Sergap Target

Berita Terkini

Polres Indramayu Bersama Polsek Krangkeng Berhasil Bekuk Pelaku Perampokan Dan Pembunuhan Kurang Dari 24 Jam

Indramayu, Sergaptarget.com   Perampokan disertai penculikan dan pembunuhan keji  seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Komaria...

Postingan Populer

Selasa, 03 November 2026

Polres Indramayu Bersama Polsek Krangkeng Berhasil Bekuk Pelaku Perampokan Dan Pembunuhan Kurang Dari 24 Jam





Indramayu, Sergaptarget.com   Perampokan disertai penculikan dan pembunuhan keji  seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Komariah (45) di Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, akhirnya menemui fakta baru yang mengejutkan.

Jajaran Satreskrim Polres Indramayu bersama Polsek Krangkeng bergerak  cepat dan berhasil  meringkus dua orang terduga pelaku utama dalam kurun waktu kurang dari 24 jam , Selasa (3/11/2026).

Setelah  diidentifikasi. Kedua pelaku sadis tersebut ternyata merupakan tetangga dekat korban yang bermukim di lingkungan RT setempat.

Suami Korban Syok: Pelaku Tinggal Berdampingan Rumah
Suami korban, Dudung Badrun, mengonfirmasi kabar penangkapan dua terduga pelaku perampokan dan penyanderaan terhadap istrinya. Ia tak mampu menyembunyikan rasa syok dan duka mendalam saat mengetahui sosok di balik kejahatan tersebut adalah orang-orang yang saban hari ia temui.

“Polisi sudah menangkap dua orang terduga pelaku. Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi kesigapan Polres Indramayu. Namun kami masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari pihak kepolisian,” ujar Dudung saat ditemui di kediamannya di Desa Kalianyar.

Dengan nada suara bergetar, Dudung menceritakan betapa dekatnya jarak rumah para pelaku dengan kediaman keluarganya.

“Ternyata dua pelakunya tetangga sendiri. Rumah yang satu hanya berjarak tiga rumah dari rumah saya, lalu yang seorang lagi posisi rumahnya persis di depan rumah mertua saya. Sangat dekat dan kami kenal baik,” tuturnya memendam kekecewaan mendalam.

Mobil dan Korban Ditemukan Sejauh 70 Km di Cikawung Terisi
Dalam aksi nekatnya, para pelaku tidak hanya menguras harta benda korban berupa uang tunai dan perhiasan emas, tetapi juga melarikan mobil minibus berwarna putih milik korban sekaligus menyandera Komariah di dalamnya.

Setelah dilakukan pengejaran intensif, armada minibus beserta korban akhirnya berhasil ditemukan oleh petugas di kawasan permukiman Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu. Lokasi penemuan ini berjarak hampir 70 kilometer dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal di Kecamatan Krangkeng.

Hingga Selasa sore, pihak keluarga masih terus mendampingi serta menunggu keterangan medis resmi kepolisian terkait kondisi kesehatan korban pasca-penyelamatan dari tangan para penyandera.

Keluarga Desak Jerat Pasal Pembunuhan Berencana dan Ancam Hukuman Mati
Mengingat aksi yang dilancarkan tergolong sangat terencana, sadis, dan mengkhianati hubungan ketetanggaan, pihak keluarga meminta penyidik Satreskrim Polres Indramayu untuk menjatuhkan sangkaan pasal terberat kepada para tersangka.

“Apabila kondisi istri saya berujung fatal atau dinyatakan meninggal dunia, kami memohon penyidik Polres Indramayu menjerat pelaku dengan pasal pembunuhan berencana (Pasal 340 KUHP), bukan sekadar perampokan biasa,” tegas Dudung.

Ia menambahkan, meski menyadari hukum pidana bukan ajang balas dendam, kejahatan berdarah cold-blooded yang dilakukan tetangga sendiri ini layak diganjar sanksi tertinggi.

“Karena perbuatannya sangat sadis dan terencana, pihak keluarga memohon agar para pelaku dihukum maksimal, yakni hukuman mati,” pungkasnya mendesak keadilan.

(BABIL)

DPC PPP Indramayu Tegaskan Dukung Rakornas III Perkuat Soliditas Partai



Indramayu, Sergaptarget.com
Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Indramayu menyatakan dukungan penuh terhadap langkah dan keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) se-Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) III.

Sikap tersebut menjadi penegasan komitmen DPC PPP Kabupaten Indramayu untuk menjaga persatuan organisasi, mengawal keputusan partai, serta memperkuat konsolidasi dari tingkat pusat hingga daerah.

Di bawah kepemimpinan Abdullah, DPC PPP Indramayu menempatkan hasil Rakornas III sebagai landasan dalam menyatukan langkah dan memperkuat arah perjuangan partai. Seluruh jajaran pengurus dan kader diharapkan dapat menjalankan keputusan organisasi secara konsisten dan bertanggung jawab.

Dukungan terhadap DPP, menurut sikap organisasi tersebut, tidak cukup hanya disampaikan secara formal, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata. Penguatan koordinasi, komunikasi antarpengurus, serta konsolidasi hingga tingkat anak cabang dan ranting menjadi bagian penting dalam menjaga soliditas partai.

DPC PPP Indramayu juga mengajak seluruh kader agar mengedepankan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Setiap perbedaan pandangan diharapkan dapat diselesaikan melalui mekanisme organisasi dengan mengutamakan musyawarah dan semangat persatuan.

Soliditas internal dinilai menjadi modal utama dalam memperkuat eksistensi PPP di tengah masyarakat. Dengan organisasi yang tertata dan komunikasi yang berjalan baik, kader diharapkan semakin aktif menyerap aspirasi serta memperjuangkan kebutuhan masyarakat.

Sebagai partai yang memiliki sejarah panjang dalam perjuangan politik umat, PPP dituntut untuk terus menjaga kedekatan dengan masyarakat. Persoalan sosial, ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik harus menjadi perhatian dalam menjalankan kerja politik di daerah.

Karena itu, DPC PPP Indramayu mendorong seluruh kader agar tidak hanya aktif dalam kegiatan internal partai, tetapi juga hadir memberikan kontribusi nyata di lingkungan masing-masing.

Kepercayaan masyarakat harus dibangun melalui konsistensi antara sikap politik, komitmen organisasi, dan tindakan nyata. Partai tidak cukup hanya hadir ketika momentum politik berlangsung, tetapi juga harus mampu menunjukkan kepedulian dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.

Selain itu, kesinambungan komunikasi antara DPP, DPW, DPC hingga struktur terbawah menjadi faktor penting agar setiap kebijakan dan agenda perjuangan partai dapat dipahami serta dilaksanakan secara selaras.

Dengan semangat persatuan dan kebersamaan, DPC PPP Kabupaten Indramayu menegaskan kesiapan untuk mengawal hasil Rakornas III serta mendukung langkah-langkah DPP dalam memperkuat organisasi.

Dukungan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi seluruh pengurus dan kader untuk memperkuat konsolidasi, menjaga kekompakan, dan meningkatkan kualitas kerja politik di Kabupaten Indramayu.

DPC PPP Indramayu berharap seluruh jajaran tetap bergerak dalam satu barisan perjuangan, membesarkan partai, menjaga kepercayaan umat, serta memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui kerja politik yang konsisten, aspiratif dan bertanggung jawab.

(Nana. S)

Matangkan Persiapan Hari Bakti Kemenimipas ke-2 Tahun 2026, Kalapas Pasir Pangarayan Pimpin Rapat




PASIR PANGARAYAN – Dalam rangka menyukseskan rangkaian peringatan Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) ke-2 Tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menggelar rapat persiapan pada Senin (2/11/2026).



Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P Purba. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah awal untuk mematangkan berbagai persiapan serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Bakti Kemenimipas ke-2 dapat berjalan dengan baik, tertib, dan lancar.

Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai hal terkait persiapan pelaksanaan kegiatan, mulai dari perencanaan rangkaian acara, pembagian tugas, hingga koordinasi antarbagian guna mendukung kelancaran seluruh agenda peringatan.

Kalapas Efendi P Purba dalam arahannya menekankan pentingnya kerja sama, kekompakan, dan tanggung jawab seluruh jajaran dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

"Melalui rapat persiapan ini, saya berharap seluruh jajaran dapat berperan aktif dan saling berkoordinasi. Kita harus bekerja sama, menjaga kekompakan, serta melaksanakan setiap tugas dan tanggung jawab dengan maksimal agar seluruh rangkaian peringatan Hari Bakti Kemenimipas ke-2 Tahun 2026 dapat berjalan sukses," ujar Efendi.

Ia juga mengingatkan agar setiap persiapan dilakukan secara matang dan terencana sehingga kegiatan yang dilaksanakan nantinya tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga memiliki makna dalam memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat.

Melalui rapat persiapan ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk turut menyukseskan peringatan Hari Bakti Kemenimipas ke-2 Tahun 2026 sebagai momentum memperkuat solidaritas, meningkatkan semangat pengabdian, serta mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin baik.

***Hobbi Pargaulan***

Senin, 02 November 2026

Hangatnya Interaksi Satgas TMMD Bersama Anak-anak Cihaur Wetan


Sergap Target (Subang) - Suasana akrab mewarnai kebersamaan anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Kopda Azzan dan Serda Wisnu, bersama anak-anak di Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RW 02, RT 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Selasa (3/11/2026).

Dalam suasana santai, anggota Satgas terlihat berinteraksi dengan anak-anak yang berkumpul di lingkungan permukiman. Momen sederhana tersebut mencerminkan kedekatan TNI dengan masyarakat, termasuk generasi muda di wilayah sasaran TMMD.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa kebersamaan dengan warga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD.

“Kehadiran Satgas di tengah masyarakat tidak hanya untuk melaksanakan pembangunan, tetapi juga menjalin kedekatan dan menumbuhkan kebersamaan, termasuk dengan anak-anak,” ujarnya.

Interaksi tersebut menjadi potret sisi humanis Satgas TMMD dalam menjalankan tugas di Desa Cupunagara. Melalui komunikasi dan kebersamaan, hubungan antara prajurit dan masyarakat diharapkan semakin erat.

Program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus menghadirkan berbagai kegiatan yang menyentuh kehidupan masyarakat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.

Satgas TMMD Pastikan Air Bersih Mengalir hingga ke Rumah Warga Cupunagara


Sergap Target (Subang) - Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang memastikan distribusi air bersih melalui pembangunan Sarana Air Bersih (SAB) titik 5 di Kampung Cupunagara, Dusun 2, RW 04, RT 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Selasa (3/11/2026).

Setelah bak penampungan air ditempatkan, personel Satgas melanjutkan pekerjaan dengan menyambungkan saluran menggunakan selang menuju rumah warga. Langkah ini dilakukan agar fasilitas air bersih yang dibangun dapat dimanfaatkan masyarakat.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa penyediaan air bersih harus memberikan manfaat langsung bagi warga.

“Kami memastikan saluran air dari bak penampungan dapat terhubung ke warga sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dapat terbantu,” ujarnya.

Penyambungan saluran tersebut menjadi bagian penting dari penyelesaian sasaran SAB. Satgas tidak hanya membangun fasilitas penampungan, tetapi juga memastikan distribusi air menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Melalui pembangunan SAB titik 5 ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang berharap akses air bersih semakin mudah diperoleh warga dan dapat mendukung kebutuhan sehari-hari masyarakat Desa Cupunagara.

Sinergi Satgas TMMD dan Insan Pers Perkuat Publikasi Pembangunan


Sergap Target (Subang) - Danki Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjalin komunikasi dengan wartawan Ruslan Efendi dari RRI Bandung dan Indri dari Penanews di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Selasa (3/11/2026).

Komunikasi tersebut menjadi bagian dari sinergi TNI dan insan pers dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Program TMMD memiliki nilai berita tinggi, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga kegiatan kemanusiaan.

Danki Satgas menyampaikan bahwa media memiliki peran penting dalam menyebarluaskan informasi mengenai pelaksanaan dan manfaat TMMD.

“Kami berharap komunikasi dengan insan pers terus terjalin dengan baik agar informasi kegiatan TMMD dapat tersampaikan secara akurat dan luas kepada masyarakat,” ujarnya.

Wartawan RRI Bandung, Ruslan Efendi, menilai pemberitaan TMMD penting bagi masyarakat.

“TMMD memiliki nilai berita yang tinggi karena menyangkut pembangunan dan kepentingan masyarakat. Media juga memiliki fungsi kontrol sosial untuk memastikan program yang menggunakan anggaran negara berjalan transparan dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Melalui komunikasi yang baik, Satgas TMMD dan insan pers diharapkan terus bersinergi dalam mengabarkan pembangunan serta manfaatnya bagi masyarakat.

Aksi Alat Berat Buka Jalan TMMD Jadi Tontonan Warga Kampung Cinaga


Sergap Target (Subang) - Aktivitas alat berat dalam pengerjaan pembukaan jalan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang menarik perhatian warga Kampung Cinaga, Dusun 1, RW 03, RT 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Selasa (3/11/2026). Sejumlah warga tampak menyaksikan langsung proses pengerjaan jalan yang kini semakin mendekati permukiman.

Di tengah medan tanah yang menanjak, alat berat terus bekerja meratakan dan membentuk badan jalan. Pemandangan tersebut menjadi perhatian masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi, sekaligus menghadirkan gambaran nyata dari pembangunan akses jalan yang selama ini dinantikan.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa pengerjaan jalan terus dilakukan untuk membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat.

“Pembangunan jalan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga. Kami terus berupaya agar pengerjaannya berjalan optimal sehingga akses menuju permukiman semakin mudah dijangkau,” ujarnya.

Kehadiran alat berat yang bekerja di sekitar lingkungan warga juga menjadi perhatian Ketua RW Dadang RK. Menurutnya, pembangunan jalan tersebut membawa harapan baru bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari.

“Warga sangat antusias melihat pengerjaan jalan yang semakin dekat ke permukiman. Kami berharap setelah selesai, jalan ini bisa mempermudah mobilitas masyarakat dan memberikan manfaat bagi warga Kampung Cinaga,” ungkap Dadang RK.

Pembangunan jalan dalam program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang memiliki sasaran sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter. Melalui pengerjaan tersebut, Satgas TMMD bersama masyarakat terus berupaya menghadirkan akses yang lebih baik sebagai bagian dari pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

Satgas TMMD ke-130 Dorong Pencegahan Stunting melalui Pemantauan Kesehatan Anak


Sergap Target (Subang) - Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang melalui anggota kesehatan melaksanakan pemantauan kesehatan anak di Kampung Cilutung, Dusun 1, RW 06, RT 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari kepedulian Satgas TMMD terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak. Pemantauan dilakukan sebagai langkah mendukung upaya pencegahan stunting sekaligus meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya menjaga kesehatan anak sejak dini.

Dalam kegiatan tersebut, anggota kesehatan Satgas TMMD juga memberikan perhatian terhadap pemenuhan gizi dan kondisi kesehatan anak. Upaya ini diharapkan dapat mendorong keluarga untuk lebih memperhatikan kebutuhan tumbuh kembang anak secara berkelanjutan.

Anggota kesehatan Satgas TMMD ke-130, Serka Sugiarto, menyampaikan bahwa pemantauan kesehatan anak merupakan langkah penting dalam mendukung tumbuh kembang yang optimal.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong orang tua agar lebih memperhatikan kesehatan dan pemenuhan gizi anak. Pemantauan secara berkala menjadi salah satu upaya penting untuk mendukung tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan menjadi bagian dari upaya Satgas dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah sasaran.

“Kami berharap kehadiran Satgas TMMD dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk melalui edukasi dan pelayanan kesehatan. Dengan perhatian bersama, diharapkan tumbuh kembang anak dapat terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berupaya mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Desa Cupunagara, sejalan dengan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.

Tuntutan Warga Blok Truwali Desa Kedokan Bunder Wetan Kepada PT Eka Pratama Jaya Untuk Menghotmix Jalan 1000 M Dikabulkan




Indramayu, Sergaptarget.com 
Kesabaran warga Blok Truwali, Desa Kec. Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu, terhadap kondisi jalan yang rusak, akibat peralihan arus proyek Jembatan Kali Kapur akhirnya memuncak  Ratusan warga turun kejalan dilokasi jembatan yang sedang  dibangun pada Senin (2/11/2026). Mereka mendesak  perbaikan  jalan yang rusak padahal  selama ini menjadi kebutuhan penting masyarakat

Mereka  menyampaikan  membawa sejumlah tuntutan dengan satu harapan utama diantaranya agar  perbaikan jalan Blok Truwali segera dilaksanakan agar bagus kembali dan  layak dilalui.

Aksi penyampaian aspirasi disampaikan secara terbuka. Warga berharap pihak terkait memberikan kepastian, bukan hanya  janji tanpa realisasi.

Ahirnya warga mendapat harapan ketika Kardi alias Goblag, selaku humas perwakilan PT Eka Pratama Jaya, hadir di hadapan massa aksi. dan menyampaikan kesanggupan dan  melakukan  penandatanganan bersama.

Pihak perusahaan menjanjikan pengaspalan atau hotmix dengan panjang mencapai 1000 M dalam waktu satu minggu setelah aksi.

Pernyataan tersebut menjadi perhatian warga yang  menuntut  langkah nyata  terhadap kerusakan jalan di lingkungan mereka.

Bagi masyarakat , perbaikan jalan bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan kebutuhan mendasar untuk menunjang mobilitas, aktivitas ekonomi, serta kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

 Masyarakat kini  menantikan bukti  komitmen yang telah disampaikan pihak perusahaan. Warga berharap janji pengaspalan sepanjang satu kilometer tersebut segera diwujudkan sehingga hasil aksi damai benar-benar memberikan manfaat nyata.

Aksi  sempat memanas warga berusaha membakar ban bekas, dan melempari batu di lokasi Jembatan tersebut. Alat berat eskalator juga sempat di pasangi spanduk dan dinaiki puluhan pendemo bentuk protes kepada perusahaan PT. Eka Pratama Jaya.

Ini menjadi pengingat bahwa suara masyarakat merupakan bagian penting dalam mendorong penyelesaian persoalan di lingkungan mereka yang menunggu jawaban melalui tindakan nyata di lapangan.

 Saya  atas nama PT. Eka Pratama Jaya, sanngup merekusasikan.

Sementara Didit selaku kordinator aksi Forum Komunikasi Pemuda Truali ( FKPI) menyampaikan,

“Aksi ini sebagai bentuk protes kami warga blok Truali atas dampak Proyek jembatan yang molor pembangunan nya, enam bulan lebih jembatan tersebut belum kunjung selesai, “ujarnya.

Kami masyarakat blok Truali hanya meminta satu kepada pihak PT. Eka Prtama Jaya agar memberikan kebijakannya pembangunan hotmix sepanjang 1000 m. Karena kami warga blok Truali sudah terkena dampak akibat peralihan jalur lalulintas.
Maka dari itu kami menuntut kepada PT Eka Pratama Jaya untuk membangun akses jalan dgn di hotmix, yang jelas satu minggu setelah aksi harus dilakukan dan ini tidak ada tawar menawar lagi dan keputusan kami sudah bulat, namun Syukur alhamdulillah dari perwakilan Kontraktor Pak Kardi selaku humas yang mewakili PT Eka Pratama Jaya menyetujui, “Pungkasnya.

(Nana. S)

Terendus Aroma Solar Subsidi di Permukiman Air Itam, Siapa di Balik Aktivitas Big Bos Black?


PANGKALPINANG – Dugaan praktik penimbunan dan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di kawasan permukiman padat penduduk, Kelurahan Air Itam, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, mulai menjadi sorotan.
Aktivitas yang dilaporkan warga di wilayah RT 004/RW 002 tersebut memunculkan tanda tanya serius. Pasalnya, BBM solar yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat dan sektor yang berhak menerima subsidi pemerintah, diduga justru dikumpulkan dalam sejumlah jerigen untuk kemudian didistribusikan kembali kepada pihak lain demi memperoleh keuntungan pribadi.

Berdasarkan hasil pemantauan tim investigasi awak media selama beberapa hari di lokasi, terlihat dua unit mobil dump truck yang diduga digunakan dalam aktivitas pengumpulan solar subsidi. Salah satu kendaraan tersebut diketahui menggunakan nomor polisi BN 89XX VP.

Modus yang terpantau, solar diduga diambil dari salah satu SPBU terdekat menggunakan kendaraan dump truck. Selanjutnya, BBM yang berada di dalam tangki kendaraan disedot dan dipindahkan ke sejumlah jerigen.

Dari hasil pengamatan di lapangan, satu tangki kendaraan dump truck diperkirakan memuat sekitar 60 hingga 80 liter solar. Proses pemindahan tersebut diduga dilakukan secara berulang untuk mengumpulkan BBM dalam jumlah tertentu.

Indikasi aktivitas tersebut semakin menguat dengan ditemukannya aroma solar yang menyengat serta bekas tumpahan minyak berwarna hitam di sekitar lokasi.
Jerigen Disembunyikan di Semak-semak, Nama Big Bos Black Disebut. 

Hal lain yang menjadi perhatian tim investigasi adalah cara penyimpanan BBM yang telah dipindahkan ke dalam jerigen. Sejumlah jerigen diduga disembunyikan di kawasan semak-semak belukar, tepat di samping rumah kontrakan empat pintu berwarna hijau.
Lokasi tersebut diketahui berada persis di depan sebuah rumah yang disebut-sebut berkaitan dengan sosok berjulukan Big Bos Black.

Berdasarkan informasi dari sumber lapangan yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan demi alasan keamanan, aktivitas pengumpulan solar tersebut diduga telah berlangsung cukup lama.

Sumber tersebut juga menyebutkan bahwa solar yang terkumpul diduga didistribusikan kepada sejumlah penambang timah di wilayah Sampur, Kabupaten Bangka Tengah, serta kawasan Tanjung Bunga, Kota Pangkalpinang.
Jika informasi tersebut benar, praktik ini patut mendapat perhatian serius aparat penegak hukum. Sebab, BBM subsidi yang semestinya disalurkan sesuai peruntukannya diduga beralih menjadi komoditas perdagangan untuk meraup keuntungan lebih besar.

Solar Subsidi Diduga Dijual Rp300 Ribu hingga Rp350 Ribu per Jerigen. 

Berdasarkan keterangan sumber di lapangan, satu jerigen berkapasitas 20 liter solar diduga dijual dengan harga berkisar Rp300 ribu hingga Rp350 ribu kepada para penambang timah.
Harga tersebut menunjukkan adanya dugaan rantai distribusi BBM subsidi di luar mekanisme penyaluran yang semestinya.

Apabila dugaan ini terbukti, praktik tersebut bukan sekadar persoalan perdagangan BBM, melainkan juga menyangkut hak masyarakat yang membutuhkan BBM bersubsidi serta pengawasan distribusi energi oleh negara.
Di tengah upaya pemerintah memperketat penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran, dugaan aktivitas seperti ini tentu tidak boleh dibiarkan tanpa pemeriksaan.

Krimsus Polda Babel Diminta Turun Tangan
Atas temuan dan informasi tersebut, tim investigasi awak media meminta Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Bangka Belitung segera turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan.

Aparat penegak hukum diharapkan menelusuri asal-usul solar, mekanisme pengambilannya dari SPBU, dugaan penimbunan, hingga pihak-pihak yang diduga terlibat dalam rantai distribusi tersebut.

Penegakan hukum diperlukan guna memastikan apakah terdapat pelanggaran terhadap ketentuan penyaluran BBM bersubsidi sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM.
Publik tentu berharap pengawasan tidak hanya berhenti pada pemeriksaan di lapangan, tetapi juga mampu mengungkap kemungkinan adanya jaringan distribusi BBM subsidi yang tidak sesuai ketentuan.

Hak Jawab dan Klarifikasi Tetap Dibuka
Demi menjaga prinsip keberimbangan pemberitaan dan menjunjung tinggi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, tim investigasi awak media membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang disebut dengan julukan Big Bos Black maupun pihak-pihak terkait untuk memberikan klarifikasi, tanggapan, dan hak jawab atas informasi yang disampaikan dalam pemberitaan ini.

(HR/TIM)