Berita Terkini

Pemkab Rohul Gelar Rapat Teknis Pemulangan Jamaah Haji 1447 H/2026 M

Rokan Hulu– Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menggelar rapat teknis pemulangan jamaah haji Kabupaten Rokan Hulu tahun 1447 H / 2026 M. Rapat ...

Postingan Populer

Kamis, 04 Juni 2026

Pemkab Rohul Gelar Rapat Teknis Pemulangan Jamaah Haji 1447 H/2026 M



Rokan Hulu– Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menggelar rapat teknis pemulangan jamaah haji Kabupaten Rokan Hulu tahun 1447 H / 2026 M. Rapat yang berlangsung di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Rokan Hulu ini dipimpin oleh Bupati Rokan Hulu yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra H. Syofwan, S.Sos. Kamis, (04/06/2026).


Rapat ini membahas berbagai kesiapan teknis mulai dari koordinasi wilayah bandara, pengaturan transportasi, hingga skema penyambutan jamaah haji saat tiba di tanah air.

Dalam arahannya, Asisten I H. Syofwan meminta Camat setempat untuk berkoordinasi dengan Satpol PP dan Dinas Perhubungan guna mengatur ketertiban di area bandara, termasuk keberadaan para pelaku UMKM, pedagang, gerobak, serta penataan area parkir. Pihak kecamatan juga diminta memantau kesiapan lokasi sejak malam hari sebelum kedatangan jamaah dengan tetap berkoordinasi dan atas sepengetahuan Kepala Bandara demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.


Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak otoritas Bandara Tuanku Tambusai, skema pemulangan tahun ini secara umum masih sama dengan tahun lalu. Namun, terdapat perhatian khusus untuk penanganan jamaah yang berjumlah 28 orang pada jadwal kedatangan hari Rabu. 


Untuk mengantisipasi keterlambatan dan menjaga ketertiban, rapat menyepakati bahwa jamaah yang baru turun dari pesawat tidak langsung diarahkan ke bus, melainkan dimasukkan terlebih dahulu ke ruang tunggu kedatangan. Di ruangan tersebut, jamaah dapat beristirahat sejenak dan menikmati hidangan ringan (snack) yang disediakan, sementara proses pemisahan bagasi dilakukan. Setelah bagasi siap, jamaah baru akan diarahkan menuju bus masing-masing.

Untuk transportasi darat, pihak Kesra Pemerintah Daerah telah menyiapkan 3 unit bus, dengan rincian 2 Bus menuju Masjid Agung Islamic Center dan 1 Bus menuju Ujung Batu.

Merujuk pada arahan Bupati Rokan Hulu, Syofwan menegaskan bahwa prosesi penyambutan jamaah haji akan dilakukan secara simpel dan efisien. Pemerintah daerah berkomitmen meminimalisir acara seremonial yang terlalu lama agar jamaah yang lelah setelah perjalanan panjang bisa segera pulang dan berkumpul dengan keluarga mereka.

"Tradisi penyambutan seperti tepuk tepung tawar atau penaburan beras kunyit tetap akan dilaksanakan secara terbatas. Prosesi ini rencananya diatur oleh pihak Forkopimda dan dilakukan secara singkat saat jamaah baru turun di dekat area bandara." Ungkapnya 

Selain pengaturan alur jamaah, rapat juga membahas dukungan fasilitas dari Bagian Perlengkapan untuk ruang VIP Bandara Tuanku Tambusai serta pemasangan baliho ucapan selamat datang bagi para tamu Allah. Pihak bandara juga memastikan bahwa kartu pas masuk (pass card) bagi petugas protokoler dan dinas terkait telah disiapkan.

Di akhir rapat, pihak otoritas bandara memberikan catatan penting mengenai kedisiplinan dan kepatuhan terhadap SOP bandara. Seluruh petugas, kepala OPD, maupun camat yang mendapatkan jadwal piket untuk menjemput jamaah haji wajib menggunakan sepatu dan dilarang keras menggunakan sandal di area steril bandara demi menjaga keselamatan dan regulasi penerbangan. Ditambahkan pula pentingnya koordinasi yang solid ke depan dengan pihak AirNav dan BMKG guna memastikan kelancaran serta keselamatan sirkulasi penerbangan jamaah haji 

***Hobbi Pargaulan***

Rabu, 03 Juni 2026

Piket Koramil 03/Serengan Bersama Linmas Laksanakan Patroli Malam & Pemantauan Wilayah

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serka Priyanto bersama Linmas melaksanakan kegiatan patroli malam dan pemantauan wilayah Kecamatan Serengan, Rabu (03/06/2026).

Serka Priyanto menghimbau kepada Warga agar selalu menjaga keamanan lingkungan, dan keamanan wilayah dengan penuh seksama, dan  patut diwaspadai orang yang tidak dikenal yang bertamu di malam hari.

"Kegiatan patroli malam selain memberi  Himbauan kepada warga , juga untuk menjalin silahturahmi dengan mitra karib yang dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket Koramil 03/Serengan."imbuhnya.

"Kami berharap agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan  menjaga lingkungan masing-masing agar situasi tetap Aman dan kondusif."pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Anggaran Reses DPRD Indramayu Tembus Rp9,4 Miliar, Dugaan Transaksi Pokir Jadi Perbincangan Publik


Uploaded Image


INDRAMAYUsergaptarget.com Kenaikan anggaran reses anggota DPRD Kabupaten Indramayu pada tahun 2026 menjadi sorotan tajam masyarakat. Di tengah semangat efisiensi anggaran yang terus didorong pemerintah pusat, alokasi dana reses yang mencapai Rp9,4 miliar justru memunculkan tanda tanya besar, terlebih setelah muncul dugaan praktik jual beli proyek yang bersumber dari Pokok Pikiran (Pokir) dewan.

Data yang diperoleh menunjukkan bahwa anggaran reses untuk 50 anggota DPRD Indramayu tahun 2026 mencapai Rp9.425.295.400. Nilai tersebut meningkat sekitar Rp1,5 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp7,9 miliar.

Secara aturan, reses merupakan agenda resmi anggota dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya masing-masing. Aspirasi yang terkumpul kemudian dirumuskan menjadi Pokok Pikiran (Pokir) dan dapat diusulkan sebagai program pembangunan melalui APBD.

Namun di balik mekanisme tersebut, muncul dugaan adanya praktik yang mencederai tujuan awal program aspirasi rakyat. Seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku pernah diminta menyetor uang muka guna memperoleh proyek yang berasal dari usulan Pokir.

Menurut pengakuannya, ia diminta menyerahkan dana sebesar Rp34 juta untuk mendapatkan proyek bernilai Rp200 juta. Jika dihitung, jumlah tersebut setara dengan sekitar 17 persen dari total nilai pekerjaan.

"Permintaan itu disampaikan sebagai syarat untuk mendapatkan proyek Pokir," ungkap sumber tersebut kepada wartawan, Rabu (3/6/2026).

Pernyataan itu memicu kekhawatiran berbagai pihak. Jika benar terjadi, praktik tersebut dinilai berpotensi merusak integritas program aspirasi masyarakat dan membuka ruang penyimpangan dalam pelaksanaan pembangunan.

Ketua Warung Nusantara 88 (WN 88) Kabupaten Indramayu, Ahmad Nur Irsyad, menyatakan keprihatinannya atas informasi yang beredar. Menurutnya, Pokir sejatinya merupakan instrumen untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat, bukan menjadi komoditas yang diperjualbelikan.

"Pokir lahir dari aspirasi rakyat. Jika benar ada transaksi atau praktik jual beli proyek di dalamnya, tentu hal itu sangat memprihatinkan dan perlu ditelusuri secara transparan," ujarnya.

Irsyad juga mengingatkan bahwa adanya biaya tambahan di luar mekanisme resmi dapat berdampak pada kualitas pekerjaan proyek. Pelaksana pekerjaan, kata dia, berpotensi mencari cara untuk menutupi biaya yang telah dikeluarkan sebelum proyek berjalan.

Kekhawatiran serupa disampaikan Ketua Forum Peduli Indramayu (FPI), Masdi. Ia menegaskan bahwa reses merupakan salah satu instrumen penting dalam sistem demokrasi karena menjadi jembatan antara masyarakat dan wakil rakyat.

"Apabila dugaan jual beli proyek Pokir itu benar, maka kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif bisa terkikis. Aspirasi rakyat tidak boleh berubah menjadi barang dagangan," tegasnya.

Selain menyoroti dugaan transaksi proyek, Masdi juga mempertanyakan lonjakan anggaran reses yang mencapai Rp9,4 miliar. Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui alasan kenaikan anggaran tersebut serta manfaat yang akan diterima publik dari penggunaan dana tersebut.

"Keterbukaan sangat penting agar tidak muncul spekulasi maupun kecurigaan di tengah masyarakat," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Indramayu, H. Sirojudin, yang dikonfirmasi terkait kenaikan anggaran reses maupun dugaan jual beli Pokir, belum memberikan tanggapan. Hingga berita ini ditayangkan, pesan konfirmasi yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp belum mendapat jawaban.

Di tengah berkembangnya berbagai informasi tersebut, masyarakat berharap seluruh dugaan yang muncul dapat ditindaklanjuti secara objektif dan profesional oleh pihak berwenang. Transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik dinilai menjadi hal yang harus dijaga demi memastikan program pembangunan benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat. (Asep Yana Supriadi)


Polsek Tandun Salurkan Bantuan Sosial melalui Program JALUR di Desa Puo Raya



Rokan Hulu – Kepolisian Sektor (Polsek) Tandun melaksanakan kegiatan imbangan Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat) di RT 017 RW 006 Dusun III Desa Puo Raya, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (4/6/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB tersebut merupakan bagian dari implementasi Program JALUR, program unggulan Polda Riau yang bertujuan menghadirkan pelayanan terpadu kepada masyarakat, khususnya di wilayah terpencil dan daerah dengan keterbatasan akses.

Program ini mengedepankan pendekatan Presisi serta kolaborasi lintas sektor sebagai bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung kebutuhan masyarakat.

Kegiatan dipimpin jajaran Polsek Tandun yang melibatkan Kanit Lantas IPTU Jonnes, S.H., Kanit Binmas AIPTU Romi Anwar, Bhabinkamtibmas Desa Puo Raya AIPDA Agus KS, Bhabinkamtibmas Desa Kumain AIPDA M.M. Harahap, Banit Lantas Brigpol M. Rizqi Hidayat, serta Unit IK Polsek Tandun.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Desa Puo Raya, Prabudi, Ak.

Dalam pelaksanaannya, Polsek Tandun menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat berupa paket kebutuhan pokok yang berisi beras lima kilogram, satu papan telur ayam, gula pasir satu kilogram, minyak goreng satu liter, teh satu kotak, dan sarden.

Selain penyaluran bantuan sosial, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polres Rokan Hulu melalui Sat Binmas, Sie Dokkes, serta Polsek Tandun dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses.

Wilayah RT 017 RW 006 Dusun III Desa Puo Raya diketahui merupakan kawasan yang berada di pinggiran Sungai Tapung. Sebagian masyarakat di daerah tersebut masih mengandalkan sampan atau perahu sebagai sarana transportasi serta pengangkutan hasil perkebunan.

Di sisi lain, masyarakat setempat juga menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya keterbatasan jaringan komunikasi akibat sinyal telepon seluler yang kurang memadai, potensi kerawanan banjir saat musim penghujan, keterbatasan akses pasar, serta tingkat pendidikan masyarakat yang relatif masih rendah.

Melalui kegiatan imbangan Program JALUR ini, diharapkan kehadiran Polri dapat semakin dirasakan secara langsung oleh masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Kegiatan berlangsung hingga pukul 10.30 WIB dan berjalan dalam situasi aman, tertib, serta kondusif.

***Hobbi Pargaulan ** *
(Sumber Humas Polres Rohul)*

Kapolsek Ujungbatu Kembali Tanam Jagung Bersama Petani, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional



Ujungbatu, Rohul – Kapolsek Ujungbatu, AKP Jusup Purba, S.H., M.H., kembali menegaskan komitmen Polri mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Komitmen itu diwujudkan melalui kegiatan penanaman jagung bersama petani di wilayah hukumnya.Selasa, ( 2/6/2026 ).

Kegiatan penanaman dilaksanakan pada Hari Selasa, 2 Juni 2026 di lahan milik Bapak S. Riyadi, RT 01 RW 05, Dusun Durian Sebatang, Desa Sukadamai, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Ujungbatu bersama personel Polsek turun langsung ke ladang, bergotong royong menanam jagung bersama para petani. 

“Ini bentuk nyata kepedulian Polri kepada petani. Selain mendukung program ketahanan pangan nasional, kami juga ingin meningkatkan kesejahteraan petani secara langsung. Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga tumbuh bersama masyarakat,” ujar AKP Jusup Purba di sela kegiatan.

Penanaman jagung ini diharapkan dapat menjadi contoh sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, sekaligus memotivasi petani lain untuk terus produktif menjaga ketersediaan pangan di daerah.

***Hobbi Pargaulan***

Karena Tidak Memenuhi Kuorum Sidang Paripurna DPRD indramayu Ditunda







Indramayu,Sergaptarget.com  DPRD Kabupaten Indramayu yang sedianya menggelar rapat paripurna terpaksa ditunda karena jumlah anggota dewan yang hadir tidak memenuhi kuorum. Penundaan tersebut memicu sorotan terhadap Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang disebut-sebut banyak tidak hadir pada Parpurna Jum'at (29/5/2026).

Rapat paripurna yang dijadwalkan berlangsung di ruang sidang utama DPRD Indramayu yang sedianya akan membahas 3 agenda  penting pemerintahan daerah, satu raperda tentang pedoman pengelolaan barang milik daerah, kedua raperda tentang pembentukan susunan perangkat daerah Kabupaten Indramayu, ketiga perubahan peraturan DPRD Kabupaten Indramayu.

Namun hingga waktu yang ditentukan, jumlah anggota legislatif yang hadir belum memenuhi syarat kuorum cuma ada 20 orang anggota yang hadir.

Akibat kurang lengkapnya anggota DPRD yang hadir pimpinan sidang  memutuskan  menunda pelaksanaan rapat paripurna hingga waktu yang akan ditentukan 5 Juni 2026 yang akan datang.

Hal ini menjadi perhatian sejumlah pihak, terkait  ke tidak hadiran anggota dewan dari Fraksi PDIP dalam agenda resmi tersebut, membuat peserta rapat dan tamu undangan tampak kecewa karena  paripurna tidak dapat dilanjutkan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pimpinan Fraksi PDIP apa alasan ketidak hadiranya. 

Sejumlah pihak mengharapkan kehadiran seluruh anggota DPRD di agenda penting seperti ini ungkapnya. 
(Nana. S)

Lucky Hakim Tegaskan Pentingnya Percepatan Pembangunan Infrastruktur Demi Kesejahteraan Warga







Indramayu, Sergaptarget.com Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mempercepat pembangunan infrastruktur guna meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendukung aktivitas perekonomian masyarakat. Salah satunya  yang  mulai dilaksanakan adalah pembangunan ruas Jalan Sindang-Pecuk di Kecamatan Sindang.

Pekerjaan diawali dengan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 500 meter sebagai upaya memperkuat struktur badan jalan serta mencegah kerusakan akibat erosi dan pergerakan tanah. Keberadaan TPT dinilai penting untuk menjaga stabilitas konstruksi jalan sehingga lebih kokoh dan tahan lama.

Usai pembangunan TPT,  dilanjutkan dengan rekonstruksi Jalan Sindang-Pecuk menggunakan metode cor beton sepanjang 1.125 m dan diharapkan mampu memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan serta memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang maupun jasa.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengatakan pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan pelayanan publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Pembangunan jalan yang baik bukan hanya memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, tetapi juga mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta sektor-sektor produktif lainnya. Karena itu, kami terus berupaya melakukan percepatan pembangunan infrastruktur secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu,” ujar Lucky Hakim.

Menurutnya, pembangunan ruas Jalan Sindang-Pecuk merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk menghadirkan infrastruktur yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, menjelaskan bahwa pembangunan diawali dengan TPT sepanjang 500 meter untuk memperkuat badan jalan sebelum dilanjutkan dengan rekonstruksi jalan beton sepanjang 1.125 meter.

“Pembangunan TPT dan rekonstruksi jalan beton ini merupakan satu kesatuan pekerjaan yang bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan agar lebih kuat, aman, dan nyaman dilalui masyarakat. Kami berharap keberadaan jalan yang lebih baik dapat mendukung aktivitas warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Sindang,” katanya.

Maulana juga berharap masyarakat dapat mendukung proses pembangunan yang sedang berjalan serta ikut menjaga hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Dengan dimulainya pembangunan ruas Jalan Sindang-Pecuk tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu optimistis akses transportasi masyarakat akan semakin lancar, konektivitas antarwilayah meningkat, dan roda perekonomian masyarakat dapat tumbuh lebih baik di masa mendatang.

Lucky Hakim Tegaskan Pentingnya Percepatan Pembangunan Infrastruktur Demi Kesejahteraan Warga

(Nana. S)

Bupati Lucky Hakim Tinjau PT Free View Internasional Indramayu






Indramayu, Sergaptarget. com
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, melakukan kunjungan kerja ke PT Free View Internasional yang berlokasi di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Selasa 2/6/2026.

PT Free View Internasional merupakan perusahaan manufaktur sepatu berskala besar yang terus berkembang dan membuka peluang kerja bagi masyarakat. Saat ini, sebanyak 107 karyawan baru sedang menjalani masa pelatihan selama tiga bulan sebelum ditetapkan sebagai karyawan tetap.

Dalam kunjungannya,  Lucky Hakim menyampaikan apresiasi atas kehadiran perusahaan yang dinilai mampu memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta penyerapan tenaga kerja lokal.

Menurutnya, keberadaan industri besar seperti PT Free View Internasional menjadi salah satu motor penggerak perekonomian  terutama melalui penciptaan lapangan kerja yang luas.

“Tadi kami mendapat informasi katanya  tahun depan kebutuhan tenaga kerja di perusahaan ini bisa mencapai sekitar 20 ribu orang. hal ini akan memberikan dampak yang sangat besar terhadap perputaran ekonomi masyarakat. Kami berharap perusahaan terus berkembang dan tetap memperhatikan kesejahteraan para pekerja,” ujar Lucky Hakim.

Pemkab Indramayu,  akan terus mendukung investasi yang mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Dengan rencana penambahan tenaga kerja dalam jumlah besar, PT Free View Internasional diharapkan dapat menjadi salah satu pusat industri yang mampu mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indramayu.

(Nana. S)

Sembunyi di Bale Dekat Rumah, Buron Kasus Curat Sepeda Motor Diringkus Polresta Cirebon




​Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Cirebon berhasil menangkap seorang pria berinisial D (46) yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencurian dengan pemberatan (curat). Penangkapan itu merupakan bagian dari kesuksesan jajaran kepolisian dalam pelaksanaan Operasi Jaran Lodaya 2026.

​Tersangka D diringkus petugas saat tengah berada di sebuah jondol atau bale-bale bambu di dekat kediamannya di wilayah Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, pada Senin (1/6/2026). Penangkapan dipimpin langsung oleh Kanit Tekab Satreskrim Polresta Cirebon, Ipda Roni Cainudin, S.H.

​Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa penangkapan tersangka D merupakan hasil pengembangan dari dua pelaku lain yang telah lebih dulu ditangkap dan diproses hukum, yakni K (44) dan WP (33). Ketiganya terlibat dalam aksi pencurian sepeda motor dan telepon genggam di halaman rumah warga di Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, pada 27 September 2024.

​"Setelah melakukan serangkaian penyelidikan mendalam untuk melacak keberadaan DPO yang melarikan diri ini, tim kami di lapangan mendeteksi keberadaan tersangka D di wilayah Suranenggala dan segera melakukan penangkapan tanpa perlawanan," ujar Kombes Pol Imara Utama, Selasa (2/6/2026).

​Aksi kejahatan kelompok tersebut terjadi pada dini hari sekitar pukul 04.30 WIB. Korban yang saat itu tengah tertidur di teras depan rumah, terkejut saat terbangun karena sepeda motor Honda Beat yang diparkir di halaman rumah beserta telepon genggam miliknya yang diletakkan di samping tempat tidur telah raib. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian total mencapai Rp12.000.000,-.

​Dari rangkaian pengungkapan kasus ini, pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, sepeda motor yang disita dari seorang saksi/penadah berinisial W, 3 handphone yang disita dari ketiga pelaku, dan lainnya.
Saat ini, tersangka D telah dibawa ke Mapolresta Cirebon untuk menjalani pemeriksaan intensif. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 477 KUHPidana tentang Pencurian dengan Pemberatan. Satreskrim Polresta Cirebon kini sedang melengkapi administrasi penyidikan dan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) guna proses hukum lebih lanjut.

Audiensi dengan Bupati Wonosobo Dan Ketua DPRD Wonosobo,KJN Perangi Hoak Dan Perkuat Informasi Publik





WONOSOBO, Upaya membangun ruang informasi yang sehat dan melawan penyebaran hoaks terus diperkuat di Kabupaten Wonosobo. Ketua Karya Jurnalis Nusantara (KJN), yang akrab disapa Cak Met, melakukan audiensi Dengan Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat,S,.Ag., Serta Ketua DPRD Kabupaten Wonosobo Eko Prastyo HW

Audensi dilakukan di ruang Ketua DPRD Wonosobo diwakili media Bharindo.co.id, Krimsus.86.com, www. Sergap Target dan Bidik Ekspres.id.(03/6/2026 )

Pertemuan tersebut membahas pentingnya sinergi antara insan pers, pemerintah daerah, dan lembaga legislatif dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat sekaligus memerangi maraknya berita bohong atau hoaks yang beredar di berbagai platform media sosial.

Dalam audiensi tersebut, Cak Met menegaskan bahwa media memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih cerdas dalam menerima dan menyebarluaskan informasi. Menurutnya, derasnya arus informasi digital saat ini harus diimbangi dengan literasi media yang kuat sehingga masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

"Kami ingin membangun kerja sama yang positif dengan pemerintah daerah dan DPRD dalam penyampaian informasi publik yang benar, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan Hoaks menjadi ancaman nyata yang dapat memecah persatuan serta menimbulkan keresahan di tengah masyarakat," ujar Cak Met.

Ketua DPRD Wonosobo, Eko Prasetyo HW, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai kolaborasi antara jurnalis dan pemerintah menjadi langkah penting dalam menciptakan iklim informasi yang sehat dan membangun kepercayaan publik terhadap berbagai program pembangunan daerah.

Sementara itu, Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, mengapresiasi peran insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan berbagai informasi pembangunan kepada masyarakat. 

"Saya berharap sinergi yang terjalin dapat semakin memperkuat edukasi publik dan menangkal berbagai informasi menyesatkan yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial," terang Afif.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kedua belah pihak sepakat untuk terus menjalin komunikasi serta kerja sama dalam penyebaran informasi yang akurat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat Wonosobo.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa perang melawan hoaks tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, legislatif, media, dan masyarakat untuk menjaga ruang publik tetap sehat, cerdas, dan berintegritas.

Arifin