Sergap Target

Berita Terkini

Lautan Manusia Penuhi Alun Alun Wonosobo Peringati HUT ke-3 GMPP dan Tunas Bumi Fest

WONOSOBO, Alun-Alun Wonosobo menjadi pusat perhatian masyarakat dalam gelaran peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Gerakan Man...

Postingan Populer

Minggu, 09 Agustus 2026

Lautan Manusia Penuhi Alun Alun Wonosobo Peringati HUT ke-3 GMPP dan Tunas Bumi Fest

WONOSOBO,
Alun-Alun Wonosobo menjadi pusat perhatian masyarakat dalam gelaran peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Gerakan Mantab Pilih Prabowo (GMPP) yang dirangkaikan dengan Tunas Bumi Fest (Jatabu Jagat Tunas Bumi ). Minggu 9 Agustus 2026

Acara yang berlangsung meriah ini sukses menyedot antusiasme warga lewat perpaduan aksi sosial, edukasi lingkungan, tradisi kebudayaan, serta pembagian doorprize bernilai fantastis.
Kemeriahan acara ditandai dengan hadirnya sejumlah tokoh nasional dan pengamat kenamaan yang turut memberikan dukungan secara langsung, di antaranya Mohamad Jumhur Hidayat (Mantan Kepala BNP2TKI / Tokoh Buruh), Rocky Gerung ( Pengamat Politik dan Akademisi ), Hersubeno Arief (Jurnalis Senior) dan
Indra J. Piliang (Pengamat Politik dan Tokoh Masyarakat)
Ribuan masyarakat Wonosobo hadir dari segala penjuru bukan tanpa alasan namun panitia memberikan daya tarik utama yang memikat ribuan warga Wonosobo tersebut adalah Festival Balon Udara Tradisional yang menghiasi langit Alun-Alun Wonosobo.
Tidak hanya menyuguhkan atraksi visual memukau, panitia juga membagikan beragam doorprize menarik bagi para pengunjung yang beruntung, dengan hadiah utama berupa 1 Unit Sepeda Motor Honda Beat, 20 Unit Sepeda Onthel, Kulkas, Mesin Cuci, serta puluhan alat elektronik dan hadiah menarik lainnya.
Melalui HUT GMPP yang ke-3 ini berharap dapat terus memperkuat solidaritas masyarakat, menjaga kearifan lokal, serta memupuk kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian bumi dan kesejahteraan para petani di Kabupaten Wonosobo.

Arifin /Tim KJN.

DPC LSM Penjara Rohul Mengucapkan Selamat Hari Jadi Provinsi Riau Ke 69 Tahun




Bistok Sihombing ketua DPC LSM penjara M Arifin bendahara DPC LSM penjara dan Hobbi Pargaulan Sekretaris DPC LSM penjara Kabupaten Rokan Hulu   Staf dan segenap Jajaranya mengucapkan : 
Selamat Hari Jadi Provinsi Riau Ke 69 Tahun 
"Bersatu Dalam Keragaman Maju dalam Pembangunan" 





"Bersama Membangun Riau Yang Maju Bermartabat dan Berbudaya Menuju Masyarakat Yang Sejahtera Dan Berdaya Saing "

Kuasa Hukum Soroti Lambatnya Penanganan Laporan Klien di Polres Rohil, Sebut Penyidik Tidak Kooperatif




Rokan Hilir,  – Penanganan laporan polisi yang dilayangkan warga bernama Tengku Herman disoroti kuasa hukumnya. Pasalnya, proses penyelidikan yang sudah berjalan sejak awal Januari 2025 dinilai berjalan sangat lambat.



Hal tersebut disampaikan Serasi Tarigan, SH, Advokat dari Kantor Serasi Tarigan, SH dan Rekan yang beralamat di Jl Pelita Bangko Lestari, Bangko Pusako, Rokan Hilir.

Berdasarkan Surat Kuasa Khusus No. 29/SKK/XII/2024 tanggal 5 Desember 2024, Serasi Tarigan bertindak mewakili kepentingan hukum kliennya Tengku Herman alias Tengku Herman bin Tengku Akup.



Laporan Sudah 1 tahun 7 Bulan, Belum Ada Kejelasan
Dalam surat resmi yang dilayangkan, Serasi Tarigan membeberkan kronologi kasus tersebut.

Laporan Pengaduan dari kliennya telah disampaikan pada 18 Desember 2024. Kemudian ditindaklanjuti dengan dikeluarkannya Surat Perintah Penyelidikan Nomor: SP Lidik/04/I/2025 Reskrim tanggal 3 Januari 2025.

Namun hingga pertengahan Juli 2026, atau sudah 1 tahun 7 bulan sejak SP Lidik diterbitkan, proses hukum tersebut dinilai tidak ada perkembangan signifikan.

"Bahwa proses penanganan kasus yang kami laporkan terkesan berjalan sangat lambat. Padahal barang bukti lengkap, saksi pelapor sudah diperiksa dan sudah dilakukan pemeriksaan TKP," tulis Serasi Tarigan dalam suratnya.

Pihak kuasa hukum juga menyebut, penyidik terkesan tidak kooperatif dan mengabaikan upaya-upaya konfirmasi dari pihak pelapor terkait perkembangan kasus.

Harapan Penegakan Hukum yang Pasti
Serasi Tarigan menegaskan, pihaknya hanya meminta kepastian hukum dan profesionalisme dari aparat penegak hukum. Keterlambatan penanganan dikhawatirkan akan menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap proses hukum.

"Kami berharap pihak kepolisian segera memberikan kepastian. Jangan sampai pelapor merasa terabaikan. Ini menyangkut rasa keadilan masyarakat," ujarnya.

Awak media telah berupaya mengkonfirmasi hal ini ke Satreskrim Polres Rokan Hilir untuk mendapatkan tanggapan terkait perkembangan SP Lidik tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyidik.

Sesuai KUHAP, penyidik wajib memberikan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan atau SP2HP kepada pelapor secara berkala.
Red  :    M. Manalu
***Hobbi Pm***

Sabtu, 08 Agustus 2026

Wujudkan Wilayah Yang Kondusif,Piket Koramil 02 Banjarsari Lakukan Patroli Bersama Linmas di Tempat Obyekvital

Surakarta - Sabtu (08/08/2026) pukul 21.00 WIB sampai dengan selesai, anggota piket Koramil 02 Banjarsari Kodim 0735 Surakarta, Sertu Mujono melaksanakan giat patroli bersama Satlinmas di tempat obyekfital wilayah Kec.Banjarsari.

Dikatakan Sertu Mujono Kegiatan patroli ini rutin dilaksanakan guna meminimalisir tindak kejahatan dari gangguan kamtibmas di tempat  keramaian warga masyarakat dan sepanjang jalan khususnya pada malam hari dengan mengecek obyek vital dan tempat -tempat rawan terhadap gangguan kamtibmas.

"Patroli ini juga bertujuan untuk monitoring aktifitas warga masyarakat pada saat malam hari serta untuk memberikan rasa aman nyaman dan terciptanya wilayah lingkungan yang kondusif dari gangguan kamtibmas."tegasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

PT Pertamina Patra Niaga RU VI Terus Tanamkan Budaya Kerja Berlandaskan Integritas Dan Nilai Spiritual





Indramayu, Sergaptarget.com PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Balongan terus menanamkan budaya kerja yang berlandaskan integritas, keselamatan, dan nilai-nilai spiritual kepada seluruh Perwira.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Doa Bersama Fungsi Produksi yang berlangsung khidmat di Masjid Al-Kautsar Kompleks Kilang Balongan, Jumat (7/8/2026).

Mengusung semangat kebersamaan dan ikhtiar spiritual, kegiatan ini menjadi wadah bagi jajaran manajemen dan pekerja untuk memohon kelancaran operasional kilang, keselamatan kerja, serta keberkahan dalam menjalankan amanah perusahaan.

Kegiatan dihadiri oleh Tim Manajemen, pekerja Fungsi Produksi, serta Perwira dari berbagai fungsi di lingkungan Refinery Unit Balongan. Pada pelaksanaan kali ini, Bagian Oil Movement Fungsi Produksi II mendapat amanah sebagai penyelenggara kegiatan.

Selain diisi tausiah dan doa bersama, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyaluran santunan kepada Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an (PPTQ) Ammar bin Yasir di Desa Gelar Mandala, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Manager Produksi II Refinery Unit Balongan, Abdul Aziz Kholish, kepada pengasuh PPTQ Ammar bin Yasir, Ustadz H. Abdul Latif, M.Ag., untuk selanjutnya disalurkan kepada para santriwati penghafal Al-Qur’an.

Dalam sambutannya, Abdul Aziz Kholish menegaskan bahwa keberhasilan operasional kilang tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi dan penerapan prosedur kerja yang disiplin, tetapi juga dibangun melalui kekuatan spiritual dan nilai-nilai moral yang menjadi landasan setiap insan perusahaan.

“Selain ikhtiar teknis dan penerapan standar keselamatan kerja yang ketat, pendekatan spiritual melalui doa bersama menjadi bagian penting agar operasional kilang senantiasa diberikan kelancaran, keandalan, serta keselamatan oleh Allah SWT. Nilai-nilai tersebut juga menjadi penguat bagi setiap Perwira dalam menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab,” ujar Abdul Aziz.

Sementara itu, Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR Refinery Unit Balongan, Nurhidayanto, mengatakan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi wujud kepedulian sosial perusahaan dan insan Pertamina terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Melalui santunan yang disalurkan kepada para santriwati PPTQ Ammar bin Yasir, kami berharap kehadiran Refinery Unit Balongan tidak hanya memberikan kontribusi dalam menjaga ketahanan energi nasional, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

“Semoga ikhtiar ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat serta menghadirkan keberkahan bagi semua pihak,” ungkap Nurhidayanto.

Puncak kegiatan diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz H. Abdul Latif, M.Ag. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh Perwira untuk senantiasa menjadikan kejujuran, amanah, dan keikhlasan sebagai fondasi dalam bekerja.

Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan niat ibadah akan melahirkan tanggung jawab profesionalisme dan mendapat berkah bukan hanya untuk diri sendiri akan tetapi juga untuk keluarga dan perusahaan.

(Nana. S)

Menurutnya, setiap pekerjaan

Lakspedam PCNU Indramayu Dorong Mahasiswa Memahami Kesehatan Reproduksi Remaja





Indramayu - Lakpesdam PCNU Indramayu dorong remaja memahami kesehatan reproduksi dan etika relasi. Langkah ini disampaikan Ketua Lakpesdam PCNU Indramayu, Ali Ma’nawi, atau yang akrab dipanggil Almak acara ini digelar oleh Persatuan Mahasiswa DKI Jakarta Jumat, 7 Agustus 2026 di Kecamatan Cantigi.

“Remaja harus memiliki keberanian untuk mengenali dirinya sendiri serta memahami tubuhnya. Edukasi ini penting agar mereka memiliki nilai dan etika," Terangnya.

Saat ini Lakpesdam PCNU Indramayu mendampingi empat desa binaan Program Inklusi di wilayah Kecamatan Cantigi dan Kecamatan Sindang.

Lembaga ini membentuk Forum Anak dan Pendidik Sebaya sebagai pelopor. Lakpesdam juga mendampingi korban kekerasan serta kasus kehamilan remaja.

“Berani bersuara dan jangan takut. Meminta bantuan bukan berarti menunjukkan kelemahan," katanya memberi motivasi.

Almak juga mengajak remaja mengisi masa muda dengan kegiatan produktif. Pengembangan keterampilan menjadi bekal penting untuk masa depan mereka.

Sub Koordinator DP2KB-P3A Indramayu, Eddy Kusmayadi, turut menyoroti batasan tubuh. Remaja perlu memahami persetujuan serta ancaman kekerasan di dunia digital.

“Anak dan remaja perlu memahami bahwa tubuh mereka berharga. Mengatakan ‘tidak’ bukan kesalahan, melainkan bentuk keberanian melindungi diri," ujarnya.

Eddy turut mengingatkan dampak buruk pernikahan anak bagi kesehatan reproduksi. Kehamilan usia dini berisiko terhadap keselamatan ibu dan memicu stunting.

“Ketika pernikahan terjadi karena kehamilan tidak direncanakan, kita lihat kesiapan. Edukasi dan perlindungan sejak awal menjadi sangat penting," katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Titing Mulyani, menekankan ruang aman informasi pubertas remaja. Titing menghimbau remaja tidak mencari informasi mengenai pubertas secara sembarangan.
“Bertanyalah kepada orang yang tepat, seperti tenaga kesehatan. 

Pubertas adalah proses alami, tidak perlu dianggap memalukan," 
Ketua Tim Kerja Kesga Dinkes Indramayu  menjelaskan fase peralihan remaja. Perubahan hormonal, fisik, psikologis, dan sosial terjadi secara bersamaan.

“Pertumbuhan lebih mudah kita lihat secara fisik. Sementara perkembangan berkaitan dengan perubahan kualitatif menuju kedewasaan," ujar Titing diahir sambutanya.

(Nana. S)

Polresta Cirebon Sita Ratusan Botol Miras Ilegal dalam Ops Pekat


​Polresta Cirebon menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dengan sasaran utama peredaran minuman keras (miras) tanpa izin di wilayah hukum Polresta Cirebon. Operasi tersebut menyasar delapan titik lokasi pedagang ilegal pada Jumat (7/8/2026).

​Dari hasil penyisiran maraton di delapan lokasi berbeda, petugas berhasil menyita total 195 botol minuman beralkohol yang diperjualbelikan secara bebas tanpa mengantongi izin resmi. Seluruh barang bukti yang diamankan terdiri dari 38 botol miras pabrikan dari berbagai merek serta 157 botol miras tradisional jenis ciu.

​Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., memaparkan bahwa razia pekat ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kerap berawal dari pengaruh konsumsi miras. 

"Peredaran minuman keras tanpa izin merupakan salah satu hulu pemicu timbulnya aksi kriminalitas, kejahatan jalanan, hingga konflik sosial di tengah masyarakat. Oleh karena itu, Operasi Pekat ini terus kami intensifkan guna memastikan seluruh wilayah Kabupaten Cirebon tetap aman, nyaman, dan kondusif," tegasnya.

​Seluruh barang bukti berupa ratusan botol miras yang disita dari delapan toko maupun warung kelontong yang nekat menjual miras tersebut langsung diangkut dan diamankan ke Mapolresta Cirebon. Selain itu, petugas juga mewajibkan penjual miras menandatangani surat pernyataan tertulis untuk tidak mengulangi perbuatannya, serta memproses para pelaku melalui mekanisme Tindak Pidana Ringan (Tipiring).

Jaga kamtibmas Piket Koramil 01/Laweyan Melaksanakan Patroli Malam Bersama Anggota Linmas

Surakarta - Piket Koramil 01/Laweyan Kodim Surakarta Serma Sugiyarto bersama Linmas melaksanakan kegiatan patroli menyisir tempat maupun jalan yang rawan tindak kejahatan di Wilayah kecamatan Laweyan, Jum'at (07/08/2026).

"Selain melaksanakan patroli malam kami selaku Piket Koramil 01/Laweyan juga mengingatkan kepada warga agar selalu siap siaga dalam menjaga keamanan lingkungan dengan penuh rasa tanggung jawab serta senantiasa mewaspadai orang yang tidak dikenal serta mencurigakan guna meminimalisir pergerakan orang yang akan berbuat kejahatan."tegas Serma Sugiyarto disela-sela pelaksanaan kegiatan patroli.

"Kegiatan patroli malam menyisir jalan yang rawan kejahatan tidak hanya menghimbauan kepada warga untuk meningkatkan keamanan dan kesadaran masyarakat tetapi serta menjalin silahturahmi dengan mitra karib dengan harapan agar dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket."imbuhnya .

"Dan kami berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga lingkungan masing-masing agar terhindar dari bahaya kebakaran serta situasi tetap aman dan kondusif."pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Jumat, 07 Agustus 2026

Program JALUR Ditpolairud Polda Riau Sentuh Warga Pesisir Dumai, 55 Karung Beras hingga Bibit Mangga Dibagikan




Riau Dumai – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau terus menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat pesisir melalui Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat).



Melalui personel Kapal Patroli KP IV-2004, Ditpolairud Polda Riau menggelar kegiatan Sambang Nusa dan Peduli Ekonomi Masyarakat Pesisir di Jalan Parit Ginen Laksamana, Desa Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.



Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Mundam Adi Aprianto, Sekretaris Desa Mundam Apriadi, perwakilan Masyarakat Peduli Api (MPA) Edy, serta puluhan warga setempat yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.



Dalam aksi sosial tersebut, Ditpolairud Polda Riau menyalurkan 55 karung beras kepada warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat pesisir. Selain itu, personel juga membagikan Bendera Merah Putih guna membangkitkan semangat nasionalisme menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, sekaligus menyerahkan bibit pohon mangga sebagai upaya mendukung penghijauan dan pelestarian lingkungan di kawasan pesisir.

Direktur Polairud Polda Riau, Kombes Pol Apri Fajar Hermanto, mengatakan Program JALUR merupakan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan wilayah perairan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sosial dan perekonomian warga.

“Melalui Program JALUR ini, kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat. Kami tidak hanya menjaga keamanan wilayah perairan, tetapi juga hadir membawa manfaat sosial dan ekonomi. Pembagian Bendera Merah Putih ini juga diharapkan semakin memperkuat rasa cinta tanah air dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Mundam Adi Aprianto menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Ditpolairud Polda Riau kepada masyarakat Desa Mundam. Menurutnya, bantuan beras maupun bibit tanaman sangat bermanfaat bagi warga, khususnya mereka yang membutuhkan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ditpolairud Polda Riau atas kepeduliannya kepada masyarakat Desa Mundam. Bantuan ini sangat berarti dan diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan serta kecintaan terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Melalui Program JALUR, Ditpolairud Polda Riau terus memperkuat sinergi dengan masyarakat pesisir sekaligus menghadirkan Polri yang humanis, peduli, dan selalu hadir memberikan solusi bagi masyarakat hingga ke wilayah perairan dan pesisir Provinsi Riau.

***Hobbi Pargaulan***

Program Desa Cantik Th 2026 Pemkab Indramayu Bersama BPS Dorong Desa Mampu Kelola Data Sendiri




Indramayu,
 Sergaptarget.com  Upaya menghadirkan pembangunan yang semakin tepat sasaran terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui penguatan kualitas data hingga tingkat desa.

Melalui program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026, pemerintah daerah bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indramayu mendorong desa memiliki kemampuan mengelola data secara mandiri, akurat, dan berkualitas sebagai dasar perencanaan pembangunan.

Pencanangan Desa Cantik Kabupaten Indramayu Tahun 2026 berlangsung di Balai Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Kamis (6/8/2026), dengan menetapkan Desa Dermayu, Desa Terusan, dan Desa Panyindangan Kulon, Kecamatan Sindang, sebagai lokus pembinaan program.

Program inisiasi BPS tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan penyelenggaraan statistik sektoral di tingkat desa.

Melalui pendampingan dan pembinaan, desa diarahkan mampu menghasilkan data yang dapat dimanfaatkan untuk penyusunan kebijakan berbasis bukti serta evaluasi pembangunan yang lebih efektif.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menyampaikan apresiasi atas hadirnya program Desa Cantik sebagai upaya membangun desa yang memiliki kekuatan data dan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.

"Suatu kehormatan bagi kami Pemerintah Kabupaten Indramayu dengan hadirnya program Desa Cinta Statistik. Desa harus menjadi desa yang cerdas dengan memiliki data yang cukup, desa yang kuat dengan perangkat, masyarakat, serta seluruh elemen yang saling mendukung. Kami mengapresiasi tiga desa yang menjadi lokus program ini dan berharap sinergitas bersama pemerintah desa terus terjalin," ujarnya.

Menurut Syaefudin, keberadaan data yang berkualitas menjadi fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan daerah karena data yang tersedia di tingkat desa mampu memperkuat perencanaan sehingga program yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Semangat kolaborasi pentahelix ini selaras dengan visi Indramayu REANG, sehingga data yang dimiliki desa dapat dikelola dengan baik untuk mendukung pembangunan dan mewujudkan Indramayu yang semakin baik," tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Indramayu, Idah Nuryani, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Desa Cantik.

Idah menilai, penguatan tata kelola data di desa memiliki peran penting dalam menciptakan pembangunan yang lebih terarah.

"Terima kasih dan apresiasi saya sampaikan atas terselenggaranya Desa Cantik. Terima kasih pula kepada pemerintah desa yang menjadi lokus pelaksanaan program ini. Semoga program ini dapat menjadi contoh dalam mewujudkan tata kelola desa yang semakin baik," ungkapnya.

Idah menambahkan, keterlibatan berbagai pihak dalam pendataan menjadi kunci menghasilkan data yang akurat.

Ia menyoroti peran kader Dasawisma yang dekat dengan masyarakat sebagai bagian penting dalam mendukung proses pendataan keluarga.

"Kader Dasawisma memiliki peran strategis karena berada paling dekat dengan keluarga. Melalui kolaborasi bersama BPS dan seluruh perangkat desa, sistem pendataan akan semakin terintegrasi sehingga menghasilkan data yang lebih akurat dan berkualitas," jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Indramayu, Januarto Wibowo, menjelaskan bahwa Desa Cantik menjadi langkah membangun budaya sadar data di tingkat desa melalui peningkatan kapasitas aparatur dalam mengelola dan memanfaatkan statistik untuk pembangunan.

"Melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi yaitu konsep Kampus Berdampak, Desa Cantik diharapkan mampu memperkuat literasi data, pendampingan, serta pemanfaatan data desa agar semakin optimal dalam mendukung pembangunan berbasis bukti," tuturnya.

Dengan data yang berkualitas, pembangunan terus diupayakan agar semakin tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

(Nana. S)