Berita Terkini

Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah, Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Rabu (08/07/2026) pukul 21.00 WIB, Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka Priyanto melaksanakan Patroli Malam...

Postingan Populer

Kamis, 09 Juli 2026

Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah, Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Rabu (08/07/2026) pukul 21.00 WIB, Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka Priyanto melaksanakan Patroli Malam di seputaran wilayah binaan Koramil 03/Serengan.

Dikatakan Serka Priyanto Patroli malam bersama Linmas  dilaksanakan ditempat rawan terjadinya kriminalitas dan bentuk kejahatan lainnya, melalui obyek-obyek vital Pemerintah serta kegiatan masyarakat yang ada diwilayah Koramil 03/Serengan juga termasuk  lingkungan maupun perumahan warga masyarakat.

"Patroli bersama Linmas bukan hanya sekedar kegiatan rutinitas Piket Koramil 03/Serengan,namun merupakan salah satu wujud tanggung jawab dan tindakan aktif Piket sebagai upaya menciptakan kondusifitas, meminimalisir terjadinya kriminalitas maupun kemungkinan terjadinya gangguan keamanan lainnya terhadap masyarakat khususnya di wilayah Koramil 03/Serengan."tukasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Rabu, 08 Juli 2026

Wujudkan Rasa Kepedulian Terhadap Sesama, IARMI & MENWA Gelar Bakti Sosial




JAKARTA - Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) dan Resimen Mahasiswa (MENWA) senyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial yang bertempat di SDS Muhammadiyah 06, Tebet Timur, Jakarta, pada Rabu (08-07-2026).

Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, sambutan Ketua Yayasan Muhammadiyah Tebet Timur, doa bersama, serta sambutan dari perwakilan penyelenggara dan sambutan dari Dankonas Menwa Indonesia / Sekjen DPN IARMI / Wamendes PDT RI Ir. H. A. Riza Patria, MBA


Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial, serta pengabdian kepada masyarakat melalui pemberian santunan beserta paket sembako kepada anak yatim dan bagi masyarakat yang membutuhkan

Selanjutnya dilaksanakan penyerahan santunan dan Paket Sembako kepada anak-anak yatim dan para penerima manfaat secara tertib, aman, dan terorganisasi.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar berkat kerja sama yang baik antara panitia, relawan, anggota IARMI, anggota MENWA, serta pihak Yayasan Muhammadiyah dan SD  Muhammadiyah 06 Jakarta yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan. 

Antusiasme dan rasa syukur dari para penerima manfaat menjadi bukti bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Desa PDT RI menekankan pentingnya membangun budaya kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari karakter kebangsaan.

"Semoga dengan kegiatan bakti sosial yang diadakan oleh IARMI dan MENWA ini, dapat memperkuat semangat kepedulian, kebersamaan, serta pengabdian kepada masyarakat, serta menjadi momentum untuk mempererat sinergi antarlembaga dalam membangun solidaritas sosial serta menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama," ungkapnya

Ketua Pelaksana Bakti Sosial MENWA dan IARMI Dasril, S.Pd.I, M.Si (Han) sekaligus Ketua IARMI Maharuyung Jabodetabek, serta Komisaris Utama Pelindo Solusi Maritim mengatakan kepada awak media Pentingnya Sinergitas

"Kegiatan Bakti Sosial IARMI dan MENWA ini tidak terlepas dari adanya Sinergitas. Sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, serta lembaga pendidikan merupakan modal penting dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat," ulas Dasril

Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan mendapat sambutan positif dari para penerima manfaat.
 (Megy)

Direktur POLINDRA Rofan Aziz Melantik 6 Orang Sebagai PNS Dilingkungan Kerjanya




Indramayu,Sergaptarget.com  Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) menggelar prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) bagi enam calon pegawai. Acara  berlangsung khidmat  bertempat di Aula Lantai 2 Gedung Student Center (GSC) Polindra, Rabu (8/7/2026).

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Direktur Politeknik Negeri Indramayu, Ir. Rofan Aziz, S.T., M.T., IPM. Yang juga hadiri oleh Wakil Direktur II Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum, Ahmad Lubis Ghozali, S.T., M.T., Kepala Jurusan Kesehatan Hj. Winani, serta jajaran pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Polindra.

Dalam sambutannya, Direktur Polindra, Rofan Aziz, menyampaikan ucapan selamat kepada enam pegawai yang telah resmi menyandang status PNS. Ia memberikan catatan menarik mengenai jumlah pegawai yang dilantik 6 orang  terdiri dari tiga laki-laki dan tiga perempuan.

“Angka ini mencerminkan sila ketiga Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia. Ini menjadi simbol bahwa kita harus bersatu padu untuk memajukan Politeknik Negeri Indramayu,” ungkap Rofan.

Rofan juga menambahkan momen kebahagiaan ini bertepatan dengan perayaan hari jadi Polindra yang ke-18. Rofan mengajak seluruh pegawai baru untuk terus berkolaborasi, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik demi kemajuan institusi.

Kepala Bagian Perencanaan, Keuangan, dan Umum Polindra, Rais Faisal Ahyar, S.T., M.Eng., menjelaskan keenam pegawai yang telah resmi dilantik dan diambil sumpahnya adalah:

Ahmad Affandi Saleh, A.Md.

Lastri Rahayu Safitri, A.Md.Bns.

Ferdi Yusantara, A.Md.

Nadia Rahmania, A.Md.T.

Fania Yessica Ambalisa, A.Md.A.B.

Doni Riawan, A.Md.

“Selamat kepada rekan-rekan yang telah resmi menjadi PNS. Harapan kami, teman-teman dapat segera beradaptasi, bersinergi, dan berkolaborasi secara maksimal untuk membawa Polindra ke arah yang lebih baik,” ujar Rais.

Salah satu perwakilan pegawai, Ahmad Afandi Saleh, mengungkapkan rasa syukur dan gembiranya setelah melalui proses panjang dari CPNS menjadi PNS. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran direksi, dosen, dan senior yang telah memberikan bimbingan selama masa pengabdiannya.

“Saya merasa sangat lega dan bangga. Terima kasih atas arahan yang diberikan. Saya berjanji akan terus berkontribusi dan berkomitmen untuk ikut serta memajukan Politeknik Negeri Indramayu agar semakin berkembang dan berprestasi,” pungkasnya.

 (Nana.S)

HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Depok Salurkan Sembako Jalin Silaturahmi dengan Purnawirawan Polri


​Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Depok Polresta Cirebon menggelar aksi sosial dengan menyalurkan bantuan paket sembako kepada para purnawirawan Polri yang berdomisili di wilayah hukum setempat. Agenda anjangsana dan bakti sosial ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026. 

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Depok pada Rabu pagi, 8 Juli 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dengan menyisir sejumlah kediaman para senior korps berbaju cokelat tersebut.

​Aksi kepedulian terhadap para purnabakti kepolisian ini dipimpin secara langsung oleh Kapolsek Depok AKP Endang Kusnandar, S.H., M.H. Dalam pelaksanaannya di lapangan, Kapolsek didampingi oleh sejumlah personel andalannya, yakni Ps. Kanit Binmas Aiptu Surdi, Kanit Intel Aiptu Purwanto, serta KSPK Aiptu Nanang. Kehadiran jajaran Polsek Depok di tengah-tengah para purnawirawan ini disambut dengan kehangatan dan rasa kekeluargaan yang erat, sekaligus menjadi wadah komunikasi untuk mendengar masukan dari para senior.

​Kapolsek Depok AKP Endang Kusnandar, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pembagian paket sembako ini diserahkan khusus kepada sepuluh tokoh purnawirawan Polri yang telah menyelesaikan masa baktinya dengan baik di kepolisian. 

Para penerima bantuan tersebut di antaranya adalah AKP (Purn) Yusup, AKP (Purn) Parno, Iptu (Purn) Dadang, Ipda (Purn) Sukardi, Ipda (Purn) Tarmizi, Ipda (Purn) Harto, Ipda (Purn) Karsana, Aiptu (Purn) Duki, Aiptu (Purn) Wartoyo, serta Aiptu (Purn) H. Sujatmoko. 

"Penyerahan bantuan ini dilakukan secara humanis sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi panjang yang telah mereka berikan kepada institusi kepolisian selama ini," kata AKP Endang Kusnandar.

​Lebih lanjut, AKP Endang Kusnandar menegaskan bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-80 merupakan saat yang tepat untuk terus memperkuat tali silaturahmi dan menjaga hubungan emosional antara personel yang aktif dengan para purnawirawan. 

Pihak Polsek Depok berharap bantuan sembako yang diberikan jangan dilihat dari nilainya, melainkan sebagai wujud perhatian, rasa cinta, dan apresiasi yang tinggi dari generasi penerus Polri kepada para seniornya. Pemberian bantuan sosial ini juga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan harian serta membawa kebahagiaan bagi keluarga purnawirawan.((Edi Babil))

Pemdes Wirakanan Indramayu Gelar Lelang Tanah Kas Desa

Indramayu,Sergaptarget.com  Pemerintah Desa (Pemdes) Wirakanan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu,  menggelar lelang sewa garap tanah kas desa berupa tanah Bengkok dan Titisara. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya optimalisasi aset desa secara transparan dan akuntabel.

 Lelang  secara resmi diumumkan melalui surat undangan bernomor 005/653/Sekret yang dikeluarkan pada Senin (6/7/2026). Dalam pelaksanaannya, Pemdes Wirakanan merujuk pada regulasi resmi, yakni Peraturan Bupati Nomor 29.3 Tahun 2018 tentang tata cara pengelolaan Tanah Bengkok dan Titisara, khususnya Pasal 2 ayat (1) dan (2).

Jadwal dan Lokasi Pelaksanaan
Berdasarkan surat undangan yang ditandatangani langsung oleh Kuwu Wirakanan, H. Nurkat Hadikusomo, agenda  dijadwalkan berlangsung pada:

Hari/Tanggal: Rabu, 8 Juli 2026

Waktu: Pukul 09.00 WIB s/d. selesai

Tempat: Kantor Balai Desa Wirakanan

Kedepankan Transparansi dan Sinergi
Demi menjaga keterbukaan informasi dan kelancaran proses kompetisi yang sehat, Pemerintah Desa turut mengundang berbagai pihak lintas sektor untuk menyaksikan dan mengawal jalannya lelang.

Acara dihadiri oleh Camat Kandanghaur, Ketua BPD Wirakanan, Ketua LPM, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Pendamping Desa. Selain unsur penegak hukum dan kewilayahan, Pemdes juga melibatkan warga penggarap lama beserta para calon peserta lelang baru.

Mengingat pentingnya kontribusi hasil lelang ini terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes) demi pembangunan infrastruktur kemasyarakatan, seluruh undangan dan calon peserta diimbau untuk dapat hadir tepat waktu.

 (Nana.S)

Bakti Sosial di Masjid dan Gereja, Penutupan MPLS SMPN 1 Ujungbatu Tanamkan Nilai Persatuan




 ROKAN HULU - Penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 1 Ujungbatu menjadi momen yang penuh makna. Sebanyak 256 siswa baru menunjukkan semangat toleransi dan kebersamaan dengan melaksanakan bakti sosial membersihkan dua rumah ibadah, yakni Masjid Darul Iman di Jalan Sudirman dan Gereja HKBP Ujungbatu, Rabu (8/7/2026).


Dalam kegiatan tersebut, siswa beragama Islam turut membersihkan Gereja HKBP, sementara siswa non-Islam bersama-sama membersihkan Masjid Darul Iman. Aksi ini menjadi simbol nyata bahwa perbedaan agama bukanlah penghalang untuk saling menghormati dan bekerja sama.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala SMPN 1 Ujungbatu, Berlian Siregar, S.Ag., didampingi majelis guru serta panitia MPLS. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter yang berlandaskan nilai toleransi, gotong royong, dan kepedulian sosial.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan kepada peserta didik bahwa hidup berdampingan dalam keberagaman merupakan kekuatan bangsa. Sikap saling menghormati harus menjadi budaya yang dibawa anak-anak, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” ujar Berlian Siregar.

Selain bakti sosial, selama pelaksanaan MPLS para siswa juga mendapatkan pembekalan mengenai pencegahan perundungan (bullying), bahaya penyalahgunaan narkoba beserta dampaknya, serta mengikuti uji minat dan bakat sebagai langkah awal mengenali potensi masing-masing.

Di akhir kegiatan, Kepala SMPN 1 Ujungbatu juga mengajak seluruh siswa untuk membiasakan hidup bersih dan menjaga lingkungan sekolah. Hal itu dibuktikan dengan kondisi halaman sekolah yang bersih, rapi, dan bebas dari sampah plastik maupun sampah lainnya.

Melalui penutupan MPLS yang mengedepankan nilai toleransi, SMPN 1 Ujungbatu berharap seluruh peserta didik baru mampu menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, menjunjung tinggi persatuan, serta menghargai keberagaman dalam kehidupan sehari-hari.

***Hobbi Pargaulan***
( Sumber Sorot Nasional )

Pengerjaan Pengecoran Jalan Aspirasi Dewan Irfan Dari Partai Gerindra Diduga Asal Asalan




Indramayu, Sergaptarget.com Pekerjaan pengecoran jalan lingkungan di Blok Bonjot Tumpal RT 38 RW 13, Desa Panyindangan Kulon, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, menuai sorotan dari masyarakat.Pasalnya Proyek yang mulai dikerjakan pada Juli 2026 itu diduga tidak memenuhi standar teknis pelaksanaan konstruksi sehingga disorot warga.

Berdasarkan informasi yang beredar di tengah masyarakat, proyek tersebut merupakan realisasi dana aspirasi anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Fraksi Gerindra, Irfan, dengan nilai anggaran sekitar Rp199 juta yang dikerjakan oleh CV Arthur.

Akan tetapi, sejak awal pelaksanaan, sejumlah warga mengaku menemukan berbagai  kejanggalan di lapangan. Berdasarkan hasil pemantauan media dan keterangan warga, proyek tersebut diduga tidak dilengkapi papan informasi proyek atau papan RAB sehingga masyarakat tidak mengetahui secara jelas spesifikasi pekerjaan maupun penggunaan anggarannya.

Selain itu, warga juga menduga proses pengerjaan tidak diawali dengan pengupasan badan jalan lama maupun pemadatan dasar.  Langsung dicor di atas tanah yang masih basah akibat hujan tanpa adanya urugan sirtu sebagai lapisan pondasi.

Tak hanya itu, ketebalan beton juga diduga tidak seragam. Di beberapa titik, warga memperkirakan ketebalan hanya berkisar 5–7 sentimeter, lebih tipis dibanding standar umum jalan lingkungan yang umumnya mencapai sekitar 10–12 sentimeter.

Salah seorang tokoh pemuda setempat berinisial IT mengungkapkan kekecewaannya terhadap kualitas pekerjaan tersebut.

“Kalau begini caranya, kami khawatir tiga bulan juga sudah retak dan hancur lagi. Kan sayang uang negara kalau hasilnya kurang maksimal ujarnya.

Menurut warga, jalan tersebut merupakan akses utama yang setiap hari digunakan masyarakat, termasuk anak-anak menuju sekolah serta para petani menuju lahan pertanian. Karena itu, mereka berharap pembangunan dilakukan sesuai spesifikasi agar dapat memberikan manfaat jangka panjang.

Warga juga menduga lemahnya pengawasan terhadap pelaksanaan proyek yang berpotensi  pada kualitas hasil pekerjaan. Mereka meminta pihak terkait segera turun tangan melakukan pemeriksaan.
Adapun tuntutan masyarakat antara lain:

Meminta Irfan selaku pemilik aspirasi turun langsung meninjau kondisi pekerjaan di lapangan.
Meminta dinas teknis melakukan audit terhadap kualitas pengecoran jalan.

Apabila terbukti tidak sesuai spesifikasi teknis maupun RAB, pelaksana diminta membongkar dan mengerjakan ulang sesuai ketentuan dan 
Meminta adanya transparansi anggaran serta pemasangan papan informasi proyek agar masyarakat mengetahui sumber dana, nilai anggaran, dan pelaksana pekerjaan.

Warga menegaskan akan terus mengawal proyek tersebut dan siap melaporkan dugaan penyimpangan kepada instansi berwenang apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan pelaksanaan pekerjaan.

(Nana. S)

Perkembangan Masyarakat Modern Menghadirkan Berbagai Tantangan Baru



Indramayu, Sergaptarget.com  Perkembangan masyarakat modern menghadirkan berbagai tantangan baru yang tidak hanya bersifat ekonomi dan teknologi, tetapi juga psikologis dan sosial. Meningkatnya angka stres, kecemasan, depresi, kesepian, hingga kelelahan mental menjadikan kesehatan psikososial sebagai salah satu isu utama abad ke-21. Sekarang perpustakaan tidak lagi dipandang semata sebagai tempat menyimpan koleksi buku, melainkan sebagai ruang yang mampu memberikan pengalaman belajar, refleksi, penyembuhan, dan pemberdayaan.

Konsep perpustakaan terapeutik (therapeutic library) merupakan transformasi fungsi perpustakaan menjadi pusat pengembangan kesejahteraan mental, emosional, dan sosial melalui pemanfaatan informasi, literasi, biblioterapi, seni, komunitas, serta teknologi digital. Perpustakaan masa depan berpotensi menjadi salah satu infrastruktur sosial yang mendukung pembangunan manusia secara holistik.

Paradigma Baru Perpustakaan
Selama bertahun-tahun perpustakaan identik dengan aktivitas membaca dan peminjaman buku. Namun transformasi digital telah menggeser paradigma tersebut. Nilai utama perpustakaan kini bukan lagi terletak pada jumlah koleksi, tetapi pada kemampuan menciptakan dampak bagi kualitas hidup masyarakat.

Perpustakaan terapeutik mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu, seperti psikologi, pendidikan, kesehatan masyarakat, pekerjaan sosial, dan ilmu perpustakaan. Tujuannya bukan menggantikan layanan medis atau psikoterapi profesional, melainkan menjadi sarana promotif dan preventif yang membantu masyarakat meningkatkan ketahanan mental, mengurangi isolasi sosial, serta membangun kebiasaan hidup yang lebih sehat.

 Pengembangan
 perpustakaan terapeutik di masa depan perlu dibangun di atas beberapa pilar utama. Pertama, pengembangan koleksi berbasis kebutuhan psikososial masyarakat. Koleksi tidak hanya berupa buku akademik, tetapi juga buku motivasi, novel inspiratif, literatur kesehatan mental, buku pengembangan diri, cerita anak, karya sastra klasik, buku mindfulness, serta media audio visual yang memiliki nilai terapeutik.

Kedua, implementasi biblioterapi merupakan metode pemanfaatan bacaan sebagai media refleksi, pemulihan emosi, dan penguatan psikologis. Program ini dapat dirancang untuk berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, mahasiswa, pekerja, lansia, hingga penyintas bencana.

Ketiga, desain ruang yang mendukung kenyamanan psikologis. Perpustakaan masa depan memerlukan tata ruang yang ramah bagi kesehatan mental, seperti area membaca yang tenang, ruang relaksasi, ruang meditasi ringan, taman baca, pencahayaan alami, sirkulasi udara yang baik, serta penggunaan unsur alam yang memberikan efek menenangkan.

Keempat, layanan berbasis komunitas. Perpustakaan harus menjadi ruang bertemunya masyarakat melalui klub membaca, kelompok diskusi, pelatihan keterampilan hidup, kelas seni, terapi menulis, lokakarya literasi emosional, dan kegiatan sosial lainnya.

Integrasi Teknologi Digital
Teknologi digital akan menjadi fondasi penting dalam pengembangan perpustakaan terapeutik. Pemanfaatan kecerdasan buatan memungkinkan hadirnya sistem rekomendasi bacaan yang lebih personal berdasarkan minat, usia, kebutuhan belajar, maupun tujuan pengembangan diri. Aplikasi perpustakaan digital juga dapat menyediakan fitur jurnal harian, pelacakan kebiasaan membaca, serta akses ke materi relaksasi seperti audio meditasi atau musik yang menenangkan.

Analisis data secara anonim dapat membantu pengelola memahami  kebutuhan pengguna sehingga program yang dikembangkan menjadi lebih relevan. Dalam penerapannya, perlindungan privasi dan keamanan data harus menjadi prioritas agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

Kolaborasi Multisektor
Keberhasilan perpustakaan terapeutik tidak dapat dicapai oleh perpustakaan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, antara lain institusi Pendidikan, rumah sakit dan pusat layanan Kesehatan, psikolog, konselor, dan pekerja sosial, pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, komunitas literasi, dan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan. Kolaborasi ini memungkinkan hadirnya berbagai program seperti kelas biblioterapi, pendampingan keluarga, pelatihan pengasuhan anak, layanan bagi lansia, hingga kegiatan literasi bagi penyandang disabilitas.

Penguatan Kompetensi  perpustakaan harus diikuti peningkatan kompetensi  Di masa depan, pustakawan tidak hanya berperan sebagai pengelola koleksi, tetapi juga sebagai fasilitator pembelajaran, pendamping komunitas, dan penghubung menuju sumber daya yang tepat.

Kompetensi yang perlu dikembangkan meliputi komunikasi empatik, literasi kesehatan, fasilitasi kelompok, pemanfaatan teknologi digital, pengelolaan program komunitas, serta pemahaman dasar mengenai biblioterapi. pustakawan bukan pengganti psikolog atau tenaga kesehatan mental, melainkan berperan dalam promosi literasi, dukungan komunitas, dan rujukan bila diperlukan.

Indikator Keberhasilan
Keberhasilan perpustakaan terapeutik tidak cukup diukur dari jumlah kunjungan atau peminjaman buku. Evaluasi perlu mencakup indikator yang lebih luas, seperti peningkatan minat baca Masyarakat, partisipasi dalam program komunitas, kepuasan pengguna terhadap layanan, peningkatan literasi kesehatan mental, bertambahnya jejaring kolaborasi, dampak sosial berupa penguatan kohesi komunitas dan kesejahteraan pengguna. Pendekatan evaluasi berbasis dampak (impact assessment) akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kontribusi perpustakaan terhadap kualitas hidup masyarakat.

Tantangan Masa Depan
Pengembangan perpustakaan terapeutik antara lain keterbatasan anggaran, kesenjangan literasi digital, kurangnya tenaga yang memiliki kompetensi lintas disiplin, serta belum meratanya kesadaran masyarakat mengenai manfaat perpustakaan sebagai ruang kesejahteraan. Selain itu, penerapan teknologi digital memerlukan tata kelola yang memperhatikan etika, keamanan data, dan inklusivitas agar seluruh lapisan masyarakat memperoleh manfaat yang setara.

 perpustakaan terapeutik merupakan evolusi penting dalam dunia perpustakaan modern. Perannya tidak lagi terbatas sebagai penyedia informasi, tetapi berkembang menjadi pusat pembelajaran sepanjang hayat, ruang interaksi sosial, serta pendukung kesejahteraan psikologis masyarakat. Melalui pengembangan koleksi yang relevan, penerapan biblioterapi, desain ruang yang humanis, pemanfaatan teknologi digital, peningkatan kompetensi pustakawan, dan kolaborasi multisektor, perpustakaan dapat menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, tangguh, berpengetahuan, dan berdaya.

Di masa depan, perpustakaan yang berhasil bukanlah yang memiliki rak buku paling panjang, melainkan yang mampu menghadirkan harapan, memperkuat ketahanan individu dan komunitas, serta menjadi ruang aman bagi setiap orang untuk belajar, bertumbuh, dan menemukan kembali makna kehidupannya.

(Nana. S)

Selasa, 07 Juli 2026

Kodim 0707/Wonosobo Bangun Lima Jembatan Perintis secara Bersamaan, Wujud Nyata Dukungan TNI untuk Kesejahteraan Masyarakat Terpencil


Wonosobo – Dalam upaya mendukung program pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat, Kodim 0707/Wonosobo terus melaksanakan pembangunan infrastruktur dasar di daerah terpencil. Komandan Kodim (Dandim) 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno S.Sos menegaskan bahwa pembangunan jembatan perintis menjadi salah satu prioritas TNI AD guna mempermudah aksesibilitas dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Program pemerintah adalah berupaya mensejahterakan rakyat. Banyak hal yang dilakukan, salah satunya menggandeng TNI untuk membuat jembatan perintis khususnya di daerah terpencil,” jelas Dandim Yoyok Suyitno.
Saat ini, Kodim 0707/Wonosobo sedang membangun jembatan perintis secara serentak di lima lokasi berbeda. Kelima titik pembangunan tersebut meliputi : Sumberwulan, Selomerto; Mangunan, Kalikajar ; Karangsambung, Kalibawang ; Kauman, Kaliwiro; Gunungtugel, Sukoharjo

Salah satu yang menjadi perhatian adalah Jembatan Perintis Garuda Beton Tahap VI di Desa Karangsambung, Kecamatan Kalibawang. Berbeda dengan beberapa jembatan gantung yang dibangun sebelumnya, jembatan ini menggunakan struktur cor beton yang lebih permanen dan kokoh. Jembatan ini memiliki panjang 17 meter dan lebar 2 meter, dirancang untuk menunjang mobilitas warga serta transportasi hasil bumi.

Pembangunan jembatan-jembatan perintis ini diharapkan dapat memutus isolasi wilayah, memperlancar arus distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, dan pasar. 

Dengan semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat, proyek ini menjadi bukti nyata komitmen Kodim 0707/Wonosobo dalam mendukung pembangunan infrastruktur pedesaan.

Dandim Yoyok Suyitno menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan pembangunan agar seluruh jembatan dapat diselesaikan sesuai target dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

 “Kesejahteraan masyarakat adalah tujuan utama. Jembatan ini bukan hanya infrastruktur, tapi juga harapan baru bagi warga di daerah pelosok,” pungkasnya. 
Pembangunan ini mendapat sambutan positif dari warga sekitar yang selama ini kesulitan melintasi sungai-sungai di wilayah tersebut, terutama saat musim hujan.

(Yudhi)

Pendim0707
Uploaded Image

Program Unggulan Satlantas Polres Rohul, Bagi Helm SNI Dan Sarapan Gratis Ke Pengguna Jalan





Rokan Hulu, Pasir Pengaraian-- Kasatlantas Polres Rohul AKP Suheri Sitorus,SH, MH kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap keselamatan warga. Melalui program unggulannya, jajaran Satlantas membagikan helm gratis berstandar SNI kepada pengendara roda dua.

Kegiatan ini terpantau, Selasa (07/07/2026) di dua titik, yakni Kawasan Ratik Togak depan Komplek Islamic Centre dan Kawasan Taman Kota Pasir Pengaraian.

Tampak di lapangan, Kanit Kamsel Polres Rohul Aipda Fitra Hadi bersama anggota membagikan sekaligus membantu memasangkan helm kepada pengendara yang belum menggunakannya. Selain helm, petugas juga membagikan sarapan gratis.

Aipda Fitra Hadi menyebut, pembagian helm gratis ini merupakan program rutin Satlantas Polres Rohul yang digagas langsung oleh.
"Satlantas Polres Rohul setiap bulannya membagikan helm gratis kepada pengendara. Program ini sudah dimulai sejak Januari 2026," papar pria yang akrab disapa Hadi ini.

Menurutnya, program ini bertujuan memberikan rasa aman bagi pengendara di jalan raya sekaligus menekan angka kecelakaan di Kabupaten Rokan Hulu.

Dalam berbagai kesempatan, Kasatlantas Polres Rohul AKP Suheri Sitorus, SH, MH terus mengimbau masyarakat agar tertib berlalu lintas. Khusus pengendara roda dua, beliau menekankan pentingnya memakai helm demi keselamatan diri sendiri.

"Bagi kami, polisi itu bukan hanya menindak. Tapi juga mengayomi dan melindungi masyarakat," tegas Kasatlantas Polres Rohul AKP Suheri Sitorus, SH, MH.

Aksi humanis Satlantas Polres Rohul ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Diharapkan budaya tertib berhelm dapat semakin tumbuh di Bumi Basa Senama.

Kegiatan berlangsung situasi terdapat aman, tertib dan kondusif.

***Hobbi Pargaulan***