Berita Terkini

Melalui Patroli Malam, Babinsa Mengajak Warga Wujudkan Wilayah Yang Aman 

Wonogiri - Babinsa (Bintara Pembina Desa) berperan aktif dalam kegiatan patroli dan pengawasan di pos kamling untuk membantu menjaga keamana...

Postingan Populer

Minggu, 08 Februari 2026

Melalui Patroli Malam, Babinsa Mengajak Warga Wujudkan Wilayah Yang Aman 

Wonogiri - Babinsa (Bintara Pembina Desa) berperan aktif dalam kegiatan patroli dan pengawasan di pos kamling untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah binaan mereka. Keterlibatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat setempat, dengan tujuan utama untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 03/Ngadirojo Sertu Sumardi saat mengunjungi Pos kamling di Desa yang menjadi binaannya, Sabtu (7/2/2026) malam. Babinsa mengajak warga untuk kembali mengaktifkan Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan) atau ronda malam secara bergiliran guna membangun kebersamaan berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong untuk mempererat hubungan dengan warga.

Babinsa secara rutin berpatroli bersama Linmas dan warga untuk mengawasi lingkungan dan titik-titik rawan mencegah tindak kriminalitas dan menekan angka kriminalitas seperti pencurian.

Saat berpatroli, Babinsa menyampaikan pesan-pesan keamanan, mengingatkan warga untuk waspada, dan berhati-hati terhadap isu yang tidak jelas sumbernya atau hoaks.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi warga untuk bertukar informasi mengenai situasi keamanan dan hal-hal mencurigakan di lingkungan mereka.

Penulis : Arda 72

Sabtu, 07 Februari 2026

PERADI PEKALONGAN RAYA Dibawah Komando  Doktor Arif NS ,SH.MH dan Damirin SH.MH.SUKSES ADAKAN PKPA Dan UPA 




PERADI PEKALONGAN RAYA Dibawah Komando  Doktor Arif NS ,SH.MH dan Damirin SH.MH.SUKSES ADAKAN PKPA dan UPA Yang Dilaksanakan Tanggal 6 Desember 2025.
(Sergaptarget 8 Pebruari 2026)

Sebagai Salah Satu Mandat DPN PERADI Terkait dg Penyelenggaraan Pendidikan Khusus Profesi Advokat dan Penyelenggaraan Ujian Profesi Advokat DPC PERADI Pekalongan Raya Telah Sukses Mengadakan 2 Kegiatan Secara Berturut - turut, Kegiatan tersebut Adalah PKPA dan UPA,Disebut Sukses karena dari target Kuota  Peserta 25 Orang Diluar Perkiraan  Ternyata Animo Masyarakat khususnya Para Lulusan Sarjana Hukum Begitu Membludak , Peserta dengan Target kuota 25 Akhirnya diikuti Oleh 39 Peserta,Sukses dalam Kegiatan PKPA disusul Sukses utk Kegiatan lanjutan Yaitu Penyelenggaraan Ujian Profesi Advokat Dimana dari 24 Peserta hanya 1 Yang Gagal Alias Tidak Lulus, Kegiatan PKPA dan UPA ini Akan Diupayakan untuk Selalu bisa diadakan Di Pekalongan dimana untuk Kegiatan PKPA dan UPA  Gelombang 2 ini PERADI PEKALONGAN RAYA Bekerja Sama dengan UIN Gusdur Kajen ," Alhamdulillah Sukses dan Insyaallah DPN PERADI akan Merekomendasi Untuk Kegiatan Penyelenggaraan Pendidikan Khusus Profesi Advokat dan Ujian Profesi Advokat Bisa Dilakukan Dipekalongan Dengan Catatan Kuota Peserta Sesuai Target. Ungkap Sekjen PERADI PEKALONGAN RAYA Bapak Damirin,SH.MH Selaku Panitya Penyelenggara.  Ditanya Terkait Soal Ujian Yang Diadakan PERADI Salah Satu Peserta Ujian Andy Fajar ,SH.MM Yang juga Berlatar Belakang Polisi dg Pangkat AKP dan Pernah Menjabat Sebagai Kasatreskrim dan Kapolsek ini Mengatakan Sangat berat dan Sulit tapi justru disitulah Kualitas  PERADI  Prof Otto Hasibuan Dalam Mencetak Advokat Yang Berkualitas dan Berintegritas harus Dimulai dari hal hal yang Berat Demikian Pungkasnya. ( Muhammad Subhan SH ).

Wakil Ketua DPRD jawabarat Ono Surono Gelar Pengawasan Penyelenggaran Pemerintahan 2026 Di Indramayu









Indramayu,  Sergaptarget Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ono Surono, ST, menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Hotel Prima Indramayu, pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas dan fungsi DPRD Provinsi Jawa Barat dalam memastikan jalannya pemerintahan daerah berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

Ono Surono yang juga merupakan legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar XII yang meliputi Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon, menegaskan pentingnya pengawasan sebagai instrumen untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, transparansi anggaran, serta efektivitas pelaksanaan program pembangunan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Ono Surono menyampaikan bahwa DPRD memiliki peran strategis untuk memastikan setiap kebijakan dan penggunaan anggaran benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

> "Pengawasan ini bertujuan agar pelaksanaan pemerintahan dan penggunaan anggaran di tahun 2026 berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel, sehingga pembangunan di daerah benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujar Ono Surono.

Kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi antara wakil rakyat dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menyerap masukan, aspirasi, serta evaluasi terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah.

Melalui kegiatan pengawasan ini, diharapkan sinergi antara DPRD Provinsi Jawa Barat dan pemerintah daerah semakin kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Ono Surono Berharap Dengan dilaksanakannya Kegiatan Ini Visi Jawa Barat bisa Terlaksana dengan baik yaitu Lembur di Urus, Kota di Tata, dan Jabar istimewa.

Yang Arti dan Penjabaranya dari Visi  Lembur di urus yaitu Desa di urus, Untuk itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat Harus Aktif Sehingga Seluruh Desa di Jawabarat Bisa Berdaya Maksimal,Karena Persoalan apapun di pemerintahan berawal dari Desa karena Desa Merupakan Pemerintahan yang paling bawah.

Untuk itu Saya Berharap Nanti akan ada Pelatihan -Pelatihan yang dilaksanakan untuk Operator Desa di  seluruh Desa di Jawabarat,

Serta untuk Pembangunan Infrastruktur didesa Jalan -jalannya bisa terbangun dengan baik dengan kualitas yang Bagus yang bersumberkan dari Anggaran Provinsi Jawa Barat.Ungkapnya.

(Nana.  S)

Babinsa Kadipiro Bersama Masyarakat Laksanakan Kerja Bakti  Pembersihan Lingkungan

Surakarta - Babinsa Kelurahan Kadipiro Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serka Munawar bersama dengan warga Masyarakat RT 3 RW 07 kampung Krembyongan dan team saberling Kelurahan Kadipiro melaksanakan kerja bakti pembersihan lingkungan di kampung Krembyongan Kelurahan Kadipiro ,kecamatan Banjarsari, Minggu (08/02/2026).

Ditegaskan Serka Munawar kegiatan kerja bakti  membantu pembersihan Lingkungan di mana Babinsa hadir di tengah - tengah warga masyarakat yang  merupakan wujud Kemanunggalan TNI dengan rakyat agar TNI selalu dekat dan di cintai rakyat. 

"Kegiatan kerja bakti rutin kami lakukan untuk tetap menjaga hubungan dengan warga  dan  masyarakat Kampung Krembyongan Kelurahan Kadipiro Kecamatan Banjarsari  serta memberikan contoh kepada warga tentang kebersihan lingkungan."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka Priyanto melaksanakan Patroli Malam di seputaran wilayah binaan Koramil 03/Serengan, Sabtu (08/02/2026).

Ditegaskan Serka Priyanto patroli malam bersama Linmas  dilaksanakan ditempat rawan terjadinya kriminalitas dan bentuk kejahatan lainnya, melalui obyek-obyek vital Pemerintah serta kegiatan masyarakat yang ada diwilayah Koramil 03/Serengan juga termasuk  lingkungan maupun perumahan warga masyarakat.

"Patroli bersama Linmas bukan hanya sekedar kegiatan rutinitas Piket Koramil 03/Serengan,namun merupakan salah satu wujud tanggung jawab dan tindakan aktif Piket sebagai upaya menciptakan kondusifitas."ujarnya.

"Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kriminalitas maupun kemungkinan terjadinya gangguan keamanan lainnya terhadap masyarakat khususnya di wilayah Koramil 03/Serengan."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Program Makan Bergizi Gratis Jadi Strategi Pemerintah Tingkatkan Kualitas SDM Sejak Dini

WONOSOBO — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu inisiatif strategis Pemerintah Indonesia dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Program ini dilandasi oleh dasar konstitusional dan semangat kesejahteraan, sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28H ayat (1) tentang hak setiap warga negara memperoleh layanan kesehatan, serta Pasal 31 yang menjamin hak atas pendidikan yang layak (05/02/2026)

Pemenuhan kebutuhan gizi dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung proses belajar dan tumbuh kembang anak. Tanpa asupan nutrisi yang cukup, anak-anak akan mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi, berprestasi, serta berkembang secara optimal.

Selain itu, Program MBG juga diarahkan sebagai langkah konkret pemerintah dalam penanganan stunting dan gizi buruk. Indonesia hingga kini masih menghadapi tantangan serius terkait prevalensi stunting (tengkes), yang apabila tidak ditangani sejak dini dapat berdampak pada terhambatnya perkembangan otak, menurunnya daya tahan tubuh, serta berkurangnya potensi kecerdasan (IQ) di masa dewasa.

Guna menggali informasi lebih dalam terkait pelaksanaan Program MBG di daerah, awak media melakukan pertemuan dan diskusi langsung bersama Koordinator Wilayah Kabupaten Wonosobo, Satika Mahda, yang membawahi seluruh dapur MBG di wilayah Kabupaten Wonosobo. Pertemuan tersebut berlangsung santai namun informatif di Temu Kamu Caffe, Wonosobo.

Dalam keterangannya, Satika Mahda menyampaikan bahwa saat ini telah terdapat 78 dapur MBG yang aktif beroperasi di Kabupaten Wonosobo. Jumlah tersebut diproyeksikan akan terus bertambah hingga mencapai lebih dari 100 dapur MBG seiring dengan meningkatnya kebutuhan dan cakupan program pemerintah tersebut.

Ia menegaskan bahwa pendirian dapur MBG tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Seluruh proses berada di bawah pengawasan ketat Badan Gizi Nasional (BGN). Beberapa persyaratan utama yang wajib dipenuhi antara lain memiliki yayasan yang legal, lokasi dapur yang sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) BGN, serta faktor-faktor penunjang lain yang telah ditetapkan.

"Setiap yayasan diperbolehkan memiliki maksimal sepuluh dapur MBG. Kepemilikan tidak dibatasi siapa pun, yang terpenting memenuhi kategori yang diizinkan oleh BGN, termasuk kesiapan permodalan," ujar Satika Mahda.

Lebih lanjut, Satika juga mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif dalam mengawal jalannya Program MBG agar dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran. Ia membuka ruang pengaduan bagi masyarakat apabila menemukan pelaksanaan dapur MBG yang tidak sesuai SOP.

"Jika di lapangan ditemukan hal-hal yang tidak sesuai dengan SOP BGN, masyarakat dipersilakan melaporkan kepada kami dengan menyertakan bukti yang kuat. Laporan tersebut pasti akan kami tindak lanjuti untuk dilakukan pengecekan sekaligus mencari solusi terbaik," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Satika Mahda juga menjelaskan bahwa setiap dapur MBG wajib menyiapkan dua jenis porsi makanan, yakni porsi besar dan porsi kecil. Porsi besar senilai Rp10.000 diperuntukkan bagi siswa kelas 4 SD hingga SMA serta ibu hamil. Sementara porsi kecil senilai Rp8.000 ditujukan bagi anak-anak TK, balita, serta siswa kelas 1 hingga kelas 3 SD.

Di akhir perbincangan santainya bersama awak media, Satika Mahda menegaskan keterbukaannya terhadap insan pers. Ia mempersilakan awak media untuk kembali melakukan konfirmasi atau pendalaman informasi terkait Program MBG, baik melalui pertemuan langsung maupun komunikasi melalui WhatsApp.

(Team investigasi)
Karya jurnalis nusantara abadi

Anugerah PWI Indramayu Award 9 Puncak Peringatan Hari Pers Nasional 2026 Dan Peringatan HUT PWI Ke 80 Tingkat Kabupaten Indramayu







Indramayu,  Sergaptarget Momentum puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang dirangkai dengan Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Indramayu menjadi ajang konsolidasi penting bagi insan pers daerah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Forum Ketua Jurnalis Indramayu (FKJI), Asmawi "Day", sebagai bentuk dukungan terhadap eksistensi dan peran strategis pers di tingkat lokal.

Acara yang juga diisi dengan Anugerah PWI Indramayu Award ke-9 ini mengusung tema Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 5 Februari 2026, bertempat di Hotel Swiss-Belinn Indramayu, Jalan Letjen Suprapto, Kepandean, Kabupaten Indramayu.

Sejumlah tokoh penting tampak hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin, Anggota DPR RI Komisi V H. Daniel Mutaqin Syafiuddin, S.T., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dandim 0616/Indramayu, Kapolres Indramayu, Ketua DPRD Indramayu, Ketua Pj PWI Jawa Barat, Ketua SMSI Jawa Barat, serta para pimpinan organisasi pers se-Kabupaten Indramayu.

Tak hanya unsur pemerintahan dan organisasi pers, acara ini juga dihadiri perwakilan berbagai institusi dan badan usaha, seperti Kejaksaan Negeri Indramayu, Pertamina Group (Kilang Balongan, EP, Patra Niaga, dan PHE ONWJ), Alfamart, Bank bjb, PT Polytama Propindo, PLN Nusantara Power, Perumda Tirta Darma Ayu, Pupuk Kujang, Swiss-Belinn Indramayu, Bank BJB Syariah (BIMJ), PT Rajawali Nusantara Indonesia, hingga Land Group.

Dalam kesempatan tersebut, Asmawi "Day" yang hadir bersama jajaran anggota FKJI menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI Indramayu. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai refleksi peran pers dalam menjaga kualitas demokrasi dan mendorong kemajuan daerah.

"Atas nama Forum Ketua Jurnalis Indramayu, kami menyampaikan ucapan selamat Hari Pers Nasional 2026 dan Hari Ulang Tahun ke-80 PWI. Semoga PWI terus menjaga profesionalisme, memperkuat soliditas organisasi, serta konsisten mencerdaskan masyarakat melalui karya jurnalistik yang berkualitas," kata Asmawi.

Secara keseluruhan, rangkaian acara berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Peringatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat sinergi antara insan pers, pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan Kabupaten Indramayu yang berkelanjutan.

(Nana. S)

Ono Surono Gelar Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan TA 2026 di Indramayu 






Indramayu,  Sergaprarget Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ono Surono, ST, menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Hotel Prima Indramayu, pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas dan fungsi DPRD Provinsi Jawa Barat dalam memastikan jalannya pemerintahan daerah berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

Ono Surono yang juga merupakan legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar XII yang meliputi Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon, menegaskan pentingnya pengawasan sebagai instrumen untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, transparansi anggaran, serta efektivitas pelaksanaan program pembangunan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Ono Surono menyampaikan bahwa DPRD memiliki peran strategis untuk memastikan setiap kebijakan dan penggunaan anggaran benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

> "Pengawasan ini bertujuan agar pelaksanaan pemerintahan dan penggunaan anggaran di tahun 2026 berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel, sehingga pembangunan di daerah benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujar Ono Surono.

Kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi antara wakil rakyat dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menyerap masukan, aspirasi, serta evaluasi terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah.

Melalui kegiatan pengawasan ini, diharapkan sinergi antara DPRD Provinsi Jawa Barat dan pemerintah daerah semakin kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Ono Surono Berharap Dengan dilaksanakannya Kegiatan Ini Visi Jawa Barat bisa Terlaksana dengan baik yaitu Lembur di Urus, Kota di Tata, dan Jabar istimewa.

Yang Arti dan Penjabaranya dari Visi  Lembur di urus yaitu Desa di urus, Untuk itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat Harus Aktif Sehingga Seluruh Desa di Jawabarat Bisa Berdaya Maksimal,Karena Persoalan apapun di pemerintahan berawal dari Desa karena Desa Merupakan Pemerintahan yang paling bawah.

Untuk itu Saya Berharap Nanti akan ada Pelatihan -Pelatihan yang dilaksanakan untuk Operator Desa di  seluruh Desa di Jawabarat,

Serta untuk Pembangunan Infrastruktur didesa Jalan -jalannya bisa terbangun dengan baik dengan kualitas yang Bagus yang bersumberkan dari Anggaran Provinsi Jawa Barat.Ungkapnya.

(Nana.  S)

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung



*JAKARTA* – Jumat, 6 Februari 2026, Polri menyelenggarakan rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam rangka mememperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia.

Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo.

"Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi" Ujar Brigjen Langgeng.

Di sisi hulu, Polri hadir sebagai jembatan bagi Poktan jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Salah satu implementasi nyatanya terlihat di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, di mana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung.

Danang Andi Wijanarko selaku senior vice president BRI dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI sendiri pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai 180T rupiah untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung.

Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga. Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik.

Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan Jagung dengan target 1 juta ton untuk Cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga 6.400 Rupiah per Kilogram.



"Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog." Ujar Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri.

Program ini bertujuan untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan.

Melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia.

(Babil)

Pawai Akhirusanah Madin TPQ Nurussalam Kelurahan Kasepuhan Kecamatan Batang Dalam Rangka Akhirusanah Akhir Tahun Pendidikan Islam Madin TPQ Nurussalam Kelurahan Kasepuhan Kecamatan Batang Kabupaten Batang




Batang, SERGAP TARGET - 7 Pebruari 2026  "Pawai Akhirusanah Madin TPQ Nurussalam Kelurahan Kasepuhan Kecamatan Batang " (Media  Sergaptarget ) Dalam Rangka Akhirusanah / Akhir Tahun Pendidikan Islam Madin TPQ Nurussalam Kelurahan Kasepuhan Kec Batang Kabupaten Batang Mengadakan Pawai Karnaval  dan DrumBand Yg diikuti Oleh Ratusan Santri dan Santriwati Siswa -Siswi dengan Rute Mengelilingi Jalan Dibeberapa Titik Sepanjang Kelurahan.


 ,Kegiatan ini Rutin dilakukan Sepanjang Akhir Tahun ( Akhirusanah ).   Putra -Putri   Madin TPQ Yg Merupakan Tunas Bangsa ini Tidak hanya Mengenyam Pendidikan Pengetahuan Umum Saja tapi lebih diprioritaskan Pada Pengetahuan Agama dan Moral, Kegiatan ini Menjadi Puncak dari Segala Aktifitas Giat Belajar Mengajar dalam kurun Waktu Akhir Tahun.



Diharapkan Adanya Kegiatan Kirab Pawai ini Bisa  Menghidupkan Tradisi dan Nilai- Nilai Moral Yg Islami dan Religius Guna Membentengi Perilaku Moral Anak Bangsa Seiring Dinamika Waktu Yang Penuh dengan Akulturasi budaya Yang Cenderung Negatif. (Muhammad Subhan,S.H.)