Berita Terkini

Turnamen Futsal Bergengsi SMK PUI Majalengka

Majalengka, SERGAP TARGET- SMK PUI Majalengka menggelar turnamen futsal tingkat SMP untuk menjalin silaturahmi dan ajang menunjukkan bakat m...

Postingan Populer

Minggu, 09 Februari 2025

Diduga Aniaya anak dibawah umur  Abidin Kuwu Sibubut  diduga Arogan dan bergaya preman 


 

Cirebon SERGAP TARGET, Desa Sibubut kecamatan Gegesik kabupaten cirebon

Sebagai seorang kepala desa( Kuwu ) tentu sudah sepatutnya bijak dalam menyikapi setiap masalah yang terjadi dimasyarakat dengan cara cara yang elegan(anggun atau luwes ) tidak bergaya preman ,seperti yang diduga dilakukan Abidin  Kuwu desa Sibubut kecamatan Gegesik kabupaten Cirebon tentu sangatlah tidak pantas, fenri anak berusia 15 tahun yang masih duduk di bangku SMP ini di duga dianiaya Kuwu Abidin di kantor kepaladesa ujar Moh khozim.


beberapa waktu lalu isunya Abidin menyuruh perangkatnya memanggil warga desa kedungdalem lalu dimasukan kedalam  ruangan dan oleh Abidin disuruh mengaku mencuri bahkan dari pengakuan anak tersebut Abidin juga diduga telah menganiaya yang mengakibatkan anak tersebut mengalami trauma berat, pantas kalau kemudian pihak orang tua dari anak tersebut tidak terima atas perlakuan Abidin, sebab apa yang dilakukan seorang Kuwu  tehadap masyarakat sangatlah tidak pantas  terlebih Abidin sendiri adalah ketua Forum Komunikasi Kuwu Cirebon ( FKKC ) kecamatan Gegesik mestinya tidak perlu terjadi apalagi sampai menggunakan kekerasan dan berlagak layaknya seorang penyidik, namun jika flashback (kilas balik) siapa sebenarnya Abidin ternyata hanyalah berlatar belakang ( Background ) sebagai penjual gorengan di jakarta atau dibekasi tidaklah salah kalau kemudian Abidin diduga  berwatak atau tabiatnya diduga mirip preman jalanan .

Menurut orang tua korban  saat ditemui dirumahnya pihaknya selalu orang tua sangat menyesalkan dugaan tindak kekerasan yang diduga dilakukan Abidin terhadap anaknya" ia orang tua yang mana yang tidak sakit hati mendengar anak diduga dituduh mencuri oleh Kuwu Abidin bahkan kabarnya didalam satu ruangan anak saya mendapat kekerasan dan  penganiayaan , Abidin sebagai seorang Kuwu mestinya jangan langsung menuduh apalagi sampai melakukan kekerasan, penganiayaan tentu tidak dibenarkan, sok sekarang bagaimana jika Abidin menjadi saya pastinya sakit hati mendengar anak dituduh dianiaya jadi aja dumeh lah ,harus diingat Kuwu awale sing rakyat kemudian dipilih oleh rakyat , maka harus bekerja untuk rakyat , coba saja masuk kedalam dan lihat kondisi anak saya trauma berat akibat perlakuan Kuwu Abidin terhadap anak saya  karena itu demi mencari keadilan dalam waktu dekat saya insya Allah bakal melapor ke pihak yang berwajib " ujarnya 

Dari penelusuran awak media ada beberapa komentar beragam dari  masyarakat Kedung dalem atas apa yang dilakukan Abidin terhadap masyarakat seperti yang dituturkan salah satu warga yang meminta agar namanya tetap dirahasiahkan" ia dia kan Kuwu jangan seenaknya memanggil orang terlebih warga yang dipanggil itu berasal dari desa lain artinya bukan masyarakat sendiri harusnya Abidin Kulo nuwun lah sama pemerintah setempat jangan asal main comot yang berhak menentukan salah satu tidak itu pihak pengadilan bukan Kuwu, adab harus dipakai mengambil warga lain desa diduga tanpa koordinasi dulu dengan pemerintah setempat jangan mentang mentang jadi Kuwu ingat menjadi Kuwu berkat dipilih oleh rakyat.

( Team 9)

0 comments:

Posting Komentar

Harus bersifat membangun