Indramayu, Sergaptarget.com Suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Indramayu saat masyarakat memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Kamis (18/6/2026). Dari berbagai kalangan, masyarakat hadir mengikuti rangkaian kegiatan yang menjadi momentum refleksi sekaligus mempererat kebersamaan menyambut tahun baru Hijriah.
Kegiatan bertema “Muharram 1448 H, Saatnya Evaluasi dan Tingkatkan Kualitas Ibadah serta Lebih Peduli kepada Kaum Dhuafa Khususnya Anak Yatim untuk Indramayu REANG” ini mengajak masyarakat menjadikan Muharram sebagai waktu tepat memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama.
Di tengah suasana penuh kekhusyukan, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Indramayu Edi Umaedi mengingatkan pentingnya memaknai hijrah sebagai semangat perubahan menuju kehidupan lebih baik. Nilai-nilai hijrah, menurutnya, perlu diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.
“Semangat hijrah juga sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Profesionalisme, disiplin, dan integritas merupakan bagian ikhtiar kita menghadirkan pengabdian yang tidak hanya berorientasi hasil, tetapi juga bernilai ibadah,” ujarnya.
Selain itu, Edi mengajak seluruh elemen masyarakat terus memperkuat persaudaraan dan budaya gotong royong. Kebersamaan yang terjalin jadi modal penting membangun kehidupan sosial yang harmonis, aman, dan penuh kepedulian.
Sementara itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indramayu KH Ahmad Syaerozi Bilal menuturkan, peringatan Muharram tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana memperdalam pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keislaman.
Menurutnya, hijrah memiliki makna luas, mencakup perubahan akhlak, pola pikir, dan peningkatan kualitas keimanan. Pergantian tahun Hijriah jadi kesempatan berharga bagi setiap muslim melakukan introspeksi diri sekaligus memperkuat komitmen menebarkan kebaikan di lingkungan sekitar.
Rangkaian kegiatan juga diwarnai pemberian santunan kepada anak-anak yatim. Momen tersebut menghadirkan suasana haru sekaligus simbol nyata kepedulian sosial yang terus dijaga masyarakat.
Salah satu penerima santunan mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Ia merasa diperhatikan dan bersyukur atas kepedulian yang diberikan melalui peringatan Tahun Baru Islam.
“Saya senang bisa ikut acara ini dan merasa diperhatikan. Terima kasih,” ujarnya.
Melalui tausiyah, doa bersama, dan kegiatan sosial, peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah tidak hanya jadi agenda tahunan, tetapi juga penggerak semangat meningkatkan kualitas diri serta memperkuat nilai religius, kepedulian sosial, dan gotong royong dalam mewujudkan Indramayu REANG yang lebih baik.
(Nana. S)











