Berita Terkini

Disnaker Rohul Resmi Catat Kepengurusan Baru PC F.SPTI-KSPSI, M. Sahril Topan Nahkodai Organisasi Pekerja.

Rokan Hulu - Kepengurusan baru Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia–Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (P...

Postingan Populer

Minggu, 28 Juni 2026

Disnaker Rohul Resmi Catat Kepengurusan Baru PC F.SPTI-KSPSI, M. Sahril Topan Nahkodai Organisasi Pekerja.





Rokan Hulu - Kepengurusan baru Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia–Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC F.SPTI-KSPSI) Kabupaten Rokan Hulu resmi memperoleh pengakuan administratif dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Diskop UKM Transnaker) Kabupaten Rokan Hulu.

Legalitas tersebut ditandai dengan diterbitkannya Tanda Bukti Pelaporan Nomor 500.15/Diskopukmtransnaker-TKHI/46/09, berdasarkan Surat Pemberitahuan Kepengurusan Nomor 015/PC/F.SPTI-KSPSI/RH/VI/2026 tertanggal 15 Juni 2026. Dokumen resmi itu diterbitkan di Pasir Pengaraian pada 24 Juni 2026 sebagai bentuk pencatatan dan pengakuan pemerintah terhadap keberadaan kepengurusan organisasi.

Dengan terbitnya tanda bukti pelaporan tersebut, PC F.SPTI-KSPSI Kabupaten Rokan Hulu kini memiliki dasar administratif yang sah dalam menjalankan roda organisasi serta memperjuangkan kepentingan para pekerja di wilayah Kabupaten Rokan Hulu.

Pembina, H. Sari Antoni, SH., MM, M. Yunus, dan Zulkarnain, S.Sos.
Ketua: M. Sahril Topan, ST., MM.

Wakil Ketua, Zulman, Muhammad J. Abul Tambusai, Ardiansyah Sinulingga, Mardoli Pasaribu, M. Rois Zakaria, SE, dan Heryanto Samosir.

Sekretaris, Ansori.
Wakil Sekretaris, Rizki Arya Subri, Yusro Fadli, A.Md., dan Khoirunnas.
Bendahara, Fahren Lubis, SP.
Wakil Bendahara, Nuri, SH.

Ketua PC F.SPTI-KSPSI Kabupaten Rokan Hulu, M. Sahril Topan, ST., MM., menyampaikan bahwa pencatatan kepengurusan ini menjadi momentum penting bagi organisasi untuk semakin memperkuat eksistensi serta meningkatkan peran dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.

"Kami berkomitmen menjadikan F.SPTI-KSPSI sebagai organisasi yang solid, profesional, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah maupun dunia usaha. Fokus utama kami adalah memperjuangkan hak, meningkatkan kesejahteraan anggota, serta menciptakan hubungan industrial yang harmonis di Kabupaten Rokan Hulu," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota untuk menjaga kekompakan serta menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan pekerja di daerah.

Sementara itu, dalam dokumen resmi tersebut dijelaskan bahwa pencatatan kepengurusan dilakukan berdasarkan Pasal 2 Ayat (1) Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor KEP-16/MEN/2001 tentang Tata Cara Pelaporan Organisasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh.

Tanda Bukti Pelaporan tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Rokan Hulu, Suparno, S.Hut., MM.

Terbitnya dokumen tersebut menandai bahwa kepengurusan PC F.SPTI-KSPSI Kabupaten Rokan Hulu telah resmi tercatat secara administratif. Dengan legalitas yang dimiliki, organisasi diharapkan semakin kokoh dalam menjalankan program kerja, memperkuat perlindungan terhadap pekerja, serta menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi dan kesejahteraan buruh di Kabupaten Rokan Hulu.
***Hobbi Pargaulan***

Sabtu, 27 Juni 2026

Memperingati Hari Jadi Bhayangkara ke-80 Polres Wonosobo Gelar Bhayangkara Fun Run



WONOSOBO, Usai waktu subuh, kawasan Mapolres Wonosobo berubah menjadi lautan pelari. Ribuan warga memadati Jalan Bhayangkara untuk mengikuti Wonosobo Bhayangkara Fun Run 2026 yang digelar Polres Wonosobo dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Sebanyak 1.446 peserta dari kalangan masyarakat umum dan pelajar ambil bagian dalam kegiatan ini, ditambah pelari tamu dari unsur Forkopimda Kabupaten Wonosobo.
( 28/06/2026 )

Sejak pukul 05.00 WIB, para peserta mulai berdatangan di kawasan Jalan Bhayangkara depan Mapolres Wonosobo. Panitia telah menyiapkan lokasi parkir di SD Negeri 10 Wonosobo, SMK Negeri 1 Wonosobo, SMP Negeri 2 Wonosobo, Kantor BPJS, dan Jalan Mayor Kaslam guna menghindari kepadatan kendaraan sehingga tidak mengganggu jalannya lomba maupun aktivitas masyarakat.

Tepat pukul 05.45 WIB, acara resmi dibuka oleh pembawa acara (MC) yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama. Sebelum pelepasan peserta, Bupati Wonosobo menyampaikan sambutan sekaligus mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada jajaran Polri serta memberikan semangat kepada seluruh peserta. Selanjutnya, pada pukul 06.15 WIB, Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan bersama Bupati Wonosobo mengibarkan bendera flag off sebagai tanda dimulainya perlombaan.

Para peserta menempuh rute sejauh 5 kilometer dengan start dari depan Mapolres Wonosobo menuju Alun-alun Wonosobo, mengelilingi kawasan kota, kemudian kembali finis di Mapolres Wonosobo. Untuk membantu peserta mencapai target waktu, panitia menyediakan pacer dengan target finis 30 menit, 35 menit, 40 menit, dan 45 menit. Pada kategori overall, pelari tercepat sukses menyelesaikan lintasan 5 kilometer dengan catatan waktu 15 menit 47,70 detik, sekaligus menjadi yang tercepat pada Wonosobo Bhayangkara Fun Run 2026.

Setiap peserta yang telah terdaftar memperoleh jersey resmi dan BIB (nomor dada) sebagai identitas lomba. Setelah melewati garis finis, para pelari disambut dengan medali finisher serta menikmati makanan dan minuman refreshment yang telah disediakan panitia. Selain di area finis, panitia juga menyiapkan beberapa water station dan titik refreshment di sepanjang rute untuk membantu menjaga kondisi fisik peserta selama berlari.

Di halaman Mapolres Wonosobo, panitia menghadirkan instruktur senam yang memandu sesi cooling down bagi para peserta yang telah finis sambil menunggu kedatangan pelari terakhir. Kemeriahan acara berlanjut dengan hiburan musik dan penampilan guest star yang menghibur ribuan peserta. Di sela-sela penampilan tersebut, panitia membagikan berbagai doorprize menarik kepada peserta. Berbagai tenant yang menyediakan perlengkapan lari, produk UMKM, hingga aneka makanan dan minuman turut meramaikan area kegiatan sehingga suasana semakin semarak layaknya pesta rakyat.

Untuk menjamin keamanan dan kelancaran kegiatan, Satlantas Polres Wonosobo menerjunkan personel yang didukung staf Polres Wonosobo untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sepanjang rute. Rekayasa arus dilakukan secara situasional agar aktivitas masyarakat tetap berjalan normal. Setelah peserta terakhir melintasi jalur, arus lalu lintas kembali dibuka seperti biasa. Sebelum pelaksanaan, Polres Wonosobo juga telah menyampaikan informasi rekayasa lalu lintas melalui media sosial sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat.

Aspek keselamatan peserta juga menjadi perhatian utama panitia. Tim Dokkes Polres Wonosobo, PMI Kabupaten Wonosobo, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo disiagakan di sejumlah titik strategis, baik di area Mapolres maupun dengan kendaraan medis yang mengikuti peserta dari belakang sepanjang rute. Berkat kesiapan tersebut, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa adanya peserta yang mengalami gangguan kesehatan maupun memerlukan penanganan medis.

Selain memperebutkan hadiah podium dengan total Rp13.500.000, peserta juga berkesempatan membawa pulang berbagai doorprize yang telah disiapkan panitia sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan mengatakan, Wonosobo Bhayangkara Fun Run 2026 sengaja dikemas sebagai perayaan Hari Bhayangkara yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

"Hari Bhayangkara ke-80 kami rayakan bersama masyarakat melalui kegiatan yang sehat, menyenangkan, dan penuh kebersamaan. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat luar biasa, terbukti dari 1.446 peserta yang mendaftar serta kehadiran pelari dari unsur Forkopimda. Kegiatan ini bukan sekadar olahraga, tetapi menjadi ruang silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Kami berharap momentum ini semakin mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus mengajak masyarakat membudayakan hidup sehat. Terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, dan pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar," ujar AKBP M. Kasim Akbar Bantilan.

Wonosobo Bhayangkara Fun Run 2026 menjadi salah satu rangkaian terbesar dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Wonosobo. Tidak hanya menghadirkan kompetisi lari, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi antara Polri, pemerintah daerah, komunitas lari, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam suasana yang sehat, aman, dan penuh kegembiraan, sekaligus mempertegas komitmen Polres Wonosobo untuk terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat.

Arifin

Kasus Pengroyokan Di Wil Hukum Polsek Jatibarang Indramayu Berujung Damai




Indramayu,Sergaptarget.com
Kasus dugaan pengeroyokan yang sempat dilaporkan ke Polsek Jatibarang, Polres Indramayu, akhirnya diselesaikan secara damai melalui proses mediasi yang difasilitasi oleh penyidik.

Sebelumnya, seorang pria berinisial AS (48), warga Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan yang dialaminya. Laporan tersebut terdaftar dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan Polisi (STPL) Nomor: LP/B/16/VI/2026/SPKT Unit Reskrim/Polsek Jatibarang/Polres Indramayu/Polda Jawa Barat, yang diterima pada Minggu, 14 Juni 2026, sekitar pukul 20.30 WIB.

Namun, setelah Unit Reskrim Polsek Jatibarang memanggil para pihak untuk dimintai keterangan, kedua belah pihak memilih menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan melalui jalur damai.

Korban berinisial A menyampaikan bahwa dirinya telah sepakat berdamai dengan pihak terlapor. Kesepakatan tersebut juga diterima oleh para pihak yang sebelumnya dilaporkan.

“Menurut saya, lebih baik berdamai daripada terus mencari permusuhan. Alhamdulillah, berkat mediasi yang dilakukan oleh anggota Unit Reskrim Polsek Jatibarang, permasalahan ini dapat diselesaikan dengan aman dan damai sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan,” ujar A.

Dengan adanya kesepakatan damai tersebut, kedua belah pihak berharap persoalan yang terjadi tidak berlanjut dan hubungan antarmasyarakat tetap terjaga dengan baik.

(Nana. S)

Pemkab Indramayu Gercep Sosialisasikan SE Gubernur Jabar Terkait PMI ibu Balita




Indramayu, Sergaptarget.com Pemerintah Kabupaten Indramayu mulai bergerak cepat menyosialisasikan Surat Edaran Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), terkait penundaan sementara atau moratorium keberangkatan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) perempuan yang masih memiliki anak usia bawah lima tahun (balita).

Langkah ini diambil guna merespons tingginya angka migrasi kerja kaum ibu di wilayah lumbung padi tersebut. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu, Endang Ismiati, mengungkapkan bahwa edukasi intensif terkait aturan khusus ini telah bergulir ke tingkat wilayah, salah satunya dilaksanakan di Kecamatan Sindang pada Jumat (26/6/2026).

Menurut Endang, meski bekerja dan mendapatkan penghidupan yang layak adalah hak konstitusional setiap warga negara, hak anak untuk mendapatkan pengasuhan yang aman dan penuh kasih sayang dari ibu kandung juga tidak boleh dikesampingkan.

“Melalui kebijakan ini, Gubernur Dedi Mulyadi bertujuan memperkuat kluster perlindungan anak di Jawa Barat. Kita ingin mencegah risiko terjadinya kekerasan, penelantaran, hingga eksploitasi terhadap anak yang ditinggal ibunya bekerja ke luar negeri,” urai Endang Ismiati.

Fokus pada Jaminan Keamanan Pola Asuh Anak
Kendati demikian, pihak Disnaker Indramayu memandang aturan penundaan ini tidak bisa dipukul rata secara kaku di lapangan. Kunci utama dari edaran gubernur ini adalah memastikan adanya mitigasi risiko pengasuhan pengganti yang jelas sebelum sang ibu mengajukan dokumen keberangkatan.

“Kita sebenarnya tidak bisa menggeneralisasikan bahwa setiap anak yang ditinggal ibunya menjadi PMI pasti tidak mendapat pengasuhan yang baik. Hal itu sangat tergantung pada siapa yang mengasuhnya di rumah. Ada anak yang diasuh neneknya, dan kebetulan neneknya mengerti gizi serta pola asuh yang benar, sehingga tumbuh kembang anak tetap berjalan baik,” jelas Endang.
Melalui rangkaian sosialisasi ini, Disnaker Indramayu ingin mengedukasi para ibu secara objektif. Mereka diminta wajib memastikan terlebih dahulu bahwa anak-anak yang ditinggalkan berada di tangan wali yang aman, kompeten, dan terbebas dari segala risiko kekerasan psikis maupun fisik sebelum memutuskan terbang ke negara penempatan.

Dilema Faktor Ekonomi di Kantong PMI Terbesar Jabar
Penerapan aturan baru ini menjadi tantangan tersendiri mengingat Kabupaten Indramayu masih memegang predikat sebagai daerah pengirim PMI terbesar di Jawa Barat.

Berdasarkan data makro ketenagakerjaan, faktor ekonomi dan disparitas upah masih menjadi magnet utama:

Total Keberangkatan: Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 21.182 warga Indramayu memilih berangkat bekerja ke luar negeri.

Faktor Pendorong: Standar pendapatan di luar negeri dinilai jauh lebih tinggi dan mampu mengubah kesejahteraan keluarga secara instan dibanding peluang kerja yang tersedia di dalam negeri.

Disnaker Indramayu berharap kebijakan pengetatan pemprov Jabar ini bisa menyeimbangkan roda ekonomi antara keluarga prasejahtera dan psikologis masa depan generasi emas penerus Indramayu. 

(Nana. S)

Jumat, 26 Juni 2026

Ciptakan Lingkungan Pasar Yang Bersih, Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Melaksanakan Kerja Bhakti Pembersihan Pasar

Surakarta, Dalam upaya menciptakan pasar yang bersih dan Sehat, Babinsa Kelurahan Nusukan, Koramil 02/Banjarsari,Kodim 0735/Surakarta Serka Supadmo bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Nusukan Aiptu mujiono melaksanakan kegiatan Kerja Bhakti Pembersihan Pasar Tradisional Nusukan Jalan Kapten Piere Tendean Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jum'at 26 Juni 2026 Pukul 09.00 Wib S/d selesai. 

Kegiatan ini bertujuan menciptakan kebersihan dan keindahan pasar dengan melibatkan pedagang dan masyarakat setempat dan juga sebagai tindak lanjut perintah KASAD untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kebersihan lingkungan. 

Dalam kesempatan tersebut, Serka Supadmo juga mengingatkan kepada para penjual dan pengunjung pasar untuk tidak membuang sampah sembarangan, demi menjaga kebersihan pasar dan lingkungan sekitar.

Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan serta menciptakan psuasana pasar yang nyaman bagi semua.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Babinsa Purwodiningratan Bersinergi Bersama Bhabinkamtibmas Laksanakan Patroli Sambang Wilayah

Surakarta - Babinsa Purwodiningrtan Koramil 04/Jebres kodim 0735/Surakarta Serka Suparno bersama Bhabinkamtibmas Polsek Jebres Aiptu Nana Endrayana bersinergi melaksanakan kegiatan patroli dan sambang wilayah kelurahan untuk melakukan patroli dialogis dengan warga. Jum'at (26/06/2026).

Ditegaskan Serka Suparno Patroli dan sambang wilayah merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh babinsa dan Bhabinkamtibmas bersama guna memantau setiap kondisi wilayah serta aktifitas warga didalam wilayah binaannya tersebut.

"Dalam kegiatan patroli wilayah tersebut kami bersama dengan Bhabinkamtibmas menyempatkan diri untuk melakukan dialog bersama warga binaan, guna untuk menjalin tali silaturahmi serta mengajak untuk membantu bersama-sama menjaga dan menciptakan situasi dan kondisi didalam wilayah binaan yang aman dan kondusif."ujarnya.

"Pada kesempatan ini kami juga mwnghiimbau kepada warga binaan agar selalu menjaga situasi dan kondisi yang kondisif di wilayah masing – masing agar tercipta situasi yang aman dan nyaman

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Lapas Pasir Pangarayan Tingkatkan Pembinaan Kepribadian Warga Binaan Perempuan Melalui Pengajian Rutin



Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berkomitmen memberikan pembinaan kepribadian bagi warga binaan sebagai bagian dari upaya membentuk pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat. Salah satu bentuk pembinaan tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengajian rutin yang diikuti oleh warga binaan perempuan pada Jumat (26/06/2026).


Dalam pelaksanaannya, warga binaan mendapatkan pembelajaran agama Islam secara bertahap dengan mempelajari Al-Qur'an sesuai dengan kemampuan masing-masing peserta. Selain itu, ustadzah juga memberikan penguatan rohani sebagai bekal bagi warga binaan dalam menjalani proses pembinaan.

Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan agama, tetapi juga menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana untuk memperkuat keimanan, membentuk akhlak yang baik, serta meningkatkan kesadaran diri sebagai bekal dalam menjalani kehidupan setelah selesai menjalani masa pidana.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Andi Rahman, menyampaikan bahwa pembinaan kepribadian merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan warga binaan.

"Pengajian rutin ini menjadi bagian dari upaya pembinaan kepribadian yang kami laksanakan secara berkesinambungan. Melalui bimbingan dari ustadzah, kami berharap warga binaan dapat meningkatkan pemahaman agama, memperbaiki akhlak, serta memiliki bekal moral yang kuat sebagai persiapan untuk kembali dan berperan positif di tengah masyarakat," ujar Andi Rahman.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan akan terus menghadirkan program-program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan, baik dalam aspek kepribadian maupun kemandirian, sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pemasyarakatan.

Pelaksanaan pengajian rutin ini merupakan bagian dari upaya pembinaan kepribadian yang mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan warga binaan memiliki kesiapan untuk kembali ke masyarakat serta mendukung upaya penanganan overcapacity dan overcrowding secara komprehensif sesuai arah kebijakan yang tertuang dalam 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.

***Hobbi Pargaulan**"

SPMB SMP Negeri Di Kabupaten Indramayu Lewat Jalur Afirmasi Disorot Karena Tidak Tranfaran



Indramayu, Sergaptarget. com Portal Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) online untuk pendaftaran dan seleksi Calon Murid Baru (CMB) jenjang SMP Negeri di Kabupaten Indramayu, khususnya jalur Afirmasi KIP/DTSEN, disorot karena dinilai tidak transparan. 

Salah satu yang menjadi sorotan adalah tidak ditampilkannya informasi jarak tempat tinggal calon murid ke sekolah SMP Negeri tujuan secara terbuka di portal SPMB. Padahal, berdasarkan informasi yang berkembang, jarak merupakan salah satu penentu utama kelolosan seleksi. Sistem memprioritaskan calon murid dengan jarak terdekat ke sekolah tujuan sesuai kuota yang tersedia.

Ketiadaan data jarak yang dapat diakses publik memicu dugaan kurangnya transparansi dalam proses seleksi. Kondisi ini dikhawatirkan menimbulkan ketidakpastian bagi para pendaftar dan orang tua terkait dasar penentuan kelolosan anak mereka.

Ketua DPC Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Indramayu, A. Warjani, menyayangkan kondisi tersebut. Menurutnya, keterbukaan data jarak sangat penting agar proses seleksi dapat diawasi bersama.

“Transparansi data jarak calon murid ke sekolah tujuan harus ditampilkan secara terbuka di portal SPMB. Ini bagian dari akuntabilitas publik. Jika tidak, akan muncul spekulasi dan keresahan di masyarakat, terutama bagi orang tua yang mendaftarkan anaknya melalui jalur afirmasi,” ujar Warjani, Jumat 26/06/2026.

Ia menambahkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu serta panitia SPMB perlu segera memperbaiki sistem agar seluruh data seleksi dapat diakses secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Indramayu ketika dimintai tanggapan melalui pesan WhatsApp terkait alasan tidak ditampilkannya data tersebut di portal pendaftaran.

(Nana. S)

Masyarakat Desa/Kec.Kroya Gela Acara Syukuran Selesainya Pembangunan Jembatan Perintis Garuda




Indramayu, Sergaptarget.com Suasana penuh kebahagiaan dan rasa syukur menyelimuti masyarakat Blok Tegal, Desa Kroya, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, pada Kamis Pon, (25/6/2026) sore.

Mulai pukul 16.00 WIB, puluhan warga berkumpul untuk menggelar acara syukuran dan doa bersama. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk ungkapan terima kasih atas selesainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang telah lama dinantikan.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Kuwu Desa Kroya Ardiwan, Ketua BPD Haji Suharto, tokoh masyarakat, serta sekitar 60 warga setempat.

Hadir pula Babinsa Desa Kroya Koramil 1617/Gabuswetan Kodim 0616/Indramayu, Pelda Tarjoni, beserta jajarannya. Melalui doa bersama, masyarakat berharap infrastruktur baru ini dapat memberikan keselamatan, memperlancar mobilitas, sekaligus mendongkrak urat nadi perekonomian warga sehari-hari.

Dalam sambutannya, Babinsa Desa Kroya, Pelda Tarjoni, memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh warga yang terus menjaga semangat gotong royong hingga jembatan ini selesai dibangun dengan baik.

Ia berharap keberadaan Jembatan Perintis Garuda mampu meningkatkan aksesibilitas, mempererat hubungan antarwilayah, serta membawa dampak positif bagi kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Desa Kroya ke depan.

Secara keseluruhan, kegiatan syukuran ini berjalan dengan tertib, aman, dan penuh kehangatan. Suksesnya acara ini menjadi cerminan nyata dari kuatnya sinergi serta kemanunggalan antara masyarakat, pemerintah desa, dan aparat kewilayahan dalam menyukseskan pembangunan di daerah.

(Nana. S)

Kamis, 25 Juni 2026

Tindak Lanjut Laporan Warga, Babinsa Kepatihan Wetan & Staf Kelurahan Cek Sampah Liar di Wilayah


Uploaded Image

Surakarta - Dalam upaya menyelesaikan permasalahan lingkungan yang meresahkan warga, Babinsa Kepatihan Wetan Sertu Budiono Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta bersama pihak Kelurahan Kepatihan Wetan melakukan pengecekan terhadap lokasi pembuangan sampah liar yang berada di depan pertokoan milik warga, tepatnya di Jl. Urip Sumoharjo RT 09 RW 02, Kelurahan Kepatihan Wetan, Kecamatan Jebres, Kamis ( 25/06/2026)

Sertu Budiono menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas laporan dari warga yang mengeluhkan keberadaan tumpukan sampah liar di sekitar tempat tinggal mereka. Pengecekan dilakukan sebagai langkah awal untuk menyelesaikan permasalahan dan menjaga kenyamanan serta kebersihan lingkungan.

Dalam koordinasi di lapangan, pihak Kelurahan Kepatihan Wetan yang diwakili oleh Kasi LH Bapak Singgih bersama Staf dan Linmas Kelurahan, bersepakat dengan pemilik lahan atau toko, Bapak Wangki, bahwa sampah di lokasi tersebut akan segera dibersihkan dengan cara dimasukkan dalam kantong plastik besar atau karung dan langsung dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Salah satu warga setempat mengucapkan terima kasih kepada pihak Babinsa, dan kelurahan atas respon cepat dalam menangani keluhan warga.

Sementara itu, Danramil 04/Jebres Kapten Cba Sugiyono, S. Sos menyampaikan apresiasi terhadap sinergi antara aparat kewilayahan, kelurahan, dan warga masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Kami selalu siap mendukung setiap upaya yang bertujuan meningkatkan kenyamanan dan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh positif dalam penyelesaian masalah lingkungan berbasis kolaborasi antara warga dan aparat.

Penulis : Arda 72