Sergap Target

Berita Terkini

Desa Muntur Kecamatan Losarang Diusulkan Menjadi Desa Mandarin Oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

Indramayu, Sergaptarget.com  Rencana menarik dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk masyarakat Kabupaten Indramayu. Desa Mu...

Postingan Populer

Minggu, 18 Oktober 2026

Desa Muntur Kecamatan Losarang Diusulkan Menjadi Desa Mandarin Oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi



Indramayu, Sergaptarget.com  Rencana menarik dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk masyarakat Kabupaten Indramayu. Desa Muntur, Kecamatan Losarang, diusulkan menjadi Desa Bahasa Mandarin untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing warga sekaligus memperluas peluang kerja di kawasan industri.

Usulan tersebut didasari keberadaan Desa Muntur yang berada di sekitar Kawasan Industri Losarang, yang melibatkan investor asal Tiongkok. Kemampuan berbahasa Mandarin diharapkan dapat membantu masyarakat berkomunikasi dengan tenaga kerja asing serta meningkatkan daya saing saat melamar pekerjaan di perusahaan kawasan industri.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana mencanangkan program desa bahasa asing di empat desa pada setiap kabupaten/kota. Program tersebut akan berfokus pada pembelajaran bahasa Mandarin, Arab, Inggris, dan Jepang.

Untuk mendukung pelaksanaannya, Pemprov Jabar berencana menyediakan tenaga pengajar sehingga masyarakat dapat memperoleh akses pembelajaran bahasa asing sesuai kebutuhan.

Program ini diharapkan menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan industri dan memiliki potensi untuk terserap di dunia kerja.

Sementara itu, Bursa Kerja Online yang digelar di Kabupaten Indramayu juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan. Kegiatan tersebut menyediakan 644 lowongan kerja dari 23 perusahaan.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menjelaskan, proses rekrutmen menerapkan sistem penilaian berdasarkan domisili pelamar. Dengan mekanisme tersebut, pelamar  yang berasal dari wilayah setempat berpeluang memperoleh poin tambahan, dengan tetap harus memenuhi kualifikasi dan persyaratan yang ditetapkan perusahaan.

Jika program Desa Bahasa Mandarin di Muntur dapat direalisasikan, masyarakat tidak hanya memperoleh kesempatan meningkatkan kemampuan bahasa asing, tetapi juga diharapkan lebih siap bersaing dan memenuhi kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri.

Sinergi antara peningkatan keterampilan, penguasaan bahasa asing, dan akses informasi lowongan kerja diharapkan mampu mendorong masyarakat lokal mendapatkan manfaat lebih besar dari pertumbuhan industri di Kabupaten Indramayu.

(Nana. S)

Satgas TMMD Mulai Bersihkan Dinding Musala, Siapkan Perbaikan Tempat Ibadah Warga


Sergap Target (Subang) -
Perbaikan tempat ibadah menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Di Kampung Cinaga RT 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, anggota Satgas mulai menangani bagian bangunan musala yang membutuhkan perbaikan agar lebih terawat dan nyaman digunakan jamaah.

Pada Senin (19/10/2026), anggota Satgas mengerik lumut yang menempel pada dinding musala secara manual. Pembersihan ini menjadi langkah awal sebelum pengecatan ulang dilakukan. Selain memperbaiki tampilan bangunan, bagian dinding yang retak juga akan ditangani sesuai kondisi kerusakannya, termasuk kemungkinan pembongkaran dan penggantian apabila diperlukan.

Bagi Bapak A. Makmur, marbot musala, perbaikan tersebut menjadi harapan bagi warga yang menggunakan tempat ibadah itu dalam kegiatan sehari-hari. Kondisi musala yang lebih terawat diharapkan dapat mendukung kenyamanan jamaah saat beribadah.

“Alhamdulillah, musala ini mendapat perhatian untuk diperbaiki. Kami berharap setelah pengerjaan selesai, kondisinya menjadi lebih baik dan jamaah bisa beribadah dengan lebih nyaman. Mudah-mudahan hasilnya nanti dapat kita jaga bersama,” ujar A. Makmur.

Danki Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa penanganan musala dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan bangunan. Pembersihan lumut menjadi bagian dari pekerjaan awal, sedangkan perbaikan dinding akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang ditemukan.

“Pengerjaan kami lakukan secara bertahap, dimulai dari bagian yang perlu dibersihkan, kemudian dilanjutkan dengan penanganan bagian bangunan yang membutuhkan perbaikan. Kami juga berkoordinasi dengan pengurus musala agar pekerjaan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” jelas Letda Inf Anggriawan Rizki.

Rehabilitasi musala merupakan salah satu sasaran tambahan dalam program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Melalui pekerjaan ini, Satgas berupaya membantu merawat fasilitas ibadah yang digunakan masyarakat, sekaligus memastikan bagian bangunan yang membutuhkan penanganan mendapat perhatian.

Keluhkan Pusing Berulang, Ibu Diah Diperiksa Anggota Kesehatan Satgas TMMD


Sergap Target (Subang) - Keluhan kesehatan yang dialami warga menjadi perhatian anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Melalui pelayanan kesehatan keliling, personel kesehatan Satgas memberikan pemeriksaan kepada warga di Kampung Cinaga RT 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Senin (19/10/2026).

Salah satunya Ibu Diah, yang mengeluhkan dirinya terkadang mengalami pusing secara tiba-tiba. Menanggapi keluhan tersebut, anggota kesehatan Satgas, Serka Sugiarto, melakukan pemeriksaan, termasuk mengukur tekanan darah untuk mengetahui kondisi awal kesehatannya.

Serka Sugiarto menjelaskan bahwa keluhan pusing tidak boleh langsung dianggap sebagai gangguan ringan, terutama apabila terjadi berulang. Pemeriksaan tekanan darah membantu petugas menilai salah satu kemungkinan penyebab, meskipun penentuan diagnosis tetap memerlukan penilaian medis yang sesuai.

“Ketika warga menyampaikan keluhan seperti pusing yang berulang, kami melakukan pemeriksaan awal untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Hasil pemeriksaan menjadi pertimbangan untuk memberikan arahan dan menentukan apakah warga perlu mendapatkan pemeriksaan lanjutan,” jelas Serka Sugiarto.

Pelayanan kesehatan tersebut menunjukkan peran anggota kesehatan Satgas dalam merespons kebutuhan warga secara langsung. Dengan mendengarkan keluhan dan melakukan pemeriksaan, petugas dapat membantu warga memperoleh informasi awal mengenai kondisi kesehatannya serta memahami langkah yang perlu dilakukan berikutnya.

Medan Terjal Jadi Tantangan, Satgas TMMD Angkut Material Rutilahu Secara Manual


Sergap Target (Subang) -
Perjalanan menuju rumah warga yang menjadi sasaran rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dalam program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang bukan perkara mudah. Berada di kawasan perbukitan, rumah tersebut hanya dapat dijangkau melalui jalan setapak yang menurun dan curam, dengan jarak sekitar 200 meter dari jalan utama.

Kondisi akses yang terbatas membuat pengangkutan material membutuhkan tenaga ekstra. Pada Senin (19/10/2026), anggota Satgas TMMD mengangkut material bangunan secara manual melewati jalan setapak yang curam menuju rumah warga yang menjadi sasaran rehabilitasi. Di beberapa bagian, jalur tersebut terlalu terjal untuk dilalui sepeda motor, sehingga material harus dibawa dengan tenaga personel.

Komandan Kompi Satgas TMMD, Lettu Czi Irwanudin, menjelaskan bahwa kondisi medan menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan rehabilitasi rumah warga. Meski demikian, keterbatasan akses tidak mengurangi upaya Satgas untuk mendukung kelancaran pekerjaan.

“Distribusi material ke lokasi dengan akses terbatas memang membutuhkan upaya lebih. Karena itu, anggota harus menyesuaikan cara pengangkutan dengan kondisi medan agar material bisa sampai dan pekerjaan rehabilitasi tetap berjalan,” ujar Lettu Czi Irwanudin.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, membenarkan bahwa kondisi geografis di wilayah perkampungan tersebut memiliki tantangan tersendiri. Sejumlah jalan setapak berkontur curam, bahkan ada bagian yang tidak memungkinkan dilalui sepeda motor.

Kondisi ini menjadi gambaran tantangan pembangunan di wilayah perbukitan. Sebelum pekerjaan rehabilitasi dapat dilanjutkan, material harus terlebih dahulu melewati akses yang terbatas. Tahapan yang mungkin terlihat sederhana di lokasi lain, di sini membutuhkan tenaga dan ketekunan tambahan.

Melalui program TMMD ke-130, Satgas Kodim 0605/Subang terus mengupayakan rehabilitasi rumah warga yang membutuhkan. Di tengah medan yang menantang, pengangkutan material secara manual menjadi bagian dari proses untuk menghadirkan hunian yang lebih layak bagi masyarakat.

Satgas TMMD dan Warga Bergotong Royong Bangun Poskamling di Cupunagara


Sergap Target (Subang) -
Semangat gotong royong terlihat dalam pembangunan Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) di Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RW 02, RT 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Senin (19/10/2026). Anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang bersama warga terlibat langsung dalam pemasangan hebel untuk melanjutkan pembangunan fasilitas tersebut.

Di lokasi pekerjaan, anggota Satgas dan warga bekerja berdampingan menyusun hebel pada bagian dinding bangunan. Keterlibatan masyarakat secara langsung memperlihatkan bahwa pembangunan melalui program TMMD turut membuka ruang bagi warga untuk berpartisipasi dalam membangun fasilitas yang dibutuhkan di lingkungan mereka.

Komandan Kompi Satgas TMMD, Lettu Czi Irwanudin, menilai kebersamaan dalam pekerjaan menjadi bagian penting dari pelaksanaan TMMD. Menurutnya, keterlibatan warga dapat memperkuat semangat gotong royong sekaligus mendukung kelancaran proses pembangunan.

“Pembangunan ini kami kerjakan bersama masyarakat. Kami berharap semangat gotong royong terus terpelihara, sehingga pekerjaan dapat berjalan dengan baik dan hasilnya nanti memberikan manfaat bagi warga,” ujar Lettu Czi Irwanudin.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, menyambut baik keterlibatan Satgas dan masyarakat dalam pembangunan Poskamling tersebut. Partisipasi warga diharapkan menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang dibangun, sehingga nantinya dapat dijaga dan dirawat bersama.

Melalui kerja bersama di Kampung Cihaur Wetan, TMMD menghadirkan kesempatan bagi TNI dan masyarakat untuk saling mendukung dalam pembangunan desa. Semangat gotong royong yang tumbuh selama pengerjaan diharapkan terus berlanjut setelah program TMMD selesai, menjadi kekuatan warga dalam menjaga lingkungan dan merawat hasil pembangunan bersama.

Ronda Malam Bersama Warga, Satgas TMMD Pererat Kebersamaan Lewat Ngaliwet


Sergap Target (Subang) -
Suasana kebersamaan mewarnai kegiatan ronda malam yang dilaksanakan anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang bersama warga Kampung Cilutung, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Minggu malam (18/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sekaligus mempererat hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat. Di sela-sela ronda, kebersamaan semakin terasa melalui tradisi ngaliwet yang dinikmati bersama warga.

Anggota Satgas TMMD, Serka Andri, mengatakan bahwa kegiatan bersama masyarakat menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi dan memperkuat kedekatan dengan warga di lokasi TMMD.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami bisa lebih dekat dengan masyarakat. Menjaga keamanan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama, dan kebersamaan seperti ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi,” ujar Serka Andri.

Iwan, salah seorang warga Kampung Cilutung, mengaku senang dengan kebersamaan yang terjalin bersama anggota Satgas TMMD. Menurutnya, kegiatan ronda malam yang diselingi ngaliwet membuat suasana semakin akrab dan membuka kesempatan bagi warga untuk berinteraksi langsung dengan para prajurit.

“Senang bisa ronda dan makan bersama anggota TNI. Suasananya akrab, kami bisa ngobrol santai seperti keluarga sendiri. Mudah-mudahan kebersamaan seperti ini terus terjalin, sehingga hubungan warga dengan TNI semakin dekat,” ungkap Iwan.

Kebersamaan di Kampung Cilutung memperlihatkan sisi lain pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Di tengah berbagai kegiatan pembangunan desa, interaksi sederhana seperti ronda malam dan makan bersama menjadi ruang untuk menumbuhkan rasa saling mengenal, kepercayaan, serta kepedulian antara Satgas dan masyarakat.

Gara Terdepan Lindungi Warga di Era Digital, Polresta Cirebon Galakkan Gerakan ‘SARTIK’ Basmi Cyber Fraud.



CIREBON.– Di tengah gempuran kejahatan siber yang kian canggih dan menyasar semua kalangan, Polresta Cirebon kembali membuktikan komitmennya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang adaptif dan sigap. Tidak hanya bertindak represif, Polresta Cirebon kini hadir sebagai “tameng cerdas” bagi warganya melalui edukasi preventif melawan Cyber Fraud.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., secara pribadi turun tangan mengeluarkan himbauan penting bagi seluruh masyarakat di wilayah hukumnya. Ia menyadari bahwa di era digital ini, kerja keras dan keringat masyarakat tidak boleh lenyap dalam sekejap oleh ulah oknum penipu.

“Kejahatan saat ini tidak lagi hanya terjadi di sudut gelap jalanan, tetapi bersembunyi di balik layar ponsel Anda. Oleh karena itu, kami mengkampanyekan prinsip SARTIK (Saring Sebelum Sharing & Teliti Sebelum Transfer) sebagai benteng pertahanan utama masyarakat Cirebon,” tegas Kombes Pol. Imara Utama dalam rilis resminya, Minggu (18/10/2026).

Memetakan Modus Operandi, Polisi Selangkah Lebih Maju
Sebagai bentuk kehadiran negara yang melindungi warganya, Polresta Cirebon telah memetakan dan membongkar lima modus operandi yang paling sering digunakan sindikat penipu untuk menjerat korban. Masyarakat diimbau waspada terhadap:

Jebakan File .APK: Modus undangan pernikahan digital atau kurir paket palsu yang jika diklik, akan menyedot habis data pribadi hingga saldo rekening.
Hadiah & Giveaway Bodong:Iming-iming undian berhadiah jutaan rupiah yang mengatasnamakan instansi resmi atau brand besar.
Ilusi Pekerjaan Freelance: Tawaran tugas mudah seperti likeatau subscribe berbayar, yang pada akhirnya akan memaksa korban melakukan deposit uang dalam jumlah besar.
Pembajakan Akun Kerabat:Peretasan media sosial teman atau keluarga yang digunakan untuk meminjam uang secara mendadak dengan alasan darurat.

Toko Online Fiktif: Penawaran barang brandeddengan harga yang terlampau murah dan tidak masuk akal.
Membekali Masyarakat dengan “Senjata” Verifikasi
Kebanggaan terhadap Polresta Cirebon semakin terasa ketika institusi ini tidak hanya memberi peringatan, tetapi juga membekali masyarakat dengan “senjata” untuk melawan kejahatan. Warga Cirebon kini diberdayakan untuk mandiri mengecek kebenaran sebuah rekening atau nomor telepon mencurigakan melalui fasilitas resmi yang disediakan Polri, yakni situs cekrekening.id atau siber.polri.go.id.

Kapolresta juga memberikan aturan emas yang wajib dihafal oleh seluruh warga: “Jangan pernah memberikan kode OTP, PIN, maupun password perbankan kepada siapa pun. Ingat, pihak kepolisian maupun bank tidak akan pernah meminta data tersebut.”

Negara Selalu Hadir: Siaga 24 Jam untuk Cirebon
Langkah humanis dan prefentif yang dilakukan oleh Kombes Pol. Imara Utama beserta jajarannya ini menjadi bukti nyata bahwa Polresta Cirebon adalah mitra cerdas masyarakat. Rasa aman warga adalah prioritas utama.

Bagi masyarakat yang merasa menjadi korban atau mengetahui adanya indikasi penipuan online, Polresta Cirebon membuka pintu pengaduan seluas-luasnya. Warga dapat langsung menghubungi layanan darurat 110 atau mendatangi kantor polisi terdekat. Tim siber Polresta Cirebon siap bergerak cepat 24 jam non-stop.

Dengan langkah-langkah inovatif dan kepedulian tinggi dari Polresta Cirebon, masyarakat kini bisa beraktivitas di dunia maya dengan lebih tenang dan bangga. Karena di Cirebon, polisi bukan sekadar penegak hukum, tetapi sahabat yang melindungi di setiap gempuran zaman!.((BABIL))

Jalin Keakraban, Satgas TMMD ke-130 Olahraga Bersama Pemuda Desa Cupunagara


Sergap Target (Subang) -
Usai menjalani kegiatan pembangunan, anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang memanfaatkan waktu sore dengan bermain bola voli bersama pemuda dan pemudi setempat di Lapangan Voli Kampung Jahit Kulon RT 01/RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan olahraga bersama ini menjadi kesempatan bagi personel Satgas untuk berbaur dengan masyarakat di luar aktivitas pekerjaan. Suasana santai di lapangan menghadirkan interaksi yang lebih dekat antara prajurit TNI dan generasi muda setempat.

Danki Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan bahwa kebersamaan dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan TMMD. Menurutnya, interaksi melalui kegiatan sederhana seperti olahraga dapat mempererat hubungan antara Satgas dan warga.

“Setelah melaksanakan kegiatan pembangunan, kami menyempatkan diri berolahraga bersama para pemuda di sini. Selain menjaga kebugaran, kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan dengan masyarakat,” ujarnya.

Salah seorang remaja setempat, Hendi, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa bermain voli bersama anggota Satgas menjadi kesempatan bagi para pemuda untuk berinteraksi lebih dekat dengan prajurit TNI.

“Kami senang bisa bermain voli bersama anggota Satgas TMMD. Suasananya akrab dan kami bisa berbaur langsung. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjalin,” ungkap Hendi.

Melalui kegiatan olahraga bersama, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus membangun kedekatan dengan masyarakat Desa Cupunagara. Kebersamaan yang tumbuh diharapkan dapat memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, seiring pelaksanaan pembangunan yang berlangsung di wilayah tersebut.

Pembukaan Jalan TMMD Ke-130 Berlanjut, Alat Berat Bekerja di Medan Menanjak Cupunagara


Sergap Target (Subang) -
Pembukaan jalan baru sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter dalam program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berlanjut di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Pengerjaan ini menjadi bagian dari upaya membuka akses penghubung bagi masyarakat di kawasan perbukitan. Minggu (18/10/2026)

Pembukaan jalan di kawasan perbukitan Cupunagara membutuhkan pengerjaan yang cermat, terutama pada bagian medan yang menanjak. Dukungan alat berat dimanfaatkan untuk membantu pembentukan badan jalan agar pekerjaan dapat berlangsung sesuai tahapan yang direncanakan.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, mengapresiasi semangat personel Satgas TMMD yang tetap melanjutkan pekerjaan pada hari Minggu. Menurutnya, pembangunan jalan tersebut telah dinantikan masyarakat karena diharapkan dapat mempermudah mobilitas dan mendukung aktivitas sehari-hari.

“Kami mengapresiasi Satgas TMMD yang tetap bekerja pada hari Minggu. Pembangunan jalan ini sangat diharapkan masyarakat karena nantinya dapat membantu memperlancar akses warga dan mendukung aktivitas sehari-hari,” ujar Wahidin.

Sementara itu, Danki Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa dukungan alat berat membantu proses pembukaan badan jalan, terutama dalam menghadapi kondisi medan yang menanjak. Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi lapangan.

“Pengerjaan terus kami optimalkan dengan dukungan alat berat dan personel di lapangan. Setiap tahapan kami upayakan berjalan sesuai rencana agar sasaran pembukaan jalan dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap memperhatikan kondisi medan dan kualitas pekerjaan,” jelasnya.

Pembukaan jalan ini merupakan salah satu sasaran pokok fisik TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Jalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterhubungan antarwilayah di Cupunagara sekaligus mendukung aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan pertanian yang membutuhkan akses transportasi memadai.