Berita Terkini

Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis

Pekan Baru - Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara yang ke-80 Tahun 2026, Polda Riau bersama Sekar Ayu Jiwanta Foundation, PERDAMI Riau-Ke...

Postingan Populer

Jumat, 05 Juni 2026

Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis




Pekan Baru - Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara yang ke-80 Tahun 2026, Polda Riau bersama Sekar Ayu Jiwanta Foundation, PERDAMI Riau-Kepri, Ngabila Care, dan RS Awal Bros Panam menggelar Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis bagi masyarakat.


Sebanyak 310 peserta mendapatkan kesempatan untuk kembali melihat dunia dengan lebih jelas. Kegiatan ini bukan sekadar pelayanan kesehatan, tetapi juga wujud nyata kepedulian dan solidaritas kemanusiaan untuk menghadirkan harapan, kebahagiaan, serta kualitas hidup yang lebih baik bagi sesama.


Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang memberikan manfaat bagi orang lain.


Menuju Hari Bhayangkara yang ke-80 Tahun 2026, Polri mengabdi dan terus hadir untuk masyarakat, menebar kebaikan serta memberikan manfaat nyata bagi sesama.

***Hobbi Pargaulan***

Kapolsek Lelea Gelar Cooling System Bersama Masyarakat Di Kantor Kecamatan



Indramayu,Sergaptarget.com Dalam upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Kapolsek Lelea Polres Indramayu Polda Jabar AKP Heriyanto, SH, melaksanakan silaturahmi dan cooling system di Kantor Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Jumat pagi (5/6/2026)

Dalam pertemuan tersebut, AKP Heriyanto berinteraksi langsung dengan warga untuk membangun komunikasi yang humanis serta menyerap aspirasi yang ada di masyarakat.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Lelea AKP Heriyanto, mengatakan kegiatan silaturahmi ini merupakan bagian dari strategi Polri untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus memitigasi potensi gangguan keamanan.

Melalui silaturahmi ini, kami ingin memastikan situasi di wilayah hukum Polsek Lelea tetap aman dan kondusif. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bekerja sama dengan kepolisian dalam menjaga lingkungan masing-masing, ujar AKP Heriyanto.

AKP Heriyanto juga menambahkan bahwa peran aktif warga sangat dibutuhkan dalam menjaga kerukunan.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh berita hoaks atau isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.

Kegiatan silaturahmi yang berjalan dengan penuh keakraban ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pihak kepolisian dengan masyarakat, sehingga tercipta suasana wilayah yang harmonis di wilayah Kecamatan Lelea. Pungkasnya.

Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengajak masyarakat untuk terus menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan menjaga lingkungan.

“Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, kami imbau untuk segera melaporkannya melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui Call Center Polri 110,” ujar AKP Tarno

(Nana. S)

Tim Resmob Wonosobo Ringkus Dua Pelaku Spesialis Pencuri Sekolah TK



Wonosobo, Dua pelaku spesialis pembobol taman kanak-kanak (TK) di Kabupaten Wonosobo akhirnya terhenti. Satreskrim Polres Wonosobo berhasil menangkap AM dan AJP yang diduga telah beraksi di delapan TK dengan sasaran utama uang tunai milik sekolah. ( 05/06/2026 )

Kasus yang mengungkap identitas keduanya bermula dari pencurian di TK Asy Syamsuriyyah, Kelurahan Jlamprang, pada 16 April 2026. Berbekal informasi bahwa sekolah dalam kondisi sepi tanpa penjaga dan CCTV,

Kedua pelaku menyusun rencana pencurian.
Malam harinya, mereka mendatangi lokasi dan mencongkel jendela menggunakan besi pahat. Setelah membobol ruang kantor guru, pelaku menemukan uang tunai sebesar Rp8 juta yang disimpan di dalam dus handphone di laci meja.

Uang hasil kejahatan kemudian dibagi di sebuah jembatan di wilayah Wonobungkah. AJP memperoleh Rp3,5 juta, sedangkan AM membawa Rp4,5 juta. Ironisnya, sebagian hasil curian tersebut digunakan untuk membeli minuman keras.

Menurut keterangan Kapolres Wonosobo AKBP M Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M. Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan korban. Tim Resmob Satreskrim Polres Wonosobo kemudian melakukan penyelidikan intensif. Titik terang muncul setelah petugas menemukan rekaman CCTV dari lokasi pencurian lain di wilayah Rojoimo yang memperlihatkan ciri-ciri pelaku.

Hasil pengembangan akhirnya mengarah kepada AM dan AJP. Pada 8 Mei 2026 dini hari, polisi berhasil mengamankan AJP. Dalam pemeriksaan, ia mengakui telah melakukan pencurian bersama AM.

“Dari hasil penyidikan, kedua pelaku diketahui telah beraksi di delapan TK berbeda di wilayah Wonosobo, yakni TK Asy Syamsuriyyah Jlamprang, TK Maron Garung, TK Sojopuro Mojotengah, TK Sigedang Tambi Kejajar, TK Tembelang Rojoimo, TK Kalitengah Garung, TK Kersan Kertek, dan TK Sariyoso Wonosobo,” terang Kapolres.

Polisi masih terus mendalami kemungkinan adanya lokasi kejadian lain serta aliran penggunaan uang hasil kejahatan pungkasnya.
 
Arifin



Kamis, 04 Juni 2026

Pemkab Indramayu dan PT PLN NP Kebut Pelatihan Welder Vokasi Guna Tekan Pengangguran





Indramayu, Sergaptarget.com PT PLN Nusantara Power UP Indramayu (PLTU Indramayu) bersinergi dengan 3Pemerintah Kecamatan Sukra menggelar program Pelatihan Welder (Tukang Las) bersertifikasi industri di Balai Latihan Kerja (BLK) Indramayu. Program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dimulai sejak Selasa, 2 Juni 2026 ini diikuti oleh 20 pemuda utusan dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Sukra.

Pelatihan kerja padat karya ini dijadwalkan berlangsung intensif selama 24 hari ke depan. Seluruh peserta akan dibekali materi komprehensif yang memadukan teori mendalam serta praktik pengelasan tingkat lanjut (advance) yang disesuaikan dengan standar kebutuhan manufaktur modern saat ini.

Fokus pada Sertifikasi K3 dan Kompetensi Industri
Guna mencetak tenaga kerja lokal yang memiliki daya saing tinggi, pelatihan di BLK Indramayu tidak hanya berfokus pada teknik pengelasan tapi juga diwajibkan menguasai regulasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta dipersiapkan secara matang untuk menghadapi uji kompetensi nasional.

Sertifikat keahlian resmi yang diterbitkan pascapelatihan nantinya akan menjadi nilai tambah (value) utama bagi para peserta, baik untuk melamar pekerjaan di sektor industri energi, konstruksi, maupun modal awal imembuka bengkel las mandiri.

Camat Sukra, Sigit Widiyanto, menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen berkelanjutan dari manajemen PT PLN Nusantara Power UP Indramayu dalam mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sekitar ring 1 wilayah operasional perusahaan.

“Pelatihan welder di BLK Indramayu ini adalah peluang emas bagi pemuda Kecamatan Sukra untuk meningkatkan kompetensi fisik dan kesiapan mental memasuki dunia kerja. Kami sangat mengapresiasi PLTU Indramayu. Harapannya, mereka tidak hanya pulang membawa sertifikat, tetapi benar-benar memiliki keterampilan profesional yang dicari sektor manufaktur demi mendongkrak kesejahteraan keluarga,” ujar Sigit Widiyanto, Kamis 4/6/2026.

Mendorong Kemandirian Ekonomi Daerah
Pantauan di lokasi BLK Indramayu menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta sejak hari pertama peluncuran kelas. Sektor pengelasan diakui sebagai salah satu ceruk profesi dengan permintaan pasar (demand) paling stabil dan serapan kerja tertinggi, baik di tingkat daerah maupun skala nasional.

Melalui investasi jangka panjang di bidang pendidikan vokasi ini, PT PLN Nusantara Power UP Indramayu bersama jajaran birokrasi Kecamatan Sukra membuktikan langkah nyata dalam membangun kemandirian ekonomi siber. Peningkatan kapasitas terstandar ini diproyeksikan mampu menekan angka pengangguran terbuka sekaligus melahirkan para wirausahawan muda baru di Kabupaten Indramayu.

(Nana. S)

Pemkab Rohul Gelar Rapat Teknis Pemulangan Jamaah Haji 1447 H/2026 M



Rokan Hulu– Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menggelar rapat teknis pemulangan jamaah haji Kabupaten Rokan Hulu tahun 1447 H / 2026 M. Rapat yang berlangsung di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Rokan Hulu ini dipimpin oleh Bupati Rokan Hulu yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra H. Syofwan, S.Sos. Kamis, (04/06/2026).


Rapat ini membahas berbagai kesiapan teknis mulai dari koordinasi wilayah bandara, pengaturan transportasi, hingga skema penyambutan jamaah haji saat tiba di tanah air.

Dalam arahannya, Asisten I H. Syofwan meminta Camat setempat untuk berkoordinasi dengan Satpol PP dan Dinas Perhubungan guna mengatur ketertiban di area bandara, termasuk keberadaan para pelaku UMKM, pedagang, gerobak, serta penataan area parkir. Pihak kecamatan juga diminta memantau kesiapan lokasi sejak malam hari sebelum kedatangan jamaah dengan tetap berkoordinasi dan atas sepengetahuan Kepala Bandara demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.


Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak otoritas Bandara Tuanku Tambusai, skema pemulangan tahun ini secara umum masih sama dengan tahun lalu. Namun, terdapat perhatian khusus untuk penanganan jamaah yang berjumlah 28 orang pada jadwal kedatangan hari Rabu. 


Untuk mengantisipasi keterlambatan dan menjaga ketertiban, rapat menyepakati bahwa jamaah yang baru turun dari pesawat tidak langsung diarahkan ke bus, melainkan dimasukkan terlebih dahulu ke ruang tunggu kedatangan. Di ruangan tersebut, jamaah dapat beristirahat sejenak dan menikmati hidangan ringan (snack) yang disediakan, sementara proses pemisahan bagasi dilakukan. Setelah bagasi siap, jamaah baru akan diarahkan menuju bus masing-masing.

Untuk transportasi darat, pihak Kesra Pemerintah Daerah telah menyiapkan 3 unit bus, dengan rincian 2 Bus menuju Masjid Agung Islamic Center dan 1 Bus menuju Ujung Batu.

Merujuk pada arahan Bupati Rokan Hulu, Syofwan menegaskan bahwa prosesi penyambutan jamaah haji akan dilakukan secara simpel dan efisien. Pemerintah daerah berkomitmen meminimalisir acara seremonial yang terlalu lama agar jamaah yang lelah setelah perjalanan panjang bisa segera pulang dan berkumpul dengan keluarga mereka.

"Tradisi penyambutan seperti tepuk tepung tawar atau penaburan beras kunyit tetap akan dilaksanakan secara terbatas. Prosesi ini rencananya diatur oleh pihak Forkopimda dan dilakukan secara singkat saat jamaah baru turun di dekat area bandara." Ungkapnya 

Selain pengaturan alur jamaah, rapat juga membahas dukungan fasilitas dari Bagian Perlengkapan untuk ruang VIP Bandara Tuanku Tambusai serta pemasangan baliho ucapan selamat datang bagi para tamu Allah. Pihak bandara juga memastikan bahwa kartu pas masuk (pass card) bagi petugas protokoler dan dinas terkait telah disiapkan.

Di akhir rapat, pihak otoritas bandara memberikan catatan penting mengenai kedisiplinan dan kepatuhan terhadap SOP bandara. Seluruh petugas, kepala OPD, maupun camat yang mendapatkan jadwal piket untuk menjemput jamaah haji wajib menggunakan sepatu dan dilarang keras menggunakan sandal di area steril bandara demi menjaga keselamatan dan regulasi penerbangan. Ditambahkan pula pentingnya koordinasi yang solid ke depan dengan pihak AirNav dan BMKG guna memastikan kelancaran serta keselamatan sirkulasi penerbangan jamaah haji 

***Hobbi Pargaulan***

Rabu, 03 Juni 2026

Piket Koramil 03/Serengan Bersama Linmas Laksanakan Patroli Malam & Pemantauan Wilayah

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serka Priyanto bersama Linmas melaksanakan kegiatan patroli malam dan pemantauan wilayah Kecamatan Serengan, Rabu (03/06/2026).

Serka Priyanto menghimbau kepada Warga agar selalu menjaga keamanan lingkungan, dan keamanan wilayah dengan penuh seksama, dan  patut diwaspadai orang yang tidak dikenal yang bertamu di malam hari.

"Kegiatan patroli malam selain memberi  Himbauan kepada warga , juga untuk menjalin silahturahmi dengan mitra karib yang dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket Koramil 03/Serengan."imbuhnya.

"Kami berharap agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan  menjaga lingkungan masing-masing agar situasi tetap Aman dan kondusif."pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Anggaran Reses DPRD Indramayu Tembus Rp9,4 Miliar, Dugaan Transaksi Pokir Jadi Perbincangan Publik


Uploaded Image


INDRAMAYUsergaptarget.com Kenaikan anggaran reses anggota DPRD Kabupaten Indramayu pada tahun 2026 menjadi sorotan tajam masyarakat. Di tengah semangat efisiensi anggaran yang terus didorong pemerintah pusat, alokasi dana reses yang mencapai Rp9,4 miliar justru memunculkan tanda tanya besar, terlebih setelah muncul dugaan praktik jual beli proyek yang bersumber dari Pokok Pikiran (Pokir) dewan.

Data yang diperoleh menunjukkan bahwa anggaran reses untuk 50 anggota DPRD Indramayu tahun 2026 mencapai Rp9.425.295.400. Nilai tersebut meningkat sekitar Rp1,5 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp7,9 miliar.

Secara aturan, reses merupakan agenda resmi anggota dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya masing-masing. Aspirasi yang terkumpul kemudian dirumuskan menjadi Pokok Pikiran (Pokir) dan dapat diusulkan sebagai program pembangunan melalui APBD.

Namun di balik mekanisme tersebut, muncul dugaan adanya praktik yang mencederai tujuan awal program aspirasi rakyat. Seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku pernah diminta menyetor uang muka guna memperoleh proyek yang berasal dari usulan Pokir.

Menurut pengakuannya, ia diminta menyerahkan dana sebesar Rp34 juta untuk mendapatkan proyek bernilai Rp200 juta. Jika dihitung, jumlah tersebut setara dengan sekitar 17 persen dari total nilai pekerjaan.

"Permintaan itu disampaikan sebagai syarat untuk mendapatkan proyek Pokir," ungkap sumber tersebut kepada wartawan, Rabu (3/6/2026).

Pernyataan itu memicu kekhawatiran berbagai pihak. Jika benar terjadi, praktik tersebut dinilai berpotensi merusak integritas program aspirasi masyarakat dan membuka ruang penyimpangan dalam pelaksanaan pembangunan.

Ketua Warung Nusantara 88 (WN 88) Kabupaten Indramayu, Ahmad Nur Irsyad, menyatakan keprihatinannya atas informasi yang beredar. Menurutnya, Pokir sejatinya merupakan instrumen untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat, bukan menjadi komoditas yang diperjualbelikan.

"Pokir lahir dari aspirasi rakyat. Jika benar ada transaksi atau praktik jual beli proyek di dalamnya, tentu hal itu sangat memprihatinkan dan perlu ditelusuri secara transparan," ujarnya.

Irsyad juga mengingatkan bahwa adanya biaya tambahan di luar mekanisme resmi dapat berdampak pada kualitas pekerjaan proyek. Pelaksana pekerjaan, kata dia, berpotensi mencari cara untuk menutupi biaya yang telah dikeluarkan sebelum proyek berjalan.

Kekhawatiran serupa disampaikan Ketua Forum Peduli Indramayu (FPI), Masdi. Ia menegaskan bahwa reses merupakan salah satu instrumen penting dalam sistem demokrasi karena menjadi jembatan antara masyarakat dan wakil rakyat.

"Apabila dugaan jual beli proyek Pokir itu benar, maka kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif bisa terkikis. Aspirasi rakyat tidak boleh berubah menjadi barang dagangan," tegasnya.

Selain menyoroti dugaan transaksi proyek, Masdi juga mempertanyakan lonjakan anggaran reses yang mencapai Rp9,4 miliar. Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui alasan kenaikan anggaran tersebut serta manfaat yang akan diterima publik dari penggunaan dana tersebut.

"Keterbukaan sangat penting agar tidak muncul spekulasi maupun kecurigaan di tengah masyarakat," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Indramayu, H. Sirojudin, yang dikonfirmasi terkait kenaikan anggaran reses maupun dugaan jual beli Pokir, belum memberikan tanggapan. Hingga berita ini ditayangkan, pesan konfirmasi yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp belum mendapat jawaban.

Di tengah berkembangnya berbagai informasi tersebut, masyarakat berharap seluruh dugaan yang muncul dapat ditindaklanjuti secara objektif dan profesional oleh pihak berwenang. Transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik dinilai menjadi hal yang harus dijaga demi memastikan program pembangunan benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat. (Asep Yana Supriadi)


Polsek Tandun Salurkan Bantuan Sosial melalui Program JALUR di Desa Puo Raya



Rokan Hulu – Kepolisian Sektor (Polsek) Tandun melaksanakan kegiatan imbangan Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat) di RT 017 RW 006 Dusun III Desa Puo Raya, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (4/6/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB tersebut merupakan bagian dari implementasi Program JALUR, program unggulan Polda Riau yang bertujuan menghadirkan pelayanan terpadu kepada masyarakat, khususnya di wilayah terpencil dan daerah dengan keterbatasan akses.

Program ini mengedepankan pendekatan Presisi serta kolaborasi lintas sektor sebagai bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung kebutuhan masyarakat.

Kegiatan dipimpin jajaran Polsek Tandun yang melibatkan Kanit Lantas IPTU Jonnes, S.H., Kanit Binmas AIPTU Romi Anwar, Bhabinkamtibmas Desa Puo Raya AIPDA Agus KS, Bhabinkamtibmas Desa Kumain AIPDA M.M. Harahap, Banit Lantas Brigpol M. Rizqi Hidayat, serta Unit IK Polsek Tandun.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Desa Puo Raya, Prabudi, Ak.

Dalam pelaksanaannya, Polsek Tandun menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat berupa paket kebutuhan pokok yang berisi beras lima kilogram, satu papan telur ayam, gula pasir satu kilogram, minyak goreng satu liter, teh satu kotak, dan sarden.

Selain penyaluran bantuan sosial, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polres Rokan Hulu melalui Sat Binmas, Sie Dokkes, serta Polsek Tandun dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses.

Wilayah RT 017 RW 006 Dusun III Desa Puo Raya diketahui merupakan kawasan yang berada di pinggiran Sungai Tapung. Sebagian masyarakat di daerah tersebut masih mengandalkan sampan atau perahu sebagai sarana transportasi serta pengangkutan hasil perkebunan.

Di sisi lain, masyarakat setempat juga menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya keterbatasan jaringan komunikasi akibat sinyal telepon seluler yang kurang memadai, potensi kerawanan banjir saat musim penghujan, keterbatasan akses pasar, serta tingkat pendidikan masyarakat yang relatif masih rendah.

Melalui kegiatan imbangan Program JALUR ini, diharapkan kehadiran Polri dapat semakin dirasakan secara langsung oleh masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Kegiatan berlangsung hingga pukul 10.30 WIB dan berjalan dalam situasi aman, tertib, serta kondusif.

***Hobbi Pargaulan ** *
(Sumber Humas Polres Rohul)*

Kapolsek Ujungbatu Kembali Tanam Jagung Bersama Petani, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional



Ujungbatu, Rohul – Kapolsek Ujungbatu, AKP Jusup Purba, S.H., M.H., kembali menegaskan komitmen Polri mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Komitmen itu diwujudkan melalui kegiatan penanaman jagung bersama petani di wilayah hukumnya.Selasa, ( 2/6/2026 ).

Kegiatan penanaman dilaksanakan pada Hari Selasa, 2 Juni 2026 di lahan milik Bapak S. Riyadi, RT 01 RW 05, Dusun Durian Sebatang, Desa Sukadamai, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Ujungbatu bersama personel Polsek turun langsung ke ladang, bergotong royong menanam jagung bersama para petani. 

“Ini bentuk nyata kepedulian Polri kepada petani. Selain mendukung program ketahanan pangan nasional, kami juga ingin meningkatkan kesejahteraan petani secara langsung. Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga tumbuh bersama masyarakat,” ujar AKP Jusup Purba di sela kegiatan.

Penanaman jagung ini diharapkan dapat menjadi contoh sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, sekaligus memotivasi petani lain untuk terus produktif menjaga ketersediaan pangan di daerah.

***Hobbi Pargaulan***

Karena Tidak Memenuhi Kuorum Sidang Paripurna DPRD indramayu Ditunda







Indramayu,Sergaptarget.com  DPRD Kabupaten Indramayu yang sedianya menggelar rapat paripurna terpaksa ditunda karena jumlah anggota dewan yang hadir tidak memenuhi kuorum. Penundaan tersebut memicu sorotan terhadap Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang disebut-sebut banyak tidak hadir pada Parpurna Jum'at (29/5/2026).

Rapat paripurna yang dijadwalkan berlangsung di ruang sidang utama DPRD Indramayu yang sedianya akan membahas 3 agenda  penting pemerintahan daerah, satu raperda tentang pedoman pengelolaan barang milik daerah, kedua raperda tentang pembentukan susunan perangkat daerah Kabupaten Indramayu, ketiga perubahan peraturan DPRD Kabupaten Indramayu.

Namun hingga waktu yang ditentukan, jumlah anggota legislatif yang hadir belum memenuhi syarat kuorum cuma ada 20 orang anggota yang hadir.

Akibat kurang lengkapnya anggota DPRD yang hadir pimpinan sidang  memutuskan  menunda pelaksanaan rapat paripurna hingga waktu yang akan ditentukan 5 Juni 2026 yang akan datang.

Hal ini menjadi perhatian sejumlah pihak, terkait  ke tidak hadiran anggota dewan dari Fraksi PDIP dalam agenda resmi tersebut, membuat peserta rapat dan tamu undangan tampak kecewa karena  paripurna tidak dapat dilanjutkan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pimpinan Fraksi PDIP apa alasan ketidak hadiranya. 

Sejumlah pihak mengharapkan kehadiran seluruh anggota DPRD di agenda penting seperti ini ungkapnya. 
(Nana. S)