Berita Terkini

LAPAS PASIR PANGARAYAN DUKUNG SEMINAR NASIONAL ANTI KORUPSI DI UPP

Pasir Pengaraian — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan yang diwakili oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Denny Rio Sandy...

Postingan Populer

Jumat, 19 Juni 2026

LAPAS PASIR PANGARAYAN DUKUNG SEMINAR NASIONAL ANTI KORUPSI DI UPP




Pasir Pengaraian — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan yang diwakili oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Denny Rio Sandy, menghadiri Seminar Nasional Anti Korupsi dalam rangka kegiatan Marwah Preneur Universitas Pasir Pengaraian (UPP), Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini berlangsung di Convention Hall Islamic Center Pasir Pengaraian.




Seminar nasional tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UPP, Lufita Nur Alfiah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kolektif, khususnya di kalangan generasi muda, terhadap bahaya korupsi.

"Seminar nasional anti korupsi ini kami bagi ke dalam tiga sesi utama, yaitu regulasi dan kepemudaan, audit dan akuntabilitas, serta budaya dan integritas. Kami berharap melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami bahaya korupsi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi nilai-nilai integritas di tengah masyarakat," ujar Lufita.

Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Arif Eka Saputra selaku Anggota DPD RI, Prof. Ali Yusri dari Universitas Riau, serta Dr. Hera Deswita dari LPPP UPP, yang membahas berbagai perspektif terkait pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Mewakili Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, Kasubag Tata Usaha Denny Rio Sandy menyampaikan bahwa kehadiran pihak Lapas merupakan bentuk dukungan nyata terhadap dunia pendidikan sekaligus komitmen dalam mendukung gerakan anti korupsi di Kabupaten Rokan Hulu.

"Kehadiran kami dalam kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap perkembangan pendidikan di Kabupaten Rokan Hulu, sekaligus bentuk komitmen Lapas Pasir Pangarayan dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui penguatan nilai-nilai integritas," ungkap Denny.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara institusi pendidikan dan instansi pemerintah dapat terus terjalin dalam upaya menciptakan generasi yang berintegritas dan bebas dari praktik korupsi.

***Hobbi Pargaulan***

Kapolresta Cirebon Dampingi Wakapolda Jabar Silaturahmi dengan Pengasuh Ponpes Khas Kempek, Perkuat Sinergitas Polri dan Ulama



CIREBON – Upaya memperkuat sinergitas antara Polri dan kalangan ulama terus dilakukan jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat. Salah satunya melalui kegiatan silaturahmi yang dilaksanakan Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., ke Pondok Pesantren Khas Kempek Cirebon, Minggu (14/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Jabar didampingi langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Pengasuh Pondok Pesantren Khas Kempek, KH. Muh. Musthofa 'Aqiel Siroj, di kompleks pesantren yang berlokasi di Desa Pegagan Blok Kempek, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon.
 Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sophi Zulfia, S.H., M.H., Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., Dir Tahti Polda Jabar AKBP Widodo, A.Md., S.E., M.M., Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., Wadir Binmas Polda Jabar AKBP Ade Hermanto, S.H., S.I.K., M.M., CPHR., Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., para Pejabat Utama Polresta Cirebon serta unsur Forkopimda lainnya.

Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan antara institusi Polri dengan para ulama serta pengasuh pondok pesantren yang selama ini memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan ketenteraman masyarakat.
 Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menyampaikan bahwa pondok pesantren merupakan salah satu mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, peran para ulama sangat besar dalam memberikan pendidikan moral, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing.

"Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Polri dengan para tokoh agama. Dengan terjalinnya hubungan yang baik, maka berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat diantisipasi dan diselesaikan secara bersama-sama," ujarnya.

Ia menambahkan, terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan semata, tetapi juga memerlukan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pesantren yang memiliki pengaruh besar dalam membangun karakter dan kehidupan sosial masyarakat.
 Sementara itu, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menegaskan bahwa Polresta Cirebon akan terus menjalin sinergitas dengan seluruh komponen masyarakat, khususnya para ulama dan tokoh agama. Menurutnya, komunikasi yang harmonis menjadi salah satu kunci utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap Polri.

"Hubungan baik yang selama ini terjalin antara Polri dan pondok pesantren harus terus dipelihara. Kami berharap kolaborasi ini dapat semakin memperkuat upaya bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan suasana yang sejuk dan damai di Kabupaten Cirebon," ungkapnya.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga dilaksanakan dalam rangka menghadiri Haflah Tasyakkur Khotmi Alfiyah Ibni Malik, Al-Qur'an Bin Nadzor, Al-Qur'an Bil Ghoib Juz Amma dan At Taysir ke-5 yang diselenggarakan Pondok Pesantren Khas Kempek Cirebon. Acara tersebut menjadi wujud rasa syukur atas capaian para santri dalam menyelesaikan pendidikan dan hafalan yang telah ditempuh.
 Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan yang erat antara Polri, pemerintah daerah, dan kalangan pesantren dapat terus terjalin dengan baik. Sinergitas tersebut diyakini mampu menjadi pondasi kuat dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan masyarakat yang harmonis dan religius di Kabupaten Cirebon.

Selama rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Wakapolda Jabar bersama Kapolresta Cirebon dan unsur Forkopimda mendapat sambutan positif dari para pengasuh, santri, serta masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. ((EDI BABIL))

BerandaBeritaSambut Hari Bhayangkara ke 80, Polresta Cirebon Gelar Lomba Menembak Eksekutif, Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Personel




CIREBON – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polresta Cirebon menggelar Lomba Menembak Eksekutif yang berlangsung di Lapangan Tembak Dharma Ksatria Sat Brimob Yon C Pelopor Talun, Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Desa Mountoya, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jumat (19/6/2026).



Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Lomba menembak ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan Polresta Cirebon dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus sebagai ajang peningkatan kemampuan personel Polri dalam bidang menembak secara profesional, terukur, dan sesuai standar operasional prosedur.
Kegiatan lomba menembak eksekutif ini tidak hanya menjadi sarana olahraga dan kompetisi, tetapi juga sebagai wadah mempererat sinergitas, soliditas, serta jiwa korsa antar personel Polri. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta hubungan kerja yang semakin harmonis antar satuan fungsi maupun antar satuan wilayah dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.



Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kemampuan teknis personel, khususnya dalam penggunaan senjata api secara aman dan profesional.
Lomba menembak ini merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kemampuan dasar personel Polri, terutama dalam hal konsentrasi, ketelitian, pengendalian diri, serta kedisiplinan dalam penggunaan senjata api. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat soliditas dan kebersamaan di lingkungan Polresta Cirebon," ungkapnya.



Lebih lanjut, Kapolresta Cirebon menegaskan bahwa peningkatan kemampuan personel merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang semakin kompleks di tengah dinamika masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan kemampuan melalui kegiatan seperti lomba menembak ini akan terus didorong secara berkelanjutan.
Selain aspek peningkatan kemampuan, kegiatan ini juga menjadi sarana refreshing bagi personel di tengah padatnya tugas operasional, sehingga diharapkan dapat menjaga semangat, motivasi, serta mentalitas kerja yang tetap optimal.



Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, lancar, dan mengedepankan faktor keselamatan. Peserta lomba mengikuti setiap tahapan dengan penuh antusias serta tetap mematuhi aturan dan standar keselamatan yang telah ditetapkan panitia.



Kegiatan Lomba Menembak Eksekutif Polresta Cirebon dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin meningkatkan profesionalisme, soliditas, serta semangat pengabdian seluruh personel Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. ((EDI BABIL))


Sosialisasi Penguatan Nilai Nilai Idiologi Pancasila Dan Wawasan Kebangsaan Bersama Perguruan Pencak Silat PSH



WONOSOBO, Dalam upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Bapak Dr,H,Kholik Idris,SE,.SH,.M,.H,.Si. bersama Anggota DPRD Kabupaten Wonosobo, Safiq Anang Hidayatulloh, menggelar kegiatan sosialisasi di Joglo Sukarno desa
Talonombo,yang diikuti oleh keluarga besar Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati.( 19/06/2026 )
 

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat kebangsaan tersebut bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara serta memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini.

Acara di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya,pembacaan teks Pancasila Dan Doa.
Kegiatan di buka oleh kepala Bakesbanpol Wonosobo Drs,Agus kristiono,.M,Si.
Ikut hadir dalam acara ini ketua PSH Wonosobo bapak H, Tri Wahono,Kepala desa talonombo bapak Badarudin .

Dalam pemaparannya, Kholik Idris menegaskan agar kita trus menjaga nilai nilai Idiologi pancasila, Pancasila harus terus dijadikan pedoman dalam kehidupan keluarga besar PSH,
Menurutnya, penguatan ideologi Pancasila menjadi sangat penting untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,Kholik Idris juga berharap bisa di terima di dalam keluarga besar PSH.
Di sela sela pemaparan akan Idiologi Pancasila,beliau juga menyampaikan semoga kedepan keluarga besar PSH tidak lagi menggunakan politik uang dalam Pilkades,pilkda ataupun pemilu.

Sementara itu, Safiq Anang Hidayatulloh
mengajak seluruh keluarga besar PSH
untuk terus 
menjaga hati,karena satu yg tidak bisa di bohongi adalah Hati, semangat persaudaraan, gotong royong, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari para peserta. Selain menjadi ajang silaturahmi, sosialisasi tersebut juga menjadi sarana edukasi guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga persatuan dan memperkokoh komitmen terhadap Pancasila sebagai ideologi bangsa.

Melalui kegiatan ini diharapkan nilai-nilai kebangsaan dapat semakin tertanam kuat di tengah masyarakat, sehingga mampu menciptakan kehidupan yang harmonis, rukun, serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah dan bangsa Indonesia.

Arifin

BKPSDM Indramayu Kirim 93 ASN untuk Ikuti Ujian Dinas dan Ujian Kenaikan Pangkat di BKN Prov Jabar





Indramayu, Sergaptarget.com Pemerintah Kabupaten Indramayu terus berkomitmen mencetak aparatur yang profesional, inovatif, dan berdaya saing. Melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), sebanyak 93 Aparatur Sipil Negara (ASN) dikirim untuk mengikuti Ujian Dinas (UD) dan Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat (UPKP) di Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jawa Barat, Selasa 09/06/2026.

Kepala BKPSDM Kabupaten Indramayu, Muhammad Zaenal Muttaqin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan mekanisme formal untuk memastikan kenaikan pangkat dilakukan secara objektif.

“Seluruh proses ujian menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) tanpa intervensi manual. Hal ini menjamin transparansi, di mana peserta dapat langsung mengetahui hasil perolehan nilai mereka,” ujar Zaenal.

Kenaikan Pangkat Berbasis Kompetensi
Sekretaris BKPSDM, Sukma Citra Pertiwi, menambahkan bahwa pelaksanaan ujian ini sejalan dengan manajemen talenta yang dikembangkan BKN. Menurutnya, kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan, melainkan penetapan posisi pegawai yang didasarkan pada kompetensi, integritas, dan kinerja.

“Ini adalah upaya kami untuk menyaring pegawai terbaik yang mampu memberikan pelayanan publik berkualitas dan memiliki jiwa kompetisi yang tinggi,” tegas Sukma.

Rincian Peserta Ujian
Berdasarkan data dari Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur BKPSDM Indramayu, 93 ASN tersebut terbagi dalam beberapa kategori ujian:

UD Tingkat I: 81 peserta.

UD Tingkat II: 8 peserta.

UPKP: 4 peserta.

Dalam pelaksanaannya, terdapat dua ASN dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, yakni Carsih Minarsih dan Rudedi, yang turut menjadi bagian dari peserta ujian kali ini.

Hasil Ujian: Transparansi Nilai
Sistem CAT yang diterapkan memberikan hasil yang akurat mengenai pemenuhan standar kompetensi. Berdasarkan pengumuman resmi, dari total 93 peserta:

88 Peserta: Dinyatakan memenuhi syarat (lulus).

4 Peserta: Tidak memenuhi passing grade.

1 Peserta: Dinyatakan tidak lulus.

Bagi lima peserta yang belum berhasil, BKPSDM mengarahkan mereka untuk kembali mengikuti ujian pada periode berikutnya sebagai bagian dari proses pembinaan karier yang berkelanjutan.

 (Nana. S)

Peringatan Tahun Baru Islam Tingkat Kabupaten Indramayu, Refleksi Ibadah & Penguatan Kepedulian Sosial



Indramayu, Sergaptarget.com Suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Indramayu saat masyarakat memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Kamis (18/6/2026). Dari berbagai kalangan, masyarakat hadir mengikuti rangkaian kegiatan yang menjadi momentum refleksi sekaligus mempererat kebersamaan menyambut tahun baru Hijriah.

Kegiatan bertema “Muharram 1448 H, Saatnya Evaluasi dan Tingkatkan Kualitas Ibadah serta Lebih Peduli kepada Kaum Dhuafa Khususnya Anak Yatim untuk Indramayu REANG” ini mengajak masyarakat menjadikan Muharram sebagai waktu tepat memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama.

Di tengah suasana penuh kekhusyukan, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Indramayu Edi Umaedi mengingatkan pentingnya memaknai hijrah sebagai semangat perubahan menuju kehidupan lebih baik. Nilai-nilai hijrah, menurutnya, perlu diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.

“Semangat hijrah juga sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Profesionalisme, disiplin, dan integritas merupakan bagian ikhtiar kita menghadirkan pengabdian yang tidak hanya berorientasi hasil, tetapi juga bernilai ibadah,” ujarnya.

Selain itu, Edi mengajak seluruh elemen masyarakat terus memperkuat persaudaraan dan budaya gotong royong. Kebersamaan yang terjalin jadi modal penting membangun kehidupan sosial yang harmonis, aman, dan penuh kepedulian.

Sementara itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indramayu KH Ahmad Syaerozi Bilal menuturkan, peringatan Muharram tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana memperdalam pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keislaman.

Menurutnya, hijrah memiliki makna luas, mencakup perubahan akhlak, pola pikir, dan peningkatan kualitas keimanan. Pergantian tahun Hijriah jadi kesempatan berharga bagi setiap muslim melakukan introspeksi diri sekaligus memperkuat komitmen menebarkan kebaikan di lingkungan sekitar.

Rangkaian kegiatan juga diwarnai pemberian santunan kepada anak-anak yatim. Momen tersebut menghadirkan suasana haru sekaligus simbol nyata kepedulian sosial yang terus dijaga masyarakat.

Salah satu penerima santunan mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Ia merasa diperhatikan dan bersyukur atas kepedulian yang diberikan melalui peringatan Tahun Baru Islam.

“Saya senang bisa ikut acara ini dan merasa diperhatikan. Terima kasih,” ujarnya.

Melalui tausiyah, doa bersama, dan kegiatan sosial, peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah tidak hanya jadi agenda tahunan, tetapi juga penggerak semangat meningkatkan kualitas diri serta memperkuat nilai religius, kepedulian sosial, dan gotong royong dalam mewujudkan Indramayu REANG yang lebih baik.

(Nana. S)

Ketua DPC PPWI Indramayu, Menyayangkan Sikap Kabid Jalan DPUPR




Indramayu,Sergaptarget.com  
 Pasca dipimpin Maulana Malik  PLT Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( DPUPR ) Kabupaten Indramayu, harmonisasi terhadap insan pers begitu terasa, keterbukaan informasi publik bukan lagi sebuah hal yang dianggap mustahil dalam menggali informasi terkait kegiatan dan Anggaran ujar Warjani jum'at 19/6/2026.

Namun sangat miris dalam tubuh DPUPR masih ada yang terkesan bersebrangan dengan sikap dan gaya PLT Kepala Dinas, sehingga menimbulkan  persepsi liar bagi para insan media, Wimbanu selaku kepala Bidang Jalan terkesan sangat introvert, atau alergi komunikasi dengan para pemburu berita, kasak kusuk keluhan hal tersebut ramai diperbincangkan kalangan wartawan kabupaten Indramayu. 

 Menyikapi informasi Yang ada, Ketua DPC kabupaten Indramayu, A.Warjani Menyayangkan sikap pejabat tersebut, terlebih lagi posisinya sebagai kepala bidang jalan. Tentunya lebih memahami kegiatan dibidangnya.

" Menyikapi informasi beberapa rekan yang mengeluh ke saya,  atas sikap kabid jalan  terkesan acuh, low respon dalam komunikasi dengan insan pers, bagi saya sangat disayangkan, apa lagi beliau adalah pejabat strategis dibidang jalan. Tentunya dalam hall ini akan memicu asumsi dan sudut pandang liar untuk DPUPR itu sendiri, tentunya hal ini sangat jauh dan bersebrangan dengan gaya dan sikap  pa Maulana Malik selaku PLT Kepala Dinas kepada mitra rekan rekan  wartawan. 

Bahkan saya pribadi juga selama beliau menjabat jadi Kabid jalan , gak pernah ballas chat WA maupun telepon saya, kan aneh?

(Nana. S)

Perkuat Sinergi di Wilayah Pesisir, Ditpolairud Polda Riau laksanakan kegiatan sambang nusa dan Salurkan 60 Paket Sembako di Kepulauan Meranti





Riau -  Kepulauan Meranti– Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau bersama Satpolairud Polres Kepulauan Meranti kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Melalui program unggulan Sambang Nusa Presisi, Institusi Polri ini hadir menyapa warga Desa Maini Darul Aman, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, di halaman Kantor Desa Maini Darul Aman ini berlangsung hangat dan kondusif mulai pukul 09.00 hingga pukul 12.00 WIB. Agenda ini dipimpin langsung oleh PS. Kasubdit Patroliairud Ditpolairud Polda Riau Kompol Rahmat Hidayat, S.I.K., MH, Jumat, (19/6/2026) pagi, Dialog Interaktif dan Edukasi Kamtibmas Perairan.

Dalam agenda utama PS. Kasubdit Patroliairud Ditpolairud Kompol Rahmat Hidayat, SIK., MH memberikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta memaparkan esensi dari program Sambang Nusa. Pertemuan ini juga menjadi ruang dengar pendapat yang produktif melalui sesi tanya jawab interaktif.

Di bawah komando PS. Kasubdit Patroliairud Ditpolairud Polda Riau Kompol Rahmat Hidayat, SIK., MH bersama personel lengkap Ditpolairud dan Satpolairud Polres Meranti disiagakan. 5 Kapal Patroli KP IV-2003, 2005, 1002, 1004, 1007 standby. Bhabinkamtibmas Brigpol Dodi F juga turun, jadi garda depan dialog dengan warga.

Agenda kegiatan tersebut dibuka oleh Kades Desa Darul Maini Aman Muhammad Syafuan, dan Apresiasi dari pihak Kecamatan Tebing Tinggi Barat yang diwakili oleh Kasi Trantip Jun Isnaidi.

Tapi inti kegiatan ada di PS. Kasubdit Patroliairud Ditpolairud Polda Riau Kompol Rahmat Hidayat, SIK., MH yang langsung berikan imbauan Kamtibmas perairan dan paparkan esensi Sambang Nusa.

Kapolda Riau Irjen. Pol. Dr. Herry Heryawan, SIK., MH., M.Hum melalui PS. Kasubdit Patroliairud Ditpolairud Polda Riau Kompol Rahmat Hidayat, SIK., MH menjelaskan, Beliau nggak ceramah, tapi buka ruang tanya jawab. Warga Maini Darul Aman diajak ngobrol aktif soal cegah tindak pidana laut di wilayah strategis Kepulauan Meranti.

“Bagi Kompol Rahmat Hidayat, SIK., MH Sambang Nusa itu 3 hal Yakni, 1.Silaturahmi, 2.Pemetaan Sosial, dan 3.Tumbuhkan Kepedulian. Kami datang bukan untuk menggurui, tapi jadi mitra karib warga pesisir,” tegas Kompol Rahmat Hidayat di hadapan warga.

Bukti nyata kepedulian PS. Kasubdit Patroliairud Ditpolairud Kompol Rahmat Hidayat dan Bhabinkamtibmas Brigpol Dodi F Yakni, 60 paket sembako diserahkan langsung ke warga yang membutuhkan. Dari kapal patroli, turun ke halaman desa, salaman ke warga.

“Program ini bukti Polri hadir sebagai pengayom, bukan cuma penegak hukum. Bhabinkamtibmas Brigpol Dodi F akan terus jadi jembatan kami dengan warga Maini Darul Aman,” tambah Kompol Rahmat Hidayat, SIK., MH.

Hadir mendampingi kegiatan tersebut, Kasat Polairud Polres Meranti Iptu Abdul Roni, SH. dan Kanit Patroliairud Ipda Ito Hermanto, SE., MM. Tokoh BPD Abdul Kholid juga ikut kawal.

Pukul 09.00-12.00 WIB, kegiatan berlangsung dengan situasi aman, tertib, kondusif, hingga selesai penuh dengan rasa syukur. Kegiatan Sambang Nusa Presisi di bawah komando PS. Kasubdit Patroliairud Ditpolairud Polda Riau Kompol Rahmat Hidayat, SIK., MH dan aksi nyata Bhabinkamtibmas Brigpol Dodi F jadi bukti. Polri Ditpolairud siap jaga laut, jaga rakyat.

***Hobbi pargaulan***

ABPEDNAS Wonosobo Soroti Operasional SPPG Ngalian, Minta Evaluasi Menyeluruh

WONOSOBO – Ketua ABPEDNAS Kabupaten Wonosobo, Boby Santoso, menyoroti sejumlah persoalan yang terjadi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Ngalian, Kecamatan Wadaslintang. Berbagai keluhan yang disampaikan masyarakat dinilai perlu segera mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah dan instansi terkait agar program yang dijalankan dapat berjalan sesuai tujuan serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Menurut Boby Santoso, salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah belum dilibatkannya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal dalam rantai distribusi kebutuhan SPPG. Padahal, keberadaan program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat sekitar, mulai dari petani, peternak, pedagang hingga pelaku usaha kecil di wilayah Kecamatan Wadaslintang.

"Masyarakat berharap program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian desa serta memberikan manfaat langsung bagi warga sekitar," ujar Boby.

Selain persoalan pemberdayaan ekonomi lokal, ABPEDNAS juga menerima laporan masyarakat terkait dugaan belum optimalnya sistem pengelolaan limbah yang dihasilkan dari aktivitas operasional SPPG. Warga mengaku khawatir limbah tersebut dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan apabila tidak dikelola sesuai standar yang berlaku.

Boby menegaskan bahwa setiap fasilitas pengolahan makanan dalam skala besar wajib memiliki sistem pengelolaan limbah yang memadai, termasuk Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), guna mencegah pencemaran lingkungan dan menjaga kenyamanan masyarakat sekitar.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menerima informasi dari sejumlah warga terkait dugaan penggunaan fasilitas SPPG di luar aktivitas operasional yang semestinya. Meski demikian, ABPEDNAS meminta agar informasi tersebut ditelusuri dan diverifikasi secara objektif oleh instansi yang berwenang sebelum diambil kesimpulan.

"Kami meminta pemerintah daerah bersama pihak terkait untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap operasional SPPG Ngalian. Jika ditemukan adanya pelanggaran, maka harus ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. Namun apabila informasi tersebut tidak terbukti, perlu adanya klarifikasi resmi agar tidak berkembang menjadi isu yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat," tegasnya.

ABPEDNAS Kabupaten Wonosobo berharap seluruh aspirasi dan keluhan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara transparan dan profesional. Dengan demikian, program pemenuhan gizi yang menjadi salah satu program strategis pemerintah dapat berjalan dengan baik, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus tetap menjaga kepercayaan publik terhadap pelaksanaannya.

Sebagai organisasi yang menaungi pemerintahan desa, ABPEDNAS menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat agar pelaksanaannya berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, serta mampu mendukung pembangunan dan kesejahteraan warga desa.

(Yudhi / KJN )
Uploaded Image

Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan Warga Binaan



Rokan Hulu - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga binaan. Sebagai bentuk komitmen tersebut, Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, bersama Kasi Binadik dan Giatja, Andi Rahman, dan jajaran Sub Seksi Perawatan melaksanakan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terkait penguatan sarana dan prasarana kesehatan bagi Klinik Pratama Lapas, Jumat (19/06). 


Kegiatan yang dilaksanakan di Rumah Dinas Bupati Rokan Hulu tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Lapas Pasir Pangarayan dengan Pemerintah Daerah dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan bagi warga binaan. 

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Pasir Pangarayan diterima langsung oleh Bupati Rokan Hulu, Anton, S.T., M.M. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi guna mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Rokan Hulu, Anton, S.T., M.M., menyampaikan dukungannya terhadap upaya peningkatan pelayanan kesehatan di Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan. 

"Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu siap bersinergi dan mendukung upaya peningkatan pelayanan kesehatan bagi warga binaan Lapas Pasir Pangarayan," ujar Bupati Rokan Hulu, Anton.

Dukungan tersebut menjadi langkah positif dalam memperkuat kerja sama antara Lapas Pasir Pangarayan dan Pemerintah Daerah, khususnya dalam upaya mewujudkan pelayanan kesehatan yang optimal, humanis, dan berkelanjutan.

Melalui koordinasi ini, Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan merupakan salah satu komitmen yang terus diupayakan oleh Lapas Pasir Pangarayan dalam rangka memenuhi hak-hak warga binaan.

"Kami terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan. Melalui sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, kami berharap kualitas layanan kesehatan di Lapas Pasir Pangarayan dapat terus ditingkatkan sehingga memberikan manfaat nyata bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan," ujar Efendi.

Melalui kolaborasi yang terjalin dengan baik antara Lapas Pasir Pangarayan dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, diharapkan kualitas layanan kesehatan bagi warga binaan dapat terus meningkat sehingga memberikan dampak positif terhadap proses pembinaan dan kesejahteraan warga binaan selama menjalani masa pidana.

***Hobbi Pargaulan ***