Sergap Target

Berita Terkini

Optimalkan Pembinaan bagi Warga Binaan, Lapas Pasir Pangarayan Tanam 850 Batang Terong Ungu Guna Dukung Ketahanan Pangan

Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus bergerak produktif dalam memperkuat pembinaan kemandirian...

Postingan Populer

Selasa, 08 September 2026

Optimalkan Pembinaan bagi Warga Binaan, Lapas Pasir Pangarayan Tanam 850 Batang Terong Ungu Guna Dukung Ketahanan Pangan




Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus bergerak produktif dalam memperkuat pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Pada Selasa (8/9/2026), Lapas Pasir  Pangarayan secara resmi memulai penanaman 850 batang bibit terong ungu dengan memanfaatkan lahan tidur (idle) di dalam area lapas yang disulap menjadi lahan ketahanan pangan.



Kegiatan penanaman perdana ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, serta diikuti oleh jajaran pejabat struktural, petugas lapas, peserta magang nasional, dan warga binaan. Dalam pelaksanaannya, seluruh proses perawatan tanaman ke depan akan dikelola langsung oleh para warga binaan dengan pendampingan dan pengawasan melekat dari petugas.

Langkah ini menjadi bukti konkret Lapas Pasir  Pangarayan dalam menyukseskan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026, tepatnya pada poin kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur (idle)

Di sela-sela kegiatan, Kalapas Pasir  Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menyampaikan rasa optimisnya terhadap keberlanjutan program agrobisnis di lingkungan Lapas ini.

"Hari ini kami bersama jajaran dan warga binaan menanam kembali 850 batang bibit terong ungu di lahan ketahanan pangan Lapas. Sebelumnya, Lapas Pasir  Pangarayan sudah pernah berhasil menorehkan kesuksesan dalam budidaya terong ungu ini. Kami berharap penanaman kali ini juga dapat tumbuh subur dan menghasilkan panen yang melimpah. Lebih dari sekadar pemanfaatan lahan, kegiatan ini adalah sarana pembinaan kemandirian agar warga binaan memiliki keterampilan nyata sebagai bekal berharga saat mereka kembali ke masyarakat nanti," ujar Efendi Parlindungan Purba.

Melalui pengolahan lahan tidur menjadi lahan pertanian produktif ini, Lapas Pasir  Pangarayan tidak hanya berkontribusi pada ketahanan pangan internal, tetapi juga berhasil memberikan modal keterampilan kerja (lifeskill) yang berharga bagi warga binaan agar siap menjadi pribadi yang mandiri setelah bebas nanti.

***Hobbi Pargaulan***

Kontingen Maung 851 Harumkan Nama Polres Cirebon Kota, Sabet 3 Medali Emas di Kejurnas Pencak Silat KKCC 2026

CIREBON – Kontingen Pencak Silat Maung 851 Polres Cirebon Kota kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Turun dalam Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Kesultanan Kanoman Cirebon (KKCC) 2026, para pesilat binaan Polres Cirebon Kota sukses menyabet 3 medali emas, 1 medali perak dan 4 medali perunggu, sekaligus mengharumkan nama institusi di kancah nasional.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas perjuangan para atlet Maung 851 yang telah membawa nama baik Polres Cirebon Kota dalam kejuaraan bergengsi tersebut.

“Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi keluarga besar Polres Cirebon Kota. Saya mengapresiasi kerja keras, disiplin dan semangat para atlet Maung 851 yang telah berjuang membawa nama baik Polres Cirebon Kota. Raihan ini jangan dijadikan sebagai akhir, tetapi menjadi motivasi untuk terus berprestasi lebih tinggi lagi,” ujar AKBP Bimantoro Kurniawan.

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga, khususnya pencak silat, sehingga Kontingen Maung 851 dapat semakin berprestasi dan mampu bersaing pada kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional.

“Kami akan terus memberikan dukungan dan ruang bagi anggota maupun atlet binaan yang memiliki potensi untuk berkembang. Harapannya, Maung 851 dapat terus membawa nama baik Polres Cirebon Kota dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui prestasi olahraga,” tambahnya.

Kejuaraan nasional tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 September 2026, bertempat di GOR Sport Hall Bima, Kota Cirebon. Ajang bergengsi ini diikuti lebih dari 2.000 pesilat dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga persaingan berlangsung sangat ketat.

Kontingen Maung 851 Polres Cirebon Kota tampil dengan kekuatan enam atlet yang turun pada delapan kategori pertandingan. Para atlet tersebut berasal dari berbagai kelompok usia, mulai usia dini, praremaja hingga dewasa.

Dari persaingan tersebut, Maung 851 berhasil mengumpulkan 3 medali emas, 1 medali perak dan 4 medali perunggu. Raihan ini menjadi bukti konsistensi pembinaan pencak silat sekaligus menunjukkan kemampuan para atlet binaan Polres Cirebon Kota dalam menghadapi persaingan di tingkat nasional.

Salah satu prestasi membanggakan datang dari keluarga besar Polsek Kedawung. Aipda Tendi, S.H., anggota Unit Reskrim Polsek Kedawung, berhasil meraih juara 3 atau medali perunggu pada kategori Jurus Tunggal IPSI Dewasa Putra.

Selain sebagai atlet, Aipda Tendi, S.H. juga dipercaya sebagai official Kontingen Maung 851. Keikutsertaannya mendapat dukungan dan rekomendasi dari Kapolres Cirebon Kota sebagai bentuk dukungan pimpinan terhadap personel yang memiliki potensi dan prestasi di bidang olahraga.

Tidak hanya Aipda Tendi, prestasi juga ditorehkan putrinya, Annesya Indriyani Zhafira, yang tampil gemilang dengan menyumbangkan dua medali emas, masing-masing dari kategori Jurus Tunggal Tangan Kosong dan Jurus Tunggal Senjata.

Sementara itu, Muhammad Fadhly Al Faqih berhasil mempersembahkan satu medali perak dan satu medali perunggu. Kemudian Sholekatun Nisa turut menyumbangkan medali perunggu pada kategori yang diikutinya.

Pada kategori tanding, prestasi juga diraih Khalishah Nur Aisyah yang berhasil meraih medali emas. Sementara Charissa Sadina Ameera Putri turut mempersembahkan medali perunggu bagi Kontingen Maung 851 Polres Cirebon Kota.

Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nashori turut memberikan apresiasi atas perjuangan Aipda Tendi, S.H. Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena personel Polri mampu menunjukkan prestasi positif di luar pelaksanaan tugas kedinasan.

“Kami sangat mengapresiasi prestasi Aipda Tendi. Di tengah pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri, beliau mampu menunjukkan dedikasi dan semangat untuk terus berprestasi melalui olahraga pencak silat. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi Polsek Kedawung dan Polres Cirebon Kota,” ujar Kompol Ahmad Nashori.

Ia menambahkan, prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki sekaligus membawa nama baik institusi Polri.

“Semoga prestasi ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Kami akan memberikan dukungan kepada personel yang memiliki kemampuan dan potensi positif, sehingga dapat memberikan kontribusi serta mengharumkan nama Polri,” tambahnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, keberhasilan Kontingen Maung 851 dalam ajang nasional tersebut merupakan pencapaian yang membanggakan bagi seluruh keluarga besar Polres Cirebon Kota.

“Prestasi Kontingen Maung 851 ini menunjukkan bahwa Polres Cirebon Kota tidak hanya hadir dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat, tetapi juga mampu mendorong serta mendukung personel dan atlet binaannya untuk berprestasi di tingkat nasional,” kata AKP M. Aris Hermanto.

Menurutnya, raihan tiga medali emas, satu perak dan empat perunggu dari enam atlet yang turun di delapan kategori merupakan hasil yang patut diapresiasi, terlebih kejuaraan tersebut mempertemukan ribuan pesilat dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Persaingan dalam kejuaraan ini tentunya sangat ketat. Karena itu, capaian para atlet Maung 851 patut diapresiasi. Mereka telah membawa semangat Polres Cirebon Kota dan membuktikan bahwa dengan kerja keras, disiplin serta pembinaan yang konsisten, prestasi dapat diraih,” ungkapnya.

AKP M. Aris Hermanto menegaskan, Polres Cirebon Kota akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang dapat mengembangkan potensi masyarakat maupun personel, termasuk melalui olahraga pencak silat.

“Semangatnya adalah Polri untuk masyarakat. Kami ingin keberadaan Polres Cirebon Kota tidak hanya dirasakan melalui pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui kontribusi positif dalam pembinaan generasi muda dan pengembangan olahraga prestasi,” pungkasnya.

Keberhasilan Maung 851 di Kejurnas KKCC 2026 diharapkan menjadi pijakan untuk terus meningkatkan prestasi pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya, baik di tingkat Jawa Barat maupun nasional.

Dengan semangat “Maung 851 Berprestasi”, Kontingen Pencak Silat Polres Cirebon Kota terus membawa nama baik institusi melalui prestasi, sportivitas dan dedikasi. Torehan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa semangat pengabdian anggota Polri dapat diwujudkan dalam berbagai bidang, termasuk melalui olahraga yang mampu mengharumkan nama Polres Cirebon Kota di tingkat nasional.

Senin, 07 September 2026

MasyaAllah Pemimpin yang Amanah dan Patut Dicontoh Yang Lain







Kuwu Desa Bobos H. Maman Kardiman Teladani Pelayanan Tanpa Pungli, Rela Keluar Dana Pribadi Rp 1,6 Juta
CIREBON, – Di tengah maraknya pemberitaan dugaan pungutan liar bantuan pemerintah, Kuwu Desa Bobos H. Maman Kardiman, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, justru memberikan contoh baik dalam pelayanan kepada masyarakat.

Saat pembagian bantuan beras untuk warga, Kuwu H. Maman Kardiman menegaskan tidak pernah memungut biaya sepeserpun dari masyarakat.

Bahkan beliau merogoh kocek pribadi sebesar Rp 1.600.000 untuk biaya operasional saat perangkat desa menyebar undangan pembagian bantuan.

“Beliau tidak pernah minta uang ke warga. Justru beliau yang ngeluarin uang pribadi buat operasional undangan,” ujar salah satu perangkat desa.

Sikap Kuwu H. Maman Kardiman ini mendapat apresiasi dari warga Desa Bobos. Dianggap sebagai bentuk nyata kepemimpinan yang melayani dan tidak memberatkan masyarakat.



APRESIASI UNTUK KUWU BOBOS
H. MAMAN KARDIMAN*l

Patut dicontoh 
Saat ada pembagian bantuan beras, beliau tidak pernah memungut sepeserpun, dari warga. 

Bahkan beliau rela mengeluarkan dana pribadi Rp 1.600.000, untuk biaya operasional penyebaran undangan oleh perangkat desa.

Terima kasih Pak Kuwu atas ketulusan dan pelayanannya. 
Semoga menjadi berkah dan contoh bagi desa lain. ((H. BABIL))

Polsek Kunto Darussalam Hadir untuk Warga Pinggiran Sungai Rokan Lewat Program JALUR




ROKAN HULU – Polsek Kunto Darussalam terus menghadirkan pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat melalui kegiatan imbangan Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat), Selasa (8/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di RT 004 RW 002, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu tersebut diisi dengan penyerahan bantuan sosial dan bakti kesehatan kepada masyarakat.



Kegiatan dipimpin Kanit Binmas Polsek Kunto Darussalam AIPTU Roma Desliko, S.E., bersama personel Bhabinkamtibmas. Bantuan sosial diserahkan kepada salah seorang warga yang membutuhkan berupa beras 5 kilogram, satu dus mi instan dan satu papan telur.

Program JALUR merupakan salah satu program unggulan Kapolda Riau yang bertujuan menghadirkan pelayanan Polri secara langsung kepada masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang membutuhkan perhatian dan pelayanan lebih dekat.



Kelurahan Kota Lama sendiri merupakan wilayah yang berada di pinggiran Sungai Rokan. Sebagian masyarakat masih menggantungkan mata pencaharian dari hasil sungai dan menggunakan sampan maupun perahu sebagai sarana transportasi.

Selain itu, wilayah tersebut juga termasuk daerah aliran Sungai Rokan yang berpotensi mengalami banjir saat musim penghujan akibat luapan air sungai.

Melalui kegiatan imbangan Program JALUR ini, Polsek Kunto Darussalam berharap kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan manfaat nyata serta mempererat hubungan dengan masyarakat. 

***Hobbi Pargaulan***
*(Humas Polres Rohul)*

Kapolres Indramayu Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Cegah Kebakaran di Lingkungan Kering






Indramayu, Sergaptarget. com Kapolres Indramayu Polda Jabar AKBP Prianggo P.M., S.I.K., M.Si., mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama saat kondisi lingkungan kering. 

Imbauan itu disampaikan saat mengecek lokasi kebakaran lahan di wilayah Desa Tanjungkerta, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Minggu (6/9/2026) malam.

Menurut Kapolres pencegahan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti tidak membuang puntung rokok secara sembarangan di area yang mudah terbakar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan dan tidak membuang puntung rokok secara sembarangan. Upaya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat juga terus dilakukan agar kejadian seperti ini dapat kita kurangi, bahkan jika tidak bisa terjadi lagi,” jelas AKBP Prianggo P.M.

Menurut Kapolres, pencegahan kebakaran memerlukan kepedulian dari semua pihak karena dampaknya tidak hanya merugikan pemilik lahan semata, tetapi juga dapat mengancam lingkungan, organisasi, dan keselamatan masyarakat secara luas.

“Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian, kami berharap kejadian kebakaran lahan dapat diminimalkan dan tidak kembali terulang,” tutupnya.

(BABIL)

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P.M., S.I.K., M.Si., - Gelar Pertemuan Dengan KBPPP Indramayu Serta SENKOM Mitra Polri



Indramayu, Sergaptarget.com  Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P.M., S.I.K., M.Si., memperkuat komunikasi dan kemitraan dengan Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPP) Resor Indramayu serta Sentra Komunikasi (SENKOM) Mitra Polri melalui kegiatan silaturahmi di Birubhi Resto and Cafe, Karanganyar, Indramayu, Sabtu malam (5/9/2026).

Kegiatan itu tidak sekadar menjadi ajang perkenalan Kapolres Indramayu, tetapi juga ruang dialog untuk menyerap aspirasi, membahas persoalan kamtibmas, serta memperkuat kolaborasi dengan organisasi mitra kepolisian.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar, S.T.K., S.I.K., Kasat Narkoba AKP Boby Bimantara, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Kasat Lantas AKP Undang Syarif Hidayat, S.H., M.H., Kasat Binmas IPTU Tasim, S.I.P., Ketua KBPPP Resor Indramayu Muhammad Nawirudin, serta Ketua SENKOM Mitra Polri Asep.

Silaturahmi tersebut diikuti sebanyak 59 peserta dari unsur KBPPP Resor Indramayu dan SENKOM Mitra Polri.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menjelaskan, pertemuan itu menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi terbuka sekaligus memperkuat sinergi dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurut AKP Tarno, Kapolres Indramayu memberikan apresiasi atas kehadiran jajaran KBPPP dan SENKOM. Beliau juga menyampaikan penghargaan kepada SENKOM atas kontribusinya dalam menyampaikan informasi secara cepat serta mendukung penyebaran informasi positif terkait pelayanan kepolisian.

Dalam kesempatan itu, Kapolres mengajak kedua organisasi tersebut terus berperan sebagai mitra kepolisian dalam menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus mendorong terciptanya Kabupaten Indramayu yang aman, nyaman, maju, dan sejahtera.

“Kapolres membuka ruang komunikasi seluas-luasnya. Apabila ditemukan persoalan kamtibmas di wilayah Kabupaten Indramayu, masyarakat maupun mitra kepolisian diharapkan segera menyampaikan informasi agar dapat ditindaklanjuti,” jelas AKP Tarno. 

Dalam sesi dialog, Ketua SENKOM Mitra Polri Asep menyampaikan sejumlah hal, termasuk agenda kegiatan SENKOM ke Kabupaten Sumedang serta keberadaan Tim Quick Response (QR33) yang difokuskan membantu penanganan kejadian kecelakaan lalu lintas.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres mengapresiasi kiprah SENKOM dan meminta jajaran Satlantas melakukan koordinasi serta membangun jalur komunikasi dengan personel di lapangan hingga tingkat polsek untuk mendukung koordinasi Tim QR33 sesuai kebutuhan.

SENKOM juga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait pelayanan SIM, fasilitas sekretariat, serta persoalan kamtibmas yang ditemukan di lapangan, termasuk indikasi kelompok remaja yang membawa senjata tajam.

Kasat Lantas Polres Indramayu AKP Undang Syarif Hidayat menjelaskan, mekanisme ujian SIM kini dilakukan secara lebih transparan dan masyarakat tetap harus memenuhi prosedur serta persyaratan yang berlaku.

Ia juga mengingatkan anggota SENKOM agar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Terkait penindakan, ia menegaskan sistem penegakan hukum lalu lintas saat ini telah menggunakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan seluruh proses harus berjalan sesuai ketentuan tanpa penyimpangan.

Sementara itu, Ketua KBPPP Resor Indramayu Muhammad Nawirudin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. 

Ia menilai silaturahmi menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara KBPPP dan Polres Indramayu.

KBPPP juga menyatakan siap mendukung kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Indramayu.

Dalam dialog, Muhammad Nawirudin menjelaskan bahwa organisasi tersebut telah berdiri di Indramayu sejak 2010, sempat vakum, dan kini kembali mengaktifkan struktur organisasi melalui Musyawarah Resor.

KBPPP turut menyampaikan kebutuhan untuk memperkenalkan kembali keberadaan serta program organisasinya kepada jajaran Polres Indramayu dan meminta dukungan terhadap keberlangsungan kegiatan organisasi.

Menanggapi hal itu, Kapolres Indramayu menyampaikan bahwa KBPPP merupakan bagian dari keluarga besar Polri. Terkait rencana sosialisasi, koordinasi akan dilanjutkan dengan menyesuaikan agenda dan kondisi di lapangan.

Kapolres juga menyampaikan komitmen untuk memberikan dukungan sesuai kemampuan dan ketentuan yang berlaku.

AKP Tarno menambahkan, dialog terbuka seperti ini diharapkan tidak berhenti pada satu pertemuan, melainkan menjadi awal komunikasi yang semakin intensif antara Polres Indramayu, KBPPP, dan SENKOM.

“Sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan mitra Polri sangat dibutuhkan. Semakin baik komunikasi yang terbangun, semakin cepat pula informasi maupun potensi gangguan kamtibmas dapat diketahui dan ditangani,” pungkasnya. dengan Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPP) Resor Indramayu serta Sentra Komunikasi (SENKOM) Mitra Polri melalui kegiatan silaturahmi di Birubhi Resto and Cafe, Karanganyar, Indramayu, Sabtu malam (5/9/2026).

Kegiatan itu tidak sekadar menjadi ajang perkenalan Kapolres Indramayu, tetapi juga ruang dialog untuk menyerap aspirasi, membahas persoalan kamtibmas, serta memperkuat kolaborasi dengan organisasi mitra kepolisian.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar, S.T.K., S.I.K., Kasat Narkoba AKP Boby Bimantara, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Kasat Lantas AKP Undang Syarif Hidayat, S.H., M.H., Kasat Binmas IPTU Tasim, S.I.P., Ketua KBPPP Resor Indramayu Muhammad Nawirudin, serta Ketua SENKOM Mitra Polri Asep.

Silaturahmi tersebut diikuti sebanyak 59 peserta dari unsur KBPPP Resor Indramayu dan SENKOM Mitra Polri.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menjelaskan, pertemuan itu menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi terbuka sekaligus memperkuat sinergi dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurut AKP Tarno, Kapolres Indramayu memberikan apresiasi atas kehadiran jajaran KBPPP dan SENKOM. Beliau juga menyampaikan penghargaan kepada SENKOM atas kontribusinya dalam menyampaikan informasi secara cepat serta mendukung penyebaran informasi positif terkait pelayanan kepolisian.

Dalam kesempatan itu, Kapolres mengajak kedua organisasi tersebut terus berperan sebagai mitra kepolisian dalam menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus mendorong terciptanya Kabupaten Indramayu yang aman, nyaman, maju, dan sejahtera.

“Kapolres membuka ruang komunikasi seluas-luasnya. Apabila ditemukan persoalan kamtibmas di wilayah Kabupaten Indramayu, masyarakat maupun mitra kepolisian diharapkan segera menyampaikan informasi agar dapat ditindaklanjuti,” jelas AKP Tarno. 

Dalam sesi dialog, Ketua SENKOM Mitra Polri Asep menyampaikan sejumlah hal, termasuk agenda kegiatan SENKOM ke Kabupaten Sumedang serta keberadaan Tim Quick Response (QR33) yang difokuskan membantu penanganan kejadian kecelakaan lalu lintas.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres mengapresiasi kiprah SENKOM dan meminta jajaran Satlantas melakukan koordinasi serta membangun jalur komunikasi dengan personel di lapangan hingga tingkat polsek untuk mendukung koordinasi Tim QR33 sesuai kebutuhan.

SENKOM juga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait pelayanan SIM, fasilitas sekretariat, serta persoalan kamtibmas yang ditemukan di lapangan, termasuk indikasi kelompok remaja yang membawa senjata tajam.

Kasat Lantas Polres Indramayu AKP Undang Syarif Hidayat menjelaskan, mekanisme ujian SIM kini dilakukan secara lebih transparan dan masyarakat tetap harus memenuhi prosedur serta persyaratan yang berlaku.

Ia juga mengingatkan anggota SENKOM agar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Terkait penindakan, ia menegaskan sistem penegakan hukum lalu lintas saat ini telah menggunakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan seluruh proses harus berjalan sesuai ketentuan tanpa penyimpangan.

Sementara itu, Ketua KBPPP Resor Indramayu Muhammad Nawirudin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. 

Ia menilai silaturahmi menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara KBPPP dan Polres Indramayu.

KBPPP juga menyatakan siap mendukung kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Indramayu.

Dalam dialog, Muhammad Nawirudin menjelaskan bahwa organisasi tersebut telah berdiri di Indramayu sejak 2010, sempat vakum, dan kini kembali mengaktifkan struktur organisasi melalui Musyawarah Resor.

KBPPP turut menyampaikan kebutuhan untuk memperkenalkan kembali keberadaan serta program organisasinya kepada jajaran Polres Indramayu dan meminta dukungan terhadap keberlangsungan kegiatan organisasi.

Menanggapi hal itu, Kapolres Indramayu menyampaikan bahwa KBPPP merupakan bagian dari keluarga besar Polri. Terkait rencana sosialisasi, koordinasi akan dilanjutkan dengan menyesuaikan agenda dan kondisi di lapangan.

Kapolres juga menyampaikan komitmen untuk memberikan dukungan sesuai kemampuan dan ketentuan yang berlaku.

AKP Tarno menambahkan, dialog terbuka seperti ini diharapkan tidak berhenti pada satu pertemuan, melainkan menjadi awal komunikasi yang semakin intensif antara Polres Indramayu, KBPPP, dan SENKOM.

“Sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan mitra Polri sangat dibutuhkan. Semakin baik komunikasi yang terbangun, semakin cepat pula informasi maupun potensi gangguan kamtibmas dapat diketahui dan ditangani,” pungkasnya.

(Nana. S)

Anggota Koramil 07/Tirtomoyo, Polsek, dan Warga Sigap Padamkan Karhutla


Uploaded Image

Wonogiri — Anggota Koramil 07/Tirtomoyo bersama personel Polsek Tirtomoyo dan warga memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Hargantoro, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri. Senin (7/9/2026) malam.

Setelah menerima informasi mengenai titik api, petugas dan warga segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman serta mencegah api meluas. Dengan peralatan yang tersedia, mereka berupaya mengendalikan kobaran api sambil memperhatikan kondisi medan dan keselamatan personel.

Danramil 07/Tirtomoyo Kapten Inf Agung Suwarno mengatakan, penanganan tersebut merupakan bentuk sinergi TNI, Polri, dan masyarakat dalam menghadapi kebakaran serta mencegah dampaknya terhadap lingkungan dan permukiman.

“Kami bersama Polsek dan masyarakat langsung melakukan pemadaman agar api tidak meluas. Sinergi dan kepedulian masyarakat sangat penting dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Api berhasil dikendalikan. Petugas kemudian memantau lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca panas dan kering, serta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api di wilayahnya.

Penulis : Arda 72

Ditpolairud Polda Riau Gagalkan Pengiriman 10 PMI Ilegal ke Malaysia, Agen Ditangkap




Meranti  – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau menggagalkan upaya pengiriman 10 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural ke Malaysia melalui Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap seorang pria berinisial IS (54) yang diduga berperan sebagai agen sekaligus koordinator perekrutan para calon PMI.



Dirpolairud Polda Riau Kombes Pol Apri Fajar Hermanto mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat terkait adanya rencana keberangkatan sejumlah warga yang akan dikirim bekerja ke Malaysia secara non-prosedural.

Informasi itu diterima petugas pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Intelair bersama personel KP.IV-1007 dan KP.IV-1008 langsung melakukan penyelidikan tertutup di kawasan Pelabuhan Tanjung Harapan.

Sekitar pukul 08.30 WIB, petugas mendapati rombongan calon PMI berada di dalam area pelabuhan. Saat dilakukan pemantauan, petugas melihat seorang koordinator membagikan paspor dan tiket kapal laut MV Transjet kepada para calon pekerja.

Petugas kemudian bergerak cepat dan mengamankan seluruh rombongan beserta barang bukti untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari hasil pemeriksaan, diketahui sebanyak 10 orang pemuda asal Kabupaten Kepulauan Meranti tersebut akan diberangkatkan ke Malaysia untuk bekerja sebagai buruh di perkebunan semangka,” kata Kombes Apri, Senin (07/09/20206).

Ironisnya, para calon pekerja tersebut hanya dibekali paspor wisata dengan masa berlaku kunjungan selama 30 hari. Mereka kemudian direncanakan bekerja selama 27 hari sebelum dipulangkan kembali ke Indonesia.

Modus tersebut diduga dilakukan untuk menghindari pemeriksaan petugas Imigrasi terkait tujuan sebenarnya para pekerja yang masuk ke Malaysia.

Dalam skema itu, biaya tiket keberangkatan ditanggung terlebih dahulu oleh agen. Selanjutnya, biaya tersebut akan dipotong dari upah yang diterima para pekerja.


Polisi kemudian melakukan pengembangan terhadap hasil pemeriksaan para calon PMI. Tak butuh waktu lama, petugas berhasil mengidentifikasi dan menangkap IS di kediamannya di Desa Selatpanjang Selatan sekitar pukul 09.00 WIB.

Dari hasil pemeriksaan, IS mengakui telah menjalankan aktivitas perekrutan dan pengiriman PMI non-prosedural ke Malaysia sejak 2017.

Dalam menjalankan aksinya, IS diketahui bekerja sama dengan seorang warga negara Malaysia berinisial TA

Warga Malaysia tersebut berperan menjemput sekaligus mengarahkan para pekerja setibanya di Malaysia menuju lokasi perkebunan.

Setiap berhasil memberangkatkan satu orang PMI, IS memperoleh keuntungan sebesar 40 Ringgit Malaysia.

Untuk mengungkap jaringan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, yakni 10 buku paspor Republik Indonesia, 10 lembar tiket kapal MV Transjet, satu unit telepon seluler, serta sejumlah tangkapan layar percakapan WhatsApp antara tersangka dengan para calon PMI dan mitranya di Malaysia.

Atas perbuatannya, tersangka IS dijerat Pasal 83 Jo Pasal 68 Jo Pasal 5 UU RI Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Jo Pasal 20 huruf c Jo Pasal 17 ayat (1) UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Tersangka terancam hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda maksimal Rp15 miliar.

Ditpolairud Polda Riau menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan di wilayah perairan dan pelabuhan guna mencegah praktik pengiriman PMI secara ilegal yang berpotensi merugikan dan membahayakan masyarakat.

***Hobbi Pargaulan***

Soal Utang Menantu, Oknum Bhabinkamtibmas Diduga Datangi Rumah Warga dengan Nada Tinggi




ROKAN HULU — Seorang warga Perumahan Putri Melayu, Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, mengaku terkejut setelah rumah keluarganya didatangi seorang oknum Bhabinkamtibmas Polsek Ujung Batu berinisial E S

Kedatangan oknum Bhabinkamtibmas tersebut disebut-sebut untuk menanyakan keberadaan salah seorang menantu yang berada dalam keluarga tersebut, berinisial FK. Menurut keterangan keluarga, persoalan yang ditanyakan berkaitan dengan dugaan utang pribadi yang disebut tidak berkaitan dengan tugas kepolisian dan hingga saat itu belum diketahui adanya laporan resmi dari pihak yang merasa dirugikan.

Informasi yang dihimpun, oknum Bhabinkamtibmas tersebut datang bersama seorang warga bernama Jamal. Keduanya kemudian menanyakan keberadaan FK kepada seorang ibu yang diketahui merupakan seorang janda.

Menurut pihak keluarga, saat menanyakan keberadaan FK, oknum Bhabinkamtibmas tersebut diduga menggunakan nada suara yang cukup tinggi. Kondisi tersebut membuat ibu tersebut merasa terkejut dan mengalami syok.

Anak dari ibu tersebut, S. Toat, kemudian berupaya berkomunikasi melalui sambungan telepon dan video call dengan bantuan keponakannya yang saat itu berada di rumah neneknya untuk berkunjung.

Pihak keluarga menyayangkan cara kedatangan dan penyampaian yang dilakukan tersebut. Mereka menilai persoalan utang pribadi semestinya diselesaikan melalui mekanisme yang sesuai, terlebih apabila belum terdapat laporan resmi yang menjadi dasar penanganan oleh kepolisian.

S. Toat meminta Kapolsek Ujung Batu maupun pihak Polres Rokan Hulu memberikan perhatian dan melakukan pemeriksaan terhadap dugaan tindakan oknum Bhabinkamtibmas tersebut.

"Kami meminta agar persoalan ini diproses dan diklarifikasi secara profesional. Jangan sampai masyarakat merasa takut ketika didatangi aparat kepolisian, apalagi persoalannya menyangkut utang pribadi yang tidak ada kaitannya dengan kepolisian," ujar Toat.

Ia berharap pihak kepolisian dapat menindaklanjuti laporan atau pengaduan keluarga secara objektif serta memberikan penjelasan mengenai kapasitas kedatangan anggota Bhabinkamtibmas tersebut.
***Red***

Sertijab Kapolsek Lemahwungkuk dan Pelantikan Kapolsek Mundu Polres Cirebon Kota

Cirebon Kota - Rotasi kepemimpinan di tingkat kewilayahan kembali dilakukan Polres Cirebon Kota melalui pelantikan Kapolsek Mundu dan serah terima jabatan Kapolsek Lemahwungkuk yang dipimpin Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. di Lapangan Apel Mako Polres Cirebon Kota, Senin (07/09/2026) pukul 08.00 hingga 08.35 WIB, sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, IPTU Usep Winta, S.H. resmi dilantik sebagai Kapolsek Mundu setelah sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Lemahwungkuk, menggantikan pejabat sebelumnya yang memasuki masa purna tugas, sementara pelaksanaan tugas Kapolsek Mundu sebelumnya sempat dijalankan oleh IPTU Iwan Kurniawan, S.Pd. sebagai Pelaksana Tugas.

Bersamaan dengan pelantikan tersebut, jabatan Kapolsek Lemahwungkuk diserahterimakan kepada IPTU Didik Siswanto, sehingga IPTU Usep Winta, S.H. selanjutnya mendapat amanah baru untuk memimpin Polsek Mundu, sedangkan IPTU Didik Siswanto dipercaya melanjutkan pengabdian melalui tanggung jawab kepemimpinan di wilayah hukum Polsek Lemahwungkuk.

Prosesi pergantian jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. dan dihadiri Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., Ketua Bhayangkari Cabang Cirebon Kota Ny. Eka Bimantoro, para pejabat utama, Kapolsek jajaran, perwira, bintara, ASN Polres Cirebon Kota serta pengurus Bhayangkari Cabang Cirebon Kota.

Pelantikan dan Sertijab Kapolsek menjadi momentum penting dalam memastikan kepemimpinan di tingkat Polsek tetap berjalan berkesinambungan, karena Kapolsek memiliki peran strategis dalam menggerakkan personel, membangun komunikasi dengan masyarakat serta mengendalikan pelaksanaan tugas kepolisian sesuai dinamika dan karakteristik wilayah masing-masing.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa pergantian pejabat merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penyegaran organisasi Polri, sekaligus menjadi kesempatan bagi pejabat yang menerima amanah baru untuk menghadirkan kepemimpinan yang adaptif terhadap perkembangan situasi serta kebutuhan masyarakat di wilayah tugasnya.

Menurutnya, Kapolsek sebagai ujung tombak pelaksanaan tugas kepolisian di tingkat kewilayahan dituntut mampu memperkuat koordinasi internal, membangun sinergi dengan unsur pemerintahan dan masyarakat, serta memastikan setiap pelayanan dan penanganan persoalan yang membutuhkan kehadiran kepolisian dapat dilakukan secara cepat, profesional dan sesuai ketentuan.

Khusus bagi IPTU Usep Winta, S.H. yang menerima amanah sebagai Kapolsek Mundu dan IPTU Didik Siswanto sebagai Kapolsek Lemahwungkuk, penempatan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk melanjutkan capaian yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas sesuai karakteristik masyarakat di masing-masing wilayah hukum.

“Selamat kepada IPTU Usep Winta, S.H. atas amanah barunya sebagai Kapolsek Mundu dan kepada IPTU Didik Siswanto sebagai Kapolsek Lemahwungkuk. Kami berharap keduanya dapat segera beradaptasi, menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta memberikan pelayanan kepolisian yang profesional dan responsif demi menjaga kepercayaan masyarakat kepada Polri,” ujar Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto.