Sergap Target

Berita Terkini

Persib vs Persija di Super League 2026, Polres Cirebon Kota Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel

Cirebon Kota - Polres Cirebon Kota menggelar Apel Siaga III untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas berkaitan dengan per...

Postingan Populer

Sabtu, 12 September 2026

Persib vs Persija di Super League 2026, Polres Cirebon Kota Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel

Cirebon Kota - Polres Cirebon Kota menggelar Apel Siaga III untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas berkaitan dengan pertandingan BRI Super League 2026 yang mempertemukan Persija Jakarta dan Persib Bandung, Sabtu (12/09/2026) mulai pukul 14.00 WIB di Mako Polres Cirebon Kota, Jalan Veteran Nomor 05, Kota Cirebon.

Apel yang berlangsung hingga pukul 15.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., didampingi para Pejabat Utama Polres Cirebon Kota. Kegiatan ini menjadi bagian dari kesiapan personel dalam menghadapi meningkatnya aktivitas masyarakat dan suporter selama momentum pertandingan berlangsung.

Kesiapsiagaan tersebut diarahkan untuk mengantisipasi berbagai bentuk kerawanan yang dapat muncul akibat aktivitas pendukung kedua kesebelasan, termasuk mobilitas kelompok suporter, kegiatan nonton bareng, maupun aktivitas masyarakat lainnya yang berkaitan dengan pertandingan Persija Jakarta kontra Persib Bandung.

Personel Polres Cirebon Kota disiapkan untuk melakukan pemantauan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat maupun suporter. Pemantauan dilakukan sebagai langkah deteksi dini sehingga setiap perkembangan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan.

Selain pemantauan, kesiapan personel juga diarahkan pada kegiatan patroli di sejumlah ruas jalan dan lokasi yang memiliki potensi peningkatan aktivitas masyarakat, terutama menjelang hingga setelah pertandingan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya gesekan, tindakan provokatif, maupun gangguan terhadap pengguna jalan dan masyarakat lainnya.

Kegiatan nonton bareng juga menjadi salah satu perhatian dalam langkah antisipasi kepolisian. Personel diminta memonitor lokasi-lokasi yang menggelar nobar serta melakukan pendekatan kepada masyarakat apabila ditemukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerawanan, dengan tetap mengedepankan tindakan yang terukur dan sesuai ketentuan.

Personel yang berada dalam kesiapsiagaan juga diarahkan untuk tetap memperhatikan perkembangan setelah pertandingan berakhir, mengingat aktivitas masyarakat dan mobilitas suporter dapat meningkat pada waktu tersebut. Pemantauan dan patroli dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya gangguan yang berkaitan dengan euforia hasil pertandingan.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, kesiapsiagaan personel merupakan langkah kepolisian untuk memastikan setiap potensi kerawanan berkaitan dengan pertandingan dapat diantisipasi sejak dini melalui pemantauan, patroli, dan respons cepat terhadap perkembangan di lapangan.

“Personel kami siagakan untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan berkaitan dengan pertandingan Persija Jakarta menghadapi Persib Bandung, termasuk aktivitas nobar dan mobilitas suporter setelah pertandingan. Kami mengimbau masyarakat serta para suporter untuk tetap mengedepankan sikap sportif, tidak melakukan provokasi, menghormati pengguna jalan dan masyarakat sekitar, serta bersama-sama menjaga ketertiban selama rangkaian pertandingan berlangsung,” ujar AKP M. Aris Hermanto.

Tangap Darurat,,TNI Buat Bendungan Guna Suplai Air Solusi Padamkan Kebakaran di TPA Putri Cempo


Uploaded Image

Surakarta - Setelah terjadinya bencana Kebakaran di kawasan TPA Putri Cempo yang mengakibatkan aktifitas pembuangan dan pengolahan sampah terhenti diwilayah Kota Surakarta maupun warga area terdampak untuk itu TNI selalu hadir untuk bantu dan mencari solusi guna mengatasi Kebakaran. Sabtu ( 12/09/2026 ) Pkl. 09.00 Wib

Danramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Kapten Cba Sugiyono. S.Sos mengatakan upaya TNI AD khususnya Kodim 0735/Surakarta bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surakarta dalam mengatasi kebakaran yang terjadi, terutama yang baru-baru ini terjadi di kawasan TPA Putri Cempo. “Alhamdulillah banyak cara yang kita kerjakan dan langsung action dengan pengerukan kanal dan pembuatan bendungan disekeliling area TPA Putri Cempo guna menyuplai air dalam penanganan kebakaran tersebut,”terangnya

Diungkapkannya, salah satu penyebab terjadinya kebakaran di area TPA Putri Cempo diduga diwilayah Kota Surakarta mengalami cuaca ektrem panas sehingga tumpukan sampah yang bisa menghasilkan gas metan yang mudah terbakar, untuk itu solusi Kami buatkan bendungan terlebih dahulu untuk membantu menyuplai air dalam proses pemadaman diarea tersebut.”ungkapnya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Personil TNI AD khususnya Kodim 0735/Surakarta atas Percepatan aksi mengingat titik api atau kepulan asap masih terus terjadi,”ucap Perwakilan Dinas BPBD

Lebih lanjut menyampaikan dengan segala daya dan upaya yang dikerjakan oleh TNI AD sangat membantu dan membuahkan hasil yang maksimal sehingga musibah kebakaran ini segera padam,”pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng



WONOSOBO – Polres Wonosobo menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak kebakaran di Dusun Krajan, Desa Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Sabtu, 12 September 2026. Selain memberikan paket sembako, Polwan Polres Wonosobo juga memberikan trauma healing kepada korban, terutama warga yang mengalami tekanan psikologis akibat musibah tersebut.

Wakapolres Wonosobo Kompol Nana Edi Sugito, S.H., memimpin penyerahan bantuan di lokasi kejadian. Bantuan diterima Kepala Desa Tieng, Farhan, untuk kemudian disalurkan kepada warga yang terdampak.

Kompol Nana mengatakan kehadiran polisi tidak berhenti setelah api berhasil dipadamkan. Polres Wonosobo berupaya membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus memberikan dukungan psikologis bagi korban yang terdampak musibah.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Wonosobo kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga,” ujar Nana.

Di lokasi yang sama, sejumlah Polwan Polres Wonosobo berinteraksi dengan warga dan memberikan pendampingan trauma healing kepada korban. Kegiatan dilakukan melalui komunikasi dan pendekatan yang humanis untuk membantu korban, khususnya anak-anak dan warga yang mengalami rasa takut atau cemas setelah kebakaran.

Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Wonosobo untuk memastikan warga tidak menghadapi dampak kebakaran seorang diri. Polisi memberikan ruang kepada korban untuk bercerita, berkomunikasi, dan membangun kembali rasa aman setelah mengalami peristiwa yang mengganggu secara emosional.

Kepala Desa Tieng Farhan mengapresiasi bantuan dan pendampingan yang diberikan Polres Wonosobo. Menurut dia, bantuan sembako maupun dukungan psikologis sangat dibutuhkan warga yang terdampak.

“Kami mewakili warga Desa Tieng mengapresiasi kepolisian dan instansi lain atas respons cepat dalam membantu pemadaman. Kami juga mengucapkan terima kasih atas bantuan sembako dan perhatian kepada warga kami,” kata Farhan.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 16 bangunan terdampak. Satu warga mengalami luka bakar dan mendapat perawatan di rumah sakit.

Kepolisian menyebut kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik di lantai dua rumah milik salah seorang warga. Angin yang cukup kencang membuat api cepat merambat ke bangunan di sekitarnya.

Petugas Polsek Kejajar bersama Koramil, pemadam kebakaran, BPBD dan warga melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan sekitar tiga jam kemudian.

Polres Wonosobo mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Warga diminta memeriksa instalasi listrik secara berkala, menghindari penggunaan sambungan listrik yang tidak sesuai standar, serta memastikan peralatan elektronik dan kompor dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.

Arifin/ Tim KJN

Curi 26 Emas dan Rp6 Juta dari Rumah Warga, Dua Pria Ditangkap Polsek Kepenuhan




ROKAN HULU — Unit Reskrim Polsek Kepenuhan mengungkap kasus dugaan pencurian dengan pemberatan yang terjadi di rumah warga di Desa Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Kabupaten Rokan Hulu. Dua pria berhasil diamankan, sementara seorang terduga pelaku lainnya masih dalam pencarian.



Kedua tersangka yang diamankan yakni AS alias AD (25), warga Desa Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu, dan TI alias TJ (42), warga Desa Kepenuhan Timur, Kecamatan Kepenuhan.



Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kepenuhan IPTU Jonnes, S.H., mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan korban Suhairi pada 1 September 2026.



Peristiwa pencurian diketahui korban pada Senin, 31 Agustus 2026 sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu korban bersama istri dan anaknya baru pulang dari menghadiri pesta pernikahan.

Ketika tiba di rumah, korban mendapati pintu bagian tengah telah terbuka. Setelah dilakukan pemeriksaan, ventilasi kamar mandi ditemukan dalam kondisi rusak. Korban kemudian memeriksa lemari dan mendapati sejumlah perhiasan emas serta uang tunai Rp6 juta telah raib.

Selain emas dan uang tunai, sebuah telepon genggam juga ikut hilang. Total kerugian korban ditaksir mencapai Rp130 juta.

“Setelah menerima laporan, Unit Reskrim Polsek Kepenuhan langsung melakukan penyelidikan dan mengumpulkan informasi terkait keberadaan pelaku,” ujar IPTU Jonnes.

Dari hasil penyelidikan, polisi mengarah kepada AS alias AD. Petugas juga memperoleh informasi bahwa yang bersangkutan meninggalkan wilayah Kepenuhan Hulu bersama J, menggunakan mobil Toyota Vios warna merah milik TI alias TJ.

Pelarian AS akhirnya terhenti di Kota Pekanbaru. Pada Rabu, 9 September 2026 sekitar pukul 09.00 WIB, Unit Reskrim Polsek Kepenuhan berhasil mengamankannya di area parkir Furaya, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Saat diperiksa, AS mengakui telah mengambil 26 keping/perhiasan emas milik korban serta uang tunai Rp6 juta. Emas tersebut kemudian dijual di salah satu toko emas di Pekanbaru dan menghasilkan sekitar Rp126 juta.

Uang hasil penjualan tersebut kemudian digunakan tersangka untuk membeli sejumlah barang, termasuk sepeda motor Honda CB150R dan telepon genggam Samsung. Sebagian uang juga diberikan kepada J berupa sepeda motor Honda Scoopy dan telepon genggam Poco.

Sementara itu, TI alias TJ diamankan pada Rabu malam sekitar pukul 20.00 WIB di rumahnya di Desa Kepenuhan Timur. Kepada polisi, TJ mengakui menerima uang Rp8 juta dari AS sebagai upah mengantar AS dan J ke Pekanbaru.

“Dari hasil pemeriksaan, tersangka TJ mengetahui tujuan keberangkatan AS dan J ke Pekanbaru untuk menjual emas hasil pencurian tersebut. Saat ini keduanya telah diamankan di Polsek Kepenuhan untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas IPTU Jonnes.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sepeda motor Honda CB150R, uang tunai Rp1,65 juta, telepon genggam, sejumlah dokumen milik korban, pakaian yang digunakan tersangka, serta satu unit Toyota Vios warna merah dengan nomor polisi B 1133 EEG yang diduga digunakan untuk mengantar para pelaku ke Pekanbaru.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 477 KUH Pidana dengan ancaman pidana sesuai ketentuan perundang-undangan.

Sementara itu, polisi masih melakukan pencarian terhadap J yang diduga turut terlibat dalam aksi pencurian tersebut. 

***Hobbi Pargaulan***
*(Humas Polres Rohul)*

Lapas Pasir Pangarayan Terus Perkuat Kemampuan Dasar Pembelajaran bagi Warga Binaan




Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus mendukung pemenuhan hak warga binaan dalam memperoleh pembinaan dan pendidikan selama menjalani masa pidana. Salah satunya melalui pembelajaran kemampuan dasar, termasuk membaca dan menulis yang diikuti oleh warga binaan dan dibantu oleh pengajar dari Peserta Magang Nasional di Lapas Pasir Pangarayan.



Kegiatan pembelajaran tersebut menjadi salah satu bentuk pembinaan yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk meningkatkan kemampuan dasar, termasuk membaca dan menulis. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung perkembangan pengetahuan dan keterampilan warga binaan selama berada di Lapas.

Melalui kegiatan tersebut, warga binaan diberikan ruang untuk belajar secara bertahap. Pembelajaran diharapkan dapat memberikan manfaat dalam mendukung aktivitas sehari-hari sekaligus menjadi bekal positif bagi warga binaan dalam menjalani proses pembinaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kasi Binadik dan Giatja Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Andi Rahman, menyampaikan bahwa pembelajaran bagi warga binaan merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pembinaan yang terus didorong di lingkungan Lapas.

“Kami terus mendorong pelaksanaan pembinaan yang dapat memberikan manfaat bagi warga binaan melalui kegiatan pembelajaran kemampuan dasar. Diharapkan kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kemampuan warga binaan serta menjadi bagian dari proses pembinaan yang mereka jalani,” ujar Andi Rahman.

Selain pembelajaran kemampuan dasar, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan juga telah memiliki program pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C bagi warga binaan. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas dalam memberikan akses pendidikan serta mendukung proses pembinaan warga binaan. 

Pelaksanaan pembelajaran ini juga sejalan dengan semangat 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya pada poin pendidikan kesetaraan bagi Narapidana dan anak binaan.

Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus melaksanakan pembinaan secara berkelanjutan sesuai dengan tugas dan fungsi Pemasyarakatan serta ketentuan yang berlaku.

**"Hobbi Pargaulan Manurung***

Jumat, 11 September 2026

Program Paham AI Polres Cirebon Kota Edukasi Pelajar Bijak Gunakan AI

CIREBON KOTA – Polres Cirebon Kota melalui Program Paham AI (Artificial Intelligence) memberikan edukasi mengenai kecerdasan buatan kepada perwakilan siswa-siswi SMA/SMK se-Kota Cirebon, Kamis (10/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Seni dan Ruang Laboratorium SMAN 1 Kota Cirebon, Jalan Wahidin Sudirohusodo, mulai pukul 08.50 WIB hingga 15.00 WIB tersebut menjadi langkah Polri dalam mendorong generasi muda memahami perkembangan teknologi sekaligus menggunakannya secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.

Program Paham AI tersebut merupakan program unggulan Polri yang dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai perkembangan kecerdasan buatan yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini diikuti perwakilan siswa dari sejumlah SMA dan SMK di Kota Cirebon sebagai bagian dari upaya membekali pelajar agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa mengabaikan aspek etika dan keamanan digital.

Dalam kegiatan tersebut, pelajar mendapatkan pemahaman bahwa perkembangan Artificial Intelligence tidak dapat dihindari sehingga generasi muda perlu memiliki kemampuan untuk belajar dan beradaptasi dengan teknologi. Pemahaman tersebut penting agar AI tidak hanya digunakan sebagai alat bantu, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara positif untuk mendukung proses belajar, kreativitas, inovasi, serta pengembangan kemampuan para pelajar.

Materi yang diberikan juga menekankan pentingnya memahami risiko penggunaan teknologi kecerdasan buatan, khususnya yang berkaitan dengan kejahatan siber dan keamanan digital. Para pelajar diberikan pemahaman mengenai pentingnya mewaspadai penyebaran hoaks, manipulasi data, penyalahgunaan informasi, hingga potensi pelanggaran privasi yang dapat terjadi akibat penggunaan teknologi secara tidak bertanggung jawab.

Program Paham AI juga mengajarkan kepada pelajar bahwa kemampuan menggunakan teknologi harus berjalan beriringan dengan pemahaman mengenai etika digital. Dengan demikian, siswa tidak hanya dituntut mampu memanfaatkan berbagai teknologi berbasis AI, tetapi juga memahami batasan penggunaannya, menghargai privasi, menjaga keamanan data, serta mempertimbangkan dampak dari setiap informasi atau konten yang dihasilkan dengan bantuan kecerdasan buatan.

Selain materi mengenai dasar-dasar kecerdasan buatan dan etika pemanfaatannya, para peserta juga diperkenalkan dengan Aplikasi Senopati Academy sebagai sarana pembelajaran digital interaktif. Pengenalan tersebut diharapkan dapat membuka wawasan pelajar terhadap berbagai pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran yang dapat mendukung proses pendidikan secara lebih kreatif dan adaptif.

Kegiatan Program Paham AI diikuti perwakilan pelajar dari SMAN 1 Cirebon, SMAN 4 Cirebon, SMAN 5 Cirebon, SMAN 6 Cirebon, SMAN 7 Cirebon, SMKN 2 Kota Cirebon, SMA Islam Al Azhar, SMA BPK Penabur, SMA Santa Maria 1, SMA Edu Global, serta SMA Sekar Kemuning. Keterlibatan berbagai sekolah tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman mengenai penggunaan AI secara positif di lingkungan pendidikan dan mendorong para peserta untuk membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada lingkungan sekolah masing-masing.

Program Paham AI Polres Cirebon Kota menjadi salah satu bentuk respons Polri terhadap perkembangan teknologi yang semakin cepat dan memberikan pengaruh besar terhadap kehidupan generasi muda. Melalui edukasi yang diberikan secara langsung kepada pelajar, Polri berupaya membangun generasi yang tidak hanya memiliki kecakapan teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap keamanan, etika, tanggung jawab, dan dampak penggunaan kecerdasan buatan.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan bahwa Program Paham AI merupakan langkah Polri untuk mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi perkembangan teknologi dengan pengetahuan dan sikap yang tepat. “Kami ingin para pelajar tidak hanya menjadi pengguna AI, tetapi juga memahami manfaat, risiko, keamanan, dan etika dalam penggunaannya, sehingga kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar, berkarya, dan berinovasi secara positif serta bertanggung jawab,” ujarnya.

DPC LSM PENJARA Rohul Bangun Sinergitas Dengan ATR/BPN Rohul




Rokan Hulu, - Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara ( DPC LSM PENJARA ) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, Bistok Sihombing melalui Wakil Ketua DPC LSM Penjara Rohul, Hendron Sihombing melakukan pertemuan dengan Kepala Kantor (Kakan) Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Rohul di Lantai I Daycino Cafe & Resto, pada Jum'at (11/09/2026) siang. 



Pertemuan itu dilakukan guna menjalin silaturahmi dan sinergitas sesuai tupoksi masing -masing. Kakan ATR/BPN Rohul, Turmudi,S.SIT.,M.H yang di dampingi oleh Kasubag TU, Johanes Situmorang, S.E dan stafnya saat tiba dilokasi pertemuan disambut hangat langsung oleh Waka DPC LSM Penjara Rohul. 



"Kami sangat apresiasi Kakan BPN Rohul dan Kasubagnya. Pertemuan ini sangat penting, selain untuk menjalin silaturahmi,juga untuk dapat membangun sinergitas kedepan. Banyak hal yang telah Kami diskusikan selama lebih kurang 75 menit. Poin utamanya adalah memberikan masukan yang konstruktif kepada pihak BPN agar lebih meng - optimalkan pelayanan terhadap masyarakat, utamanya para Pemohon atau para pihak yang berkepentingan atas layanan dari BPN secara profesional dan jujur bakti, di bidang Pertanahan," ucap H.Sihombing kepada Redaksi Media ini, sabtu (12/09/2026) pagi. 

Dijelaskannya, ATR/BPN RI punya Motto : "Melayani, Profesional dan Terpercaya,". Maka, Motto ini tidak boleh hanya slogan semata. Artinya, harus benar benar diterapkan. Melayani berarti memberikan pelayanan pertanahan dan tata ruang berstandar tinggi dengan prosedur, biaya dan waktu yang jelas, serta, wajib bersikap ramah. Profesional berarti Kerja cerdas, tuntas, kompeten, serta, mengutamakan kolaborasi dan adaptasi teknologi. Terpercaya berarti bertindak benar sesuai kode etik profesi, memegang teguh amanat, serta, menjaga integritas.

"Setiap Insan yang bertugas di BPN; mulai bawahan, Staff bahkan hingga Kepalanya,wajib menjalankan Motto BPN, yaitu : " Melayani, Profesional dan Terpercaya ". Segala keluhan warga (pemohon), kiranya dapat dijadikan atensi, demi menjaga marwah dan citra instansi BPN itu sendiri agar tetap bernilai positif di mata Masyarakat, " tegas H.Sihombing yang dikenal Vokal dan aktif sebagai Aktivis sosial kemanusiaan di Riau. 

Terpisah, Kakan BPN Rohul, Turmudi mengucapkan terimakasih atas masukan dari LSM Penjara dan menyatakan siap melakukan monitoring dan evaluasi. 

"Kami sangat berterimakasih kepada LSM Penjara Rohul yang telah mengingatkan dan memberikan masukan positif kepada Kami. Kedepan, Kita akan monitor dan evaluasi kinerja agar pelayanan terhadap masyarakat dapat dilakukan dengan baik dan benar sesuai prosedur dan ketentuan aturan dan peraturan yang berlaku, " Ungkap Kakan Turmudi kepada awak media yang hadir saat pertemuan berlangsung. 

***Hobbi Pargaulan***

Piket Koramil 02/Banjarsari Bersama Linmas Lksanakan Patroli Malam Untuk Ciptakan Lingkungan Aman Dan Kondusif


Uploaded Image

Surakarta - Piket Koramil 02/Banjarsari Kodim Surakarta Koptu Tutut melaksanakan kegiatan Patroli Malam Bersama dengan anggota Linmas di wilayah Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta, Jum'at (12/09/2026).

Dikatakan Koptu Tutut kegiatan patroli malam yang dilaksanakan oleh Piket Koramil 02/Banjarsari bersama Linmas Kelurahan tersebut bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang tertib, aman dan kondusif.

"Harapan kami dengan adanya pelaksanaan kegiatan patroli keamanan secara rutin seperti ini dapat mencegah terjadinya tindak kejahatan serta memelihara dan menjaga situasi tetap aman dan kondusif."tegasnya.

Penulis : Arda 72

Kapolres Indramayu Salurkan Sembako Untuk Warga Desa Tanjakan


Indramayu, Sergaptarget.com  Kepedulian Polres Indramayu Polda Jabar terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan di Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng, tak henti-hentinya pada pendistribusian air bersih. 

Seusai mendistribusikan puluhan ribu liter air, Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P.M., S.I.K., M.Si., juga menyerahkan paket sembako kepada sejumlah warga yang membutuhkan, Jumat siang (11/9/2026).

Bantuan sosial tersebut merupakan bagian dari program Jumat Berkah Polres Indramayu, untuk membantu masyarakat sekaligus mempererat kedekatan antara kepolisian dan warga.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., mengatakan, kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi masyarakat, khususnya warga yang saat ini menghadapi dampak kekeringan dan keterbatasan air bersih.

“Ini merupakan bagian dari kegiatan Jumat Berkah yang dilaksanakan Polres Indramayu. Selain menyalurkan bantuan air bersih, kami juga membagikan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata AKBP Prianggo.

Sebelumnya, Polres Indramayu mendistribusikan sekitar 40 ribu liter air bersih menggunakan enam truk tangki untuk masyarakat Desa Tanjakan yang berdasarkan informasi mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih.

Menurutnya, kehadiran kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian sosial dan respons terhadap permasalahan yang dihadapi warga.

“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan masyarakat. Yang terpenting, kami ingin terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

(Nana. S)

Gerak Cepat! Polisi Sikat Delapan Anggota Geng Motor Yang Bikin Resah Warga Sukaperna Indramayu


Indramayu, Sergaptarget.com  Polres Indramayu Polda Jabar bergerak cepat menindaklanjuti video yang beredar di media sosial terkait dugaan aksi tawuran antar kelompok remaja di wilayah Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Satreskrim Polres Indramayu bersama Polsek Tukdana melakukan penyelidikan dan pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB mengamankan delapan laki-laki di sejumlah lokasi di wilayah Desa Sukaperna, Tukdana, Kerticala, dan Pakedangan, Kecamatan Tukdana.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar membenarkan pengamanan terhadap 8 remaja oleh Tim URC Resmob Polres Indramayu dan Polsek Tukdana.

Delapan orang yang diamankan diduga memiliki keterkaitan dengan video aktivitas kelompok yang meresahkan warga tersebut.

Mereka masing-masing berinisial T.K. (17) yang diduga membawa celurit, M.J. (15) yang diduga berperan sebagai joki dan berada di lokasi, A.A. (16) yang diduga membawa bambu sepanjang sekitar satu meter, S.J.N. (21) yang diduga berperan sebagai joki, A.H. (17) yang diduga merekam video kejadian, R.P. (17) yang diduga membawa sabit, T.C. (17) yang diduga membawa celurit, serta A.M. (16) yang diduga membawa celurit.

Dalam penanganan tersebut, polisi turut mengamankan dua senjata tajam jenis corbek, tujuh celurit, satu unit Honda Sonic warna hitam-merah, satu unit Honda Beat warna putih, serta tujuh unit telepon genggam.

Lanjut Kasat Reskrim menjelaskan, penyelidikan berawal dari informasi mengenai video dugaan tawuran yang terjadi di wilayah Desa Sukaperna. Petugas kemudian melakukan penelusuran dan memperoleh informasi bahwa sejumlah orang dalam video diduga berasal dari kelompok Official Warning, Selatan Mistis dan Selatan Mistery yang berhadapan dengan kelompok German 23 yang disebut bergabung dengan Holland 25.

Petugas selanjutnya melakukan pencarian hingga berhasil mengamankan delapan orang yang diduga berada dalam rangkaian kejadian tersebut. 

“Berdasarkan pemeriksaan awal, sejumlah pihak mengakui berada di lokasi dan memberikan keterangan terkait ajakan berkumpul, perjalanan menuju tempat kejadian, serta senjata tajam yang dibawa,” jelasnya. Jumat (11/9/2026)

Dari keterangan awal, A.M. mengaku ikut dalam kejadian dan membawa celurit, sementara T.C. memberikan keterangan bahwa dirinya mengambil celurit sebelum menuju lokasi. M.J. mengaku mendapat ajakan melalui komunikasi WhatsApp untuk berkumpul bersama kelompoknya, sedangkan R.P. mengakui membawa sabit miliknya sendiri saat kejadian.

AKP M. Arwin menegaskan keterangan tersebut masih merupakan hasil pemeriksaan awal. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap peran masing-masing orang yang diamankan, asal-usul senjata tajam, komunikasi sebelum kejadian, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Delapan orang tersebut kemudian diserahkan kepada Unit Harda Satreskrim Polres Indramayu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Sementara Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno  mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan dan aktivitas anak-anak, terutama pada malam hari serta penggunaan media sosial. 

“Orang tua diharapkan membangun komunikasi yang lebih terbuka agar dapat mengetahui lingkungan pergaulan anak dan mencegah keterlibatan mereka dalam tawuran maupun kelompok yang mengarah pada tindakan kekerasan,” jelasnya.

AKP Tarno berharap kejadian tersebut menjadi perhatian bersama bagi keluarga, sekolah dan masyarakat. Sinergi seluruh pihak dinilai penting untuk mencegah tawuran, penyalahgunaan senjata tajam serta aktivitas kelompok yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi  - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.

(Nana. S)