Berita Terkini

Pemkab Indramayu Gercep Sosialisasikan SE Gubernur Jabar Terkait PMI ibu Balita

Indramayu, Sergaptarget.com Pemerintah Kabupaten Indramayu mulai bergerak cepat menyosialisasikan Surat Edaran Gubernur Jawa Bar...

Postingan Populer

Sabtu, 27 Juni 2026

Pemkab Indramayu Gercep Sosialisasikan SE Gubernur Jabar Terkait PMI ibu Balita




Indramayu, Sergaptarget.com Pemerintah Kabupaten Indramayu mulai bergerak cepat menyosialisasikan Surat Edaran Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), terkait penundaan sementara atau moratorium keberangkatan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) perempuan yang masih memiliki anak usia bawah lima tahun (balita).

Langkah ini diambil guna merespons tingginya angka migrasi kerja kaum ibu di wilayah lumbung padi tersebut. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu, Endang Ismiati, mengungkapkan bahwa edukasi intensif terkait aturan khusus ini telah bergulir ke tingkat wilayah, salah satunya dilaksanakan di Kecamatan Sindang pada Jumat (26/6/2026).

Menurut Endang, meski bekerja dan mendapatkan penghidupan yang layak adalah hak konstitusional setiap warga negara, hak anak untuk mendapatkan pengasuhan yang aman dan penuh kasih sayang dari ibu kandung juga tidak boleh dikesampingkan.

“Melalui kebijakan ini, Gubernur Dedi Mulyadi bertujuan memperkuat kluster perlindungan anak di Jawa Barat. Kita ingin mencegah risiko terjadinya kekerasan, penelantaran, hingga eksploitasi terhadap anak yang ditinggal ibunya bekerja ke luar negeri,” urai Endang Ismiati.

Fokus pada Jaminan Keamanan Pola Asuh Anak
Kendati demikian, pihak Disnaker Indramayu memandang aturan penundaan ini tidak bisa dipukul rata secara kaku di lapangan. Kunci utama dari edaran gubernur ini adalah memastikan adanya mitigasi risiko pengasuhan pengganti yang jelas sebelum sang ibu mengajukan dokumen keberangkatan.

“Kita sebenarnya tidak bisa menggeneralisasikan bahwa setiap anak yang ditinggal ibunya menjadi PMI pasti tidak mendapat pengasuhan yang baik. Hal itu sangat tergantung pada siapa yang mengasuhnya di rumah. Ada anak yang diasuh neneknya, dan kebetulan neneknya mengerti gizi serta pola asuh yang benar, sehingga tumbuh kembang anak tetap berjalan baik,” jelas Endang.
Melalui rangkaian sosialisasi ini, Disnaker Indramayu ingin mengedukasi para ibu secara objektif. Mereka diminta wajib memastikan terlebih dahulu bahwa anak-anak yang ditinggalkan berada di tangan wali yang aman, kompeten, dan terbebas dari segala risiko kekerasan psikis maupun fisik sebelum memutuskan terbang ke negara penempatan.

Dilema Faktor Ekonomi di Kantong PMI Terbesar Jabar
Penerapan aturan baru ini menjadi tantangan tersendiri mengingat Kabupaten Indramayu masih memegang predikat sebagai daerah pengirim PMI terbesar di Jawa Barat.

Berdasarkan data makro ketenagakerjaan, faktor ekonomi dan disparitas upah masih menjadi magnet utama:

Total Keberangkatan: Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 21.182 warga Indramayu memilih berangkat bekerja ke luar negeri.

Faktor Pendorong: Standar pendapatan di luar negeri dinilai jauh lebih tinggi dan mampu mengubah kesejahteraan keluarga secara instan dibanding peluang kerja yang tersedia di dalam negeri.

Disnaker Indramayu berharap kebijakan pengetatan pemprov Jabar ini bisa menyeimbangkan roda ekonomi antara keluarga prasejahtera dan psikologis masa depan generasi emas penerus Indramayu. 

(Nana. S)

Jumat, 26 Juni 2026

Ciptakan Lingkungan Pasar Yang Bersih, Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Melaksanakan Kerja Bhakti Pembersihan Pasar

Surakarta, Dalam upaya menciptakan pasar yang bersih dan Sehat, Babinsa Kelurahan Nusukan, Koramil 02/Banjarsari,Kodim 0735/Surakarta Serka Supadmo bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Nusukan Aiptu mujiono melaksanakan kegiatan Kerja Bhakti Pembersihan Pasar Tradisional Nusukan Jalan Kapten Piere Tendean Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jum'at 26 Juni 2026 Pukul 09.00 Wib S/d selesai. 

Kegiatan ini bertujuan menciptakan kebersihan dan keindahan pasar dengan melibatkan pedagang dan masyarakat setempat dan juga sebagai tindak lanjut perintah KASAD untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kebersihan lingkungan. 

Dalam kesempatan tersebut, Serka Supadmo juga mengingatkan kepada para penjual dan pengunjung pasar untuk tidak membuang sampah sembarangan, demi menjaga kebersihan pasar dan lingkungan sekitar.

Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan serta menciptakan psuasana pasar yang nyaman bagi semua.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Babinsa Purwodiningratan Bersinergi Bersama Bhabinkamtibmas Laksanakan Patroli Sambang Wilayah

Surakarta - Babinsa Purwodiningrtan Koramil 04/Jebres kodim 0735/Surakarta Serka Suparno bersama Bhabinkamtibmas Polsek Jebres Aiptu Nana Endrayana bersinergi melaksanakan kegiatan patroli dan sambang wilayah kelurahan untuk melakukan patroli dialogis dengan warga. Jum'at (26/06/2026).

Ditegaskan Serka Suparno Patroli dan sambang wilayah merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh babinsa dan Bhabinkamtibmas bersama guna memantau setiap kondisi wilayah serta aktifitas warga didalam wilayah binaannya tersebut.

"Dalam kegiatan patroli wilayah tersebut kami bersama dengan Bhabinkamtibmas menyempatkan diri untuk melakukan dialog bersama warga binaan, guna untuk menjalin tali silaturahmi serta mengajak untuk membantu bersama-sama menjaga dan menciptakan situasi dan kondisi didalam wilayah binaan yang aman dan kondusif."ujarnya.

"Pada kesempatan ini kami juga mwnghiimbau kepada warga binaan agar selalu menjaga situasi dan kondisi yang kondisif di wilayah masing – masing agar tercipta situasi yang aman dan nyaman

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Lapas Pasir Pangarayan Tingkatkan Pembinaan Kepribadian Warga Binaan Perempuan Melalui Pengajian Rutin



Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berkomitmen memberikan pembinaan kepribadian bagi warga binaan sebagai bagian dari upaya membentuk pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat. Salah satu bentuk pembinaan tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengajian rutin yang diikuti oleh warga binaan perempuan pada Jumat (26/06/2026).


Dalam pelaksanaannya, warga binaan mendapatkan pembelajaran agama Islam secara bertahap dengan mempelajari Al-Qur'an sesuai dengan kemampuan masing-masing peserta. Selain itu, ustadzah juga memberikan penguatan rohani sebagai bekal bagi warga binaan dalam menjalani proses pembinaan.

Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan agama, tetapi juga menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana untuk memperkuat keimanan, membentuk akhlak yang baik, serta meningkatkan kesadaran diri sebagai bekal dalam menjalani kehidupan setelah selesai menjalani masa pidana.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Andi Rahman, menyampaikan bahwa pembinaan kepribadian merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan warga binaan.

"Pengajian rutin ini menjadi bagian dari upaya pembinaan kepribadian yang kami laksanakan secara berkesinambungan. Melalui bimbingan dari ustadzah, kami berharap warga binaan dapat meningkatkan pemahaman agama, memperbaiki akhlak, serta memiliki bekal moral yang kuat sebagai persiapan untuk kembali dan berperan positif di tengah masyarakat," ujar Andi Rahman.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan akan terus menghadirkan program-program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan, baik dalam aspek kepribadian maupun kemandirian, sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pemasyarakatan.

Pelaksanaan pengajian rutin ini merupakan bagian dari upaya pembinaan kepribadian yang mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan warga binaan memiliki kesiapan untuk kembali ke masyarakat serta mendukung upaya penanganan overcapacity dan overcrowding secara komprehensif sesuai arah kebijakan yang tertuang dalam 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.

***Hobbi Pargaulan**"

SPMB SMP Negeri Di Kabupaten Indramayu Lewat Jalur Afirmasi Disorot Karena Tidak Tranfaran



Indramayu, Sergaptarget. com Portal Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) online untuk pendaftaran dan seleksi Calon Murid Baru (CMB) jenjang SMP Negeri di Kabupaten Indramayu, khususnya jalur Afirmasi KIP/DTSEN, disorot karena dinilai tidak transparan. 

Salah satu yang menjadi sorotan adalah tidak ditampilkannya informasi jarak tempat tinggal calon murid ke sekolah SMP Negeri tujuan secara terbuka di portal SPMB. Padahal, berdasarkan informasi yang berkembang, jarak merupakan salah satu penentu utama kelolosan seleksi. Sistem memprioritaskan calon murid dengan jarak terdekat ke sekolah tujuan sesuai kuota yang tersedia.

Ketiadaan data jarak yang dapat diakses publik memicu dugaan kurangnya transparansi dalam proses seleksi. Kondisi ini dikhawatirkan menimbulkan ketidakpastian bagi para pendaftar dan orang tua terkait dasar penentuan kelolosan anak mereka.

Ketua DPC Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Indramayu, A. Warjani, menyayangkan kondisi tersebut. Menurutnya, keterbukaan data jarak sangat penting agar proses seleksi dapat diawasi bersama.

“Transparansi data jarak calon murid ke sekolah tujuan harus ditampilkan secara terbuka di portal SPMB. Ini bagian dari akuntabilitas publik. Jika tidak, akan muncul spekulasi dan keresahan di masyarakat, terutama bagi orang tua yang mendaftarkan anaknya melalui jalur afirmasi,” ujar Warjani, Jumat 26/06/2026.

Ia menambahkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu serta panitia SPMB perlu segera memperbaiki sistem agar seluruh data seleksi dapat diakses secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Indramayu ketika dimintai tanggapan melalui pesan WhatsApp terkait alasan tidak ditampilkannya data tersebut di portal pendaftaran.

(Nana. S)

Masyarakat Desa/Kec.Kroya Gela Acara Syukuran Selesainya Pembangunan Jembatan Perintis Garuda




Indramayu, Sergaptarget.com Suasana penuh kebahagiaan dan rasa syukur menyelimuti masyarakat Blok Tegal, Desa Kroya, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, pada Kamis Pon, (25/6/2026) sore.

Mulai pukul 16.00 WIB, puluhan warga berkumpul untuk menggelar acara syukuran dan doa bersama. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk ungkapan terima kasih atas selesainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang telah lama dinantikan.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Kuwu Desa Kroya Ardiwan, Ketua BPD Haji Suharto, tokoh masyarakat, serta sekitar 60 warga setempat.

Hadir pula Babinsa Desa Kroya Koramil 1617/Gabuswetan Kodim 0616/Indramayu, Pelda Tarjoni, beserta jajarannya. Melalui doa bersama, masyarakat berharap infrastruktur baru ini dapat memberikan keselamatan, memperlancar mobilitas, sekaligus mendongkrak urat nadi perekonomian warga sehari-hari.

Dalam sambutannya, Babinsa Desa Kroya, Pelda Tarjoni, memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh warga yang terus menjaga semangat gotong royong hingga jembatan ini selesai dibangun dengan baik.

Ia berharap keberadaan Jembatan Perintis Garuda mampu meningkatkan aksesibilitas, mempererat hubungan antarwilayah, serta membawa dampak positif bagi kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Desa Kroya ke depan.

Secara keseluruhan, kegiatan syukuran ini berjalan dengan tertib, aman, dan penuh kehangatan. Suksesnya acara ini menjadi cerminan nyata dari kuatnya sinergi serta kemanunggalan antara masyarakat, pemerintah desa, dan aparat kewilayahan dalam menyukseskan pembangunan di daerah.

(Nana. S)

Kamis, 25 Juni 2026

Tindak Lanjut Laporan Warga, Babinsa Kepatihan Wetan & Staf Kelurahan Cek Sampah Liar di Wilayah


Uploaded Image

Surakarta - Dalam upaya menyelesaikan permasalahan lingkungan yang meresahkan warga, Babinsa Kepatihan Wetan Sertu Budiono Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta bersama pihak Kelurahan Kepatihan Wetan melakukan pengecekan terhadap lokasi pembuangan sampah liar yang berada di depan pertokoan milik warga, tepatnya di Jl. Urip Sumoharjo RT 09 RW 02, Kelurahan Kepatihan Wetan, Kecamatan Jebres, Kamis ( 25/06/2026)

Sertu Budiono menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas laporan dari warga yang mengeluhkan keberadaan tumpukan sampah liar di sekitar tempat tinggal mereka. Pengecekan dilakukan sebagai langkah awal untuk menyelesaikan permasalahan dan menjaga kenyamanan serta kebersihan lingkungan.

Dalam koordinasi di lapangan, pihak Kelurahan Kepatihan Wetan yang diwakili oleh Kasi LH Bapak Singgih bersama Staf dan Linmas Kelurahan, bersepakat dengan pemilik lahan atau toko, Bapak Wangki, bahwa sampah di lokasi tersebut akan segera dibersihkan dengan cara dimasukkan dalam kantong plastik besar atau karung dan langsung dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Salah satu warga setempat mengucapkan terima kasih kepada pihak Babinsa, dan kelurahan atas respon cepat dalam menangani keluhan warga.

Sementara itu, Danramil 04/Jebres Kapten Cba Sugiyono, S. Sos menyampaikan apresiasi terhadap sinergi antara aparat kewilayahan, kelurahan, dan warga masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Kami selalu siap mendukung setiap upaya yang bertujuan meningkatkan kenyamanan dan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh positif dalam penyelesaian masalah lingkungan berbasis kolaborasi antara warga dan aparat.

Penulis : Arda 72

Camat Cikedung Sigap Usai Viralnya Informasi Penahanan KKS Sejumlah KPM di Desa Jambak




Indramayu,  Sergaptarget.com Viralnya dugaan penahanan kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) bantuan milik sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah desa Jambak Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, mendapat perhatian serius dari pihak kecamatan terbukti langsung Menyikapi persoalan yang ramai diperbincangkan di media sosial Camat Cikedung langsung mengambil langkah cepat guna memastikan hak-hak masyarakat tetap terlindungi.

Camat Cikedung, Dadang Supriatna, S.IP., M.Si. melalui kasi Kesos, Haryadi Sudiharto menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa, pendamping program bantuan PKH, serta pihak-pihak terkait untuk menelusuri informasi yang beredar di masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan agar persoalan dapat diselesaikan secara objektif dan tidak menimbulkan keresahan di kalangan penerima bantuan.

“Setelah informasi ini viral, kami langsung melakukan komunikasi dan meminta klarifikasi dari pihak-pihak terkait. Tujuannya agar persoalan ini dapat diketahui secara jelas dan hak masyarakat tetap terjamin,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kartu KKS bantuan merupakan sarana bagi penerima manfaat untuk mengakses bantuan sosial yang menjadi haknya. Karena itu, apabila ditemukan adanya tindakan yang tidak sesuai dengan ketentuan, maka akan dilakukan pembinaan dan tindak lanjut sesuai aturan yang berlaku.

Pihak kecamatan juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan keluhan atau laporan apabila menemukan kendala dalam penyaluran bantuan sosial. Keterbukaan informasi dan koordinasi dinilai penting untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman maupun dugaan penyimpangan.

 Wasta salah seorang penerima manfaat melalui istrinya Iin Tanerah menjelaskan bahwa sebelumnya ada kendala saat pencairan bantuan PKH. Iin mengadu kepada pendamping program bantuan PKH untuk membantu proses pencairan bantuan tersebut karena ada kendala di kartu KKS nya karena sudah habis masa berlakunya.

“Alhamdulillah setelah di bantu dengan pendamping program bantuan PKH, uang bantuan tersebut bisa keluar dengan mendatangi ke agen yang ada di wilayah kecamatan cikedung,” ungkapnya.

Iin juga mengucapkan rasa terimakasih kepada bapak Camat, Bapak Bupati Indramayu, Bapak Kuwu serta pendamping bantuan program PKH yang sudah membantu untuk proses pencairan dana bantuan PKH hingga bisa keluar dan diterima oleh saya, ucapnya.

Ditempat terpisah Ketua kelompok PKH desa Jambak Warkita atau disapa tekok menyampaikan bahwa tidak ada penahanan ataupun penyanderaan kartu KKS. Melainkan beberapa KPM sendiri yang menitipkan kepada ketua kelompok dengan alasan takut hilang atau lupa menyimpan.

“Benar kemarin masih ada beberapa kartu KKS masih di saya, dikarenakan penerima manfaat enggan menyimpannya sendiri karena takut hilang dan untuk sekarang KKS sudah di pegang oleh pemilik KPM masing-masing,” lanjut Warkita.

Sejumlah warga berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan sehingga bantuan yang diberikan pemerintah benar-benar tepat sasaran

Tim U-19 Kecamatan Jatibarang Keluar Sebagai Juara 1 Piala Bupati Indramayu 2026




Indramayu,
 Sergaptarget.com Gemuruh sorak sorai ratusan penonton memadati tribun Stadion Tridaya Indramayu. Mereka saksi hidup laga sengit partai final Kelompok Usia 19 Tahun (U-19) dalam ajang bergengsi Piala Bupati Indramayu Tahun 2026  Selasa (23/6/2026).

Sejak peluit pertama ditiup sampai peluit panjang  ditiup sebagai tanda pertandingan selesai  Stadion Tridaya riuh sorak penonton dalam Partai puncak ini mempertemukan dua tim terkuat, yakni Tim Sepak Bola U-19 Kecamatan Jatibarang melawan Tim Sepak Bola U-19 Kecamatan Kandanghaur.

 kesebelasan Kecamatan Jatibarang sukses mendominasi permainan. Kerja keras mereka membuahkan hasil manis dengan menutup laga lewat kemenangan telak 3-0 atas Kecamatan Kandanghaur. Hasil ini mengantarkan Kecamatan Jatibarang resmi menyandang gelar Juara U-19 Piala Bupati Indramayu 2026.

Selesai  dilanjutkan dengan prosesi penutupan serta penyerahan trofi dan penghargaan kepada para jawara oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim,  langsung  mengalungkan medali dan menyerahkan piala.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas suksesnya penyelenggaraan turnamen tahunan ini.

“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan penyerahan hadiah kepada para pemenang Piala Bupati Indramayu Tahun 2026. Animo masyarakat luar biasa. Selain menghibur, kegiatan ini menjadi ruang penting untuk memantau bakat-bakat muda yang selama ini belum terpantau,” adapun urutan juara untuk Kategori Kelompok Usia 19 Tahun (U-19):

Juara I (Emas): Kecamatan Jatibarang

Juara II (Perak): Kecamatan Kandanghaur

Juara III (Perunggu): Kecamatan Indramayu

Juara IV: Kecamatan Gantar

Selain kategori utama U-19, Bupati Lucky Hakim juga menyerahkan trofi penghargaan untuk Kompetisi Sepak Bola Antar Sekolah Sepak Bola (SSB)/Akademi yang dibagi ke dalam kelompok usia 10, 12, dan 14 tahun, lengkap dengan penghargaan pemain terbaik (best player).

Komitmen Pembinaan Usia Dini Berkelanjutan
Melihat kesuksesan tahun ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya untuk menjadikan Piala Bupati sebagai agenda rutin tahunan demi menjaga iklim kompetisi sepak bola yang sehat di daerah.

“Insyaallah kegiatan ini akan terus ada setiap tahun. Tentu akan terus kita evaluasi agar manajemen pelaksanaannya semakin baik ke depan,” tegas Bupati Lucky Hakim.

Dengan selesainya seluruh rangkaian laga, Piala Bupati Indramayu 2026 tidak hanya sukses menjadi panggung unjuk gigi antarkecamatan, tetapi juga menjadi sarana hiburan yang mempersatukan masyarakat sekaligus menjadi tonggak pembinaan usia dini yang berkelanjutan di Kabupaten Indramayu.

(Nana. S)

DPRD Majalengka serap Aspirasi




MAJALENGKA-₩ Dalam Rangka Haul Bung Karno di Masjid Desa sindangkerta, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, Kamis (25/6/2026), 

Anggota DPRD Kabupaten Majalengka Fraksi PDI Perjuangan, Didi supriadi turun langsung menyapa masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, sekaligus mempererat silaturahmi dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara rakyat dan wakil rakyat di hadapan warga, Didi,,, mendengarkan berbagai masukan, harapan, serta persoalan yang dihadapi masyarakat,
Menurutnya, mendengar langsung suara masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab moral seorang wakil rakyat. Aspirasi yang diterima akan menjadi bahan perjuangan dalam menjalankan tugas dan fungsi legislasi demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Didi juga menyerahkan bantuan berupa sejadah dan Alqur'an untuk Mesjid setempat sebagai bentuk kepedulian terhadap sarana ibadah masyarakat. 

Menariknya, pelaksanaan Haul Bung Karno kali ini dipusatkan di lingkungan Masjid Saat ditanya alasan memilih lokasi tersebut, Didi menjelaskan bahwa hal itu memiliki makna historis yang erat dengan kiprah Presiden pertama Republik Indonesia,

"Adapun masyarakat yang belum mengetahui bahwa Bung Karno memiliki perhatian yang sangat besar terhadap pembangunan rumah ibadah. Beliau berperan dalam mengurus dan mendorong berdirinya berbagai masjid, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Karena itu, kami memilih Masjid sebagai tempat pelaksanaan haul agar masyarakat juga mengenal sisi religius dan kontribusi besar,"ujar Didi,

Didi pun menambahkan, Bung Karno tidak hanya dikenal sebagai proklamator dan negarawan besar, tetapi juga sosok yang memahami pentingnya nilai-nilai spiritual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


"Haul ini bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi menjadi momentum untuk mengambil teladan dari perjuangan Bung Karno. Semangat gotong royong, persatuan, kecintaan kepada rakyat, serta penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan harus terus kita rawat dan diwariskan kepada generasi penerus,

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan tahlilan dan doa bersama di Masjid setempat. Tokoh masyarakat, warga, serta para peserta yang hadir khusyuk memanjatkan doa untuk para pendiri bangsa, khususnya Bung Karno, serta mendoakan keselamatan dan kemajuan bangsa Indonesia

Di bawah lantunan doa yang menggema, Haul Bung Karno di Masjid Desa sindangKerta tidak hanya menjadi ruang mengenang jasa sang Proklamator, tetapi juga menjadi simbol pertemuan antara nilai kebangsaan, spiritualitas, dan pengabdian kepada rakyat.,,,,,