Sergap Target

Berita Terkini

Polres Bangka Barat Ungkap Curas di Mentok, Pelaku Ditangkap di Kebun Karet

Bangka barat, Polsek Mentok, Polres Bangka Barat mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di Kampung Tel...

Postingan Populer

Sabtu, 26 September 2026

Polres Bangka Barat Ungkap Curas di Mentok, Pelaku Ditangkap di Kebun Karet



Bangka barat, Polsek Mentok, Polres Bangka Barat mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di Kampung Telbi, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentok. Seorang pria berinisial DS (26) ditangkap setelah sempat menjual dua handphone milik korban.

Pelaku diamankan Tim Meriam Unit Reskrim Polsek Mentok pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. DS ditangkap di sebuah perkebunan karet milik warga di Dusun Terabek, Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok, Bangka Barat.

Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso mengatakan pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan korban yang kehilangan dua unit handphone.

"Tim Meriam Unit Reskrim Polsek Mentok bergerak setelah mendapatkan informasi mengenai keberadaan terduga pelaku. Dari hasil penyelidikan, pelaku berhasil diamankan di perkebunan karet," kata Yos, Sabtu (26/9/2026).

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Sebelumnya, pada malam hari, seorang pemuda datang ke rumah korban dan meminta meminjam handphone dengan alasan hendak menghubungi adiknya. Namun permintaan tersebut ditolak korban.

Beberapa jam kemudian, korban terbangun dan mendapati dua handphone yang disimpan di dalam tas sudah tidak ada. Anak korban yang sempat terbangun saat kejadian juga mengaku melihat pemuda tersebut berada di dalam rumah dan merasa takut untuk berteriak setelah mendapat gertakan.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 1,9 juta dan kemudian melaporkannya ke Polsek Mentok.

Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui perbuatannya. Dua handphone yang dicuri, yakni Oppo A3s warna biru dan Vivo Y02T warna gold, kemudian dijual.

Handphone Oppo A3s disebut dijual kepada seorang perempuan berinisial P dengan harga Rp 250 ribu. Sementara handphone Vivo Y02T dititipkan kepada seorang pria berinisial Z untuk dijual dengan harga Rp 300 ribu.

"Barang bukti dan tersangka sudah diamankan di Mapolsek Mentok untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga akan melengkapi administrasi penyidikan serta melakukan gelar perkara," ujar Yos.

Yos menegaskan pengungkapan perkara tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Bangka Barat dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat dan menindaklanjuti setiap laporan tindak pidana.

"Tentunya kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana," katanya.

(HR) 

Masyarakat Sijernih Sopan Baru Dukung Operasional PT. ANS di Desa Rokan Koto Ruang.



Masyarakat Sijernih Sopan Baru yg terletak di Rt.02 Rw.06 Dusun III Desa Rokan Koto Ruang Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu mendukung kegiatan operasional PT. ANS di Desa Rokan Koto Ruang. Ketua Koperasi Produsen Sawit Anugerah Pusu Jaya (KOPSA-APJ) Hermison, menyampaikan bahwa masyarakat Sopan Baru yang merupakan cucu kemenakan asli Ulayat Kampung Sijernih mendukung penuh beroperasinya PT. ANS di Desa Rokan Koto Ruang, karena sudah menunjukkan komitmen nya dengan merealisasikan Bagi Hasil Sawit kepada masyarakat. Menurut Hermison anggota KOPSA-APJ yg berjumlah 275 orang baik yg berada di Sopan Baru maupun diluar Desa Rokan Koto Ruang sudah menerima dana bagi hasil sesuai MoU dg perusahaan. Dana bagi hasil ini sudah ditunggu masyarakat selama 18 tahun, PT. ANS yg berada dibawah manajemen PT. Central Group sekarang berbeda dgn manajemen yg dulu. “Manajemen Sekarang lebih serius baik dalam mengelola dan pengembangan kebun yg ada maupun dalam realisasi kominennya terhadap koperasi masyarakat”, ujarnya. 

Adapun informasi adanya gejolak penolakan  terhadap PT. ANS ataupun kelompok yg membawa pihak lain yg ingin menguasai PT. ANS menurutnya itu merupakan oknum-oknum luar desa yang membawa kepentingan pribadi dan kelompok. “Mereka tdk mewakili masyarakat Sopan Baru, mereka oknum oknum yg berasal dari luar desa Koto ruang yg memiliki kepentingan pribadi, bukan utk masyarakat. Kalau masyarakat Sijernih Sopan Baru semuanya menerima keberadaan PT,” ujarnya.

Selain itu beliau menegaskan bahwa PT. ANS semua kebun PT. ANS yg berkerjasama dg KOPSA APJ tdk ada yg berada didalam kawasan hutan, semuanya APL (Areal Penggunaan Lain) alias areal putih. “Dasar keberadaan PT. ANS itu jelas bekerjasama (MoU) dg 3 Koperasi, salah satunya KOPSA APJ, izinnya lengkap mulai dari Izin Prinsip dari Bupati, Gubernur, SK Pelepasan Kawasan Hutan dari Menteri Kehutanan, IUP, IUPB semuanya lengkap”, tegasnya. Mengenai HGU memang sudah diajukan perusahaan seluas 1,400 Ha dan masih dalam proses pengurusan di BPN Propinsi, pada pertengahan Juli lalu sebenarnya sudah diagendakan Sidang Tim B oleh BPN Propinsi, namun karena mau disekaloguskan dgn areal KOPSA Megatani makanya ditunda, ujarnya.

Sementara itu Kepala Desa Rokan Koto Ruang Alexusanto ketika dihubungi dan ditanya tentang keberadaan PT. ANS menyampaikan bahwa dulu dari tahun 2008 sampai 2022 perusahaan kurang serius, kebun tdk terurus, tdk pernah dipupuk, dan mentok 450 Ha, tdk ada pengembangan, bagi hasil utk masyarakat belum direalisasikan hanya CSR yg diperoleh masyarakat, tapi sejak dibawah manajemen PT Central Group pengelolaan kebun semakin baik dan komitmen terhadap hak masyakat direalisasikan, Ujarnya.

***Hobbi Pargaulan***

Warga Binaan Lapas Pasir Pangarayan Rutin Berolahraga, Jaga Kebugaran dan Jadi Sarana Rekreasi




Pasir Pangarayan – Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan rutin melaksanakan kegiatan olahraga sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran dan kesehatan selama menjalani masa pembinaan.



Kegiatan olahraga dilaksanakan secara rutin dengan memanfaatkan berbagai fasilitas olahraga yang tersedia di lingkungan Lapas Pasir Pangarayan. Warga binaan diberikan kesempatan untuk mengikuti beragam cabang olahraga sesuai dengan minat dan kondisi masing-masing.



Adapun olahraga yang tersedia antara lain bola voli, badminton, futsal, serta senam aerobik. Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan untuk menjaga kondisi fisik warga binaan agar tetap sehat dan bugar, tetapi juga menjadi sarana rekreasi untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang positif.

Melalui kegiatan olahraga, warga binaan dapat beraktivitas secara fisik sekaligus membangun kebersamaan, sportivitas, dan pola hidup sehat. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk pembinaan yang mendorong warga binaan untuk menjalani masa pidana dengan aktivitas yang produktif dan bermanfaat.

Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan Efendi Parlindungan Purba, melalui Kasi Binadik dan Giatja Andi Rahman, menyampaikan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam mendukung proses pembinaan warga binaan.

“Kegiatan olahraga ini merupakan bagian dari pembinaan yang kami berikan kepada warga binaan. Selain menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, olahraga juga menjadi sarana rekreasi serta membantu warga binaan mengisi waktu dengan kegiatan yang positif. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dan memberikan manfaat bagi kesehatan fisik maupun kebersamaan antarwarga binaan,” ujar Andi Rahman mewakili Kalapas Sabtu (26/9/2026).

Lapas Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus menyediakan ruang dan kegiatan yang mendukung pembinaan warga binaan, termasuk melalui aktivitas olahraga. 

Dengan kegiatan yang terarah dan positif, diharapkan warga binaan dapat tetap menjaga kesehatan sekaligus membangun kebiasaan baik yang dapat diterapkan dalam kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana.

***Hobbi Pargaulan ***

Polsek Ujungbatu Gerebek Sebuah Rumah Kontrakan, Temukan 8 Paket Sabu Siap Edar, Satu Orang Diamankan




ROKAN HULU — Peredaran narkotika jenis sabu kembali berhasil diungkap jajaran Polsek Ujung Batu, Polres Rokan Hulu. Seorang pria berinisial AKP (33), yang diduga berperan sebagai penjual sekaligus pengguna, diamankan bersama delapan paket sabu dengan berat kotor 1,42 gram.



Penangkapan berlangsung pada Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di sebuah rumah kontrakan di Jalan Setia Budi, Dusun Sei Sepoteh, Desa Ujungbatu Timur, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu.

Pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang diterima Kapolsek Ujung Batu Kompol Buyung Kardinal, S.H., M.H., sekitar pukul 09.00 WIB. Warga melaporkan adanya dugaan aktivitas transaksi narkotika yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

Menindaklanjuti informasi itu, Kapolsek kemudian memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Ujung Batu IPTU Rully Chairullah, S.E., M.Si., M.O.S., bersama personel melakukan penyelidikan.

Sekitar pukul 12.00 WIB, Kapolsek Ujung Batu bersama Kanit Reskrim dan anggota berhasil mengamankan AKP di rumah kontrakannya. Penangkapan dan penggeledahan dilakukan dengan disaksikan perangkat desa.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan delapan paket sabu yang dibungkus plastik klip. Selain itu, turut diamankan satu unit handphone Samsung warna biru, lima lembar plastik klip bening, satu buah kaca pirex, serta satu alat isap sabu yang terbuat dari botol plastik merek Lasegar.

Kepada petugas, tersangka mengakui bahwa barang-barang yang ditemukan tersebut merupakan miliknya.

Hasil pemeriksaan urine terhadap tersangka juga menunjukkan hasil positif narkotika.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Ujung Batu Kompol Buyung Kardinal, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat terkait dugaan peredaran narkotika di wilayah hukum Polsek Ujung Batu.

"Tindak lanjut informasi masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya kami mengungkap peredaran narkotika. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan narkotika," ujar Kompol Buyung.

Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Ujung Batu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Tersangka disangkakan melanggar Pasal 609 Ayat (1) huruf a UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Lampiran II UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana jo Pasal 114 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

***Hobbi pargaulan***
 *(Humas Polres Rohul)*

Agar Wilayah Tetap Aman & Kondusif Piket Koramil 01/Laweyan Melaksanakan Patroli Malam


Uploaded Image

Surakarta - Piket Koramil 01/Laweyan Serda Catur Handoko bersama Linmas melaksanakan kegiatan patroli menyisir tempat maupun jalan yang rawan tindak kejahatan di Wilayah kecamatan Laweyan, Jum'at (25/09/2026).

Selain melaksanakan patroli, Piket Koramil 01/Laweyan juga mengingatkan kepada warga agar selalu siap siaga dalam menjaga keamanan lingkungan dengan penuh rasa tanggung jawab serta senantiasa mewaspadai orang yang tidak dikenal serta mencurigakan guna meminimalisir pergerakan orang yang akan berbuat kejahatan.

"Kegiatan patroli malam menyisir jalan yang rawan kejahatan tidak hanya menghimbauan kepada warga untuk meningkatkan keamanan dan kesadaran masyarakat tetapi serta menjalin silahturahmi dengan mitra karib dengan harapan agar dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket dan berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga lingkungan masing-masing agar terhindar dari berbagai bahaya termasuk bahaya kebakaran yang saat ini sering terjadi."tegas Serda Catur Handoko.

Penulis : Arda 72

Jumat, 25 September 2026

Kecamatan Jatibarang Sebagai Tuan Rumah Keluar Sebagai Juara 1 MTQ ke-56 Tingkat Kabupaten Indramayu




Indramayu, Segaptarget.com  Kecamatan Jatibarang berhasil meraih Juara 1 Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-56 Tingkat Kabupaten Indramayu.

Prestasi tersebut ditandai dengan diraihnya Piala Bergilir MTQ ke-56 Tingkat Kabupaten Indramayu, sebagaimana terlihat dalam penyerahan trofi kepada perwakilan Kecamatan Jatibarang.

Keberhasilan Jatibarang menjadi juara menunjukkan capaian para kafilah dalam mengikuti berbagai cabang perlombaan MTQ tingkat Kabupaten Indramayu.

MTQ ke-56 Kabupaten Indramayu menjadi salah satu ajang untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an sekaligus memberikan ruang bagi para peserta untuk mengembangkan kemampuan di bidang seni baca dan pemahaman Al-Qur'an.

Dengan raihan juara pertama tersebut, Kecamatan Jatibarang berhak membawa pulang piala bergilir MTQ ke-56 Tingkat Kabupaten Indramayu.

(Nana. S)

Semarak HUT ke-81 TNI, Kodim 0616/Indramayu Gelar Bazar Produk Unggulan Jajaran Koramil




Indramayu, Sergaptarget.com  Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026, Kodim 0616/Indramayu mengikuti kegiatan Bazar TNI yang digelar secara serentak melalui Zoom, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan Bazar TNI tersebut mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”. Bazar terpusat di Cilangkap, Mabes TNI, dan diikuti oleh tiga matra, yakni TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara.

Di Kodim 0616/Indramayu, kegiatan dipusatkan di Joglo Makodim 0616/Indramayu, Jalan Gatot Subroto No. 1, Desa Pekandangan, Kecamatan Indramayu. Pembukaan bazar dilaksanakan secara virtual dan dibuka oleh Ny. Susi Tandyo Budi selaku Ibu Wakil Panglima TN

Usai pembukaan, Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., bersama Ketua Persit KCK Cabang XXVII Kodim 0616/Indramayu Ny. Tiana Tulus Widodo, didampingi para Perwira, meninjau langsung pelaksanaan bazar di Makodim.

Berbagai produk ditampilkan dalam bazar tersebut, mulai dari produk makanan hingga kerajinan yang berasal dari seluruh jajaran Koramil Kodim 0616/Indramayu. Selain itu, turut hadir Bazar Bulog Pekandangan Indramayu yang menambah keberagaman produk dan kebutuhan masyarakat yang ditawarkan.

Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., mengatakan bahwa kegiatan bazar menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-81 TNI sekaligus momentum untuk mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat.

“Bazar ini bukan hanya sekadar kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 TNI, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkenalkan dan mendukung berbagai potensi produk yang ada di wilayah binaan jajaran Koramil. Ini merupakan salah satu bentuk kebersamaan dan kepedulian TNI terhadap masyarakat,” ujar Letkol Arm Tulus Widodo.

Menurutnya, keterlibatan jajaran Koramil dalam bazar diharapkan dapat memberikan ruang bagi berbagai produk lokal untuk lebih dikenal oleh masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan manfaat, khususnya dalam membantu memperkenalkan produk makanan dan kerajinan masyarakat. Babinsa bersama jajaran Koramil harus terus membangun komunikasi dan kepedulian terhadap potensi yang ada di wilayahnya, sehingga keberadaan TNI benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan Bazar TNI di Kodim 0616/Indramayu berlangsung dengan tertib, aman dan lancar. Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari semangat HUT ke-81 TNI untuk terus memperkuat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

(Nana. S)

5 Hektare Lahan Terbakar di Jatiroto, Regu Pemadam Kodim 0728/Wonogiri Bergerak Cepat Jinakkan Api


Uploaded Image

Wonogiri – Kebakaran lahan melanda dua titik di wilayah Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri, yakni di Dusun Guno Kidul Desa Guno dan Dusun Dewe Kidul Desa Ngelo, dengan luas lahan yang terbakar mencapai kurang lebih 5 hektare, Sabtu [25/09/2026].

Mendapat laporan kejadian tersebut, Regu Pemadam Kebakaran Kodim 0728/Wonogiri bersama Regu Damkar Kabupaten Wonogiri bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke area sekitar.

Tiba di lokasi, personel pemadam Kodim 0728/Wonogiri bersama petugas gabungan dari Polsek, BPBD, SAR, PMI dan warga masyarakat langsung melakukan upaya pemadaman dan pengendalian api agar kobaran tidak semakin meluas.

Dengan menggunakan peralatan pemadam yang tersedia, petugas berjibaku memadamkan titik-titik api serta melakukan penyisiran di sekitar lokasi guna memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Upaya pemadaman dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel dan masyarakat di sekitar lahan. Berkat kesigapan petugas di lapangan, kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan.

Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melalui Pasiops Kapten Inf Suraji mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama mengingat kawasan tersebut merupakan area terbuka dengan vegetasi yang mudah terbakar, khususnya pada kondisi cuaca panas dan kering.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran lahan.

"Kodim 0728/Wonogiri terus berkomitmen untuk membantu masyarakat dalam penanganan bencana dan kejadian kebakaran, serta bersinergi dengan instansi terkait guna menjaga keamanan dan keselamatan wilayah Kabupaten Wonogiri," pungkas Pasiops.

Penulis : Arda 72

58 Karung Lada Hilang, Jejak Barang Terendus di Gudang Kace Barat: Penyidik Masih Kembangkan Kasus


PANGKALPINANG — Kasus dugaan pencurian dengan pemberatan (curat) terhadap puluhan karung lada di Gang Sawah, Kelurahan Sriwijaya, Grimaya, Kota Pangkalpinang, mulai mengungkap sejumlah fakta baru.

Perkara tersebut bermula dari laporan polisi Nomor: LP/B/542/VIII/SPKT/Polresta Pangkalpinang tertanggal 7 Agustus 2026 pukul 16.41 WIB. Dalam laporan itu, Margono melaporkan dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di kawasan Gang Sawah.

Perkembangan kasus kemudian mengarah pada pengamanan sejumlah orang yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.
Kepada tim investigasi awak media, Margono mengatakan bahwa Satreskrim Polresta Pangkalpinang telah mengamankan delapan orang yang diduga tersangka. Bahkan, pada Minggu malam, 20 September 2026, dirinya mengaku telah bertemu dengan kedelapan orang tersebut di Mapolresta Pangkalpinang.
58 Karung Lada Hilang, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta. 

Ditemui di kediamannya yang tidak jauh dari lokasi kejadian, Margono mengungkapkan jumlah lada yang hilang mencapai 58 karung.
Menurut keterangannya, berat masing-masing karung bervariasi, berkisar antara 55 hingga 58 kilogram. Jika ditotal, jumlah lada yang hilang diperkirakan mencapai sekitar 3,3 ton.
Atas kehilangan tersebut, Margono memperkirakan kerugiannya mencapai sekitar Rp500 juta.

Namun, jejak lada yang hilang tersebut kemudian mengarah ke sejumlah titik.
Margono menyebut sekitar 2,5 ton lada diduga mengarah ke gudang Liau AKM di Desa Kace Barat. Sementara itu, delapan karung lainnya disebut diturunkan di sebuah rumah yang diduga berkaitan dengan salah satu tersangka berinisial FI.

Selain barang, informasi lain yang disampaikan Margono menyebut adanya uang sebesar Rp140 juta yang telah diamankan oleh penyidik dan kini disebut menjadi bagian dari barang bukti.

Jejak 2,5 Ton Lada Berakhir di Gudang Kace Barat. 

Tim investigasi awak media kemudian menelusuri informasi tersebut ke Desa Kace Barat, tepatnya ke gudang Liau AKM yang bergerak dalam aktivitas jual beli lada.
Di lokasi tersebut, tim bertemu dengan kepala gudang berinisial AY.

Dalam wawancara, AY mengakui bahwa memang terdapat lada sekitar 2,5 ton yang masuk ke gudang tersebut.

Menurut AY, lada itu diterima pada Sabtu, 25 Juli 2026 pagi, saat gudang mulai beroperasi. Proses penerimaan barang tersebut, menurut keterangannya, menggunakan penjamin KTP atas nama TY.

Namun, AY menegaskan bahwa pihak gudang tidak mengetahui bahwa lada tersebut diduga berasal dari tindak pidana pencurian.
“Kami tidak tahu bahwa barang itu hasil dari curian, karena kami telah membeli sesuai SOP,” demikian keterangan AY kepada tim investigasi awak media.

Sudah Dikirim ke Jakarta. 

Fakta lain muncul ketika tim investigasi menanyakan keberadaan 2,5 ton lada tersebut.
AY mengatakan, lada yang sebelumnya masuk ke gudang tersebut telah dikirim ke Jakarta sekitar satu bulan sebelumnya.
Menurut keterangannya, lada tersebut telah bercampur dengan lada lainnya setelah melalui proses pembersihan.

Keterangan ini menjadi salah satu bagian penting dalam penelusuran kasus, sebab barang yang diduga berkaitan dengan perkara pencurian tersebut disebut sudah berpindah lokasi dan mengalami proses pencampuran dengan komoditas lainnya.

Dengan demikian, penelusuran asal-usul serta keberadaan barang menjadi bagian penting dalam proses penyidikan.

Polisi Amankan 8 Orang, Kasus Masih Dikembangkan. 

Untuk mendapatkan keterangan berimbang, tim investigasi awak media kemudian menemui Kasat Reskrim Polresta Pangkalpinang AKP Ogan Arif Teguh Imani di ruang kerjanya.

Kasat Reskrim membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan delapan orang yang diduga tersangkut dalam perkara tersebut.
Kedelapan orang itu masing-masing berinisial BJ, ED, FI, FE, DD, BG, ZL dan BM.

Selain mengamankan para terduga tersangka, penyidik juga menyita sejumlah barang yang disebut berkaitan dengan perkara, yakni satu unit mobil pikap dan satu unit dump truck.
AKP Ogan juga menyampaikan bahwa proses penyidikan masih berjalan. Polisi tidak menutup kemungkinan adanya pihak lain yang akan diperiksa atau ditetapkan apabila ditemukan bukti yang cukup.

“Kasus ini masih dalam pengembangan,” ujar Kasat Reskrim kepada tim investigasi awak media.

Mengurai Rantai Perjalanan Lada. 

Jika dirangkai berdasarkan keterangan yang diperoleh di lapangan, perkara ini tidak hanya berhenti pada dugaan hilangnya 58 karung lada dari lokasi kejadian.

Ada jejak sekitar 3,3 ton lada, keterangan mengenai 2,5 ton yang masuk ke sebuah gudang di Kace Barat, hingga informasi bahwa komoditas tersebut kemudian dikirim ke Jakarta dan bercampur dengan lada lainnya.

Di sisi lain, pihak gudang menyatakan bahwa transaksi dilakukan sesuai prosedur dan mereka tidak mengetahui bahwa lada yang dibeli diduga merupakan hasil kejahatan.
Sementara itu, penyidik memastikan telah mengamankan delapan orang dan sejumlah kendaraan, serta masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain.

Rangkaian fakta tersebut menjadi penting untuk diuji lebih lanjut melalui proses penyidikan, pemeriksaan saksi, alat bukti, serta penelusuran aliran barang dan uang.

Tim investigasi awak media membuka ruang koreksi dan hak jawab bagi pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan ini sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

(HR/TIM) 

Lapas Pasir Pangarayan Salurkan 11 Paket Sembako ke Pondok Pesantren




Pasir Pangarayan — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menyerahkan bantuan sosial (bansos) berupa 11 paket sembako kepada Pondok Pesantren Raudatussalam, Jumat (25/9/2026).



Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, didampingi pejabat eselon IV dan V Lapas Pasir Pangarayan. Turut hadir pimpinan Pondok Pesantren Raudatussalam, Ustaz Kholil.

Penyaluran bantuan sosial ini merupakan bagian dari kegiatan sosial yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan sebagai bentuk dukungan Lapas Pasir Pangarayan dalam menjalankan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.



Sebanyak 11 paket sembako diserahkan kepada pihak pondok pesantren untuk dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Lapas dengan masyarakat dan lingkungan sekitar.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, menyampaikan bahwa kegiatan bantuan sosial dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pelaksanaan program dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Kegiatan bantuan sosial ini merupakan bagian dari upaya Lapas Pasir Pangarayan untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat diterima dengan baik dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan,” ujar Efendi.

Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren, Ustaz Kholil, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Lapas Pasir Pangarayan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Lapas Pasir Pangarayan atas bantuan yang diberikan. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan menjadi bagian dari hubungan baik antara Lapas dengan lingkungan masyarakat,” ujar Ustaz Kholil.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan diharapkan dapat terus membangun kepedulian sosial serta memperkuat sinergi dengan masyarakat dan berbagai pihak di lingkungan sekitar.

***Hobbi Pargaulan Manurung**"