Indramayu, Sergaptarget.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui Integrated Terminal (IT) Balongan kembali menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Eco School dalam rangkaian dari Program Pelajar Tangguh, Kembangkan Sekolah Tanggap dan Ceria (PANAH KESATRIA) di UPTD SMP Negeri 1 Balongan, Kamis (20/8/2026).
Pelatihan diikuti oleh 35 siswa UPTD SMP Negeri 1 Balongan. Para siswa diajarkan memanfaatkan kembali botol plastik dan kemasan sisa aktivitas harian menjadi Eco Brick yang berdaya guna tinggi.
Kegiatan dihadiri oleh Sukhriyatun Fitriyah, yang akrab disapa Teh Ukit, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Teh Ukit memberikan pemahaman komprehensif mulai dari pemilahan sampah anorganik hingga teknik pembuatan Eco Brick.
Teh Ukit menekankan pentingnya peran pengurus OSIS sebagai penggerak kesadaran lingkungan di lingkungan sekolah.
“Saya berharap anggota OSIS yang telah mengikuti kegiatan hari ini dapat menjadi agen PANAH KESATRIA di lingkungan sekolah. Agar pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat dibagikan kepada teman-teman lainnya, sehingga semakin banyak siswa yang memahami cara mengelola sampah serta menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan sekolah,” ujar Teh Ukit.
Usai menerima materi teori, para peserta diajak mempraktikkan langsung pembuatan Eco Brick. Dipandu oleh Teh Ukit, para siswa secara berkelompok mengisi botol-botol plastik dengan sampah kemasan hingga padat.
Hasil olahan Eco Brick tersebut kemudian dirangkai dan disusun hingga menjadi kursi yang kokoh dan dapat digunakan. Pelatihan ini mempraktikkan secara konkrit prinsip 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) melalui kegiatan edukatif yang dekat dengan keseharian siswa.
Chelsea, salah satu anggota OSIS UPTD SMP Negeri 1 Balongan, mengaku mendapatkan wawasan baru dari pelatihan ini.
“Kegiatan bersama Pertamina sangat bermanfaat karena kami jadi tahu bahwa botol plastik dan sampah kemasan bisa dimanfaatkan kembali menjadi Eco Brick. Kami juga belajar bagaimana membuatnya dan mengolahnya menjadi kursi. Setelah kegiatan ini, kami mengajak teman-teman lain untuk lebih peduli terhadap sampah di sekolah,” ungkap Chelsea.
Komitmen CSR Pertamina Patra Niaga untuk Edukasi Lingkungan
Sementara itu, Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Arya Yusa Dwicandra, menegaskan edukasi lingkungan akan lebih efektif jika disampaikan melalui pengalaman aplikatif.
“Melalui Eco School dalam Program PANAH KESATRIA, kami ingin mengenalkan pengelolaan sampah dengan cara yang sederhana dan aplikatif. Harapannya, pengalaman yang diperoleh para siswa Balongan dapat mendorong terbentuknya kebiasaan untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekolah,” jelas Arya.
Melalui program Eco School ini, Pertamina Patra Niaga IT Balongan berharap lahir generasi muda yang tangguh dan responsif terhadap isu-isu lingkungan di sekitarnya.
(Nana. S)













