Sergap Target

Berita Terkini

Di Sela Pembangunan Jalan, Satgas TMMD Tanam Cabai Dukung Ketahanan Pangan di Cupunagara

Sergap Target (Subang) - Di sela pelaksanaan pembangunan sejumlah sasaran fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang...

Postingan Populer

Minggu, 08 November 2026

Di Sela Pembangunan Jalan, Satgas TMMD Tanam Cabai Dukung Ketahanan Pangan di Cupunagara


Sergap Target (Subang) - Di sela pelaksanaan pembangunan sejumlah sasaran fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang, personel Satgas turut memanfaatkan waktu untuk mendukung ketahanan pangan melalui kegiatan budidaya tanaman cabai di Jalan Gunung Geulis, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Minggu (8/11/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian Satgas terhadap sektor pertanian yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat pedesaan. Tanaman cabai dibudidayakan dengan harapan dapat tumbuh dan menghasilkan produk pertanian yang berkualitas.

Di area penanaman, personel Satgas tampak melakukan perawatan terhadap tanaman cabai yang ditanam pada lahan dengan sistem bedengan dan ajir bambu. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari pemanfaatan lahan untuk mendukung kegiatan pertanian dan ketahanan pangan.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa kegiatan ketahanan pangan menjadi salah satu bentuk kontribusi Satgas di luar pengerjaan infrastruktur.

“Di sela kegiatan pembangunan, kami juga berupaya mendukung ketahanan pangan melalui budidaya tanaman cabai. Harapannya, tanaman ini dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan cabai berkualitas, sehingga kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Menurutnya, pelaksanaan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga mendorong kegiatan yang berkaitan dengan potensi serta kebutuhan masyarakat di wilayah sasaran.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pembangunan desa secara menyeluruh. Pemanfaatan lahan untuk budidaya cabai diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di Desa Cupunagara.

Satgas TMMD dan Mahasiswa KKN UPI Bersinergi Pasang Plang Nama Kampung di Cupunagara


Sergap Target (Subang) - Sinergi antara Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus terjalin melalui kegiatan bersama di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Kali ini, keduanya berkolaborasi membantu pemasangan peta wilayah dan plang nama kampung di Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RW 02, RT 03, Minggu (8/11/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bentuk kerja sama dalam mendukung penataan informasi wilayah desa. Peta dan plang nama kampung dipasang untuk membantu memberikan informasi mengenai lingkungan serta nama wilayah kepada masyarakat maupun warga yang berkunjung.

Personel Satgas TMMD bersama mahasiswa KKN UPI tampak bekerja sama dalam proses pemasangan. Kolaborasi ini memperlihatkan keterlibatan berbagai unsur dalam mendukung kebutuhan desa, sekaligus memperkuat hubungan antara TNI, mahasiswa, dan masyarakat.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa kerja sama lintas unsur menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan dan penataan desa.

“Kolaborasi ini merupakan wujud sinergi antara Satgas TMMD dan mahasiswa KKN UPI dalam membantu kebutuhan masyarakat. Kami berharap pemasangan peta dan plang nama kampung ini dapat memberikan manfaat, khususnya dalam memudahkan masyarakat mengenali wilayah di Desa Cupunagara,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan pengabdian kepada masyarakat melalui praktik langsung di lingkungan desa. Kehadiran Satgas TMMD turut mendukung pelaksanaan kegiatan agar berjalan bersama dengan semangat gotong royong.

Melalui kolaborasi ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus mendorong terbangunnya sinergi dengan berbagai elemen masyarakat. Pembangunan desa diharapkan tidak hanya diwujudkan melalui infrastruktur, tetapi juga melalui kerja sama dan kepedulian bersama terhadap kebutuhan lingkungan.

Satgas TMMD Pasang Patok Bambu, Tandai Batas Jalan yang Akan Diperkeras


Sergap Target (Subang) - Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang melaksanakan penancapan batang bambu di sisi kanan dan kiri badan jalan yang tengah dibuka di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Minggu (8/11/2026). Pemasangan bambu tersebut dilakukan sebagai penanda batas jalan yang akan diperkeras menggunakan material batu.

Di lokasi pekerjaan, personel Satgas tampak menancapkan bambu pada sisi badan jalan untuk memperjelas batas area pengerjaan. Tahapan ini menjadi bagian dari persiapan sebelum material batu digunakan dalam proses pengerasan jalan.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa penandaan batas jalan diperlukan untuk mendukung pengerjaan di lapangan agar lebih terarah.

“Penancapan batang bambu ini dilakukan untuk menandai batas badan jalan yang akan diperkeras. Dengan adanya penanda di sisi kanan dan kiri jalan, proses pengerjaan diharapkan lebih terarah sehingga pembangunan akses jalan dapat berjalan dengan baik,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Pembukaan jalan tersebut merupakan sasaran fisik utama TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang dengan panjang 1.500 meter dan lebar 4 meter. Pembangunan akses ini diharapkan dapat membantu meningkatkan konektivitas wilayah serta memudahkan mobilitas masyarakat Desa Cupunagara.

Melalui pengerjaan yang dilakukan secara bertahap, Satgas TMMD terus menyiapkan badan jalan agar dapat dilanjutkan ke tahapan berikutnya. Penancapan patok bambu menjadi salah satu upaya untuk mendukung proses pengerasan jalan dalam program pembangunan desa tersebut.

Satgas TMMD Manfaatkan Akhir Pekan, Anjangsana Jaga Kedekatan dengan Warga


Sergap Target (Subang) - Memanfaatkan waktu akhir pekan, anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang melaksanakan anjangsana dengan mengunjungi rumah warga di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Minggu (8/11/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kedekatan dan mempererat hubungan antara prajurit TNI dengan masyarakat menjelang berakhirnya pelaksanaan TMMD.

Dalam suasana penuh keakraban, personel Satgas berinteraksi dengan warga di kediaman mereka. Kehangatan terlihat saat anggota Satgas bercengkerama bersama warga, termasuk anak-anak, menciptakan suasana kekeluargaan di tengah pelaksanaan program pembangunan desa.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa anjangsana menjadi kesempatan bagi personel untuk terus menjalin komunikasi dan membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.

“Melalui anjangsana ini, kami ingin terus menjaga kedekatan dengan warga. Kehadiran Satgas TMMD di tengah masyarakat diharapkan dapat mempererat silaturahmi dan meninggalkan hubungan yang baik, meskipun nantinya kegiatan TMMD telah selesai,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Menurutnya, kebersamaan dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan TMMD. Interaksi langsung di lingkungan warga turut memperkuat semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang menjadi landasan program tersebut.

Menjelang berakhirnya TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Satgas terus melaksanakan berbagai kegiatan, baik pembangunan sasaran fisik maupun kegiatan sosial kemasyarakatan. Anjangsana menjadi salah satu bentuk perhatian personel terhadap kehidupan warga sekaligus mempererat ikatan yang telah terjalin selama program berlangsung.

Doa Bersama dan Panggung Prajurit Warnai Malam Kebersamaan Satgas TMMD dengan Warga Cupunagara


Sergap Target (Subang) - Suasana kebersamaan mewarnai malam Minggu di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang bersama pemerintah desa dan masyarakat menggelar Doa Bersama serta Panggung Prajurit, Sabtu malam (7/11/2026), sebagai momentum mempererat silaturahmi menjelang berakhirnya pelaksanaan TMMD.

Kegiatan yang berlangsung di tengah masyarakat tersebut menghadirkan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Personel Satgas dan warga berkumpul mengikuti rangkaian acara, menjadikan malam akhir pekan sebagai ruang kebersamaan setelah berbagai kegiatan pembangunan dan sosial dilaksanakan di Desa Cupunagara.

Pasiter Kodim 0605/Subang, Kapten Inf Ganjar Andrian Belo, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kedekatan antara prajurit dan masyarakat yang selama pelaksanaan TMMD telah bersama-sama mendukung pembangunan desa.

“Doa bersama ini menjadi ungkapan rasa syukur atas pelaksanaan TMMD yang telah berjalan, sekaligus memohon agar seluruh rangkaian kegiatan diberikan kelancaran. Melalui Panggung Prajurit, kami juga ingin menghadirkan kebersamaan dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat,” ujar Kapten Inf Ganjar Andrian Belo.

Antusiasme masyarakat turut menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, menyampaikan bahwa warga menyambut baik kegiatan yang mempertemukan Satgas TMMD dan masyarakat dalam suasana kekeluargaan.

“Warga sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Selama TMMD berlangsung, masyarakat merasakan kebersamaan dengan anggota Satgas. Malam ini menjadi momen yang berkesan bagi warga untuk berkumpul dan mempererat hubungan dengan para prajurit,” ungkap Wahidin Hidayat.

Pelaksanaan Doa Bersama dan Panggung Prajurit menjadi salah satu wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat yang tumbuh selama program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Selain pembangunan infrastruktur, kedekatan dan kebersamaan dengan masyarakat menjadi bagian penting dari pengabdian Satgas di Desa Cupunagara.

Pasca Pelantikan MWC NU Kec. Balongan Masa Khidmat 2026 - 2031 langsung Jalankan Kegiatan ManaqibIndramayu, Sergaptarget.com Pasca pelantikan pengurus masa khidmat 2026–2031, MWC NU Kecamatan Balongan langsung jalankan agenda keagamaan. Di Balai Desa Rawadalem yang terpilih menjadi lokasi pertama pelaksanaan rutinan pembacaan Manaqib dan doa bersama yang dilaksanakan secara bergiliran di rumah pengurus maupun warga Nahdliyin.Kegiatan yang berlangsung pada Ahad malam, 1 November 2026, tersebut merupakan rutinan ke-55 yang diselenggarakan setiap malam Senin pertama setiap bulan, dan Pelaksanaan kali ini istimewa karena untuk pertama kalinya kegiatan ini bertempat di balai desa.Acara dihadiri langsung Kuwu Rawadalem, Mukmin, beserta jajaran pamong desa, Ketua MWC NU Balongan, KH. Hasanudin, S.Ag., M.Pd.I., Ketua Syuriyah MWC NU, K. Nur Muhammad Hafidz, jajaran pengurus Tanfidziyah dan Syuriyah, serta unsur Bhabinkamtibmas dan Babinsa.Ketua MWC NU Balongan, KH. Hasanudin, menyampaikan bahwa pemilihan balai desa sebagai tempat kegiatan merupakan langkah untuk mempererat sinergi antara NU dan pemerintah desa se-Kecamatan Balongan.Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memasyarakatkan amaliyah Nahdliyin, khususnya Manaqiban, di kalangan pelayan masyarakat dan perangkat desa. Dengan demikian, nilai-nilai keagamaan diharapkan semakin tumbuh dalam lingkungan pemerintahan desa sekaligus memperkuat hubungan antara ulama, umara, dan masyarakat.Sementara Wastokim, S.Pd.I., Wakil Sekretaris MWC NU Balongan yang juga Penyuluh Agama Islam Kecamatan Balongan, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap rutinan Manaqib tidak hanya menjadi agenda pengurus, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan seluruh warga Nahdliyin.Wastokim juga menambahkan seluruh warga Nahdliyin, mulai dari pengurus ranting, badan otonom (Banom), majelis taklim, tokoh agama, hingga generasi muda NU di setiap desa, perlu ikut meramaikan kegiatan tersebut.Bukan hanya siapa yang menjadi pengurus, tetapi tentang bagaimana seluruh warga Nahdliyin ikut memiliki, menghidupkan, dan membesarkan organisasi. Semakin banyak warga yang hadir dan berpartisipasi, semakin kuat pula eksistensi NU di tengah masyarakat,” ungkapnya.Ia juga mengajak warga Nahdliyin se-Kecamatan Balongan untuk menjadikan rutinan Manaqib sebagai sarana mempererat ukhuwah, meningkatkan kualitas keagamaan, sekaligus memperkuat silaturahmi lintas desa.Pelaksanaan di Balai Desa Rawadalem diharapkan menjadi awal yang baik bagi desa-desa lainnya untuk turut menjadi tuan rumah kegiatan serupa. Dengan demikian, rutinan Manaqib dapat semakin dikenal, membumi, dan menjadi kegiatan bersama warga Nahdliyin di seluruh Kecamatan Balongan.Mari ramaikan rutinan Manaqib MWC NU Balongan! Jangan hanya menjadi warga NU secara identitas, tetapi hadir dan berperan aktif dalam menghidupkan amaliyah, menjaga tradisi, serta membesarkan organisasi. Eksistensi NU tidak hanya terlihat dari banyaknya pengurus, tetapi juga kuatnya kebersamaan, hidupnya amaliyah, dan besarnya manfaat yang dirasakan masyarakat. (Nana. S)

Kabupaten Indramayu meraih penghargaan Janahita Award PJPK Berkualitas dari Kemendukbangga RI.

 

Kabupaten Indramayu meraih penghargaan Janahita Award PJPK Berkualitas dari Kemendukbangga RI.



Indramayu, Sergaptarget.com  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu berhasil meraih penghargaan Janahita Award Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Berkualitas.

Penghargaan itu diberikan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) RI dalam ajang Genting Collaboration Summit 2026 yang diselenggarakan di Hotel Bidakara Jakarta.

Menteri Dukbangga RI, Wihaji, tampak menyerahkan langsung penghargaan atas komitmen mendorong pembangunan kependudukan yang terarah, terencana, dan berkelanjutan, tersebut, kepada Bupati Indramayu, Lucky Hakim.

Selain Kabupaten Indramayu, Kemendukbangga RI juga turut memberikan penghargaan serupa juga kepada Kota Balikpapan, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Sragen, dan Kota Pekalongan.

Dalam keterangannya, Lucky mengatakan, penghargaan itu menjadi bukti nyata komitmen dan kolaborasi seluruh jajaran Pemkab Indramayu dalam memperkuat tata kelola pembangunan kependudukan.

Menurut dia, diraihnya penghargaan itu pun menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan demi mewujudkan masyarakat Indramayu yang sejahtera, berkualitas, serta berdaya saing.

Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kemendukbangga yang memberikan penghargaan ini. Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama jajaran Pemkab Indramayu," kata Lucky Hakim dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/11/2026).

Ia mengatakan, Pemkab Indramayu berkomitmen mewujudkan pembangunan kependudukan yang berkualitas menuju Indramayu Reang melalui semangat kolaborasi dan sinergi dengan berbagai stakeholder.

Pihaknya mengakui, PJPK merupakan dokumen strategis yang berfungsi sebagai kompas dan pedoman bagi Pemkab Indramayu dalam mengelola berbagai isu kependudukan secara menyeluruh.

Bahkan, dokumen tersebut juga menjadi landasan penting dalam menyelaraskan kebijakan dan program pembangunan kependudukan dengan perencanaan pembangunan daerah.

Penyusunan dan implementasi PJPK melibatkan sinergi lintas perangkat daerah, sehingga arah kebijakan pembangunan kependudukan dapat diinternalisasikan dalam RPJMD maupun renstra perangkat daerah," ujar Lucky Hakim.
 
(Nana. S)

Sabtu, 07 November 2026

Polres Indramayu Gandeng Disnaker Bakal Gelar Job Fair 11 November


     
 
Indranayu, Sergaprarget.com Kabar baik bagi masyarakat Indramayu yang sedang mencari pekerjaan. Polres Indramayu Polda Jabar menggandeng Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu untuk menggelar POLIRAN Job Fair (Polisi Peduli Pengangguran) pada Rabu (11/11/2026).

Sebagai persiapan, Polres Indramayu menggelar rapat koordinasi bersama Disnaker Kabupaten Indramayu di Aula Patriatama Polres Indramayu, Jumat (6/11/2026).

Rapat tersebut dipimpin Wakapolres Indramayu Kompol Tahir Muhiddin mewakili Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M.

Turut hadir Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu Endang Ismiati, para pejabat utama, serta perwira Polres Indramayu.

Rapat koordinasi membahas sejumlah persiapan penyelenggaraan POLIRAN Job Fair, termasuk upaya menghadirkan sebanyak mungkin perusahaan agar peluang kerja yang tersedia bagi masyarakat semakin luas.

Kegiatan Job Fair dijadwalkan Rabu, 11 November 2026, mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan selesai, di halaman Mapolres Indramayu. Bagi masyarakat Indramayu yang berminat mengikuti job fair agar datang ke Polres Indramayu dengan membawa persyaratan lamaran kerja.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Binmas Polres Indramayu Iptu Tasim menjelaskan, program POLIRAN merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap persoalan pengangguran melalui upaya memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan.

Iptu Tasim mengatakan, POLIRAN Job Fair ditargetkan menghadirkan puluhan perusahaan dengan ribuan lowongan pekerjaan untuk penempatan di dalam negeri maupun luar negeri.

Kegiatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat Indramayu, khususnya warga usia produktif yang belum memperoleh kesempatan bekerja. kata Iptu Tasim, Sabtu (7/11/2026)

Dengan demikian, para pencari kerja memiliki kesempatan untuk mengetahui kebutuhan perusahaan sekaligus mengakses peluang kerja secara lebih langsung.

Ia menjelaskan, program POLIRAN tidak hanya bertujuan membuka akses pekerjaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menekan angka pengangguran di Kabupaten Indramayu.

Peningkatan kesempatan kerja diharapkan dapat membantu memperbaiki kesejahteraan masyarakat, meningkatkan daya beli keluarga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Iptu Tasim juga menilai persoalan pengangguran perlu mendapat perhatian bersama karena keterbatasan kesempatan ekonomi dapat menjadi salah satu faktor kerentanan sosial.

Karena itu, kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan dunia usaha diharapkan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pihaknya berharap POLIRAN Job Fair menjadi langkah nyata dalam membantu masyarakat memperoleh pekerjaan dan mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Indramayu.

Polres Indramayu pun mengajak masyarakat yang sedang mencari pekerjaan untuk memanfaatkan kegiatan tersebut pada Rabu, 11 November 2026, mulai pukul 07.00 WIB di halaman Mapolres Indramayu. 

Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.

(BABIL)

Talud Tugu Durian Air Mesu Mengalami Kerusakan, Inspektorat dan APH Didorong Turun Tangan.


BANGKA TENGAH – Proyek pembangunan Talud Tugu Durian di Desa Air Mesu, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, menjadi sorotan setelah ditemukan sejumlah kerusakan pada bagian konstruksi bangunan. Proyek yang menggunakan anggaran Dana Desa Tahun Anggaran 2026 tersebut diduga mengalami persoalan kualitas pengerjaan, meskipun usianya belum genap satu tahun.

Berdasarkan hasil penelusuran tim investigasi awak media pada Sabtu (7/11/2026), kondisi talud yang berada di Jalan Raya Koba, RT 08, Desa Air Mesu, terlihat mengalami keretakan memanjang. Bahkan, pada beberapa bagian ditemukan lubang menganga hingga ke bawah pondasi bangunan.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan serius mengenai kualitas konstruksi dan proses pelaksanaan pekerjaan. Pasalnya, talud yang semestinya berfungsi sebagai penahan tanah dan pengaman aliran air justru memperlihatkan tanda-tanda kerusakan dalam waktu relatif singkat.

Dari hasil pengamatan di lapangan, bagian pondasi talud terlihat mengalami penurunan. Tumpukan pasir yang berada di atas area Tugu Durian juga tampak turun. Kondisi ini diduga berkaitan dengan kekuatan pondasi maupun kualitas pengerjaan konstruksi yang perlu diperiksa lebih lanjut.
Persoalan ini patut menjadi perhatian, terlebih ketika musim penghujan tiba. Aliran air dari hulu menuju hilir berpotensi meningkat dan menjadi lebih deras. Jika kerusakan tersebut tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin kondisi bangunan akan semakin memburuk.
Yang menjadi pertanyaan, bagaimana proyek yang belum genap berusia satu tahun sudah memperlihatkan kerusakan cukup serius?

 Apakah pelaksanaan pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi teknis dan perencanaan awal? Ataukah terdapat persoalan dalam proses pengawasan dan pengendalian mutu pekerjaan?

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembangunan Talud Tugu Durian tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp102.380.500, termasuk komponen pajak dan biaya lainnya, dengan volume pekerjaan sepanjang 19 meter (1 unit).

Proyek tersebut bersumber dari APBDes melalui Dana Desa (DDS) Tahun Anggaran 2026, dengan masa pelaksanaan selama 60 hari kalender. Adapun pelaksana kegiatan adalah Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Air Mesu.

Besarnya anggaran yang dikucurkan tentu harus sebanding dengan kualitas dan manfaat pembangunan yang diterima masyarakat. Sebab, setiap rupiah yang bersumber dari keuangan negara maupun desa wajib dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Demi menjaga keberimbangan pemberitaan, tim investigasi awak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Air Mesu, Pajri, selaku penanggung jawab utama pengelolaan Dana Desa. Namun, hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang telah disampaikan.

Tim investigasi awak media mendorong Inspektorat Kabupaten Bangka Tengah, Kejaksaan Negeri Bangka Tengah, serta Polres Bangka Tengah untuk turun langsung ke lokasi dan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pembangunan Talud Tugu Durian tersebut.

Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah pekerjaan telah dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, bagaimana kualitas material dan pondasinya, serta apakah penggunaan anggaran telah sesuai dengan peruntukannya.
Perlu diketahui, Tugu Durian bukan sekadar bangunan pelengkap desa. Tugu tersebut dibangun sebagai ikon dan simbol identitas Desa Air Mesu yang dikenal sebagai salah satu sentra sekaligus penghasil buah durian terbesar di Pulau Bangka.

Bagi masyarakat, khususnya warga Air Mesu, keberadaan tugu tersebut merupakan kebanggaan tersendiri yang mencerminkan identitas dan potensi desa.

Karena itu, sangat disayangkan apabila pembangunan yang seharusnya memperkuat kebanggaan masyarakat justru menyisakan persoalan konstruksi yang perlu dipertanggungjawabkan.

Kini publik menunggu langkah nyata pemerintah desa dan aparat pengawas. Jangan sampai anggaran Dana Desa yang seharusnya menghasilkan pembangunan berkualitas justru berujung pada bangunan yang rusak sebelum waktunya.

TIM INVESTIGASI AWAK MEDIA MEMBUKA RUANG KOREKSI DAN HAK JAWAB. 

Tim investigasi awak media senantiasa membuka ruang koreksi, klarifikasi, maupun hak jawab kepada pihak-pihak terkait, khususnya Pemerintah Desa Air Mesu dan pihak pelaksana kegiatan, apabila terdapat informasi dalam pemberitaan ini yang perlu diluruskan atau diberikan penjelasan lebih lanjut.

Hal tersebut merupakan bentuk komitmen terhadap prinsip keberimbangan, profesionalitas, dan independensi pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik.

(HR/TIM) 

Satgas TMMD Bantu Petani Jemur Padi, Dukung Ketahanan Pangan di Cupunagara


Sergap Target (Subang) - Kepedulian terhadap ketahanan pangan diwujudkan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang melalui aksi membantu petani di kawasan Jalan Gunung Geulis, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Sabtu (7/11/2026). Personel Satgas turut membantu Ibu Sutini menjemur padi hasil panennya.

Di tengah pelaksanaan pembangunan desa, anggota Satgas menyempatkan diri membantu proses penjemuran padi. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap aktivitas pertanian yang menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan.

“Kami berupaya hadir dan membantu masyarakat dalam berbagai aktivitas, termasuk pertanian. Harapannya, kebersamaan ini dapat memberikan manfaat serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ungkapnya.

Ibu Sutini menyambut baik bantuan yang diberikan personel Satgas. Kehadiran anggota TNI di tengah aktivitasnya menjadi wujud kebersamaan dan kepedulian terhadap para petani di Desa Cupunagara.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, mendukung ketahanan pangan, serta mempererat hubungan dengan warga selama pelaksanaan program TMMD.