Berita Terkini

Inovasi HYGRO CARD Karya Dosen POLINDRA Sabet juara TTG Tingkat Kabupaten Indramayu Tahun 2026

Indramayu,Sergaptarget.com  Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh civitas akademika Politeknik Negeri Indramayu (Polindr...

Postingan Populer

Jumat, 10 Juli 2026

Inovasi HYGRO CARD Karya Dosen POLINDRA Sabet juara TTG Tingkat Kabupaten Indramayu Tahun 2026

Indramayu,Sergaptarget.com  Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh civitas akademika Politeknik Negeri Indramayu (Polindra). Dr. Indra Ruswadi, S.Kep., Ns., M.P.H., seorang dosen dari Prodi D3 Keperawatan, berhasil meraih Juara ke-2 dalam ajang Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Kabupaten Indramayu tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, sebagai bentuk apresiasi atas inovasi teknologi yang dinilai memberikan solusi praktis bagi masyarakat. Dalam ajang ini, Dr. Indra tidak bekerja sendiri; ia dibantu oleh dua mahasiswa semester akhir dari Prodi D3 Keperawatan, yaitu Bagus Muhammad Ainul Rifa’i dan Fitriani Asokawati.

Mengenal Hygro Card: Solusi Kesehatan Tanpa Listrik
Inovasi yang diusung Dr. Indra bernama “Hygro Card”, sebuah kartu indikator kelembaban ruangan yang bekerja secara mekanis tanpa memerlukan energi listrik.

“Hygro Card bekerja dengan cara memberikan informasi melalui perubahan warna. Kartu ini memberitahu masyarakat apakah kondisi ruangan masih aman, perlu waspada, atau sudah berisiko bagi kesehatan,” jelas Dr. Indra saat dikonfirmasi awak media, Kamis (9/7/2026).

Dr. Indra menjelaskan, latar belakang lahirnya inovasi ini adalah kurangnya kesadaran masyarakat mengenai dampak kelembaban ruangan terhadap kesehatan. Ruangan yang terlalu lembab diketahui menjadi tempat tumbuhnya jamur dan bakteri yang memicu gangguan pernapasan serta alergi.

“Saya ingin menghadirkan solusi yang sederhana, murah, dan bisa digunakan siapa saja. Keunggulannya adalah tanpa listrik, biaya produksi rendah, dan hasilnya mudah dipahami hanya dengan melihat perubahan warna tanpa perlu membaca angka,” tambahnya.

Harapan untuk Kesehatan Masyarakat dan Kampus
Alat ini dirancang agar dapat digunakan oleh berbagai kalangan, mulai dari rumah tangga, sekolah, hingga fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan Posyandu sebagai media edukasi kesehatan lingkungan.

Pasca meraih juara, Dr. Indra berharap inovasi ini dapat dikembangkan lebih luas melalui kolaborasi dengan pemerintah maupun sektor terkait. Ia juga memberikan motivasi kepada para rekan dosen dan mahasiswa untuk terus berkarya.

“Jangan ragu untuk mengembangkan bakat dan ilmu melalui perlombaan. Ke depan, kami berkomitmen membawa Hygro Card untuk berkompetisi di tingkat provinsi hingga nasional agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” tutupnya.

Sebagai penutup, ia berpesan kepada masyarakat agar tidak hanya fokus pada pola hidup sehat, tetapi juga memperhatikan lingkungan tempat tinggal. “Inovasi tidak harus rumit. Teknologi sederhana yang menjawab kebutuhan masyarakat adalah teknologi yang paling bermanfaat,” pungkasnya. 

(Nana. S)

Kejari Indramayu Siapkan Langkah Hukum Hadapi Upaya Banding Terdakwa Pembunuhan Di Paoman Indramayu



Indramayu,Sergaptarget.com Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu menyiapkan langkah hukum untuk menghadapi upaya banding dari terdakwa dalam perkara pembunuhan berencana terhadap lima anggota dari satu keluarga di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Indramayu Eko Supramurbada di Indramayu, Rabu (8/7/2026),
mengatakan langkah tersebut disiapkan setelah kedua terdakwa Ririn Rifanto dan Priyo Bagus Setiawan, menempuh upaya hukum atas putusan Pengadilan Negeri (PN) setempat.

“Kemungkinan besar antara besok atau hari Jumat kita juga akan sama mengajukan upaya hukum banding untuk melakukan perlawanan terhadap banding yang dilakukan oleh advokat terdakwa,” katanya.

Menurut Eko, penasihat hukum Priyo lebih dahulu mengajukan banding sebagaimana tercatat dalam aplikasi e-Berpadu milik pengadilan.

Sementara itu, kata dia, terdakwa Ririn menyatakan akan mengajukan banding sesaat setelah majelis hakim menjatuhkan pidana mati dengan masa percobaan selama 10 tahun.

Eko mengatakan mekanisme yang ditempuh jaksa penuntut umum (JPU) terhadap banding Priyo juga akan diterapkan, apabila Ririn secara resmi mengajukan upaya hukum yang sama.

Meski demikian, pihaknya belum menentukan sikap akhir karena masih mempelajari pertimbangan hukum yang menjadi dasar putusan majelis hakim.

“Kami selaku JPU menyatakan pikir-pikir untuk mempelajari pertimbangan dari majelis hakim dan menunggu sikap resmi dari terdakwa maupun advokat terdakwa (Ririn) berdasarkan aturan yang berlaku di PN Indramayu,” ujarnya.

Ia menjelaskan dalam proses banding, terdakwa akan mengajukan memori banding, sedangkan JPU akan menyampaikan memori maupun kontra memori banding sesuai ketentuan hukum acara pidana.

“Tentunya isi dari kontranya tidak jauh dari apa yang sudah kami tuntut dan apa yang sudah diputus oleh majelis hakim,” katanya

Sementara itu, Juru Bicara PN Indramayu Bayu Adhy Pratama mengatakan putusan Nomor 7/Pid. B/2026/PNIdm menyatakan Ririn terbukti bersalah turut serta melakukan pembunuhan berencana dan kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan kematian.

“Majelis hakim menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana mati dengan masa percobaan selama 10 tahun,” kata Bayu.

Ia menjelaskan putusan tersebut juga menetapkan pidana mati dapat diubah menjadi pidana penjara seumur hidup, melalui Keputusan Presiden setelah mendapat pertimbangan Mahkamah Agung apabila terpidana menunjukkan sikap dan perbuatan terpuji selama masa percobaan.

Namun, Bayu menegaskan pihaknya tidak dapat menjelaskan pertimbangan majelis hakim karena perkara tersebut belum berkekuatan hukum tetap dan telah diajukan banding oleh terdakwa.

“Saya selaku juru bicara dan termasuk hakim terikat dengan kode etik dan pedoman perilaku hakim, sehingga tidak bisa mengomentari isi pertimbangan majelis hakim dalam menjatuhkan pidana,” ujarnya.

(Nana.S)

Kakanwil Ditjenpas Riau Bersama Anggota Komisi XIII DPR RI Tinjau Program Ketahanan Pangan di Rutan Pekanbaru




Pekanbaru – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Rudy Fernando Sianturi, mendampingi Anggota Komisi XIII DPR RI, Mafirion, dalam kegiatan peninjauan program ketahanan pangan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru, Kamis (9/7).


Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung pelaksanaan program ketahanan pangan yang menjadi salah satu implementasi program pembinaan kemandirian warga binaan, sekaligus mendukung program Aksi dalam mewujudkan ketahanan pangan sebagaimana arahan Menteri Imipas.



Dalam peninjauan tersebut melihat berbagai sektor ketahanan pangan yang telah dikembangkan di lingkungan Rutan Pekanbaru, mulai dari budidaya tanaman pangan hingga pemanfaatan lahan yang dikelola secara produktif oleh warga binaan di bawah bimbingan petugas.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, Rudy Fernando Sianturi, menyampaikan bahwa program ketahanan pangan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan yang memberikan keterampilan dan pengalaman kerja bagi warga binaan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.

"Program ketahanan pangan merupakan wujud nyata pembinaan yang produktif. Selain mendukung program pemerintah, kegiatan ini juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat sehingga dapat menjadi bekal saat mereka kembali ke tengah masyarakat," ujar Rudy.

Sementara itu, Anggota Komisi XIII DPR RI, Mafirion, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan jajaran Rutan Pekanbaru dalam mengoptimalkan potensi lahan yang tersedia menjadi kawasan produktif. Menurutnya, program seperti ini menunjukkan bahwa pembinaan di Rutan mampu memberikan manfaat nyata, baik bagi warga binaan maupun dalam mendukung program strategis nasional.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Pemasyarakatan Riau dengan DPR RI terus terjalin dalam mendukung peningkatan kualitas pembinaan warga binaan, sekaligus memperkuat pelaksanaan program ketahanan pangan di seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Wilayah Riau.

***Hobbi Pargaulan***






Wujud Kepedulian terhadap Kesehatan, Lapas Pasir Pangarayan Kembali Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Pengguna Layanan Kunjungan




Pasir Pengaraian – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan kembali memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat, khususnya pengguna layanan kunjungan, Jumat (10/07/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus implementasi dari salah satu 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, yaitu Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bakti Sosial bagi Masyarakat di Sekitar Unit Pelaksana Teknis Imigrasi dan Pemasyarakatan.



Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan oleh petugas Klinik Pratama Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dengan memberikan layanan pemeriksaan tekanan darah (tensi), kadar kolesterol, gula darah, dan asam urat kepada para pengguna layanan kunjungan. Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi kesehatan serta obat sesuai dengan hasil pemeriksaan dan kebutuhan masing-masing. Kegiatan ini bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya melalui layanan pemeriksaan kesehatan dasar yang tersedia secara gratis.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kepala Seksi Binadik dan Giatja, Andi Rahman, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Lapas Pasir Pangarayan dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya berorientasi kepada warga binaan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat yang datang berkunjung ke Lapas.

"Melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis ini, kami berharap masyarakat yang datang berkunjung dapat memanfaatkan kesempatan untuk memeriksa kondisi kesehatannya. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 sekaligus wujud kepedulian kami dalam menghadirkan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Andi Rahman mewakili Kalapas.

Salah seorang pengguna layanan kunjungan yang mengikuti pemeriksaan kesehatan mengaku senang dengan adanya layanan tersebut karena dapat memeriksa kondisi kesehatannya tanpa dipungut biaya.

"Ya senang ajalah gitu, karena itu tadi gratis katanya, alhamdulillah itu makanya kemari kan mau menengok gitu kolesterolnya," ungkapnya.

Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan program pemerintah di bidang pelayanan publik melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menghadirkan layanan Pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan.

***Hobbi Pargaulan***

Kamis, 09 Juli 2026

Minuman yang Baik untuk Menjaga Fungsi Ginjal, Jangan Hanya Andalkan Air Putih




Rokan Hulu– Ginjal merupakan organ penting yang bekerja tanpa henti menyaring limbah, menjaga keseimbangan cairan tubuh, hingga mengatur kadar mineral dalam darah.

Karena perannya yang sangat vital, menjaga kesehatan ginjal tidak cukup hanya dengan pola makan yang baik, tetapi juga perlu didukung oleh pilihan minuman yang tepat setiap hari.

Banyak orang baru menyadari pentingnya kesehatan ginjal setelah muncul gangguan seperti batu ginjal atau penurunan fungsi penyaringan.

Padahal, kebiasaan sederhana memilih minuman sehat dapat membantu mengurangi beban kerja organ tersebut.

1. Air Putih Tetap Menjadi Pilihan Terbaik
Air putih masih menjadi minuman paling direkomendasikan untuk menjaga fungsi ginjal. Asupan cairan yang cukup membantu proses pembuangan zat sisa melalui urine sekaligus menurunkan risiko terbentuknya batu ginjal.

Kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda, tergantung usia, aktivitas fisik, suhu lingkungan, dan kondisi kesehatan.

Karena itu, minumlah sesuai kebutuhan tubuh dan jangan menunggu hingga merasa sangat haus.

Air putih masih menjadi minuman paling direkomendasikan untuk menjaga fungsi ginjal. Asupan cairan yang cukup membantu proses pembuangan zat sisa melalui urine sekaligus menurunkan risiko terbentuknya batu ginjal.

Kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda, tergantung usia, aktivitas fisik, suhu lingkungan, dan kondisi kesehatan.

Karena itu, minumlah sesuai kebutuhan tubuh dan jangan menunggu hingga merasa sangat haus.

2. Air Lemon Tanpa Gula
Air lemon yang dikonsumsi tanpa tambahan gula mengandung sitrat alami. Senyawa ini diketahui dapat membantu mengurangi pembentukan kristal kalsium yang menjadi salah satu penyebab batu ginjal.

Meski demikian, konsumsi tetap harus dalam jumlah wajar dan bukan sebagai pengganti air putih.

3. Teh Hijau
Teh hijau mengandung antioksidan yang berperan melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Kandungan tersebut juga dinilai bermanfaat dalam menjaga kesehatan pembuluh darah yang mendukung fungsi ginjal.

Namun, hindari konsumsi berlebihan, terutama jika menggunakan gula dalam jumlah tinggi.

4. Air Kelapa Alami
Air kelapa segar mengandung elektrolit seperti kalium dan magnesium yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Minuman ini dapat menjadi pilihan setelah beraktivitas fisik.

Bagi penderita penyakit ginjal kronis yang harus membatasi asupan kalium, konsumsi air kelapa sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

5. Jus Buah Tanpa Tambahan Gula
Jus dari buah segar seperti apel, semangka, atau anggur dapat menjadi sumber vitamin dan antioksidan. Pilih jus tanpa gula tambahan agar manfaat kesehatannya tetap optimal.

Mengonsumsi buah utuh tetap lebih dianjurkan karena kandungan seratnya lebih tinggi dibandingkan jus.

6. Infused Water
Infused water dengan irisan mentimun, lemon, atau daun mint bisa menjadi alternatif bagi orang yang kurang menyukai rasa air putih.

Selain menyegarkan, cara ini dapat membantu meningkatkan konsumsi cairan harian.

Minuman yang Sebaiknya Dibatasi
Selain memilih minuman yang baik, penting pula mengurangi konsumsi minuman yang dapat meningkatkan beban kerja ginjal, seperti:

Minuman bersoda.
Minuman tinggi gula.
Minuman berenergi.
Minuman beralkohol.
Minuman dengan kandungan natrium yang tinggi.

Konsumsi berlebihan dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, hipertensi, hingga gangguan fungsi ginjal.

Gaya Hidup Sehat Tetap Menjadi Kunci
Dokter spesialis penyakit dalam umumnya menekankan bahwa kesehatan ginjal tidak hanya dipengaruhi oleh apa yang diminum, tetapi juga pola hidup secara keseluruhan.

“Menjaga hidrasi, mengontrol tekanan darah, gula darah, serta menerapkan pola makan sehat merupakan langkah penting untuk mempertahankan fungsi ginjal dalam jangka panjang,” ujar seorang dokter spesialis penyakit dalam, kepada JurnalLugas.Com, Kamis 09 Juli 2026.

Selain itu, olahraga rutin, menjaga berat badan ideal, tidak merokok, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala juga menjadi bagian penting dalam mencegah penyakit ginjal.

Menjaga ginjal sebenarnya bisa dimulai dari kebiasaan sederhana setiap hari.

Memilih minuman yang sehat, memenuhi kebutuhan cairan tubuh, dan menghindari konsumsi gula berlebih merupakan investasi kesehatan yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Baca artikel kesehatan lainnya hanya di JurnalLugas.Com: https://jurnallugas.com

***Hobbi Pargaulan ***
( Sumber jurnallugas.com )

Polsek Bonai Darussalam Edukasi Siswa Baru SMKN 1 Bonai Darussalam, Tanamkan Semangat Anti-Bullying dan Anti-Narkoba Sejak MPLS




BONAI DARUSSALAM – Dalam rangka membentuk karakter pelajar yang disiplin, berintegritas, dan bebas dari pengaruh negatif, personel Polsek Bonai Darussalam melaksanakan penyuluhan kepada peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 1 Bonai Darussalam, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (9/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.



Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya preventif Polri dalam memberikan edukasi kepada generasi muda agar terhindar dari berbagai perilaku menyimpang sejak dini, seperti perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, merokok, konsumsi minuman beralkohol, pelanggaran lalu lintas, hingga kecanduan game online.

Penyuluhan dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Bonai Darussalam IPDA Ardi Yustra sebagai narasumber, didampingi Kanit Lantas BRIPKA Riki Saputra, Bhabinkamtibmas Desa Kasang Mungkal BRIGPOL Eikin I. Sembiring, S.E., serta Banit Reskrim BRIPDA Alvi Andri Ramadhan, S.H.


Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Bonai Darussalam, Sifulloh, S.H., para majelis guru, serta sekitar 120 siswa-siswi baru yang mengikuti MPLS dengan antusias.

Dalam penyampaiannya, personel Polsek Bonai Darussalam menekankan pentingnya menjauhi narkoba karena dapat merusak kesehatan, menghancurkan masa depan, bahkan berujung pada proses hukum. Para pelajar juga diajak memanfaatkan masa muda dengan kegiatan yang positif, produktif, dan berprestasi.

Selain itu, siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, tidak melakukan aksi balap liar, serta selalu mematuhi peraturan saat berkendara demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Materi penyuluhan juga menyoroti bahaya bullying di lingkungan sekolah. Para siswa diingatkan untuk saling menghargai, tidak menghakimi seseorang berdasarkan penampilan maupun perbedaan fisik, serta membangun budaya saling menghormati agar tercipta lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Tidak hanya itu, personel Polsek Bonai Darussalam turut mengingatkan dampak negatif kecanduan game online yang dapat menyebabkan menurunnya semangat belajar, mengganggu kesehatan, serta menghambat prestasi akademik apabila tidak dikendalikan dengan baik.

Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K, M.H melalui Binmas Polsek Bonai Darussalam IPDA Ardi Yustra  menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan selama MPLS merupakan langkah preventif Polri dalam membangun kesadaran hukum serta membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menolak berbagai pengaruh negatif di lingkungan pergaulan.

"Diharapkan para pelajar mampu menjadi generasi yang berprestasi, menjauhi narkoba, menolak segala bentuk perundungan, disiplin dalam berlalu lintas, serta bijak memanfaatkan teknologi demi masa depan yang lebih baik," ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para peserta MPLS. 

***Hobbi Pargaulan***
*(Humas Polres Rohul)*

Kabid Damkar Indramayu Menghimbau Kepada Masyarakat Agar Agar Hati Hati Dimusim Kemarau Panjang Inih



Indramayu,Sergaptarget.com 
Memasuki musim  kemarau dengan kondisi cuaca yang panas, kering, dan disertai angin, potensi terjadinya kebakaran di wilayah Kabupaten Indramayu meningkat. Oleh karena itu, kami mengimbau seluruh masyarakat agar lebih waspada dan bersama-sama melakukan upaya pencegahan kebakaran. Kondisi cuaca seperti ini dapat mempercepat penyebaran api sehingga kebakaran lebih sulit dikendalikan.
Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar sampah, lahan, atau ilalang kering secara sembarangan, memastikan kompor dan instalasi listrik dalam kondisi aman, tidak meninggalkan aktivitas memasak tanpa pengawasan, serta mematikan sumber api sebelum meninggalkan rumah.
Apabila menemukan asap atau titik api, segera laporkan kepada Dinas Pemadam Kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.
Mari kita tingkatkan kepedulian dan kewaspadaan bersama. Mencegah kebakaran adalah tanggung jawab kita semua. Keselamatan keluarga, lingkungan, dan harta benda dimulai dari tindakan pencegahan   sederhana namun konsisten.

(Nana. S)

Direktur POLINDRA Rofan Aziz Melantik 6 Orang Sebagai PNS Dilingkungan Kerjanya



Indramayu,Sergaptarget.com  Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) menggelar prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) bagi enam calon pegawai. Acara  berlangsung khidmat  bertempat di Aula Lantai 2 Gedung Student Center (GSC) Polindra, Rabu (8/7/2026).

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Direktur Politeknik Negeri Indramayu, Ir. Rofan Aziz, S.T., M.T., IPM. Yang juga hadiri oleh Wakil Direktur II Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum, Ahmad Lubis Ghozali, S.T., M.T., Kepala Jurusan Kesehatan Hj. Winani, serta jajaran pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Polindra.

Dalam sambutannya, Direktur Polindra, Rofan Aziz, menyampaikan ucapan selamat kepada enam pegawai yang telah resmi menyandang status PNS. Ia memberikan catatan menarik mengenai jumlah pegawai yang dilantik 6 orang  terdiri dari tiga laki-laki dan tiga perempuan.

“Angka ini mencerminkan sila ketiga Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia. Ini menjadi simbol bahwa kita harus bersatu padu untuk memajukan Politeknik Negeri Indramayu,” ungkap Rofan.

Rofan juga menambahkan momen kebahagiaan ini bertepatan dengan perayaan hari jadi Polindra yang ke-18. Rofan mengajak seluruh pegawai baru untuk terus berkolaborasi, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik demi kemajuan institusi.

Kepala Bagian Perencanaan, Keuangan, dan Umum Polindra, Rais Faisal Ahyar, S.T., M.Eng., menjelaskan keenam pegawai yang telah resmi dilantik dan diambil sumpahnya adalah:

Ahmad Affandi Saleh, A.Md.

Lastri Rahayu Safitri, A.Md.Bns.

Ferdi Yusantara, A.Md.

Nadia Rahmania, A.Md.T.

Fania Yessica Ambalisa, A.Md.A.B.

Doni Riawan, A.Md.

“Selamat kepada rekan-rekan yang telah resmi menjadi PNS. Harapan kami, teman-teman dapat segera beradaptasi, bersinergi, dan berkolaborasi secara maksimal untuk membawa Polindra ke arah yang lebih baik,” ujar Rais.

Salah satu perwakilan pegawai, Ahmad Afandi Saleh, mengungkapkan rasa syukur dan gembiranya setelah melalui proses panjang dari CPNS menjadi PNS. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran direksi, dosen, dan senior yang telah memberikan bimbingan selama masa pengabdiannya.

“Saya merasa sangat lega dan bangga. Terima kasih atas arahan yang diberikan. Saya berjanji akan terus berkontribusi dan berkomitmen untuk ikut serta memajukan Politeknik Negeri Indramayu agar semakin berkembang dan berprestasi,” pungkasnya.

 (Nana.S)

Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga Di Pao man Indramayu Divonis Hukuman Mati


Indramayu,Sergaptarget.com Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Indramayu akhirnya menjatuhkan vonis pidana mati kepada Ririn Rifanto, pelaku pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Paoman, Rabu (8/7/2026).

Dalam putusannya, hakim menyatakan Ririn terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana terhadap lima korban serta kekerasan terhadap anak hingga menyebabkan kematian.

Vonis yang dijatuhkan berupa pidana mati dengan masa percobaan 10 tahun sesuai ketentuan KUHP. Jika selama masa tersebut terpidana menunjukkan sikap dan perilaku yang baik, hukuman dapat diubah menjadi penjara seumur hidup melalui mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Usai mendengar putusan, Ririn langsung menyatakan akan mengajukan banding.

Kasus ini menjadi salah satu perkara pembunuhan paling menyita perhatian publik di Indramayu. Lima anggota satu keluarga ditemukan tewas di rumah mereka di Jalan Siliwangi, Paoman, pada September 2025 setelah warga mencium bau menyengat dari dalam rumah.

(Nana. S)

Raih Peringkat IV pada Pelatihan Kepemimpinan Pengawas, Kasi Adm Kamtib Lapas Pasir Pangarayan Bawa Inovasi SABANA-AMAN



Jawa Timur - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan kembali menorehkan prestasi melalui Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, Moch. Subhan Zakaria, S, Tr.Pas., M.H. yang berhasil menyelesaikan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur.



Dalam pelatihan tersebut, Moch. Subhan Zakaria berhasil meraih Prestasi Istimewa Peringkat IV berkat implementasi aksi perubahan berupa inovasi SABANA-AMAN (Sistem Database Sarana dan Prasarana Keamanan), sebuah aplikasi yang dikembangkan untuk mendukung pengelolaan data sarana dan prasarana keamanan di Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan secara lebih efektif, sistematis, dan terdokumentasi.

Aplikasi SABANA-AMAN merupakan inovasi berbasis digital yang dirancang untuk memudahkan proses pendataan, monitoring, serta pelaporan kondisi sarana dan prasarana keamanan. Melalui sistem ini, kondisi fasilitas pengamanan dapat dipantau secara berkala sehingga kebutuhan pemeliharaan maupun potensi kerusakan dapat teridentifikasi lebih cepat sebagai langkah preventif dalam mendukung keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.

Moch. Subhan Zakaria menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari dukungan seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan yang turut berkontribusi dalam implementasi aksi perubahan selama pelaksanaan PKP.

"Prestasi ini bukan hanya menjadi capaian pribadi, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus menghadirkan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pengamanan di Lapas. Semoga aplikasi SABANA-AMAN dapat memberikan manfaat nyata serta terus dikembangkan guna mendukung tata kelola pemasyarakatan yang lebih modern dan akuntabel," ujar Subhan.

Keberhasilan ini menjadi wujud komitmen Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dalam mendukung pengembangan kompetensi sumber daya manusia serta mendorong budaya inovasi di lingkungan pemasyarakatan. Melalui implementasi aksi perubahan yang berkelanjutan, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berupaya mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional, adaptif terhadap transformasi digital, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan.

***Hobbi Pargaulan***