Sergap Target

Berita Terkini

BPS Merilis Data Terbaru Angka Kemiskinan Di Indramayu Tercatat Sebesar 11,2 %

Indramayu, Sergaptarget.com  Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai indikator kemiskinan daerah. Persentase p...

Postingan Populer

Rabu, 19 Agustus 2026

BPS Merilis Data Terbaru Angka Kemiskinan Di Indramayu Tercatat Sebesar 11,2 %



Indramayu, Sergaptarget.com  Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai indikator kemiskinan daerah. Persentase penduduk miskin di Kabupaten Indramayu tercatat sebesar 11,02 persen per 30 November 2025.

Angka tersebut menunjukkan tren positif dengan penurunan sebesar 0,91 persen jika dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya.

Secara historis, tingkat kemiskinan di Kabupaten Indramayu yang berpenduduk total 1,79 juta jiwa ini terus mengalami tren penurunan konsisten dalam satu dekade terakhir, dari semula 13,95 persen melandai ke angka 11,02 persen.

Meski mencatatkan penurunan, Kabupaten Indramayu masih menempati urutan teratas sebagai wilayah dengan persentase penduduk miskin tertinggi di Provinsi Jawa Barat.

Berdasarkan pemetaan BPS, berikut adalah rincian persentase penduduk miskin di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat:

Peringkat Teratas (10% – 11%):

Kabupaten Indramayu: 11%

Kota Tasikmalaya: 10%

Kabupaten Kuningan: 10%

Kabupaten Majalengka: 10%

Kabupaten Cirebon: 10%

Kabupaten Tasikmalaya: 10%

Peringkat Menengah (7% – 9%):

Kabupaten Bandung Barat, Cianjur, Garut, Subang: 9%

Kabupaten Sumedang, Pangandaran, Kota Cirebon: 8%

Kabupaten Purwakarta, Ciamis, Karawang: 7%

Peringkat Terrendah (2% – 6%):

Kota Sukabumi, Kab. Sukabumi, Kab. Bogor, Kab. Bandung: 6%

Kota Bogor, Kota Banjar: 5%

Kabupaten Bekasi, Kota Cimahi: 4%

Kota Bekasi, Kota Bandung: 3%

Kota Depok: 2%

Penurunan tren kemiskinan di Indramayu ini menjadi pijakan penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat program pemulihan ekonomi serta integrasi bantuan sosial agar persentase kemiskinan terus menipis di masa mendatang.

(Nana. S)

Kawal Ketahanan Pangan Nasional Polres Wonosobo Serentak Panen Dan Tanam Bawang Putih



WONOSOBO – Polres Wonosobo bersama kelompok tani melaksanakan panen dan penanaman bawang putih secara serentak di Desa Serang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan dan percepatan swasembada bawang putih nasional.

Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H., bersama jajaran PJU Polres Wonosobo, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta kelompok tani mengikuti langsung kegiatan yang berlangsung bersamaan dengan agenda penanaman bawang putih serentak secara nasional melalui Zoom Meeting.

Di Desa Serang, kegiatan penanaman dilakukan pada lahan milik kelompok tani yang dikelola Pak Romadhon dengan luas 2.500 meter persegi atau 0,25 hektare. Bibit yang digunakan merupakan bawang putih varietas Lumbu Hijau. Berdasarkan estimasi, lahan tersebut berpotensi menghasilkan sekitar 8,1 ton bawang putih saat memasuki masa panen.

Sementara itu, pada hari yang sama Polres Wonosobo juga melaksanakan panen bawang putih pada lahan seluas 8.000 meter persegi atau 0,8 hektare. Dari lahan tersebut diperoleh hasil panen sebanyak 7,8 ton bawang putih.

Dengan hasil panen tersebut, total luas lahan bawang putih yang telah dipanen hingga saat ini mencapai 1,05 hektare dengan total produksi sebanyak 15,9 ton. Capaian tersebut menjadi salah satu gambaran potensi pertanian bawang putih di wilayah Wonosobo sekaligus dukungan nyata terhadap upaya meningkatkan produksi komoditas pangan strategis di dalam negeri.

Selain panen dan penanaman, Polri bersama Kementerian Pertanian yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Nasional juga melakukan pendampingan dan pengawasan penyaluran bantuan pertanian kepada kelompok tani bawang putih. Bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia berupa bibit bawang putih, pupuk, serta mulsa dipastikan tersalurkan dan diterima langsung oleh kelompok tani.
Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang produktivitas dan keberhasilan budidaya bawang putih, mulai dari tahap penanaman, pemeliharaan hingga panen. Polri juga memastikan proses pendampingan dan pengawasan dilakukan agar bantuan pemerintah tepat sasaran serta memberikan manfaat langsung bagi petani.

Kegiatan di Desa Serang dihadiri Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H., Plh. Wakapolres Wonosobo Kompol Nuryawan Eko Ramdani, S.Pd., M.Tr.Ap., jajaran PJU Polres Wonosobo, Forkopimca Kejajar, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Wonosobo Ir. Dwiyama Satyani Budyayu, M.Si., PPL Kecamatan Kejajar, Kepala Gudang Bulog Sawangan Wonosobo Doddy Hendriyansah, serta para ketua kelompok tani bawang putih dari sejumlah wilayah di Kecamatan Kejajar dan sekitarnya.

Penanaman bawang putih yang dilakukan pada 19 Agustus 2026 diperkirakan memasuki masa panen sekitar empat bulan atau pada Desember 2026. Dari lahan penanaman seluas 0,25 hektare tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai 8,1 ton.

Kapolres Wonosobo menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui pendampingan, pengawasan, dan sinergi bersama pemerintah daerah serta kelompok tani.

Melalui kolaborasi tersebut, Polres Wonosobo berkomitmen mendukung peningkatan produksi bawang putih, memperkuat kesejahteraan petani, dan mendorong terwujudnya ketahanan pangan nasional.

Arifin/Tim KJN

Pangdam IV/Diponegoro Pastikan Yonif TP 455/Satria Pandanaran Siap Hadapi Tugas


Uploaded Image

Semarang – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., meninjau langsung kondisi personel dan lingkungan Yonif TP 455/Satria Pandanaran di Marshalling Area (MA) Kolat Rindam IV/Diponegoro, Bantir, Desa Losari, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Rabu (19/8/2026).

Setibanya di lokasi, Pangdam menerima hormat jajar dan paparan dari Pasipers Yonif TP 455/SP yang mewakili Danyonif, terkait gambaran mengenai kondisi personel, kesiapan satuan serta berbagai kebutuhan yang mendukung pelaksanaan tugas.

Usai menerima paparan, Pangdam kemudian melihat langsung kondisi di lapangan. Area barak latihan di Kolat Rindam IV/Diponegoro menjadi salah satu sasaran peninjauan, termasuk kawasan perkebunan di seputaran Kolat yang menjadi bagian dari lingkungan pembinaan dan kegiatan personel.

Usai di Sumowono, peninjauan berlanjut menuju lokasi pembangunan Mako Yonif TP 455/SP di Bancak, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang. Di lokasi tersebut, Pangdam melihat secara langsung kondisi area yang dipersiapkan sebagai bagian dari pengembangan satuan.

Uploaded Image

Rangkaian peninjauan tersebut menggambarkan bagaimana pembinaan satuan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari melihat kesiapan personel hingga kondisi sarana dan lingkungan tempat satuan akan menjalankan tugas. Kesiapan itu mencakup kekuatan personel, kondisi fisik, moril, disiplin, kemampuan dasar prajurit serta kesiapan menghadapi tugas.

Dari kesiapan personel hingga kesiapan satuan, semuanya bermuara pada satu tujuan, yakni untuk memastikan seluruh prajurit selalu siap ketika tugas memanggil. Melalui peninjauan langsung tersebut, Kodam IV/Diponegoro berkomitmen untuk membangun Yonif TP 455/SP menjadi satuan yang solid, tangguh dan siap memberikan pengabdian terbaik. 

Turut mendampingi Pangdam pada peninjauan tersebut, Irdam Brigjen TNI Denny Marantika, M.Han., Asrendam Kolonel Arm Edy Susanto, S. Sos., M.M., M.Han., Asops Kolonel Inf Mahmud, S.I.P., Aslog Kolonel Kav Sungudi, S.H., M.Si., Kabalakdam, Kasrem 073/MKT, Dandim 0714/Salatiga, Danden Inteldam dan Dandenpom lV/3 Salatiga. 

(Pendam IV/Diponegoro)

Kabur ke Jakarta, Salah Satu Pelaku Pencurian Pipa Besi Pertamina Berhasil Diringkus Tim URC Polres Indramayu




Indramayu, Sergaptarget.com  Kepolisian Resor (Polres) Indramayu Polda Jawa Barat kembali membuktikan tajinya dalam memberantas kejahatan jalanan dan pencurian lewat gelaran Operasi Libas Lodaya 2026 yang berlangsung dari tanggal 18 Agustus sampai dengan 25 Agustus 2026. Fokus utama operasi ini menyasar penindakan tegas terhadap kasus pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Di tengah intensitas operasi yang memburu para pelaku kejahatan, Tim URC Polres Indramayu sukses menguak kasus pencurian aset vital negara yang menyasar pipa besi milik PT Pertamina.

Pencurian tersebut diketahui terjadi di kawasan Gudang Pertamina EP Field Jatibarang, tepatnya di Jalan Raya Mundu, Desa Kedokan Agung, Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu. Akibat aksi pencurian ini, pihak perusahaan mengalami kerugian material yang sangat besar. Berdasarkan kalkulasi resmi, total nilai kerugian mencapai USD 133,765.6, atau bila dikonversikan dalam nilai tukar (kurs) Rupiah pada bulan Desember 2025 (Rp17.700 per USD) adalah sebesar Rp2.367.651.120 (Dua Miliar Tiga Ratus Enam Puluh Tujuh Juta Enam Ratus Lima Puluh Satu Ribu Seratus Dua Puluh Rupiah).

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P.M., melalui Kasat Reskrim AKP Muchammad Arwin Bahar, membenarkan pihaknya telah berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku dalam perkara pencurian tersebut.

Keduanya yang belakangan diketahui merupakan warga Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, masing-masing berinisial W alias K (39) dan N (60).

Pelacakan terhadap para pelaku membuahkan hasil ketika Tim URC Polres Indramayu mendeteksi keberadaan tersangka W alias K di wilayah Jakarta Timur. Tanpa buang waktu, Senin (17/8/2026), petugas langsung bergerak melakukan penyergapan dan pengamanan terhadap yang bersangkutan.

"Setelah mengamankan inisial W di Jakarta Timur, sebagian Tim URC Polres Indramayu yang berada di Indramayu turut bergerak cepat mengamankan tersangka N di wilayah Kecamatan Karangampel pada tanggal yang sama," ujar AKP Muchammad Arwin Bahar, Rabu (19/8/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua pelaku mengakui perbuatan mereka. Guna proses hukum lebih lanjut, keduanya kini telah digelandang ke Markas Komando (Mako) Polres Indramayu untuk dimintai keterangan mendalam.

Dari pengakuan sementara, aksi pencurian pipa besi tersebut diduga kuat tidak dilakukan hanya sekali, melainkan telah berulang kali pada hari yang berbeda dengan melibatkan sejumlah pihak lainnya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti guna kepentingan penyidikan. Barang bukti yang diamankan meliputi dua unit telepon genggam serta satu buah dompet milik tersangka.

AKP Muchammad Arwin Bahar menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti pada kedua terduga pelaku ini saja. Pihaknya akan terus mengembangkan kasus tersebut untuk membongkar tuntas jaringan sindikat serta alur pencurian aset objek vital nasional tersebut.

Melalui Operasi Libas Lodaya 2026, Polres Indramayu berkomitmen penuh untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kriminal sekaligus memberikan jaminan rasa aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat Kabupaten Indramayu.

Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengingatkan masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan darurat kepolisian apabila sewaktu-waktu mendapati potensi tindak kriminalitas di lingkungan sekitar mereka.

"Warga diimbau untuk segera menghubungi layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu di nomor WhatsApp 0819-9970-0110 atau layanan darurat Call Center Polri di nomor 110," jelas AKP Tarno menutup keterangannya.

(EDI BABIL)

PT Karya Samo Mas Raih Predikat “Sangat Taat” dalam Perlindungan Lingkungan Rohul




Rokan Hulu - PT Karya Samo Mas (KSM), perusahaan yang bergerak di bidang Pabrik Kelapa Sawit (PKS), kembali mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) atas kepatuhannya dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup



Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua PPKK Rohul, dr. Yeni Dwi Putri. Berdasarkan piagam tersebut, PT Karya Samo Mas ditetapkan dalam kategori “Sangat Taat” atas kinerja perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup tahun 2026

Piagam diterbitkan di Pasir Pengaraian pada 24 Juli 2026 dan ditandatangani Bupati Rokan Hulu, Anton, ST., M.M. Penghargaan serupa juga diberikan dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2026



Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap perusahaan yang dinilai memenuhi aspek kepatuhan dalam pengelolaan lingkungan

Tak hanya di bidang lingkungan, manajemen PKS KSM juga turut berpartisipasi dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Rokan Hulu. Kepala Tata Usaha (KTU) PKS KSM, Iswantoro, hadir mewakili manajemen dalam upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati Rohul, Senin (17/8/2026)

Iswantoro mengatakan, keikutsertaan tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus komitmen perusahaan membangun sinergitas dengan pemerintah dan masyarakat

“Ini sebagai wujud rasa syukur atas kemerdekaan bangsa. Selain itu, kami ingin terus menjalin sinergitas antara perusahaan, masyarakat dan pemerintah,” ujar Iswantoro

Sementara itu, Ketua DPC PWRI Kabupaten Rokan Hulu, Panigoran Dasopang, mengapresiasi partisipasi manajemen PKS KSM dalam berbagai kegiatan daerah

“Luar biasa, mantap. Kita memberikan apresiasi kepada manajemen PKS KSM yang ikut mengambil bagian dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI,” ungkap Dasopang

Ia berharap predikat “Sangat Taat” di bidang lingkungan menjadi motivasi bagi perusahaan untuk mempertahankan kepatuhan terhadap aturan sekaligus meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
***Hobbi Pargaulan***

Dinas PUPR Indramayu Tak Temui LSM Harimau Untuk Beraudiensi, Aduan Dugaan Proyek Bermasalah Terkesan Terabaikan



Indramayu, Sergaptarget.com  Pelayanan dan transparansi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu mendapat sorotan. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LSM Harimau Indramayu menyuarakan kekecewaan mendalam setelah jajaran pejabat Dinas PUPR enggan menemui mereka saat hendak melangsungkan audiensi. Pada Kamis (13/8/2026) lalu.

Sikap tertutup tersebut dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap fungsi kontrol sosial masyarakat. Padahal, kedatangan DPC LSM Harimau bertujuan untuk menyampaikan aduan resmi mengenai banyaknya dugaan pelanggaran pada pengerjaan proyek infrastruktur di lapangan yang disinyalir tidak sesuai spesifikasi teknis maupun Rencana Anggaran Biaya (RAB).

"Kami datang secara baik-baik untuk menyampaikan temuan terkait indikasi pekerjaan fisik yang diduga asal jadi dan tidak sesuai RAB. Namun sangat disayangkan, pihak Dinas PUPR justru seolah enggan menemui dan seakan menutup mata terhadap aduan ini," tegas Jumanto, Ketua DPC LSM Harimau Indramayu. Rabu (19/8/2026) kepada media ini.

Beberapa poin utama yang disoroti oleh DPC LSM Harimau antara lain:

Maraknya Proyek yang Diduga Bermasalah: Menemukan indikasi pengerjaan proyek di lapangan yang diduga tidak memenuhi standar spesifikasi teknis dan RAB.

Tak Temui Untuk beraudiensi: Kecewa atas minimnya itikad baik pejabat Dinas PUPR Indramayu untuk membuka ruang dialog terbuka bersama kami sebagai lembaga kontrol sosial.

Sikap Dinas Dinilai Cuek: Respons dinas terkesan mengabaikan laporan yang berpotensi merugikan keuangan daerah serta kualitas pembangunan infrastruktur publik.

DPC LSM Harimau Indramayu menegaskan tidak akan tinggal diam. Jika aduan dan upaya diplomasinya terus diabaikan, mereka siap melayangkan laporan kepada pihak yang berwenang hingga menggelar aksi solidaritas agar dapat diungkap secara tuntas dan transparan.

Hingga berita ini diterbitkan Kabid Bina Marga, Dinas PUPR Kabupaten Indramayu belum memberikan penjelasan resmi ketika dihubungi lewat pesan WhatsApp. Kami membuka ruang hak jawab seluas-luasnya bagi pihak terkait untuk memberikan penjelasan guna keberimbangan informasi dalam pemberitaan.

(Nana. S)

Wakapolda Riau Hadiri Pembukaan Festival Pacu Jalur Tradisional 2026 di Kuansing




KUANSING - Semarak budaya dan tradisi masyarakat Kuantan Singingi (Kuansing) kembali bergema melalui Festival Pacu Jalur Tradisional 2026.



Wakapolda Riau Brigjen Pol. Hengki Haryadi, Kabid Humas Kombes Pol Akhmadi, Karoops Kombes Ino, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana beserta pejabat utama turut hadir dalam seremoni pembukaan yang berlangsung meriah dan penuh nuansa budaya lapangan Astaka MTQ tepian Narosa, Rabu, 19 Agustus 2026.

Kehadiran Wakapolda Riau menjadi bentuk dukungan Polri terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus komitmen menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama rangkaian festival berlangsung.

Festival Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan, tetapi telah menjadi bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Kuansing.

Tradisi mendayung jalur panjang di Sungai Kuantan ini mempertemukan semangat sportivitas, gotong royong, kekompakan, serta nilai-nilai budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Dalam suasana penuh semangat, masyarakat dan para peserta menyambut pembukaan festival dengan antusias. Deru hentakan pendayung, sorak-sorai penonton, serta kemeriahan tepian Sungai Kuantan menjadi gambaran kuat bahwa Pacu Jalur merupakan pesta budaya yang mampu menyatukan masyarakat.

Polri bersama seluruh pemangku kepentingan juga memastikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal, sehingga seluruh rangkaian festival dapat dinikmati dengan aman, nyaman dan penuh kegembiraan.

Dari tepian Sungai Kuantan, semangat tradisi terus mengalir. Pacu Jalur 2026 menjadi momentum untuk merawat budaya, memperkuat persatuan dan mengangkat kearifan lokal Kuansing ke panggung yang lebih luas. 

Hasil pantauan media, peresmian festival pacu jalur tradisional 2026 diresmikan langsung oleh Plt Gubernur Riau, SF Haryanto dihadiri pejabat dari lingkungan kementerian pariwisata, anggota DPR, para bupati dan pemangku kepentingan beserta tokoh masyarakat adat. ***

***Hobbi pargaulan***

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Polresta Cirebon Distribusikan 6.000 Liter Air Bersih ke Desa Slangit

CIREBON – Polresta Cirebon menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan dengan menyalurkan bantuan 6.000 liter air bersih kepada warga Desa Slangit, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, Rabu (19/8/2026).

Bakti sosial tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Kegiatan dipimpin langsung Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., dan diikuti jajaran personel Polresta Cirebon bersama unsur Forkopimcam Klangenan serta pemerintah desa setempat.

Untuk mendistribusikan bantuan, Polresta Cirebon mengerahkan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) yang digunakan untuk mengangkut dan menyalurkan air bersih kepada masyarakat.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan, penyaluran air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang mengalami kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar akibat musim kemarau.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polresta Cirebon kepada masyarakat. Kami berharap air bersih yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan,” ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Selain air bersih, Kapolresta Cirebon bersama jajaran juga membagikan makanan dan susu kepada masyarakat. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan.

Warga Desa Slangit menyambut antusias penyaluran bantuan tersebut. Kesulitan memperoleh air bersih selama musim kemarau membuat bantuan yang diberikan Polresta Cirebon dinilai sangat berarti bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kabag Ops Kompol Sutarja, S.H., M.H., Kasat Samapta Kompol Endang Sujana, S.H., M.M., Kasat Lantas AKP Yudha Satyo Rahardjo, S.T.K., S.I.K., M.H., Kasat Polair Kompol Akmadi, S.H., M.H., Kapolsek Klangenan Iptu Diding, S.H., M.H., Kasi Humas Ipda Toga Marolop, S.Sos., CPHR., Kanit Provos Sipropam Ipda Feri, Camat Klangenan H. Yono Purnomo, S.Sos., M.Si., Kuwu Desa Slangit Apendi, serta personel Polresta Cirebon.

Kapolresta Cirebon menegaskan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini kami manfaatkan untuk berbagi dan membantu masyarakat. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan warga serta semakin mempererat hubungan dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat,” katanya.

Penyaluran air bersih tersebut berlangsung tertib, lancar dan aman. Polresta Cirebon berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dinas PUPR Indramayu Tak Temui LSM Harimau Untuk Beraudiensi, Aduan Dugaan Proyek Bermasalah Terkesan Terabaikan


Indramayu, Sergaptarget.com  Pelayanan dan transparansi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu mendapat sorotan. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LSM Harimau Indramayu menyuarakan kekecewaan mendalam setelah jajaran pejabat Dinas PUPR enggan menemui mereka saat hendak melangsungkan audiensi. Pada Kamis (13/8/2026) lalu.

Sikap tertutup tersebut dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap fungsi kontrol sosial masyarakat. Padahal, kedatangan DPC LSM Harimau bertujuan untuk menyampaikan aduan resmi mengenai banyaknya dugaan pelanggaran pada pengerjaan proyek infrastruktur di lapangan yang disinyalir tidak sesuai spesifikasi teknis maupun Rencana Anggaran Biaya (RAB).

"Kami datang secara baik-baik untuk menyampaikan temuan terkait indikasi pekerjaan fisik yang diduga asal jadi dan tidak sesuai RAB. Namun sangat disayangkan, pihak Dinas PUPR justru seolah enggan menemui dan seakan menutup mata terhadap aduan ini," tegas Jumanto, Ketua DPC LSM Harimau Indramayu. Rabu (19/8/2026) kepada media ini.

Beberapa poin utama yang disoroti oleh DPC LSM Harimau antara lain:

Maraknya Proyek yang Diduga Bermasalah: Menemukan indikasi pengerjaan proyek di lapangan yang diduga tidak memenuhi standar spesifikasi teknis dan RAB.

Tak Temui Untuk beraudiensi: Kecewa atas minimnya itikad baik pejabat Dinas PUPR Indramayu untuk membuka ruang dialog terbuka bersama kami sebagai lembaga kontrol sosial.

Sikap Dinas Dinilai Cuek: Respons dinas terkesan mengabaikan laporan yang berpotensi merugikan keuangan daerah serta kualitas pembangunan infrastruktur publik.

DPC LSM Harimau Indramayu menegaskan tidak akan tinggal diam. Jika aduan dan upaya diplomasinya terus diabaikan, mereka siap melayangkan laporan kepada pihak yang berwenang hingga menggelar aksi solidaritas agar dapat diungkap secara tuntas dan transparan.

Hingga berita ini diterbitkan Kabid Bina Marga, Dinas PUPR Kabupaten Indramayu belum memberikan penjelasan resmi ketika dihubungi lewat pesan WhatsApp. Kami membuka ruang hak jawab seluas-luasnya bagi pihak terkait untuk memberikan penjelasan guna keberimbangan informasi dalam pemberitaan.

(Nana. S)

Kilang Balongan Berhasil Pertahankan Predikat Gold Atau Baik Sekali Dari Baharkam POLRI




Indramayu, Sergaptarget.com  Aspek keamanan merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran operasional kilang baik di dalam maupun luar  kilang.
 melalui manajemen pengamanan yang andal.Hal ini mutlak diperlukan untuk terus memberikan jaminan kelancaran proses produksi dan operasi. 

Memastikan hal tersebut, PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Refinery Unit (kilang) Balongan mengimplementasikan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) yang mengacu pada Peraturan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) No. 7 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Kepala Polri (Kapolri) No. 13 Tahun 2017 tentang Pemberian Bantuan Pengamanan pada Objek Vital Nasional dan Objek Tertentu.

 Kilang Balongan telah menerapkan sistem manajemen pengamanan secara efektif sesuai peraturan yang berlaku, pada 11-13 Agustus 2026 telah dilaksanakan Klarifikasi Eksternal Audit oleh Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri.

Usai kegiatan Ketua Tim Klarifikasi Baharkam Polri, Kombes Pol Ananta Giarinto menyampaikan hasil evaluasi timnya bahwa secara keseluruhan Kilang Balongan telah mengimplementasikan Sistem Manajemen Pengamanan yang sangat baik,
 berhasil mempertahankan predikat Gold dengan nilai mencapai 96.86% dari 100 yang berarti mendapatkan kategori Baik Sekali,” terang Ananta dalam Closing Meeting yang dilaksanakan di Ruang Strategic Command Q1Center, Gedung Amanah RU Balongan, Indramayu.

Ditambahkan Ananta, melalui kegiatan audit ini Baharkam Polri memastikan sistem pengamanan yang diterapkan di Kilang Balongan tidak hanya sesuai ketentuan, tetapi juga mampu menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan di lapangan.

Hasil audit   General Manager PT PPN RU Balongan Yulianto Triwibowo  mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada seluruh Pekerja dan Mitra Kerja yang telah dan turut berkontribusi dalam menjaga keamanan Kilang Balongan.

“Keberhasilan ini merupakan wujud kesolidan dari seluruh elemen di Kilang Balongan dalam menjaga kelancaran dan keamanan Kilang Balongan”, ujar Yulianto.

Lebih lanjut, Yulianto menyampaikan bahwa masih ada _room for Improvement_ yang bisa dilakukan untuk memperbaiki dan menyempurnakan aspek keamanan di Kilang Balongan. Maka dari itu diharapkan kepada seluruh pekerja agar terus meningkatkan dan menjaga komitmen untuk terus menerapkan aspek keamanan sesuai peraturan yang berlaku.

“Keamanan kilang merupakan garda terdepan dalam kelancaran operasi Kilang Balongan serta ketahanan energi nasional demi kelancaran kegiatan ekonomi masyarakat”, tegasnya.

Aspek yang dinilai pada Audit Internal Sistem Manajemen Pengamanan di Kilang Balongan  meliputi komitmen dan kebijakan, pola pengamanan, konfigurasi pengamanan, standar kemampuan pelaksana pengamanan, monitoring dan evaluasi.

Giat observasi dan pemeriksaan lapangan dilakukan di sejumlah area yang memiliki tingkat kepentingan strategis, yang meliputi peninjauan di Pos 3 Zona Merah Kilang, area kilang, Control Center Oil Movement, Command Center, Pos 1 Utama hingga Pos Jetty.

Menyampaikan pandangannya selepas kegiatan closing audit berlangsung, Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR RU Balongan Abraham Lagaligo menegaskan bahwa Klarifikasi implementasi SMP diharapkan dapat mendorong peningkatan standar pengamanan serta memperkuat sistem proteksi berlapis di Kilang Balongan dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan.

“Kilang Pertamina Balongan merupakan aset strategis nasional yang memiliki peran vital dalam menjaga ketahanan energi negara. Mari kita bersama menjaga keberlanjutan kilang ini agar dapat terus memberikan manfaat bagi bangsa, negara dan masyarakat,” pungkas Abraham.

(Nana. S)