalui komunikasi sosial yang berlangsung secara alami, TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang turut memperkuat hubungan TNI dan masyarakat serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan Desa Cupunagara.

Satgas TMMD Periksa Kesehatan Abah Unan yang Mengeluhkan Nyeri Sendi


Sergap Target (Subang) - Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat turut mewarnai pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Pada Senin (26/10/2026), anggota Satgas TMMD, PNS Mukmin, melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap Abah Unan, seorang warga lanjut usia di Kampung Cinaga, Dusun 1, RT 02/RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.

Pemeriksaan dilakukan setelah Abah Unan mengeluhkan sakit pada bagian persendian kaki. Dalam dokumentasi kegiatan, Mukmin tampak memeriksa bagian kaki yang dikeluhkan warga tersebut sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi kesehatannya.

Kehadiran anggota Satgas di lingkungan tempat tinggal warga menjadi bagian dari pendekatan humanis selama pelaksanaan TMMD. Selain menjalankan pembangunan fisik, Satgas juga berupaya menjalin kedekatan dengan masyarakat melalui kepedulian terhadap kebutuhan dan kondisi warga.

Mukmin menjelaskan bahwa perhatian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya warga lanjut usia, merupakan bagian dari kepedulian Satgas selama berada di Desa Cupunagara. Pemeriksaan awal diharapkan dapat membantu mengidentifikasi keluhan yang dirasakan Abah Unan agar dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

“Pemeriksaan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya warga lanjut usia. Kami berharap Abah Unan mendapatkan penanganan yang sesuai dengan keluhan yang dirasakan,” ujar Mukmin.

Melalui kegiatan tersebut, TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang menunjukkan bahwa kedekatan dengan masyarakat juga dibangun melalui perhatian terhadap kondisi warga. Kehadiran Satgas di tengah masyarakat diharapkan dapat mempererat hubungan TNI dan rakyat sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan warga Desa Cupunagara.

Satgas TMMD Pasang Toren Air Bersih di Kampung Cilutung


Sergap Target (Subang) - Pembangunan sarana air bersih (SAB) melalui program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berlanjut. Di titik 1, Kampung Cilutung, Dusun 1, RT 02/RW 06, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, anggota Satgas mulai melaksanakan pemasangan toren sebagai bagian dari pembangunan fasilitas penampungan air bersih. Senin (26/10/2026)

Pemasangan toren menjadi salah satu tahapan dalam penyediaan sarana air bersih bagi masyarakat. Fasilitas penampungan ini diharapkan dapat mendukung sistem distribusi air sehingga nantinya bisa dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah seluruh pekerjaan selesai.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa pemasangan toren menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan sarana air bersih untuk mendukung kebutuhan masyarakat. Menurutnya, setiap tahapan pekerjaan terus dilaksanakan agar fasilitas tersebut dapat berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat bagi warga setelah pembangunan selesai. 

“Pemasangan toren ini merupakan bagian dari tahapan pembangunan sarana air bersih. Kami berharap pengerjaan dapat berjalan dengan baik sehingga fasilitas ini nantinya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan sarana air bersih merupakan salah satu sasaran fisik utama TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Program ini mencakup pembangunan fasilitas air bersih di lima titik sebagai upaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di Desa Cupunagara.

Ketersediaan air bersih memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas rumah tangga dan menjaga kebersihan lingkungan. Karena itu, pembangunan fasilitas ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh air bersih setelah sarana selesai dikerjakan dan siap digunakan.

Melalui pembangunan sarana air bersih tersebut, TMMD ke-130 tidak hanya mendorong pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan, tetapi juga berupaya menghadirkan fasilitas yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pengerjaan yang terus berjalan menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mendukung peningkatan kesejahteraan warga Desa Cupunagara.

Satgas TMMD dan Warga Mulai Pasang Instalasi Listrik Rumah Rutilahu


Sergap Target (Subang) - Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dalam program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berlanjut. Pada Senin (26/10/2026), anggota Satgas bersama warga mulai mengerjakan pemasangan instalasi listrik di rumah milik Ruhimah dan Casmita, Kampung Cilalay, RT 03/RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.

Pemasangan instalasi listrik menjadi salah satu tahapan untuk melengkapi fasilitas dasar rumah yang sedang direhabilitasi. Pekerjaan ini dilakukan secara bertahap agar rumah tersebut nantinya dapat digunakan dengan lebih nyaman oleh penghuninya.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan masyarakat. 

“Pemasangan instalasi listrik ini menjadi bagian dari proses rehabilitasi rumah agar fasilitas yang dibutuhkan penghuni dapat terpenuhi. Kami bersama warga berupaya menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan dengan baik,” ujarnya.

Keterlibatan warga dalam pengerjaan tersebut memperlihatkan semangat gotong royong yang menjadi bagian dari pelaksanaan TMMD. Kebersamaan antara anggota Satgas dan masyarakat turut mendukung proses pembangunan rumah agar berjalan sesuai tahapan yang direncanakan.

Sementara itu, pemilik rumah, Emak Ruhimah dan Abah Casmita, menyambut baik pengerjaan yang mulai memasuki tahap pemasangan instalasi listrik.

“Kami bersyukur rumah kami diperbaiki. Semoga setelah selesai nanti, rumah ini menjadi lebih nyaman untuk ditempati dan bisa kami gunakan dengan lebih baik,” ungkapnya.

Rehabilitasi Rutilahu merupakan salah satu sasaran fisik tambahan dalam TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Program ini ditujukan untuk membantu meningkatkan kelayakan hunian masyarakat melalui perbaikan rumah secara bertahap.