Sergap Target

Berita Terkini

TMMD ke-130 Sentuh Fasilitas Ibadah, Musala di Cinaga Mulai Direhabilitasi

Sergap Target (Subang) - Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang mulai menyiapkan rehabilitasi musala di Kampung Cinaga, Dusun I, RW 03, RT 02,...

Postingan Populer

Sabtu, 17 Oktober 2026

TMMD ke-130 Sentuh Fasilitas Ibadah, Musala di Cinaga Mulai Direhabilitasi


Sergap Target (Subang) -
Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang mulai menyiapkan rehabilitasi musala di Kampung Cinaga, Dusun I, RW 03, RT 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Sabtu (17/10/2026). Persiapan dilakukan dengan mengerok dan membersihkan dinding yang berlumut serta mengalami pengelupasan cat sebelum pengecatan ulang.

Selain pembenahan dinding, Satgas juga memeriksa bagian bangunan yang memerlukan perbaikan, termasuk atap dan tempat wudu. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi bagian yang perlu ditangani dalam proses rehabilitasi.

Danki Satgas TMMD ke-130 menjelaskan, pekerjaan tidak hanya berfokus pada pengecatan, tetapi juga pembenahan bagian musala yang mengalami kerusakan.

“Dinding yang berlumut dan catnya sudah mengelupas kami bersihkan terlebih dahulu. Bagian lain, seperti atap dan tempat wudu, juga kami periksa agar bisa diketahui apa saja yang perlu diperbaiki,” ujarnya.

Ketua RW setempat, Bapak Dadang RK, menyambut baik rehabilitasi musala yang digunakan masyarakat untuk beribadah. Ia berharap perbaikan tersebut dapat membuat kondisi musala lebih terawat dan nyaman bagi warga.

“Kami berterima kasih musala di lingkungan kami mendapat perhatian. Mudah-mudahan setelah diperbaiki, warga bisa beribadah dengan lebih nyaman dan musala ini semakin terawat,” kata Dadang RK.

Tahap pembersihan dinding menjadi bagian awal persiapan pengecatan ulang, sementara pemeriksaan bangunan membantu mengidentifikasi kebutuhan perbaikan lainnya.

Tak Hanya Bangun Desa, Satgas TMMD Hadir dengan Kepedulian


Sergap Target (Subang) -
Di sela waktu istirahat siang setelah melaksanakan pekerjaan fisik, anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang menyempatkan diri menjenguk Nana, Ketua RT 03 yang sedang sakit di Kampung Cihaur Wetan, Dusun I, RW 02, RT 03, Sabtu (17/10/2026).

Kunjungan tersebut menjadi wujud kepedulian anggota Satgas terhadap masyarakat di wilayah sasaran TMMD. Di tengah kesibukan pembangunan desa, personel Satgas tetap meluangkan waktu untuk menjaga silaturahmi dan memberikan perhatian kepada warga.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.

“Di sela waktu istirahat pekerjaan fisik, kami menyempatkan diri menjenguk warga yang sedang sakit. Kami ingin silaturahmi dengan masyarakat tetap terjaga dan kehadiran Satgas TMMD dapat memberikan semangat kepada warga,” ujarnya.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, mengapresiasi kepedulian anggota Satgas yang menyempatkan diri menjenguk warganya.

“Kami mengapresiasi kepedulian anggota Satgas TMMD kepada masyarakat. Semoga kebersamaan dan silaturahmi seperti ini terus terjalin sehingga hubungan antara TNI dan warga semakin erat,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut menunjukkan kedekatan Satgas TMMD dengan masyarakat yang terus dibangun melalui interaksi dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari. Hubungan yang harmonis diharapkan turut memperkuat semangat kebersamaan selama pelaksanaan program TMMD.

Melalui TMMD ke-130, Kodim 0605/Subang terus mendorong pembangunan desa sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.

Satgas TMMD Bantu Petani Cupunagara Siapkan Hasil Panen ke Pasar Induk


Sergap Target (Subang) -
Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Serda Dadang, membantu Bapak Binsar menyortir hasil panen sayuran dan memindahkannya ke tempat penampungan sebelum dikirim ke pasar induk. Kegiatan berlangsung di Kampung Cupunagara, Dusun II, RW 04, RT 02, Sabtu (17/10/2026).

Bagi petani, penanganan hasil panen menjadi bagian penting sebelum komoditas dikirim kepada pembeli. Proses penyortiran dan pemindahan hasil pertanian membantu mempersiapkan sayuran untuk tahapan distribusi berikutnya.

Serda Dadang mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Satgas terhadap aktivitas warga di lokasi TMMD.

“Kami membantu agar pekerjaan Bapak Binsar lebih ringan. Melalui kebersamaan seperti ini, kami juga dapat mempererat hubungan dengan masyarakat,” ujarnya.

Bapak Binsar mengapresiasi bantuan Serda Dadang dalam proses penanganan hasil panen sebelum dipasarkan. Menurutnya, bantuan tenaga dalam proses penyortiran dan pemindahan hasil panen sangat berarti di tengah aktivitas yang harus diselesaikan sebelum komoditas dikirim.
“Saya berterima kasih atas bantuan anggota Satgas. Pekerjaan menyortir dan memindahkan hasil panen menjadi lebih ringan, sehingga kami bisa melanjutkan persiapan untuk memasarkannya ke pasar induk,” ungkap Binsar.

Melalui kedekatan dengan petani, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus membangun kebersamaan bersama masyarakat Desa Cupunagara. Pendampingan sederhana dalam aktivitas pertanian ini menjadi bagian dari semangat gotong royong yang menyertai pelaksanaan TMMD.

Usai Pembongkaran, Pos Kamling di Cihaur Wetan Bersiap Dibangun Kembali


Sergap Target (Subang) -
Setelah pembongkaran bangunan lama, rehabilitasi pos keamanan lingkungan (pos kamling) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang kini memasuki tahap persiapan pembangunan. Sejumlah material bangunan mulai tersedia di lokasi Kampung Cihaur Wetan, Dusun I, RW 02, RT 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Sabtu (17/10/2026).

Material berupa pasir dan bahan bangunan lainnya telah disiapkan untuk mendukung proses rehabilitasi. Ketersediaan material tersebut menjadi bagian dari tahapan pekerjaan setelah bangunan pos kamling sebelumnya dibongkar.

Danki Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa persiapan material merupakan bagian penting untuk mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan.

“Setelah pembongkaran bangunan lama, persiapan material terus dilakukan agar proses rehabilitasi pos kamling dapat dilanjutkan sesuai tahapan pekerjaan. Kami berharap pengerjaannya berjalan lancar sehingga fasilitas ini dapat kembali dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, menyambut baik pelaksanaan rehabilitasi pos kamling melalui program TMMD. Menurutnya, keberadaan pos kamling yang layak diperlukan untuk mendukung kegiatan ronda dan menjaga keamanan lingkungan.

“Kami menyambut baik rehabilitasi pos kamling ini. Semoga setelah selesai dibangun kembali, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan warga untuk kegiatan ronda serta mendukung keamanan dan ketertiban lingkungan,” ungkapnya.

Rehabilitasi pos kamling merupakan salah satu sasaran tambahan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang yang diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat. Pelaksanaannya menjadi bagian dari pembangunan fasilitas lingkungan yang dapat digunakan bersama oleh warga.

Melalui program TMMD, Satgas Kodim 0605/Subang terus berupaya mendukung pembangunan desa, termasuk penyediaan dan perbaikan fasilitas umum. Diharapkan, rehabilitasi pos kamling di Kampung Cihaur Wetan dapat meningkatkan fungsi sarana keamanan lingkungan sekaligus memperkuat semangat gotong royong masyarakat.

Jaga Kesiapan Personel, Satgas TMMD Lakukan Pemeriksaan Kesehatan


Sergap Target (Subang) -
Sebelum memulai pekerjaan fisik TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, anggota Satgas menjalani pemeriksaan kesehatan di Kampung Cilutung, Dusun I, RW 06, RT 03, Sabtu (17/10/2026). Pemeriksaan dilakukan anggota kesehatan Satgas, Serka Sugiarto, sekaligus memberikan penanganan kepada personel yang mengeluhkan sakit.

Selain memeriksa kondisi kesehatan, Serka Sugiarto juga memberikan penanganan kepada anggota yang mengeluhkan sakit. Langkah ini dilakukan agar keluhan kesehatan dapat segera ditangani dan kondisi personel tetap menjadi perhatian selama pelaksanaan TMMD.

Danki Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letda Inf Anggriawan Rizki, menegaskan pentingnya memperhatikan kondisi kesehatan anggota sebelum menjalankan tugas di lapangan.

“Kalau ada anggota yang merasa kurang sehat, segera sampaikan supaya bisa diperiksa dan mendapat penanganan sebelum melanjutkan pekerjaan,” ujarnya.

Serka Sugiarto mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi personel sebelum bekerja dan menangani anggota yang membutuhkan pertolongan kesehatan.

“Sebelum anggota mulai bekerja, kami periksa kondisinya. Kalau ada yang mengeluh sakit, langsung kami tangani agar bisa segera kembali beraktivitas sesuai kondisinya,” katanya.

Pemeriksaan kesehatan menjadi bagian dari dukungan terhadap kesiapan personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Dengan kondisi anggota yang terpantau, pelaksanaan pekerjaan fisik diharapkan berjalan lancar dengan tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan personel.

Rotasi Pejabat Polres Wonosobo, Kapolres Minta Kinerja Satuan Ditingkatkan



WONOSOBO – Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H., memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kasatreskrim, Kasatintelkam, dan Kapolsek Kertek, serta pelantikan Kasiwas Polres Wonosobo, Sabtu pagi (17/10/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Mapolres Wonosobo sebagai bagian dari pembinaan karier personel dan regenerasi kepemimpinan di lingkungan Polri.

Dalam amanatnya, AKBP Ricky menyampaikan bahwa serah terima dan pelantikan jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Kegiatan tersebut juga menindaklanjuti surat telegram Kapolda Jawa Tengah tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan perwira di lingkungan Polda Jawa Tengah.

Kapolres menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pejabat lama Kasatreskrim Polres Wonosobo AKP Arif Kristiawan, S.H., M.H., dan Kasatintelkam AKP M. Nurhasan, S.H., atas dedikasi serta kontribusi selama bertugas. AKP Arif Kristiawan selanjutnya mengemban jabatan sebagai Kasatresnarkoba Polres Rembang, sedangkan AKP M. Nurhasan menjabat sebagai Kasatintelkam Polres Purworejo.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga mengucapkan selamat kepada pejabat baru, yakni AKP Rachmat Wibowo Budi Pratama, S.Tr.K., S.I.K., sebagai Kasatreskrim Polres Wonosobo; AKP Agung Hartanto, S.H., sebagai Kasatintelkam; AKP Samsudin, S.H., sebagai Kasiwas; serta IPTU Nesia Leony Prameswari Hartono, S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., sebagai Kapolsek Kertek.

Kepada para pejabat baru, AKBP Ricky berpesan agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, melanjutkan program positif yang telah dijalankan pejabat sebelumnya, serta menghadirkan terobosan kreatif dan inovatif untuk meningkatkan kinerja satuan. Ia juga menekankan pentingnya keteladanan pimpinan dalam membangun suasana kerja yang kondusif dan berlandaskan kebersamaan.
Menutup amanatnya, Kapolres mengingatkan seluruh personel agar memahami dan melaksanakan program prioritas Kapolri, menghindari segala bentuk pelanggaran, serta mengikuti perkembangan situasi keamanan di tingkat lokal maupun nasional. Ia juga meminta setiap anggota menjalankan tugas dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara melalui institusi Polri.

Arifin/ Tim KJN

Lewat Sholat Jumat Keliling, Kapolresta Cirebon Rajut Kedekatan dengan Ulama dan Masyarakat


CIREBON – Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan Sholat Jumat Keliling di Masjid Shirothol Mustakim, Kompleks Perkantoran Jasa Marga, Jalan Jenderal Sudirman, Desa Ciperna, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polri, ulama, tokoh agama, dan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.

Kedatangan Kapolresta Cirebon bersama rombongan disambut hangat oleh Ketua DKM Masjid Shirothol Mustakim, Ustadz Shihab, Kuwu Desa Ciperna Gunawan, serta sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.

Turut mendampingi Kapolresta Cirebon dalam kegiatan tersebut, Kabag Ren Polresta Cirebon Kompol Acep Anda, S.H., M.H., Kasat Lantas AKP Yudha Satyo Rahardjo, S.T.K., S.I.K., M.H., Kapolsek Talun AKP Ngatija, S.H., Wakasat Lantas AKP Riki Kustiawan, S.IP., Kasi Propam Iptu Heri Wardoyo, Kasi Keu Iptu Dr. Sumanto, S.E., M.M., serta Kasi Humas Ipda Toga Marolop, S.Sos., C.P.H.R.

Usai melaksanakan Sholat Jumat berjamaah, Kapolresta Cirebon melanjutkan silaturahmi bersama Ketua DKM dan para tokoh yang hadir. Suasana penuh keakraban tersebut menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang baik serta memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menegaskan bahwa terciptanya keamanan dan ketertiban membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, sinergi antara Polri, ulama, tokoh masyarakat, dan warga menjadi salah satu kunci dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi juga tanggung jawab kita bersama. Melalui kerja sama, kepedulian, dan komunikasi yang baik, kita dapat terus menjaga situasi yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan Sholat Jumat Keliling tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga wadah untuk menyerap aspirasi, mempererat hubungan emosional, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Polresta Cirebon dalam mendukung program Jawa Barat Aman, melalui pendekatan yang humanis, penguatan kemitraan dengan tokoh agama, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kamtibmas.

Pelaksanaan Sholat Jumat Keliling tersebut juga dilakukan secara serentak oleh para pejabat utama (PJU) dan 27 Kapolsek jajaran Polresta Cirebon di wilayah hukum masing-masing.

Melalui kegiatan ini, Polresta Cirebon berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat sehingga persatuan, kerukunan, serta keamanan dan ketertiban di Kabupaten Cirebon senantiasa terjaga.((BABIL))

Jumat, 16 Oktober 2026

Kurang Dari 24 Jam, Tim URC Resmob Satreskrim Polres Indramayu Ringkus 5 Terduga Pelaku Pengeroyokan Maut di Juntinyuat



Indramayu, Sergaptarget.com  Polisi mengungkap kasus pengeroyokan yang menewaskan Sanudin (44), seorang petani di Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. 

Lima orang ditangkap Tim URC Resmob Satreskrim Polres Indramayu Polda Jabar dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Kasus tersebut bermula dari pertengkaran dua pria bersaudara yang dipicu persoalan ajakan memanen padi. Korban yang berusaha melerai justru menjadi sasaran pengeroyokan hingga meninggal dunia. Peristiwa itu terjadi di jalan dekat Tempat Pemakaman Umum (TPU) Buyut Rendani, Desa Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat, Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

Kelima tersangka masing-masing berinisial FHF alias A (20), R alias D (39), S alias K (36), AAA alias A (18), dan NS alias N (22).

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar menjelaskan, kelima tersangka berhasil diamankan setelah tim gabungan melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi.

AKP Muchammad Arwin Bachar menyampaikan, peristiwa bermula dari perselisihan antara dua kakak beradik berinisial R dan S. Keduanya terlibat cekcok di jalan dekat area pemakaman sekitar pukul 03.30 WIB.

"Awalnya terjadi cekcok dan perkelahian di jalan dekat kuburan antara tersangka R yang merupakan kakak dan tersangka S selaku adiknya. Pemicunya karena sang kakak mengajak adiknya untuk memanen sawah esok pagi, namun adiknya menolak karena sedang pusing dan capek," ungkap AKP Muchammad Arwin Bachar didampingi Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kepada awak media, Kamis (15/10/2026)

Saat pertengkaran berlangsung, Sanudin yang berada tidak jauh dari lokasi melihat keributan tersebut. Korban kemudian menghampiri kedua pria itu dengan maksud menghentikan perkelahian.

Karena keduanya tidak menghiraukan upayanya, korban kemudian memukul R dengan maksud menghentikan pertengkaran. Tindakan itu justru memicu kemarahan R yang kemudian menyerang balik korban.

Sejumlah orang yang berada di lokasi diduga ikut melakukan kekerasan terhadap Sanudin. Berdasarkan hasil penyidikan, beberapa orang yang terlibat saat kejadian juga diduga berada di bawah pengaruh minuman keras jenis ciu.

Dalam pengeroyokan tersebut, tersangka FHF alias A disebut sempat terkena pukulan korban. FHF kemudian diduga pulang untuk mengambil sebilah pisau sebelum kembali mendatangi lokasi kejadian.

"Tersangka FHF yang sempat terkena pukulan korban kemudian berlari pulang mengambil sebilah pisau. Setelah kembali ke lokasi, tersangka diduga menusuk bagian punggung korban sebanyak tiga kali," jelas AKP Arwin.

Akibat peristiwa tersebut, Sanudin mengalami luka serius. Para tersangka kemudian meninggalkan lokasi kejadian. Sementara korban yang masih terluka sempat berusaha bangkit dan berjalan menjauhi tempat pengeroyokan.

Namun, setelah berjalan sempoyongan sekitar 10 meter, Sanudin terjatuh ke saluran irigasi di sekitar area persawahan. Salah seorang rekannya kemudian turun ke saluran irigasi untuk memberikan pertolongan dan mengangkat korban ke daratan.

Saat diperiksa, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Selanjutnya peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Mendapat laporan kejadian, jajaran Polsek Juntinyuat bersama Satreskrim Polres Indramayu langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim Inafis dikerahkan untuk melakukan identifikasi dan pemeriksaan awal terhadap korban, sementara penyidik meminta keterangan sejumlah saksi.

Jenazah Sanudin kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Losarang untuk menjalani autopsi.

Dari rangkaian penyelidikan tersebut, Tim URC Resmob Satreskrim Polres Indramayu berhasil mengamankan lima orang yang diduga terlibat. Kelima orang itu selanjutnya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Berdasarkan hasil penyidikan, FHF diduga berperan melakukan penusukan terhadap korban. Sementara empat tersangka lainnya diduga terlibat dalam kekerasan fisik berupa pemukulan, tendangan, maupun dorongan terhadap korban.

Ditempat yang sama, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno turut mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya. Singkatnya.

(Nana. S)

Dari Masjid untuk Kebersamaan, Kapolres dan Bupati Majalengka Sholat Subuh Berjamaah Bersama Warga


MAJALENGKA – Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., bersama Bupati Majalengka menghadiri kegiatan sholat Subuh berjamaah di Masjid Agung Al-Iman, kawasan Alun-alun Majalengka, Kabupaten Majalengka, Sabtu (17 Oktober 2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan nilai-nilai spiritual, serta memperkuat kebersamaan antara unsur pemerintah, kepolisian, dan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Majalengka, para Pejabat Utama (PJU) Polres Majalengka, serta Kapolsek Majalengka Kota. Kehadiran jajaran kepolisian bersama Bupati Majalengka menunjukkan semangat kebersamaan dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

Sholat Subuh berjamaah ini tidak hanya menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat komunikasi dan membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis.

Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat. Hubungan yang baik antara kepolisian, pemerintah daerah, dan warga diharapkan dapat mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman serta kondusif.

Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, Polres Majalengka terus berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas menjaga keamanan, tetapi juga dalam membangun kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai positif di lingkungan masyarakat.

Diharapkan, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin erat sehingga tercipta lingkungan yang damai, harmonis, dan nyaman bagi seluruh warga Kabupaten Majalengka.

Polisi Periksa 7 Saksi dan 5 Orang Diduga Terlibat Kematian Pria di Juntinyuat Indramayu




Indramayu, Sergaptarget.com  Polisi terus mengusut kematian Sanudin (44), pria yang ditemukan tewas dengan sejumlah luka di kawasan Buyut Rendani, Desa Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Rabu (14/10/2026) pagi.

Dalam perkembangan penyelidikan, Satreskrim Polres Indramayu telah memeriksa tujuh saksi dan meminta keterangan lima orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Kelima orang itu masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami dugaan peran masing-masing dalam pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Berdasarkan informasi awal yang diperoleh, lima orang tersebut masing-masing berinisial FHF alias A (20), R alias D (39), S alias K (36), AAA alias A (18), dan NS alias N (22).

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno membenarkan adanya sejumlah orang yang diamankan terkait penanganan kasus tersebut.

"Benar, setelah kejadian tadi pagi, Satreskrim Polres Indramayu bersama Polsek Juntinyuat langsung melakukan pengecekan dan olah TKP. Saat ini sudah ada beberapa orang yang diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," ujar AKP Tarno.

AKP Tarno menyebut saat ini penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi – saksi guna memastikan rangkaian kejadian serta peran masing-masing pihak.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, sebelum kejadian Sanudin sempat menyaksikan pertunjukan sandiwara bersama sejumlah rekannya di Desa Juntiweden, Kecamatan Juntinyuat.

Sekitar pukul 03.30 WIB, korban bersama sejumlah saksi melihat keributan di jalan dekat pemakaman Buyut Rendani.

Keributan itu diduga melibatkan dua pria bersaudara, yakni R alias D (39) dan S alias K (36), warga Kecamatan Juntinyuat. Melihat pertengkaran tersebut, korban Sanudin disebut menghampiri keduanya dengan maksud melerai.

Namun, berdasarkan keterangan awal yang dihimpun, R alias D diduga tidak menerima tindakan korban yang berusaha menghentikan keributan. Situasi kemudian berkembang menjadi perselisihan hingga korban diduga mengalami pengeroyokan.

Sanudin sempat terjatuh dalam posisi telentang sebelum berusaha bangkit. Sejumlah saksi melihat korban dalam kondisi terluka.

Salah seorang saksi, Dulyani (31) dan 3 orang rekannya, yang melihat kejadian itu langsung turun ke saluran irigasi untuk memberikan pertolongan.

Dulyani membantu mengangkat tubuh Sanudin ke daratan. Namun, saat diperiksa, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Juntinyuat bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Indramayu mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas memeriksa lokasi dan mengumpulkan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kematian korban.

AKP Tarno menegaskan, kepolisian akan menangani perkara tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.

(Nana. S)