Berita Terkini

Wabup Syaefudin: Remaja Harus Prioritaskan Pendidikan, Hindari Perkawinan Anak

Indramayu, Sergaprarget Upayaya pencegahan perkawinan anak terus digencarkan melalui edukasi kepada generasi muda. Salah satunya melalui keg...

Postingan Populer

Minggu, 15 Maret 2026

Wabup Syaefudin: Remaja Harus Prioritaskan Pendidikan, Hindari Perkawinan Anak






Indramayu, Sergaprarget
Upayaya pencegahan perkawinan anak terus digencarkan melalui edukasi kepada generasi muda. Salah satunya melalui kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) Pencegahan Perkawinan Anak yang digelar di Aula outdoor MAN 1 Indramayu, Jawa Barat, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin SH MH, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu Aghuts Muhaimin, Kepala MAN 1 Indramayu Drs. Wahyudin MAg, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu H. Caridin, Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Perlindungan Perempuan dan Anak (Disduk-P3A) Kabupaten Indramayu Agung, serta para guru dan staf MAN 1 Indramayu.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin menegaskan pentingnya peran pendidikan dalam membangun masa depan generasi muda. Ia mengingatkan para pelajar untuk tidak terburu-buru menikah di usia dini karena dapat berdampak pada pendidikan, kesehatan, dan masa depan mereka.

"Remaja harus memiliki cita-cita dan perencanaan masa depan yang jelas. Jangan sampai masa depan terhenti karena perkawinan dini. Pendidikan harus menjadi prioritas agar generasi muda Indramayu bisa lebih maju dan berdaya saing," ujarnya.

Syaefudin juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan BRUS sebagai bagian dari upaya bersama untuk menekan angka perkawinan anak di Kabupaten Indramayu melalui pendekatan edukatif di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Program Inklusi Lakpesdam PBNU melalui Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM) PCNU Indramayu sebagai bentuk kepedulian terhadap perlindungan anak dan penguatan kualitas generasi muda.

Ketua Lakpesdam PCNU Indramayu, Ali Ma'nawi, mengatakan bahwa kegiatan BRUS menjadi sarana penting untuk memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai risiko perkawinan anak serta pentingnya merencanakan masa depan secara matang.

Menurutnya, usia remaja merupakan fase yang sangat rentan terhadap berbagai persoalan sosial, termasuk potensi terjadinya Married by Accident (MBA) atau perkawinan yang terjadi akibat kehamilan yang tidak direncanakan pada usia di bawah 19 tahun.

"Melalui kegiatan BRUS ini kami ingin memberikan wawasan kepada para siswa tentang pentingnya menjaga masa depan mereka. Remaja perlu memahami bahwa perkawinan memiliki tanggung jawab besar dan harus dilakukan ketika sudah cukup usia dan siap secara mental maupun ekonomi," jelasnya.

Ia menambahkan, ketentuan batas minimal usia perkawinan saat ini telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan, yang menetapkan usia minimal menikah bagi laki-laki dan perempuan adalah 19 tahun.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai dampak sosial, kesehatan, dan pendidikan dari perkawinan anak, sekaligus mampu menjadi agen perubahan di lingkungan mereka untuk mencegah terjadinya perkawinan dini.

Kegiatan BRUS tersebut juga menjadi bagian dari upaya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta organisasi masyarakat dalam membangun generasi muda yang lebih sehat, berpendidikan, dan siap menyongsong masa depan.

(Nana.  S)

Posko PJR Unit 7 Jatibarang Siaga Amankan Arus Mudik Lebaran 1447 H di Jalur Pantura







Indramayu, Sergaptarget Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, arus mudik di jalur Pantai Utara (Pantura) mulai menunjukkan peningkatan. Sejumlah kendaraan dari arah barat menuju wilayah Cirebon dan Jawa Tengah mulai memadati ruas jalan, terutama pada jam-jam tertentu. Meski demikian, kondisi lalu lintas di beberapa titik terpantau masih ramai namun tetap lancar.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pemudik, jajaran Polsek Jatibarang, Polres Indramayu, Polda Jawa Barat mendirikan Posko Pengamanan (Pos PAM) di titik strategis pertigaan PJR Unit 7 Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (14/3/2026).

Keberadaan posko tersebut menjadi bagian dari Operasi Ketupat Lodaya yang bertujuan memberikan rasa aman dan pelayanan kepada masyarakat yang melintas di jalur Pantura selama musim mudik Lebaran.

Kapolsek Jatibarang Kompol Darli melalui Kanit Reskrim Iptu Fheronika mengatakan, posko pengamanan ini disiagakan selama 24 jam penuh guna membantu para pemudik yang membutuhkan informasi, pengaduan, maupun bantuan selama perjalanan.

"Dalam rangka pengamanan arus mudik, kami mendirikan Pos PAM di pertigaan PJR Jatibarang. Seluruh personel bersiaga selama 1×24 jam untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik," ujar Iptu Fheronika.

Ia menjelaskan, selain pengamanan jalur lalu lintas, posko tersebut juga menyediakan fasilitas tempat peristirahatan bagi pemudik yang merasa lelah selama perjalanan. Fasilitas tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian PUPR.

"Fasilitas yang sudah tersedia saat ini berupa tempat peristirahatan bagi pemudik. Untuk pelayanan kesehatan gratis masih akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pihak kecamatan," tambahnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau para pengendara, khususnya yang melintas pada malam hari, agar lebih berhati-hati karena masih terdapat beberapa titik jalan di wilayah Indramayu yang minim penerangan.

"Kami mengimbau para pemudik yang berkendara di malam hari untuk mengurangi kecepatan, sekitar 60 hingga 70 kilometer per jam. Hal ini karena ada beberapa titik jalan yang belum memiliki lampu penerangan dan juga untuk menghindari potensi jalan berlubang," jelasnya.

Menurut Iptu Fheronika, lonjakan arus mudik diperkirakan akan mulai terjadi pada 18 Maret 2026 seiring dimulainya masa cuti bersama. Untuk itu, jajaran kepolisian telah menyiapkan langkah antisipasi dengan melakukan patroli di sejumlah titik rawan kemacetan.

"Perkiraan lonjakan arus mudik mulai tanggal 18. Kami sudah melakukan persiapan dengan patroli di beberapa titik rawan kemacetan, termasuk di area pasar tumpah," pungkasnya.

Dengan adanya Pos PAM di PJR Jatibarang ini, diharapkan perjalanan para pemudik yang melintas di jalur Pantura Indramayu dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan lancar hingga sampai ke tujuan.

(Nana.  S)

Aksi Sosial Ramadan: Pemuda Pancasila Depok Cirebon Tebar 1.500 Takjil Rocket Chicken


CIREBON – Suasana penuh kebersamaan dan kepedulian mewarnai kegiatan sosial yang digelar oleh Pemuda Pancasila Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon pada bulan suci Ramadan. Dipimpin langsung oleh Ketua PAC Depok, Teguh, bersama sejumlah anggota, organisasi tersebut mengadakan kegiatan berbagi makanan untuk berbuka puasa kepada masyarakat dan para pengguna jalan.

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Minggu (15/3/2026) di depan Desa Keduanan, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon. Dalam kegiatan itu, panitia menyiapkan sekitar 1.500 bok makanan Rocket Chicken yang berisi ayam dan makanan ringan untuk dibagikan kepada masyarakat sebagai menu berbuka puasa.

Kegiatan berbagi ini juga dihadiri oleh Camat Depok, Hj. Sundewi, serta beberapa unsur Muspika Kecamatan Depok, di antaranya Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kanit dari Polsek Depok Polresta Cirebon yang turut hadir memberikan dukungan serta memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan tertib.

Menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat terlihat sangat antusias. Warga dari berbagai kalangan mulai berdatangan ke lokasi pembagian makanan. Tidak hanya masyarakat sekitar, para pengguna jalan yang melintas juga ikut berhenti untuk mendapatkan makanan berbuka puasa yang dibagikan secara gratis.

Antusiasme warga terlihat jelas ketika sejumlah kotak makanan yang masih berada di dalam mobil panitia sudah dikerumuni warga. Ibu-ibu, bapak-bapak, hingga anak-anak tampak bersemangat menunggu giliran untuk mendapatkan makanan tersebut.

Melihat situasi tersebut, Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Depok, Teguh, dengan ramah mengingatkan masyarakat agar tetap tertib dan sabar saat menunggu giliran.

"Bapak-bapak dan ibu-ibu mohon sabar untuk mengantri. Makanannya masih banyak, jadi tidak perlu khawatir kehabisan. Insya Allah semua kebagian," ujar Teguh dengan penuh keakraban kepada warga yang hadir.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan berbagi makanan untuk berbuka puasa ini sudah menjadi agenda rutin yang telah dilaksanakan selama bertahun-tahun oleh Pemuda Pancasila PAC Depok.
Menurut Teguh, kegiatan tersebut kini telah memasuki tahun ke-11 pelaksanaannya, dan diharapkan dapat terus berlangsung setiap Ramadan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.

"Kegiatan ini sudah kami lakukan untuk yang ke-11 kalinya. Harapan kami tentu kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun. Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan iman dan taqwa bagi kami semua, terutama bagi anggota Pemuda Pancasila," ungkapnya.

Sementara itu, Camat Depok, Hj. Sundewi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh Pemuda Pancasila PAC Depok. Ia menilai kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang patut diapresiasi dan dicontoh.

"Kegiatan seperti ini sangat positif, apalagi dilaksanakan di bulan Ramadan yang penuh berkah. Semoga kegiatan berbagi ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan solidaritas sosial," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu Srikandi Pemuda Pancasila, yang juga merupakan istri dari Ketua PAC Depok, Teguh. Ia mengatakan bahwa kegiatan berbagi kepada masyarakat merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

"Sebisa mungkin kita harus menyisihkan sebagian dari rezeki yang kita miliki untuk berbagi kepada sesama. Apalagi kami dari Pemuda Pancasila yang memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Pembagian nasi kotak seperti ini juga menjadi kegiatan rutin yang kami lakukan setiap tahunnya," tuturnya.

Menariknya, menjelang akhir kegiatan pembagian nasi kotak tersebut, hujan lebat tiba-tiba mengguyur lokasi kegiatan. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para anggota Pemuda Pancasila untuk tetap menyalurkan makanan kepada masyarakat.

Beberapa anggota tetap bertahan di lokasi sambil membagikan nasi kotak kepada para pengguna jalan yang melintas, meskipun harus diguyur hujan deras.

Semangat kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Pemuda Pancasila PAC Depok tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat yang menerima makanan berbuka puasa. Kegiatan ini pun menjadi salah satu wujud nyata bahwa semangat berbagi di bulan Ramadan masih terus hidup di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut juga didukung dari beberapa donatur yang menyisihkan sebagian rejekinya, diantaranya:
 
1. CV. Indosurya mahakan
2. CV. intrakon junior
3. PT. Glopac
4. BPK Wanjaya
5. H Mahmud Jawa
6. Taufik
7. CV. Awi watu
8. BPK Ayip shakdulo
9. BPK Ridwan
10. Pkd Darsina
11. Sdr Diki
12. Sdr Karno & Toni
13. BPK sandi Wijaya & BPK amin 
14. Seluruh Donatur SE kecamatan Depok. 
15. DR Hermanto



(Cephy)

Tebar Kepedulian di Bulan Suci, Polsek Ujung Batu Salurkan Sembako dan Bansos kepada Pengurus Masjid


ROKAN HULU – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, Polsek Ujung Batu, Polres Rokan Hulu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan membagikan sembako dan bantuan sosial kepada pengurus masjid pada Minggu (15/3/2026).



Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Mukmin, Desa Ujung Batu Timur, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu. Bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat sekaligus mempererat hubungan silaturahmi di tengah momentum Ramadan.

Kegiatan dipimpin oleh Panit Samapta Polsek Ujung Batu IPDA Ramadhan bersama sejumlah personel, di antaranya Panit II Samapta AIPTU Syahrianto, S.H., Panit III Samapta AIPTU Doni, Kasium Polsek Ujung Batu AIPDA Zulhendra, serta anggota Polsek Ujung Batu lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Ujung Batu menyerahkan bantuan sembako secara langsung kepada gorim dan imam masjid sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap para pengurus rumah ibadah yang selama ini turut berperan dalam membina kehidupan keagamaan di masyarakat.

Selain penyerahan bantuan sembako, kegiatan juga diisi dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan antara aparat kepolisian dan pengurus masjid.

Kegiatan bakti sosial ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian sosial serta menumbuhkan rasa empati terhadap sesama, khususnya kepada gorim dan imam masjid. Selain itu, bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari para penerima.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Ujung Batu juga ingin berbagi kebahagiaan dan keberkahan di bulan suci Ramadan, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dan selama berlangsung situasi terpantau aman serta kondusif. *(Humas Polres Rohul)*
***Hobbi dan Friska***

Sabtu, 14 Maret 2026

Polres Indramayu Kerjasama Bulog Membuka Program Gerakan Pangan Murah 





Indramayu, Sergaptarget Dalam rangka untuk menstabilkan harga pangan dipasaran kepolisian resort Indramayu bekerjasama bulog membuka program gerakan pangan murah dengan menyediakan kebutuhan pokok bag masyarakat, seperti beras, terigu, gula, minyak,daging sapi dan sayur sayuran bertempat di gudang bulog pekandangan(jum'at, 13/3/26). Kegiatan tersebut merupakan bentuk keperdulian polri dan bulog kepada masyarakat untuk menyediakan bahan kebutuhan pokok murah da


n terjangkau dalam mengantisipasi kenaikan harga dan menstabilkan harga.

Terlihat masyarakat memanfaatkan kegiatan tersebut berbondong bondong mendatangi gudang bulog Pekandangan sebagai tempat kegiatan tersebut, dengan tertib mereka membeli kebutuhannya masing masing yang dibutuhkan.

Menurut salah seorang masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya mengutarakan kepada tempo86, kalau dirinya sangat terbantukan dengan adanya kegiatan pangan murah yang dilaksanakan oleh polri dan bulog menjelang hari raya idul fitri. , " Membeli bahan bahan pokok seperti beras, daging, telur, minyak dan sayur sayuran sangat murah dan terjangkau, "ujarnya.

Smentara itu kepala Badan urusan logistik kabupaten Indramayu, Sri Wahyuni, kepada para awak media menjelaskan,kegiatan gerakan pangan murah ini dalam rangka menstabilkan harga karena menjelang hari raya idul fitri dipasaran pasti naik oleh sebab itu dengan adanya kegiatan ini harga bisa ditekan. , " Kegiatan ini hanya di laksanakan satu hari, dan saya berharap masyarakat memanfaatkan kegiatan ini sebaik baiknya, " Ujar sri Wahyuni. 

(Nana.  S)

Tepati Janji Beberes Desa, Kuwu Yanto Ajak Warga Saling Jaga Lingkungan







Indramayu,  Sergaptarget Menepati janji setelah pelaksanaan Pilwu (Pemilihan Kuwu) serentak, Kuwu Yanto mulai merealisasikan komitmennya dengan melakukan berbagai kegiatan nyata bersama warga.
Salah satu kegiatan yang dilakukan pemdes desa Sukareja kecamatan Balongan kabupaten Indramayu Jawa Barat, adalah kerja bakti membersihkan lingkungan desa.

Kegiatan beberes desa tersebut diawali dengan menghidupkan kembali lampu penerangan di sepanjang jalan gang yang berada di area halaman Kantor Balai Desa hingga ke gang-gang kecil di lingkungan permukiman warga.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat, terutama pada malam hari. Warga setempat turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program kerja Kuwu Yanto.

Dengan adanya penerangan jalan yang kembali berfungsi, diharapkan aktivitas masyarakat pada malam hari menjadi lebih aman dan lingkungan desa terlihat lebih tertata serta bersih.

Yanto yang akrab disapa Jepang, terus melakukan kegiatan bersih-bersih dengan terus membenahi beberapa titik aliran air yang tersumbut sampah-sampah.

"Alhamdulillah hari ini pemdes Sukareja sedang melakukan pengambilan sampah yang ada di kali dan dilanjutkan dengan penyemprotan pestisida untuk rumput disepanjang jalan aliran sungai sampai ke perbatasan desa", Ujarnya.

Yanto juga menambahkan insyaallah kegiatan beberes desa akan terus dilaksanakan dan kami juga akan melakukan beberapa renovasi gapura selamat datang serta penebangan pohon yang mengganggu kepentingan umum dan paret-paret di dalam desa agar di musim penghujan air dapat mengalir ke irigasi solokan.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk seluruh kebersihan demi menjaga keasrian lingkungan", Tambah Jepang Sabtu usai bersih-bersih

Orang nomer satu di desa Sukareja juga tak luput memberikan himbauan agar saling bersama-sama menjaga serta lingkungan masing-masing.

"Mari kita ciptakan Sukareja yang damai, mandiri dan maju serta siap bersaing menjadi desa yang modern", Tandasnya Sabtu (14/03/2026).

(Nana.  S)

Majukan Sentra UMKM di Wilayah Binaan, Babinsa Jagalan Sambangi Sentra Pembuatan Roti, Berikan Motivasi Tingkatkan Produksi

Surakarta - Dalam rangka memajukan UMKM di wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Jagalan  Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka E Lau We  melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) dengan menyambangi pegawai sentra pembuatan Roti  di RT 01 RW 12 Kelurahan Jagalan Kecamatan Jebres, Sabtu (14/03/2026).

Menurut Serka E Lau We, itu dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi dan kerjasama yang baik dalam rangka mendukung tugas pokok Babinsa serta terwujudnya kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

"Secara rutin kita mendatangi dan berkomunikasi dengan berbagai elemen masyarakat seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan lainnya, saat ini Komsos dengan karyawan sentra pembuatan roti tawar "ucap Babinsa. 

"Selain itu kami juga memberikan motivasi dan semangat kepada para pelaku UMKM untuk lebih meningkatkan hasil produksi sehingga dapat meningkatkan perekonomian di wilayah."tuturnya.

"Komsos ini juga sangat penting untuk menciptakan suasana yang kondusif dan aman. Dengan adanya komunikasi yang baik, diharapkan seluruh pihak dapat lebih mudah dalam bekerja sama untuk menjaga keamanan lingkungan," Tutur Babinsa Kel. Jagalan Serka E lau we.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pegawai sentra pembuatan roti tawar, yang mengaku senang atas adanya perhatian dari pihak keamanan dan siap mendukung segala upaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah mereka.

Penulis : Arda 72

Demi Menjaga Keamanan Wilayah, Babinsa Bersama Linmas Patroli Sambangi Warga di Wilayah Binaan

Surakarta - Dalam rangka menjaga Kondusifitas Wilayah, Babinsa Kelurahan Sewu Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Koptu Sanda Arieswanto melaksanakan kegiatan Patroli dan sambang warga, Guna mengintensifkan kegiatan Komsos Babinsa sambangi warga yang sedang membetulkan Tulisan yang rusak akibat air sungai yang meluap di Halte apung Kampung Sewu Kel.Sewu Kec.Jebres, Sabtu,(14/03/2026).
 
Koptu Sandha menyampaikan bahwa dalam rangka menciptakan dan memberikan suasana yang nyaman dan aman merupakan bagian dari pekerjaan kita berkolaborasi dengan Bhabinkamtibmas untuk melayani dan memberikan pelayanan terhadap masyarakat binaan di wilayah Kelurahan Sewu.

"Kegiatan ini selain melaksanakan patroli sambang warga juga sebagai sarana Komsos untuk menjalin silaturahmi, salah satunya terhadap Warga di wilayah binaan."ujarnya.

"Kegiatan tersebut juga tak lupa pentingnya memberikan himbauan dan pemahaman kepada warga masyarakat untuk selalu memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan pada saat bekerja."pungkas Koptu Sanda.

Penulis : Arda 72

Polresta Cirebon Amankan Pengedar OKA di Kecamatan Gegesik




Petugas Polresta Cirebon mengamankan pengedar obat keras (OKA) tanpa izin resmi berinisial MA (24). Pelaku ditangkap di kamar kediamannya yang berada di wilayah Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu (14/3/2026) dinihari kira-kira pukul 01.45 WIB.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H, mengatakan, sejumlah barang bukti juga turut diamankan dari tangan MA. Diantaranya, 604 butir Tramadol, 102 butir Trihex, uang tunai Rp 2.007.000 yang diduga hasil penjualan OKA, dompet, handphone, tas selempang dan lainnya.

"Saat ini, kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, MA dijerat Pasal 435 Juncto Pasal 138 UU RI Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan dan diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara," katanya.

Pihaknya memastikan, jajaran Polresta Cirebon tidak akan berhenti memberantas kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang lainnya termasuk OKA di wilayah Kabupaten Cirebon.

"Kami juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan tindak kejahatan yang mengganggu situasi kamtibmas maupun tindak kejahatan narkoba melalui Layanan Call Center 110. Dipastikan setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti secepatnya," pungkasnya.((Babil))

Kontroversi Penanganan Mobil Box Bermuatan Miras, Komisi I DPRD Minta Penjelasan Satpol PP





Indramayu – Komisi I DPRD bergerak cepat merespons kabar yang beredar terkait penanganan mobil box yang diduga mengangkut minuman keras (miras) oleh jajaran Satpol PP. Isu yang mencuat menyebutkan bahwa kendaraan beserta barang bukti yang sebelumnya diamankan justru dilepas oleh oknum pejabat Satpol PP di halaman kantor mereka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber internal, peristiwa tersebut bermula pada malam Senin ketika sebuah mobil box putih berpelat nomor D diamankan dalam operasi penertiban oleh Satpol PP Kecamatan Kedokan Bunder. Kendaraan itu diduga membawa sejumlah minuman keras dari sebuah perusahaan berinisial PT A.

Mobil bersama muatannya kemudian dibawa ke kantor Satpol PP sebagai barang bukti hasil kegiatan operasi penyakit masyarakat (pekat). Setibanya di kantor, sejumlah dus berisi miras sempat diperiksa untuk memastikan jenis minuman yang ada di dalamnya.

Sebagai sampel pemeriksaan, sekitar 50 botol miras dari berbagai merek dikeluarkan dari puluhan dus. Di antaranya terdapat anggur merah, kolesom, bir, serta minuman keras jenis AO. Proses pemeriksaan tersebut dilakukan oleh jajaran Seksi Pengembangan Kapasitas (PK) yang dipimpin oleh dua orang berinisial N dan C.

Namun, kejanggalan muncul keesokan paginya. Sumber internal menyebutkan bahwa mobil box yang sebelumnya berada di kantor Satpol PP tiba-tiba sudah tidak berada di lokasi.

"Malam Senin kendaraan itu masih ada di kantor. Tapi paginya mobil box putih yang membawa miras sudah tidak ada. Saya juga tidak tahu kenapa bisa begitu," ujar seorang pegawai Satpol PP yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Jumat (13/3/2026).

Operasi tersebut pada awalnya merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 H. Kegiatan ini dilakukan untuk menekan peredaran minuman keras yang dinilai dapat memicu gangguan ketertiban masyarakat.

Namun, kabar mengenai hilangnya mobil beserta barang bukti justru menimbulkan tanda tanya dan sorotan publik. Menyikapi hal tersebut, Komisi I DPRD dikabarkan segera memanggil pihak Satpol PP guna meminta klarifikasi sekaligus memastikan transparansi dalam penanganan barang bukti.

DPRD menilai penjelasan resmi dari pihak terkait diperlukan agar tidak menimbulkan spekulasi yang lebih luas di tengah masyarakat, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak peraturan daerah.